Surah Al-Ankaboot kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Ankaboot kata demi kata

Al-Ankaboot (العنكبوت) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 69 ayat, 976 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 976 kata untuk dipelajari, Surah Al-Ankaboot menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 5 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Ankaboot: 1 kata

الٓمٓ

Alif laam miim

الٓمٓ alif-lam-meem Alif laam miim

Ayat 2 - Surah Al-Ankaboot: 10 kata

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

أَحَسِبَ aḥasiba apakah mengira
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
أَن an bahwa
يُتْرَكُوٓا۟ yut'rakū mereka ditinggalkan/dibiarkan
أَن an bahwa
يَقُولُوٓا۟ yaqūlū mereka mengatakan
ءَامَنَّا āmannā kami telah beriman
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
لَا lā tidak
يُفْتَنُونَ yuf'tanūna mereka akan diuji

Ayat 3 - Surah Al-Ankaboot: 11 kata

وَلَقَدْ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُوا۟ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْكَـٰذِبِينَ

Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
فَتَنَّا fatannā Kami telah menguji
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ ۖ qablihim sebelum mereka
فَلَيَعْلَمَنَّ falayaʿlamanna maka sungguh mengetahui
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
صَدَقُوا۟ ṣadaqū (mereka) benar
وَلَيَعْلَمَنَّ walayaʿlamanna dan sungguh Dia mengetahui
ٱلْكَـٰذِبِينَ l-kādhibīna orang-orang yang berdusta

Ayat 4 - Surah Al-Ankaboot: 10 kata

أَمْ حَسِبَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ أَن يَسْبِقُونَا ۚ سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput (dari azab) Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.

أَمْ am atau/apakah
حَسِبَ ḥasiba mengira
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna (mereka) mengerjakan
ٱلسَّيِّـَٔاتِ l-sayiāti kejahatan
أَن an bahwa
يَسْبِقُونَا ۚ yasbiqūnā mereka akan mendahului kami
سَآءَ sāa amat buruk
مَا mā apa
يَحْكُمُونَ yaḥkumūna yang mereka putuskan

Ayat 5 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

مَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَـَٔاتٍۢ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang. Dan Dialah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.

مَن man barangsiapa
كَانَ kāna adalah
يَرْجُوا۟ yarjū mereka mengharapkan
لِقَآءَ liqāa pertemuan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
أَجَلَ ajala waktu
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَـَٔاتٍۢ ۚ laātin pasti datang
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Ayat 6 - Surah Al-Ankaboot: 10 kata

وَمَن جَـٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَـٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

وَمَن waman dan barangsiapa
جَـٰهَدَ jāhada berjihad/berjuang
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يُجَـٰهِدُ yujāhidu dia berjihad
لِنَفْسِهِۦٓ ۚ linafsihi untuk diri sendiri
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَغَنِىٌّ laghaniyyun benar-benar Maha Kaya
عَنِ ʿani dari
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Ayat 7 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
لَنُكَفِّرَنَّ lanukaffiranna sungguh akan Kami tutupi/hapus
عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka
سَيِّـَٔاتِهِمْ sayyiātihim kesalahan/dosa-dosa mereka
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ walanajziyannahum dan sungguh akan Kami beri balasan mereka
أَحْسَنَ aḥsana lebih baik
ٱلَّذِى alladhī yang
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

Ayat 8 - Surah Al-Ankaboot: 21 kata

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حُسْنًۭا ۖ وَإِن جَـٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌۭ فَلَا تُطِعْهُمَآ ۚ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

وَوَصَّيْنَا wawaṣṣaynā dan Kami telah mewasiatkan/mewajibkan
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
بِوَٰلِدَيْهِ biwālidayhi dengan/kepada kedua orang tuanya
حُسْنًۭا ۖ ḥus'nan kebaikan
وَإِن wa-in dan jika
جَـٰهَدَاكَ jāhadāka keduanya memaksamu
لِتُشْرِكَ litush'rika untuk mempersekutukan
بِى bī dengan-Ku
مَا mā tidak
لَيْسَ laysa ada
لَكَ laka bagimu
بِهِۦ bihi dengannya/tentang itu
عِلْمٌۭ ʿil'mun pengetahuan
فَلَا falā maka janganlah
تُطِعْهُمَآ ۚ tuṭiʿ'humā kamu mentaati keduanya
إِلَىَّ ilayya kepada-Ku
مَرْجِعُكُمْ marjiʿukum tempat kembalimu
فَأُنَبِّئُكُم fa-unabbi-ukum lalu akan Aku jelaskan kepadamu
بِمَا bimā dengan/tentang apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 9 - Surah Al-Ankaboot: 7 kata

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِى ٱلصَّـٰلِحِينَ

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang saleh.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
لَنُدْخِلَنَّهُمْ lanud'khilannahum sungguh akan Kami masukkan mereka
فِى fī kedalam
ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh

Ayat 10 - Surah Al-Ankaboot: 31 kata

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ فَإِذَآ أُوذِىَ فِى ٱللَّهِ جَعَلَ فِتْنَةَ ٱلنَّاسِ كَعَذَابِ ٱللَّهِ وَلَئِن جَآءَ نَصْرٌۭ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ ۚ أَوَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَعْلَمَ بِمَا فِى صُدُورِ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dan di antara manusia ada orang yang berkata: "Kami beriman kepada Allah", maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: "Sesungguhnya kami adalah besertamu". Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia?

وَمِنَ wamina dan diantara
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
مَن man orang
يَقُولُ yaqūlu dia berkata
ءَامَنَّا āmannā kami beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan/kepada Allah
فَإِذَآ fa-idhā maka apabila
أُوذِىَ ūdhiya dia disakiti
فِى fī pada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
جَعَلَ jaʿala dia jadikan
فِتْنَةَ fit'nata fitnah
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
كَعَذَابِ kaʿadhābi seperti azab
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَلَئِن wala-in dan jika
جَآءَ jāa datang
نَصْرٌۭ naṣrun pertolongan
مِّن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
لَيَقُولُنَّ layaqūlunna pasti mereka berkata
إِنَّا innā sesungguhnya kami
كُنَّا kunnā adalah kami
مَعَكُمْ ۚ maʿakum beserta kamu
أَوَلَيْسَ awalaysa ataukah bukan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِأَعْلَمَ bi-aʿlama dengan lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan/terhadap
فِى fī dalam
صُدُورِ ṣudūri dada
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam (manusia)

Ayat 11 - Surah Al-Ankaboot: 6 kata

وَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ

Dan sesungguhnya Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman: dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik.

وَلَيَعْلَمَنَّ walayaʿlamanna dan sungguh mengetahui
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَلَيَعْلَمَنَّ walayaʿlamanna dan sungguh Dia mengetahui
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ l-munāfiqīna orang-orang yang munafik

Ayat 12 - Surah Al-Ankaboot: 18 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّبِعُوا۟ سَبِيلَنَا وَلْنَحْمِلْ خَطَـٰيَـٰكُمْ وَمَا هُم بِحَـٰمِلِينَ مِنْ خَطَـٰيَـٰهُم مِّن شَىْءٍ ۖ إِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ

Dan berkatalah orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman: "Ikutilah jalan kami, dan nanti kami akan memikul dosa-dosamu", dan mereka (sendiri) sedikitpun tidak (sanggup), memikul dosa-dosa mereka. Sesungguhnya mereka adalah benar-benar orang pendusta.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱتَّبِعُوا۟ ittabiʿū ikutilah
سَبِيلَنَا sabīlanā jalan kami
وَلْنَحْمِلْ walnaḥmil dan kami akan membawa/memikul
خَطَـٰيَـٰكُمْ khaṭāyākum kesalahan/dosa-dosamu
وَمَا wamā dan tidak
هُم hum mereka
بِحَـٰمِلِينَ biḥāmilīna dengan membawa/memikul
مِنْ min dari
خَطَـٰيَـٰهُم khaṭāyāhum kesalahan/dosa-dosa mereka
مِّن min dari
شَىْءٍ ۖ shayin sesuatu/sedikitpun
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
لَكَـٰذِبُونَ lakādhibūna benar-benar orang pendusta

Ayat 13 - Surah Al-Ankaboot: 11 kata

وَلَيَحْمِلُنَّ أَثْقَالَهُمْ وَأَثْقَالًۭا مَّعَ أَثْقَالِهِمْ ۖ وَلَيُسْـَٔلُنَّ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ عَمَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ

Dan sesungguhnya mereka akan memikul beban (dosa) mereka, dan beban-beban (dosa yang lain) di samping beban-beban mereka sendiri, dan sesungguhnya mereka akan ditanya pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka ada-adakan.

وَلَيَحْمِلُنَّ walayaḥmilunna dan sungguh mereka akan memikul
أَثْقَالَهُمْ athqālahum beban mereka
وَأَثْقَالًۭا wa-athqālan dan beban-beban
مَّعَ maʿa bersama/disamping
أَثْقَالِهِمْ ۖ athqālihim beban-beban mereka
وَلَيُسْـَٔلُنَّ walayus'alunna dan sungguh mereka akan ditanya
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
عَمَّا ʿammā dari/tentang apa
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَفْتَرُونَ yaftarūna mereka ada-adakan

Ayat 14 - Surah Al-Ankaboot: 16 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًۭا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمْ ظَـٰلِمُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus
نُوحًا nūḥan Nuh
إِلَىٰ ilā kepada
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
فَلَبِثَ falabitha maka dia tinggal
فِيهِمْ fīhim pada/bersama mereka
أَلْفَ alfa seribu
سَنَةٍ sanatin tahun
إِلَّا illā kecuali (kurang)
خَمْسِينَ khamsīna lima puluh
عَامًۭا ʿāman tahun
فَأَخَذَهُمُ fa-akhadhahumu lalu menimpa mereka
ٱلطُّوفَانُ l-ṭūfānu taufan
وَهُمْ wahum dan mereka
ظَـٰلِمُونَ ẓālimūna orang-orang yang zalim

Ayat 15 - Surah Al-Ankaboot: 6 kata

فَأَنجَيْنَـٰهُ وَأَصْحَـٰبَ ٱلسَّفِينَةِ وَجَعَلْنَـٰهَآ ءَايَةًۭ لِّلْعَـٰلَمِينَ

Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia.

فَأَنجَيْنَـٰهُ fa-anjaynāhu maka kami selamatkannya (Nuh)
وَأَصْحَـٰبَ wa-aṣḥāba dan penghuni (penumpang)
ٱلسَّفِينَةِ l-safīnati kapal/bahtera
وَجَعَلْنَـٰهَآ wajaʿalnāhā dan Kami jadikannya
ءَايَةًۭ āyatan tanda-tanda (pelajaran)
لِّلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi semesta alam (ummat manusia)

Ayat 16 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

وَإِبْرَٰهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ۖ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya: "Sembahlah olehmu Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

وَإِبْرَٰهِيمَ wa-ib'rāhīma dan Ibrahim
إِذْ idh ketika
قَالَ qāla dia berkata
لِقَوْمِهِ liqawmihi kepada kaumnya
ٱعْبُدُوا۟ uʿ'budū sembahlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَٱتَّقُوهُ ۖ wa-ittaqūhu dan bertakwalah kepada-Nya
ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itu
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
لَّكُمْ lakum bagi kalian
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Ayat 17 - Surah Al-Ankaboot: 27 kata

إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَـٰنًۭا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًۭا فَٱبْتَغُوا۟ عِندَ ٱللَّهِ ٱلرِّزْقَ وَٱعْبُدُوهُ وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥٓ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu; maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.

إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَوْثَـٰنًۭا awthānan berhala
وَتَخْلُقُونَ watakhluqūna dan kamu membuat
إِفْكًا ۚ if'kan kedustaan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَا lā tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mampu
لَكُمْ lakum bagi kalian
رِزْقًۭا riz'qan rezeki
فَٱبْتَغُوا۟ fa-ib'taghū maka carilah
عِندَ ʿinda disisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rezeki
وَٱعْبُدُوهُ wa-uʿ'budūhu dan sembahlah Dia
وَٱشْكُرُوا۟ wa-ush'kurū dan bersyukurlah
لَهُۥٓ ۖ lahu kepada-Nya
إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Ayat 18 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

وَإِن تُكَذِّبُوا۟ فَقَدْ كَذَّبَ أُمَمٌۭ مِّن قَبْلِكُمْ ۖ وَمَا عَلَى ٱلرَّسُولِ إِلَّا ٱلْبَلَـٰغُ ٱلْمُبِينُ

Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya".

وَإِن wa-in dan jika
تُكَذِّبُوا۟ tukadhibū kamu mendustakan
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
كَذَّبَ kadhaba telah mendustakan
أُمَمٌۭ umamun ummat
مِّن min dari
قَبْلِكُمْ ۖ qablikum sebelum kalian
وَمَا wamā dan tidaklah
عَلَى ʿalā atas
ٱلرَّسُولِ l-rasūli Rasul
إِلَّا illā kecuali
ٱلْبَلَـٰغُ l-balāghu penyampaian
ٱلْمُبِينُ l-mubīnu yang nyata

Ayat 19 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ كَيْفَ يُبْدِئُ ٱللَّهُ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥٓ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan
كَيْفَ kayfa bagaimana
يُبْدِئُ yub'di-u memulai menciptakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْخَلْقَ l-khalqa makhluk
ثُمَّ thumma kemudian
يُعِيدُهُۥٓ ۚ yuʿīduhu Dia mengulanginya
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
عَلَى ʿalā atas/bagi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَسِيرٌۭ yasīrun mudah

Ayat 20 - Surah Al-Ankaboot: 19 kata

قُلْ سِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ بَدَأَ ٱلْخَلْقَ ۚ ثُمَّ ٱللَّهُ يُنشِئُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

قُلْ qul katakanlah
سِيرُوا۟ sīrū berjalanlah
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
فَٱنظُرُوا۟ fa-unẓurū maka perhatikan
كَيْفَ kayfa bagaimana
بَدَأَ bada-a Dia memulai menciptakan
ٱلْخَلْقَ ۚ l-khalqa makhluk
ثُمَّ thumma kemudian
ٱللَّهُ l-lahu Allah
يُنشِئُ yunshi-u menjadikan
ٱلنَّشْأَةَ l-nashata kejadian
ٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ l-ākhirata yang lain
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرٌۭ qadīrun Maha Kuasa

Ayat 21 - Surah Al-Ankaboot: 8 kata

يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ وَيَرْحَمُ مَن يَشَآءُ ۖ وَإِلَيْهِ تُقْلَبُونَ

Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan.

يُعَذِّبُ yuʿadhibu Dia mengazab
مَن man siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَرْحَمُ wayarḥamu dan Dia memberi rahmat
مَن man siapa
يَشَآءُ ۖ yashāu Dia kehendaki
وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepadanya
تُقْلَبُونَ tuq'labūna kamu dikembalikan

Ayat 22 - Surah Al-Ankaboot: 17 kata

وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّۢ وَلَا نَصِيرٍۢ

Dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di bumi dan tidak (pula) di langit dan sekali-kali tiadalah bagimu pelindung dan penolong selain Allah.

وَمَآ wamā dan tidaklah
أَنتُم antum kamu
بِمُعْجِزِينَ bimuʿ'jizīna dengan melemahkan/terlepas
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَلَا walā dan tidak
فِى fī di
ٱلسَّمَآءِ ۖ l-samāi langit
وَمَا wamā dan tidaklah
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِن min dari
وَلِىٍّۢ waliyyin pelindung
وَلَا walā dan tidak
نَصِيرٍۢ naṣīrin penolong

Ayat 23 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ وَلِقَآئِهِۦٓ أُو۟لَـٰٓئِكَ يَئِسُوا۟ مِن رَّحْمَتِى وَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۭ

Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia, mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu mendapat azab yang pedih.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan/kepada ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَلِقَآئِهِۦٓ waliqāihi dan pertemuan dengan-Nya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
يَئِسُوا۟ ya-isū mereka putus asa
مِن min dari
رَّحْمَتِى raḥmatī rahmat-Ku
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ wa-ulāika dan mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka (mendapat)
عَذَابٌ ʿadhābun azab
أَلِيمٌۭ alīmun yang pedih

Ayat 24 - Surah Al-Ankaboot: 20 kata

فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ ٱقْتُلُوهُ أَوْ حَرِّقُوهُ فَأَنجَىٰهُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلنَّارِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ

Maka tidak adalah jawaban kaum Ibrahim, selain mengatakan: "Bunuhlah atau bakarlah dia", lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang beriman.

فَمَا famā maka
كَانَ kāna tidak ada
جَوَابَ jawāba jawaban
قَوْمِهِۦٓ qawmihi kaumnya
إِلَّآ illā kecuali
أَن an bahwa
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
ٱقْتُلُوهُ uq'tulūhu bunuh dia
أَوْ aw atau
حَرِّقُوهُ ḥarriqūhu bakarlah dia
فَأَنجَىٰهُ fa-anjāhu lalu menyelamatkannya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مِنَ mina dari
ٱلنَّارِ ۚ l-nāri api
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada yang
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 25 - Surah Al-Ankaboot: 27 kata

وَقَالَ إِنَّمَا ٱتَّخَذْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَـٰنًۭا مَّوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ ثُمَّ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُم بِبَعْضٍۢ وَيَلْعَنُ بَعْضُكُم بَعْضًۭا وَمَأْوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن نَّـٰصِرِينَ

Dan berkata Ibrahim: "Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari kiamat sebahagian kamu mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu melaknati sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada bagimu para penolongpun.

وَقَالَ waqāla dan (Ibrahim) berkata
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
ٱتَّخَذْتُم ittakhadhtum kalian menjadikan
مِّن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَوْثَـٰنًۭا awthānan berhala-berhala
مَّوَدَّةَ mawaddata kasih sayang
بَيْنِكُمْ baynikum diantara kamu
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖ l-dun'yā dunia
ثُمَّ thumma kemudian
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
يَكْفُرُ yakfuru mengingkari
بَعْضُكُم baʿḍukum sebagian kamu
بِبَعْضٍۢ bibaʿḍin dengan sebagian
وَيَلْعَنُ wayalʿanu dan mengutuk
بَعْضُكُم baʿḍukum sebagian kamu
بَعْضًۭا baʿḍan sebagian
وَمَأْوَىٰكُمُ wamawākumu dan tempat kembalimu
ٱلنَّارُ l-nāru api/neraka
وَمَا wamā dan tidak ada
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
نَّـٰصِرِينَ nāṣirīna seorang penolong

Ayat 26 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

۞ فَـَٔامَنَ لَهُۥ لُوطٌۭ ۘ وَقَالَ إِنِّى مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Maka Luth membenarkan (kenabian)nya. Dan berkatalah Ibrahim: "Sesungguhnya aku akan berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku (kepadaku); sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

۞ فَـَٔامَنَ faāmana maka beriman
لَهُۥ lahu kepadanya
لُوطٌۭ ۘ lūṭun Lut
وَقَالَ waqāla dan dia berkata
إِنِّى innī sesungguhnya aku
مُهَاجِرٌ muhājirun berpindah
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّىٓ ۖ rabbī Tuhanku
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
هُوَ huwa Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 27 - Surah Al-Ankaboot: 18 kata

وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَـٰقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلْكِتَـٰبَ وَءَاتَيْنَـٰهُ أَجْرَهُۥ فِى ٱلدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُۥ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

Dan Kami anugrahkan kepda Ibrahim, Ishak dan Ya'qub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

وَوَهَبْنَا wawahabnā dan kami anugerahkan
لَهُۥٓ lahu kepadanya
إِسْحَـٰقَ is'ḥāqa Ishak
وَيَعْقُوبَ wayaʿqūba dan Ya'qub
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
فِى fī pada
ذُرِّيَّتِهِ dhurriyyatihi keturunannya
ٱلنُّبُوَّةَ l-nubuwata kenabian
وَٱلْكِتَـٰبَ wal-kitāba dan Al Kitab
وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan kami berikan kepadanya
أَجْرَهُۥ ajrahu ganjaran/balasan
فِى fī di
ٱلدُّنْيَا ۖ l-dun'yā dunia
وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya dia
فِى fī di
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
لَمِنَ lamina benar-benar dari/termasuk
ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh

Ayat 28 - Surah Al-Ankaboot: 14 kata

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلْفَـٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنْ أَحَدٍۢ مِّنَ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dan (ingatlah) ketika Luth berkata pepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu".

وَلُوطًا walūṭan dan Lut
إِذْ idh ketika
قَالَ qāla dia berkata
لِقَوْمِهِۦٓ liqawmihi kepada kaumnya
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
لَتَأْتُونَ latatūna benar-benar kamu mengerjakan
ٱلْفَـٰحِشَةَ l-fāḥishata perbuatan keji
مَا mā belum pernah
سَبَقَكُم sabaqakum mendahului/sebelum kamu
بِهَا bihā dengannya
مِنْ min dari
أَحَدٍۢ aḥadin seseorang
مِّنَ mina dari
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam (ummat)

Ayat 29 - Surah Al-Ankaboot: 23 kata

أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلرِّجَالَ وَتَقْطَعُونَ ٱلسَّبِيلَ وَتَأْتُونَ فِى نَادِيكُمُ ٱلْمُنكَرَ ۖ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ ٱئْتِنَا بِعَذَابِ ٱللَّهِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ

Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar".

أَئِنَّكُمْ a-innakum apakah sesungguhnya kamu
لَتَأْتُونَ latatūna sungguh kamu mendatangi
ٱلرِّجَالَ l-rijāla laki-laki
وَتَقْطَعُونَ wataqṭaʿūna dan kamu memutus/memotong
ٱلسَّبِيلَ l-sabīla jalan
وَتَأْتُونَ watatūna dan kamu mendatangkan/mengerjakan
فِى fī dalam
نَادِيكُمُ nādīkumu tempat pertemuan
ٱلْمُنكَرَ ۖ l-munkara kemungkaran
فَمَا famā maka tidak
كَانَ kāna ada
جَوَابَ jawāba jawaban
قَوْمِهِۦٓ qawmihi kaumnya
إِلَّآ illā kecuali
أَن an bahwa
قَالُوا۟ qālū mereka mengatakan
ٱئْتِنَا i'tinā datangkanlah kepada kami
بِعَذَابِ biʿadhābi dengan azab
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِن in jika
كُنتَ kunta kamu adalah
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلصَّـٰدِقِينَ l-ṣādiqīna orang-orang yang benar

Ayat 30 - Surah Al-Ankaboot: 6 kata

قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْمُفْسِدِينَ

Luth berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu".

قَالَ qāla (Lut) berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱنصُرْنِى unṣur'nī tolonglah aku
عَلَى ʿalā atas
ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum
ٱلْمُفْسِدِينَ l-muf'sidīna orang-orang yang berbuat kerusakan

Ayat 31 - Surah Al-Ankaboot: 15 kata

وَلَمَّا جَآءَتْ رُسُلُنَآ إِبْرَٰهِيمَ بِٱلْبُشْرَىٰ قَالُوٓا۟ إِنَّا مُهْلِكُوٓا۟ أَهْلِ هَـٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ ۖ إِنَّ أَهْلَهَا كَانُوا۟ ظَـٰلِمِينَ

Dan tatkala utusan Kami (para malaikat) datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira, mereka mengatakan: "Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk negeri (Sodom) ini; sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim".

وَلَمَّا walammā dan tatkala
جَآءَتْ jāat datang
رُسُلُنَآ rusulunā utusan Kami
إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim
بِٱلْبُشْرَىٰ bil-bush'rā dengan kabar gembira
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
إِنَّا innā sesungguhnya kami
مُهْلِكُوٓا۟ muh'likū membinasakan
أَهْلِ ahli penduduk
هَـٰذِهِ hādhihi ini
ٱلْقَرْيَةِ ۖ l-qaryati negeri
إِنَّ inna sesungguhnya
أَهْلَهَا ahlahā penduduknya
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 32 - Surah Al-Ankaboot: 16 kata

قَالَ إِنَّ فِيهَا لُوطًۭا ۚ قَالُوا۟ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَن فِيهَا ۖ لَنُنَجِّيَنَّهُۥ وَأَهْلَهُۥٓ إِلَّا ٱمْرَأَتَهُۥ كَانَتْ مِنَ ٱلْغَـٰبِرِينَ

Berkata Ibrahim: "Sesungguhnya di kota itu ada Luth". Para malaikat berkata: "Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata
إِنَّ inna sesungguhnya
فِيهَا fīhā di dalamnya
لُوطًۭا ۚ lūṭan Lut
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
نَحْنُ naḥnu kami
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَن biman dengan siapa
فِيهَا ۖ fīhā di dalamnya
لَنُنَجِّيَنَّهُۥ lanunajjiyannahu sungguh kami akan menyelamatkan dia
وَأَهْلَهُۥٓ wa-ahlahu dan keluarganya
إِلَّا illā kecuali
ٱمْرَأَتَهُۥ im'ra-atahu isterinya
كَانَتْ kānat adalah ia
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْغَـٰبِرِينَ l-ghābirīna orang-orang yang tertinggal

Ayat 33 - Surah Al-Ankaboot: 23 kata

وَلَمَّآ أَن جَآءَتْ رُسُلُنَا لُوطًۭا سِىٓءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًۭا وَقَالُوا۟ لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ ۖ إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهْلَكَ إِلَّا ٱمْرَأَتَكَ كَانَتْ مِنَ ٱلْغَـٰبِرِينَ

Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah karena (kedatangan) mereka, dan (merasa) tidak punya kekuatan untuk melindungi mereka dan mereka berkata: "Janganlah kamu takut dan jangan (pula) susah. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu, kecuali isterimu, dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)".

وَلَمَّآ walammā dan tatkala
أَن an bahwa
جَآءَتْ jāat datang
رُسُلُنَا rusulunā utusan Kami
لُوطًۭا lūṭan Lut
سِىٓءَ sīa dia merasa susah
بِهِمْ bihim dengan mereka
وَضَاقَ waḍāqa dan dia sempit/sesak
بِهِمْ bihim dengan mereka
ذَرْعًۭا dharʿan lengan/kekuatan
وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
لَا lā jangan
تَخَفْ takhaf kamu takut
وَلَا walā dan jangan
تَحْزَنْ ۖ taḥzan kamu susah
إِنَّا innā sesungguhnya kami
مُنَجُّوكَ munajjūka menyelamatkan kamu
وَأَهْلَكَ wa-ahlaka dan keluargamu/pengikutmu
إِلَّا illā kecuali
ٱمْرَأَتَكَ im'ra-ataka isterimu
كَانَتْ kānat adalah ia
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْغَـٰبِرِينَ l-ghābirīna orang-orang yang tertinggal

Ayat 34 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

إِنَّا مُنزِلُونَ عَلَىٰٓ أَهْلِ هَـٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ رِجْزًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ بِمَا كَانُوا۟ يَفْسُقُونَ

Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
مُنزِلُونَ munzilūna menurunkan
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَهْلِ ahli penduduk
هَـٰذِهِ hādhihi ini
ٱلْقَرْيَةِ l-qaryati negeri
رِجْزًۭا rij'zan siksaan
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
بِمَا bimā dengan apa/sebab
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَفْسُقُونَ yafsuqūna mereka berbuat fasik

Ayat 35 - Surah Al-Ankaboot: 7 kata

وَلَقَد تَّرَكْنَا مِنْهَآ ءَايَةًۢ بَيِّنَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يَعْقِلُونَ

Dan sesungguhnya Kami tinggalkan daripadanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal.

وَلَقَد walaqad dan sesungguhnya
تَّرَكْنَا taraknā Kami tinggalkan
مِنْهَآ min'hā dari padanya
ءَايَةًۢ āyatan suatu ayat/bukti
بَيِّنَةًۭ bayyinatan yang nyata
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka berakal

Ayat 36 - Surah Al-Ankaboot: 16 kata

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًۭا فَقَالَ يَـٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱرْجُوا۟ ٱلْيَوْمَ ٱلْـَٔاخِرَ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan, saudara mereka Syu'aib, maka ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan".

وَإِلَىٰ wa-ilā dan kepada
مَدْيَنَ madyana penduduk Madyan
أَخَاهُمْ akhāhum saudara mereka
شُعَيْبًۭا shuʿayban Syu'aib
فَقَالَ faqāla maka dia berkata
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
ٱعْبُدُوا۟ uʿ'budū sembahlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَٱرْجُوا۟ wa-ir'jū dan harapkan
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari
ٱلْـَٔاخِرَ l-ākhira akhir
وَلَا walā dan jangan
تَعْثَوْا۟ taʿthaw kamu melakukan kejahatan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
مُفْسِدِينَ muf'sidīna orang-orang yang berbuat kerusakan

Ayat 37 - Surah Al-Ankaboot: 7 kata

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَـٰثِمِينَ

Maka mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.

فَكَذَّبُوهُ fakadhabūhu maka mereka mendustakannya
فَأَخَذَتْهُمُ fa-akhadhathumu lalu menimpa mereka
ٱلرَّجْفَةُ l-rajfatu goncangan/gempa
فَأَصْبَحُوا۟ fa-aṣbaḥū maka jadilah mereka
فِى fī dalam
دَارِهِمْ dārihim rumah-rumah mereka
جَـٰثِمِينَ jāthimīna mayat-mayat bergelimpangan

Ayat 38 - Surah Al-Ankaboot: 16 kata

وَعَادًۭا وَثَمُودَا۟ وَقَد تَّبَيَّنَ لَكُم مِّن مَّسَـٰكِنِهِمْ ۖ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَـٰنُ أَعْمَـٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَكَانُوا۟ مُسْتَبْصِرِينَ

Dan (juga) kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam,

وَعَادًۭا waʿādan dan (kaum) Ad
وَثَمُودَا۟ wathamūdā dan Tsamud
وَقَد waqad dan sungguh
تَّبَيَّنَ tabayyana telah nyata
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
مَّسَـٰكِنِهِمْ ۖ masākinihim tempat tinggal mereka
وَزَيَّنَ wazayyana dan menjadikan memandang baik
لَهُمُ lahumu bagi/kepada mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum perbuatan mereka
فَصَدَّهُمْ faṣaddahum lalu ia menghalangi mereka
عَنِ ʿani dari
ٱلسَّبِيلِ l-sabīli jalan
وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka
مُسْتَبْصِرِينَ mus'tabṣirīna orang-orang yang berpandangan tajam

Ayat 39 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

وَقَـٰرُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَـٰمَـٰنَ ۖ وَلَقَدْ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَٱسْتَكْبَرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانُوا۟ سَـٰبِقِينَ

dan (juga) Karun, Fir'aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu).

وَقَـٰرُونَ waqārūna dan Karun
وَفِرْعَوْنَ wafir'ʿawna dan Fir'aun
وَهَـٰمَـٰنَ ۖ wahāmāna dan Haman
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
جَآءَهُم jāahum telah datang kepada mereka
مُّوسَىٰ mūsā Musa
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan yang nyata
فَٱسْتَكْبَرُوا۟ fa-is'takbarū maka/akan tetapi mereka berlaku sombong
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
وَمَا wamā dan tidaklah
كَانُوا۟ kānū mereka
سَـٰبِقِينَ sābiqīna orang-orang yang luput

Ayat 40 - Surah Al-Ankaboot: 28 kata

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنۢبِهِۦ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًۭا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ ٱلصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَـٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

فَكُلًّا fakullan maka masing-masing
أَخَذْنَا akhadhnā Kami ambil/siksa
بِذَنۢبِهِۦ ۖ bidhanbihi karena dosa-dosanya
فَمِنْهُم famin'hum maka diantara mereka
مَّنْ man orang
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami kirimkan/timpakan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
حَاصِبًۭا ḥāṣiban hujan batu kerikil
وَمِنْهُم wamin'hum dan diantara mereka
مَّنْ man orang
أَخَذَتْهُ akhadhathu menimpanya
ٱلصَّيْحَةُ l-ṣayḥatu suara keras/mengguntur
وَمِنْهُم wamin'hum dan diantara mereka
مَّنْ man orang
خَسَفْنَا khasafnā Kami benamkan
بِهِ bihi dengannya
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
وَمِنْهُم wamin'hum dan diantara mereka
مَّنْ man orang
أَغْرَقْنَا ۚ aghraqnā Kami tenggelamkan
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لِيَظْلِمَهُمْ liyaẓlimahum untuk menganiaya mereka
وَلَـٰكِن walākin akan tetapi
كَانُوٓا۟ kānū adalah mereka
أَنفُسَهُمْ anfusahum diri mereka
يَظْلِمُونَ yaẓlimūna mereka menganiaya

Ayat 41 - Surah Al-Ankaboot: 19 kata

مَثَلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْلِيَآءَ كَمَثَلِ ٱلْعَنكَبُوتِ ٱتَّخَذَتْ بَيْتًۭا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ ٱلْبُيُوتِ لَبَيْتُ ٱلْعَنكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.

مَثَلُ mathalu perumpamaan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū (mereka) mengambil
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَوْلِيَآءَ awliyāa pelindung
كَمَثَلِ kamathali seperti perumpamaan
ٱلْعَنكَبُوتِ l-ʿankabūti laba-laba
ٱتَّخَذَتْ ittakhadhat ia mengambil/membuat
بَيْتًۭا ۖ baytan rumah
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
أَوْهَنَ awhana paling lemah
ٱلْبُيُوتِ l-buyūti rumah-rumah
لَبَيْتُ labaytu sungguh rumah
ٱلْعَنكَبُوتِ ۖ l-ʿankabūti laba-laba
لَوْ law jika
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 42 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ مِن شَىْءٍۢ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui
مَا mā apa
يَدْعُونَ yadʿūna mereka seru/sembah
مِن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia
مِن min dari
شَىْءٍۢ ۚ shayin sesuatu
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 43 - Surah Al-Ankaboot: 8 kata

وَتِلْكَ ٱلْأَمْثَـٰلُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَآ إِلَّا ٱلْعَـٰلِمُونَ

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.

وَتِلْكَ watil'ka dan ini/itu
ٱلْأَمْثَـٰلُ l-amthālu perumpamaan-perumpamaan
نَضْرِبُهَا naḍribuhā Kami membuatnya
لِلنَّاسِ ۖ lilnnāsi untuk manusia
وَمَا wamā dan tidak
يَعْقِلُهَآ yaʿqiluhā dapat memahaminya
إِلَّا illā kecuali
ٱلْعَـٰلِمُونَ l-ʿālimūna orang-orang yang berilmu

Ayat 44 - Surah Al-Ankaboot: 10 kata

خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang mukmin.

خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
بِٱلْحَقِّ ۚ bil-ḥaqi dengan baik
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
لَـَٔايَةًۭ laāyatan benar-benar tanda-tanda
لِّلْمُؤْمِنِينَ lil'mu'minīna bagi orang-orang yang beriman

Ayat 45 - Surah Al-Ankaboot: 21 kata

ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَـٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

ٱتْلُ ut'lu bacalah
مَآ mā apa
أُوحِىَ ūḥiya yang diwahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مِنَ mina dari
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Al-Kitab
وَأَقِمِ wa-aqimi dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ ۖ l-ṣalata sholat
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
تَنْهَىٰ tanhā mencegah
عَنِ ʿani dari
ٱلْفَحْشَآءِ l-faḥshāi perbuatan keji
وَٱلْمُنكَرِ ۗ wal-munkari dan mungkar
وَلَذِكْرُ waladhik'ru dan sungguh mengingat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَكْبَرُ ۗ akbaru lebih besar
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa
تَصْنَعُونَ taṣnaʿūna kamu kerjakan

Ayat 46 - Surah Al-Ankaboot: 25 kata

۞ وَلَا تُجَـٰدِلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلْكِتَـٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا بِٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَأُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَـٰهُنَا وَإِلَـٰهُكُمْ وَٰحِدٌۭ وَنَحْنُ لَهُۥ مُسْلِمُونَ

Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri".

۞ وَلَا walā dan janganlah
تُجَـٰدِلُوٓا۟ tujādilū kamu berdebat
أَهْلَ ahla ahli
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
إِلَّا illā melainkan
بِٱلَّتِى bi-allatī dengan yang
هِىَ hiya ia
أَحْسَنُ aḥsanu lebih baik
إِلَّا illā kecuali
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim
مِنْهُمْ ۖ min'hum diantara mereka
وَقُولُوٓا۟ waqūlū dan katakanlah
ءَامَنَّا āmannā kami beriman
بِٱلَّذِىٓ bi-alladhī dengan yang
أُنزِلَ unzila diturunkan
إِلَيْنَا ilaynā kepada kami
وَأُنزِلَ wa-unzila dan diturunkan
إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu
وَإِلَـٰهُنَا wa-ilāhunā dan Tuhan kami
وَإِلَـٰهُكُمْ wa-ilāhukum dan Tuhan kamu
وَٰحِدٌۭ wāḥidun satu/esa
وَنَحْنُ wanaḥnu dan kami
لَهُۥ lahu kepada-Nya
مُسْلِمُونَ mus'limūna orang-orang yang berserah diri

Ayat 47 - Surah Al-Ankaboot: 19 kata

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ ۚ فَٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَـٰهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۖ وَمِنْ هَـٰٓؤُلَآءِ مَن يُؤْمِنُ بِهِۦ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَـٰتِنَآ إِلَّا ٱلْكَـٰفِرُونَ

Dan demikian (pulalah) Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran). Maka orang-orang yang telah kami berikan kepada mereka Al Kitab (Taurat) mereka beriman kepadanya (Al Quran); dan di antara mereka (orang-orang kafir Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan tiadalah yang mengingkari ayat-ayat kami selain orang-orang kafir.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
أَنزَلْنَآ anzalnā Kami telah turunkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
ٱلْكِتَـٰبَ ۚ l-kitāba Al Kitab
فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang
ءَاتَيْنَـٰهُمُ ātaynāhumu Kami berikan pada mereka
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman
بِهِۦ ۖ bihi dengannya
وَمِنْ wamin dan dari
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi antara mereka
مَن man orang
يُؤْمِنُ yu'minu ia beriman
بِهِۦ ۚ bihi dengannya
وَمَا wamā dan tidak
يَجْحَدُ yajḥadu mengingkari/membantah
بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā dengan ayat-ayat kami
إِلَّا illā kecuali
ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna orang-orang kafir

Ayat 48 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

وَمَا كُنتَ تَتْلُوا۟ مِن قَبْلِهِۦ مِن كِتَـٰبٍۢ وَلَا تَخُطُّهُۥ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًۭا لَّٱرْتَابَ ٱلْمُبْطِلُونَ

Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al Quran) sesuatu Kitabpun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu).

وَمَا wamā dan tidak
كُنتَ kunta ada kamu
تَتْلُوا۟ tatlū kamu membaca
مِن min dari
قَبْلِهِۦ qablihi sebelumnya
مِن min dari
كِتَـٰبٍۢ kitābin suatu Kitab
وَلَا walā dan tidak
تَخُطُّهُۥ takhuṭṭuhu kamu menulisnya
بِيَمِينِكَ ۖ biyamīnika dengan tangan kananmu
إِذًۭا idhan jika demikian
لَّٱرْتَابَ la-ir'tāba tentu ragu-ragulah
ٱلْمُبْطِلُونَ l-mub'ṭilūna orang-orang yang membatalkan/mengingkari

Ayat 49 - Surah Al-Ankaboot: 14 kata

بَلْ هُوَ ءَايَـٰتٌۢ بَيِّنَـٰتٌۭ فِى صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَـٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّـٰلِمُونَ

Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.

بَلْ bal bahkan/tetapi
هُوَ huwa ia (Al-Qur'an)
ءَايَـٰتٌۢ āyātun ayat-ayat
بَيِّنَـٰتٌۭ bayyinātun yang nyata
فِى fī di dalam
صُدُورِ ṣudūri dada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ ۚ l-ʿil'ma ilmu
وَمَا wamā dan tidak
يَجْحَدُ yajḥadu mengingkari/membantah
بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā pada ayat-ayat Kami
إِلَّا illā kecuali
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim

Ayat 50 - Surah Al-Ankaboot: 16 kata

وَقَالُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَـٰتٌۭ مِّن رَّبِّهِۦ ۖ قُلْ إِنَّمَا ٱلْـَٔايَـٰتُ عِندَ ٱللَّهِ وَإِنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ

Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata".

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
لَوْلَآ lawlā mengapa tidak
أُنزِلَ unzila diturunkan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/kepadanya
ءَايَـٰتٌۭ āyātun ayat-ayat (mukjizat)
مِّن min dari
رَّبِّهِۦ ۖ rabbihi Tuhannya
قُلْ qul katakanlah
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
ٱلْـَٔايَـٰتُ l-āyātu ayat-ayat (mukjizat)
عِندَ ʿinda di sisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَإِنَّمَآ wa-innamā dan sesungguhnya hanyalah
أَنَا۠ anā aku
نَذِيرٌۭ nadhīrun pemberi peringatan
مُّبِينٌ mubīnun yang nyata

Ayat 51 - Surah Al-Ankaboot: 15 kata

أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَرَحْمَةًۭ وَذِكْرَىٰ لِقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ

Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) sedang dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al Quran) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَكْفِهِمْ yakfihim cukup bagi mereka
أَنَّآ annā bahwasanya Kami
أَنزَلْنَا anzalnā Kami telah menurunkan
عَلَيْكَ ʿalayka kepadamu
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al-Kitab
يُتْلَىٰ yut'lā bacakan
عَلَيْهِمْ ۚ ʿalayhim atas mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī dalam/demikian
ذَٰلِكَ dhālika itu
لَرَحْمَةًۭ laraḥmatan benar-benar rahmat
وَذِكْرَىٰ wadhik'rā dan pelajaran
لِقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 52 - Surah Al-Ankaboot: 19 kata

قُلْ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ شَهِيدًۭا ۖ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱلْبَـٰطِلِ وَكَفَرُوا۟ بِٱللَّهِ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ

Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antaramu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang-orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi.

قُلْ qul katakanlah
كَفَىٰ kafā cukuplah
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
بَيْنِى baynī diantara aku
وَبَيْنَكُمْ wabaynakum dan diantara kamu
شَهِيدًۭا ۖ shahīdan menjadi saksi
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۗ wal-arḍi dan dibumi
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
بِٱلْبَـٰطِلِ bil-bāṭili kepada yang batil
وَكَفَرُوا۟ wakafarū dan mereka ingkar
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah
هُمُ humu mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ l-khāsirūna orang-orang yang rugi

Ayat 53 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ ۚ وَلَوْلَآ أَجَلٌۭ مُّسَمًّۭى لَّجَآءَهُمُ ٱلْعَذَابُ وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةًۭ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka, dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ wayastaʿjilūnaka dan mereka minta disegerakan kepadamu
بِٱلْعَذَابِ ۚ bil-ʿadhābi dengan azab
وَلَوْلَآ walawlā dan jika tidak
أَجَلٌۭ ajalun waktu
مُّسَمًّۭى musamman ditentukan
لَّجَآءَهُمُ lajāahumu pasti datang kepada mereka
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
وَلَيَأْتِيَنَّهُم walayatiyannahum dan sungguh akan datang kepada mereka
بَغْتَةًۭ baghtatan tiba-tiba
وَهُمْ wahum dan mereka
لَا lā tidak
يَشْعُرُونَ yashʿurūna mereka menyadari

Ayat 54 - Surah Al-Ankaboot: 6 kata

يَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌۢ بِٱلْكَـٰفِرِينَ

Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir,

يَسْتَعْجِلُونَكَ yastaʿjilūnaka mereka minta disegerakan kepadamu
بِٱلْعَذَابِ bil-ʿadhābi dengan azab
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
جَهَنَّمَ jahannama jahanam
لَمُحِيطَةٌۢ lamuḥīṭatun pasti meliputi
بِٱلْكَـٰفِرِينَ bil-kāfirīna dengan orang-orang kafir

Ayat 55 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

يَوْمَ يَغْشَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah berkata (kepada mereka): "Rasailah (pembalasan dari) apa yang telah kamu kerjakan".

يَوْمَ yawma pada hari
يَغْشَىٰهُمُ yaghshāhumu menutupi/meliputi mereka
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
مِن min dari
فَوْقِهِمْ fawqihim atas mereka
وَمِن wamin dan dari
تَحْتِ taḥti bawah
أَرْجُلِهِمْ arjulihim kaki mereka
وَيَقُولُ wayaqūlu dan (Allah) berkata
ذُوقُوا۟ dhūqū rasakanlah
مَا mā apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 56 - Surah Al-Ankaboot: 8 kata

يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ أَرْضِى وَٰسِعَةٌۭ فَإِيَّـٰىَ فَٱعْبُدُونِ

Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.

يَـٰعِبَادِىَ yāʿibādiya Hai hamba-Ku
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
إِنَّ inna sesungguhnya
أَرْضِى arḍī bumi-Ku
وَٰسِعَةٌۭ wāsiʿatun luas
فَإِيَّـٰىَ fa-iyyāya maka kepada-Ku
فَٱعْبُدُونِ fa-uʿ'budūni maka sembahlah Aku

Ayat 57 - Surah Al-Ankaboot: 7 kata

كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.

كُلُّ kullu tiap-tiap
نَفْسٍۢ nafsin yang berjiwa
ذَآئِقَةُ dhāiqatu merasakan
ٱلْمَوْتِ ۖ l-mawti mati
ثُمَّ thumma kemudian
إِلَيْنَا ilaynā kepada kami
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Ayat 58 - Surah Al-Ankaboot: 17 kata

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُم مِّنَ ٱلْجَنَّةِ غُرَفًۭا تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۚ نِعْمَ أَجْرُ ٱلْعَـٰمِلِينَ

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
لَنُبَوِّئَنَّهُم lanubawwi-annahum sungguh Kami akan menempatkan mereka
مِّنَ mina dari/di dalam
ٱلْجَنَّةِ l-janati surga
غُرَفًۭا ghurafan tempat yang tinggi
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا ۚ fīhā di alamnya
نِعْمَ niʿ'ma senikmat/sebaik-baik
أَجْرُ ajru pahala/balasan
ٱلْعَـٰمِلِينَ l-ʿāmilīna orang-orang yang beramal

Ayat 59 - Surah Al-Ankaboot: 5 kata

ٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

(yaitu) yang bersabar dan bertawakkal kepada Tuhannya.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
صَبَرُوا۟ ṣabarū (mereka) bersabar
وَعَلَىٰ waʿalā dan atas/kepada
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
يَتَوَكَّلُونَ yatawakkalūna mereka bertawakkal

Ayat 60 - Surah Al-Ankaboot: 12 kata

وَكَأَيِّن مِّن دَآبَّةٍۢ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَا ٱللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

وَكَأَيِّن waka-ayyin dan berapa banyak
مِّن min dari
دَآبَّةٍۢ dābbatin binatang
لَّا lā tidak
تَحْمِلُ taḥmilu ia membawa/mengurus
رِزْقَهَا riz'qahā rezekinya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
يَرْزُقُهَا yarzuquhā memberi rezeki kepadanya
وَإِيَّاكُمْ ۚ wa-iyyākum dan kepadamu
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Ayat 61 - Surah Al-Ankaboot: 13 kata

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar).

وَلَئِن wala-in dan jika
سَأَلْتَهُم sa-altahum kamu bertanya kepada mereka
مَّنْ man siapa
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
وَسَخَّرَ wasakhara dan menundukkan
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
وَٱلْقَمَرَ wal-qamara dan bulan
لَيَقُولُنَّ layaqūlunna tentu mereka akan berkata
ٱللَّهُ ۖ l-lahu Allah
فَأَنَّىٰ fa-annā maka bagaimana
يُؤْفَكُونَ yu'fakūna mereka dipalingkan

Ayat 62 - Surah Al-Ankaboot: 14 kata

ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۭ

Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
يَبْسُطُ yabsuṭu melapangkan
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rezeki
لِمَن liman bagi siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
مِنْ min dari pada
عِبَادِهِۦ ʿibādihi hamba-hamba-Nya
وَيَقْدِرُ wayaqdiru dan Dia menyempitkan
لَهُۥٓ ۚ lahu baginya
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بِكُلِّ bikulli dengan segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
عَلِيمٌۭ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 63 - Surah Al-Ankaboot: 22 kata

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّن نَّزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۚ قُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ

Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah", Katakanlah: "Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).

وَلَئِن wala-in dan jika
سَأَلْتَهُم sa-altahum kamu bertanya kepada mereka
مَّن man siapa
نَّزَّلَ nazzala menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air
فَأَحْيَا fa-aḥyā lalu menghidupkan
بِهِ bihi dengannya (air itu)
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
مَوْتِهَا mawtihā matinya
لَيَقُولُنَّ layaqūlunna tentu mereka akan berkata
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
قُلِ quli katakan
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ ۚ lillahi bagi Allah
بَلْ bal bahkan/tetapi
أَكْثَرُهُمْ aktharuhum kebanyakan mereka
لَا lā tidak
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka memahami/berakal

Ayat 64 - Surah Al-Ankaboot: 15 kata

وَمَا هَـٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌۭ وَلَعِبٌۭ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْـَٔاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.

وَمَا wamā dan tidaklah
هَـٰذِهِ hādhihi ini
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَآ l-dun'yā dunia
إِلَّا illā kecuali
لَهْوٌۭ lahwun senda gurau
وَلَعِبٌۭ ۚ walaʿibun dan main-main
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱلدَّارَ l-dāra rumah/kampung
ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata akhirat
لَهِىَ lahiya sungguh ia
ٱلْحَيَوَانُ ۚ l-ḥayawānu kehidupan
لَوْ law jika
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 65 - Surah Al-Ankaboot: 16 kata

فَإِذَا رَكِبُوا۟ فِى ٱلْفُلْكِ دَعَوُا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ فَلَمَّا نَجَّىٰهُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ

Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah)

فَإِذَا fa-idhā maka apabila
رَكِبُوا۟ rakibū mereka naik
فِى fī di dalam/di atas
ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu
دَعَوُا۟ daʿawū mereka berdo'a
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِصِينَ mukh'liṣīna dengan ikhlas
لَهُ lahu kepada-Nya
ٱلدِّينَ l-dīna ketaatan/agama
فَلَمَّا falammā maka tatkala
نَجَّىٰهُمْ najjāhum Dia menyelamatkan mereka
إِلَى ilā sampai
ٱلْبَرِّ l-bari darat
إِذَا idhā tiba-tiba
هُمْ hum mereka
يُشْرِكُونَ yush'rikūna mereka mempersekutukan

Ayat 66 - Surah Al-Ankaboot: 6 kata

لِيَكْفُرُوا۟ بِمَآ ءَاتَيْنَـٰهُمْ وَلِيَتَمَتَّعُوا۟ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

agar mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalam kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).

لِيَكْفُرُوا۟ liyakfurū sehingga mereka mengingkari
بِمَآ bimā dengan apa/nikmat
ءَاتَيْنَـٰهُمْ ātaynāhum Kami telah berikan kepada mereka
وَلِيَتَمَتَّعُوا۟ ۖ waliyatamattaʿū dan sehingga mereka bersenang-senang
فَسَوْفَ fasawfa maka kelak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 67 - Surah Al-Ankaboot: 15 kata

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا ءَامِنًۭا وَيُتَخَطَّفُ ٱلنَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ ۚ أَفَبِٱلْبَـٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ ٱللَّهِ يَكْفُرُونَ

Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rampok-merampok. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah?

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَرَوْا۟ yaraw mereka perhatikan
أَنَّا annā bahwasanya Kami
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan
حَرَمًا ḥaraman tanah suci
ءَامِنًۭا āminan aman
وَيُتَخَطَّفُ wayutakhaṭṭafu dan rampok-merampok
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
مِنْ min dari/di
حَوْلِهِمْ ۚ ḥawlihim sekitar mereka
أَفَبِٱلْبَـٰطِلِ afabil-bāṭili apakah maka dengan yang batil
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman
وَبِنِعْمَةِ wabiniʿ'mati dan dengan nikmat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَكْفُرُونَ yakfurūna mereka kafir/ingkar

Ayat 68 - Surah Al-Ankaboot: 17 kata

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِٱلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُۥٓ ۚ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًۭى لِّلْكَـٰفِرِينَ

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?

وَمَنْ waman dan siapakah
أَظْلَمُ aẓlamu lebih zalim
مِمَّنِ mimmani dari pada orang
ٱفْتَرَىٰ if'tarā mengada-adakan
عَلَى ʿalā atas/terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَذِبًا kadhiban kedustaan
أَوْ aw atau
كَذَّبَ kadhaba dia mendustakan
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan yang hak
لَمَّا lammā tatkala
جَآءَهُۥٓ ۚ jāahu ia datang kepadanya
أَلَيْسَ alaysa bukankah
فِى fī dalam
جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam
مَثْوًۭى mathwan tempat tinggal
لِّلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir

Ayat 69 - Surah Al-Ankaboot: 9 kata

وَٱلَّذِينَ جَـٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
جَـٰهَدُوا۟ jāhadū (mereka) berjuang
فِينَا fīnā dalam Kami
لَنَهْدِيَنَّهُمْ lanahdiyannahum sungguh Kami akan menunjukkan mereka
سُبُلَنَا ۚ subulanā jalan-jalan Kami
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَمَعَ lamaʿa benar-benar beserta
ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi