Surah Al-Qiyaama kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Qiyaama kata demi kata

Al-Qiyaama (القيامة) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 40 ayat, 164 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 164 kata untuk dipelajari, Surah Al-Qiyaama menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 1 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

لَآ أُقْسِمُ بِيَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ

Aku bersumpah demi hari kiamat,

لَآ lā benar-benar
أُقْسِمُ uq'simu aku bersumpah
بِيَوْمِ biyawmi dengan hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat

Ayat 2 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

وَلَآ أُقْسِمُ بِٱلنَّفْسِ ٱللَّوَّامَةِ

dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).

وَلَآ walā dan benar-benar
أُقْسِمُ uq'simu aku bersumpah
بِٱلنَّفْسِ bil-nafsi dengan jiwa
ٱللَّوَّامَةِ l-lawāmati mencela/menyesali

Ayat 3 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُۥ

Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

أَيَحْسَبُ ayaḥsabu apakah mengira
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
أَلَّن allan bahwa tidak
نَّجْمَعَ najmaʿa Kami mengumpulkan
عِظَامَهُۥ ʿiẓāmahu tulang-belulangnya

Ayat 4 - Surah Al-Qiyaama: 6 kata

بَلَىٰ قَـٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّىَ بَنَانَهُۥ

Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

بَلَىٰ balā yang benar/bahkan
قَـٰدِرِينَ qādirīna berkuasa
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَن an dari
نُّسَوِّىَ nusawwiya Kami menyempurnakan
بَنَانَهُۥ banānahu jari-jemarinya

Ayat 5 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

بَلْ يُرِيدُ ٱلْإِنسَـٰنُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُۥ

Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

بَلْ bal bahkan
يُرِيدُ yurīdu menghendaki
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
لِيَفْجُرَ liyafjura untuk membuat durhaka
أَمَامَهُۥ amāmahu di hadapannya/di masa depan

Ayat 6 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

يَسْـَٔلُ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلْقِيَـٰمَةِ

Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"

يَسْـَٔلُ yasalu ia bertanya
أَيَّانَ ayyāna bilakah
يَوْمُ yawmu hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat

Ayat 7 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

فَإِذَا بَرِقَ ٱلْبَصَرُ

Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

فَإِذَا fa-idhā maka tatkala
بَرِقَ bariqa bingung/takut
ٱلْبَصَرُ l-baṣaru pandangan/mata

Ayat 8 - Surah Al-Qiyaama: 2 kata

وَخَسَفَ ٱلْقَمَرُ

dan apabila bulan telah hilang cahayanya,

وَخَسَفَ wakhasafa dan gelap/hilang cahaya
ٱلْقَمَرُ l-qamaru bulan

Ayat 9 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَجُمِعَ ٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ

dan matahari dan bulan dikumpulkan,

وَجُمِعَ wajumiʿa dan dikumpulkan
ٱلشَّمْسُ l-shamsu matahari
وَٱلْقَمَرُ wal-qamaru dan bulan

Ayat 10 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

يَقُولُ ٱلْإِنسَـٰنُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ ٱلْمَفَرُّ

pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"

يَقُولُ yaqūlu berkata
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu
أَيْنَ ayna dimana/kemana
ٱلْمَفَرُّ l-mafaru tempat lari

Ayat 11 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

كَلَّا لَا وَزَرَ

sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!

كَلَّا kallā sekali-kali tidak
لَا lā tidak
وَزَرَ wazara tempat lari/berlindung

Ayat 12 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمُسْتَقَرُّ

Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.

إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu
ٱلْمُسْتَقَرُّ l-mus'taqaru tempat menetap/kembali

Ayat 13 - Surah Al-Qiyaama: 6 kata

يُنَبَّؤُا۟ ٱلْإِنسَـٰنُ يَوْمَئِذٍۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

يُنَبَّؤُا۟ yunabba-u diberitahukan
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
يَوْمَئِذٍۭ yawma-idhin pada hari itu
بِمَا bimā tentang apa
قَدَّمَ qaddama dia kerjakan/dahulukan
وَأَخَّرَ wa-akhara dia akhirkan/lalaikan

Ayat 14 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

بَلِ ٱلْإِنسَـٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌۭ

Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,

بَلِ bali bahkan
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
عَلَىٰ ʿalā atas
نَفْسِهِۦ nafsihi dirinya
بَصِيرَةٌۭ baṣīratun melihat terang (menjadi saksi)

Ayat 15 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ

meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

وَلَوْ walaw walaupun/meskipun
أَلْقَىٰ alqā dia lemparkan/kemukakan
مَعَاذِيرَهُۥ maʿādhīrahu uzurnya/alasan-alasannya

Ayat 16 - Surah Al-Qiyaama: 6 kata

لَا تُحَرِّكْ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِۦٓ

Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.

لَا lā jangan
تُحَرِّكْ tuḥarrik kamu gerakkan
بِهِۦ bihi dengannya/padanya
لِسَانَكَ lisānaka lisanmu/lidahmu
لِتَعْجَلَ litaʿjala karena kamu hendak bersegera
بِهِۦٓ bihi dengannya/padanya

Ayat 17 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُۥ وَقُرْءَانَهُۥ

Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

إِنَّ inna sesungguhnya
عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami
جَمْعَهُۥ jamʿahu mengumpulkannya
وَقُرْءَانَهُۥ waqur'ānahu dan membacakannya

Ayat 18 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

فَإِذَا قَرَأْنَـٰهُ فَٱتَّبِعْ قُرْءَانَهُۥ

Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

فَإِذَا fa-idhā maka apabila
قَرَأْنَـٰهُ qaranāhu Kami telah membacakannya
فَٱتَّبِعْ fa-ittabiʿ maka ikutilah
قُرْءَانَهُۥ qur'ānahu bacaannya

Ayat 19 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُۥ

Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.

ثُمَّ thumma kemudian
إِنَّ inna sesungguhnya
عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami
بَيَانَهُۥ bayānahu penjelasannya

Ayat 20 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ

Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

كَلَّا kallā tidak sekali-kali
بَلْ bal bahkan/tetapi
تُحِبُّونَ tuḥibbūna kamu mencintai
ٱلْعَاجِلَةَ l-ʿājilata yang cepat

Ayat 21 - Surah Al-Qiyaama: 2 kata

وَتَذَرُونَ ٱلْـَٔاخِرَةَ

dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

وَتَذَرُونَ watadharūna dan kamu meninggalkan
ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata akhirat

Ayat 22 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۢ نَّاضِرَةٌ

Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

وُجُوهٌۭ wujūhun wajah-wajah
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
نَّاضِرَةٌ nāḍiratun berseri-seri

Ayat 23 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌۭ

Kepada Tuhannyalah mereka melihat.

إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّهَا rabbihā Tuhannya
نَاظِرَةٌۭ nāẓiratun melihat

Ayat 24 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَوُجُوهٌۭ يَوْمَئِذٍۭ بَاسِرَةٌۭ

Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

وَوُجُوهٌۭ wawujūhun dan wajah-wajah
يَوْمَئِذٍۭ yawma-idhin pada hari itu
بَاسِرَةٌۭ bāsiratun masam/muram

Ayat 25 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌۭ

mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.

تَظُنُّ taẓunnu ia mengira
أَن an bahwa
يُفْعَلَ yuf'ʿala akan dibuat/ditimpakan
بِهَا bihā dengannya/kepadanya
فَاقِرَةٌۭ fāqiratun kebinasaan/malapetaka besar

Ayat 26 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِىَ

Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

كَلَّآ kallā sekali-kali tidak
إِذَا idhā apabila
بَلَغَتِ balaghati ia telah sampai
ٱلتَّرَاقِىَ l-tarāqiya kerongkongan

Ayat 27 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍۢ

dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",

وَقِيلَ waqīla dan dikatakan
مَنْ ۜ man siapa
رَاقٍۢ rāqin menjampi/mengobati

Ayat 28 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلْفِرَاقُ

dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

وَظَنَّ waẓanna dan dia menyangka
أَنَّهُ annahu sesungguhnya ia/itu
ٱلْفِرَاقُ l-firāqu berpisah

Ayat 29 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ

dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan),

وَٱلْتَفَّتِ wal-tafati dan bertaut/berbelit
ٱلسَّاقُ l-sāqu betis
بِٱلسَّاقِ bil-sāqi dengan betis

Ayat 30 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ

kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu
ٱلْمَسَاقُ l-masāqu tempat kembali

Ayat 31 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ

Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,

فَلَا falā maka/karena tidak
صَدَّقَ ṣaddaqa dia membenarkan
وَلَا walā dan tidak
صَلَّىٰ ṣallā dia mengerjakan sholat

Ayat 32 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

وَلَـٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran),

وَلَـٰكِن walākin tetapi
كَذَّبَ kadhaba dia mendustakan
وَتَوَلَّىٰ watawallā dan dia berpaling

Ayat 33 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ

kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).

ثُمَّ thumma kemudian
ذَهَبَ dhahaba dia pergi
إِلَىٰٓ ilā kepada
أَهْلِهِۦ ahlihi ahlinya/keluarganya
يَتَمَطَّىٰٓ yatamaṭṭā dengan sombong

Ayat 34 - Surah Al-Qiyaama: 3 kata

أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

أَوْلَىٰ awlā lebih utama/kecelakaan
لَكَ laka bagimu
فَأَوْلَىٰ fa-awlā maka lebih utama/kecelakaan

Ayat 35 - Surah Al-Qiyaama: 4 kata

ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰٓ

kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.

ثُمَّ thumma kemudian
أَوْلَىٰ awlā lebih utama/kecelakaan
لَكَ laka bagimu
فَأَوْلَىٰٓ fa-awlā maka lebih utama/kecelakaan

Ayat 36 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى

Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?

أَيَحْسَبُ ayaḥsabu apakah mengira
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
أَن an bahwa
يُتْرَكَ yut'raka ia ditinggalkan
سُدًى sudan begitu saja

Ayat 37 - Surah Al-Qiyaama: 6 kata

أَلَمْ يَكُ نُطْفَةًۭ مِّن مَّنِىٍّۢ يُمْنَىٰ

Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

أَلَمْ alam bukankah
يَكُ yaku ia adalah
نُطْفَةًۭ nuṭ'fatan setetes
مِّن min dari
مَّنِىٍّۢ maniyyin air mani
يُمْنَىٰ yum'nā ditumpahkan

Ayat 38 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

ثُمَّ كَانَ عَلَقَةًۭ فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ

kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

ثُمَّ thumma kemudian
كَانَ kāna adalah dia
عَلَقَةًۭ ʿalaqatan segumpal darah
فَخَلَقَ fakhalaqa lalu Dia ciptakan
فَسَوَّىٰ fasawwā lalu Dia sempurnakan

Ayat 39 - Surah Al-Qiyaama: 5 kata

فَجَعَلَ مِنْهُ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ

lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.

فَجَعَلَ fajaʿala maka/lalu Dia jadikan
مِنْهُ min'hu daripadanya
ٱلزَّوْجَيْنِ l-zawjayni dua jodoh/pasang
ٱلذَّكَرَ l-dhakara laki-laki
وَٱلْأُنثَىٰٓ wal-unthā dan perempuan

Ayat 40 - Surah Al-Qiyaama: 7 kata

أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْـِۧىَ ٱلْمَوْتَىٰ

Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?

أَلَيْسَ alaysa tidakkah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِقَـٰدِرٍ biqādirin berkuasa
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَن an bahwa
يُحْـِۧىَ yuḥ'yiya menghidupkan
ٱلْمَوْتَىٰ l-mawtā orang mati

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
الله أكبر Allah Maha Besar

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi