Surah Al-Hijr kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Hijr kata demi kata
Al-Hijr (الحجر) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 99 ayat, 655 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 655 kata untuk dipelajari, Surah Al-Hijr menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 4 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
الٓر ۚ تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ وَقُرْءَانٍۢ مُّبِينٍۢ
Alif, laam, raa. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) Al Quran yang memberi penjelasan.
▶
الٓر ۚ
alif-lam-ra
Alif Laam Raa
▶
تِلْكَ
til'ka
itu
▶
ءَايَـٰتُ
āyātu
ayat-ayat
▶
ٱلْكِتَـٰبِ
l-kitābi
Al Kitab
▶
وَقُرْءَانٍۢ
waqur'ānin
dan Al Qur'an
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
yang nyata
Ayat 2 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
رُّبَمَا يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْ كَانُوا۟ مُسْلِمِينَ
Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.
▶
رُّبَمَا
rubamā
kadang-kadang
▶
يَوَدُّ
yawaddu
menginginkan
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
كَفَرُوا۟
kafarū
kafir/ingkar
▶
لَوْ
law
seandainya
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
مُسْلِمِينَ
mus'limīna
orang-orang muslim
Ayat 3 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا۟ وَيَتَمَتَّعُوا۟ وَيُلْهِهِمُ ٱلْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).
▶
ذَرْهُمْ
dharhum
biarkanlah mereka
▶
يَأْكُلُوا۟
yakulū
mereka makan
▶
وَيَتَمَتَّعُوا۟
wayatamattaʿū
dan mereka bersenang-senang
▶
وَيُلْهِهِمُ
wayul'hihimu
dan melalaikan mereka
▶
ٱلْأَمَلُ ۖ
l-amalu
angan-angan
▶
فَسَوْفَ
fasawfa
maka kelak
▶
يَعْلَمُونَ
yaʿlamūna
mereka mengetahui
Ayat 4 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌۭ مَّعْلُومٌۭ
Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan.
▶
وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أَهْلَكْنَا
ahlaknā
Kami binasakan
▶
مِن
min
dari
▶
قَرْيَةٍ
qaryatin
suatu negeri
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
وَلَهَا
walahā
baginya
▶
كِتَابٌۭ
kitābun
kitab/ketentuan
▶
مَّعْلُومٌۭ
maʿlūmun
ditetapkan
Ayat 5 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَّا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـْٔخِرُونَ
Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).
▶
مَّا
mā
tidak
▶
تَسْبِقُ
tasbiqu
mendahului
▶
مِنْ
min
dari
▶
أُمَّةٍ
ummatin
suatu ummat
▶
أَجَلَهَا
ajalahā
ajalnya
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
يَسْتَـْٔخِرُونَ
yastakhirūna
mengundurkan
Ayat 6 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَالُوا۟ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِى نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌۭ
Mereka berkata: "Hai orang yang diturunkan Al Quran kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila.
▶
وَقَالُوا۟
waqālū
dan mereka berkata
▶
يَـٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
hai
▶
ٱلَّذِى
alladhī
orang yang
▶
نُزِّلَ
nuzzila
diturunkan
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya/kepadanya
▶
ٱلذِّكْرُ
l-dhik'ru
peringatan (Al Qur'an)
▶
إِنَّكَ
innaka
sesungguhnya kamu
▶
لَمَجْنُونٌۭ
lamajnūnun
sungguh orang gila
Ayat 7 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّوْ مَا تَأْتِينَا بِٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?"
▶
لَّوْ
law
mengapa
▶
مَا
mā
tidak
▶
تَأْتِينَا
tatīnā
kamu datangkan kepada kami
▶
بِٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ
bil-malāikati
dengan malaikat
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتَ
kunta
kamu adalah
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلصَّـٰدِقِينَ
l-ṣādiqīna
orang-orang yang benar
Ayat 8 - Surah Al-Hijr: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَا نُنَزِّلُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَمَا كَانُوٓا۟ إِذًۭا مُّنظَرِينَ
Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh.
▶
مَا
mā
tidak
▶
نُنَزِّلُ
nunazzilu
Kami turunkan
▶
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ
l-malāikata
malaikat
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
dengan benar
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانُوٓا۟
kānū
adalah mereka
▶
إِذًۭا
idhan
tiba-tiba/ketika itu
▶
مُّنظَرِينَ
munẓarīna
orang-orang yang diberi tangguh
Ayat 9 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَـٰفِظُونَ
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
نَزَّلْنَا
nazzalnā
Kami menurunkan
▶
ٱلذِّكْرَ
l-dhik'ra
peringatan
▶
وَإِنَّا
wa-innā
dan sesungguhnya Kami
▶
لَهُۥ
lahu
baginya/kepadanya
▶
لَحَـٰفِظُونَ
laḥāfiẓūna
penjaga/pemelihara
Ayat 10 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ فِى شِيَعِ ٱلْأَوَّلِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat yang terdahulu.
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
أَرْسَلْنَا
arsalnā
Kami telah mengutus
▶
مِن
min
dari
▶
قَبْلِكَ
qablika
sebelum kamu
▶
فِى
fī
didalam/pada
▶
شِيَعِ
shiyaʿi
bangsa/umat-umat
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang yang terdahulu
Ayat 11 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
يَأْتِيهِم
yatīhim
datang kepada mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
رَّسُولٍ
rasūlin
seorang Rasul
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya/kepadanya
▶
يَسْتَهْزِءُونَ
yastahziūna
mereka memperolok-olok
Ayat 12 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُۥ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ
Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),
▶
كَذَٰلِكَ
kadhālika
demikianlah
▶
نَسْلُكُهُۥ
naslukuhu
Kami memasukkannya
▶
فِى
fī
kedalam
▶
قُلُوبِ
qulūbi
hati
▶
ٱلْمُجْرِمِينَ
l-muj'rimīna
orang-orang yang berdosa
Ayat 13 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ ٱلْأَوَّلِينَ
mereka tidak beriman kepadanya (Al Quran) dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang dahulu.
▶
لَا
lā
tidak
▶
يُؤْمِنُونَ
yu'minūna
mereka beriman
▶
بِهِۦ ۖ
bihi
dengannya/kepadanya
▶
وَقَدْ
waqad
dan sesungguhnya
▶
خَلَتْ
khalat
telah berlalu
▶
سُنَّةُ
sunnatu
ketentuan
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang dahulu
Ayat 14 - Surah Al-Hijr: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ فَظَلُّوا۟ فِيهِ يَعْرُجُونَ
Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya,
▶
وَلَوْ
walaw
dan seandainya
▶
فَتَحْنَا
fataḥnā
Kami bukakan
▶
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
▶
بَابًۭا
bāban
pintu-pintu
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
فَظَلُّوا۟
faẓallū
maka mereka terus
▶
فِيهِ
fīhi
kedalamnya
▶
يَعْرُجُونَ
yaʿrujūna
mereka naik
Ayat 15 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَقَالُوٓا۟ إِنَّمَا سُكِّرَتْ أَبْصَـٰرُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌۭ مَّسْحُورُونَ
tentulah mereka berkata: "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang orang yang kena sihir".
▶
لَقَالُوٓا۟
laqālū
tentu mereka berkata
▶
إِنَّمَا
innamā
sesungguhnya
▶
سُكِّرَتْ
sukkirat
dikaburkan
▶
أَبْصَـٰرُنَا
abṣārunā
penglihatan kami
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
نَحْنُ
naḥnu
kami
▶
قَوْمٌۭ
qawmun
kaum
▶
مَّسْحُورُونَ
masḥūrūna
orang-orang yang tersihir
Ayat 16 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِى ٱلسَّمَآءِ بُرُوجًۭا وَزَيَّنَّـٰهَا لِلنَّـٰظِرِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya),
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
جَعَلْنَا
jaʿalnā
Kami telah menjadikan
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
بُرُوجًۭا
burūjan
gugusan bintang
▶
وَزَيَّنَّـٰهَا
wazayyannāhā
dan Kami menghiasinya
▶
لِلنَّـٰظِرِينَ
lilnnāẓirīna
bagi orang-orang yang memandang
Ayat 17 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَحَفِظْنَـٰهَا مِن كُلِّ شَيْطَـٰنٍۢ رَّجِيمٍ
dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk,
▶
وَحَفِظْنَـٰهَا
waḥafiẓ'nāhā
dan Kami menjaganya
▶
مِن
min
dari
▶
كُلِّ
kulli
tiap-tiap
▶
شَيْطَـٰنٍۢ
shayṭānin
syaitan
▶
رَّجِيمٍ
rajīmin
yang terkutuk
Ayat 18 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا مَنِ ٱسْتَرَقَ ٱلسَّمْعَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌۭ مُّبِينٌۭ
kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
مَنِ
mani
orang/siapa
▶
ٱسْتَرَقَ
is'taraqa
mencuri
▶
ٱلسَّمْعَ
l-samʿa
pendengaran
▶
فَأَتْبَعَهُۥ
fa-atbaʿahu
lalu mengikuti/mengejarnya
▶
شِهَابٌۭ
shihābun
nyala api
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
yang nyata
Ayat 19 - Surah Al-Hijr: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْأَرْضَ مَدَدْنَـٰهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَٰسِىَ وَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ شَىْءٍۢ مَّوْزُونٍۢ
Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
مَدَدْنَـٰهَا
madadnāhā
Kami bentangkannya
▶
وَأَلْقَيْنَا
wa-alqaynā
dan Kami letakkan
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya/padanya
▶
رَوَٰسِىَ
rawāsiya
gunung-gunung
▶
وَأَنۢبَتْنَا
wa-anbatnā
dan Kami tumbuhkan
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya/padanya
▶
مِن
min
dari
▶
كُلِّ
kulli
tiap-tiap/segala
▶
شَىْءٍۢ
shayin
sesuatu
▶
مَّوْزُونٍۢ
mawzūnin
menurut ukuran
Ayat 20 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَـٰيِشَ وَمَن لَّسْتُمْ لَهُۥ بِرَٰزِقِينَ
Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami telah menjadikan
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya/padanya
▶
مَعَـٰيِشَ
maʿāyisha
keperluan hidup
▶
وَمَن
waman
dan orang (makhluk)
▶
لَّسْتُمْ
lastum
bukan kamu
▶
لَهُۥ
lahu
baginya/kepadanya
▶
بِرَٰزِقِينَ
birāziqīna
dengan pemberian rezki
Ayat 21 - Surah Al-Hijr: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.
▶
وَإِن
wa-in
dan tidak
▶
مِّن
min
dari
▶
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
عِندَنَا
ʿindanā
disisi Kami
▶
خَزَآئِنُهُۥ
khazāinuhu
perbendaharaannya
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
نُنَزِّلُهُۥٓ
nunazziluhu
Kami turunkannya
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
بِقَدَرٍۢ
biqadarin
dengan ukuran
▶
مَّعْلُومٍۢ
maʿlūmin
tertentu
Ayat 22 - Surah Al-Hijr: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَرْسَلْنَا ٱلرِّيَـٰحَ لَوَٰقِحَ فَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَسْقَيْنَـٰكُمُوهُ وَمَآ أَنتُمْ لَهُۥ بِخَـٰزِنِينَ
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.
▶
وَأَرْسَلْنَا
wa-arsalnā
dan Kami telah utus/meniup
▶
ٱلرِّيَـٰحَ
l-riyāḥa
angin
▶
لَوَٰقِحَ
lawāqiḥa
untuk mengawinkan
▶
فَأَنزَلْنَا
fa-anzalnā
lalu Kami turunkan
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
مَآءًۭ
māan
air
▶
فَأَسْقَيْنَـٰكُمُوهُ
fa-asqaynākumūhu
lalu Kami beri minum kamu dengannya
▶
وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
لَهُۥ
lahu
baginya
▶
بِخَـٰزِنِينَ
bikhāzinīna
dengan perbendaharaan/penyimpan
Ayat 23 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْىِۦ وَنُمِيتُ وَنَحْنُ ٱلْوَٰرِثُونَ
Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.
▶
وَإِنَّا
wa-innā
dan sesungguhnya Kami
▶
لَنَحْنُ
lanaḥnu
sungguh Kami
▶
نُحْىِۦ
nuḥ'yī
Kami menghidupkan
▶
وَنُمِيتُ
wanumītu
dan Kami mematikan
▶
وَنَحْنُ
wanaḥnu
dan Kami
▶
ٱلْوَٰرِثُونَ
l-wārithūna
yang mewarisi
Ayat 24 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَـْٔخِرِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu).
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
عَلِمْنَا
ʿalim'nā
Kami mengetahui
▶
ٱلْمُسْتَقْدِمِينَ
l-mus'taqdimīna
orang-orang terdahulu
▶
مِنكُمْ
minkum
diantara kamu
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
عَلِمْنَا
ʿalim'nā
Kami mengetahui
▶
ٱلْمُسْتَـْٔخِرِينَ
l-mus'takhirīna
orang-orang kemudian
Ayat 25 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٌۭ
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
هُوَ
huwa
Dia
▶
يَحْشُرُهُمْ ۚ
yaḥshuruhum
akan mengumpulkan mereka
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya Dia
▶
حَكِيمٌ
ḥakīmun
Maha Bijaksana
▶
عَلِيمٌۭ
ʿalīmun
Maha Mengetahui
Ayat 26 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ مِن صَلْصَـٰلٍۢ مِّنْ حَمَإٍۢ مَّسْنُونٍۢ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami telah menciptakan
▶
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
▶
مِن
min
dari
▶
صَلْصَـٰلٍۢ
ṣalṣālin
tanah liat yang kering
▶
مِّنْ
min
dari
▶
حَمَإٍۢ
ḥama-in
lumpur hitam
▶
مَّسْنُونٍۢ
masnūnin
berbentuk
Ayat 27 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْجَآنَّ خَلَقْنَـٰهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
▶
وَٱلْجَآنَّ
wal-jāna
dan jin
▶
خَلَقْنَـٰهُ
khalaqnāhu
Kami telah menciptakannya
▶
مِن
min
dari
▶
قَبْلُ
qablu
sebelum
▶
مِن
min
dari
▶
نَّارِ
nāri
api
▶
ٱلسَّمُومِ
l-samūmi
sangat panas
Ayat 28 - Surah Al-Hijr: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِنِّى خَـٰلِقٌۢ بَشَرًۭا مِّن صَلْصَـٰلٍۢ مِّنْ حَمَإٍۢ مَّسْنُونٍۢ
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk,
▶
وَإِذْ
wa-idh
dan tatkala
▶
قَالَ
qāla
berfirman
▶
رَبُّكَ
rabbuka
Tuhanmu
▶
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ
lil'malāikati
kepada para malaikat
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya Aku
▶
خَـٰلِقٌۢ
khāliqun
yang menciptakan
▶
بَشَرًۭا
basharan
manusia
▶
مِّن
min
dari
▶
صَلْصَـٰلٍۢ
ṣalṣālin
tanah liat yang kering
▶
مِّنْ
min
dari
▶
حَمَإٍۢ
ḥama-in
lumpur hitam
▶
مَّسْنُونٍۢ
masnūnin
yang berbentuk
Ayat 29 - Surah Al-Hijr: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَـٰجِدِينَ
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tatkala
▶
سَوَّيْتُهُۥ
sawwaytuhu
Aku telah menyempurnakan
▶
وَنَفَخْتُ
wanafakhtu
dan Aku tiupkan
▶
فِيهِ
fīhi
kedalamnya
▶
مِن
min
dari
▶
رُّوحِى
rūḥī
ruh-Ku
▶
فَقَعُوا۟
faqaʿū
maka tunduklah kamu
▶
لَهُۥ
lahu
kepadanya
▶
سَـٰجِدِينَ
sājidīna
orang-orang yang bersujud
Ayat 30 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَجَدَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,
▶
فَسَجَدَ
fasajada
maka sujudlah
▶
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ
l-malāikatu
para malaikat
▶
كُلُّهُمْ
kulluhum
semuanya
▶
أَجْمَعُونَ
ajmaʿūna
seluruhnya
Ayat 31 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّآ إِبْلِيسَ أَبَىٰٓ أَن يَكُونَ مَعَ ٱلسَّـٰجِدِينَ
kecuali iblis. Ia enggan ikut besama-sama (malaikat) yang sujud itu.
▶
إِلَّآ
illā
kecuali
▶
إِبْلِيسَ
ib'līsa
iblis
▶
أَبَىٰٓ
abā
ia enggan
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَكُونَ
yakūna
mereka adalah
▶
مَعَ
maʿa
bersama-sama
▶
ٱلسَّـٰجِدِينَ
l-sājidīna
orang-orang yang bersujud
Ayat 32 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ يَـٰٓإِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ ٱلسَّـٰجِدِينَ
Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?"
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
يَـٰٓإِبْلِيسُ
yāib'līsu
hai iblis
▶
مَا
mā
apa
▶
لَكَ
laka
sebab kamu
▶
أَلَّا
allā
bahwa tidak
▶
تَكُونَ
takūna
adalah kamu
▶
مَعَ
maʿa
bersama-sama
▶
ٱلسَّـٰجِدِينَ
l-sājidīna
orang-orang yang bersujud
Ayat 33 - Surah Al-Hijr: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لَمْ أَكُن لِّأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُۥ مِن صَلْصَـٰلٍۢ مِّنْ حَمَإٍۢ مَّسْنُونٍۢ
Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk"
▶
قَالَ
qāla
(iblis) berkata
▶
لَمْ
lam
tidak ada
▶
أَكُن
akun
aku adalah
▶
لِّأَسْجُدَ
li-asjuda
untuk bersujud
▶
لِبَشَرٍ
libasharin
kepada manusia
▶
خَلَقْتَهُۥ
khalaqtahu
Engkau telah menciptakannya
▶
مِن
min
dari
▶
صَلْصَـٰلٍۢ
ṣalṣālin
tanah liat yang kering
▶
مِّنْ
min
dari
▶
حَمَإٍۢ
ḥama-in
lumpur hitam
▶
مَّسْنُونٍۢ
masnūnin
yang berbentuk
Ayat 34 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَٱخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌۭ
Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
فَٱخْرُجْ
fa-ukh'ruj
maka keluarlah kamu
▶
مِنْهَا
min'hā
daripadanya/surga
▶
فَإِنَّكَ
fa-innaka
maka sesungguhnya kamu
▶
رَجِيمٌۭ
rajīmun
terkutuk
Ayat 35 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ عَلَيْكَ ٱللَّعْنَةَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلدِّينِ
dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat".
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
عَلَيْكَ
ʿalayka
atasmu
▶
ٱللَّعْنَةَ
l-laʿnata
kutukan
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
يَوْمِ
yawmi
hari
▶
ٱلدِّينِ
l-dīni
pembalasan/kiamat
Ayat 36 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan,
▶
قَالَ
qāla
(iblis) berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
فَأَنظِرْنِىٓ
fa-anẓir'nī
maka beri tangguhlah aku
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
يَوْمِ
yawmi
hari
▶
يُبْعَثُونَ
yub'ʿathūna
mereka dibangkitkan
Ayat 37 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلْمُنظَرِينَ
Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
فَإِنَّكَ
fa-innaka
maka sesungguhnya kamu
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمُنظَرِينَ
l-munẓarīna
orang-orang yang diberi tangguh
Ayat 38 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْوَقْتِ ٱلْمَعْلُومِ
sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan,
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
يَوْمِ
yawmi
hari
▶
ٱلْوَقْتِ
l-waqti
waktu
▶
ٱلْمَعْلُومِ
l-maʿlūmi
ditentukan
Ayat 39 - Surah Al-Hijr: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغْوَيْتَنِى لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
▶
قَالَ
qāla
(iblis) berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
بِمَآ
bimā
dengan apa/sebab
▶
أَغْوَيْتَنِى
aghwaytanī
Engkau telah sesatkan aku
▶
لَأُزَيِّنَنَّ
la-uzayyinanna
sungguh aku akan menghiasi
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
▶
وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ
wala-ugh'wiyannahum
dan sungguh aku akan menyesatkan mereka
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 40 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ
kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka".
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
عِبَادَكَ
ʿibādaka
hamba-hambamu
▶
مِنْهُمُ
min'humu
diantara mereka
▶
ٱلْمُخْلَصِينَ
l-mukh'laṣīna
orang-orang yang ikhlas
Ayat 41 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ هَـٰذَا صِرَٰطٌ عَلَىَّ مُسْتَقِيمٌ
Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya).
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
صِرَٰطٌ
ṣirāṭun
jalan
▶
عَلَىَّ
ʿalayya
atasKu/kepadaKu
▶
مُسْتَقِيمٌ
mus'taqīmun
yang lurus
Ayat 42 - Surah Al-Hijr: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ عِبَادِى لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَـٰنٌ إِلَّا مَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْغَاوِينَ
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
عِبَادِى
ʿibādī
hamba-hambaKu
▶
لَيْسَ
laysa
tidak
▶
لَكَ
laka
bagimu
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
سُلْطَـٰنٌ
sul'ṭānun
kekuasaan
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
مَنِ
mani
orang
▶
ٱتَّبَعَكَ
ittabaʿaka
mengikuti kamu
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْغَاوِينَ
l-ghāwīna
orang-orang yang sesat
Ayat 43 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ
Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
جَهَنَّمَ
jahannama
jahanam
▶
لَمَوْعِدُهُمْ
lamawʿiduhum
sungguh dijanjikan kepada mereka
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 44 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَٰبٍۢ لِّكُلِّ بَابٍۢ مِّنْهُمْ جُزْءٌۭ مَّقْسُومٌ
Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.
▶
لَهَا
lahā
baginya
▶
سَبْعَةُ
sabʿatu
tujuh
▶
أَبْوَٰبٍۢ
abwābin
pintu-pintu
▶
لِّكُلِّ
likulli
bagi tiap-tiap
▶
بَابٍۢ
bābin
pintu
▶
مِّنْهُمْ
min'hum
dari mereka
▶
جُزْءٌۭ
juz'on
golongan
▶
مَّقْسُومٌ
maqsūmun
bagian/tertentu
Ayat 45 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱلْمُتَّقِينَ
l-mutaqīna
orang-orang yang bertakwa
▶
فِى
fī
didalam
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
surga
▶
وَعُيُونٍ
waʿuyūnin
dan mata air
Ayat 46 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱدْخُلُوهَا بِسَلَـٰمٍ ءَامِنِينَ
(Dikatakan kepada mereka): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman"
▶
ٱدْخُلُوهَا
ud'khulūhā
masuklah kedalamnya
▶
بِسَلَـٰمٍ
bisalāmin
dengan sejahtera
▶
ءَامِنِينَ
āminīna
aman
Ayat 47 - Surah Al-Hijr: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنَزَعْنَا مَا فِى صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَٰنًا عَلَىٰ سُرُرٍۢ مُّتَقَـٰبِلِينَ
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
▶
وَنَزَعْنَا
wanazaʿnā
dan Kami cabut/hilangkan
▶
مَا
mā
apa
▶
فِى
fī
didalam
▶
صُدُورِهِم
ṣudūrihim
dada/hati mereka
▶
مِّنْ
min
dari
▶
غِلٍّ
ghillin
rasa dengki
▶
إِخْوَٰنًا
ikh'wānan
bersaudara
▶
عَلَىٰ
ʿalā
diatas
▶
سُرُرٍۢ
sururin
dipan
▶
مُّتَقَـٰبِلِينَ
mutaqābilīna
mereka berhadap-hadapan
Ayat 48 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌۭ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ
Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَمَسُّهُمْ
yamassuhum
menimpa mereka
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
نَصَبٌۭ
naṣabun
kelelahan
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
هُم
hum
mereka
▶
مِّنْهَا
min'hā
daripadanya
▶
بِمُخْرَجِينَ
bimukh'rajīna
dengan dikeluarkan
Ayat 49 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ نَبِّئْ عِبَادِىٓ أَنِّىٓ أَنَا ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
▶
۞ نَبِّئْ
nabbi
beritakanlah
▶
عِبَادِىٓ
ʿibādī
hamba-hambaKu
▶
أَنِّىٓ
annī
bahwasanya Aku
▶
أَنَا
anā
Aku
▶
ٱلْغَفُورُ
l-ghafūru
Maha Pengampun
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 50 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنَّ عَذَابِى هُوَ ٱلْعَذَابُ ٱلْأَلِيمُ
dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
▶
وَأَنَّ
wa-anna
Dan bahwa
▶
عَذَابِى
ʿadhābī
azabKu
▶
هُوَ
huwa
ia/adalah
▶
ٱلْعَذَابُ
l-ʿadhābu
azab
▶
ٱلْأَلِيمُ
l-alīmu
sangat pedih
Ayat 51 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنَبِّئْهُمْ عَن ضَيْفِ إِبْرَٰهِيمَ
Dan kabarkanlah kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim.
▶
وَنَبِّئْهُمْ
wanabbi'hum
dan beritakanlah kepada mereka
▶
عَن
ʿan
tentang
▶
ضَيْفِ
ḍayfi
tamu
▶
إِبْرَٰهِيمَ
ib'rāhīma
Ibrahim
Ayat 52 - Surah Al-Hijr: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ دَخَلُوا۟ عَلَيْهِ فَقَالُوا۟ سَلَـٰمًۭا قَالَ إِنَّا مِنكُمْ وَجِلُونَ
Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan: "Salaam". Berkata Ibrahim: "Sesungguhnya kami merasa takut kepadamu".
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
دَخَلُوا۟
dakhalū
mereka masuk
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya/ketempatnya
▶
فَقَالُوا۟
faqālū
lalu mereka mengucapkan
▶
سَلَـٰمًۭا
salāman
salam
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim) berkata
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
مِنكُمْ
minkum
dari kamu/kepadamu
▶
وَجِلُونَ
wajilūna
khawatir/takut
Ayat 53 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَـٰمٍ عَلِيمٍۢ
Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لَا
lā
jangan
▶
تَوْجَلْ
tawjal
kamu merasa takut
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
نُبَشِّرُكَ
nubashiruka
kami memberi kabar gembira kepadamu
▶
بِغُلَـٰمٍ
bighulāmin
dengan seorang anak laki-laki
▶
عَلِيمٍۢ
ʿalīmin
berilmu/pandai
Ayat 54 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِى عَلَىٰٓ أَن مَّسَّنِىَ ٱلْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ
Berkata Ibrahim: "Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu kabarkan ini?"
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim) berkata
▶
أَبَشَّرْتُمُونِى
abashartumūnī
apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
أَن
an
bahwa
▶
مَّسَّنِىَ
massaniya
terjadi diriku
▶
ٱلْكِبَرُ
l-kibaru
besar/tua
▶
فَبِمَ
fabima
maka dengan apa/bagaimana
▶
تُبَشِّرُونَ
tubashirūna
kamu kabarkan
Ayat 55 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ بَشَّرْنَـٰكَ بِٱلْحَقِّ فَلَا تَكُن مِّنَ ٱلْقَـٰنِطِينَ
Mereka menjawab: "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa".
▶
قَالُوا۟
qālū
(mereka) berkata
▶
بَشَّرْنَـٰكَ
basharnāka
kami membei kabar gembira kepadamu
▶
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
dengan benar
▶
فَلَا
falā
maka janganlah
▶
تَكُن
takun
adalah kamu
▶
مِّنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْقَـٰنِطِينَ
l-qāniṭīna
orang-orang yang berputus asa
Ayat 56 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِۦٓ إِلَّا ٱلضَّآلُّونَ
Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat".
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim) berkata
▶
وَمَن
waman
dan siapa/orang
▶
يَقْنَطُ
yaqnaṭu
ia berputus asa
▶
مِن
min
dari
▶
رَّحْمَةِ
raḥmati
rahmat
▶
رَبِّهِۦٓ
rabbihi
Tuhannya
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱلضَّآلُّونَ
l-ḍālūna
orang-orang yang sesat
Ayat 57 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا ٱلْمُرْسَلُونَ
Berkata (pula) Ibrahim: "Apakah urusanmu yang penting (selain itu), hai para utusan?"
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim) berkata
▶
فَمَا
famā
maka apakah
▶
خَطْبُكُمْ
khaṭbukum
keadaan/urusanmu
▶
أَيُّهَا
ayyuhā
wahai
▶
ٱلْمُرْسَلُونَ
l-mur'salūna
para utusan
Ayat 58 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمٍۢ مُّجْرِمِينَ
Mereka menjawab: "Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa,
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya kami
▶
أُرْسِلْنَآ
ur'sil'nā
kami diutus
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
قَوْمٍۢ
qawmin
kaum
▶
مُّجْرِمِينَ
muj'rimīna
orang-orang yang berdosa
Ayat 59 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ إِنَّا لَمُنَجُّوهُمْ أَجْمَعِينَ
kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya,
▶
إِلَّآ
illā
kecuali
▶
ءَالَ
āla
keluarga
▶
لُوطٍ
lūṭin
Luth
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
لَمُنَجُّوهُمْ
lamunajjūhum
sungguh kami akan selamatkan mereka
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 60 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا ٱمْرَأَتَهُۥ قَدَّرْنَآ ۙ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلْغَـٰبِرِينَ
kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)".
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱمْرَأَتَهُۥ
im'ra-atahu
isterinya
▶
قَدَّرْنَآ ۙ
qaddarnā
Kami telah menentukan
▶
إِنَّهَا
innahā
sesungguhnya ia
▶
لَمِنَ
lamina
sungguh dari/termasuk
▶
ٱلْغَـٰبِرِينَ
l-ghābirīna
orang-orang yang tertinggal
Ayat 61 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَمَّا جَآءَ ءَالَ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلُونَ
Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut pengikutnya,
▶
فَلَمَّا
falammā
maka tatkala
▶
جَآءَ
jāa
datang
▶
ءَالَ
āla
keluarga
▶
لُوطٍ
lūṭin
Luth
▶
ٱلْمُرْسَلُونَ
l-mur'salūna
para utusan
Ayat 62 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌۭ مُّنكَرُونَ
ia berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal".
▶
قَالَ
qāla
mereka berkata
▶
إِنَّكُمْ
innakum
sesungguhnya kalian
▶
قَوْمٌۭ
qawmun
kaum
▶
مُّنكَرُونَ
munkarūna
orang-orang yang tidak dikenal/asing
Ayat 63 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ بَلْ جِئْنَـٰكَ بِمَا كَانُوا۟ فِيهِ يَمْتَرُونَ
Para utusan menjawab: "Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan.
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
بَلْ
bal
bahkan/sebenarnya
▶
جِئْنَـٰكَ
ji'nāka
kami datang kepadamu
▶
بِمَا
bimā
dengan apa
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
فِيهِ
fīhi
didalamnya/padanya
▶
يَمْتَرُونَ
yamtarūna
mereka adakan/dustakan
Ayat 64 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَتَيْنَـٰكَ بِٱلْحَقِّ وَإِنَّا لَصَـٰدِقُونَ
Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar.
▶
وَأَتَيْنَـٰكَ
wa-ataynāka
dan kami datang kepadamu
▶
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
dengan kebenaran
▶
وَإِنَّا
wa-innā
dan sesungguhnya kami
▶
لَصَـٰدِقُونَ
laṣādiqūna
sungguh orang-orang yang benar
Ayat 65 - Surah Al-Hijr: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍۢ مِّنَ ٱلَّيْلِ وَٱتَّبِعْ أَدْبَـٰرَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌۭ وَٱمْضُوا۟ حَيْثُ تُؤْمَرُونَ
Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu".
▶
فَأَسْرِ
fa-asri
maka berjalanlah/pergilah
▶
بِأَهْلِكَ
bi-ahlika
dengan keluargamu
▶
بِقِطْعٍۢ
biqiṭ'ʿin
dengan sepotong/bagian
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلَّيْلِ
al-layli
malam
▶
وَٱتَّبِعْ
wa-ittabiʿ
dan ikutilah
▶
أَدْبَـٰرَهُمْ
adbārahum
belakang mereka
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
يَلْتَفِتْ
yaltafit
berpaling/menoleh
▶
مِنكُمْ
minkum
diantara kamu
▶
أَحَدٌۭ
aḥadun
seorang
▶
وَٱمْضُوا۟
wa-im'ḍū
dan teruskanlah
▶
حَيْثُ
ḥaythu
sebagaimana
▶
تُؤْمَرُونَ
tu'marūna
kamu diperintahkan
Ayat 66 - Surah Al-Hijr: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَضَيْنَآ إِلَيْهِ ذَٰلِكَ ٱلْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَـٰٓؤُلَآءِ مَقْطُوعٌۭ مُّصْبِحِينَ
Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh.
▶
وَقَضَيْنَآ
waqaḍaynā
dan telah Kami selesaikan
▶
إِلَيْهِ
ilayhi
kepadanya
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
itu
▶
ٱلْأَمْرَ
l-amra
perkara/urusan
▶
أَنَّ
anna
bahwasanya
▶
دَابِرَ
dābira
akar-akar
▶
هَـٰٓؤُلَآءِ
hāulāi
mereka itu
▶
مَقْطُوعٌۭ
maqṭūʿun
dipotong/ditumpas
▶
مُّصْبِحِينَ
muṣ'biḥīna
diwaktu subuh
Ayat 67 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَآءَ أَهْلُ ٱلْمَدِينَةِ يَسْتَبْشِرُونَ
Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu.
▶
وَجَآءَ
wajāa
dan datang
▶
أَهْلُ
ahlu
penduduk
▶
ٱلْمَدِينَةِ
l-madīnati
kota itu
▶
يَسْتَبْشِرُونَ
yastabshirūna
mereka bergembira
Ayat 68 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ ضَيْفِى فَلَا تَفْضَحُونِ
Luth berkata: "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku),
▶
قَالَ
qāla
(Luth) berkata
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰٓؤُلَآءِ
hāulāi
mereka itu
▶
ضَيْفِى
ḍayfī
tamuku
▶
فَلَا
falā
maka jangan
▶
تَفْضَحُونِ
tafḍaḥūni
kamu memalukan aku
Ayat 69 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ
dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina".
▶
وَٱتَّقُوا۟
wa-ittaqū
dan bertakwalah
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تُخْزُونِ
tukh'zūni
hinakan aku
Ayat 70 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Mereka berkata: "Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?"
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
أَوَلَمْ
awalam
ataukah tidak
▶
نَنْهَكَ
nanhaka
kami melarangmu
▶
عَنِ
ʿani
dari
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
alam semesta
Ayat 71 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ هَـٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِىٓ إِن كُنتُمْ فَـٰعِلِينَ
Luth berkata: "Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)".
▶
قَالَ
qāla
(Luth) berkata
▶
هَـٰٓؤُلَآءِ
hāulāi
mereka ini
▶
بَنَاتِىٓ
banātī
puteri-puteriku
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
فَـٰعِلِينَ
fāʿilīna
orang-orang yang melakukan
Ayat 72 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِى سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ
(Allah berfirman): "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)".
▶
لَعَمْرُكَ
laʿamruka
demi umurmu
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
لَفِى
lafī
sungguh dalam
▶
سَكْرَتِهِمْ
sakratihim
kemabukan mereka
▶
يَعْمَهُونَ
yaʿmahūna
mereka bingung
Ayat 73 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ
Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.
▶
فَأَخَذَتْهُمُ
fa-akhadhathumu
maka menimpa/membinasakan mereka
▶
ٱلصَّيْحَةُ
l-ṣayḥatu
suara keras
▶
مُشْرِقِينَ
mush'riqīna
pada waktu matahari terbit
Ayat 74 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَجَعَلْنَا عَـٰلِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةًۭ مِّن سِجِّيلٍ
Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.
▶
فَجَعَلْنَا
fajaʿalnā
maka Kami jadikan
▶
عَـٰلِيَهَا
ʿāliyahā
bagian atasnya
▶
سَافِلَهَا
sāfilahā
bagian bawahnya
▶
وَأَمْطَرْنَا
wa-amṭarnā
dan Kami hujani
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
حِجَارَةًۭ
ḥijāratan
batu-batu
▶
مِّن
min
dari
▶
سِجِّيلٍ
sijjīlin
tanah yang keras
Ayat 75 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّلْمُتَوَسِّمِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
didalam
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian
▶
لَـَٔايَـٰتٍۢ
laāyātin
sungguh tanda-tanda
▶
لِّلْمُتَوَسِّمِينَ
lil'mutawassimīna
bagi orang-orang yang berfikir
Ayat 76 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍۢ مُّقِيمٍ
Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).
▶
وَإِنَّهَا
wa-innahā
dan sesungguhnya ia/kota itu
▶
لَبِسَبِيلٍۢ
labisabīlin
sungguh di jalan
▶
مُّقِيمٍ
muqīmin
yang tetap
Ayat 77 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
didalam/pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian
▶
لَـَٔايَةًۭ
laāyatan
sungguh tanda-tanda
▶
لِّلْمُؤْمِنِينَ
lil'mu'minīna
bagi orang-orang yang beriman
Ayat 78 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِن كَانَ أَصْحَـٰبُ ٱلْأَيْكَةِ لَظَـٰلِمِينَ
Dan sesungguhnya adalah penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim,
▶
وَإِن
wa-in
dan sesungguhnya
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
penduduk
▶
ٱلْأَيْكَةِ
l-aykati
Aikah
▶
لَظَـٰلِمِينَ
laẓālimīna
sungguh orang-orang yang zalim
Ayat 79 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱنتَقَمْنَا مِنْهُمْ وَإِنَّهُمَا لَبِإِمَامٍۢ مُّبِينٍۢ
maka Kami membinasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang.
▶
فَٱنتَقَمْنَا
fa-intaqamnā
maka Kami siksa/binasakan
▶
مِنْهُمْ
min'hum
dari mereka
▶
وَإِنَّهُمَا
wa-innahumā
dan sesungguhnya keduanya (kota)
▶
لَبِإِمَامٍۢ
labi-imāmin
sungguh dijalan
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
nyata
Ayat 80 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ كَذَّبَ أَصْحَـٰبُ ٱلْحِجْرِ ٱلْمُرْسَلِينَ
Dan sesungguhnya penduduk-penduduk kota Al Hijr telah mendustakan rasul-rasul,
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
كَذَّبَ
kadhaba
telah mendustakan
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
penduduk
▶
ٱلْحِجْرِ
l-ḥij'ri
Hijir
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para Rasul
Ayat 81 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَاتَيْنَـٰهُمْ ءَايَـٰتِنَا فَكَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya,
▶
وَءَاتَيْنَـٰهُمْ
waātaynāhum
dan Kami telah mendatangkan kepada mereka
▶
ءَايَـٰتِنَا
āyātinā
tanda-tanda Kami
▶
فَكَانُوا۟
fakānū
maka/tetapi mereka adalah
▶
عَنْهَا
ʿanhā
daripadanya
▶
مُعْرِضِينَ
muʿ'riḍīna
orang-orang yang berpaling
Ayat 82 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَانُوا۟ يَنْحِتُونَ مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًا ءَامِنِينَ
dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman.
▶
وَكَانُوا۟
wakānū
dan adalah mereka
▶
يَنْحِتُونَ
yanḥitūna
mereka memahat
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْجِبَالِ
l-jibāli
gunung-gunung
▶
بُيُوتًا
buyūtan
rumah-rumah
▶
ءَامِنِينَ
āminīna
aman
Ayat 83 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَ
Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi,
▶
فَأَخَذَتْهُمُ
fa-akhadhathumu
maka menimpa/membinasakan mereka
▶
ٱلصَّيْحَةُ
l-ṣayḥatu
suara keras
▶
مُصْبِحِينَ
muṣ'biḥīna
diwaktu pagi
Ayat 84 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
maka tak dapat menolong mereka, apa yang telah mereka usahakan.
▶
فَمَآ
famā
maka tidak
▶
أَغْنَىٰ
aghnā
mencukupi/berguna
▶
عَنْهُم
ʿanhum
dari mereka
▶
مَّا
mā
apa
▶
كَانُوا۟
kānū
mereka adalah
▶
يَكْسِبُونَ
yaksibūna
mereka usahakan
Ayat 85 - Surah Al-Hijr: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَإِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَـَٔاتِيَةٌۭ ۖ فَٱصْفَحِ ٱلصَّفْحَ ٱلْجَمِيلَ
Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami menciptakan
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
بَيْنَهُمَآ
baynahumā
diantara keduanya
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
بِٱلْحَقِّ ۗ
bil-ḥaqi
dengan kebenaran
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
ٱلسَّاعَةَ
l-sāʿata
hari kiamat
▶
لَـَٔاتِيَةٌۭ ۖ
laātiyatun
pasti akan datang
▶
فَٱصْفَحِ
fa-iṣ'faḥi
maka maafkanlah
▶
ٱلصَّفْحَ
l-ṣafḥa
maaf
▶
ٱلْجَمِيلَ
l-jamīla
yang baik
Ayat 86 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلْخَلَّـٰقُ ٱلْعَلِيمُ
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
هُوَ
huwa
Dia
▶
ٱلْخَلَّـٰقُ
l-khalāqu
Maha Pencipta
▶
ٱلْعَلِيمُ
l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
Ayat 87 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَـٰكَ سَبْعًۭا مِّنَ ٱلْمَثَانِى وَٱلْقُرْءَانَ ٱلْعَظِيمَ
Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung.
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
ءَاتَيْنَـٰكَ
ātaynāka
Kami telah memberikan padamu
▶
سَبْعًۭا
sabʿan
tujuh
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْمَثَانِى
l-mathānī
dua-dua/berulang-ulang
▶
وَٱلْقُرْءَانَ
wal-qur'āna
dan Al Quran
▶
ٱلْعَظِيمَ
l-ʿaẓīma
agung
Ayat 88 - Surah Al-Hijr: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٰجًۭا مِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ
Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.
▶
لَا
lā
jangan
▶
تَمُدَّنَّ
tamuddanna
kamu panjangkan/tunjukkan
▶
عَيْنَيْكَ
ʿaynayka
kedua matamu/pandanganmu
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
مَا
mā
apa
▶
مَتَّعْنَا
mattaʿnā
Kami beri kesenangan
▶
بِهِۦٓ
bihi
dengannya
▶
أَزْوَٰجًۭا
azwājan
pasangan/golongan
▶
مِّنْهُمْ
min'hum
diantara mereka
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تَحْزَنْ
taḥzan
kamu sedih hati
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
وَٱخْفِضْ
wa-ikh'fiḍ
dan rendahkanlah
▶
جَنَاحَكَ
janāḥaka
sayapmu/dirimu
▶
لِلْمُؤْمِنِينَ
lil'mu'minīna
terhadap orang-orang yang beriman
Ayat 89 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقُلْ إِنِّىٓ أَنَا ٱلنَّذِيرُ ٱلْمُبِينُ
Dan katakanlah: "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan".
▶
وَقُلْ
waqul
dan katakan
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya
▶
أَنَا
anā
aku
▶
ٱلنَّذِيرُ
l-nadhīru
pemberi peringatan
▶
ٱلْمُبِينُ
l-mubīnu
nyata
Ayat 90 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَمَآ أَنزَلْنَا عَلَى ٱلْمُقْتَسِمِينَ
Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah),
▶
كَمَآ
kamā
sebagaimana
▶
أَنزَلْنَا
anzalnā
Kami telah menurunkan
▶
عَلَى
ʿalā
atas
▶
ٱلْمُقْتَسِمِينَ
l-muq'tasimīna
orang-orang yang membagi-bagi
Ayat 91 - Surah Al-Hijr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِينَ جَعَلُوا۟ ٱلْقُرْءَانَ عِضِينَ
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al Quran itu terbagi-bagi.
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
جَعَلُوا۟
jaʿalū
(mereka) menjadikan
▶
ٱلْقُرْءَانَ
l-qur'āna
Al Quran
▶
عِضِينَ
ʿiḍīna
terbagi-bagi
Ayat 92 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَوَرَبِّكَ لَنَسْـَٔلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua,
▶
فَوَرَبِّكَ
fawarabbika
demi Tuhanmu
▶
لَنَسْـَٔلَنَّهُمْ
lanasalannahum
sungguh Kami akan menanyai mereka
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 93 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَمَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
▶
عَمَّا
ʿammā
tentang apa
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
يَعْمَلُونَ
yaʿmalūna
mereka kerjakan
Ayat 94 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْمُشْرِكِينَ
Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.
▶
فَٱصْدَعْ
fa-iṣ'daʿ
maka terus-teranglah
▶
بِمَا
bimā
dengan/segala apa
▶
تُؤْمَرُ
tu'maru
kamu diperintah
▶
وَأَعْرِضْ
wa-aʿriḍ
dan berpaling
▶
عَنِ
ʿani
dari
▶
ٱلْمُشْرِكِينَ
l-mush'rikīna
orang-orang musyrik
Ayat 95 - Surah Al-Hijr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا كَفَيْنَـٰكَ ٱلْمُسْتَهْزِءِينَ
Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu),
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
كَفَيْنَـٰكَ
kafaynāka
Kami memelihara kamu
▶
ٱلْمُسْتَهْزِءِينَ
l-mus'tahziīna
orang-orang yang memperolok-olok
Ayat 96 - Surah Al-Hijr: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
(Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya).
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
يَجْعَلُونَ
yajʿalūna
(mereka) menjadikan
▶
مَعَ
maʿa
beserta/disamping
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
إِلَـٰهًا
ilāhan
Tuhan
▶
ءَاخَرَ ۚ
ākhara
lain
▶
فَسَوْفَ
fasawfa
maka kelak
▶
يَعْلَمُونَ
yaʿlamūna
mereka mengetahui
Ayat 97 - Surah Al-Hijr: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ
Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
نَعْلَمُ
naʿlamu
Kami mengetahui
▶
أَنَّكَ
annaka
bahwasanya kamu
▶
يَضِيقُ
yaḍīqu
menjadi sempit/sesak
▶
صَدْرُكَ
ṣadruka
dadamu
▶
بِمَا
bimā
dengan apa/sebab
▶
يَقُولُونَ
yaqūlūna
mereka katakan
Ayat 98 - Surah Al-Hijr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ ٱلسَّـٰجِدِينَ
maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),
▶
فَسَبِّحْ
fasabbiḥ
maka bertasbihlah kamu
▶
بِحَمْدِ
biḥamdi
dengan memuji
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
وَكُن
wakun
dan jadilah kamu
▶
مِّنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلسَّـٰجِدِينَ
l-sājidīna
orang-orang yang bersujud
Ayat 99 - Surah Al-Hijr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ
dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).
▶
وَٱعْبُدْ
wa-uʿ'bud
dan sembahlah
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
حَتَّىٰ
ḥattā
sehingga
▶
يَأْتِيَكَ
yatiyaka
datang kepadamu
▶
ٱلْيَقِينُ
l-yaqīnu
keyakinan
Lihat juga
Semua surah kata demi kata