Al-Mujaadila (المجادلة) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 22 ayat, 472 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 472 kata untuk dipelajari, Surah Al-Mujaadila menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajiblah atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang kafir ada siksaan yang sangat pedih.
فَمَنfamanmaka barang siapa
لَّمْlamtidak
يَجِدْyajidmendapatkan
فَصِيَامُfaṣiyāmumaka berpuasalah
شَهْرَيْنِshahraynidua bulan
مُتَتَابِعَيْنِmutatābiʿayniberturut-turut
مِنmindari
قَبْلِqablisebelum
أَنanbahwa
يَتَمَآسَّا ۖyatamāssākeduanya bercampur
فَمَنfamanmaka barang siapa
لَّمْlamtidak
يَسْتَطِعْyastaṭiʿkuasa
فَإِطْعَامُfa-iṭ'ʿāmumaka memberi makan
سِتِّينَsittīnaenam puluh
مِسْكِينًۭا ۚmis'kīnanorang miskin
ذَٰلِكَdhālikademikian itu
لِتُؤْمِنُوا۟litu'minūsupaya kamu beriman
بِٱللَّهِbil-lahikepada Allah
وَرَسُولِهِۦ ۚwarasūlihidan rasulnya
وَتِلْكَwatil'kadan itulah
حُدُودُḥudūdubatas/batas/hukum-hukum
ٱللَّهِ ۗl-lahiAllah
وَلِلْكَـٰفِرِينَwalil'kāfirīnadan orang-orang kafir
Sesungguhnya orang-orang yang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.
إِنَّinnasesungguhnya
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
يُحَآدُّونَyuḥāddūna(mereka) menentang
ٱللَّهَl-lahaAllah
وَرَسُولَهُۥwarasūlahudan rasulnya
كُبِتُوا۟kubitūmereka dihinakan
كَمَاkamāsebagaimana
كُبِتَkubitadihinakan
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
مِنmindari
قَبْلِهِمْ ۚqablihimsebelum mereka
وَقَدْwaqaddan sesungguhnya
أَنزَلْنَآanzalnāKami menurunkan
ءَايَـٰتٍۭāyātinayat-ayat
بَيِّنَـٰتٍۢ ۚbayyinātinjelas/nyata
وَلِلْكَـٰفِرِينَwalil'kāfirīnadan bagi orang-orang kafir
Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
يَوْمَyawmapada hari
يَبْعَثُهُمُyabʿathuhumumembangkitkan mereka
ٱللَّهُl-lahuAllah
جَمِيعًۭاjamīʿansemuanya
فَيُنَبِّئُهُمfayunabbi-uhumlalu Dia memberi tahu mereka
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
أَلَمْalamtidaklah
تَرَtarakamu lihat
أَنَّannasesungguhnya
ٱللَّهَl-lahaAllah
يَعْلَمُyaʿlamumengetahui
مَاmāapa-apa
فِىfīpada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِl-samāwātilangit(jamak)
وَمَاwamādan apa-apa
فِىfīpada
ٱلْأَرْضِ ۖl-arḍibumi
مَاmātidak
يَكُونُyakūnuadalah
مِنmindari
نَّجْوَىٰnajwāpembicaraan rahasia
ثَلَـٰثَةٍthalāthatintiga
إِلَّاillākecuali
هُوَhuwaDia
رَابِعُهُمْrābiʿuhumkeempat mereka
وَلَاwalādan tidak
خَمْسَةٍkhamsatinkelima
إِلَّاillākecuali
هُوَhuwaDia
سَادِسُهُمْsādisuhumkeenam mereka
وَلَآwalādan tidak
أَدْنَىٰadnālebih kurang
مِنmindari
ذَٰلِكَdhālikademikian itu
وَلَآwalādan tidak
أَكْثَرَaktharalebih banyak
إِلَّاillākecuali
هُوَhuwaDia
مَعَهُمْmaʿahumbersama mereka
أَيْنَaynadimana
مَاmāapa
كَانُوا۟ ۖkānūadalah mereka
ثُمَّthummakemudian
يُنَبِّئُهُمyunabbi-uhumDia memberitahukan kepada mereka
Apakah tidak kamu perhatikan orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai yang ditentukan Allah untukmu. Dan mereka mengatakan kepada diri mereka sendiri: "Mengapa Allah tidak menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?" Cukuplah bagi mereka Jahannam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
أَلَمْalamtidaklah
تَرَtarakamu lihat
إِلَىilāatas
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
نُهُوا۟nuhū(mereka) dilarang
عَنِʿanidari
ٱلنَّجْوَىٰl-najwāpembicaraan rahasia
ثُمَّthummakemudian
يَعُودُونَyaʿūdūnamereka kembali
لِمَاlimākepada apa
نُهُوا۟nuhūmereka dilarang
عَنْهُʿanhudari padanya
وَيَتَنَـٰجَوْنَwayatanājawnadan mereka berbicara rahasia
Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan berbuat durhaka kepada Rasul. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal.
إِنَّمَاinnamāsesungguhnya hanyalah
ٱلنَّجْوَىٰl-najwāpembicaraan rahasia
مِنَminadari
ٱلشَّيْطَـٰنِl-shayṭānisyaitan
لِيَحْزُنَliyaḥzunasupaya berduka cita
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
ءَامَنُوا۟āmanūberiman
وَلَيْسَwalaysadan tidaklah
بِضَآرِّهِمْbiḍārrihimmemberi mudarat kepada mereka
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tidak memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui.
Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan.
Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikitpun (untuk menolong) mereka dari azab Allah. Mereka itulah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya.
(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan musyrikin) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.
Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.
ٱسْتَحْوَذَis'taḥwadhamenguasai
عَلَيْهِمُʿalayhimuatas mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُl-shayṭānusyaitan
فَأَنسَىٰهُمْfa-ansāhumlalu menjadikan mereka lupa
Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.
لَّاlātidak
تَجِدُtajiduakan mendapati
قَوْمًۭاqawmansuatu kaum
يُؤْمِنُونَyu'minūnamereka beriman
بِٱللَّهِbil-lahikepada Allah
وَٱلْيَوْمِwal-yawmidan hari
ٱلْـَٔاخِرِl-ākhiriakhir
يُوَآدُّونَyuwāddūnamereka berkasih sayang
مَنْmansiapa/orang
حَآدَّḥāddaia menentang
ٱللَّهَl-lahaAllah
وَرَسُولَهُۥwarasūlahudan rasul-Nya
وَلَوْwalawwalaupun
كَانُوٓا۟kānūadalah mereka
ءَابَآءَهُمْābāahumbapak-bapak mereka
أَوْawatau
أَبْنَآءَهُمْabnāahumanak-anak mereka
أَوْawatau
إِخْوَٰنَهُمْikh'wānahumsaudara-saudara mereka
أَوْawatau
عَشِيرَتَهُمْ ۚʿashīratahumkeluarga mereka
أُو۟لَـٰٓئِكَulāikamereka itu
كَتَبَkataba(Allah) menetapkan
فِىfīdalam
قُلُوبِهِمُqulūbihimuhati mereka
ٱلْإِيمَـٰنَl-īmānakeimanan
وَأَيَّدَهُمwa-ayyadahumdan Dia menguatkan mereka
بِرُوحٍۢbirūḥindengan roh pertolongan
مِّنْهُ ۖmin'hudari pada-Nya
وَيُدْخِلُهُمْwayud'khiluhumdan Dia memasukkan mereka
جَنَّـٰتٍۢjannātinsurga
تَجْرِىtajrīmengalir
مِنmindari
تَحْتِهَاtaḥtihābawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُl-anhārusungai-sungai
خَـٰلِدِينَkhālidīnamereka kekal
فِيهَا ۚfīhādi dalamnya
رَضِىَraḍiyameridai
ٱللَّهُl-lahuAllah
عَنْهُمْʿanhumdari mereka
وَرَضُوا۟waraḍūdan mereka rida
عَنْهُ ۚʿanhudari pada-Nya
أُو۟لَـٰٓئِكَulāikamereka itu
حِزْبُḥiz'bugolongan
ٱللَّهِ ۚl-lahiAllah
أَلَآalāketahuilah
إِنَّinnasesungguhnya
حِزْبَḥiz'bagolongan
ٱللَّهِl-lahiAllah
هُمُhumumereka
ٱلْمُفْلِحُونَl-muf'liḥūnaorang-orang yang beruntung
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.