Surah Qaaf kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Qaaf kata demi kata
Qaaf (ق) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 45 ayat, 373 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 373 kata untuk dipelajari, Surah Qaaf menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 2 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Qaaf: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
قٓ ۚ وَٱلْقُرْءَانِ ٱلْمَجِيدِ
Qaaf Demi Al Quran yang sangat mulia.
▶
قٓ ۚ
qaf
Qâf
▶
وَٱلْقُرْءَانِ
wal-qur'āni
demi Al Qur'an
▶
ٱلْمَجِيدِ
l-majīdi
yang mulia
Ayat 2 - Surah Qaaf: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
بَلْ عَجِبُوٓا۟ أَن جَآءَهُم مُّنذِرٌۭ مِّنْهُمْ فَقَالَ ٱلْكَـٰفِرُونَ هَـٰذَا شَىْءٌ عَجِيبٌ
(Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: "Ini adalah suatu yang amat ajaib".
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
عَجِبُوٓا۟
ʿajibū
mereka heran
▶
أَن
an
bahwa
▶
جَآءَهُم
jāahum
telah datang pada mereka
▶
مُّنذِرٌۭ
mundhirun
seorang pemberi peringatan
▶
مِّنْهُمْ
min'hum
dari mereka
▶
فَقَالَ
faqāla
maka berkata
▶
ٱلْكَـٰفِرُونَ
l-kāfirūna
orang-orang kafir
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
شَىْءٌ
shayon
sesuatu
▶
عَجِيبٌ
ʿajībun
sangat aneh
Ayat 3 - Surah Qaaf: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا ۖ ذَٰلِكَ رَجْعٌۢ بَعِيدٌۭ
Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (kami akan kembali lagi)?, itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin.
▶
أَءِذَا
a-idhā
apakah apabila
▶
مِتْنَا
mit'nā
kami telah mati
▶
وَكُنَّا
wakunnā
dan kami adalah
▶
تُرَابًۭا ۖ
turāban
tanah/debu
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
رَجْعٌۢ
rajʿun
pengembalian
▶
بَعِيدٌۭ
baʿīdun
yang jauh
Ayat 4 - Surah Qaaf: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنقُصُ ٱلْأَرْضُ مِنْهُمْ ۖ وَعِندَنَا كِتَـٰبٌ حَفِيظٌۢ
Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka, dan pada sisi Kamipun ada kitab yang memelihara (mencatat).
▶
قَدْ
qad
sesungguhnya
▶
عَلِمْنَا
ʿalim'nā
Kami mengetahui
▶
مَا
mā
apa yang
▶
تَنقُصُ
tanquṣu
merusak
▶
ٱلْأَرْضُ
l-arḍu
bumi
▶
مِنْهُمْ ۖ
min'hum
dari mereka
▶
وَعِندَنَا
waʿindanā
dan di sisi Kami
▶
كِتَـٰبٌ
kitābun
kitab
▶
حَفِيظٌۢ
ḥafīẓun
penjaga
Ayat 5 - Surah Qaaf: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
بَلْ كَذَّبُوا۟ بِٱلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمْ فَهُمْ فِىٓ أَمْرٍۢ مَّرِيجٍ
Sebenarnya, mereka telah mendustakan kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.
▶
بَلْ
bal
bahkan/tetapi
▶
كَذَّبُوا۟
kadhabū
mereka telah mendustakan
▶
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
dengan kebenaran
▶
لَمَّا
lammā
tatkala
▶
جَآءَهُمْ
jāahum
datang kepada mereka
▶
فَهُمْ
fahum
maka mereka
▶
فِىٓ
fī
dalam
▶
أَمْرٍۢ
amrin
perkara
▶
مَّرِيجٍ
marījin
bingung
Ayat 6 - Surah Qaaf: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَلَمْ يَنظُرُوٓا۟ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَوْقَهُمْ كَيْفَ بَنَيْنَـٰهَا وَزَيَّنَّـٰهَا وَمَا لَهَا مِن فُرُوجٍۢ
Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun?
▶
أَفَلَمْ
afalam
maka apakah tidak
▶
يَنظُرُوٓا۟
yanẓurū
kamu melihat
▶
إِلَى
ilā
kepada
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
فَوْقَهُمْ
fawqahum
di atas mereka
▶
كَيْفَ
kayfa
bagaimana
▶
بَنَيْنَـٰهَا
banaynāhā
diantaranya
▶
وَزَيَّنَّـٰهَا
wazayyannāhā
dan Kami menghiasinya
▶
وَمَا
wamā
dan tidaklah
▶
لَهَا
lahā
baginya
▶
مِن
min
dari
▶
فُرُوجٍۢ
furūjin
retak-retak
Ayat 7 - Surah Qaaf: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْأَرْضَ مَدَدْنَـٰهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَٰسِىَ وَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍۢ
Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata,
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
مَدَدْنَـٰهَا
madadnāhā
Kami hamparkannya
▶
وَأَلْقَيْنَا
wa-alqaynā
dan Kami letakkan
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
رَوَٰسِىَ
rawāsiya
gunung-gunung
▶
وَأَنۢبَتْنَا
wa-anbatnā
dan Kami tumbuhkan
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
مِن
min
dari
▶
كُلِّ
kulli
setiap
▶
زَوْجٍۭ
zawjin
pasangan
▶
بَهِيجٍۢ
bahījin
indah/bagus
Ayat 8 - Surah Qaaf: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَبْصِرَةًۭ وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍۢ مُّنِيبٍۢ
untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).
▶
تَبْصِرَةًۭ
tabṣiratan
pemandangan
▶
وَذِكْرَىٰ
wadhik'rā
dan pengajaran
▶
لِكُلِّ
likulli
bagi setiap
▶
عَبْدٍۢ
ʿabdin
hamba
▶
مُّنِيبٍۢ
munībin
orang yang kembali
Ayat 9 - Surah Qaaf: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنَزَّلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ مُّبَـٰرَكًۭا فَأَنۢبَتْنَا بِهِۦ جَنَّـٰتٍۢ وَحَبَّ ٱلْحَصِيدِ
Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,
▶
وَنَزَّلْنَا
wanazzalnā
dan Kami turunkan
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
مَآءًۭ
māan
air
▶
مُّبَـٰرَكًۭا
mubārakan
penuh keberkatan
▶
فَأَنۢبَتْنَا
fa-anbatnā
lalu Kami tumbuhkan
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
kebun-kebun
▶
وَحَبَّ
waḥabba
dan biji-biji
▶
ٱلْحَصِيدِ
l-ḥaṣīdi
diketam
Ayat 10 - Surah Qaaf: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلنَّخْلَ بَاسِقَـٰتٍۢ لَّهَا طَلْعٌۭ نَّضِيدٌۭ
dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun,
▶
وَٱلنَّخْلَ
wal-nakhla
dan pohon kurma
▶
بَاسِقَـٰتٍۢ
bāsiqātin
tinggi menjulang
▶
لَّهَا
lahā
baginya
▶
طَلْعٌۭ
ṭalʿun
mayang
▶
نَّضِيدٌۭ
naḍīdun
bersusun-susun
Ayat 11 - Surah Qaaf: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
رِّزْقًۭا لِّلْعِبَادِ ۖ وَأَحْيَيْنَا بِهِۦ بَلْدَةًۭ مَّيْتًۭا ۚ كَذَٰلِكَ ٱلْخُرُوجُ
untuk menjadi rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan.
▶
رِّزْقًۭا
riz'qan
rezeki
▶
لِّلْعِبَادِ ۖ
lil'ʿibādi
bagi hamba-hamba
▶
وَأَحْيَيْنَا
wa-aḥyaynā
dan Kami hidupkan
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya
▶
بَلْدَةًۭ
baldatan
negeri/tanah
▶
مَّيْتًۭا ۚ
maytan
mati
▶
كَذَٰلِكَ
kadhālika
demikian itu
▶
ٱلْخُرُوجُ
l-khurūju
kebangkitan
Ayat 12 - Surah Qaaf: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍۢ وَأَصْحَـٰبُ ٱلرَّسِّ وَثَمُودُ
Sebelum mereka telah mendustakan (pula) kaum Nuh dan penduduk Rass dan Tsamud,
▶
كَذَّبَتْ
kadhabat
telah mendustakan
▶
قَبْلَهُمْ
qablahum
sebelum mereka
▶
قَوْمُ
qawmu
kaum
▶
نُوحٍۢ
nūḥin
Nuh
▶
وَأَصْحَـٰبُ
wa-aṣḥābu
dan penduduk
▶
ٱلرَّسِّ
l-rasi
Rass
▶
وَثَمُودُ
wathamūdu
dan Tsamud
Ayat 13 - Surah Qaaf: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَعَادٌۭ وَفِرْعَوْنُ وَإِخْوَٰنُ لُوطٍۢ
dan kaum Aad, kaum Fir'aun dan kaum Luth,
▶
وَعَادٌۭ
waʿādun
dan 'Ad
▶
وَفِرْعَوْنُ
wafir'ʿawnu
dan Fir'aun
▶
وَإِخْوَٰنُ
wa-ikh'wānu
dan saudara
▶
لُوطٍۢ
lūṭin
Luth
Ayat 14 - Surah Qaaf: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَصْحَـٰبُ ٱلْأَيْكَةِ وَقَوْمُ تُبَّعٍۢ ۚ كُلٌّۭ كَذَّبَ ٱلرُّسُلَ فَحَقَّ وَعِيدِ
dan penduduk Aikah serta kaum Tubba' semuanya telah mendustakan rasul-rasul maka sudah semestinyalah mereka mendapat hukuman yang sudah diancamkan.
▶
وَأَصْحَـٰبُ
wa-aṣḥābu
dan penduduk
▶
ٱلْأَيْكَةِ
l-aykati
Aikah
▶
وَقَوْمُ
waqawmu
dan kaum
▶
تُبَّعٍۢ ۚ
tubbaʿin
Tubba'
▶
كُلٌّۭ
kullun
semuanya
▶
كَذَّبَ
kadhaba
telah mendustakan
▶
ٱلرُّسُلَ
l-rusula
rasul-rasul
▶
فَحَقَّ
faḥaqqa
maka pasti/berhak
▶
وَعِيدِ
waʿīdi
diancamkan
Ayat 15 - Surah Qaaf: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَعَيِينَا بِٱلْخَلْقِ ٱلْأَوَّلِ ۚ بَلْ هُمْ فِى لَبْسٍۢ مِّنْ خَلْقٍۢ جَدِيدٍۢ
Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.
▶
أَفَعَيِينَا
afaʿayīnā
maka apakah Kami lemah
▶
بِٱلْخَلْقِ
bil-khalqi
dengan penciptaan
▶
ٱلْأَوَّلِ ۚ
l-awali
pertama
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
فِى
fī
dalam
▶
لَبْسٍۢ
labsin
keragu-raguan
▶
مِّنْ
min
tentang
▶
خَلْقٍۢ
khalqin
penciptaan
▶
جَدِيدٍۢ
jadīdin
yang baru
Ayat 16 - Surah Qaaf: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِۦ نَفْسُهُۥ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ ٱلْوَرِيدِ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami telah menciptakan
▶
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
▶
وَنَعْلَمُ
wanaʿlamu
dan Kami mengetahui
▶
مَا
mā
apa yang
▶
تُوَسْوِسُ
tuwaswisu
membisik-bisikkan
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya
▶
نَفْسُهُۥ ۖ
nafsuhu
jiwanya/hatinya
▶
وَنَحْنُ
wanaḥnu
dan Kami
▶
أَقْرَبُ
aqrabu
lebih dekat
▶
إِلَيْهِ
ilayhi
kepadanya
▶
مِنْ
min
dari
▶
حَبْلِ
ḥabli
tali/urat
▶
ٱلْوَرِيدِ
l-warīdi
urat leher
Ayat 17 - Surah Qaaf: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ يَتَلَقَّى ٱلْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ ٱلْيَمِينِ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ قَعِيدٌۭ
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
يَتَلَقَّى
yatalaqqā
mendapatkan/mencatat
▶
ٱلْمُتَلَقِّيَانِ
l-mutalaqiyāni
dua pencatat/dua malaikat
▶
عَنِ
ʿani
dari
▶
ٱلْيَمِينِ
l-yamīni
sebelah kanan
▶
وَعَنِ
waʿani
dan dari
▶
ٱلشِّمَالِ
l-shimāli
kiir
▶
قَعِيدٌۭ
qaʿīdun
duduk
Ayat 18 - Surah Qaaf: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌۭ
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
▶
مَّا
mā
tidak
▶
يَلْفِظُ
yalfiẓu
mengucap
▶
مِن
min
dari
▶
قَوْلٍ
qawlin
perkataan
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
لَدَيْهِ
ladayhi
di sisinya
▶
رَقِيبٌ
raqībun
penjaga/pengawas
▶
عَتِيدٌۭ
ʿatīdun
yang sedia/hadir
Ayat 19 - Surah Qaaf: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَآءَتْ سَكْرَةُ ٱلْمَوْتِ بِٱلْحَقِّ ۖ ذَٰلِكَ مَا كُنتَ مِنْهُ تَحِيدُ
Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.
▶
وَجَآءَتْ
wajāat
dan datang
▶
سَكْرَةُ
sakratu
kepayahan/sekarat
▶
ٱلْمَوْتِ
l-mawti
mati/maut
▶
بِٱلْحَقِّ ۖ
bil-ḥaqi
dengan sebenarnya
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
مَا
mā
apa yang
▶
كُنتَ
kunta
kamu adalah
▶
مِنْهُ
min'hu
daripadanya
▶
تَحِيدُ
taḥīdu
kamu lari
Ayat 20 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْوَعِيدِ
Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman.
▶
وَنُفِخَ
wanufikha
dan ditiup
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلصُّورِ ۚ
l-ṣūri
sangkakala
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
يَوْمُ
yawmu
pada hari
▶
ٱلْوَعِيدِ
l-waʿīdi
yang diancamkan
Ayat 21 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَآءَتْ كُلُّ نَفْسٍۢ مَّعَهَا سَآئِقٌۭ وَشَهِيدٌۭ
Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi.
▶
وَجَآءَتْ
wajāat
dan datang
▶
كُلُّ
kullu
setiap
▶
نَفْسٍۢ
nafsin
jiwa/diri
▶
مَّعَهَا
maʿahā
bersamanya
▶
سَآئِقٌۭ
sāiqun
seorang penggiring
▶
وَشَهِيدٌۭ
washahīdun
dan seorang saksi
Ayat 22 - Surah Qaaf: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّقَدْ كُنتَ فِى غَفْلَةٍۢ مِّنْ هَـٰذَا فَكَشَفْنَا عَنكَ غِطَآءَكَ فَبَصَرُكَ ٱلْيَوْمَ حَدِيدٌۭ
Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam.
▶
لَّقَدْ
laqad
sesungguhnya
▶
كُنتَ
kunta
adalah kamu
▶
فِى
fī
dalam
▶
غَفْلَةٍۢ
ghaflatin
kelalaian
▶
مِّنْ
min
dari
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
فَكَشَفْنَا
fakashafnā
maka Kami singkapkan
▶
عَنكَ
ʿanka
dari padamu
▶
غِطَآءَكَ
ghiṭāaka
tabirmu
▶
فَبَصَرُكَ
fabaṣaruka
maka pandanganmu
▶
ٱلْيَوْمَ
l-yawma
hari ini
▶
حَدِيدٌۭ
ḥadīdun
amat tajam
Ayat 23 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَالَ قَرِينُهُۥ هَـٰذَا مَا لَدَىَّ عَتِيدٌ
Dan yang menyertai dia berkata: "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku".
▶
وَقَالَ
waqāla
dan berkata
▶
قَرِينُهُۥ
qarīnuhu
temannya
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
مَا
mā
apa yang
▶
لَدَىَّ
ladayya
di sisiku
▶
عَتِيدٌ
ʿatīdun
tersedia
Ayat 24 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَلْقِيَا فِى جَهَنَّمَ كُلَّ كَفَّارٍ عَنِيدٍۢ
Allah berfirman: "Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala,
▶
أَلْقِيَا
alqiyā
lemparkanlah olehmu
▶
فِى
fī
ke dalam
▶
جَهَنَّمَ
jahannama
neraka jahanam
▶
كُلَّ
kulla
setiap
▶
كَفَّارٍ
kaffārin
orang-orang yang sangat ingkar
▶
عَنِيدٍۢ
ʿanīdin
keras kepala
Ayat 25 - Surah Qaaf: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَّنَّاعٍۢ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍۢ مُّرِيبٍ
yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu,
▶
مَّنَّاعٍۢ
mannāʿin
yang sangat menghalangi
▶
لِّلْخَيْرِ
lil'khayri
pada kebaikan
▶
مُعْتَدٍۢ
muʿ'tadin
melampaui batas
▶
مُّرِيبٍ
murībin
ragu-ragu
Ayat 26 - Surah Qaaf: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِى جَعَلَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَأَلْقِيَاهُ فِى ٱلْعَذَابِ ٱلشَّدِيدِ
yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat".
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
جَعَلَ
jaʿala
menjadikan
▶
مَعَ
maʿa
beserta
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
إِلَـٰهًا
ilāhan
tuhan/sesembahan
▶
ءَاخَرَ
ākhara
yang lain
▶
فَأَلْقِيَاهُ
fa-alqiyāhu
maka lemparkanlah ia
▶
فِى
fī
ke dalam
▶
ٱلْعَذَابِ
l-ʿadhābi
azab
▶
ٱلشَّدِيدِ
l-shadīdi
sangat/keras
Ayat 27 - Surah Qaaf: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ قَالَ قَرِينُهُۥ رَبَّنَا مَآ أَطْغَيْتُهُۥ وَلَـٰكِن كَانَ فِى ضَلَـٰلٍۭ بَعِيدٍۢ
Yang menyertai dia berkata (pula): "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh".
▶
۞ قَالَ
qāla
berkata
▶
قَرِينُهُۥ
qarīnuhu
temannya
▶
رَبَّنَا
rabbanā
ya Tuhan kami
▶
مَآ
mā
tidak
▶
أَطْغَيْتُهُۥ
aṭghaytuhu
aku menyesatkan dia
▶
وَلَـٰكِن
walākin
tetapi
▶
كَانَ
kāna
adalah dia
▶
فِى
fī
dalam
▶
ضَلَـٰلٍۭ
ḍalālin
kesesatan
▶
بَعِيدٍۢ
baʿīdin
yang jauh
Ayat 28 - Surah Qaaf: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لَا تَخْتَصِمُوا۟ لَدَىَّ وَقَدْ قَدَّمْتُ إِلَيْكُم بِٱلْوَعِيدِ
Allah berfirman: "Janganlah kamu bertengkar di hadapan-Ku, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu".
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَا
lā
jangan
▶
تَخْتَصِمُوا۟
takhtaṣimū
kamu bertengkar
▶
لَدَىَّ
ladayya
dihadapan-Ku
▶
وَقَدْ
waqad
dan sesungguhnya
▶
قَدَّمْتُ
qaddamtu
Aku telah memberikan
▶
إِلَيْكُم
ilaykum
kepadamu
▶
بِٱلْوَعِيدِ
bil-waʿīdi
dengan janji/ancaman
Ayat 29 - Surah Qaaf: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَا يُبَدَّلُ ٱلْقَوْلُ لَدَىَّ وَمَآ أَنَا۠ بِظَلَّـٰمٍۢ لِّلْعَبِيدِ
Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku
▶
مَا
mā
tidak akan
▶
يُبَدَّلُ
yubaddalu
diganti/dirubah
▶
ٱلْقَوْلُ
l-qawlu
perkataan/keputusan
▶
لَدَىَّ
ladayya
di sisi-Ku
▶
وَمَآ
wamā
dan tidaklah
▶
أَنَا۠
anā
Aku
▶
بِظَلَّـٰمٍۢ
biẓallāmin
dengan berbuat aniaya
▶
لِّلْعَبِيدِ
lil'ʿabīdi
terhadap hamba-hamba-ku
Ayat 30 - Surah Qaaf: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ نَقُولُ لِجَهَنَّمَ هَلِ ٱمْتَلَأْتِ وَتَقُولُ هَلْ مِن مَّزِيدٍۢ
(Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada jahannam: "Apakah kamu sudah penuh?" Dia menjawab: "Masih ada tambahan?"
▶
يَوْمَ
yawma
pada hari
▶
نَقُولُ
naqūlu
Kami berkata
▶
لِجَهَنَّمَ
lijahannama
kepada jahanam
▶
هَلِ
hali
apakah
▶
ٱمْتَلَأْتِ
im'talati
kamu telah penuh
▶
وَتَقُولُ
wataqūlu
dan ia berkata (menjawab)
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
مِن
min
dari
▶
مَّزِيدٍۢ
mazīdin
tambahan
Ayat 31 - Surah Qaaf: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأُزْلِفَتِ ٱلْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ غَيْرَ بَعِيدٍ
Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka).
▶
وَأُزْلِفَتِ
wa-uz'lifati
dan didekatkan
▶
ٱلْجَنَّةُ
l-janatu
surga
▶
لِلْمُتَّقِينَ
lil'muttaqīna
bagi orang-orang yang bertakwa
▶
غَيْرَ
ghayra
tidak
▶
بَعِيدٍ
baʿīdin
jauh
Ayat 32 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍۢ
Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya)
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
مَا
mā
apa yang
▶
تُوعَدُونَ
tūʿadūna
dijanjikan kepadamu
▶
لِكُلِّ
likulli
bagi setiap
▶
أَوَّابٍ
awwābin
kembali
▶
حَفِيظٍۢ
ḥafīẓin
penjaga/pemelihara
Ayat 33 - Surah Qaaf: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَّنْ خَشِىَ ٱلرَّحْمَـٰنَ بِٱلْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍۢ مُّنِيبٍ
(Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat,
▶
مَّنْ
man
siapa
▶
خَشِىَ
khashiya
dia takut
▶
ٱلرَّحْمَـٰنَ
l-raḥmāna
Yang Maha Pengasih
▶
بِٱلْغَيْبِ
bil-ghaybi
dengan yang gaib
▶
وَجَآءَ
wajāa
dan datang
▶
بِقَلْبٍۢ
biqalbin
dengan hati
▶
مُّنِيبٍ
munībin
bertaubat
Ayat 34 - Surah Qaaf: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱدْخُلُوهَا بِسَلَـٰمٍۢ ۖ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُلُودِ
masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan.
▶
ٱدْخُلُوهَا
ud'khulūhā
masuklah kedalamnya
▶
بِسَلَـٰمٍۢ ۖ
bisalāmin
dengan aman
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
يَوْمُ
yawmu
hari
▶
ٱلْخُلُودِ
l-khulūdi
kekekalan
Ayat 35 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَهُم مَّا يَشَآءُونَ فِيهَا وَلَدَيْنَا مَزِيدٌۭ
Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.
▶
لَهُم
lahum
bagi mereka
▶
مَّا
mā
apa yang
▶
يَشَآءُونَ
yashāūna
mereka kehendaki
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
▶
وَلَدَيْنَا
waladaynā
dan pada sisi Kami
▶
مَزِيدٌۭ
mazīdun
tambahan
Ayat 36 - Surah Qaaf: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّن قَرْنٍ هُمْ أَشَدُّ مِنْهُم بَطْشًۭا فَنَقَّبُوا۟ فِى ٱلْبِلَـٰدِ هَلْ مِن مَّحِيصٍ
Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah dibinasakan itu) telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?
▶
وَكَمْ
wakam
dan berapa banyak
▶
أَهْلَكْنَا
ahlaknā
Kami telah binasakan
▶
قَبْلَهُم
qablahum
sebelum mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
قَرْنٍ
qarnin
ummat-ummat
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
أَشَدُّ
ashaddu
lebih sangat
▶
مِنْهُم
min'hum
dari mereka
▶
بَطْشًۭا
baṭshan
kekuatan
▶
فَنَقَّبُوا۟
fanaqqabū
maka mereka keliling
▶
فِى
fī
dalam beberapa
▶
ٱلْبِلَـٰدِ
l-bilādi
negeri
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
مِن
min
dari
▶
مَّحِيصٍ
maḥīṣin
tempat lari
Ayat 37 - Surah Qaaf: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِمَن كَانَ لَهُۥ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى ٱلسَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌۭ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada yang
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
لَذِكْرَىٰ
ladhik'rā
benar-benar peringatan
▶
لِمَن
liman
bagi siapa
▶
كَانَ
kāna
adalah dia
▶
لَهُۥ
lahu
baginya
▶
قَلْبٌ
qalbun
hati
▶
أَوْ
aw
atau
▶
أَلْقَى
alqā
dia menggunakan
▶
ٱلسَّمْعَ
l-samʿa
pendengaran
▶
وَهُوَ
wahuwa
dan dia
▶
شَهِيدٌۭ
shahīdun
menyaksikan
Ayat 38 - Surah Qaaf: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍۢ وَمَا مَسَّنَا مِن لُّغُوبٍۢ
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami telah menciptakan
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa yang ada
▶
بَيْنَهُمَا
baynahumā
diantara keduanya
▶
فِى
fī
dalam
▶
سِتَّةِ
sittati
enam
▶
أَيَّامٍۢ
ayyāmin
hari/masa
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
مَسَّنَا
massanā
menimpa Kami
▶
مِن
min
dari
▶
لُّغُوبٍۢ
lughūbin
kelelahan
Ayat 39 - Surah Qaaf: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ ٱلْغُرُوبِ
Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).
▶
فَٱصْبِرْ
fa-iṣ'bir
maka bersabarlah kamu
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
مَا
mā
apa yang
▶
يَقُولُونَ
yaqūlūna
mereka katakan
▶
وَسَبِّحْ
wasabbiḥ
dan bertasbihlah kamu
▶
بِحَمْدِ
biḥamdi
dengan memuji
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
قَبْلَ
qabla
sebelum
▶
طُلُوعِ
ṭulūʿi
terbit
▶
ٱلشَّمْسِ
l-shamsi
matahari
▶
وَقَبْلَ
waqabla
dan sebelum
▶
ٱلْغُرُوبِ
l-ghurūbi
terbenam
Ayat 40 - Surah Qaaf: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَأَدْبَـٰرَ ٱلسُّجُودِ
Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sembahyang.
▶
وَمِنَ
wamina
dan dari
▶
ٱلَّيْلِ
al-layli
malam
▶
فَسَبِّحْهُ
fasabbiḥ'hu
maka bertasbihlah kepada-Nya
▶
وَأَدْبَـٰرَ
wa-adbāra
dan di belakang(sesudah)
▶
ٱلسُّجُودِ
l-sujūdi
sujud
Ayat 41 - Surah Qaaf: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱسْتَمِعْ يَوْمَ يُنَادِ ٱلْمُنَادِ مِن مَّكَانٍۢ قَرِيبٍۢ
Dan dengarkanlah (seruan) pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat.
▶
وَٱسْتَمِعْ
wa-is'tamiʿ
dan dengarkanlah
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
يُنَادِ
yunādi
menyeru
▶
ٱلْمُنَادِ
l-munādi
penyeru
▶
مِن
min
dari
▶
مَّكَانٍۢ
makānin
tempat
▶
قَرِيبٍۢ
qarībin
dekat
Ayat 42 - Surah Qaaf: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ يَسْمَعُونَ ٱلصَّيْحَةَ بِٱلْحَقِّ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُرُوجِ
(Yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya itulah hari ke luar (dari kubur).
▶
يَوْمَ
yawma
pada hari
▶
يَسْمَعُونَ
yasmaʿūna
mereka mendengar
▶
ٱلصَّيْحَةَ
l-ṣayḥata
suara teriakan
▶
بِٱلْحَقِّ ۚ
bil-ḥaqi
dengan sebenarnya
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
يَوْمُ
yawmu
hari
▶
ٱلْخُرُوجِ
l-khurūji
keluar
Ayat 43 - Surah Qaaf: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا نَحْنُ نُحْىِۦ وَنُمِيتُ وَإِلَيْنَا ٱلْمَصِيرُ
Sesungguhnya Kami menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada Kami-lah tempat kembali (semua makhluk).
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
نُحْىِۦ
nuḥ'yī
Kami menghidupi
▶
وَنُمِيتُ
wanumītu
dan Kami mematikan
▶
وَإِلَيْنَا
wa-ilaynā
dan kepada Kami
▶
ٱلْمَصِيرُ
l-maṣīru
tempat kembali
Ayat 44 - Surah Qaaf: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ تَشَقَّقُ ٱلْأَرْضُ عَنْهُمْ سِرَاعًۭا ۚ ذَٰلِكَ حَشْرٌ عَلَيْنَا يَسِيرٌۭ
(Yaitu) pada hari bumi terbelah-belah menampakkan mereka (lalu mereka ke luar) dengan cepat. Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami.
▶
يَوْمَ
yawma
pada hari
▶
تَشَقَّقُ
tashaqqaqu
terbelah-belah
▶
ٱلْأَرْضُ
l-arḍu
bumi
▶
عَنْهُمْ
ʿanhum
dari mereka
▶
سِرَاعًۭا ۚ
sirāʿan
dengan cepat
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
حَشْرٌ
ḥashrun
pengumpulan
▶
عَلَيْنَا
ʿalaynā
atas Kami
▶
يَسِيرٌۭ
yasīrun
mudah
Ayat 45 - Surah Qaaf: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
نَّحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَقُولُونَ ۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيْهِم بِجَبَّارٍۢ ۖ فَذَكِّرْ بِٱلْقُرْءَانِ مَن يَخَافُ وَعِيدِ
Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku.
▶
نَّحْنُ
naḥnu
Kami
▶
أَعْلَمُ
aʿlamu
lebih mengetahui
▶
بِمَا
bimā
dengan apa
▶
يَقُولُونَ ۖ
yaqūlūna
mereka berkata-kata
▶
وَمَآ
wamā
dan tidaklah
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
▶
بِجَبَّارٍۢ ۖ
bijabbārin
dengan memaksa
▶
فَذَكِّرْ
fadhakkir
maka berilah peringatan
▶
بِٱلْقُرْءَانِ
bil-qur'āni
dengan Al Qur'an
▶
مَن
man
orang yang
▶
يَخَافُ
yakhāfu
ia takut
▶
وَعِيدِ
waʿīdi
ancaman-Ku
Lihat juga
Semua surah kata demi kata