Surah Al-Waaqia kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Waaqia kata demi kata
Al-Waaqia (الواقعة) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 96 ayat, 379 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 379 kata untuk dipelajari, Surah Al-Waaqia menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 2 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ
Apabila terjadi hari kiamat,
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
وَقَعَتِ
waqaʿati
jatuh/terjadi
▶
ٱلْوَاقِعَةُ
l-wāqiʿatu
kejadian/peristiwa yang besar
Ayat 2 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.
▶
لَيْسَ
laysa
tidak
▶
لِوَقْعَتِهَا
liwaqʿatihā
bagi/tentang terjadinya
▶
كَاذِبَةٌ
kādhibatun
seseorang yang mendustakan
Ayat 3 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
خَافِضَةٌۭ رَّافِعَةٌ
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
▶
خَافِضَةٌۭ
khāfiḍatun
yang merendahkan
▶
رَّافِعَةٌ
rāfiʿatun
yang meninggikan
Ayat 4 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّۭا
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
رُجَّتِ
rujjati
digoncangkan
▶
ٱلْأَرْضُ
l-arḍu
bumi
▶
رَجًّۭا
rajjan
goncangan yang keras
Ayat 5 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَبُسَّتِ ٱلْجِبَالُ بَسًّۭا
dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,
▶
وَبُسَّتِ
wabussati
dan dihancurkan
▶
ٱلْجِبَالُ
l-jibālu
gunung-gunung
▶
بَسًّۭا
bassan
sehancur-hancurnya
Ayat 6 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَكَانَتْ هَبَآءًۭ مُّنۢبَثًّۭا
maka jadilah ia debu yang beterbangan,
▶
فَكَانَتْ
fakānat
dan adalah/jadilah ia
▶
هَبَآءًۭ
habāan
debu
▶
مُّنۢبَثًّۭا
munbathan
berterbangan
Ayat 7 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكُنتُمْ أَزْوَٰجًۭا ثَلَـٰثَةًۭ
dan kamu menjadi tiga golongan.
▶
وَكُنتُمْ
wakuntum
dan kalian
▶
أَزْوَٰجًۭا
azwājan
pasangan/golongan
▶
ثَلَـٰثَةًۭ
thalāthatan
tiga
Ayat 8 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَصْحَـٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ
Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.
▶
فَأَصْحَـٰبُ
fa-aṣḥābu
maka kaum/golongan
▶
ٱلْمَيْمَنَةِ
l-maymanati
kanan
▶
مَآ
mā
apa/siapa
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
kaum/golongan
▶
ٱلْمَيْمَنَةِ
l-maymanati
kanan
Ayat 9 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَصْحَـٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ
Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
▶
وَأَصْحَـٰبُ
wa-aṣḥābu
dan kaum/golongan
▶
ٱلْمَشْـَٔمَةِ
l-mashamati
celaka/kiri
▶
مَآ
mā
apa/siapa
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
kaum/golongan
▶
ٱلْمَشْـَٔمَةِ
l-mashamati
kiri
Ayat 10 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلسَّـٰبِقُونَ
Dan orang-orang yang beriman paling dahulu,
▶
وَٱلسَّـٰبِقُونَ
wal-sābiqūna
dan orang-orang terdahulu
▶
ٱلسَّـٰبِقُونَ
l-sābiqūna
orang-orang terdahulu
Ayat 11 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلْمُقَرَّبُونَ
Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah.
▶
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ulāika
mereka itulah
▶
ٱلْمُقَرَّبُونَ
l-muqarabūna
orang-orang yang dekat
Ayat 12 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ
Berada dalam jannah kenikmatan.
▶
فِى
fī
pada
▶
جَنَّـٰتِ
jannāti
surga/taman
▶
ٱلنَّعِيمِ
l-naʿīmi
kenikmatan
Ayat 13 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
▶
ثُلَّةٌۭ
thullatun
rombongan/golongan besar
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang pertama/dahulu
Ayat 14 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَلِيلٌۭ مِّنَ ٱلْـَٔاخِرِينَ
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian
▶
وَقَلِيلٌۭ
waqalīlun
dan sedikit
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْـَٔاخِرِينَ
l-ākhirīna
orang-orang kemudian
Ayat 15 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَلَىٰ سُرُرٍۢ مَّوْضُونَةٍۢ
Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata,
▶
عَلَىٰ
ʿalā
di atas
▶
سُرُرٍۢ
sururin
divan
▶
مَّوْضُونَةٍۢ
mawḍūnatin
tersulam/bertahtakan emas permata
Ayat 16 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
مُّتَّكِـِٔينَ عَلَيْهَا مُتَقَـٰبِلِينَ
seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.
▶
مُّتَّكِـِٔينَ
muttakiīna
mereka bersandar
▶
عَلَيْهَا
ʿalayhā
diatasnya
▶
مُتَقَـٰبِلِينَ
mutaqābilīna
mereka berhadap-hadapan
Ayat 17 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَٰنٌۭ مُّخَلَّدُونَ
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
▶
يَطُوفُ
yaṭūfu
mengelilingi
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
وِلْدَٰنٌۭ
wil'dānun
anak-anak muda
▶
مُّخَلَّدُونَ
mukhalladūna
kekal/tetap
Ayat 18 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
بِأَكْوَابٍۢ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍۢ مِّن مَّعِينٍۢ
dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir,
▶
بِأَكْوَابٍۢ
bi-akwābin
dengan cangkir-cangkir
▶
وَأَبَارِيقَ
wa-abārīqa
dan cerek-cerek
▶
وَكَأْسٍۢ
wakasin
dan piala-piala
▶
مِّن
min
dari
▶
مَّعِينٍۢ
maʿīnin
mata air
Ayat 19 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يُصَدَّعُونَ
yuṣaddaʿūna
mereka sakit kepala/pening
▶
عَنْهَا
ʿanhā
dari padanya/karenanya
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
يُنزِفُونَ
yunzifūna
mereka mabuk
Ayat 20 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفَـٰكِهَةٍۢ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ
dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,
▶
وَفَـٰكِهَةٍۢ
wafākihatin
dan buah-buahan
▶
مِّمَّا
mimmā
dari apa
▶
يَتَخَيَّرُونَ
yatakhayyarūna
mereka pilih
Ayat 21 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَحْمِ طَيْرٍۢ مِّمَّا يَشْتَهُونَ
dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.
▶
وَلَحْمِ
walaḥmi
dan daging
▶
طَيْرٍۢ
ṭayrin
burung
▶
مِّمَّا
mimmā
dari apa
▶
يَشْتَهُونَ
yashtahūna
mereka inginkan
Ayat 22 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَحُورٌ عِينٌۭ
Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli,
▶
وَحُورٌ
waḥūrun
dan bidadari
▶
عِينٌۭ
ʿīnun
bermata jeli
Ayat 23 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَأَمْثَـٰلِ ٱللُّؤْلُؤِ ٱلْمَكْنُونِ
laksana mutiara yang tersimpan baik.
▶
كَأَمْثَـٰلِ
ka-amthāli
seperti/laksana
▶
ٱللُّؤْلُؤِ
l-lu'lu-i
mutiara
▶
ٱلْمَكْنُونِ
l-maknūni
tersimpan baik
Ayat 24 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.
▶
جَزَآءًۢ
jazāan
balasan
▶
بِمَا
bimā
bagi apa
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
يَعْمَلُونَ
yaʿmalūna
mereka telah kerjakan
Ayat 25 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا تَأْثِيمًا
Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَسْمَعُونَ
yasmaʿūna
mereka mendengar
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
لَغْوًۭا
laghwan
sia-sia
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
تَأْثِيمًا
tathīman
menimbulkan dosa
Ayat 26 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا قِيلًۭا سَلَـٰمًۭا سَلَـٰمًۭا
akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
قِيلًۭا
qīlan
perkataan
▶
سَلَـٰمًۭا
salāman
selamat/sejahtera
▶
سَلَـٰمًۭا
salāman
selamat/sejahtera
Ayat 27 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَصْحَـٰبُ ٱلْيَمِينِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلْيَمِينِ
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.
▶
وَأَصْحَـٰبُ
wa-aṣḥābu
dan kaum/golongan
▶
ٱلْيَمِينِ
l-yamīni
kanan
▶
مَآ
mā
apa/siapa
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
kaum/golongan
▶
ٱلْيَمِينِ
l-yamīni
kanan
Ayat 28 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فِى سِدْرٍۢ مَّخْضُودٍۢ
Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,
▶
فِى
fī
pada
▶
سِدْرٍۢ
sid'rin
pohon bidara
▶
مَّخْضُودٍۢ
makhḍūdin
tidak berduri
Ayat 29 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَطَلْحٍۢ مَّنضُودٍۢ
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),
▶
وَطَلْحٍۢ
waṭalḥin
dan pohon pisang
▶
مَّنضُودٍۢ
manḍūdin
bersusun-susun
Ayat 30 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَظِلٍّۢ مَّمْدُودٍۢ
dan naungan yang terbentang luas,
▶
وَظِلٍّۢ
waẓillin
dan naungan
▶
مَّمْدُودٍۢ
mamdūdin
memanjang/terbentang luas
Ayat 31 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآءٍۢ مَّسْكُوبٍۢ
dan air yang tercurah,
▶
وَمَآءٍۢ
wamāin
dan air
▶
مَّسْكُوبٍۢ
maskūbin
tercurah
Ayat 32 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفَـٰكِهَةٍۢ كَثِيرَةٍۢ
dan buah-buahan yang banyak,
▶
وَفَـٰكِهَةٍۢ
wafākihatin
dan buah-buahan
▶
كَثِيرَةٍۢ
kathīratin
yang banyak
Ayat 33 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّا مَقْطُوعَةٍۢ وَلَا مَمْنُوعَةٍۢ
yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.
▶
لَّا
lā
tidak
▶
مَقْطُوعَةٍۢ
maqṭūʿatin
terputus
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
مَمْنُوعَةٍۢ
mamnūʿatin
tercegah/terlarang
Ayat 34 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفُرُشٍۢ مَّرْفُوعَةٍ
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
▶
وَفُرُشٍۢ
wafurushin
dan hamparan/kasur-kasur
▶
مَّرْفُوعَةٍ
marfūʿatin
ditinggikan/tebal empuk
Ayat 35 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّآ أَنشَأْنَـٰهُنَّ إِنشَآءًۭ
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya Kami
▶
أَنشَأْنَـٰهُنَّ
anshanāhunna
Kami jadikan mereka
▶
إِنشَآءًۭ
inshāan
dengan kejadian
Ayat 36 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَجَعَلْنَـٰهُنَّ أَبْكَارًا
dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.
▶
فَجَعَلْنَـٰهُنَّ
fajaʿalnāhunna
maka Kami jadikan mereka
▶
أَبْكَارًا
abkāran
gadis-gadis perawan
Ayat 37 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
عُرُبًا أَتْرَابًۭا
penuh cinta lagi sebaya umurnya.
▶
عُرُبًا
ʿuruban
penuh cinta
▶
أَتْرَابًۭا
atrāban
sebaya
Ayat 38 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِّأَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ
(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,
▶
لِّأَصْحَـٰبِ
li-aṣḥābi
untuk kaum/golongan
▶
ٱلْيَمِينِ
l-yamīni
kanan
Ayat 39 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu.
▶
ثُلَّةٌۭ
thullatun
rombongan/golongan besar
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang pertama/terdahulu
Ayat 40 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَثُلَّةٌۭ مِّنَ ٱلْـَٔاخِرِينَ
dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.
▶
وَثُلَّةٌۭ
wathullatun
rombongan/golongan besar
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْـَٔاخِرِينَ
l-ākhirīna
orang-orang kemudian
Ayat 41 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَصْحَـٰبُ ٱلشِّمَالِ مَآ أَصْحَـٰبُ ٱلشِّمَالِ
Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?
▶
وَأَصْحَـٰبُ
wa-aṣḥābu
dan kaum/golongan
▶
ٱلشِّمَالِ
l-shimāli
kiri
▶
مَآ
mā
apa/siapa
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
kaum/golongan
▶
ٱلشِّمَالِ
l-shimāli
kiri
Ayat 42 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فِى سَمُومٍۢ وَحَمِيمٍۢ
Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,
▶
فِى
fī
pada
▶
سَمُومٍۢ
samūmin
angin amat panas
▶
وَحَمِيمٍۢ
waḥamīmin
dan air yang sangat mendidih
Ayat 43 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَظِلٍّۢ مِّن يَحْمُومٍۢ
dan dalam naungan asap yang hitam.
▶
وَظِلٍّۢ
waẓillin
dan naungan
▶
مِّن
min
dari
▶
يَحْمُومٍۢ
yaḥmūmin
asap hitam
Ayat 44 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّا بَارِدٍۢ وَلَا كَرِيمٍ
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
▶
لَّا
lā
tidak
▶
بَارِدٍۢ
bāridin
sejuk
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
كَرِيمٍ
karīmin
enak/menyenangkan
Ayat 45 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
قَبْلَ
qabla
sebelum
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian/itu
▶
مُتْرَفِينَ
mut'rafīna
dalam kesenangan/kemewahan
Ayat 46 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَانُوا۟ يُصِرُّونَ عَلَى ٱلْحِنثِ ٱلْعَظِيمِ
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.
▶
وَكَانُوا۟
wakānū
dan adalah mereka
▶
يُصِرُّونَ
yuṣirrūna
mereka tetap/terus-menerus
▶
عَلَى
ʿalā
atas
▶
ٱلْحِنثِ
l-ḥinthi
pelanggaran/dosa
▶
ٱلْعَظِيمِ
l-ʿaẓīmi
yang besar
Ayat 47 - Surah Al-Waaqia: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَانُوا۟ يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?
▶
وَكَانُوا۟
wakānū
dan adalah mereka
▶
يَقُولُونَ
yaqūlūna
mereka mengatakan
▶
أَئِذَا
a-idhā
apakah apabila
▶
مِتْنَا
mit'nā
kami telah mati
▶
وَكُنَّا
wakunnā
dan kami adalah/menjadi
▶
تُرَابًۭا
turāban
tanah
▶
وَعِظَـٰمًا
waʿiẓāman
dan tulang-belulang
▶
أَءِنَّا
a-innā
apakah sesungguhnya kami
▶
لَمَبْعُوثُونَ
lamabʿūthūna
sungguh akan dibangkitkan
Ayat 48 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ
apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?"
▶
أَوَءَابَآؤُنَا
awaābāunā
nenek moyang kita?
▶
ٱلْأَوَّلُونَ
l-awalūna
terdahulu
Ayat 49 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُلْ إِنَّ ٱلْأَوَّلِينَ وَٱلْـَٔاخِرِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,
▶
قُلْ
qul
katakanlah
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang terdahulu
▶
وَٱلْـَٔاخِرِينَ
wal-ākhirīna
dan orang-orang yang kemudian
Ayat 50 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَـٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.
▶
لَمَجْمُوعُونَ
lamajmūʿūna
sungguh mereka dikumpulkan
▶
إِلَىٰ
ilā
atas
▶
مِيقَـٰتِ
mīqāti
waktu-waktu tertentu
▶
يَوْمٍۢ
yawmin
hari
▶
مَّعْلُومٍۢ
maʿlūmin
diketahui/ditentukan
Ayat 51 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا ٱلضَّآلُّونَ ٱلْمُكَذِّبُونَ
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
إِنَّكُمْ
innakum
sesungguhnya kalian
▶
أَيُّهَا
ayyuhā
hai
▶
ٱلضَّآلُّونَ
l-ḍālūna
orang-orang yang sesat
▶
ٱلْمُكَذِّبُونَ
l-mukadhibūna
orang-orang pendusta
Ayat 52 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَـَٔاكِلُونَ مِن شَجَرٍۢ مِّن زَقُّومٍۢ
benar-benar akan memakan pohon zaqqum,
▶
لَـَٔاكِلُونَ
laākilūna
pasti memakan
▶
مِن
min
dari
▶
شَجَرٍۢ
shajarin
pohon
▶
مِّن
min
dari
▶
زَقُّومٍۢ
zaqqūmin
zaqqum
Ayat 53 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ
dan akan memenuhi perutmu dengannya.
▶
فَمَالِـُٔونَ
famāliūna
maka menjadi penuh
▶
مِنْهَا
min'hā
dari padanya
▶
ٱلْبُطُونَ
l-buṭūna
perut-perut
Ayat 54 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَشَـٰرِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْحَمِيمِ
Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.
▶
فَشَـٰرِبُونَ
fashāribūna
maka akan meminum
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْحَمِيمِ
l-ḥamīmi
air panas yang mendidih
Ayat 55 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَشَـٰرِبُونَ شُرْبَ ٱلْهِيمِ
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.
▶
فَشَـٰرِبُونَ
fashāribūna
maka akan meminum
▶
شُرْبَ
shur'ba
minuman
▶
ٱلْهِيمِ
l-hīmi
unta
Ayat 56 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ ٱلدِّينِ
Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".
▶
هَـٰذَا
hādhā
inilah
▶
نُزُلُهُمْ
nuzuluhum
pemberian/hidangan mereka
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
ٱلدِّينِ
l-dīni
pembalasan
Ayat 57 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
نَحْنُ خَلَقْنَـٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ
Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan?
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
خَلَقْنَـٰكُمْ
khalaqnākum
Kami menciptakan kamu
▶
فَلَوْلَا
falawlā
maka mengapa tidak
▶
تُصَدِّقُونَ
tuṣaddiqūna
kamu membenarkan
Ayat 58 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَرَءَيْتُم مَّا تُمْنُونَ
Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.
▶
أَفَرَءَيْتُم
afara-aytum
maka apakah kamu perhatikan
▶
مَّا
mā
apa
▶
تُمْنُونَ
tum'nūna
kamu tumpahkan/pancarkan
Ayat 59 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلْخَـٰلِقُونَ
Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?
▶
ءَأَنتُمْ
a-antum
apakah kamu
▶
تَخْلُقُونَهُۥٓ
takhluqūnahu
kamu menciptakannya
▶
أَمْ
am
atau
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
ٱلْخَـٰلِقُونَ
l-khāliqūna
yang menciptakannya
Ayat 60 - Surah Al-Waaqia: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ ٱلْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
قَدَّرْنَا
qaddarnā
Kami telah menentukan
▶
بَيْنَكُمُ
baynakumu
diantara kamu
▶
ٱلْمَوْتَ
l-mawta
kematian
▶
وَمَا
wamā
dan tidaklah
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
بِمَسْبُوقِينَ
bimasbūqīna
dengan dikalahkan
Ayat 61 - Surah Al-Waaqia: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَلَىٰٓ أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَـٰلَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِى مَا لَا تَعْلَمُونَ
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
أَن
an
bahwa
▶
نُّبَدِّلَ
nubaddila
menggantikan
▶
أَمْثَـٰلَكُمْ
amthālakum
yang serupa kamu
▶
وَنُنشِئَكُمْ
wanunshi-akum
dan menciptakan kamu
▶
فِى
fī
pada
▶
مَا
mā
apa
▶
لَا
lā
tidak
▶
تَعْلَمُونَ
taʿlamūna
(kalian) mengetahui
Ayat 62 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُولَىٰ فَلَوْلَا تَذَكَّرُونَ
Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
عَلِمْتُمُ
ʿalim'tumu
kamu telah mengetahui
▶
ٱلنَّشْأَةَ
l-nashata
penciptaan
▶
ٱلْأُولَىٰ
l-ūlā
pertama
▶
فَلَوْلَا
falawlā
maka mengapa tidak
▶
تَذَكَّرُونَ
tadhakkarūna
kamu ingat/mengambil pelajaran
Ayat 63 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَرَءَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.
▶
أَفَرَءَيْتُم
afara-aytum
maka apakah kamu perhatikan
▶
مَّا
mā
apa
▶
تَحْرُثُونَ
taḥruthūna
kamu tanam
Ayat 64 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُۥٓ أَمْ نَحْنُ ٱلزَّٰرِعُونَ
Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?
▶
ءَأَنتُمْ
a-antum
apakah kamu
▶
تَزْرَعُونَهُۥٓ
tazraʿūnahu
kamu menanamnya
▶
أَمْ
am
atau
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
ٱلزَّٰرِعُونَ
l-zāriʿūna
penanam(nya)
Ayat 65 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَوْ نَشَآءُ لَجَعَلْنَـٰهُ حُطَـٰمًۭا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang.
▶
لَوْ
law
jika
▶
نَشَآءُ
nashāu
Kami menghendaki
▶
لَجَعَلْنَـٰهُ
lajaʿalnāhu
niscaya Kami jadikan dia
▶
حُطَـٰمًۭا
ḥuṭāman
hancur/kering
▶
فَظَلْتُمْ
faẓaltum
maka jadilah kamu
▶
تَفَكَّهُونَ
tafakkahūna
kamu meratap/menyesal
Ayat 66 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا لَمُغْرَمُونَ
(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian",
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
لَمُغْرَمُونَ
lamugh'ramūna
sungguh yang menanggung hutang
Ayat 67 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ
bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
نَحْنُ
naḥnu
kami
▶
مَحْرُومُونَ
maḥrūmūna
orang yang tidak berusaha
Ayat 68 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَرَءَيْتُمُ ٱلْمَآءَ ٱلَّذِى تَشْرَبُونَ
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.
▶
أَفَرَءَيْتُمُ
afara-aytumu
maka apakah kamu memperhatikan
▶
ٱلْمَآءَ
l-māa
air
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
تَشْرَبُونَ
tashrabūna
kamu minum
Ayat 69 - Surah Al-Waaqia: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ ٱلْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنزِلُونَ
Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?
▶
ءَأَنتُمْ
a-antum
apakah kamu
▶
أَنزَلْتُمُوهُ
anzaltumūhu
kamu menurunkannya
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُزْنِ
l-muz'ni
mendung/awan
▶
أَمْ
am
atau
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
ٱلْمُنزِلُونَ
l-munzilūna
yang menurunkan
Ayat 70 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَوْ نَشَآءُ جَعَلْنَـٰهُ أُجَاجًۭا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ
Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?
▶
لَوْ
law
jika
▶
نَشَآءُ
nashāu
Kami menghendaki
▶
جَعَلْنَـٰهُ
jaʿalnāhu
Kami jadikannya
▶
أُجَاجًۭا
ujājan
asin
▶
فَلَوْلَا
falawlā
maka mengapa tidak
▶
تَشْكُرُونَ
tashkurūna
kalian bersyukur
Ayat 71 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَرَءَيْتُمُ ٱلنَّارَ ٱلَّتِى تُورُونَ
Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).
▶
أَفَرَءَيْتُمُ
afara-aytumu
maka apakah kamu memperhatikan
▶
ٱلنَّارَ
l-nāra
api
▶
ٱلَّتِى
allatī
yang
▶
تُورُونَ
tūrūna
kamu nyalakan
Ayat 72 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ أَمْ نَحْنُ ٱلْمُنشِـُٔونَ
Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?
▶
ءَأَنتُمْ
a-antum
apakah kamu
▶
أَنشَأْتُمْ
anshatum
kamu menumbuhkan
▶
شَجَرَتَهَآ
shajaratahā
kayunya
▶
أَمْ
am
atau
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
ٱلْمُنشِـُٔونَ
l-munshiūna
yang menumbuhkannya
Ayat 73 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
نَحْنُ جَعَلْنَـٰهَا تَذْكِرَةًۭ وَمَتَـٰعًۭا لِّلْمُقْوِينَ
Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
جَعَلْنَـٰهَا
jaʿalnāhā
Kami menjadikannya
▶
تَذْكِرَةًۭ
tadhkiratan
peringatan/pengajaran
▶
وَمَتَـٰعًۭا
wamatāʿan
dan kesenangan/bahan yang berguna
▶
لِّلْمُقْوِينَ
lil'muq'wīna
bagi orang-orang yang musafir
Ayat 74 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.
▶
فَسَبِّحْ
fasabbiḥ
maka bertasbihlah
▶
بِٱسْمِ
bi-is'mi
dengan nama
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
ٱلْعَظِيمِ
l-ʿaẓīmi
Maha Besar/Agung
Ayat 75 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ
Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran.
▶
۞ فَلَآ
falā
maka tidak
▶
أُقْسِمُ
uq'simu
aku bersumpah
▶
بِمَوَٰقِعِ
bimawāqiʿi
dengan tempat turun
▶
ٱلنُّجُومِ
l-nujūmi
bintang-bintang
Ayat 76 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّهُۥ لَقَسَمٌۭ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui.
▶
وَإِنَّهُۥ
wa-innahu
sesungguhnya ia
▶
لَقَسَمٌۭ
laqasamun
sungguh sumpah
▶
لَّوْ
law
jika
▶
تَعْلَمُونَ
taʿlamūna
(kalian) mengetahui
▶
عَظِيمٌ
ʿaẓīmun
besar
Ayat 77 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّهُۥ لَقُرْءَانٌۭ كَرِيمٌۭ
Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya ia
▶
لَقُرْءَانٌۭ
laqur'ānun
sungguh Al Qur'an
▶
كَرِيمٌۭ
karīmun
yang mulia
Ayat 78 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فِى كِتَـٰبٍۢ مَّكْنُونٍۢ
pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),
▶
فِى
fī
pada
▶
كِتَـٰبٍۢ
kitābin
kitab
▶
مَّكْنُونٍۢ
maknūnin
terpelihara baik
Ayat 79 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّا يَمَسُّهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُطَهَّرُونَ
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يَمَسُّهُۥٓ
yamassuhu
menyentuhnya
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱلْمُطَهَّرُونَ
l-muṭaharūna
orang-orang yang disucikan
Ayat 80 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَنزِيلٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Diturunkan dari Rabbil 'alamiin.
▶
تَنزِيلٌۭ
tanzīlun
penurunan/diturunkan
▶
مِّن
min
dari
▶
رَّبِّ
rabbi
Tuhan/Pemelihara
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 81 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَبِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ
Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini?
▶
أَفَبِهَـٰذَا
afabihādhā
maka apakah dengan ini
▶
ٱلْحَدِيثِ
l-ḥadīthi
pembicaraan
▶
أَنتُم
antum
kamu
▶
مُّدْهِنُونَ
mud'hinūna
berpaling/menganggap remeh
Ayat 82 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ
kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.
▶
وَتَجْعَلُونَ
watajʿalūna
dan kamu menjadikan
▶
رِزْقَكُمْ
riz'qakum
rezki kamu
▶
أَنَّكُمْ
annakum
sesungguhnya kamu
▶
تُكَذِّبُونَ
tukadhibūna
kamu mendustakan
Ayat 83 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَوْلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلْحُلْقُومَ
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,
▶
فَلَوْلَآ
falawlā
mengapa tidak
▶
إِذَا
idhā
tatkala
▶
بَلَغَتِ
balaghati
telah sampai
▶
ٱلْحُلْقُومَ
l-ḥul'qūma
kerongkongan
Ayat 84 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنتُمْ حِينَئِذٍۢ تَنظُرُونَ
padahal kamu ketika itu melihat,
▶
وَأَنتُمْ
wa-antum
dan kalian
▶
حِينَئِذٍۢ
ḥīna-idhin
ketika itu
▶
تَنظُرُونَ
tanẓurūna
kalian melihat
Ayat 85 - Surah Al-Waaqia: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَـٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ
dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,
▶
وَنَحْنُ
wanaḥnu
dan Kami
▶
أَقْرَبُ
aqrabu
lebih dekat
▶
إِلَيْهِ
ilayhi
kepadanya
▶
مِنكُمْ
minkum
dari pada kamu
▶
وَلَـٰكِن
walākin
tetapi
▶
لَّا
lā
tidak
▶
تُبْصِرُونَ
tub'ṣirūna
melihat
Ayat 86 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَوْلَآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ
maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?
▶
فَلَوْلَآ
falawlā
maka mengapa tidak
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
غَيْرَ
ghayra
bukan/tidak
▶
مَدِينِينَ
madīnīna
menyerah pada kekuasaan/dikuasai
Ayat 87 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَرْجِعُونَهَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
▶
تَرْجِعُونَهَآ
tarjiʿūnahā
kamu mengembalikan
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
صَـٰدِقِينَ
ṣādiqīna
orang-orang yang benar
Ayat 88 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
▶
فَأَمَّآ
fa-ammā
maka adapun
▶
إِن
in
jika
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُقَرَّبِينَ
l-muqarabīna
orang yang didekatkan
Ayat 89 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَرَوْحٌۭ وَرَيْحَانٌۭ وَجَنَّتُ نَعِيمٍۢ
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.
▶
فَرَوْحٌۭ
farawḥun
maka kesenangan/ketentraman
▶
وَرَيْحَانٌۭ
warayḥānun
dan kepuasan
▶
وَجَنَّتُ
wajannatu
dan surga
▶
نَعِيمٍۢ
naʿīmin
kenikmatan
Ayat 90 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ
Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
▶
وَأَمَّآ
wa-ammā
dan adapun
▶
إِن
in
bahwa
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَصْحَـٰبِ
aṣḥābi
kaum/golongan
▶
ٱلْيَمِينِ
l-yamīni
kanan
Ayat 91 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَلَـٰمٌۭ لَّكَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْيَمِينِ
maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.
▶
فَسَلَـٰمٌۭ
fasalāmun
maka keselamatan
▶
لَّكَ
laka
bagimu
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَصْحَـٰبِ
aṣḥābi
kaum/golongan
▶
ٱلْيَمِينِ
l-yamīni
kanan
Ayat 92 - Surah Al-Waaqia: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَمَّآ إِن كَانَ مِنَ ٱلْمُكَذِّبِينَ ٱلضَّآلِّينَ
Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,
▶
وَأَمَّآ
wa-ammā
dan adapun
▶
إِن
in
jika
▶
كَانَ
kāna
dia adalah
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُكَذِّبِينَ
l-mukadhibīna
orang-orang yang mendustakan
▶
ٱلضَّآلِّينَ
l-ḍālīna
orang-orang yang sesat
Ayat 93 - Surah Al-Waaqia: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَنُزُلٌۭ مِّنْ حَمِيمٍۢ
maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
▶
فَنُزُلٌۭ
fanuzulun
maka hidangan
▶
مِّنْ
min
dari
▶
حَمِيمٍۢ
ḥamīmin
air panas mendidih
Ayat 94 - Surah Al-Waaqia: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ
dan dibakar di dalam jahannam.
▶
وَتَصْلِيَةُ
wataṣliyatu
dan dimasukkan
▶
جَحِيمٍ
jaḥīmin
neraka
Ayat 95 - Surah Al-Waaqia: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ
Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya ia
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
لَهُوَ
lahuwa
sungguh ia
▶
حَقُّ
ḥaqqu
hak/benar
▶
ٱلْيَقِينِ
l-yaqīni
keyakinan
Ayat 96 - Surah Al-Waaqia: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.
▶
فَسَبِّحْ
fasabbiḥ
maka bertasbihlah
▶
بِٱسْمِ
bi-is'mi
dengan nama
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
ٱلْعَظِيمِ
l-ʿaẓīmi
Maha Besar/Maha Agung
Lihat juga
Semua surah kata demi kata