Surah Al-Insaan kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Insaan kata demi kata
Al-Insaan (الإنسان) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 31 ayat, 243 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 243 kata untuk dipelajari, Surah Al-Insaan menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 2 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Al-Insaan: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَلْ أَتَىٰ عَلَى ٱلْإِنسَـٰنِ حِينٌۭ مِّنَ ٱلدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْـًۭٔا مَّذْكُورًا
Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?
▶
هَلْ
hal
apakah/bukankah
▶
أَتَىٰ
atā
telah datang
▶
عَلَى
ʿalā
atas
▶
ٱلْإِنسَـٰنِ
l-insāni
manusia
▶
حِينٌۭ
ḥīnun
waktu
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلدَّهْرِ
l-dahri
masa
▶
لَمْ
lam
tidaklah
▶
يَكُن
yakun
dia
▶
شَيْـًۭٔا
shayan
sesuatu
▶
مَّذْكُورًا
madhkūran
yang disebut
Ayat 2 - Surah Al-Insaan: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍۢ نَّبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَـٰهُ سَمِيعًۢا بَصِيرًا
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami telah menciptakan
▶
ٱلْإِنسَـٰنَ
l-insāna
manusia
▶
مِن
min
dari
▶
نُّطْفَةٍ
nuṭ'fatin
setetes mani
▶
أَمْشَاجٍۢ
amshājin
bercampur
▶
نَّبْتَلِيهِ
nabtalīhi
Kami mengujinya
▶
فَجَعَلْنَـٰهُ
fajaʿalnāhu
maka Kami jadikan ia
▶
سَمِيعًۢا
samīʿan
mendengar
▶
بَصِيرًا
baṣīran
melihat
Ayat 3 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا هَدَيْنَـٰهُ ٱلسَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًۭا وَإِمَّا كَفُورًا
Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
هَدَيْنَـٰهُ
hadaynāhu
Kami beri petunjuk padanya
▶
ٱلسَّبِيلَ
l-sabīla
jalan
▶
إِمَّا
immā
terkadang/adakalanya
▶
شَاكِرًۭا
shākiran
bersyukur
▶
وَإِمَّا
wa-immā
dan terkadang
▶
كَفُورًا
kafūran
kufur/ingkar
Ayat 4 - Surah Al-Insaan: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلْكَـٰفِرِينَ سَلَـٰسِلَا۟ وَأَغْلَـٰلًۭا وَسَعِيرًا
Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya kami
▶
أَعْتَدْنَا
aʿtadnā
Kami menyediakan
▶
لِلْكَـٰفِرِينَ
lil'kāfirīna
bagi orang-orang kafir
▶
سَلَـٰسِلَا۟
salāsilā
rantai-rantai
▶
وَأَغْلَـٰلًۭا
wa-aghlālan
dan belenggu-belenggu
▶
وَسَعِيرًا
wasaʿīran
dan neraka yang menyala-nyala
Ayat 5 - Surah Al-Insaan: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍۢ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱلْأَبْرَارَ
l-abrāra
yang berbuat baik
▶
يَشْرَبُونَ
yashrabūna
mereka akan minum
▶
مِن
min
dari
▶
كَأْسٍۢ
kasin
piala/gelas
▶
كَانَ
kāna
adalah ia
▶
مِزَاجُهَا
mizājuhā
campurannya
▶
كَافُورًا
kāfūran
air kafur
Ayat 6 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَيْنًۭا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ ٱللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًۭا
(yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.
▶
عَيْنًۭا
ʿaynan
mata air
▶
يَشْرَبُ
yashrabu
minuman
▶
بِهَا
bihā
padanya
▶
عِبَادُ
ʿibādu
hamba-hamba
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
يُفَجِّرُونَهَا
yufajjirūnahā
mereka memancarkannya/mengalirkannya
▶
تَفْجِيرًۭا
tafjīran
dengan pancaran/aliran
Ayat 7 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
يُوفُونَ بِٱلنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًۭا كَانَ شَرُّهُۥ مُسْتَطِيرًۭا
Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
▶
يُوفُونَ
yūfūna
mereka memenuhi
▶
بِٱلنَّذْرِ
bil-nadhri
dengan nazar
▶
وَيَخَافُونَ
wayakhāfūna
dan mereka takut
▶
يَوْمًۭا
yawman
hari
▶
كَانَ
kāna
adalah ia
▶
شَرُّهُۥ
sharruhu
bahayanya/azabnya
▶
مُسْتَطِيرًۭا
mus'taṭīran
merata kemana-mana
Ayat 8 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَيُطْعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسْكِينًۭا وَيَتِيمًۭا وَأَسِيرًا
Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.
▶
وَيُطْعِمُونَ
wayuṭ'ʿimūna
dan mereka memberi makan
▶
ٱلطَّعَامَ
l-ṭaʿāma
makanan
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
حُبِّهِۦ
ḥubbihi
yang disukainya
▶
مِسْكِينًۭا
mis'kīnan
orang miskin
▶
وَيَتِيمًۭا
wayatīman
dan anak yatim
▶
وَأَسِيرًا
wa-asīran
dan tawanan
Ayat 9 - Surah Al-Insaan: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَآءًۭ وَلَا شُكُورًا
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
▶
إِنَّمَا
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
نُطْعِمُكُمْ
nuṭ'ʿimukum
kami memberi makan kepadamu
▶
لِوَجْهِ
liwajhi
karena mengharap keridhaan
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
لَا
lā
tidak
▶
نُرِيدُ
nurīdu
kami mengharap
▶
مِنكُمْ
minkum
dari kamu
▶
جَزَآءًۭ
jazāan
balasan
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
شُكُورًا
shukūran
terima kasih
Ayat 10 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا نَخَافُ مِن رَّبِّنَا يَوْمًا عَبُوسًۭا قَمْطَرِيرًۭا
Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
نَخَافُ
nakhāfu
kami takut
▶
مِن
min
dari
▶
رَّبِّنَا
rabbinā
Tuhan kami
▶
يَوْمًا
yawman
suatu hari
▶
عَبُوسًۭا
ʿabūsan
bermuka masam
▶
قَمْطَرِيرًۭا
qamṭarīran
penuh kesulitan
Ayat 11 - Surah Al-Insaan: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَوَقَىٰهُمُ ٱللَّهُ شَرَّ ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمِ وَلَقَّىٰهُمْ نَضْرَةًۭ وَسُرُورًۭا
Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.
▶
فَوَقَىٰهُمُ
fawaqāhumu
maka memelihara mereka
▶
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
▶
شَرَّ
sharra
kejelekan/kesusahan
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian/itu
▶
ٱلْيَوْمِ
l-yawmi
hari
▶
وَلَقَّىٰهُمْ
walaqqāhum
dan Dia menemukan/memberikan pada mereka
▶
نَضْرَةًۭ
naḍratan
pandangan/kejernihan
▶
وَسُرُورًۭا
wasurūran
dan kegembiraan
Ayat 12 - Surah Al-Insaan: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَزَىٰهُم بِمَا صَبَرُوا۟ جَنَّةًۭ وَحَرِيرًۭا
Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera,
▶
وَجَزَىٰهُم
wajazāhum
dan Dia memberi balasan pada mereka
▶
بِمَا
bimā
dengan apa/sebab
▶
صَبَرُوا۟
ṣabarū
mereka sabar
▶
جَنَّةًۭ
jannatan
sorga
▶
وَحَرِيرًۭا
waḥarīran
dan sutera
Ayat 13 - Surah Al-Insaan: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
مُّتَّكِـِٔينَ فِيهَا عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ ۖ لَا يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًۭا وَلَا زَمْهَرِيرًۭا
di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.
▶
مُّتَّكِـِٔينَ
muttakiīna
mereka duduk bersandar
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
عَلَى
ʿalā
atas
▶
ٱلْأَرَآئِكِ ۖ
l-arāiki
pelaminan/dipan
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَرَوْنَ
yarawna
mereka melihat
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
شَمْسًۭا
shamsan
matahari
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
زَمْهَرِيرًۭا
zamharīran
kedinginan yang sangat
Ayat 14 - Surah Al-Insaan: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلَـٰلُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوفُهَا تَذْلِيلًۭا
Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.
▶
وَدَانِيَةً
wadāniyatan
dan dekat
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
ظِلَـٰلُهَا
ẓilāluhā
naungannya
▶
وَذُلِّلَتْ
wadhullilat
dan didekatkan/dimudahkan
▶
قُطُوفُهَا
quṭūfuhā
buah-buahnya
▶
تَذْلِيلًۭا
tadhlīlan
sedekat-dekatnya/semudah-mudahnya
Ayat 15 - Surah Al-Insaan: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَيُطَافُ عَلَيْهِم بِـَٔانِيَةٍۢ مِّن فِضَّةٍۢ وَأَكْوَابٍۢ كَانَتْ قَوَارِيرَا۠
Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,
▶
وَيُطَافُ
wayuṭāfu
dan diedarkan
▶
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
▶
بِـَٔانِيَةٍۢ
biāniyatin
dengan bejana-bejana
▶
مِّن
min
dari
▶
فِضَّةٍۢ
fiḍḍatin
perak
▶
وَأَكْوَابٍۢ
wa-akwābin
dan piala-piala
▶
كَانَتْ
kānat
adalah ia
▶
قَوَارِيرَا۠
qawārīrā
kaca-kaca
Ayat 16 - Surah Al-Insaan: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَوَارِيرَا۟ مِن فِضَّةٍۢ قَدَّرُوهَا تَقْدِيرًۭا
(yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.
▶
قَوَارِيرَا۟
qawārīrā
kaca-kaca
▶
مِن
min
dari
▶
فِضَّةٍۢ
fiḍḍatin
perak
▶
قَدَّرُوهَا
qaddarūhā
mereka mengukurnya
▶
تَقْدِيرًۭا
taqdīran
dengan ukuran
Ayat 17 - Surah Al-Insaan: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًۭا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا
Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.
▶
وَيُسْقَوْنَ
wayus'qawna
dan mereka diberi minum
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
كَأْسًۭا
kasan
piala/gelas
▶
كَانَ
kāna
adalah ia
▶
مِزَاجُهَا
mizājuhā
campurannya
▶
زَنجَبِيلًا
zanjabīlan
jahe
Ayat 18 - Surah Al-Insaan: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَيْنًۭا فِيهَا تُسَمَّىٰ سَلْسَبِيلًۭا
(Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.
▶
عَيْنًۭا
ʿaynan
mata air
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya (di dalam sorga)
▶
تُسَمَّىٰ
tusammā
dinamakan
▶
سَلْسَبِيلًۭا
salsabīlan
salsabil
Ayat 19 - Surah Al-Insaan: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌۭ مُّخَلَّدُونَ إِذَا رَأَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًۭا مَّنثُورًۭا
Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.
▶
۞ وَيَطُوفُ
wayaṭūfu
dan mengelilingi
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas atas mereka
▶
وِلْدَٰنٌۭ
wil'dānun
anak-anak muda
▶
مُّخَلَّدُونَ
mukhalladūna
mereka kekal/tetap
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
رَأَيْتَهُمْ
ra-aytahum
kamu melihat mereka
▶
حَسِبْتَهُمْ
ḥasib'tahum
kamu mengira mereka
▶
لُؤْلُؤًۭا
lu'lu-an
mutiara
▶
مَّنثُورًۭا
manthūran
bertaburan
Ayat 20 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذَا رَأَيْتَ ثَمَّ رَأَيْتَ نَعِيمًۭا وَمُلْكًۭا كَبِيرًا
Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.
▶
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
▶
رَأَيْتَ
ra-ayta
kamu melihat
▶
ثَمَّ
thamma
di sana
▶
رَأَيْتَ
ra-ayta
kamu melihat
▶
نَعِيمًۭا
naʿīman
kenikmatan
▶
وَمُلْكًۭا
wamul'kan
dan kerajaan
▶
كَبِيرًا
kabīran
yang besar
Ayat 21 - Surah Al-Insaan: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَـٰلِيَهُمْ ثِيَابُ سُندُسٍ خُضْرٌۭ وَإِسْتَبْرَقٌۭ ۖ وَحُلُّوٓا۟ أَسَاوِرَ مِن فِضَّةٍۢ وَسَقَىٰهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًۭا طَهُورًا
Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.
▶
عَـٰلِيَهُمْ
ʿāliyahum
mereka memakai
▶
ثِيَابُ
thiyābu
pakaian
▶
سُندُسٍ
sundusin
sutera halus
▶
خُضْرٌۭ
khuḍ'run
yang hijau
▶
وَإِسْتَبْرَقٌۭ ۖ
wa-is'tabraqun
dan sutera tebal
▶
وَحُلُّوٓا۟
waḥullū
dan mereka diberi perhiasan
▶
أَسَاوِرَ
asāwira
gelang-gelang
▶
مِن
min
dari
▶
فِضَّةٍۢ
fiḍḍatin
perak
▶
وَسَقَىٰهُمْ
wasaqāhum
dan memberi minum mereka
▶
رَبُّهُمْ
rabbuhum
Tuhan mereka
▶
شَرَابًۭا
sharāban
minuman
▶
طَهُورًا
ṭahūran
suci/bersih
Ayat 22 - Surah Al-Insaan: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰذَا كَانَ لَكُمْ جَزَآءًۭ وَكَانَ سَعْيُكُم مَّشْكُورًا
Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
كَانَ
kāna
adalah ia
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
جَزَآءًۭ
jazāan
balasan
▶
وَكَانَ
wakāna
dan adalah
▶
سَعْيُكُم
saʿyukum
usahamu
▶
مَّشْكُورًا
mashkūran
disyukuri
Ayat 23 - Surah Al-Insaan: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ ٱلْقُرْءَانَ تَنزِيلًۭا
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
نَزَّلْنَا
nazzalnā
Kami telah turunkan
▶
عَلَيْكَ
ʿalayka
atasmu
▶
ٱلْقُرْءَانَ
l-qur'āna
Al Qur'an
▶
تَنزِيلًۭا
tanzīlan
turun
Ayat 24 - Surah Al-Insaan: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تُطِعْ مِنْهُمْ ءَاثِمًا أَوْ كَفُورًۭا
Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antar mereka.
▶
فَٱصْبِرْ
fa-iṣ'bir
maka bersabarlah kamu
▶
لِحُكْمِ
liḥuk'mi
bagi/untuk hukum
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تُطِعْ
tuṭiʿ
kamu ikuti
▶
مِنْهُمْ
min'hum
di antara mereka
▶
ءَاثِمًا
āthiman
orang yang berdosa
▶
أَوْ
aw
atau
▶
كَفُورًۭا
kafūran
orang yang kafir
Ayat 25 - Surah Al-Insaan: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱذْكُرِ ٱسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةًۭ وَأَصِيلًۭا
Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
▶
وَٱذْكُرِ
wa-udh'kuri
dan ingatlah/sebutlah
▶
ٱسْمَ
is'ma
nama
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
بُكْرَةًۭ
buk'ratan
di waktu pagi
▶
وَأَصِيلًۭا
wa-aṣīlan
dan petang
Ayat 26 - Surah Al-Insaan: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَٱسْجُدْ لَهُۥ وَسَبِّحْهُ لَيْلًۭا طَوِيلًا
Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari.
▶
وَمِنَ
wamina
dan dari
▶
ٱلَّيْلِ
al-layli
sebagian malam
▶
فَٱسْجُدْ
fa-us'jud
maka bersujudlah
▶
لَهُۥ
lahu
kepada-Nya
▶
وَسَبِّحْهُ
wasabbiḥ'hu
dan bertasbihlah kepada-Nya
▶
لَيْلًۭا
laylan
malam
▶
طَوِيلًا
ṭawīlan
panjang
Ayat 27 - Surah Al-Insaan: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ يُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَآءَهُمْ يَوْمًۭا ثَقِيلًۭا
Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat).
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰٓؤُلَآءِ
hāulāi
mereka itu
▶
يُحِبُّونَ
yuḥibbūna
mereka mencintai
▶
ٱلْعَاجِلَةَ
l-ʿājilata
cepat-cepat/kehidupan
▶
وَيَذَرُونَ
wayadharūna
dan mereka meninggalkan
▶
وَرَآءَهُمْ
warāahum
di belakang mereka
▶
يَوْمًۭا
yawman
hari
▶
ثَقِيلًۭا
thaqīlan
yang berat
Ayat 28 - Surah Al-Insaan: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
نَّحْنُ خَلَقْنَـٰهُمْ وَشَدَدْنَآ أَسْرَهُمْ ۖ وَإِذَا شِئْنَا بَدَّلْنَآ أَمْثَـٰلَهُمْ تَبْدِيلًا
Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.
▶
نَّحْنُ
naḥnu
Kami
▶
خَلَقْنَـٰهُمْ
khalaqnāhum
Kami menciptakan mereka
▶
وَشَدَدْنَآ
washadadnā
dan Kami kuatkan
▶
أَسْرَهُمْ ۖ
asrahum
tubuh mereka
▶
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
▶
شِئْنَا
shi'nā
Kami menghendaki
▶
بَدَّلْنَآ
baddalnā
Kami mengganti
▶
أَمْثَـٰلَهُمْ
amthālahum
serupa mereka
▶
تَبْدِيلًا
tabdīlan
penggantian
Ayat 29 - Surah Al-Insaan: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰذِهِۦ تَذْكِرَةٌۭ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ سَبِيلًۭا
Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذِهِۦ
hādhihi
ini
▶
تَذْكِرَةٌۭ ۖ
tadhkiratun
peringatan/pengajaran
▶
فَمَن
faman
maka barang siapa
▶
شَآءَ
shāa
dia menghendaki
▶
ٱتَّخَذَ
ittakhadha
dia mengambil
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّهِۦ
rabbihi
Tuhannya
▶
سَبِيلًۭا
sabīlan
jalan
Ayat 30 - Surah Al-Insaan: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًۭا
Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
تَشَآءُونَ
tashāūna
kamu menghendaki
▶
إِلَّآ
illā
kecuali
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَشَآءَ
yashāa
menghendaki
▶
ٱللَّهُ ۚ
l-lahu
Allah
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
كَانَ
kāna
adalah ia
▶
عَلِيمًا
ʿalīman
Maha Mengetahui
▶
حَكِيمًۭا
ḥakīman
Maha Bijaksana
Ayat 31 - Surah Al-Insaan: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
يُدْخِلُ مَن يَشَآءُ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ وَٱلظَّـٰلِمِينَ أَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًۢا
Dan memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih.
▶
يُدْخِلُ
yud'khilu
Dia memasukkan
▶
مَن
man
siapa
▶
يَشَآءُ
yashāu
Dia kehendaki
▶
فِى
fī
dalam
▶
رَحْمَتِهِۦ ۚ
raḥmatihi
rahmat-Nya
▶
وَٱلظَّـٰلِمِينَ
wal-ẓālimīna
dan orang-orang zalim
▶
أَعَدَّ
aʿadda
Dia sediakan
▶
لَهُمْ
lahum
bagi mereka
▶
عَذَابًا
ʿadhāban
azab
▶
أَلِيمًۢا
alīman
pedih
Lihat juga
Semua surah kata demi kata