Surah Ibrahim kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Ibrahim kata demi kata

Ibrahim (إبراهيم) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 52 ayat, 830 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 830 kata untuk dipelajari, Surah Ibrahim menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 5 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Ibrahim: 16 kata

الٓر ۚ كِتَـٰبٌ أَنزَلْنَـٰهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ ٱلنَّاسَ مِنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَمِيدِ

Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

الٓر ۚ alif-lam-ra Alif Lam Ra'
كِتَـٰبٌ kitābun kitab
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Aku turunkan kepadanya
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
لِتُخْرِجَ litukh'rija keluar
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
مِنَ mina dari
ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti gelap
إِلَى ilā ke
ٱلنُّورِ l-nūri cahaya
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan izin
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
إِلَىٰ ilā kepada
صِرَٰطِ ṣirāṭi jalan
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Kuasa
ٱلْحَمِيدِ l-ḥamīdi Maha Terpuji

Ayat 2 - Surah Ibrahim: 14 kata

ٱللَّهِ ٱلَّذِى لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَوَيْلٌۭ لِّلْكَـٰفِرِينَ مِنْ عَذَابٍۢ شَدِيدٍ

Allah-lah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi. Dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat pedih,

ٱللَّهِ al-lahi Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
لَهُۥ lahu bagiNya
مَا mā apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَا wamā dan apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ ۗ l-arḍi bumi
وَوَيْلٌۭ wawaylun dan kecelakaan
لِّلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
مِنْ min dari
عَذَابٍۢ ʿadhābin siksaan
شَدِيدٍ shadīdin sangat pedih

Ayat 3 - Surah Ibrahim: 16 kata

ٱلَّذِينَ يَسْتَحِبُّونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا عَلَى ٱلْـَٔاخِرَةِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى ضَلَـٰلٍۭ بَعِيدٍۢ

(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَسْتَحِبُّونَ yastaḥibbūna lebih menyukai
ٱلْحَيَوٰةَ l-ḥayata kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
عَلَى ʿalā atas
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
وَيَصُدُّونَ wayaṣuddūna dan mereka menghalang-halangi
عَن ʿan dari
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَيَبْغُونَهَا wayabghūnahā dan mereka menginginkannya
عِوَجًا ۚ ʿiwajan bengkok
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۭ ḍalālin kesesatan
بَعِيدٍۢ baʿīdin jauh

Ayat 4 - Surah Ibrahim: 19 kata

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهِۦ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۖ فَيُضِلُّ ٱللَّهُ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

وَمَآ wamā dan tidak
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus
مِن min dari
رَّسُولٍ rasūlin seorang Rasul
إِلَّا illā melainkan
بِلِسَانِ bilisāni dengan lisan/bahasa
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
لِيُبَيِّنَ liyubayyina agar ia menjelaskan
لَهُمْ ۖ lahum kepada mereka
فَيُضِلُّ fayuḍillu maka/lalu menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَن man siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَهْدِى wayahdī dan Dia memberi petunjuk
مَن man siapa
يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 5 - Surah Ibrahim: 21 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَـٰتِنَآ أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ وَذَكِّرْهُم بِأَيَّىٰمِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّكُلِّ صَبَّارٍۢ شَكُورٍۢ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah". Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus
مُوسَىٰ mūsā Musa
بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā dengan ayat-ayat Kami
أَنْ an agar
أَخْرِجْ akhrij keluarkanlah
قَوْمَكَ qawmaka kaummu
مِنَ mina dari
ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti kegelapan
إِلَى ilā kepada
ٱلنُّورِ l-nūri cahaya terang
وَذَكِّرْهُم wadhakkir'hum dan ingatkanlah mereka
بِأَيَّىٰمِ bi-ayyāmi dengan hari-hari
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin sungguh tanda-tanda
لِّكُلِّ likulli bagi tiap-tiap
صَبَّارٍۢ ṣabbārin orang yang sabar
شَكُورٍۢ shakūrin yang banyak bersyukur

Ayat 6 - Surah Ibrahim: 26 kata

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ أَنجَىٰكُم مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ وَيُذَبِّحُونَ أَبْنَآءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَآءَكُمْ ۚ وَفِى ذَٰلِكُم بَلَآءٌۭ مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌۭ

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Ingatlah nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikutnya, mereka menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan hidup anak-anak perempuanmu; dan pada yang demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu".

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قَالَ qāla berkata
مُوسَىٰ mūsā Musa
لِقَوْمِهِ liqawmihi kepada kaumnya
ٱذْكُرُوا۟ udh'kurū ingatlah
نِعْمَةَ niʿ'mata nikmat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
إِذْ idh ketika
أَنجَىٰكُم anjākum Dia menyelamatkan kamu
مِّنْ min dari
ءَالِ āli keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
يَسُومُونَكُمْ yasūmūnakum mereka menimpakan kalian
سُوٓءَ sūa seburuk-buruk
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi siksaan
وَيُذَبِّحُونَ wayudhabbiḥūna dan mereka menyembelih
أَبْنَآءَكُمْ abnāakum anak-anak laki-laki kalian
وَيَسْتَحْيُونَ wayastaḥyūna dan mereka membiarkan hidup
نِسَآءَكُمْ ۚ nisāakum anak-anak perempuanmu
وَفِى wafī dan pada
ذَٰلِكُم dhālikum yang demikian itu
بَلَآءٌۭ balāon cobaan
مِّن min dari
رَّبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun yang besar

Ayat 7 - Surah Ibrahim: 11 kata

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌۭ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

وَإِذْ wa-idh ketika
تَأَذَّنَ ta-adhana memaklumkan
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
لَئِن la-in sesungguhnya jika
شَكَرْتُمْ shakartum kamu bersyukur
لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ la-azīdannakum pasti Aku akan menambahkan kepadamu
وَلَئِن wala-in dan sesungguhnya jika
كَفَرْتُمْ kafartum kamu mengingkari
إِنَّ inna sesungguhnya
عَذَابِى ʿadhābī azabKu
لَشَدِيدٌۭ lashadīdun sungguh sangat keras/pedih

Ayat 8 - Surah Ibrahim: 13 kata

وَقَالَ مُوسَىٰٓ إِن تَكْفُرُوٓا۟ أَنتُمْ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًۭا فَإِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ حَمِيدٌ

Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".

وَقَالَ waqāla dan berkata
مُوسَىٰٓ mūsā Musa
إِن in jika
تَكْفُرُوٓا۟ takfurū kamu mengingkari
أَنتُمْ antum kamu
وَمَن waman dan orang
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَغَنِىٌّ laghaniyyun Maha Kaya
حَمِيدٌ ḥamīdun Maha Tetap

Ayat 9 - Surah Ibrahim: 37 kata

أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَبَؤُا۟ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ قَوْمِ نُوحٍۢ وَعَادٍۢ وَثَمُودَ ۛ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعْدِهِمْ ۛ لَا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا ٱللَّهُ ۚ جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَرَدُّوٓا۟ أَيْدِيَهُمْ فِىٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَقَالُوٓا۟ إِنَّا كَفَرْنَا بِمَآ أُرْسِلْتُم بِهِۦ وَإِنَّا لَفِى شَكٍّۢ مِّمَّا تَدْعُونَنَآ إِلَيْهِ مُرِيبٍۢ

Belumkah sampai kepadamu berita orang-orang sebelum kamu (yaitu) kaum Nuh, 'Ad, Tsamud dan orang-orang sesudah mereka. Tidak ada yang mengetahui mereka selain Allah. Telah datang rasul-rasul kepada mereka (membawa) bukti-bukti yang nyata lalu mereka menutupkan tangannya ke mulutnya (karena kebencian), dan berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu disuruh menyampaikannya (kepada kami), dan sesungguhnya kami benar-benar dalam keragu-raguan yang menggelisahkan terhadap apa yang kamu ajak kami kepadanya".

أَلَمْ alam apakah tidak/belum
يَأْتِكُمْ yatikum datang kepadamu
نَبَؤُا۟ naba-u berita
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِكُمْ qablikum sebelum kalian
قَوْمِ qawmi kaum
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
وَعَادٍۢ waʿādin dan 'Ad
وَثَمُودَ ۛ wathamūda dan Samud
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ ۛ baʿdihim sesudah mereka
لَا lā tidak
يَعْلَمُهُمْ yaʿlamuhum mengetahui mereka
إِلَّا illā selain
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
جَآءَتْهُمْ jāathum telah datang kepada mereka
رُسُلُهُم rusuluhum Rasul-Rasul mereka
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan bukti-bukti nyata
فَرَدُّوٓا۟ faraddū lalu mereka menutupkan
أَيْدِيَهُمْ aydiyahum tangan mereka
فِىٓ fī ke dalam
أَفْوَٰهِهِمْ afwāhihim mulut mereka
وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata
إِنَّا innā sesungguhnya kami
كَفَرْنَا kafarnā kami mengingkari
بِمَآ bimā dengan/terhadap apa
أُرْسِلْتُم ur'sil'tum kamu disuruh/diutus
بِهِۦ bihi dengannya
وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya kami
لَفِى lafī sungguh dalam
شَكٍّۢ shakkin keragu-raguan
مِّمَّا mimmā terhadap apa
تَدْعُونَنَآ tadʿūnanā kamu menyeru kami
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya
مُرِيبٍۢ murībin menggelisahkan

Ayat 10 - Surah Ibrahim: 33 kata

۞ قَالَتْ رُسُلُهُمْ أَفِى ٱللَّهِ شَكٌّۭ فَاطِرِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ يَدْعُوكُمْ لِيَغْفِرَ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرَكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ۚ قَالُوٓا۟ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا تُرِيدُونَ أَن تَصُدُّونَا عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُنَا فَأْتُونَا بِسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍۢ

Berkata rasul-rasul mereka: "Apakah ada keragu-raguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi? Dia menyeru kamu untuk memberi ampunan kepadamu dari dosa-dosamu dan menangguhkan (siksaan)mu sampai masa yang ditentukan?" Mereka berkata: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga. Kamu menghendaki untuk menghalang-halangi (membelokkan) kami dari apa yang selalu disembah nenek moyang kami, karena itu datangkanlah kepada kami, bukti yang nyata".

۞ قَالَتْ qālat berkata
رُسُلُهُمْ rusuluhum Rasul-Rasul mereka
أَفِى afī apakah terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
شَكٌّۭ shakkun keragu-raguan
فَاطِرِ fāṭiri Pencipta
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
يَدْعُوكُمْ yadʿūkum Dia menyeru kamu
لِيَغْفِرَ liyaghfira untuk memberi ampunan
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
ذُنُوبِكُمْ dhunūbikum dosa-dosamu
وَيُؤَخِّرَكُمْ wayu-akhirakum dan Dia menangguhkan kamu
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَجَلٍۢ ajalin waktu
مُّسَمًّۭى ۚ musamman ditentukan
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
إِنْ in tidak lain
أَنتُمْ antum kamu
إِلَّا illā hanyalah
بَشَرٌۭ basharun manusia
مِّثْلُنَا mith'lunā seperti kami
تُرِيدُونَ turīdūna kamu menghendaki
أَن an akan
تَصُدُّونَا taṣuddūnā kamu menghalang-halangi kami
عَمَّا ʿammā dari apa
كَانَ kāna adalah
يَعْبُدُ yaʿbudu menyembah
ءَابَآؤُنَا ābāunā nenek moyang kami
فَأْتُونَا fatūnā karena itu datangkan kepada kami
بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan bukti
مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Ayat 11 - Surah Ibrahim: 29 kata

قَالَتْ لَهُمْ رُسُلُهُمْ إِن نَّحْنُ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُكُمْ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ يَمُنُّ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۖ وَمَا كَانَ لَنَآ أَن نَّأْتِيَكُم بِسُلْطَـٰنٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ

Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.

قَالَتْ qālat berkata
لَهُمْ lahum kepada mereka
رُسُلُهُمْ rusuluhum Rasul-Rasul mereka
إِن in jika
نَّحْنُ naḥnu kami
إِلَّا illā hanyalah
بَشَرٌۭ basharun manusia
مِّثْلُكُمْ mith'lukum seperti kamu
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَمُنُّ yamunnu memberi karunia
عَلَىٰ ʿalā atas/kepada
مَن man siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
مِنْ min dari/diantara
عِبَادِهِۦ ۖ ʿibādihi hamba-hambaNya
وَمَا wamā dan tidaklah
كَانَ kāna adalah
لَنَآ lanā bagi kami
أَن an akan
نَّأْتِيَكُم natiyakum mendatangkan kepadamu
بِسُلْطَـٰنٍ bisul'ṭānin dengan bukti
إِلَّا illā melainkan
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan izin
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
وَعَلَى waʿalā dan atas/kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَلْيَتَوَكَّلِ falyatawakkali maka hendaknya bertawakkal
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang yang beriman

Ayat 12 - Surah Ibrahim: 17 kata

وَمَا لَنَآ أَلَّا نَتَوَكَّلَ عَلَى ٱللَّهِ وَقَدْ هَدَىٰنَا سُبُلَنَا ۚ وَلَنَصْبِرَنَّ عَلَىٰ مَآ ءَاذَيْتُمُونَا ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُتَوَكِّلُونَ

Mengapa kami tidak akan bertawakkal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah diri".

وَمَا wamā dan mengapa
لَنَآ lanā kami
أَلَّا allā tidak akan
نَتَوَكَّلَ natawakkala kami bertawakkal
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَقَدْ waqad dan/padahal sesungguhnya
هَدَىٰنَا hadānā Dia telah memberi petunjuk
سُبُلَنَا ۚ subulanā jalan kami
وَلَنَصْبِرَنَّ walanaṣbiranna dan sungguh kami akan bersabar
عَلَىٰ ʿalā atas
مَآ mā apa
ءَاذَيْتُمُونَا ۚ ādhaytumūnā kamu menyakiti kami
وَعَلَى waʿalā dan atas/kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَلْيَتَوَكَّلِ falyatawakkali hendaknya bertawakkal/berserah diri
ٱلْمُتَوَكِّلُونَ l-mutawakilūna orang-orang yang bertawakkal

Ayat 13 - Surah Ibrahim: 16 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِرُسُلِهِمْ لَنُخْرِجَنَّكُم مِّنْ أَرْضِنَآ أَوْ لَتَعُودُنَّ فِى مِلَّتِنَا ۖ فَأَوْحَىٰٓ إِلَيْهِمْ رَبُّهُمْ لَنُهْلِكَنَّ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama kami". Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami pasti akan membinasakan orang-orang yang zalim itu,

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لِرُسُلِهِمْ lirusulihim kepada Rasul-Rasul mereka
لَنُخْرِجَنَّكُم lanukh'rijannakum sungguh kami akan mengusir kamu
مِّنْ min dari
أَرْضِنَآ arḍinā bumi/negeri kami
أَوْ aw atau
لَتَعُودُنَّ lataʿūdunna kamu akan kembali
فِى fī dalam/pada
مِلَّتِنَا ۖ millatinā agama kami
فَأَوْحَىٰٓ fa-awḥā maka wahyukan
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka
لَنُهْلِكَنَّ lanuh'likanna sungguh Kami akan membinasakan
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 14 - Surah Ibrahim: 10 kata

وَلَنُسْكِنَنَّكُمُ ٱلْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِهِمْ ۚ ذَٰلِكَ لِمَنْ خَافَ مَقَامِى وَخَافَ وَعِيدِ

dan Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap) kehadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku".

وَلَنُسْكِنَنَّكُمُ walanus'kinannakumu dan sungguh Kami akan menempatkan kamu
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi/negeri
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ ۚ baʿdihim sesudah mereka
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لِمَنْ liman bagi orang
خَافَ khāfa takut
مَقَامِى maqāmī hadiratKu
وَخَافَ wakhāfa dan takut
وَعِيدِ waʿīdi ancamanKu

Ayat 15 - Surah Ibrahim: 5 kata

وَٱسْتَفْتَحُوا۟ وَخَابَ كُلُّ جَبَّارٍ عَنِيدٍۢ

Dan mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh mereka) dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi keras kepala,

وَٱسْتَفْتَحُوا۟ wa-is'taftaḥū dan mereka mohon kemenangan
وَخَابَ wakhāba dan binasalah
كُلُّ kullu semua
جَبَّارٍ jabbārin orang yang sewenang-wenang
عَنِيدٍۢ ʿanīdin keras kepala

Ayat 16 - Surah Ibrahim: 7 kata

مِّن وَرَآئِهِۦ جَهَنَّمُ وَيُسْقَىٰ مِن مَّآءٍۢ صَدِيدٍۢ

di hadapannya ada Jahannam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah,

مِّن min dari
وَرَآئِهِۦ warāihi belakangnya
جَهَنَّمُ jahannamu jahanam
وَيُسْقَىٰ wayus'qā dan dia akan diberi minum
مِن min dari/dengan
مَّآءٍۢ māin air
صَدِيدٍۢ ṣadīdin nanah

Ayat 17 - Surah Ibrahim: 16 kata

يَتَجَرَّعُهُۥ وَلَا يَكَادُ يُسِيغُهُۥ وَيَأْتِيهِ ٱلْمَوْتُ مِن كُلِّ مَكَانٍۢ وَمَا هُوَ بِمَيِّتٍۢ ۖ وَمِن وَرَآئِهِۦ عَذَابٌ غَلِيظٌۭ

diminumnnya air nanah itu dan hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah (bahaya) maut kepadanya dari segenap penjuru, tetapi dia tidak juga mati, dan dihadapannya masih ada azab yang berat.

يَتَجَرَّعُهُۥ yatajarraʿuhu dia menghirupnya
وَلَا walā dan tidak
يَكَادُ yakādu hampir
يُسِيغُهُۥ yusīghuhu dia menelannya
وَيَأْتِيهِ wayatīhi dan datang kepadanya
ٱلْمَوْتُ l-mawtu maut/kematian
مِن min dari
كُلِّ kulli segenap
مَكَانٍۢ makānin tempat/penjuru
وَمَا wamā dan tidaklah
هُوَ huwa dia
بِمَيِّتٍۢ ۖ bimayyitin dengan yang mati
وَمِن wamin dan dari
وَرَآئِهِۦ warāihi belakangnya
عَذَابٌ ʿadhābun azab
غَلِيظٌۭ ghalīẓun keras/berat

Ayat 18 - Surah Ibrahim: 22 kata

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِرَبِّهِمْ ۖ أَعْمَـٰلُهُمْ كَرَمَادٍ ٱشْتَدَّتْ بِهِ ٱلرِّيحُ فِى يَوْمٍ عَاصِفٍۢ ۖ لَّا يَقْدِرُونَ مِمَّا كَسَبُوا۟ عَلَىٰ شَىْءٍۢ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلضَّلَـٰلُ ٱلْبَعِيدُ

Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.

مَّثَلُ mathalu perumpamaan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِرَبِّهِمْ ۖ birabbihim dengan/kepada Tuhan mereka
أَعْمَـٰلُهُمْ aʿmāluhum amalan-amalan mereka
كَرَمَادٍ karamādin seperti abu
ٱشْتَدَّتْ ish'taddat meniup keras
بِهِ bihi dengannya
ٱلرِّيحُ l-rīḥu angin
فِى fī pada
يَوْمٍ yawmin hari
عَاصِفٍۢ ۖ ʿāṣifin musim angin kencang
لَّا lā tidak
يَقْدِرُونَ yaqdirūna mereka dapat
مِمَّا mimmā dari pada
كَسَبُوا۟ kasabū mereka usahakan
عَلَىٰ ʿalā atas
شَىْءٍۢ ۚ shayin sesuatu/sedikitpun
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
هُوَ huwa dia/adalah
ٱلضَّلَـٰلُ l-ḍalālu kesesatan
ٱلْبَعِيدُ l-baʿīdu yang jauh

Ayat 19 - Surah Ibrahim: 14 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۚ إِن يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍۢ جَدِيدٍۢ

Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan hak? Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru,

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu perhatikan
أَنَّ anna bahwa sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
بِٱلْحَقِّ ۚ bil-ḥaqi dengan benar
إِن in jika
يَشَأْ yasha Dia menghendaki
يُذْهِبْكُمْ yudh'hib'kum Dia menghilangkan/membinasakan kamu
وَيَأْتِ wayati dan dia mendatangkan/mengganti
بِخَلْقٍۢ bikhalqin dengan makhluk
جَدِيدٍۢ jadīdin yang baru

Ayat 20 - Surah Ibrahim: 5 kata

وَمَا ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ بِعَزِيزٍۢ

dan yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi Allah.

وَمَا wamā dan tidak
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
عَلَى ʿalā atas/bagi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِعَزِيزٍۢ biʿazīzin dengan sukar/berat

Ayat 21 - Surah Ibrahim: 34 kata

وَبَرَزُوا۟ لِلَّهِ جَمِيعًۭا فَقَالَ ٱلضُّعَفَـٰٓؤُا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًۭا فَهَلْ أَنتُم مُّغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍۢ ۚ قَالُوا۟ لَوْ هَدَىٰنَا ٱللَّهُ لَهَدَيْنَـٰكُمْ ۖ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَجَزِعْنَآ أَمْ صَبَرْنَا مَا لَنَا مِن مَّحِيصٍۢ

Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong: "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: "Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri".

وَبَرَزُوا۟ wabarazū dan mereka menghadap/menampakkan
لِلَّهِ lillahi kepada Allah
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
فَقَالَ faqāla maka/lalu berkata
ٱلضُّعَفَـٰٓؤُا۟ l-ḍuʿafāu orang-orang yang lemah
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ is'takbarū (mereka)sombong
إِنَّا innā sesungguhnya kami
كُنَّا kunnā adalah kami
لَكُمْ lakum bagi kalian
تَبَعًۭا tabaʿan pengikut
فَهَلْ fahal maka apakah
أَنتُم antum kamu
مُّغْنُونَ mugh'nūna melepaskan
عَنَّا ʿannā dari kami
مِنْ min dari
عَذَابِ ʿadhābi azab
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِن min dari
شَىْءٍۢ ۚ shayin sesuatu/sedikitpun
قَالُوا۟ qālū mereka berkata/menjawab
لَوْ law seandainya
هَدَىٰنَا hadānā memberi petunjuk kepada kami
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَهَدَيْنَـٰكُمْ ۖ lahadaynākum niscaya kami dapat memberi petunjuk padamu
سَوَآءٌ sawāon sama saja
عَلَيْنَآ ʿalaynā atas/bagi kami
أَجَزِعْنَآ ajaziʿ'nā kami mengeluh
أَمْ am atau
صَبَرْنَا ṣabarnā kami bersabar
مَا mā tidak ada
لَنَا lanā bagi kami
مِن min dari
مَّحِيصٍۢ maḥīṣin tempat berlari

Ayat 22 - Surah Ibrahim: 44 kata

وَقَالَ ٱلشَّيْطَـٰنُ لَمَّا قُضِىَ ٱلْأَمْرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ ٱلْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَـٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوْتُكُمْ فَٱسْتَجَبْتُمْ لِى ۖ فَلَا تَلُومُونِى وَلُومُوٓا۟ أَنفُسَكُم ۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصْرِخِكُمْ وَمَآ أَنتُم بِمُصْرِخِىَّ ۖ إِنِّى كَفَرْتُ بِمَآ أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ ۗ إِنَّ ٱلظَّـٰلِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۭ

Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
لَمَّا lammā tatkala
قُضِىَ quḍiya diputuskan
ٱلْأَمْرُ l-amru perkata/hukuman
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَعَدَكُمْ waʿadakum telah menjanjikan kepadamu
وَعْدَ waʿda janji
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi benar
وَوَعَدتُّكُمْ wawaʿadttukum dan aku menjanjikan kepadamu
فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ fa-akhlaftukum lalu Aku menyalahi kepadamu
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
لِىَ liya bagiku
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
مِّن min dari
سُلْطَـٰنٍ sul'ṭānin kekuasaan
إِلَّآ illā melainkan
أَن an akan
دَعَوْتُكُمْ daʿawtukum aku menyeru kamu
فَٱسْتَجَبْتُمْ fa-is'tajabtum lalu kamu memperkenankan
لِى ۖ lī bagiku
فَلَا falā maka jangan
تَلُومُونِى talūmūnī kamu mencela aku
وَلُومُوٓا۟ walūmū dan celalah
أَنفُسَكُم ۖ anfusakum diri kalian sendiri
مَّآ mā tidaklah
أَنَا۠ anā aku
بِمُصْرِخِكُمْ bimuṣ'rikhikum dengan menolong kamu
وَمَآ wamā tidaklah
أَنتُم antum kamu
بِمُصْرِخِىَّ ۖ bimuṣ'rikhiyya dengan menolong aku
إِنِّى innī sesungguhnya aku
كَفَرْتُ kafartu aku ingkar
بِمَآ bimā dengan/terhadap apa
أَشْرَكْتُمُونِ ashraktumūni kamu mempersekutukanku
مِن min dari
قَبْلُ ۗ qablu dahulu
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌ ʿadhābun azab/siksaan
أَلِيمٌۭ alīmun pedih

Ayat 23 - Surah Ibrahim: 17 kata

وَأُدْخِلَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ ۖ تَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَـٰمٌ

Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah "salaam".

وَأُدْخِلَ wa-ud'khila dan dimasukkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū (mereka)beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
جَنَّـٰتٍۢ jannātin sorga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا fīhā di dalamnya
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan ijin
رَبِّهِمْ ۖ rabbihim Tuhan mereka
تَحِيَّتُهُمْ taḥiyyatuhum penghormatan mereka
فِيهَا fīhā didalamnya
سَلَـٰمٌ salāmun salam/sejahtera

Ayat 24 - Surah Ibrahim: 15 kata

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًۭا كَلِمَةًۭ طَيِّبَةًۭ كَشَجَرَةٍۢ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌۭ وَفَرْعُهَا فِى ٱلسَّمَآءِ

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu perhatikan
كَيْفَ kayfa bagaimana
ضَرَبَ ḍaraba membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَثَلًۭا mathalan perumpamaan
كَلِمَةًۭ kalimatan kalimat
طَيِّبَةًۭ ṭayyibatan yang baik
كَشَجَرَةٍۢ kashajaratin seperti pohon
طَيِّبَةٍ ṭayyibatin yang baik
أَصْلُهَا aṣluhā akarnya
ثَابِتٌۭ thābitun kokoh
وَفَرْعُهَا wafarʿuhā dan cabangnya
فِى fī di
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit

Ayat 25 - Surah Ibrahim: 12 kata

تُؤْتِىٓ أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍۭ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

تُؤْتِىٓ tu'tī (pohon itu)memberikan
أُكُلَهَا ukulahā makanannya/buahnya
كُلَّ kulla setiap
حِينٍۭ ḥīnin masa/musim
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan ijin
رَبِّهَا ۗ rabbihā Tuhannya
وَيَضْرِبُ wayaḍribu dan membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْأَمْثَالَ l-amthāla perumpamaan-perumpamaan
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يَتَذَكَّرُونَ yatadhakkarūna mereka ingat/mengambil pelajaran

Ayat 26 - Surah Ibrahim: 13 kata

وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍۢ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ ٱجْتُثَّتْ مِن فَوْقِ ٱلْأَرْضِ مَا لَهَا مِن قَرَارٍۢ

Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.

وَمَثَلُ wamathalu dan perumpamaan
كَلِمَةٍ kalimatin kalimat
خَبِيثَةٍۢ khabīthatin jelek
كَشَجَرَةٍ kashajaratin seperti pohon
خَبِيثَةٍ khabīthatin jelek
ٱجْتُثَّتْ uj'tuthat dicabut
مِن min dari
فَوْقِ fawqi atas permukaan
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
مَا mā tidak ada
لَهَا lahā baginya
مِن min dari
قَرَارٍۢ qarārin ketetapan/tegak

Ayat 27 - Surah Ibrahim: 18 kata

يُثَبِّتُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱلْقَوْلِ ٱلثَّابِتِ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَفِى ٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ وَيُضِلُّ ٱللَّهُ ٱلظَّـٰلِمِينَ ۚ وَيَفْعَلُ ٱللَّهُ مَا يَشَآءُ

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.

يُثَبِّتُ yuthabbitu meneguhkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
بِٱلْقَوْلِ bil-qawli dengan ucapan
ٱلثَّابِتِ l-thābiti tetap teguh
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَفِى wafī dan di
ٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ l-ākhirati akhirat
وَيُضِلُّ wayuḍillu dan menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلظَّـٰلِمِينَ ۚ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim
وَيَفْعَلُ wayafʿalu dan berbuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَا mā apa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki

Ayat 28 - Surah Ibrahim: 12 kata

۞ أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ بَدَّلُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ كُفْرًۭا وَأَحَلُّوا۟ قَوْمَهُمْ دَارَ ٱلْبَوَارِ

Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan?,

۞ أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu perhatikan
إِلَى ilā kepada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
بَدَّلُوا۟ baddalū mereka menukar
نِعْمَتَ niʿ'mata nikmat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كُفْرًۭا kuf'ran kekafiran
وَأَحَلُّوا۟ wa-aḥallū dan mereka menempatkan
قَوْمَهُمْ qawmahum kaum mereka
دَارَ dāra tempat/rumah
ٱلْبَوَارِ l-bawāri kebinasaan

Ayat 29 - Surah Ibrahim: 4 kata

جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا ۖ وَبِئْسَ ٱلْقَرَارُ

yaitu neraka jahannam; mereka masuk kedalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.

جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam
يَصْلَوْنَهَا ۖ yaṣlawnahā mereka memasukinya
وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk
ٱلْقَرَارُ l-qarāru tempat ketetapan/kediaman

Ayat 30 - Surah Ibrahim: 12 kata

وَجَعَلُوا۟ لِلَّهِ أَندَادًۭا لِّيُضِلُّوا۟ عَن سَبِيلِهِۦ ۗ قُلْ تَمَتَّعُوا۟ فَإِنَّ مَصِيرَكُمْ إِلَى ٱلنَّارِ

Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka".

وَجَعَلُوا۟ wajaʿalū dan mereka menjadikan
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
أَندَادًۭا andādan sekutu-sekutu
لِّيُضِلُّوا۟ liyuḍillū supaya mereka menyesatkan
عَن ʿan dari
سَبِيلِهِۦ ۗ sabīlihi jalanNya
قُلْ qul katakanlah
تَمَتَّعُوا۟ tamattaʿū bersenang-senanglah kamu
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
مَصِيرَكُمْ maṣīrakum tempat kembalimu
إِلَى ilā kepada
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 31 - Surah Ibrahim: 21 kata

قُل لِّعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ سِرًّۭا وَعَلَانِيَةًۭ مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ يَوْمٌۭ لَّا بَيْعٌۭ فِيهِ وَلَا خِلَـٰلٌ

Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan.

قُل qul katakanlah
لِّعِبَادِىَ liʿibādiya kepada hamba-hambaKu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
يُقِيمُوا۟ yuqīmū mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَيُنفِقُوا۟ wayunfiqū dan mereka nafkahkan
مِمَّا mimmā dari/sebagian apa
رَزَقْنَـٰهُمْ razaqnāhum Kami rezkikan kepada mereka
سِرًّۭا sirran tersembunyi
وَعَلَانِيَةًۭ waʿalāniyatan dan terang-terangan
مِّن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
يَأْتِىَ yatiya akan datang
يَوْمٌۭ yawmun hari
لَّا lā tidak
بَيْعٌۭ bayʿun jual-beli
فِيهِ fīhi didalamnya
وَلَا walā dan tidak
خِلَـٰلٌ khilālun persahabatan

Ayat 32 - Surah Ibrahim: 25 kata

ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزْقًۭا لَّكُمْ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلْفُلْكَ لِتَجْرِىَ فِى ٱلْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلْأَنْهَـٰرَ

Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
وَأَنزَلَ wa-anzala dan Dia menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air/hujan
فَأَخْرَجَ fa-akhraja lalu Dia mengeluarkan
بِهِۦ bihi dengannya
مِنَ mina dari
ٱلثَّمَرَٰتِ l-thamarāti buah-buahan
رِزْقًۭا riz'qan rizki
لَّكُمْ ۖ lakum bagi kalian
وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْفُلْكَ l-ful'ka bahtera
لِتَجْرِىَ litajriya untuk berlayar/berjalan
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan
بِأَمْرِهِۦ ۖ bi-amrihi dengan perintahNya
وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْأَنْهَـٰرَ l-anhāra sungai-sungai

Ayat 33 - Surah Ibrahim: 9 kata

وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ دَآئِبَيْنِ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ

Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang.

وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
وَٱلْقَمَرَ wal-qamara dan bulan
دَآئِبَيْنِ ۖ dāibayni keduanya tetap beredar
وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلَّيْلَ al-layla malam
وَٱلنَّهَارَ wal-nahāra dan siang

Ayat 34 - Surah Ibrahim: 15 kata

وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لَظَلُومٌۭ كَفَّارٌۭ

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

وَءَاتَىٰكُم waātākum dan Dia memberikan kepadamu
مِّن min dari
كُلِّ kulli segala
مَا mā apa
سَأَلْتُمُوهُ ۚ sa-altumūhu kamu mohonkan kepadaNya
وَإِن wa-in dan jika
تَعُدُّوا۟ taʿuddū kamu menghitung
نِعْمَتَ niʿ'mata nikmat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَا lā tidak (dapat)
تُحْصُوهَآ ۗ tuḥ'ṣūhā menghitungnya
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
لَظَلُومٌۭ laẓalūmun sungguh sangat zalim
كَفَّارٌۭ kaffārun sangat ingkar

Ayat 35 - Surah Ibrahim: 13 kata

وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِيمُ رَبِّ ٱجْعَلْ هَـٰذَا ٱلْبَلَدَ ءَامِنًۭا وَٱجْنُبْنِى وَبَنِىَّ أَن نَّعْبُدَ ٱلْأَصْنَامَ

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قَالَ qāla berkata
إِبْرَٰهِيمُ ib'rāhīmu Ibrahîm
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱجْعَلْ ij'ʿal jadikanlah
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْبَلَدَ l-balada negeri
ءَامِنًۭا āminan aman
وَٱجْنُبْنِى wa-uj'nub'nī dan jauhkan aku
وَبَنِىَّ wabaniyya dan anak-anakku
أَن an bahwa
نَّعْبُدَ naʿbuda kami menyembah
ٱلْأَصْنَامَ l-aṣnāma berhala

Ayat 36 - Surah Ibrahim: 15 kata

رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلنَّاسِ ۖ فَمَن تَبِعَنِى فَإِنَّهُۥ مِنِّى ۖ وَمَنْ عَصَانِى فَإِنَّكَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

رَبِّ rabbi ya Tuhanku
إِنَّهُنَّ innahunna sesungguhnya mereka
أَضْلَلْنَ aḍlalna mereka telah menyesatkan
كَثِيرًۭا kathīran kebanyakan
مِّنَ mina dari
ٱلنَّاسِ ۖ l-nāsi manusia
فَمَن faman maka barangsiapa
تَبِعَنِى tabiʿanī mengikuti aku
فَإِنَّهُۥ fa-innahu maka sesungguhnya dia
مِنِّى ۖ minnī dariku
وَمَنْ waman dan barang siapa
عَصَانِى ʿaṣānī mendurhakai aku
فَإِنَّكَ fa-innaka maka sesungguhnya Engkau
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 37 - Surah Ibrahim: 26 kata

رَّبَّنَآ إِنِّىٓ أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِى بِوَادٍ غَيْرِ ذِى زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ ٱلْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱجْعَلْ أَفْـِٔدَةًۭ مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهْوِىٓ إِلَيْهِمْ وَٱرْزُقْهُم مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.

رَّبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَسْكَنتُ askantu aku menempatkan
مِن min dari
ذُرِّيَّتِى dhurriyyatī anak-cucuku/keturunanku
بِوَادٍ biwādin di lembah
غَيْرِ ghayri tidak
ذِى dhī mempunyai
زَرْعٍ zarʿin tanaman
عِندَ ʿinda di sisi/di dekat
بَيْتِكَ baytika rumah Engkau
ٱلْمُحَرَّمِ l-muḥarami dihormati
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
لِيُقِيمُوا۟ liyuqīmū agar mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
فَٱجْعَلْ fa-ij'ʿal maka jadikanlah
أَفْـِٔدَةًۭ afidatan hati
مِّنَ mina dari
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
تَهْوِىٓ tahwī cenderung
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
وَٱرْزُقْهُم wa-ur'zuq'hum dan beri rezkilah mereka
مِّنَ mina dari
ٱلثَّمَرَٰتِ l-thamarāti buah-buahan
لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يَشْكُرُونَ yashkurūna mereka bersyukur

Ayat 38 - Surah Ibrahim: 18 kata

رَبَّنَآ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَا نُخْفِى وَمَا نُعْلِنُ ۗ وَمَا يَخْفَىٰ عَلَى ٱللَّهِ مِن شَىْءٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِى ٱلسَّمَآءِ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.

رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
إِنَّكَ innaka sesungguhnya Engkau
تَعْلَمُ taʿlamu Engkau ketahui
مَا mā apa
نُخْفِى nukh'fī kami sembunyikan
وَمَا wamā dan apa
نُعْلِنُ ۗ nuʿ'linu kami lahirkan
وَمَا wamā dan tidak
يَخْفَىٰ yakhfā tersembunyi
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِن min dari
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَلَا walā dan tidak
فِى fī di
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit

Ayat 39 - Surah Ibrahim: 13 kata

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى وَهَبَ لِى عَلَى ٱلْكِبَرِ إِسْمَـٰعِيلَ وَإِسْحَـٰقَ ۚ إِنَّ رَبِّى لَسَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa.

ٱلْحَمْدُ al-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
وَهَبَ wahaba telah menganugerahkan
لِى lī kepadaku
عَلَى ʿalā atas/di
ٱلْكِبَرِ l-kibari masa tuaku
إِسْمَـٰعِيلَ is'māʿīla Ismail
وَإِسْحَـٰقَ ۚ wa-is'ḥāqa dan Ishak
إِنَّ inna sesungguhnya
رَبِّى rabbī Tuhanku
لَسَمِيعُ lasamīʿu sungguh Maha Mendengar
ٱلدُّعَآءِ l-duʿāi doa

Ayat 40 - Surah Ibrahim: 9 kata

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱجْعَلْنِى ij'ʿalnī jadikanlah aku
مُقِيمَ muqīma orang yang mendirikan
ٱلصَّلَوٰةِ l-ṣalati sholat
وَمِن wamin dan dari
ذُرِّيَّتِى ۚ dhurriyyatī anak-cucuku
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
وَتَقَبَّلْ wataqabbal dan perkenankanlah
دُعَآءِ duʿāi doaku

Ayat 41 - Surah Ibrahim: 8 kata

رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِسَابُ

Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".

رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
ٱغْفِرْ igh'fir ampunilah
لِى lī aku
وَلِوَٰلِدَىَّ waliwālidayya dan kedua orang tuaku
وَلِلْمُؤْمِنِينَ walil'mu'minīna dan kepada orang-orang mukmin
يَوْمَ yawma hari
يَقُومُ yaqūmu wahai kaumku
ٱلْحِسَابُ l-ḥisābu hisab/perhitungan

Ayat 42 - Surah Ibrahim: 13 kata

وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱللَّهَ غَـٰفِلًا عَمَّا يَعْمَلُ ٱلظَّـٰلِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍۢ تَشْخَصُ فِيهِ ٱلْأَبْصَـٰرُ

Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,

وَلَا walā dan jangan
تَحْسَبَنَّ taḥsabanna kamu mengira
ٱللَّهَ l-laha Allah
غَـٰفِلًا ghāfilan lalai
عَمَّا ʿammā dari apa
يَعْمَلُ yaʿmalu berbuat
ٱلظَّـٰلِمُونَ ۚ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
يُؤَخِّرُهُمْ yu-akhiruhum Dia memberi tangguh pada mereka
لِيَوْمٍۢ liyawmin bagi/sampai hari
تَشْخَصُ tashkhaṣu terbuka/terbelalak
فِيهِ fīhi padanya/pada waktu itu
ٱلْأَبْصَـٰرُ l-abṣāru pandangan/mata

Ayat 43 - Surah Ibrahim: 9 kata

مُهْطِعِينَ مُقْنِعِى رُءُوسِهِمْ لَا يَرْتَدُّ إِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ ۖ وَأَفْـِٔدَتُهُمْ هَوَآءٌۭ

mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mangangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.

مُهْطِعِينَ muh'ṭiʿīna mereka bergegas
مُقْنِعِى muq'niʿī tengadah/angkat muka
رُءُوسِهِمْ ruūsihim kepala mereka
لَا lā tidak
يَرْتَدُّ yartaddu berkedip
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
طَرْفُهُمْ ۖ ṭarfuhum ujung/mata mereka
وَأَفْـِٔدَتُهُمْ wa-afidatuhum dan hati mereka
هَوَآءٌۭ hawāon kosong

Ayat 44 - Surah Ibrahim: 26 kata

وَأَنذِرِ ٱلنَّاسَ يَوْمَ يَأْتِيهِمُ ٱلْعَذَابُ فَيَقُولُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ رَبَّنَآ أَخِّرْنَآ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ قَرِيبٍۢ نُّجِبْ دَعْوَتَكَ وَنَتَّبِعِ ٱلرُّسُلَ ۗ أَوَلَمْ تَكُونُوٓا۟ أَقْسَمْتُم مِّن قَبْلُ مَا لَكُم مِّن زَوَالٍۢ

Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: "Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul". (Kepada mereka dikatakan): "Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?

وَأَنذِرِ wa-andhiri dan berikanlah peringatan
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
يَوْمَ yawma hari
يَأْتِيهِمُ yatīhimu datang kepada mereka
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
فَيَقُولُ fayaqūlu maka berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim
رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
أَخِّرْنَآ akhir'nā beri tangguhlah kami
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَجَلٍۢ ajalin waktu
قَرِيبٍۢ qarībin dekat
نُّجِبْ nujib kami akan mematuhi
دَعْوَتَكَ daʿwataka seruan Engkau
وَنَتَّبِعِ wanattabiʿi dan kami akan mengikuti
ٱلرُّسُلَ ۗ l-rusula Rasul-Rasul
أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
تَكُونُوٓا۟ takūnū kalian menjadi
أَقْسَمْتُم aqsamtum telah bersumpah
مِّن min dari
قَبْلُ qablu dahulu
مَا mā apa
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
زَوَالٍۢ zawālin berubah/binasa

Ayat 45 - Surah Ibrahim: 14 kata

وَسَكَنتُمْ فِى مَسَـٰكِنِ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَتَبَيَّنَ لَكُمْ كَيْفَ فَعَلْنَا بِهِمْ وَضَرَبْنَا لَكُمُ ٱلْأَمْثَالَ

dan kamu telah berdiam di tempat-tempat kediaman orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri, dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan".

وَسَكَنتُمْ wasakantum dan kamu telah mendiami
فِى fī di/dalam
مَسَـٰكِنِ masākini kediaman
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ظَلَمُوٓا۟ ẓalamū (mereka)menganiaya
أَنفُسَهُمْ anfusahum diri mereka sendiri
وَتَبَيَّنَ watabayyana dan telah jelas/nyata
لَكُمْ lakum bagi kalian
كَيْفَ kayfa bagaimana
فَعَلْنَا faʿalnā Kami telah berbuat
بِهِمْ bihim dengan/terhadap mereka
وَضَرَبْنَا waḍarabnā dan Kami menjadikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْأَمْثَالَ l-amthāla perumpamaan

Ayat 46 - Surah Ibrahim: 12 kata

وَقَدْ مَكَرُوا۟ مَكْرَهُمْ وَعِندَ ٱللَّهِ مَكْرُهُمْ وَإِن كَانَ مَكْرُهُمْ لِتَزُولَ مِنْهُ ٱلْجِبَالُ

Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya.

وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
مَكَرُوا۟ makarū mereka membuat tipu daya
مَكْرَهُمْ makrahum tipu daya mereka
وَعِندَ waʿinda dan disisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَكْرُهُمْ makruhum tipu daya mereka
وَإِن wa-in dan meskipun
كَانَ kāna adalah
مَكْرُهُمْ makruhum tipu daya mereka
لِتَزُولَ litazūla untuk/dapat melenyapkan
مِنْهُ min'hu dari padanya
ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung

Ayat 47 - Surah Ibrahim: 11 kata

فَلَا تَحْسَبَنَّ ٱللَّهَ مُخْلِفَ وَعْدِهِۦ رُسُلَهُۥٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌۭ ذُو ٱنتِقَامٍۢ

Karena itu janganlah sekali-kali kamu mengira Allah akan menyalahi janji-Nya kepada rasul-raaul-Nya; sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan.

فَلَا falā maka janganlah
تَحْسَبَنَّ taḥsabanna sekali-kali kamu mengira
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِفَ mukh'lifa menyalahi
وَعْدِهِۦ waʿdihi janjiNya
رُسُلَهُۥٓ ۗ rusulahu Rasul-Rasul-Nya
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَزِيزٌۭ ʿazīzun Maha Perkasa
ذُو dhū mempunyai
ٱنتِقَامٍۢ intiqāmin pembalasan

Ayat 48 - Surah Ibrahim: 10 kata

يَوْمَ تُبَدَّلُ ٱلْأَرْضُ غَيْرَ ٱلْأَرْضِ وَٱلسَّمَـٰوَٰتُ ۖ وَبَرَزُوا۟ لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ

(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.

يَوْمَ yawma pada hari
تُبَدَّلُ tubaddalu diganti
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
غَيْرَ ghayra selain
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَٱلسَّمَـٰوَٰتُ ۖ wal-samāwātu dan langit
وَبَرَزُوا۟ wabarazū dan mereka menghadap
لِلَّهِ lillahi Allah
ٱلْوَٰحِدِ l-wāḥidi Maha Esa
ٱلْقَهَّارِ l-qahāri Maha Perkasa

Ayat 49 - Surah Ibrahim: 6 kata

وَتَرَى ٱلْمُجْرِمِينَ يَوْمَئِذٍۢ مُّقَرَّنِينَ فِى ٱلْأَصْفَادِ

Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu.

وَتَرَى watarā dan kamu akan melihat
ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
مُّقَرَّنِينَ muqarranīna mereka bersama-sama
فِى fī dalam
ٱلْأَصْفَادِ l-aṣfādi belenggu

Ayat 50 - Surah Ibrahim: 6 kata

سَرَابِيلُهُم مِّن قَطِرَانٍۢ وَتَغْشَىٰ وُجُوهَهُمُ ٱلنَّارُ

Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka,

سَرَابِيلُهُم sarābīluhum pakaian mereka
مِّن min dari
قَطِرَانٍۢ qaṭirānin kuningan yang panas
وَتَغْشَىٰ wataghshā dan menutupi
وُجُوهَهُمُ wujūhahumu muka mereka
ٱلنَّارُ l-nāru api neraka

Ayat 51 - Surah Ibrahim: 10 kata

لِيَجْزِىَ ٱللَّهُ كُلَّ نَفْسٍۢ مَّا كَسَبَتْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

agar Allah memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan. Sesungguhnya Allah Maha cepat hisab-Nya.

لِيَجْزِىَ liyajziya karena akan memberi balasan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
كُلَّ kulla tiap-tiap
نَفْسٍۢ nafsin diri/orang
مَّا mā apa
كَسَبَتْ ۚ kasabat ia usahakan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَرِيعُ sarīʿu sangat cepat
ٱلْحِسَابِ l-ḥisābi perhitungan

Ayat 52 - Surah Ibrahim: 13 kata

هَـٰذَا بَلَـٰغٌۭ لِّلنَّاسِ وَلِيُنذَرُوا۟ بِهِۦ وَلِيَعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا هُوَ إِلَـٰهٌۭ وَٰحِدٌۭ وَلِيَذَّكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.

هَـٰذَا hādhā ini
بَلَـٰغٌۭ balāghun penyampaian/penjelasan
لِّلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
وَلِيُنذَرُوا۟ waliyundharū dan supaya diberi peringatan
بِهِۦ bihi dengannya
وَلِيَعْلَمُوٓا۟ waliyaʿlamū dan supaya mereka mengetahui
أَنَّمَا annamā bahwasanya
هُوَ huwa Dia
إِلَـٰهٌۭ ilāhun Tuhan
وَٰحِدٌۭ wāḥidun Maha Esa
وَلِيَذَّكَّرَ waliyadhakkara dan supaya mengambil pelajaran
أُو۟لُوا۟ ulū orang-orang yang mempunyai
ٱلْأَلْبَـٰبِ l-albābi akal

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi