Surah Al-Hadid kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Hadid kata demi kata

Al-Hadid (الحديد) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 29 ayat, 574 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 574 kata untuk dipelajari, Surah Al-Hadid menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 3 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Hadid: 9 kata

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

سَبَّحَ sabbaḥa bertasbih
لِلَّهِ lillahi kepada Allah
مَا mā apa
فِى fī pada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 2 - Surah Al-Hadid: 11 kata

لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ

Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

لَهُۥ lahu bagi-Nya
مُلْكُ mul'ku kerajaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
يُحْىِۦ yuḥ'yī Dia yang menghidupkan
وَيُمِيتُ ۖ wayumītu Dia yang mematikan
وَهُوَ wahuwa dan Dia
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala/semuanya
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرٌ qadīrun berkuasa

Ayat 3 - Surah Al-Hadid: 9 kata

هُوَ ٱلْأَوَّلُ وَٱلْـَٔاخِرُ وَٱلظَّـٰهِرُ وَٱلْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

هُوَ huwa Dia
ٱلْأَوَّلُ l-awalu Yang Pertama
وَٱلْـَٔاخِرُ wal-ākhiru dan Yang Akhir
وَٱلظَّـٰهِرُ wal-ẓāhiru dan Yang Zahir
وَٱلْبَاطِنُ ۖ wal-bāṭinu dan Yang Batin
وَهُوَ wahuwa dan Dia
بِكُلِّ bikulli dengan segala/semua
شَىْءٍ shayin sesuatu
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 4 - Surah Al-Hadid: 36 kata

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍۢ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

هُوَ huwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
فِى fī pada
سِتَّةِ sittati enam
أَيَّامٍۢ ayyāmin hari
ثُمَّ thumma kemudian
ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju
عَلَى ʿalā atas
ٱلْعَرْشِ ۚ l-ʿarshi 'Arasy
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa
يَلِجُ yaliju masuk
فِى fī pada
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَمَا wamā dan apa
يَخْرُجُ yakhruju yang keluar
مِنْهَا min'hā dari padanya
وَمَا wamā dan apa
يَنزِلُ yanzilu yang turun
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَمَا wamā dan apa
يَعْرُجُ yaʿruju yang keluar
فِيهَا ۖ fīhā dari padanya
وَهُوَ wahuwa dan Dia
مَعَكُمْ maʿakum bersamamu
أَيْنَ ayna dimana
مَا mā apa
كُنتُمْ ۚ kuntum kalian adalah
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
بِمَا bimā dengan apa-apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 5 - Surah Al-Hadid: 8 kata

لَّهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ

Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.

لَّهُۥ lahu bagiNya
مُلْكُ mul'ku kerjaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
وَإِلَى wa-ilā dan kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تُرْجَعُ tur'jaʿu dikembalikan
ٱلْأُمُورُ l-umūru urusan

Ayat 6 - Surah Al-Hadid: 12 kata

يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ ۚ وَهُوَ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ

Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

يُولِجُ yūliju Dia memasukkan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
فِى fī pada
ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang
وَيُولِجُ wayūliju dan Dia memasukkan
ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang
فِى fī pada
ٱلَّيْلِ ۚ al-layli malam
وَهُوَ wahuwa dan Dia
عَلِيمٌۢ ʿalīmun mengetahui
بِذَاتِ bidhāti dengan yang ada
ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada

Ayat 7 - Surah Al-Hadid: 15 kata

ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَأَنفِقُوا۟ مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ ۖ فَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَأَنفَقُوا۟ لَهُمْ أَجْرٌۭ كَبِيرٌۭ

Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.

ءَامِنُوا۟ āminū berimanlah kamu
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya
وَأَنفِقُوا۟ wa-anfiqū dan belanjakanlah/nafkahkan
مِمَّا mimmā dari apa-apa
جَعَلَكُم jaʿalakum Dia jadikan kamu
مُّسْتَخْلَفِينَ mus'takhlafīna orang-orang yang menguasai
فِيهِ ۖ fīhi padanya
فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
مِنكُمْ minkum diantara kamu
وَأَنفَقُوا۟ wa-anfaqū dan mereka membelanjakan/menafkahkan
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَجْرٌۭ ajrun pahala
كَبِيرٌۭ kabīrun besar

Ayat 8 - Surah Al-Hadid: 15 kata

وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۙ وَٱلرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا۟ بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَـٰقَكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman.

وَمَا wamā dan apa-apa
لَكُمْ lakum bagi kalian
لَا lā tidak
تُؤْمِنُونَ tu'minūna kamu beriman
بِٱللَّهِ ۙ bil-lahi kepada Allah
وَٱلرَّسُولُ wal-rasūlu dan rasul
يَدْعُوكُمْ yadʿūkum menyeru kamu
لِتُؤْمِنُوا۟ litu'minū agar kamu beriman
بِرَبِّكُمْ birabbikum kepada Tuhan kamu
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
أَخَذَ akhadha Dia telah mengambil
مِيثَـٰقَكُمْ mīthāqakum perjanjian
إِن in jika
كُنتُم kuntum kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Ayat 9 - Surah Al-Hadid: 17 kata

هُوَ ٱلَّذِى يُنَزِّلُ عَلَىٰ عَبْدِهِۦٓ ءَايَـٰتٍۭ بَيِّنَـٰتٍۢ لِّيُخْرِجَكُم مِّنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ بِكُمْ لَرَءُوفٌۭ رَّحِيمٌۭ

Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang
يُنَزِّلُ yunazzilu menurunkan
عَلَىٰ ʿalā atas
عَبْدِهِۦٓ ʿabdihi hamba-Nya
ءَايَـٰتٍۭ āyātin ayat-ayat
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin dengan jelas/terang
لِّيُخْرِجَكُم liyukh'rijakum Dia hendak mengeluarkan kamu
مِّنَ mina dari
ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti kegelapan
إِلَى ilā atas/kepada
ٱلنُّورِ ۚ l-nūri cahaya
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
لَرَءُوفٌۭ laraūfun benar-benar Maha Penyantun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 10 - Surah Al-Hadid: 37 kata

وَمَا لَكُمْ أَلَّا تُنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا يَسْتَوِى مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ ٱلْفَتْحِ وَقَـٰتَلَ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةًۭ مِّنَ ٱلَّذِينَ أَنفَقُوا۟ مِنۢ بَعْدُ وَقَـٰتَلُوا۟ ۚ وَكُلًّۭا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ

Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

وَمَا wamā dan apa-apa
لَكُمْ lakum bagi kalian
أَلَّا allā kecuali
تُنفِقُوا۟ tunfiqū kamu membelanjakan/menafkahkan
فِى fī pada
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَلِلَّهِ walillahi dan Allah
مِيرَٰثُ mīrāthu mewarisi
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
لَا lā tidak
يَسْتَوِى yastawī sama
مِنكُم minkum dari kamu
مَّنْ man siapa
أَنفَقَ anfaqa membelanjakan/menafkahkan
مِن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
ٱلْفَتْحِ l-fatḥi kemenangan/penaklukan
وَقَـٰتَلَ ۚ waqātala dan ia berperang
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika seperti itulah
أَعْظَمُ aʿẓamu lebih tinggi
دَرَجَةًۭ darajatan derajat
مِّنَ mina dari
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أَنفَقُوا۟ anfaqū menafkahkan
مِنۢ min dari
بَعْدُ baʿdu setelah
وَقَـٰتَلُوا۟ ۚ waqātalū dan mereka berperang
وَكُلًّۭا wakullan dan makanlah
وَعَدَ waʿada telah menjajikan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْحُسْنَىٰ ۚ l-ḥus'nā lebih baik
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
بِمَا bimā terhadap apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui

Ayat 11 - Surah Al-Hadid: 12 kata

مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًۭا فَيُضَـٰعِفَهُۥ لَهُۥ وَلَهُۥٓ أَجْرٌۭ كَرِيمٌۭ

Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.

مَّن man siapa
ذَا dhā mempunyai
ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang
يُقْرِضُ yuq'riḍu memberi pinjaman
ٱللَّهَ l-laha Allah
قَرْضًا qarḍan pinjaman
حَسَنًۭا ḥasanan kebaikan
فَيُضَـٰعِفَهُۥ fayuḍāʿifahu maka Dia akan melipat-gandakannya
لَهُۥ lahu baginya
وَلَهُۥٓ walahu dan baginya
أَجْرٌۭ ajrun pahala
كَرِيمٌۭ karīmun yang besar

Ayat 12 - Surah Al-Hadid: 22 kata

يَوْمَ تَرَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ يَسْعَىٰ نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَـٰنِهِم بُشْرَىٰكُمُ ٱلْيَوْمَ جَنَّـٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar".

يَوْمَ yawma hari
تَرَى tarā kamu melihat
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang beriman
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan orang-orang perempuan beriman
يَسْعَىٰ yasʿā berjalan/bersinar
نُورُهُم nūruhum cahaya mereka
بَيْنَ bayna diantara
أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka
وَبِأَيْمَـٰنِهِم wabi-aymānihim dan disebelah kanan mereka
بُشْرَىٰكُمُ bush'rākumu berita gembira untuk mu
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
جَنَّـٰتٌۭ jannātun surga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai
خَـٰلِدِينَ khālidīna kekal
فِيهَا ۚ fīhā padanya
ذَٰلِكَ dhālika itulah
هُوَ huwa dia
ٱلْفَوْزُ l-fawzu kemenangan/keuntungan
ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar

Ayat 13 - Surah Al-Hadid: 27 kata

يَوْمَ يَقُولُ ٱلْمُنَـٰفِقُونَ وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتُ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱنظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ قِيلَ ٱرْجِعُوا۟ وَرَآءَكُمْ فَٱلْتَمِسُوا۟ نُورًۭا فَضُرِبَ بَيْنَهُم بِسُورٍۢ لَّهُۥ بَابٌۢ بَاطِنُهُۥ فِيهِ ٱلرَّحْمَةُ وَظَـٰهِرُهُۥ مِن قِبَلِهِ ٱلْعَذَابُ

Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.

يَوْمَ yawma hari
يَقُولُ yaqūlu berkata
ٱلْمُنَـٰفِقُونَ l-munāfiqūna orang-orang munafik laki-laki
وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتُ wal-munāfiqātu dan orang-orang munafik perempuan
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱنظُرُونَا unẓurūnā tungguhlah kami
نَقْتَبِسْ naqtabis kami mengambil
مِن min dari
نُّورِكُمْ nūrikum cahaya kamu
قِيلَ qīla dikatakan
ٱرْجِعُوا۟ ir'jiʿū kembalilah
وَرَآءَكُمْ warāakum belakangmu
فَٱلْتَمِسُوا۟ fal-tamisū maka carilah
نُورًۭا nūran cahaya
فَضُرِبَ faḍuriba lalu dijadikan/diadakan
بَيْنَهُم baynahum diantara mereka
بِسُورٍۢ bisūrin dengan dinding
لَّهُۥ lahu baginya
بَابٌۢ bābun pintu
بَاطِنُهُۥ bāṭinuhu didalamnya/dibatin
فِيهِ fīhi didalamnya
ٱلرَّحْمَةُ l-raḥmatu rahmat
وَظَـٰهِرُهُۥ waẓāhiruhu dan luarnya
مِن min dari
قِبَلِهِ qibalihi pihaknya/sisinya
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab

Ayat 14 - Surah Al-Hadid: 20 kata

يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ وَلَـٰكِنَّكُمْ فَتَنتُمْ أَنفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَٱرْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ ٱلْأَمَانِىُّ حَتَّىٰ جَآءَ أَمْرُ ٱللَّهِ وَغَرَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ

Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.

يُنَادُونَهُمْ yunādūnahum (orang-orang munafik) memanggil mereka
أَلَمْ alam tidaklah
نَكُن nakun adalah kami
مَّعَكُمْ ۖ maʿakum bersamamu
قَالُوا۟ qālū dan berkata
بَلَىٰ balā ya benar
وَلَـٰكِنَّكُمْ walākinnakum tetapi kamu
فَتَنتُمْ fatantum kamu telah membinasakan
أَنفُسَكُمْ anfusakum diri kalian sendiri
وَتَرَبَّصْتُمْ watarabbaṣtum dan kamu menunggu-nunggu
وَٱرْتَبْتُمْ wa-ir'tabtum dan kamu ragu-ragu
وَغَرَّتْكُمُ wagharratkumu dan menipu kamu
ٱلْأَمَانِىُّ l-amāniyu angan-angan kosong
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
جَآءَ jāa datang
أَمْرُ amru ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَغَرَّكُم wagharrakum menipu kamu
بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah
ٱلْغَرُورُ l-gharūru para penipu

Ayat 15 - Surah Al-Hadid: 15 kata

فَٱلْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنكُمْ فِدْيَةٌۭ وَلَا مِنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ مَأْوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ ۖ هِىَ مَوْلَىٰكُمْ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ

Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali".

فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari
لَا lā tidak
يُؤْخَذُ yu'khadhu diambil/diterima
مِنكُمْ minkum dari kamu
فِدْيَةٌۭ fid'yatun tebusan
وَلَا walā dan tidak
مِنَ mina dari
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ ۚ kafarū kafir/ingkar
مَأْوَىٰكُمُ mawākumu tempat tinggal kamu
ٱلنَّارُ ۖ l-nāru api/neraka
هِىَ hiya ia/itu
مَوْلَىٰكُمْ ۖ mawlākum perlindungan kamu
وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 16 - Surah Al-Hadid: 28 kata

۞ أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ ٱللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ ٱلْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ ٱلْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَـٰسِقُونَ

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

۞ أَلَمْ alam apakah tidak
يَأْنِ yani datang
لِلَّذِينَ lilladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
أَن an bahwa
تَخْشَعَ takhshaʿa tunduk
قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka
لِذِكْرِ lidhik'ri untuk mengingat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَمَا wamā dan apa
نَزَلَ nazala menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran
وَلَا walā dan tidak
يَكُونُوا۟ yakūnū adalah mereka
كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang
أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
فَطَالَ faṭāla lalu panjang
عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka
ٱلْأَمَدُ l-amadu masa
فَقَسَتْ faqasat maka keras
قُلُوبُهُمْ ۖ qulūbuhum hati mereka
وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan
مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka
فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik

Ayat 17 - Surah Al-Hadid: 13 kata

ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يُحْىِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلْـَٔايَـٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.

ٱعْلَمُوٓا۟ iʿ'lamū ketahuilah
أَنَّ anna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُحْىِ yuḥ'yī menghidupkan
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
بَعْدَ baʿda sesudah
مَوْتِهَا ۚ mawtihā matinya
قَدْ qad sesungguhnya
بَيَّنَّا bayyannā Kami telah menjelaskan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْـَٔايَـٰتِ l-āyāti keterangan-keterangan
لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian
تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

Ayat 18 - Surah Al-Hadid: 12 kata

إِنَّ ٱلْمُصَّدِّقِينَ وَٱلْمُصَّدِّقَـٰتِ وَأَقْرَضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًۭا يُضَـٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌۭ كَرِيمٌۭ

Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْمُصَّدِّقِينَ l-muṣadiqīna orang-orang laki-laki yang benar
وَٱلْمُصَّدِّقَـٰتِ wal-muṣadiqāti dan orang-orang perempuan yang benar
وَأَقْرَضُوا۟ wa-aqraḍū dan mereka memberi pinjaman
ٱللَّهَ l-laha Allah
قَرْضًا qarḍan pinjaman
حَسَنًۭا ḥasanan kebaikan/yang baik
يُضَـٰعَفُ yuḍāʿafu akan dilipat gandakan
لَهُمْ lahum untuk mereka
وَلَهُمْ walahum dan untuk mereka
أَجْرٌۭ ajrun pahala
كَرِيمٌۭ karīmun mulia

Ayat 19 - Surah Al-Hadid: 20 kata

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦٓ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلصِّدِّيقُونَ ۖ وَٱلشُّهَدَآءُ عِندَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَآ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَصْحَـٰبُ ٱلْجَحِيمِ

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَرُسُلِهِۦٓ warusulihi dan rasul Nya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلصِّدِّيقُونَ ۖ l-ṣidīqūna orang-orang yang benar
وَٱلشُّهَدَآءُ wal-shuhadāu dan orang-orang yang menjadi saksi
عِندَ ʿinda disisi
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَجْرُهُمْ ajruhum pahala mereka
وَنُورُهُمْ ۖ wanūruhum dan cahaya mereka
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mendustakan
بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā dengan ayat-ayat Kami
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni
ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka

Ayat 20 - Surah Al-Hadid: 39 kata

ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ وَزِينَةٌۭ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌۭ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّۭا ثُمَّ يَكُونُ حُطَـٰمًۭا ۖ وَفِى ٱلْـَٔاخِرَةِ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَغْفِرَةٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

ٱعْلَمُوٓا۟ iʿ'lamū ketahuilah
أَنَّمَا annamā sesungguhnya hanyalah
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
لَعِبٌۭ laʿibun permainan
وَلَهْوٌۭ walahwun dan senda gurau
وَزِينَةٌۭ wazīnatun dan perhiasan
وَتَفَاخُرٌۢ watafākhurun dan bermegah-megahan
بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu
وَتَكَاثُرٌۭ watakāthurun dan berbangga-banggaan
فِى fī pada/tentang
ٱلْأَمْوَٰلِ l-amwāli harta
وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ wal-awlādi dan anak-anak
كَمَثَلِ kamathali seperti perumpamaan
غَيْثٍ ghaythin hujan
أَعْجَبَ aʿjaba mengagumkan
ٱلْكُفَّارَ l-kufāra orang-orang kafir/petani
نَبَاتُهُۥ nabātuhu tanaman-tanamannya
ثُمَّ thumma kemudian
يَهِيجُ yahīju ia menjadi kering
فَتَرَىٰهُ fatarāhu maka kamu melihatnya
مُصْفَرًّۭا muṣ'farran kuning
ثُمَّ thumma kemudian
يَكُونُ yakūnu adalah ia
حُطَـٰمًۭا ۖ ḥuṭāman hancur
وَفِى wafī dan pada
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
شَدِيدٌۭ shadīdun pedih
وَمَغْفِرَةٌۭ wamaghfiratun dan ampunan
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ wariḍ'wānun dan keridaan
وَمَا wamā dan tidaklah
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَآ l-dun'yā dunia
إِلَّا illā kecuali
مَتَـٰعُ matāʿu kesenangan
ٱلْغُرُورِ l-ghurūri tipuan

Ayat 21 - Surah Al-Hadid: 25 kata

سَابِقُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍۢ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

سَابِقُوٓا۟ sābiqū berlomba-lombalah kamu
إِلَىٰ ilā kepada
مَغْفِرَةٍۢ maghfiratin ampunan
مِّن min dari
رَّبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
وَجَنَّةٍ wajannatin dan surga
عَرْضُهَا ʿarḍuhā luasnya
كَعَرْضِ kaʿarḍi seperti luas
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
أُعِدَّتْ uʿiddat dijanjikan/disediakan
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَرُسُلِهِۦ ۚ warusulihi dan rasul Nya
ذَٰلِكَ dhālika itulah
فَضْلُ faḍlu karunia
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يُؤْتِيهِ yu'tīhi diberikannya
مَن man siapa
يَشَآءُ ۚ yashāu yang dikehendaki
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
ذُو dhū mempunyai
ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia
ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Ayat 22 - Surah Al-Hadid: 21 kata

مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِى كِتَـٰبٍۢ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

مَآ mā tidak
أَصَابَ aṣāba menimpa
مِن min dari
مُّصِيبَةٍۢ muṣībatin bencana
فِى fī pada
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَلَا walā dan tidak
فِىٓ fī pada
أَنفُسِكُمْ anfusikum diri kalian sendiri
إِلَّا illā kecuali
فِى fī pada
كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab
مِّن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
نَّبْرَأَهَآ ۚ nabra-ahā Kami menciptakannya
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَسِيرٌۭ yasīrun mudah

Ayat 23 - Surah Al-Hadid: 15 kata

لِّكَيْلَا تَأْسَوْا۟ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا۟ بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍۢ فَخُورٍ

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,

لِّكَيْلَا likaylā supaya jangan
تَأْسَوْا۟ tasaw kamu berduka-cita
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa-apa
فَاتَكُمْ fātakum luput dari kamu
وَلَا walā dan janganlah
تَفْرَحُوا۟ tafraḥū kamu gembira
بِمَآ bimā terhadap apa
ءَاتَىٰكُمْ ۗ ātākum Dia berikan kepadamu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
لَا lā tidak
يُحِبُّ yuḥibbu mencintai/menyukai
كُلَّ kulla setiap/segala
مُخْتَالٍۢ mukh'tālin sombong
فَخُورٍ fakhūrin membanggakan diri

Ayat 24 - Surah Al-Hadid: 12 kata

ٱلَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلْبُخْلِ ۗ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَبْخَلُونَ yabkhalūna (mereka) kikir
وَيَأْمُرُونَ wayamurūna dan mereka menyuruh
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
بِٱلْبُخْلِ ۗ bil-bukh'li dengan berbuat kikir
وَمَن waman dan barang siapa
يَتَوَلَّ yatawalla berpaling
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya
ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji

Ayat 25 - Surah Al-Hadid: 28 kata

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِٱلْبَيِّنَـٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ ٱلْكِتَـٰبَ وَٱلْمِيزَانَ لِيَقُومَ ٱلنَّاسُ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا ٱلْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَنَـٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌۭ

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

لَقَدْ laqad sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus
رُسُلَنَا rusulanā rasul-rasul Kami
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan-keterangan nyata
وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami menurunkan
مَعَهُمُ maʿahumu bersama mereka
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab
وَٱلْمِيزَانَ wal-mīzāna dan timbangan
لِيَقُومَ liyaqūma supaya menegakkan
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
بِٱلْقِسْطِ ۖ bil-qis'ṭi dengan adil
وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan/jadikan
ٱلْحَدِيدَ l-ḥadīda besi
فِيهِ fīhi padanya
بَأْسٌۭ basun kekuatan
شَدِيدٌۭ shadīdun yang sangat
وَمَنَـٰفِعُ wamanāfiʿu dan manfaat
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
وَلِيَعْلَمَ waliyaʿlama dan hendak mengetahui
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَن man siapa
يَنصُرُهُۥ yanṣuruhu menolong-Nya
وَرُسُلَهُۥ warusulahu dan rasul-rasul-Nya
بِٱلْغَيْبِ ۚ bil-ghaybi dengan gaib/tidak kelihatan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
قَوِىٌّ qawiyyun Maha Kuat
عَزِيزٌۭ ʿazīzun Maha Perkasa

Ayat 26 - Surah Al-Hadid: 14 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًۭا وَإِبْرَٰهِيمَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِمَا ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلْكِتَـٰبَ ۖ فَمِنْهُم مُّهْتَدٍۢ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَـٰسِقُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus
نُوحًۭا nūḥan Nuh
وَإِبْرَٰهِيمَ wa-ib'rāhīma dan Ibrahim
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
فِى fī pada
ذُرِّيَّتِهِمَا dhurriyyatihimā anak cucu/keturunan mereka
ٱلنُّبُوَّةَ l-nubuwata kenabian
وَٱلْكِتَـٰبَ ۖ wal-kitāba dan Al Kitab
فَمِنْهُم famin'hum dan diantara mereka
مُّهْتَدٍۢ ۖ muh'tadin mendapat petunjuk
وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan
مِّنْهُمْ min'hum dari mereka
فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik

Ayat 27 - Surah Al-Hadid: 39 kata

ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِم بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ وَءَاتَيْنَـٰهُ ٱلْإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِى قُلُوبِ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوهُ رَأْفَةًۭ وَرَحْمَةًۭ وَرَهْبَانِيَّةً ٱبْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَـٰهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ٱبْتِغَآءَ رِضْوَٰنِ ٱللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۖ فَـَٔاتَيْنَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَـٰسِقُونَ

Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.

ثُمَّ thumma kemudian
قَفَّيْنَا qaffaynā Kami ikutkan/iringi
عَلَىٰٓ ʿalā atas
ءَاثَـٰرِهِم āthārihim jejak/belakang mereka
بِرُسُلِنَا birusulinā dengan rasul-rasul Kami
وَقَفَّيْنَا waqaffaynā dan Kami ikutkan/iringkan
بِعِيسَى biʿīsā dengan Isa
ٱبْنِ ib'ni anak
مَرْيَمَ maryama Maryam
وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan Kami berikannya
ٱلْإِنجِيلَ l-injīla Injil
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
فِى fī dalam
قُلُوبِ qulūbi hati
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّبَعُوهُ ittabaʿūhu mengikutinya
رَأْفَةًۭ rafatan rasa satun
وَرَحْمَةًۭ waraḥmatan dan kasih sayang
وَرَهْبَانِيَّةً warahbāniyyatan dan rahbaniyah/kependetaan
ٱبْتَدَعُوهَا ib'tadaʿūhā mereka adakan
مَا mā apa-apa
كَتَبْنَـٰهَا katabnāhā Kami mewajibkannya
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
إِلَّا illā kecuali
ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari
رِضْوَٰنِ riḍ'wāni keridaan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَمَا famā maka tidak
رَعَوْهَا raʿawhā memeliharanya
حَقَّ ḥaqqa sebenar-benarnya
رِعَايَتِهَا ۖ riʿāyatihā pemeliharaan
فَـَٔاتَيْنَا faātaynā maka Kami berikan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
مِنْهُمْ min'hum diantara mereka
أَجْرَهُمْ ۖ ajrahum pahala mereka
وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan
مِّنْهُمْ min'hum dari mereka
فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik

Ayat 28 - Surah Al-Hadid: 21 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَءَامِنُوا۟ بِرَسُولِهِۦ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِۦ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًۭا تَمْشُونَ بِهِۦ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā hai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertakwalah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَءَامِنُوا۟ waāminū dan berimanlah
بِرَسُولِهِۦ birasūlihi kepada rasul-rasulnya
يُؤْتِكُمْ yu'tikum Dia akan memberikan kepada kamu
كِفْلَيْنِ kif'layni dua bagian
مِن min dari
رَّحْمَتِهِۦ raḥmatihi rahmat-Nya
وَيَجْعَل wayajʿal dan Dia menjadikan
لَّكُمْ lakum bagi kalian
نُورًۭا nūran cahaya
تَمْشُونَ tamshūna kamu berjalan
بِهِۦ bihi padanya
وَيَغْفِرْ wayaghfir dan mengampuni
لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 29 - Surah Al-Hadid: 22 kata

لِّئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ ٱلْكِتَـٰبِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَىْءٍۢ مِّن فَضْلِ ٱللَّهِ ۙ وَأَنَّ ٱلْفَضْلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

لِّئَلَّا li-allā agar supaya
يَعْلَمَ yaʿlama mengetahui
أَهْلُ ahlu ahli
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
أَلَّا allā bahwa tidak
يَقْدِرُونَ yaqdirūna mereka berkuasa
عَلَىٰ ʿalā atas
شَىْءٍۢ shayin segala sesuatu
مِّن min dari
فَضْلِ faḍli karunia
ٱللَّهِ ۙ l-lahi Allah
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱلْفَضْلَ l-faḍla karunia
بِيَدِ biyadi ditangan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يُؤْتِيهِ yu'tīhi Dia berikan
مَن man siapa
يَشَآءُ ۚ yashāu yang dikehendaki
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
ذُو dhū memiliki
ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia
ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi