Surah Ar-Ra'd kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Ar-Ra'd kata demi kata

Ar-Ra'd (الرعد) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 43 ayat, 854 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 854 kata untuk dipelajari, Surah Ar-Ra'd menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 5 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Ar-Ra'd: 15 kata

الٓمٓر ۚ تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ ۗ وَٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ٱلْحَقُّ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

Alif laam miim raa. Ini adalah ayat-ayat Al Kitab (Al Quran). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar: akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya).

الٓمٓر ۚ alif-lam-meem-ra Alif Lam Mim Ra
تِلْكَ til'ka ini
ءَايَـٰتُ āyātu ayat-ayat
ٱلْكِتَـٰبِ ۗ l-kitābi kitab
وَٱلَّذِىٓ wa-alladhī dan yang
أُنزِلَ unzila diturunkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مِن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 2 - Surah Ar-Ra'd: 26 kata

ٱللَّهُ ٱلَّذِى رَفَعَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍۢ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ ۖ كُلٌّۭ يَجْرِى لِأَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ۚ يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ يُفَصِّلُ ٱلْـَٔايَـٰتِ لَعَلَّكُم بِلِقَآءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
رَفَعَ rafaʿa meninggikan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa
عَمَدٍۢ ʿamadin tiang
تَرَوْنَهَا ۖ tarawnahā kamu melihatnya
ثُمَّ thumma kemudian
ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju
عَلَى ʿalā diatas
ٱلْعَرْشِ ۖ l-ʿarshi 'Arasy
وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
وَٱلْقَمَرَ ۖ wal-qamara dan bulan
كُلٌّۭ kullun masing-masing
يَجْرِى yajrī beredar
لِأَجَلٍۢ li-ajalin hingga waktu
مُّسَمًّۭى ۚ musamman ditentukan
يُدَبِّرُ yudabbiru Dia mengatur
ٱلْأَمْرَ l-amra urusan
يُفَصِّلُ yufaṣṣilu Dia menjelaskan
ٱلْـَٔايَـٰتِ l-āyāti tanda-tanda
لَعَلَّكُم laʿallakum agar kalian
بِلِقَآءِ biliqāi dengan pertemuan
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
تُوقِنُونَ tūqinūna kamu meyakini

Ayat 3 - Surah Ar-Ra'd: 24 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى مَدَّ ٱلْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَٰسِىَ وَأَنْهَـٰرًۭا ۖ وَمِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ جَعَلَ فِيهَا زَوْجَيْنِ ٱثْنَيْنِ ۖ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
مَدَّ madda membentangkan
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia menjadikan
فِيهَا fīhā padanya
رَوَٰسِىَ rawāsiya gunung-gunung
وَأَنْهَـٰرًۭا ۖ wa-anhāran dan sungai-sungai
وَمِن wamin dan dari
كُلِّ kulli semua/setiap
ٱلثَّمَرَٰتِ l-thamarāti buah-buahan
جَعَلَ jaʿala Dia menjadikan
فِيهَا fīhā padanya
زَوْجَيْنِ zawjayni berpasang-pasangan
ٱثْنَيْنِ ۖ ith'nayni dua
يُغْشِى yugh'shī Dia menutupkan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
ٱلنَّهَارَ ۚ l-nahāra siang
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin sungguh tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kamu
يَتَفَكَّرُونَ yatafakkarūna mereka memikirkan

Ayat 4 - Surah Ar-Ra'd: 27 kata

وَفِى ٱلْأَرْضِ قِطَعٌۭ مُّتَجَـٰوِرَٰتٌۭ وَجَنَّـٰتٌۭ مِّنْ أَعْنَـٰبٍۢ وَزَرْعٌۭ وَنَخِيلٌۭ صِنْوَانٌۭ وَغَيْرُ صِنْوَانٍۢ يُسْقَىٰ بِمَآءٍۢ وَٰحِدٍۢ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍۢ فِى ٱلْأُكُلِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَعْقِلُونَ

Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.

وَفِى wafī dan di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
قِطَعٌۭ qiṭaʿun bagian-bagian
مُّتَجَـٰوِرَٰتٌۭ mutajāwirātun berdampingan
وَجَنَّـٰتٌۭ wajannātun dan kebun-kebun
مِّنْ min dari
أَعْنَـٰبٍۢ aʿnābin anggur
وَزَرْعٌۭ wazarʿun dan tanaman-tanaman
وَنَخِيلٌۭ wanakhīlun dan pohon Kurma
صِنْوَانٌۭ ṣin'wānun bercabang
وَغَيْرُ waghayru dan tidak
صِنْوَانٍۢ ṣin'wānin bercabang
يُسْقَىٰ yus'qā disirami
بِمَآءٍۢ bimāin dengan air
وَٰحِدٍۢ wāḥidin satu(sama)
وَنُفَضِّلُ wanufaḍḍilu dan Kami melebihkan
بَعْضَهَا baʿḍahā sebagian
عَلَىٰ ʿalā atas
بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian yang lain
فِى fī dalam/tentang
ٱلْأُكُلِ ۚ l-ukuli rasa
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin sungguh tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka berfikir

Ayat 5 - Surah Ar-Ra'd: 25 kata

۞ وَإِن تَعْجَبْ فَعَجَبٌۭ قَوْلُهُمْ أَءِذَا كُنَّا تُرَٰبًا أَءِنَّا لَفِى خَلْقٍۢ جَدِيدٍ ۗ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِرَبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلْأَغْلَـٰلُ فِىٓ أَعْنَاقِهِمْ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ أَصْحَـٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَـٰلِدُونَ

Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka: "Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?" Orang-orang itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

۞ وَإِن wa-in dan jika
تَعْجَبْ taʿjab kamu herankan
فَعَجَبٌۭ faʿajabun maka yang mengherankan
قَوْلُهُمْ qawluhum ucapan/perkataan mereka
أَءِذَا a-idhā apakah apabila
كُنَّا kunnā adalah kami
تُرَٰبًا turāban tanah
أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami
لَفِى lafī sungguh dalam
خَلْقٍۢ khalqin makhluk/ciptaan
جَدِيدٍ ۗ jadīdin baru
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِرَبِّهِمْ ۖ birabbihim dengan/kepada Tuhan mereka
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ wa-ulāika dan mereka itu
ٱلْأَغْلَـٰلُ l-aghlālu belenggu
فِىٓ fī pada
أَعْنَاقِهِمْ ۖ aʿnāqihim leher mereka
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ wa-ulāika dan mereka itu
أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni
ٱلنَّارِ ۖ l-nāri api/neraka
هُمْ hum mereka
فِيهَا fīhā didalamnya
خَـٰلِدُونَ khālidūna kekal

Ayat 6 - Surah Ar-Ra'd: 20 kata

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلسَّيِّئَةِ قَبْلَ ٱلْحَسَنَةِ وَقَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِمُ ٱلْمَثُلَـٰتُ ۗ وَإِنَّ رَبَّكَ لَذُو مَغْفِرَةٍۢ لِّلنَّاسِ عَلَىٰ ظُلْمِهِمْ ۖ وَإِنَّ رَبَّكَ لَشَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Mereka meminta kepadamu supaya disegerakan (datangnya) siksa, sebelum (mereka meminta) kebaikan, padahal telah terjadi bermacam-macam contoh siksa sebelum mereka. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia sekalipun mereka zalim, dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar sangat keras siksanya.

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ wayastaʿjilūnaka dan mereka minta disegerakan kepadamu
بِٱلسَّيِّئَةِ bil-sayi-ati dengan keburukan/siksa
قَبْلَ qabla sebelum
ٱلْحَسَنَةِ l-ḥasanati kebaikan
وَقَدْ waqad dan/padahal sungguh
خَلَتْ khalat telah lewat/terjadi
مِن min dari
قَبْلِهِمُ qablihimu sebelum mereka
ٱلْمَثُلَـٰتُ ۗ l-mathulātu beberapa contoh
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
لَذُو ladhū sungguh mempunyai
مَغْفِرَةٍۢ maghfiratin ampunan
لِّلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
عَلَىٰ ʿalā atas
ظُلْمِهِمْ ۖ ẓul'mihim kezaliman mereka
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
لَشَدِيدُ lashadīdu sungguh sangat berat
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi siksaan

Ayat 7 - Surah Ar-Ra'd: 15 kata

وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌۭ مِّن رَّبِّهِۦٓ ۗ إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرٌۭ ۖ وَلِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ

Orang-orang yang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk.

وَيَقُولُ wayaqūlu dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَوْلَآ lawlā mengapa tidak
أُنزِلَ unzila diturunkan
عَلَيْهِ ʿalayhi kepadanya
ءَايَةٌۭ āyatun suatu tanda
مِّن min dari
رَّبِّهِۦٓ ۗ rabbihi Tuhannya
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أَنتَ anta kamu
مُنذِرٌۭ ۖ mundhirun pemberi peringatan
وَلِكُلِّ walikulli dan bagi tiap-tiap
قَوْمٍ qawmin kaum
هَادٍ hādin orang yang memberi petunjuk

Ayat 8 - Surah Ar-Ra'd: 15 kata

ٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنثَىٰ وَمَا تَغِيضُ ٱلْأَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ ۖ وَكُلُّ شَىْءٍ عِندَهُۥ بِمِقْدَارٍ

Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa
تَحْمِلُ taḥmilu yang dikandung
كُلُّ kullu tiap-tiap
أُنثَىٰ unthā perempuan
وَمَا wamā dan apa
تَغِيضُ taghīḍu kurang sempurna
ٱلْأَرْحَامُ l-arḥāmu kandungan rahim
وَمَا wamā dan apa
تَزْدَادُ ۖ tazdādu bertambah
وَكُلُّ wakullu dan tiap-tiap/segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
عِندَهُۥ ʿindahu pada sisiNya
بِمِقْدَارٍ bimiq'dārin dengan ukuran

Ayat 9 - Surah Ar-Ra'd: 5 kata

عَـٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ ٱلْكَبِيرُ ٱلْمُتَعَالِ

Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi.

عَـٰلِمُ ʿālimu yang mengetahui
ٱلْغَيْبِ l-ghaybi yang gaib
وَٱلشَّهَـٰدَةِ wal-shahādati dan yang nampak
ٱلْكَبِيرُ l-kabīru Maha Besar
ٱلْمُتَعَالِ l-mutaʿāli Maha Tinggi

Ayat 10 - Surah Ar-Ra'd: 14 kata

سَوَآءٌۭ مِّنكُم مَّنْ أَسَرَّ ٱلْقَوْلَ وَمَن جَهَرَ بِهِۦ وَمَنْ هُوَ مُسْتَخْفٍۭ بِٱلَّيْلِ وَسَارِبٌۢ بِٱلنَّهَارِ

Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari.

سَوَآءٌۭ sawāon sama saja
مِّنكُم minkum diantaramu
مَّنْ man siapa yang
أَسَرَّ asarra merahasiakan
ٱلْقَوْلَ l-qawla perkataan/ucapan
وَمَن waman dan siapa
جَهَرَ jahara nampakkan/terus terang
بِهِۦ bihi dengannya
وَمَنْ waman dan siapa
هُوَ huwa dia
مُسْتَخْفٍۭ mus'takhfin bersembunyi
بِٱلَّيْلِ bi-al-layli di malam hari
وَسَارِبٌۢ wasāribun dan berjalan
بِٱلنَّهَارِ bil-nahāri disiang hari

Ayat 11 - Surah Ar-Ra'd: 35 kata

لَهُۥ مُعَقِّبَـٰتٌۭ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍۢ سُوٓءًۭا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

لَهُۥ lahu baginya(seseorang)
مُعَقِّبَـٰتٌۭ muʿaqqibātun pengiring
مِّنۢ min dari
بَيْنِ bayni antara
يَدَيْهِ yadayhi dua tangannya/depannya
وَمِنْ wamin dan dari
خَلْفِهِۦ khalfihi belakangnya
يَحْفَظُونَهُۥ yaḥfaẓūnahu mereka menjaganya
مِنْ min dari/atas
أَمْرِ amri perintah
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يُغَيِّرُ yughayyiru merobah
مَا mā apa/keadaan
بِقَوْمٍ biqawmin dengan suatu kaum
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يُغَيِّرُوا۟ yughayyirū mereka merobah
مَا mā apa/keadaan
بِأَنفُسِهِمْ ۗ bi-anfusihim dengan diri mereka sendiri
وَإِذَآ wa-idhā dan jika
أَرَادَ arāda menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِقَوْمٍۢ biqawmin dengan suatu kaum
سُوٓءًۭا sūan keburukan
فَلَا falā maka tidak
مَرَدَّ maradda menolak
لَهُۥ ۚ lahu baginya
وَمَا wamā dan tidak ada
لَهُم lahum bagi mereka
مِّن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia
مِن min dari
وَالٍ wālin pelindung

Ayat 12 - Surah Ar-Ra'd: 9 kata

هُوَ ٱلَّذِى يُرِيكُمُ ٱلْبَرْقَ خَوْفًۭا وَطَمَعًۭا وَيُنشِئُ ٱلسَّحَابَ ٱلثِّقَالَ

Dialah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung.

هُوَ huwa Dia-lah
ٱلَّذِى alladhī yang
يُرِيكُمُ yurīkumu memperlihatkan kepadamu
ٱلْبَرْقَ l-barqa kilat
خَوْفًۭا khawfan ketakutan
وَطَمَعًۭا waṭamaʿan dan harapan
وَيُنشِئُ wayunshi-u dan Dia mengadakan
ٱلسَّحَابَ l-saḥāba awan
ٱلثِّقَالَ l-thiqāla tebal/mendung

Ayat 13 - Surah Ar-Ra'd: 19 kata

وَيُسَبِّحُ ٱلرَّعْدُ بِحَمْدِهِۦ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِۦ وَيُرْسِلُ ٱلصَّوَٰعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَن يَشَآءُ وَهُمْ يُجَـٰدِلُونَ فِى ٱللَّهِ وَهُوَ شَدِيدُ ٱلْمِحَالِ

Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dialah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya.

وَيُسَبِّحُ wayusabbiḥu dan bertasbih
ٱلرَّعْدُ l-raʿdu guruh
بِحَمْدِهِۦ biḥamdihi dengan memujiNya
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ wal-malāikatu dan Malaikat
مِنْ min dari/karena
خِيفَتِهِۦ khīfatihi takut kepadaNya
وَيُرْسِلُ wayur'silu dan Dia melepaskan
ٱلصَّوَٰعِقَ l-ṣawāʿiqa halilintar
فَيُصِيبُ fayuṣību maka/lalu mengenai
بِهَا bihā dengannya
مَن man siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَهُمْ wahum dan/namun mereka
يُجَـٰدِلُونَ yujādilūna mereka berbantah-bantah
فِى fī tentang
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَهُوَ wahuwa dan Dia
شَدِيدُ shadīdu amat/Maha Keras
ٱلْمِحَالِ l-miḥāli siksa

Ayat 14 - Surah Ar-Ra'd: 27 kata

لَهُۥ دَعْوَةُ ٱلْحَقِّ ۖ وَٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ لَا يَسْتَجِيبُونَ لَهُم بِشَىْءٍ إِلَّا كَبَـٰسِطِ كَفَّيْهِ إِلَى ٱلْمَآءِ لِيَبْلُغَ فَاهُ وَمَا هُوَ بِبَـٰلِغِهِۦ ۚ وَمَا دُعَآءُ ٱلْكَـٰفِرِينَ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍۢ

Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatupun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan doa (ibadat) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka.

لَهُۥ lahu bagi Dia Allah
دَعْوَةُ daʿwatu doa/permintaan
ٱلْحَقِّ ۖ l-ḥaqi benar
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan berhala-berhala
يَدْعُونَ yadʿūna mereka menyembah
مِن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia/Allah
لَا lā tidak
يَسْتَجِيبُونَ yastajībūna mereka dapat memperkenankan
لَهُم lahum bagi mereka
بِشَىْءٍ bishayin dengan sesuatu
إِلَّا illā melainkan
كَبَـٰسِطِ kabāsiṭi seperti orang yang membuka
كَفَّيْهِ kaffayhi kedua telapak tangannya
إِلَى ilā kedalam
ٱلْمَآءِ l-māi air
لِيَبْلُغَ liyablugha supaya sampai
فَاهُ fāhu mulutnya
وَمَا wamā dan/padahal tidaklah
هُوَ huwa ia
بِبَـٰلِغِهِۦ ۚ bibālighihi sampai kepadanya/mulutnya
وَمَا wamā dan tidaklah
دُعَآءُ duʿāu doa
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
إِلَّا illā kecuali/hanyalah
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan/sia-sia

Ayat 15 - Surah Ar-Ra'd: 11 kata

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ طَوْعًۭا وَكَرْهًۭا وَظِلَـٰلُهُم بِٱلْغُدُوِّ وَٱلْـَٔاصَالِ ۩

Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.

وَلِلَّهِ walillahi dan kepada Allah
يَسْجُدُ yasjudu bersujud
مَن man siap/apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
طَوْعًۭا ṭawʿan taat/atas kemauan sendiri
وَكَرْهًۭا wakarhan dan terpaksa
وَظِلَـٰلُهُم waẓilāluhum dan bayang-bayang mereka
بِٱلْغُدُوِّ bil-ghuduwi diwaktu pagi
وَٱلْـَٔاصَالِ ۩ wal-āṣāli dan petang

Ayat 16 - Surah Ar-Ra'd: 45 kata

قُلْ مَن رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ قُلِ ٱللَّهُ ۚ قُلْ أَفَٱتَّخَذْتُم مِّن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ لَا يَمْلِكُونَ لِأَنفُسِهِمْ نَفْعًۭا وَلَا ضَرًّۭا ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ أَمْ هَلْ تَسْتَوِى ٱلظُّلُمَـٰتُ وَٱلنُّورُ ۗ أَمْ جَعَلُوا۟ لِلَّهِ شُرَكَآءَ خَلَقُوا۟ كَخَلْقِهِۦ فَتَشَـٰبَهَ ٱلْخَلْقُ عَلَيْهِمْ ۚ قُلِ ٱللَّهُ خَـٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍۢ وَهُوَ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّـٰرُ

Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah". Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?". Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa".

قُلْ qul katakanlah
مَن man siapa
رَّبُّ rabbu Tuhan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
قُلْ qul katakanlah
أَفَٱتَّخَذْتُم afa-ittakhadhtum patutkah kamu mengambil
مِّن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain Dia/Allah
أَوْلِيَآءَ awliyāa pelindung-pelindung
لَا lā tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka mnguasai
لِأَنفُسِهِمْ li-anfusihim bagi diri mereka sendiri
نَفْعًۭا nafʿan kemanfaatan
وَلَا walā dan tidak
ضَرًّۭا ۚ ḍarran kemudaratan
قُلْ qul katakanlah
هَلْ hal apakah
يَسْتَوِى yastawī sama
ٱلْأَعْمَىٰ l-aʿmā orang buta
وَٱلْبَصِيرُ wal-baṣīru dan orang yang dapat melihat
أَمْ am atau
هَلْ hal apakah
تَسْتَوِى tastawī sama
ٱلظُّلُمَـٰتُ l-ẓulumātu gelap gulita
وَٱلنُّورُ ۗ wal-nūru dan cahaya/terang benderang
أَمْ am atau
جَعَلُوا۟ jaʿalū mereka menjadikan
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
شُرَكَآءَ shurakāa beberapa sekutu
خَلَقُوا۟ khalaqū mereka menciptakan
كَخَلْقِهِۦ kakhalqihi seperti ciptaanNya
فَتَشَـٰبَهَ fatashābaha maka/lalu serupa
ٱلْخَلْقُ l-khalqu ciptaan
عَلَيْهِمْ ۚ ʿalayhim atas mereka
قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
خَـٰلِقُ khāliqu pencipta
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْوَٰحِدُ l-wāḥidu Maha Esa
ٱلْقَهَّـٰرُ l-qahāru Maha Perkasa

Ayat 17 - Surah Ar-Ra'd: 42 kata

أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌۢ بِقَدَرِهَا فَٱحْتَمَلَ ٱلسَّيْلُ زَبَدًۭا رَّابِيًۭا ۚ وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِى ٱلنَّارِ ٱبْتِغَآءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتَـٰعٍۢ زَبَدٌۭ مِّثْلُهُۥ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْحَقَّ وَٱلْبَـٰطِلَ ۚ فَأَمَّا ٱلزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَآءًۭ ۖ وَأَمَّا مَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَالَ

Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.

أَنزَلَ anzala (Allah)telah menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air
فَسَالَتْ fasālat maka mengalirlah ia
أَوْدِيَةٌۢ awdiyatun lembah-lembah
بِقَدَرِهَا biqadarihā dengan/menurut ukurannya
فَٱحْتَمَلَ fa-iḥ'tamala maka membawa
ٱلسَّيْلُ l-saylu arus
زَبَدًۭا zabadan buih
رَّابِيًۭا ۚ rābiyan mengembang
وَمِمَّا wamimmā dan dari apa
يُوقِدُونَ yūqidūna mereka bakar/lembur
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
فِى fī dalam
ٱلنَّارِ l-nāri api
ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari/membuat
حِلْيَةٍ ḥil'yatin perhiasan
أَوْ aw atau
مَتَـٰعٍۢ matāʿin kesenangan/alat-alat
زَبَدٌۭ zabadun buih
مِّثْلُهُۥ ۚ mith'luhu sepertinya(buih arus)
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
يَضْرِبُ yaḍribu membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa benar
وَٱلْبَـٰطِلَ ۚ wal-bāṭila dan bathil
فَأَمَّا fa-ammā maka adapun
ٱلزَّبَدُ l-zabadu buih
فَيَذْهَبُ fayadhhabu maka akan hilang
جُفَآءًۭ ۖ jufāan tak berharga
وَأَمَّا wa-ammā dan adapun
مَا mā apa
يَنفَعُ yanfaʿu memberi manfaat
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
فَيَمْكُثُ fayamkuthu maka ia tetap
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ ۚ l-arḍi bumi
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
يَضْرِبُ yaḍribu membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْأَمْثَالَ l-amthāla perumpamaan-perumpamaan

Ayat 18 - Surah Ar-Ra'd: 27 kata

لِلَّذِينَ ٱسْتَجَابُوا۟ لِرَبِّهِمُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ وَٱلَّذِينَ لَمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَهُۥ لَوْ أَنَّ لَهُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًۭا وَمِثْلَهُۥ مَعَهُۥ لَٱفْتَدَوْا۟ بِهِۦٓ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ سُوٓءُ ٱلْحِسَابِ وَمَأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمِهَادُ

Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.

لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
ٱسْتَجَابُوا۟ is'tajābū mereka memenuhi seruan
لِرَبِّهِمُ lirabbihimu bagi Tuhan mereka
ٱلْحُسْنَىٰ ۚ l-ḥus'nā pembalasan yang baik
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang
لَمْ lam tidak
يَسْتَجِيبُوا۟ yastajībū mereka memenuhi panggilan
لَهُۥ lahu bagiNya
لَوْ law jikalau
أَنَّ anna bahwasanya/bahwa
لَهُم lahum bagi mereka
مَّا mā apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
وَمِثْلَهُۥ wamith'lahu dan seperti/sebanyak
مَعَهُۥ maʿahu besertanya
لَٱفْتَدَوْا۟ la-if'tadaw niscaya mereka menebus
بِهِۦٓ ۚ bihi dengannya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
سُوٓءُ sūu seburuk-buruk
ٱلْحِسَابِ l-ḥisābi hisab/perhitungan
وَمَأْوَىٰهُمْ wamawāhum dan tempat kediaman mereka
جَهَنَّمُ ۖ jahannamu jahanam
وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk
ٱلْمِهَادُ l-mihādu tempat kembali

Ayat 19 - Surah Ar-Ra'd: 15 kata

۞ أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ٱلْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَىٰٓ ۚ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran,

۞ أَفَمَن afaman apakah orang
يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui
أَنَّمَآ annamā bahwasanya
أُنزِلَ unzila diturunkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مِن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar
كَمَنْ kaman seperti orang
هُوَ huwa dia
أَعْمَىٰٓ ۚ aʿmā buta
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
يَتَذَكَّرُ yatadhakkaru mengambil pelajaran
أُو۟لُوا۟ ulū yang mempunyai
ٱلْأَلْبَـٰبِ l-albābi akal/berakal

Ayat 20 - Surah Ar-Ra'd: 7 kata

ٱلَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ ٱللَّهِ وَلَا يَنقُضُونَ ٱلْمِيثَـٰقَ

(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُوفُونَ yūfūna (mereka)memenuhi
بِعَهْدِ biʿahdi dengan janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَلَا walā dan tidak
يَنقُضُونَ yanquḍūna mereka merusak
ٱلْمِيثَـٰقَ l-mīthāqa perjanjian

Ayat 21 - Surah Ar-Ra'd: 13 kata

وَٱلَّذِينَ يَصِلُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوٓءَ ٱلْحِسَابِ

dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَصِلُونَ yaṣilūna (mereka)menghubungkan
مَآ mā apa
أَمَرَ amara memerintahkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِهِۦٓ bihi dengannya
أَن an supaya
يُوصَلَ yūṣala dihubungkan
وَيَخْشَوْنَ wayakhshawna dan mereka takut
رَبَّهُمْ rabbahum Tuhan mereka
وَيَخَافُونَ wayakhāfūna dan mereka takut
سُوٓءَ sūa seburuk-buruk
ٱلْحِسَابِ l-ḥisābi hisab/perhitungan

Ayat 22 - Surah Ar-Ra'd: 19 kata

وَٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ سِرًّۭا وَعَلَانِيَةًۭ وَيَدْرَءُونَ بِٱلْحَسَنَةِ ٱلسَّيِّئَةَ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عُقْبَى ٱلدَّارِ

Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
صَبَرُوا۟ ṣabarū (mereka)bersabar
ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari
وَجْهِ wajhi wajah/keridhaan
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
وَأَقَامُوا۟ wa-aqāmū dan mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَأَنفَقُوا۟ wa-anfaqū dan mereka menafkahkan
مِمَّا mimmā dari sebagian apa
رَزَقْنَـٰهُمْ razaqnāhum Kami beri rezki mereka
سِرًّۭا sirran sembunyi
وَعَلَانِيَةًۭ waʿalāniyatan dan terang-terangan
وَيَدْرَءُونَ wayadraūna dan mereka menolak
بِٱلْحَسَنَةِ bil-ḥasanati dengan kebaikan
ٱلسَّيِّئَةَ l-sayi-ata kejahatan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
عُقْبَى ʿuq'bā kesudahan
ٱلدَّارِ l-dāri tempat

Ayat 23 - Surah Ar-Ra'd: 15 kata

جَنَّـٰتُ عَدْنٍۢ يَدْخُلُونَهَا وَمَن صَلَحَ مِنْ ءَابَآئِهِمْ وَأَزْوَٰجِهِمْ وَذُرِّيَّـٰتِهِمْ ۖ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِم مِّن كُلِّ بَابٍۢ

(yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;

جَنَّـٰتُ jannātu sorga
عَدْنٍۢ ʿadnin 'Aden
يَدْخُلُونَهَا yadkhulūnahā masuk kedalamnya
وَمَن waman dan orang
صَلَحَ ṣalaḥa berbuat baik/saleh
مِنْ min dari
ءَابَآئِهِمْ ābāihim bapak-bapak mereka
وَأَزْوَٰجِهِمْ wa-azwājihim dan isteri-isteri mereka
وَذُرِّيَّـٰتِهِمْ ۖ wadhurriyyātihim dan anak cucu mereka
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ wal-malāikatu dan para malaikat
يَدْخُلُونَ yadkhulūna mereka masuk
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
مِّن min dari
كُلِّ kulli tiap-tiap/semua
بَابٍۢ bābin pintu-pintu

Ayat 24 - Surah Ar-Ra'd: 7 kata

سَلَـٰمٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى ٱلدَّارِ

(sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.

سَلَـٰمٌ salāmun keselamatan
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
بِمَا bimā dengan apa/sebab
صَبَرْتُمْ ۚ ṣabartum kesabaranmu
فَنِعْمَ faniʿ'ma maka alangkah nikmatnya/baiknya
عُقْبَى ʿuq'bā kesudahan
ٱلدَّارِ l-dāri tempat

Ayat 25 - Surah Ar-Ra'd: 23 kata

وَٱلَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ ٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ مِيثَـٰقِهِۦ وَيَقْطَعُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ ۙ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمُ ٱللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوٓءُ ٱلدَّارِ

Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَنقُضُونَ yanquḍūna (mereka)merusak
عَهْدَ ʿahda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
مِيثَـٰقِهِۦ mīthāqihi diikrarkan dengan teguh
وَيَقْطَعُونَ wayaqṭaʿūna dan mereka memutuskan
مَآ mā apa
أَمَرَ amara yang diperintahkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِهِۦٓ bihi dengannya
أَن an supaya
يُوصَلَ yūṣala dihubungkan
وَيُفْسِدُونَ wayuf'sidūna dan mereka membuat kerusakan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ ۙ l-arḍi bumi
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱللَّعْنَةُ l-laʿnatu kutukan
وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka
سُوٓءُ sūu seburuk-buruk
ٱلدَّارِ l-dāri tempat/kediaman

Ayat 26 - Surah Ar-Ra'd: 16 kata

ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا۟ بِٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ إِلَّا مَتَـٰعٌۭ

Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).

ٱللَّهُ al-lahu Allah
يَبْسُطُ yabsuṭu melapangkan/meluaskan
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rezki
لِمَن liman bagi siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَقْدِرُ ۚ wayaqdiru dan Dia menyempitkan
وَفَرِحُوا۟ wafariḥū dan mereka bergembira
بِٱلْحَيَوٰةِ bil-ḥayati dengan kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَمَا wamā dan/padahal
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
فِى fī dalam
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati kehidupan akhirat
إِلَّا illā hanyalah
مَتَـٰعٌۭ matāʿun kesenangan

Ayat 27 - Surah Ar-Ra'd: 19 kata

وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌۭ مِّن رَّبِّهِۦ ۗ قُلْ إِنَّ ٱللَّهَ يُضِلُّ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِىٓ إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ

Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya",

وَيَقُولُ wayaqūlu dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَوْلَآ lawlā mengapa tidak
أُنزِلَ unzila diturunkan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
ءَايَةٌۭ āyatun suatu ayat
مِّن min dari
رَّبِّهِۦ ۗ rabbihi Tuhannya
قُلْ qul katakanlah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُضِلُّ yuḍillu Dia menyesatkan
مَن man siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَهْدِىٓ wayahdī dan Dia memberi petunjuk
إِلَيْهِ ilayhi kepadaNya
مَنْ man siapa
أَنَابَ anāba berbuat/kembali

Ayat 28 - Surah Ar-Ra'd: 11 kata

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū (mereka)beriman
وَتَطْمَئِنُّ wataṭma-innu dan menjadi tenteram
قُلُوبُهُم qulūbuhum hati mereka
بِذِكْرِ bidhik'ri dengan mengingat
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
أَلَا alā ingatlah
بِذِكْرِ bidhik'ri dengan mengingat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تَطْمَئِنُّ taṭma-innu menjadi tenteram
ٱلْقُلُوبُ l-qulūbu hati

Ayat 29 - Surah Ar-Ra'd: 8 kata

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ طُوبَىٰ لَهُمْ وَحُسْنُ مَـَٔابٍۢ

Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
طُوبَىٰ ṭūbā kebahagiaan
لَهُمْ lahum bagi mereka
وَحُسْنُ waḥus'nu dan baik
مَـَٔابٍۢ maābin tempat kembali

Ayat 30 - Surah Ar-Ra'd: 28 kata

كَذَٰلِكَ أَرْسَلْنَـٰكَ فِىٓ أُمَّةٍۢ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهَآ أُمَمٌۭ لِّتَتْلُوَا۟ عَلَيْهِمُ ٱلَّذِىٓ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ وَهُمْ يَكْفُرُونَ بِٱلرَّحْمَـٰنِ ۚ قُلْ هُوَ رَبِّى لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ مَتَابِ

Demikianlah, Kami telah mengutus kamu pada suatu umat yang sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumnya, supaya kamu membacakan kepada mereka (Al Quran) yang Kami wahyukan kepadamu, padahal mereka kafir kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Katakanlah: "Dialah Tuhanku tidak ada Tuhan selain Dia; hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya aku bertaubat".

كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami telah mengutus kamu
فِىٓ fī pada
أُمَّةٍۢ ummatin suatu umat
قَدْ qad sungguh
خَلَتْ khalat telah berlalu
مِن min dari
قَبْلِهَآ qablihā sebelumnya
أُمَمٌۭ umamun beberapa umat
لِّتَتْلُوَا۟ litatluwā supaya kamu membacakan
عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَوْحَيْنَآ awḥaynā Kami wahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
وَهُمْ wahum dan/padahal mereka
يَكْفُرُونَ yakfurūna mereka kafir
بِٱلرَّحْمَـٰنِ ۚ bil-raḥmāni dengan yang Maha Pengasih
قُلْ qul katakanlah
هُوَ huwa Dia
رَبِّى rabbī Tuhanku
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha Tuhan
إِلَّا illā selain
هُوَ huwa Dia
عَلَيْهِ ʿalayhi kepadaNya
تَوَكَّلْتُ tawakkaltu aku bertawakkal
وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepadaNya
مَتَابِ matābi bertaubat

Ayat 31 - Surah Ar-Ra'd: 51 kata

وَلَوْ أَنَّ قُرْءَانًۭا سُيِّرَتْ بِهِ ٱلْجِبَالُ أَوْ قُطِّعَتْ بِهِ ٱلْأَرْضُ أَوْ كُلِّمَ بِهِ ٱلْمَوْتَىٰ ۗ بَل لِّلَّهِ ٱلْأَمْرُ جَمِيعًا ۗ أَفَلَمْ يَا۟يْـَٔسِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَهَدَى ٱلنَّاسَ جَمِيعًۭا ۗ وَلَا يَزَالُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ تُصِيبُهُم بِمَا صَنَعُوا۟ قَارِعَةٌ أَوْ تَحُلُّ قَرِيبًۭا مِّن دَارِهِمْ حَتَّىٰ يَأْتِىَ وَعْدُ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ

Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quran itulah dia). Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

وَلَوْ walaw dan jika
أَنَّ anna sekiranya
قُرْءَانًۭا qur'ānan suatu bacaan
سُيِّرَتْ suyyirat digoncangkan
بِهِ bihi dengannya
ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung
أَوْ aw atau
قُطِّعَتْ quṭṭiʿat dipotong/terbelah
بِهِ bihi dengannya
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
أَوْ aw atau
كُلِّمَ kullima dapat berbicara
بِهِ bihi dengannya
ٱلْمَوْتَىٰ ۗ l-mawtā orang-orang yang mati
بَل bal bahkan
لِّلَّهِ lillahi kepunyaan Allah
ٱلْأَمْرُ l-amru perkara/urusan
جَمِيعًا ۗ jamīʿan semuanya
أَفَلَمْ afalam tidakkah
يَا۟يْـَٔسِ yāy'asi mengetahui
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū (mereka)beriman
أَن an bahwa
لَّوْ law seandainya
يَشَآءُ yashāu menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَهَدَى lahadā tentu Dia memberi petunjuk
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
جَمِيعًۭا ۗ jamīʿan semuanya
وَلَا walā dan tidaklah
يَزَالُ yazālu senantiasa
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
تُصِيبُهُم tuṣībuhum menimpa mereka
بِمَا bimā dengan sebab
صَنَعُوا۟ ṣanaʿū mereka perbuat
قَارِعَةٌ qāriʿatun bencana
أَوْ aw atau
تَحُلُّ taḥullu (ia)terjadi
قَرِيبًۭا qarīban dekat
مِّن min dari
دَارِهِمْ dārihim tempat kediaman mereka
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يَأْتِىَ yatiya datang
وَعْدُ waʿdu janji
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يُخْلِفُ yukh'lifu menyalahi
ٱلْمِيعَادَ l-mīʿāda janji

Ayat 32 - Surah Ar-Ra'd: 13 kata

وَلَقَدِ ٱسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍۢ مِّن قَبْلِكَ فَأَمْلَيْتُ لِلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ثُمَّ أَخَذْتُهُمْ ۖ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ

Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya siksaan-Ku itu!

وَلَقَدِ walaqadi dan sesungguhnya
ٱسْتُهْزِئَ us'tuh'zi-a telah memperolok-olok
بِرُسُلٍۢ birusulin beberapa Rasul
مِّن min dari
قَبْلِكَ qablika sebelum kamu
فَأَمْلَيْتُ fa-amlaytu maka Aku memberi tangguh
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
ثُمَّ thumma kemudian
أَخَذْتُهُمْ ۖ akhadhtuhum Aku binasakan mereka
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana
كَانَ kāna adalah
عِقَابِ ʿiqābi siksaanKu

Ayat 33 - Surah Ar-Ra'd: 39 kata

أَفَمَنْ هُوَ قَآئِمٌ عَلَىٰ كُلِّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۗ وَجَعَلُوا۟ لِلَّهِ شُرَكَآءَ قُلْ سَمُّوهُمْ ۚ أَمْ تُنَبِّـُٔونَهُۥ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِى ٱلْأَرْضِ أَم بِظَـٰهِرٍۢ مِّنَ ٱلْقَوْلِ ۗ بَلْ زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مَكْرُهُمْ وَصُدُّوا۟ عَنِ ٱلسَّبِيلِ ۗ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍۢ

Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang diperbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)? Mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah: "Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu". Atau apakah kamu hendak memberitakan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya di bumi, atau kamu mengatakan (tentang hal itu) sekadar perkataan pada lahirnya saja. Sebenarnya orang-orang kafir itu dijadikan (oleh syaitan) memandang baik tipu daya mereka dan dihalanginya dari jalan (yang benar). Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka baginya tak ada seorangpun yang akan memberi petunjuk.

أَفَمَنْ afaman apakah yang
هُوَ huwa Dia
قَآئِمٌ qāimun tegak/menjaga
عَلَىٰ ʿalā atas/terhadap
كُلِّ kulli setiap
نَفْسٍۭ nafsin diri
بِمَا bimā dengan apa
كَسَبَتْ ۗ kasabat ia perbuat
وَجَعَلُوا۟ wajaʿalū dan mereka menjadikan
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
شُرَكَآءَ shurakāa beberapa sekutu
قُلْ qul katakanlah
سَمُّوهُمْ ۚ sammūhum sebutkanlah mereka
أَمْ am atau apakah
تُنَبِّـُٔونَهُۥ tunabbiūnahu kamu memberitahukan kepadaNya
بِمَا bimā dengan apa
لَا lā tidak
يَعْلَمُ yaʿlamu diketahui
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
أَم am ataukah
بِظَـٰهِرٍۢ biẓāhirin dengan yang lahir
مِّنَ mina dari
ٱلْقَوْلِ ۗ l-qawli perkataan
بَلْ bal bahkan
زُيِّنَ zuyyina dijadikan memandang baik
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
مَكْرُهُمْ makruhum tipu daya mereka
وَصُدُّوا۟ waṣuddū dan mereka dihalangi
عَنِ ʿani dari
ٱلسَّبِيلِ ۗ l-sabīli jalan
وَمَن waman dan barang siapa
يُضْلِلِ yuḍ'lili menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَمَا famā maka tidak
لَهُۥ lahu baginya
مِنْ min dari
هَادٍۢ hādin memberi petunjuk

Ayat 34 - Surah Ar-Ra'd: 14 kata

لَّهُمْ عَذَابٌۭ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَشَقُّ ۖ وَمَا لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن وَاقٍۢ

Bagi mereka azab dalam kehidupan dunia dan sesungguhnya azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah.

لَّهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖ l-dun'yā dunia
وَلَعَذَابُ walaʿadhābu dan sesungguhnya azab
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
أَشَقُّ ۖ ashaqqu lebih berat
وَمَا wamā dan tak ada
لَهُم lahum bagi mereka
مِّنَ mina dari/terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِن min dari
وَاقٍۢ wāqin seorang pelindung

Ayat 35 - Surah Ar-Ra'd: 19 kata

۞ مَّثَلُ ٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى وُعِدَ ٱلْمُتَّقُونَ ۖ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ أُكُلُهَا دَآئِمٌۭ وَظِلُّهَا ۚ تِلْكَ عُقْبَى ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوا۟ ۖ وَّعُقْبَى ٱلْكَـٰفِرِينَ ٱلنَّارُ

Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.

۞ مَّثَلُ mathalu perumpamaan
ٱلْجَنَّةِ l-janati sorga
ٱلَّتِى allatī yang
وُعِدَ wuʿida dijanjikan
ٱلْمُتَّقُونَ ۖ l-mutaqūna orang-orang yang takwa
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ l-anhāru sungai-sungai
أُكُلُهَا ukuluhā buahnya
دَآئِمٌۭ dāimun kekal
وَظِلُّهَا ۚ waẓilluhā dan naungannya
تِلْكَ til'ka itulah
عُقْبَى ʿuq'bā tempat kesudahan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّقَوا۟ ۖ ittaqaw (mereka)bertakwa
وَّعُقْبَى waʿuq'bā dan tempat kesudahan
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
ٱلنَّارُ l-nāru neraka

Ayat 36 - Surah Ar-Ra'd: 25 kata

وَٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَـٰهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ يَفْرَحُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ ۖ وَمِنَ ٱلْأَحْزَابِ مَن يُنكِرُ بَعْضَهُۥ ۚ قُلْ إِنَّمَآ أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ ٱللَّهَ وَلَآ أُشْرِكَ بِهِۦٓ ۚ إِلَيْهِ أَدْعُوا۟ وَإِلَيْهِ مَـَٔابِ

Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebahagiannya. Katakanlah "Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali".

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَاتَيْنَـٰهُمُ ātaynāhumu Kami berikan kepada mereka
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab
يَفْرَحُونَ yafraḥūna mereka bergembira
بِمَآ bimā dengan apa
أُنزِلَ unzila diturunkan
إِلَيْكَ ۖ ilayka kepadamu
وَمِنَ wamina dan dari/diantara
ٱلْأَحْزَابِ l-aḥzābi golongan
مَن man orang
يُنكِرُ yunkiru mengingkari
بَعْضَهُۥ ۚ baʿḍahu sebagiannya
قُلْ qul katakanlah
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أُمِرْتُ umir'tu aku diperintah
أَنْ an untuk
أَعْبُدَ aʿbuda aku menyembah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَلَآ walā dan tidak
أُشْرِكَ ush'rika aku mempersekutukan
بِهِۦٓ ۚ bihi dengan Dia
إِلَيْهِ ilayhi kepadaNya
أَدْعُوا۟ adʿū aku menyeru
وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepadaNya
مَـَٔابِ maābi tempat kembali

Ayat 37 - Surah Ar-Ra'd: 20 kata

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَـٰهُ حُكْمًا عَرَبِيًّۭا ۚ وَلَئِنِ ٱتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم بَعْدَ مَا جَآءَكَ مِنَ ٱلْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّۢ وَلَا وَاقٍۢ

Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami telah menurunkannya
حُكْمًا ḥuk'man hukum/peraturan
عَرَبِيًّۭا ۚ ʿarabiyyan bahasa Arab
وَلَئِنِ wala-ini dan seandainya
ٱتَّبَعْتَ ittabaʿta kamu mengikuti
أَهْوَآءَهُم ahwāahum hawa nafsu mereka
بَعْدَ sesudah
مَا baʿdamā
جَآءَكَ jāaka apa
مِنَ mina datang kepadamu
ٱلْعِلْمِ l-ʿil'mi dari
مَا mā pengetahuan
لَكَ laka tidak ada
مِنَ mina bagimu
ٱللَّهِ l-lahi dari
مِن min Allah
وَلِىٍّۢ waliyyin dari
وَلَا walā seorang pelindung
وَاقٍۢ wāqin dan tidak

Ayat 38 - Surah Ar-Ra'd: 21 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًۭا مِّن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَٰجًۭا وَذُرِّيَّةًۭ ۚ وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَن يَأْتِىَ بِـَٔايَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ لِكُلِّ أَجَلٍۢ كِتَابٌۭ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus
رُسُلًۭا rusulan beberapa Rasul
مِّن min dari
قَبْلِكَ qablika sebelum kamu
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan/berikan
لَهُمْ lahum kepada mereka
أَزْوَٰجًۭا azwājan isteri-isteri
وَذُرِّيَّةًۭ ۚ wadhurriyyatan dan keturunan
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
لِرَسُولٍ lirasūlin bagi seorang Rasul
أَن an akan
يَأْتِىَ yatiya mendatangkan
بِـَٔايَةٍ biāyatin dengan suatu ayat
إِلَّا illā melainkan
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan izin
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
لِكُلِّ likulli bagi tiap-tiap
أَجَلٍۢ ajalin masa
كِتَابٌۭ kitābun Kitab

Ayat 39 - Surah Ar-Ra'd: 8 kata

يَمْحُوا۟ ٱللَّهُ مَا يَشَآءُ وَيُثْبِتُ ۖ وَعِندَهُۥٓ أُمُّ ٱلْكِتَـٰبِ

Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).

يَمْحُوا۟ yamḥū menghapus
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَا mā apa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيُثْبِتُ ۖ wayuth'bitu dan Dia menetapkan
وَعِندَهُۥٓ waʿindahu dan disisinya
أُمُّ ummu Ummul
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab

Ayat 40 - Surah Ar-Ra'd: 13 kata

وَإِن مَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ ٱلَّذِى نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ ٱلْبَلَـٰغُ وَعَلَيْنَا ٱلْحِسَابُ

Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebahagian (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka atau Kami wafatkan kamu (hal itu tidak penting bagimu) karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka.

وَإِن wa-in dan jika
مَّا mā apa
نُرِيَنَّكَ nuriyannaka Kami perlihatkan kepadamu
بَعْضَ baʿḍa sebagian
ٱلَّذِى alladhī yang
نَعِدُهُمْ naʿiduhum Kami ancamkan kepada mereka
أَوْ aw atau
نَتَوَفَّيَنَّكَ natawaffayannaka Kami wafatkan kamu
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kewajiban
ٱلْبَلَـٰغُ l-balāghu menyampaikan
وَعَلَيْنَا waʿalaynā dan atas Kami
ٱلْحِسَابُ l-ḥisābu menghisab

Ayat 41 - Surah Ar-Ra'd: 16 kata

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا نَأْتِى ٱلْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ وَٱللَّهُ يَحْكُمُ لَا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِۦ ۚ وَهُوَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dialah Yang Maha cepat hisab-Nya.

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak / bukan
يَرَوْا۟ yaraw mereka melihat
أَنَّا annā bahwasanya Kami
نَأْتِى natī Kami mendatangi
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi/daerah
نَنقُصُهَا nanquṣuhā Kami menguranginya
مِنْ min dari
أَطْرَافِهَا ۚ aṭrāfihā tepi-tepinya
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
يَحْكُمُ yaḥkumu menetapkan
لَا lā tidak
مُعَقِّبَ muʿaqqiba dapat menolak
لِحُكْمِهِۦ ۚ liḥuk'mihi bagi ketetapan hukumNya
وَهُوَ wahuwa dan Dia
سَرِيعُ sarīʿu Maha Cepat
ٱلْحِسَابِ l-ḥisābi perhitungan

Ayat 42 - Surah Ar-Ra'd: 18 kata

وَقَدْ مَكَرَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلِلَّهِ ٱلْمَكْرُ جَمِيعًۭا ۖ يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍۢ ۗ وَسَيَعْلَمُ ٱلْكُفَّـٰرُ لِمَنْ عُقْبَى ٱلدَّارِ

Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka (kafir Mekah) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah dalam kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri, dan orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik) itu.

وَقَدْ waqad dan sungguh
مَكَرَ makara telah mengadakan tipu daya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ qablihim sebelum mereka
فَلِلَّهِ falillahi maka bagi Allah
ٱلْمَكْرُ l-makru tipu daya
جَمِيعًۭا ۖ jamīʿan semuanya
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa yang
تَكْسِبُ taksibu diusahakan
كُلُّ kullu setiap
نَفْسٍۢ ۗ nafsin diri
وَسَيَعْلَمُ wasayaʿlamu dan akan mengetahui
ٱلْكُفَّـٰرُ l-kufāru orang-orang
لِمَنْ liman untuk siapa
عُقْبَى ʿuq'bā kesudahan
ٱلدَّارِ l-dāri tempat

Ayat 43 - Surah Ar-Ra'd: 15 kata

وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَسْتَ مُرْسَلًۭا ۚ قُلْ كَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًۢا بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ وَمَنْ عِندَهُۥ عِلْمُ ٱلْكِتَـٰبِ

Berkatalah orang-orang kafir: "Kamu bukan seorang yang dijadikan Rasul". Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu, dan antara orang yang mempunyai ilmu Al Kitab".

وَيَقُولُ wayaqūlu dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَسْتَ lasta kamu bukan
مُرْسَلًۭا ۚ mur'salan dijadikan seorang Rasul
قُلْ qul katakanlah
كَفَىٰ kafā cukuplah
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
شَهِيدًۢا shahīdan menjadi saksi
بَيْنِى baynī antara aku
وَبَيْنَكُمْ wabaynakum dan antara kamu
وَمَنْ waman dan orang
عِندَهُۥ ʿindahu disisinya/mempunyai
عِلْمُ ʿil'mu ilmu
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Al Kitab

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi