Surah Al-Bayyina kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Bayyina kata demi kata

Al-Bayyina (البينة) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 8 ayat, 94 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 94 kata untuk dipelajari, Surah Al-Bayyina menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 1 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Bayyina: 12 kata

لَمْ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَـٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ

Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,

لَمْ lam tidak
يَكُنِ yakuni ada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
مِنْ min dari
أَهْلِ ahli ahli
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
وَٱلْمُشْرِكِينَ wal-mush'rikīna dan orang-orang musyrik
مُنفَكِّينَ munfakkīna melepaskan/meninggalkan
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
تَأْتِيَهُمُ tatiyahumu datang kepada mereka
ٱلْبَيِّنَةُ l-bayinatu bukti nyata

Ayat 2 - Surah Al-Bayyina: 6 kata

رَسُولٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ يَتْلُوا۟ صُحُفًۭا مُّطَهَّرَةًۭ

(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran),

رَسُولٌۭ rasūlun seorang rasul
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَتْلُوا۟ yatlū dia membacakan
صُحُفًۭا ṣuḥufan lebaran-lembaran
مُّطَهَّرَةًۭ muṭahharatan suci

Ayat 3 - Surah Al-Bayyina: 3 kata

فِيهَا كُتُبٌۭ قَيِّمَةٌۭ

di dalamnya terdapat (isi) Kitab-kitab yang lurus.

فِيهَا fīhā di dalamnya
كُتُبٌۭ kutubun kitab-kitab
قَيِّمَةٌۭ qayyimatun yang lurus

Ayat 4 - Surah Al-Bayyina: 11 kata

وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ ٱلْبَيِّنَةُ

Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.

وَمَا wamā dan tidak
تَفَرَّقَ tafarraqa berpecah-belah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أُوتُوا۟ ūtū mereka diberi
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab
إِلَّا illā kecuali
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi setelah
مَا mā apa
جَآءَتْهُمُ jāathumu datang kepada mereka
ٱلْبَيِّنَةُ l-bayinatu bukti nyata

Ayat 5 - Surah Al-Bayyina: 16 kata

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.

وَمَآ wamā dan tidak
أُمِرُوٓا۟ umirū diperintahkan
إِلَّا illā kecuali
لِيَعْبُدُوا۟ liyaʿbudū supaya mereka menyembah
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِصِينَ mukh'liṣīna mengikhlaskan/memurnikan
لَهُ lahu bagiNya
ٱلدِّينَ l-dīna agama
حُنَفَآءَ ḥunafāa ikhlas/lurus
وَيُقِيمُوا۟ wayuqīmū dan mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَيُؤْتُوا۟ wayu'tū dan mereka menunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ ۚ l-zakata zakat
وَذَٰلِكَ wadhālika dan demikian itu
دِينُ dīnu agama
ٱلْقَيِّمَةِ l-qayimati betul/lurus

Ayat 6 - Surah Al-Bayyina: 16 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْ أَهْلِ ٱلْكِتَـٰبِ وَٱلْمُشْرِكِينَ فِى نَارِ جَهَنَّمَ خَـٰلِدِينَ فِيهَآ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمْ شَرُّ ٱلْبَرِيَّةِ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
مِنْ min dari
أَهْلِ ahli ahli
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
وَٱلْمُشْرِكِينَ wal-mush'rikīna dan orang-orang musyrik
فِى fī dalam
نَارِ nāri neraka
جَهَنَّمَ jahannama jahanam
خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَآ ۚ fīhā di dalammnya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
هُمْ hum mereka
شَرُّ sharru seburuk-buruk
ٱلْبَرِيَّةِ l-bariyati makhluk

Ayat 7 - Surah Al-Bayyina: 9 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمْ خَيْرُ ٱلْبَرِيَّةِ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka berbuat/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
هُمْ hum mereka
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلْبَرِيَّةِ l-bariyati makhluk

Ayat 8 - Surah Al-Bayyina: 21 kata

جَزَآؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّـٰتُ عَدْنٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًۭا ۖ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَشِىَ رَبَّهُۥ

Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

جَزَآؤُهُمْ jazāuhum balasan mereka
عِندَ ʿinda disisi
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
جَنَّـٰتُ jannātu surga
عَدْنٍۢ ʿadnin 'Adn
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawah
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai
خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَآ fīhā didalamnya
أَبَدًۭا ۖ abadan selamanya
رَّضِىَ raḍiya suka/rida/puas
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَنْهُمْ ʿanhum terhadap mereka
وَرَضُوا۟ waraḍū dan mereka suka/rida/puas
عَنْهُ ۚ ʿanhu dari pada-Nya/kepada-Nya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لِمَنْ liman bagi orang
خَشِىَ khashiya ia takut
رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi