Surah Al-Muminoon kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Muminoon kata demi kata

Al-Muminoon (المؤمنون) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 118 ayat, 1.050 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.050 kata untuk dipelajari, Surah Al-Muminoon menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 6 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Muminoon: 3 kata

قَدْ أَفْلَحَ ٱلْمُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,

قَدْ qad sesungguhnya
أَفْلَحَ aflaḥa beruntunglah
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang yang beriman

Ayat 2 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

ٱلَّذِينَ هُمْ فِى صَلَاتِهِمْ خَـٰشِعُونَ

(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
هُمْ hum mereka
فِى fī dalam
صَلَاتِهِمْ ṣalātihim sholat mereka
خَـٰشِعُونَ khāshiʿūna orang-orang yang khusyu`

Ayat 3 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَنِ ٱللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُمْ hum mereka
عَنِ ʿani dari
ٱللَّغْوِ l-laghwi perbuatan tak berguna
مُعْرِضُونَ muʿ'riḍūna mereka berpaling/menjauhkan diri

Ayat 4 - Surah Al-Muminoon: 4 kata

وَٱلَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَوٰةِ فَـٰعِلُونَ

dan orang-orang yang menunaikan zakat,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُمْ hum mereka
لِلزَّكَوٰةِ lilzzakati pada zakat
فَـٰعِلُونَ fāʿilūna mengerjakan/menunaikan

Ayat 5 - Surah Al-Muminoon: 4 kata

وَٱلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَـٰفِظُونَ

dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُمْ hum mereka
لِفُرُوجِهِمْ lifurūjihim pada kemaluan mereka
حَـٰفِظُونَ ḥāfiẓūna mereka memelihara/menjaga

Ayat 6 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

إِلَّا عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ

kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

إِلَّا illā kecuali
عَلَىٰٓ ʿalā atas/terhadap
أَزْوَٰجِهِمْ azwājihim isteri-isteri mereka
أَوْ aw atau
مَا mā apa (budak)
مَلَكَتْ malakat memiliki
أَيْمَـٰنُهُمْ aymānuhum tangan kanan mereka
فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka
غَيْرُ ghayru budak/tidak
مَلُومِينَ malūmīna tercela

Ayat 7 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

فَمَنِ ٱبْتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْعَادُونَ

Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

فَمَنِ famani maka barangsiapa
ٱبْتَغَىٰ ib'taghā ia mencari
وَرَآءَ warāa belakang (selain)
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلْعَادُونَ l-ʿādūna melampaui batas

Ayat 8 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَٱلَّذِينَ هُمْ لِأَمَـٰنَـٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَٰعُونَ

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُمْ hum mereka
لِأَمَـٰنَـٰتِهِمْ li-amānātihim pada amanat mereka
وَعَهْدِهِمْ waʿahdihim dan janji mereka
رَٰعُونَ rāʿūna mereka memelihara

Ayat 9 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَٰتِهِمْ يُحَافِظُونَ

dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُمْ hum mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
صَلَوَٰتِهِمْ ṣalawātihim sholat mereka
يُحَافِظُونَ yuḥāfiẓūna mereka menjaga/memelihara

Ayat 10 - Surah Al-Muminoon: 3 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْوَٰرِثُونَ

Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلْوَٰرِثُونَ l-wārithūna orang-orang yang mewarisi

Ayat 11 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

ٱلَّذِينَ يَرِثُونَ ٱلْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَـٰلِدُونَ

(yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَرِثُونَ yarithūna (mereka) akan mewarisi
ٱلْفِرْدَوْسَ l-fir'dawsa surga Firdaus
هُمْ hum mereka
فِيهَا fīhā didalamnya
خَـٰلِدُونَ khālidūna mereka kekal

Ayat 12 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ مِن سُلَـٰلَةٍۢ مِّن طِينٍۢ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
خَلَقْنَا khalaqnā Kami telah menciptakan
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
مِن min dari
سُلَـٰلَةٍۢ sulālatin sari pati
مِّن min dari
طِينٍۢ ṭīnin tanah

Ayat 13 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

ثُمَّ جَعَلْنَـٰهُ نُطْفَةًۭ فِى قَرَارٍۢ مَّكِينٍۢ

Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

ثُمَّ thumma kemudian
جَعَلْنَـٰهُ jaʿalnāhu Kami jadikannya
نُطْفَةًۭ nuṭ'fatan air mani
فِى fī dalam
قَرَارٍۢ qarārin tempat
مَّكِينٍۢ makīnin kuat/kokoh

Ayat 14 - Surah Al-Muminoon: 21 kata

ثُمَّ خَلَقْنَا ٱلنُّطْفَةَ عَلَقَةًۭ فَخَلَقْنَا ٱلْعَلَقَةَ مُضْغَةًۭ فَخَلَقْنَا ٱلْمُضْغَةَ عِظَـٰمًۭا فَكَسَوْنَا ٱلْعِظَـٰمَ لَحْمًۭا ثُمَّ أَنشَأْنَـٰهُ خَلْقًا ءَاخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ أَحْسَنُ ٱلْخَـٰلِقِينَ

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

ثُمَّ thumma kemudian
خَلَقْنَا khalaqnā Kami ciptakan
ٱلنُّطْفَةَ l-nuṭ'fata air mani
عَلَقَةًۭ ʿalaqatan segumpal darah
فَخَلَقْنَا fakhalaqnā lalu Kami ciptakan
ٱلْعَلَقَةَ l-ʿalaqata segumpal darah
مُضْغَةًۭ muḍ'ghatan segumpal daging
فَخَلَقْنَا fakhalaqnā lalu Kami ciptakan
ٱلْمُضْغَةَ l-muḍ'ghata segumpal daging
عِظَـٰمًۭا ʿiẓāman tulang
فَكَسَوْنَا fakasawnā lalu Kami bungkus
ٱلْعِظَـٰمَ l-ʿiẓāma tulang itu
لَحْمًۭا laḥman daging
ثُمَّ thumma kemudian
أَنشَأْنَـٰهُ anshanāhu Kami tumbuhkan/jadikan
خَلْقًا khalqan makhluk
ءَاخَرَ ۚ ākhara lain
فَتَبَارَكَ fatabāraka maka Maha Besar/Suci
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَحْسَنُ aḥsanu paling baik
ٱلْخَـٰلِقِينَ l-khāliqīna pencipta

Ayat 15 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

ثُمَّ إِنَّكُم بَعْدَ ذَٰلِكَ لَمَيِّتُونَ

Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.

ثُمَّ thumma kemudian
إِنَّكُم innakum sesungguhnya kalian
بَعْدَ baʿda sesudah
ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu
لَمَيِّتُونَ lamayyitūna pasti mati

Ayat 16 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ تُبْعَثُونَ

Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.

ثُمَّ thumma kemudian
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
تُبْعَثُونَ tub'ʿathūna kamu akan dibangkitkan

Ayat 17 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَآئِقَ وَمَا كُنَّا عَنِ ٱلْخَلْقِ غَـٰفِلِينَ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit); dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
خَلَقْنَا khalaqnā Kami telah menciptakan
فَوْقَكُمْ fawqakum di atas kamu
سَبْعَ sabʿa tujuh
طَرَآئِقَ ṭarāiqa jalan-jalan
وَمَا wamā dan tidak sekali-kali
كُنَّا kunnā Kami adalah
عَنِ ʿani dari/terhadap
ٱلْخَلْقِ l-khalqi ciptaan
غَـٰفِلِينَ ghāfilīna lalai/lengah

Ayat 18 - Surah Al-Muminoon: 13 kata

وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۢ بِقَدَرٍۢ فَأَسْكَنَّـٰهُ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍۭ بِهِۦ لَقَـٰدِرُونَ

Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.

وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۢ māan air
بِقَدَرٍۢ biqadarin dengan kadar/menurut ukuran
فَأَسْكَنَّـٰهُ fa-askannāhu lalu Kami tempatkan/simpan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ ۖ l-arḍi bumi
وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami
عَلَىٰ ʿalā atas
ذَهَابٍۭ dhahābin menghilangkannya
بِهِۦ bihi dengannya
لَقَـٰدِرُونَ laqādirūna sungguh berkuasa

Ayat 19 - Surah Al-Muminoon: 13 kata

فَأَنشَأْنَا لَكُم بِهِۦ جَنَّـٰتٍۢ مِّن نَّخِيلٍۢ وَأَعْنَـٰبٍۢ لَّكُمْ فِيهَا فَوَٰكِهُ كَثِيرَةٌۭ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ

Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,

فَأَنشَأْنَا fa-anshanā maka Kami tumbuhkan
لَكُم lakum bagi kalian
بِهِۦ bihi dengannya
جَنَّـٰتٍۢ jannātin kebun-kebun
مِّن min dari
نَّخِيلٍۢ nakhīlin korma
وَأَعْنَـٰبٍۢ wa-aʿnābin dan anggur
لَّكُمْ lakum bagi kalian
فِيهَا fīhā didalamnya
فَوَٰكِهُ fawākihu buah-buahan
كَثِيرَةٌۭ kathīratun yang banyak
وَمِنْهَا wamin'hā dan dari padanya
تَأْكُلُونَ takulūna kamu makan

Ayat 20 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

وَشَجَرَةًۭ تَخْرُجُ مِن طُورِ سَيْنَآءَ تَنۢبُتُ بِٱلدُّهْنِ وَصِبْغٍۢ لِّلْـَٔاكِلِينَ

dan pohon kayu keluar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan.

وَشَجَرَةًۭ washajaratan dan pohon
تَخْرُجُ takhruju ia keluar
مِن min dari
طُورِ ṭūri gunung
سَيْنَآءَ saynāa Thursina
تَنۢبُتُ tanbutu ia tumbuh
بِٱلدُّهْنِ bil-duh'ni dengan minyak
وَصِبْغٍۢ waṣib'ghin dan bumbu/lauk
لِّلْـَٔاكِلِينَ lil'ākilīna bagi orang-orang yang makan

Ayat 21 - Surah Al-Muminoon: 15 kata

وَإِنَّ لَكُمْ فِى ٱلْأَنْعَـٰمِ لَعِبْرَةًۭ ۖ نُّسْقِيكُم مِّمَّا فِى بُطُونِهَا وَلَكُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ كَثِيرَةٌۭ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ

Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan,

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
لَكُمْ lakum bagi kalian
فِى fī pada
ٱلْأَنْعَـٰمِ l-anʿāmi binatang ternak
لَعِبْرَةًۭ ۖ laʿib'ratan sungguh pelajaran
نُّسْقِيكُم nus'qīkum Kami memberi minum kamu
مِّمَّا mimmā dari apa (air susu)
فِى fī dalam
بُطُونِهَا buṭūnihā perutnya
وَلَكُمْ walakum dan bagi kamu
فِيهَا fīhā didalamnya/padanya
مَنَـٰفِعُ manāfiʿu beberapa kemanfaatan
كَثِيرَةٌۭ kathīratun yang banyak
وَمِنْهَا wamin'hā dan dari padanya
تَأْكُلُونَ takulūna kamu makan

Ayat 22 - Surah Al-Muminoon: 4 kata

وَعَلَيْهَا وَعَلَى ٱلْفُلْكِ تُحْمَلُونَ

dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut.

وَعَلَيْهَا waʿalayhā dan diatasnya
وَعَلَى waʿalā dan di atas
ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu
تُحْمَلُونَ tuḥ'malūna kamu dibawa/diangkut

Ayat 23 - Surah Al-Muminoon: 16 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَقَالَ يَـٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُۥٓ ۖ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus
نُوحًا nūḥan Nuh
إِلَىٰ ilā kepada
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
فَقَالَ faqāla lalu dia berkata
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
ٱعْبُدُوا۟ uʿ'budū sembahlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
مَا mā tidak ada
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنْ min dari
إِلَـٰهٍ ilāhin tuhan
غَيْرُهُۥٓ ۖ ghayruhu selain Dia
أَفَلَا afalā apakah maka
تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

Ayat 24 - Surah Al-Muminoon: 26 kata

فَقَالَ ٱلْمَلَؤُا۟ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ مَا هَـٰذَآ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُكُمْ يُرِيدُ أَن يَتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَأَنزَلَ مَلَـٰٓئِكَةًۭ مَّا سَمِعْنَا بِهَـٰذَا فِىٓ ءَابَآئِنَا ٱلْأَوَّلِينَ

Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu. Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu.

فَقَالَ faqāla maka berkatalah
ٱلْمَلَؤُا۟ l-mala-u pemuka-pemuka
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
مِن min dari
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
مَا mā tidaklah
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّا illā melainkan
بَشَرٌۭ basharun seorang manusia
مِّثْلُكُمْ mith'lukum seperti kamu
يُرِيدُ yurīdu dia menghendaki
أَن an bahwa
يَتَفَضَّلَ yatafaḍḍala dia lebih utama/tinggi
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
وَلَوْ walaw dan sekiranya
شَآءَ shāa menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَأَنزَلَ la-anzala tentu Dia menurunkan
مَلَـٰٓئِكَةًۭ malāikatan Malaikat
مَّا mā tidak/belum
سَمِعْنَا samiʿ'nā kami dengar
بِهَـٰذَا bihādhā dengan ini
فِىٓ fī pada
ءَابَآئِنَا ābāinā bapak-bapak kami
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu

Ayat 25 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌۢ بِهِۦ جِنَّةٌۭ فَتَرَبَّصُوا۟ بِهِۦ حَتَّىٰ حِينٍۢ

la tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu".

إِنْ in jika
هُوَ huwa dia
إِلَّا illā kecuali/hanyalah
رَجُلٌۢ rajulun seorang laki-laki
بِهِۦ bihi dengannya
جِنَّةٌۭ jinnatun gila
فَتَرَبَّصُوا۟ fatarabbaṣū maka tunggulah
بِهِۦ bihi dengannya/terhadapnya
حَتَّىٰ ḥattā sehingga/sampai
حِينٍۢ ḥīnin suatu waktu

Ayat 26 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى بِمَا كَذَّبُونِ

Nuh berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku".

قَالَ qāla (Nuh) berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱنصُرْنِى unṣur'nī tolonglah aku
بِمَا bimā dengan apa/karena
كَذَّبُونِ kadhabūni mereka mendustakan aku

Ayat 27 - Surah Al-Muminoon: 32 kata

فَأَوْحَيْنَآ إِلَيْهِ أَنِ ٱصْنَعِ ٱلْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا فَإِذَا جَآءَ أَمْرُنَا وَفَارَ ٱلتَّنُّورُ ۙ فَٱسْلُكْ فِيهَا مِن كُلٍّۢ زَوْجَيْنِ ٱثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيْهِ ٱلْقَوْلُ مِنْهُمْ ۖ وَلَا تُخَـٰطِبْنِى فِى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ ۖ إِنَّهُم مُّغْرَقُونَ

Lalu Kami wahyukan kepadanya: "Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan tanur telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

فَأَوْحَيْنَآ fa-awḥaynā maka Kami wahyukan
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya
أَنِ ani agar
ٱصْنَعِ iṣ'naʿi buatlah
ٱلْفُلْكَ l-ful'ka perahu
بِأَعْيُنِنَا bi-aʿyuninā dengan pengawasan Kami
وَوَحْيِنَا wawaḥyinā dan wahyu/petunjuk Kami
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
جَآءَ jāa telah datang
أَمْرُنَا amrunā perintah kami
وَفَارَ wafāra dan telah memancar
ٱلتَّنُّورُ ۙ l-tanūru tanur
فَٱسْلُكْ fa-us'luk maka masukkanlah
فِيهَا fīhā didalamnya (perahu ini)
مِن min dari
كُلٍّۢ kullin tiap-tiap
زَوْجَيْنِ zawjayni sepasang/sejodoh
ٱثْنَيْنِ ith'nayni dua
وَأَهْلَكَ wa-ahlaka dari keluargamu
إِلَّا illā kecuali
مَن man orang
سَبَقَ sabaqa lebih dahulu
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
ٱلْقَوْلُ l-qawlu perkataan/ketetapan
مِنْهُمْ ۖ min'hum diantara mereka
وَلَا walā dan jangan
تُخَـٰطِبْنِى tukhāṭib'nī kamu bicarakan dengan Aku
فِى fī dalam/tentang
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ظَلَمُوٓا۟ ۖ ẓalamū (mereka) zalim
إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka
مُّغْرَقُونَ mugh'raqūna mereka ditenggelamkan

Ayat 28 - Surah Al-Muminoon: 15 kata

فَإِذَا ٱسْتَوَيْتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى ٱلْفُلْكِ فَقُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى نَجَّىٰنَا مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, maka ucapkanlah: "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim".

فَإِذَا fa-idhā maka apabila
ٱسْتَوَيْتَ is'tawayta kami telah berada
أَنتَ anta kamu
وَمَن waman dan orang
مَّعَكَ maʿaka bersamamu
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu
فَقُلِ faquli maka katakan/ucapkanlah
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
نَجَّىٰنَا najjānā telah menyelamatkan kami
مِنَ mina dari
ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 29 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

وَقُل رَّبِّ أَنزِلْنِى مُنزَلًۭا مُّبَارَكًۭا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْمُنزِلِينَ

Dan berdoalah: Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat".

وَقُل waqul dan katakanlah/berdo'alah
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku
أَنزِلْنِى anzil'nī turunkanlah aku
مُنزَلًۭا munzalan tempat turun
مُّبَارَكًۭا mubārakan yang diberkati
وَأَنتَ wa-anta dan Engkau
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلْمُنزِلِينَ l-munzilīna pemberi tempat turun

Ayat 30 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ وَإِن كُنَّا لَمُبْتَلِينَ

Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebesaran Allah), dan sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu).

إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin sungguh tanda-tanda
وَإِن wa-in dan sesungguhnya
كُنَّا kunnā Kami adalah
لَمُبْتَلِينَ lamub'talīna sungguh menguji/menimpakan azab

Ayat 31 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

ثُمَّ أَنشَأْنَا مِنۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا ءَاخَرِينَ

Kemudian, Kami jadikan sesudah mereka umat yang lain.

ثُمَّ thumma kemudian
أَنشَأْنَا anshanā Kami tumbuhkan/ciptakan
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ baʿdihim sesudah mereka
قَرْنًا qarnan ummat/generasi
ءَاخَرِينَ ākharīna yang lain

Ayat 32 - Surah Al-Muminoon: 14 kata

فَأَرْسَلْنَا فِيهِمْ رَسُولًۭا مِّنْهُمْ أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُۥٓ ۖ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata): "Sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada Tuhan selain daripada-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya).

فَأَرْسَلْنَا fa-arsalnā maka Kami utus
فِيهِمْ fīhim kepada mereka
رَسُولًۭا rasūlan seorang Rasul
مِّنْهُمْ min'hum dari mereka
أَنِ ani agar
ٱعْبُدُوا۟ uʿ'budū sembahlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
مَا mā tidak ada
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنْ min dari
إِلَـٰهٍ ilāhin Tuhan
غَيْرُهُۥٓ ۖ ghayruhu selain Dia
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

Ayat 33 - Surah Al-Muminoon: 25 kata

وَقَالَ ٱلْمَلَأُ مِن قَوْمِهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِلِقَآءِ ٱلْـَٔاخِرَةِ وَأَتْرَفْنَـٰهُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا مَا هَـٰذَآ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُكُمْ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُونَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُونَ

Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: "(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلْمَلَأُ l-mala-u pemuka-pemuka
مِن min dari
قَوْمِهِ qawmihi kaumnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mereka mendustakan
بِلِقَآءِ biliqāi dengan menemui
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati hari akhirat
وَأَتْرَفْنَـٰهُمْ wa-atrafnāhum dan Kami mewahkan mereka
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
مَا mā tidaklah
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّا illā melainkan
بَشَرٌۭ basharun seorang manusia
مِّثْلُكُمْ mith'lukum seperti kamu
يَأْكُلُ yakulu ia makan
مِمَّا mimmā dari apa yang
تَأْكُلُونَ takulūna kamu makan
مِنْهُ min'hu dari padanya
وَيَشْرَبُ wayashrabu dan ia minum
مِمَّا mimmā dari apa yang
تَشْرَبُونَ tashrabūna kamu minum

Ayat 34 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

وَلَئِنْ أَطَعْتُم بَشَرًۭا مِّثْلَكُمْ إِنَّكُمْ إِذًۭا لَّخَـٰسِرُونَ

Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi.

وَلَئِنْ wala-in dan jika
أَطَعْتُم aṭaʿtum kamu mentaati
بَشَرًۭا basharan manusia
مِّثْلَكُمْ mith'lakum seperti kamu
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
إِذًۭا idhan jika demikian
لَّخَـٰسِرُونَ lakhāsirūna sungguh orang-orang yang merugi

Ayat 35 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

أَيَعِدُكُمْ أَنَّكُمْ إِذَا مِتُّمْ وَكُنتُمْ تُرَابًۭا وَعِظَـٰمًا أَنَّكُم مُّخْرَجُونَ

Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian, bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)?

أَيَعِدُكُمْ ayaʿidukum apakah ia menjanjikan kepadamu
أَنَّكُمْ annakum bahwasanya kamu
إِذَا idhā apabila
مِتُّمْ mittum kamu telah mati
وَكُنتُمْ wakuntum dan kalian
تُرَابًۭا turāban tanah
وَعِظَـٰمًا waʿiẓāman dan tulang
أَنَّكُم annakum sesungguhnya kamu
مُّخْرَجُونَ mukh'rajūna dikeluarkan

Ayat 36 - Surah Al-Muminoon: 4 kata

۞ هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوعَدُونَ

jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu,

۞ هَيْهَاتَ hayhāta jauh
هَيْهَاتَ hayhāta jauh
لِمَا limā terhadap apa
تُوعَدُونَ tūʿadūna kamu dijanjikan

Ayat 37 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi,

إِنْ in jika/tidaklah
هِىَ hiya ia
إِلَّا illā melainkan
حَيَاتُنَا ḥayātunā kehidupan kita
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā di dunia
نَمُوتُ namūtu kita mati
وَنَحْيَا wanaḥyā dan kita hidup
وَمَا wamā dan tidaklah
نَحْنُ naḥnu kami/kita
بِمَبْعُوثِينَ bimabʿūthīna dengan dibangkitkan

Ayat 38 - Surah Al-Muminoon: 12 kata

إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًۭا وَمَا نَحْنُ لَهُۥ بِمُؤْمِنِينَ

Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya".

إِنْ in tidaklah
هُوَ huwa ia
إِلَّا illā melainkan
رَجُلٌ rajulun seorang laki-laki
ٱفْتَرَىٰ if'tarā ia mengada-adakan
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَذِبًۭا kadhiban kebohongan
وَمَا wamā dan tidaklah
نَحْنُ naḥnu kami
لَهُۥ lahu kepadanya
بِمُؤْمِنِينَ bimu'minīna dengan orang-orang yang beriman

Ayat 39 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى بِمَا كَذَّبُونِ

Rasul itu berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku".

قَالَ qāla (Rasul) berkata/berdo'a
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱنصُرْنِى unṣur'nī tolonglah aku
بِمَا bimā dengan apa/karena
كَذَّبُونِ kadhabūni mereka mendustakan aku

Ayat 40 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

قَالَ عَمَّا قَلِيلٍۢ لَّيُصْبِحُنَّ نَـٰدِمِينَ

Allah berfirman: "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal".

قَالَ qāla (Allah) berfirman
عَمَّا ʿammā dalam waktu
قَلِيلٍۢ qalīlin sedikit
لَّيُصْبِحُنَّ layuṣ'biḥunna sungguh mereka akan menjadi
نَـٰدِمِينَ nādimīna orang-orang yang menyesal

Ayat 41 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّيْحَةُ بِٱلْحَقِّ فَجَعَلْنَـٰهُمْ غُثَآءًۭ ۚ فَبُعْدًۭا لِّلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu.

فَأَخَذَتْهُمُ fa-akhadhathumu maka mengambil/menimpa mereka
ٱلصَّيْحَةُ l-ṣayḥatu suara yang mengguntur
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan baik
فَجَعَلْنَـٰهُمْ fajaʿalnāhum lalu Kami jadikan mereka
غُثَآءًۭ ۚ ghuthāan sampah/daun kering
فَبُعْدًۭا fabuʿ'dan maka jauh/kebinasaan
لِّلْقَوْمِ lil'qawmi bagi kaum
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 42 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

ثُمَّ أَنشَأْنَا مِنۢ بَعْدِهِمْ قُرُونًا ءَاخَرِينَ

Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain.

ثُمَّ thumma kemudian
أَنشَأْنَا anshanā Kami tumbuhkan/jadikan
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ baʿdihim sesudah mereka
قُرُونًا qurūnan ummat-ummat/generasi
ءَاخَرِينَ ākharīna yang lain

Ayat 43 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـْٔخِرُونَ

Tidak (dapat) sesuatu umatpun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu).

مَا mā tidak
تَسْبِقُ tasbiqu mendahului
مِنْ min dari
أُمَّةٍ ummatin suatu ummat
أَجَلَهَا ajalahā ajalnya
وَمَا wamā dan tidak
يَسْتَـْٔخِرُونَ yastakhirūna mereka terlambat

Ayat 44 - Surah Al-Muminoon: 19 kata

ثُمَّ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَا ۖ كُلَّ مَا جَآءَ أُمَّةًۭ رَّسُولُهَا كَذَّبُوهُ ۚ فَأَتْبَعْنَا بَعْضَهُم بَعْضًۭا وَجَعَلْنَـٰهُمْ أَحَادِيثَ ۚ فَبُعْدًۭا لِّقَوْمٍۢ لَّا يُؤْمِنُونَ

Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman.

ثُمَّ thumma kemudian
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami utus
رُسُلَنَا rusulanā Rasul-rasul kami
تَتْرَا ۖ tatrā berturut-turut
كُلَّ kulla setiap
مَا mā apa-apa
جَآءَ jāa datang
أُمَّةًۭ ummatan ummat
رَّسُولُهَا rasūluhā Rasulnya
كَذَّبُوهُ ۚ kadhabūhu mereka mendustakannya
فَأَتْبَعْنَا fa-atbaʿnā maka kami iringkan
بَعْضَهُم baʿḍahum sebagian mereka
بَعْضًۭا baʿḍan sebagian yang lain
وَجَعَلْنَـٰهُمْ wajaʿalnāhum dan Kami jadikan mereka
أَحَادِيثَ ۚ aḥādītha buah tutur/ceritera
فَبُعْدًۭا fabuʿ'dan maka jauh/kebinasaan
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
لَّا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 45 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

ثُمَّ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ وَأَخَاهُ هَـٰرُونَ بِـَٔايَـٰتِنَا وَسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍ

Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (Kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,

ثُمَّ thumma kemudian
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami utus
مُوسَىٰ mūsā Musa
وَأَخَاهُ wa-akhāhu dan saudaranya
هَـٰرُونَ hārūna Harun
بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat kami
وَسُلْطَـٰنٍۢ wasul'ṭānin dan kekuasaan/keterangan
مُّبِينٍ mubīnin yang nyata

Ayat 46 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَإِي۟هِۦ فَٱسْتَكْبَرُوا۟ وَكَانُوا۟ قَوْمًا عَالِينَ

kepada Fir'aun dan pembesar-pembesar kaumnya, maka mereka ini takbur dan mereka adalah orang-orang yang sombong.

إِلَىٰ ilā kepada
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
وَمَلَإِي۟هِۦ wamala-ihi dan pemuka-pemukanya
فَٱسْتَكْبَرُوا۟ fa-is'takbarū maka/tetapi mereka takabur
وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka
قَوْمًا qawman kaum
عَالِينَ ʿālīna tinggi/sombong

Ayat 47 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

فَقَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عَـٰبِدُونَ

Dan mereka berkata: "Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?"

فَقَالُوٓا۟ faqālū maka mereka berkata
أَنُؤْمِنُ anu'minu apakah kita akan beriman
لِبَشَرَيْنِ libasharayni kepada kedua manusia/orang
مِثْلِنَا mith'linā seperti kita
وَقَوْمُهُمَا waqawmuhumā dan/sedang kaum keduanya
لَنَا lanā kepada kita
عَـٰبِدُونَ ʿābidūna mereka mengabdikan diri

Ayat 48 - Surah Al-Muminoon: 4 kata

فَكَذَّبُوهُمَا فَكَانُوا۟ مِنَ ٱلْمُهْلَكِينَ

Maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan.

فَكَذَّبُوهُمَا fakadhabūhumā maka mereka mendustakan keduanya
فَكَانُوا۟ fakānū maka adalah mereka
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْمُهْلَكِينَ l-muh'lakīna orang-orang yang binasa

Ayat 49 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَـٰبَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah datangkan/memberikan
مُوسَى mūsā Musa
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab
لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يَهْتَدُونَ yahtadūna mereka mendapat petunjuk

Ayat 50 - Surah Al-Muminoon: 11 kata

وَجَعَلْنَا ٱبْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُۥٓ ءَايَةًۭ وَءَاوَيْنَـٰهُمَآ إِلَىٰ رَبْوَةٍۢ ذَاتِ قَرَارٍۢ وَمَعِينٍۢ

Dan telah Kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu tanah tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir.

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
ٱبْنَ ib'na anak
مَرْيَمَ maryama Maryam
وَأُمَّهُۥٓ wa-ummahu dan ibunya
ءَايَةًۭ āyatan bukti
وَءَاوَيْنَـٰهُمَآ waāwaynāhumā dan Kami melindungi keduanya
إِلَىٰ ilā di
رَبْوَةٍۢ rabwatin tempat tinggi yang datar
ذَاتِ dhāti mempunyai
قَرَارٍۢ qarārin padang rumput
وَمَعِينٍۢ wamaʿīnin dan mata air

Ayat 51 - Surah Al-Muminoon: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلرُّسُلُ كُلُوا۟ مِنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ وَٱعْمَلُوا۟ صَـٰلِحًا ۖ إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌۭ

Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلرُّسُلُ l-rusulu para Rasul
كُلُوا۟ kulū makanlah
مِنَ mina dari
ٱلطَّيِّبَـٰتِ l-ṭayibāti yang baik-baik
وَٱعْمَلُوا۟ wa-iʿ'malū dan kerjakanlah
صَـٰلِحًا ۖ ṣāliḥan kebajikan/saleh
إِنِّى innī sesungguhnya Aku
بِمَا bimā dengan/terhadap apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
عَلِيمٌۭ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 52 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

وَإِنَّ هَـٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمْ أُمَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ وَأَنَا۠ رَبُّكُمْ فَٱتَّقُونِ

Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
هَـٰذِهِۦٓ hādhihi ini
أُمَّتُكُمْ ummatukum ummat kamu/agama kamu
أُمَّةًۭ ummatan ummat/agama
وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan yang satu
وَأَنَا۠ wa-anā dan Aku
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
فَٱتَّقُونِ fa-ittaqūni maka bertakwalah kepada-Ku

Ayat 53 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

فَتَقَطَّعُوٓا۟ أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ زُبُرًۭا ۖ كُلُّ حِزْبٍۭ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).

فَتَقَطَّعُوٓا۟ fataqaṭṭaʿū maka mereka berputus-putus/pecah-pecah
أَمْرَهُم amrahum urusan mereka
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
زُبُرًۭا ۖ zuburan pecahan/golongan
كُلُّ kullu tiap-tiap
حِزْبٍۭ ḥiz'bin golongan
بِمَا bimā dengan apa
لَدَيْهِمْ ladayhim di sisi mereka
فَرِحُونَ fariḥūna mereka gembira/bangga

Ayat 54 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

فَذَرْهُمْ فِى غَمْرَتِهِمْ حَتَّىٰ حِينٍ

Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu.

فَذَرْهُمْ fadharhum maka biarkanlah mereka
فِى fī dalam
غَمْرَتِهِمْ ghamratihim kesesatan mereka
حَتَّىٰ ḥattā hingga/sampai
حِينٍ ḥīnin suatu waktu

Ayat 55 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُم بِهِۦ مِن مَّالٍۢ وَبَنِينَ

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa),

أَيَحْسَبُونَ ayaḥsabūna apakah mereka mengira
أَنَّمَا annamā bahwasanya hanyalah
نُمِدُّهُم numidduhum Kami memanjangkan/memberikan mereka
بِهِۦ bihi dengannya
مِن min dari
مَّالٍۢ mālin harta
وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak

Ayat 56 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

نُسَارِعُ لَهُمْ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ بَل لَّا يَشْعُرُونَ

Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.

نُسَارِعُ nusāriʿu Kami menyegerakan
لَهُمْ lahum kepada mereka
فِى fī dalam
ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ l-khayrāti kebaikan
بَل bal bahkan/tetapi
لَّا lā tidak
يَشْعُرُونَ yashʿurūna mereka sadar

Ayat 57 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ هُم مِّنْ خَشْيَةِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka,

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
هُم hum mereka
مِّنْ min dari/karena
خَشْيَةِ khashyati takut
رَبِّهِم rabbihim Tuhan mereka
مُّشْفِقُونَ mush'fiqūna mereka berhati-hati/menjaga diri

Ayat 58 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَٱلَّذِينَ هُم بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ

Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُم hum mereka
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan/kepada ayat-ayat
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 59 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَٱلَّذِينَ هُم بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُونَ

Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun),

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هُم hum mereka
بِرَبِّهِمْ birabbihim dengan Tuhan mereka
لَا lā tidak
يُشْرِكُونَ yush'rikūna mereka mempersekutukan

Ayat 60 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

وَٱلَّذِينَ يُؤْتُونَ مَآ ءَاتَوا۟ وَّقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَٰجِعُونَ

Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يُؤْتُونَ yu'tūna (mereka) memberikan
مَآ mā apa
ءَاتَوا۟ ātaw yang mereka berikan
وَّقُلُوبُهُمْ waqulūbuhum dan hati mereka
وَجِلَةٌ wajilatun takut
أَنَّهُمْ annahum sesungguhnya mereka
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
رَٰجِعُونَ rājiʿūna mereka kembali

Ayat 61 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ يُسَـٰرِعُونَ فِى ٱلْخَيْرَٰتِ وَهُمْ لَهَا سَـٰبِقُونَ

mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya.

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
يُسَـٰرِعُونَ yusāriʿūna mereka bersegera
فِى fī dalam
ٱلْخَيْرَٰتِ l-khayrāti kebaikan
وَهُمْ wahum dan mereka
لَهَا lahā kepadanya
سَـٰبِقُونَ sābiqūna mereka berlomba

Ayat 62 - Surah Al-Muminoon: 12 kata

وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۖ وَلَدَيْنَا كِتَـٰبٌۭ يَنطِقُ بِٱلْحَقِّ ۚ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.

وَلَا walā dan tidak
نُكَلِّفُ nukallifu Kami membebani
نَفْسًا nafsan seseorang
إِلَّا illā melainkan
وُسْعَهَا ۖ wus'ʿahā keluasannya/kesanggupannya
وَلَدَيْنَا waladaynā dan di sisi Kami
كِتَـٰبٌۭ kitābun sebuah kitab
يَنطِقُ yanṭiqu ia mengucap/bicara
بِٱلْحَقِّ ۚ bil-ḥaqi dengan benar
وَهُمْ wahum dan mereka
لَا lā tidak
يُظْلَمُونَ yuẓ'lamūna mereka dianiaya

Ayat 63 - Surah Al-Muminoon: 14 kata

بَلْ قُلُوبُهُمْ فِى غَمْرَةٍۢ مِّنْ هَـٰذَا وَلَهُمْ أَعْمَـٰلٌۭ مِّن دُونِ ذَٰلِكَ هُمْ لَهَا عَـٰمِلُونَ

Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami kenyataan) ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain daripada itu, mereka tetap mengerjakannya.

بَلْ bal bahkan
قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka
فِى fī dalam
غَمْرَةٍۢ ghamratin kesesatan
مِّنْ min dari
هَـٰذَا hādhā ini
وَلَهُمْ walahum dan bagi
أَعْمَـٰلٌۭ aʿmālun perbuatan-perbuatan
مِّن min dari
دُونِ dūni selain
ذَٰلِكَ dhālika itu
هُمْ hum mereka
لَهَا lahā kepadanya
عَـٰمِلُونَ ʿāmilūna mereka mengerjakan

Ayat 64 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

حَتَّىٰٓ إِذَآ أَخَذْنَا مُتْرَفِيهِم بِٱلْعَذَابِ إِذَا هُمْ يَجْـَٔرُونَ

Hingga apabila Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong.

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَآ idhā apabila
أَخَذْنَا akhadhnā Kami ambil/timpakan
مُتْرَفِيهِم mut'rafīhim hidup mewah diantara mereka
بِٱلْعَذَابِ bil-ʿadhābi dengan azab
إِذَا idhā tiba-tiba
هُمْ hum mereka
يَجْـَٔرُونَ yajarūna mereka memekik

Ayat 65 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

لَا تَجْـَٔرُوا۟ ٱلْيَوْمَ ۖ إِنَّكُم مِّنَّا لَا تُنصَرُونَ

Janganlah kamu memekik minta tolong pada hari ini. Sesungguhnya kamu tiada akan mendapat pertolongan dari Kami.

لَا lā jangan
تَجْـَٔرُوا۟ tajarū kamu memekik
ٱلْيَوْمَ ۖ l-yawma hari ini
إِنَّكُم innakum sesungguhnya kalian
مِّنَّا minnā dari Kami
لَا lā tidak
تُنصَرُونَ tunṣarūna kamu ditolong

Ayat 66 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

قَدْ كَانَتْ ءَايَـٰتِى تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَكُنتُمْ عَلَىٰٓ أَعْقَـٰبِكُمْ تَنكِصُونَ

Sesungguhnya ayat-ayat-Ku (Al Quran) selalu dibacakan kepada kamu sekalian, maka kamu selalu berpaling ke belakang,

قَدْ qad sesungguhnya
كَانَتْ kānat adalah
ءَايَـٰتِى āyātī ayat-ayat-Ku
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
فَكُنتُمْ fakuntum maka kamu adalah
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَعْقَـٰبِكُمْ aʿqābikum tumitmu/kebelakang
تَنكِصُونَ tankiṣūna kamu surut/berpaling

Ayat 67 - Surah Al-Muminoon: 4 kata

مُسْتَكْبِرِينَ بِهِۦ سَـٰمِرًۭا تَهْجُرُونَ

dengan menyombongkan diri terhadap Al Quran itu dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya di waktu kamu bercakap-cakap di malam hari.

مُسْتَكْبِرِينَ mus'takbirīna orang-orang sombong
بِهِۦ bihi dengannya
سَـٰمِرًۭا sāmiran bercakap-cakap
تَهْجُرُونَ tahjurūna kamu ucapkan perkataan keji

Ayat 68 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا۟ ٱلْقَوْلَ أَمْ جَآءَهُم مَّا لَمْ يَأْتِ ءَابَآءَهُمُ ٱلْأَوَّلِينَ

Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?

أَفَلَمْ afalam apakah maka tidak
يَدَّبَّرُوا۟ yaddabbarū mereka memperhatikan
ٱلْقَوْلَ l-qawla perkataan
أَمْ am atau
جَآءَهُم jāahum telah datang mereka
مَّا mā apa
لَمْ lam yang tidak
يَأْتِ yati datang
ءَابَآءَهُمُ ābāahumu bapak-bapak mereka
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu

Ayat 69 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

أَمْ لَمْ يَعْرِفُوا۟ رَسُولَهُمْ فَهُمْ لَهُۥ مُنكِرُونَ

Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, karena itu mereka memungkirinya?

أَمْ am atau
لَمْ lam tidak
يَعْرِفُوا۟ yaʿrifū mereka mengenal
رَسُولَهُمْ rasūlahum Rasul mereka
فَهُمْ fahum maka mereka
لَهُۥ lahu kepadanya
مُنكِرُونَ munkirūna mereka memungkiri

Ayat 70 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

أَمْ يَقُولُونَ بِهِۦ جِنَّةٌۢ ۚ بَلْ جَآءَهُم بِٱلْحَقِّ وَأَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كَـٰرِهُونَ

Atau (apakah patut) mereka berkata: "Padanya (Muhammad) ada penyakit gila". Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran itu.

أَمْ am atau
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka berkata
بِهِۦ bihi padanya
جِنَّةٌۢ ۚ jinnatun penyakit gila
بَلْ bal bahkan
جَآءَهُم jāahum dia datang mereka
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
وَأَكْثَرُهُمْ wa-aktharuhum dan kebanyakan mereka
لِلْحَقِّ lil'ḥaqqi kepada kebenaran
كَـٰرِهُونَ kārihūna mereka benci

Ayat 71 - Surah Al-Muminoon: 16 kata

وَلَوِ ٱتَّبَعَ ٱلْحَقُّ أَهْوَآءَهُمْ لَفَسَدَتِ ٱلسَّمَـٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ بَلْ أَتَيْنَـٰهُم بِذِكْرِهِمْ فَهُمْ عَن ذِكْرِهِم مُّعْرِضُونَ

Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan (Al Quran) mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.

وَلَوِ walawi dan sekiranya
ٱتَّبَعَ ittabaʿa mengikuti/menuruti
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu kebenaran
أَهْوَآءَهُمْ ahwāahum hawa nafsu mereka
لَفَسَدَتِ lafasadati tentu rusaklah
ٱلسَّمَـٰوَٰتُ l-samāwātu langit(jamak)
وَٱلْأَرْضُ wal-arḍu dan bumi
وَمَن waman dan orang/apa-apa
فِيهِنَّ ۚ fīhinna didalamnya
بَلْ bal bahkan
أَتَيْنَـٰهُم ataynāhum Kami telah mendatangkan kepada mereka
بِذِكْرِهِمْ bidhik'rihim dengan pengajaran mereka
فَهُمْ fahum maka (tetapi) mereka
عَن ʿan dari
ذِكْرِهِم dhik'rihim pengajaran mereka
مُّعْرِضُونَ muʿ'riḍūna mereka berpaling

Ayat 72 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

أَمْ تَسْـَٔلُهُمْ خَرْجًۭا فَخَرَاجُ رَبِّكَ خَيْرٌۭ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Atau kamu meminta upah kepada mereka?", maka upah dari Tuhanmu adalah lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik.

أَمْ am atau
تَسْـَٔلُهُمْ tasaluhum kamu meminta kepada mereka
خَرْجًۭا kharjan ganti rugi/upah
فَخَرَاجُ fakharāju maka ganti rugi/upah
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
خَيْرٌۭ ۖ khayrun lebih baik
وَهُوَ wahuwa dan Dia
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلرَّٰزِقِينَ l-rāziqīna pemberi rezeki

Ayat 73 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَإِنَّكَ لَتَدْعُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

Dan sesungguhnya kamu benar-benar menyeru mereka kepada jalan yang lurus.

وَإِنَّكَ wa-innaka dan sesungguhnya kamu
لَتَدْعُوهُمْ latadʿūhum benar-benar kamu menyeru mereka
إِلَىٰ ilā kepada
صِرَٰطٍۢ ṣirāṭin jalan
مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin lurus

Ayat 74 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

وَإِنَّ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ عَنِ ٱلصِّرَٰطِ لَنَـٰكِبُونَ

Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat benar-benar menyimpang dari jalan (yang lurus).

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā (mereka) tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman
بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati dengan/kepada akhirat
عَنِ ʿani dari
ٱلصِّرَٰطِ l-ṣirāṭi jalan
لَنَـٰكِبُونَ lanākibūna sungguh mereka menyimpang

Ayat 75 - Surah Al-Muminoon: 11 kata

۞ وَلَوْ رَحِمْنَـٰهُمْ وَكَشَفْنَا مَا بِهِم مِّن ضُرٍّۢ لَّلَجُّوا۟ فِى طُغْيَـٰنِهِمْ يَعْمَهُونَ

Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami, benar-benar mereka akan terus menerus terombang-ambing dalam keterlaluan mereka.

۞ وَلَوْ walaw dan kalau
رَحِمْنَـٰهُمْ raḥim'nāhum Kami belas kasihani mereka
وَكَشَفْنَا wakashafnā dan Kami hilangkan
مَا mā apa yang
بِهِم bihim dengan mereka (mereka alami)
مِّن min dari
ضُرٍّۢ ḍurrin bahaya
لَّلَجُّوا۟ lalajjū tentu mereka terus menerus
فِى fī dalam
طُغْيَـٰنِهِمْ ṭugh'yānihim kedurhakaan mereka
يَعْمَهُونَ yaʿmahūna mereka bingung/terombang-ambing

Ayat 76 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

وَلَقَدْ أَخَذْنَـٰهُم بِٱلْعَذَابِ فَمَا ٱسْتَكَانُوا۟ لِرَبِّهِمْ وَمَا يَتَضَرَّعُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَخَذْنَـٰهُم akhadhnāhum Kami telah menimpakan mereka
بِٱلْعَذَابِ bil-ʿadhābi dengan azab
فَمَا famā maka (tetapi)
ٱسْتَكَانُوا۟ is'takānū mereka tidak tunduk
لِرَبِّهِمْ lirabbihim kepada Tuhan mereka
وَمَا wamā dan tidak
يَتَضَرَّعُونَ yataḍarraʿūna mereka merendahkan diri

Ayat 77 - Surah Al-Muminoon: 12 kata

حَتَّىٰٓ إِذَا فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًۭا ذَا عَذَابٍۢ شَدِيدٍ إِذَا هُمْ فِيهِ مُبْلِسُونَ

Hingga apabila Kami bukakan untuk mereka suatu pintu tempat azab yang amat sangat (di waktu itulah) tiba-tiba mereka menjadi putus asa.

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
فَتَحْنَا fataḥnā Kami bukakan
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
بَابًۭا bāban pintu-pintu
ذَا dhā mempunyai/yang ada
عَذَابٍۢ ʿadhābin azab
شَدِيدٍ shadīdin sangat keras
إِذَا idhā tiba-tiba
هُمْ hum mereka
فِيهِ fīhi didalamnya
مُبْلِسُونَ mub'lisūna orang-orang berputus asa

Ayat 78 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَـٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًۭا مَّا تَشْكُرُونَ

Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَنشَأَ ansha-a mengadakan/menciptakan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلسَّمْعَ l-samʿa pendengaran
وَٱلْأَبْصَـٰرَ wal-abṣāra dan penglihatan
وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ wal-afidata dan hati
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit
مَّا mā apa-apa
تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur

Ayat 79 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى ذَرَأَكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Dan Dialah yang menciptakan serta mengembang biakkan kamu di bumi ini dan kepada-Nya-lah kamu akan dihimpunkan.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
ذَرَأَكُمْ dhara-akum mengembangbiakan kamu
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepada-Nya
تُحْشَرُونَ tuḥ'sharūna kamu dikumpulkan

Ayat 80 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى يُحْىِۦ وَيُمِيتُ وَلَهُ ٱخْتِلَـٰفُ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya?

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
يُحْىِۦ yuḥ'yī menghidupkan
وَيُمِيتُ wayumītu dan yang mematikan
وَلَهُ walahu baginya
ٱخْتِلَـٰفُ ikh'tilāfu perselisihan/pertukaran
ٱلَّيْلِ al-layli malam
وَٱلنَّهَارِ ۚ wal-nahāri dan siang
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

Ayat 81 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

بَلْ قَالُوا۟ مِثْلَ مَا قَالَ ٱلْأَوَّلُونَ

Sebenarnya mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan perkataan yang diucapkan oleh orang-orang dahulu kala.

بَلْ bal bahkan
قَالُوا۟ qālū mereka mengatakan
مِثْلَ mith'la seperti
مَا mā apa
قَالَ qāla berkata
ٱلْأَوَّلُونَ l-awalūna orang-orang terdahulu

Ayat 82 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

قَالُوٓا۟ أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًۭا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ

Mereka berkata: "Apakah betul, apabila kami telah mati dan kami telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan?

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
أَءِذَا a-idhā apakah apabila
مِتْنَا mit'nā kami nanti
وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah/menjadi
تُرَابًۭا turāban tanah/debu
وَعِظَـٰمًا waʿiẓāman dan tulang
أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami
لَمَبْعُوثُونَ lamabʿūthūna pasti dibangkitkan

Ayat 83 - Surah Al-Muminoon: 12 kata

لَقَدْ وُعِدْنَا نَحْنُ وَءَابَآؤُنَا هَـٰذَا مِن قَبْلُ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّآ أَسَـٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ

Sesungguhnya kami dan bapak-bapak kami telah diberi ancaman (dengan) ini dahulu, ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu kala!".

لَقَدْ laqad sesungguhnya
وُعِدْنَا wuʿid'nā kami diancam
نَحْنُ naḥnu kami
وَءَابَآؤُنَا waābāunā dan bapak-bapak kami
هَـٰذَا hādhā ini
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
إِنْ in jika/tidak lain
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّآ illā kecuali
أَسَـٰطِيرُ asāṭīru ceritera/dongeng
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu

Ayat 84 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

قُل لِّمَنِ ٱلْأَرْضُ وَمَن فِيهَآ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Katakanlah: "Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?"

قُل qul katakanlah
لِّمَنِ limani kepunyaan siapakah
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
وَمَن waman dan orang/apa-apa
فِيهَآ fīhā didalamnya
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Ayat 85 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

سَيَقُولُونَ لِلَّهِ ۚ قُلْ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah". Katakanlah: "Maka apakah kamu tidak ingat?"

سَيَقُولُونَ sayaqūlūna mereka akan mengatakan
لِلَّهِ ۚ lillahi kepunyaan Allah
قُلْ qul katakanlah
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat

Ayat 86 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

قُلْ مَن رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ ٱلسَّبْعِ وَرَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ

Katakanlah: "Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya 'Arsy yang besar?"

قُلْ qul katakanlah
مَن man siapa
رَّبُّ rabbu pemelihara
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
ٱلسَّبْعِ l-sabʿi tujuh
وَرَبُّ warabbu dan pemelihara
ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Aras'
ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Ayat 87 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

سَيَقُولُونَ لِلَّهِ ۚ قُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah". Katakanlah: "Maka apakah kamu tidak bertakwa?"

سَيَقُولُونَ sayaqūlūna mereka akan mengatakan
لِلَّهِ ۚ lillahi kepunyaan Allah
قُلْ qul katakanlah
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

Ayat 88 - Surah Al-Muminoon: 14 kata

قُلْ مَنۢ بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍۢ وَهُوَ يُجِيرُ وَلَا يُجَارُ عَلَيْهِ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Katakanlah: "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?"

قُلْ qul katakanlah
مَنۢ man siapakah
بِيَدِهِۦ biyadihi ditangan-Nya
مَلَكُوتُ malakūtu kekuasaan
كُلِّ kulli segala/tiap-tiap
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
وَهُوَ wahuwa dan Dia
يُجِيرُ yujīru Dia melindungi
وَلَا walā dan tidak
يُجَارُ yujāru dilindungi
عَلَيْهِ ʿalayhi atas-Nya
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Ayat 89 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

سَيَقُولُونَ لِلَّهِ ۚ قُلْ فَأَنَّىٰ تُسْحَرُونَ

Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah". Katakanlah: "(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?"

سَيَقُولُونَ sayaqūlūna mereka akan mengatakan
لِلَّهِ ۚ lillahi kepunyaan Allah
قُلْ qul katakanlah
فَأَنَّىٰ fa-annā maka bagaimana
تُسْحَرُونَ tus'ḥarūna kamu ditipu

Ayat 90 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

بَلْ أَتَيْنَـٰهُم بِٱلْحَقِّ وَإِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ

Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.

بَلْ bal bahkan
أَتَيْنَـٰهُم ataynāhum Kami telah mendatangkan kepada mereka
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
وَإِنَّهُمْ wa-innahum dan sesungguhnya mereka
لَكَـٰذِبُونَ lakādhibūna sungguh mereka mendustakan

Ayat 91 - Surah Al-Muminoon: 24 kata

مَا ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ مِن وَلَدٍۢ وَمَا كَانَ مَعَهُۥ مِنْ إِلَـٰهٍ ۚ إِذًۭا لَّذَهَبَ كُلُّ إِلَـٰهٍۭ بِمَا خَلَقَ وَلَعَلَا بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ ۚ سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ

Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,

مَا mā tidak
ٱتَّخَذَ ittakhadha mengambil
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مِن min dari
وَلَدٍۢ waladin anak
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
مَعَهُۥ maʿahu bersamanya
مِنْ min dari
إِلَـٰهٍ ۚ ilāhin Tuhan
إِذًۭا idhan jika demikian
لَّذَهَبَ ladhahaba tentu pergi/membawa
كُلُّ kullu masing-masing
إِلَـٰهٍۭ ilāhin tuhan
بِمَا bimā dengan apa
خَلَقَ khalaqa Dia ciptakan
وَلَعَلَا walaʿalā dan mengalahkan
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
بَعْضٍۢ ۚ baʿḍin sebagian yang lain
سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَمَّا ʿammā dari apa
يَصِفُونَ yaṣifūna mereka sifatkan

Ayat 92 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ فَتَعَـٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Yang mengetahui semua yang ghaib dan semua yang nampak, maka Maha Tinggilah Dia dari apa yang mereka persekutukan.

عَـٰلِمِ ʿālimi yang mengetahui
ٱلْغَيْبِ l-ghaybi yang gaib
وَٱلشَّهَـٰدَةِ wal-shahādati dan yang nampak
فَتَعَـٰلَىٰ fataʿālā maka Maha Tinggi Dia
عَمَّا ʿammā dari apa
يُشْرِكُونَ yush'rikūna mereka persekutukan

Ayat 93 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

قُل رَّبِّ إِمَّا تُرِيَنِّى مَا يُوعَدُونَ

Katakanlah: "Ya Tuhanku, jika Engkau sungguh-sungguh hendak memperlihatkan kepadaku azab yang diancamkan kepada mereka,

قُل qul katakanlah
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku
إِمَّا immā adapun/jika
تُرِيَنِّى turiyannī Engkau memperlihatkan kepadaku
مَا mā apa
يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka diancam

Ayat 94 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِى فِى ٱلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ

ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim".

رَبِّ rabbi Ya Tuhanku
فَلَا falā maka janganlah
تَجْعَلْنِى tajʿalnī Engkau jadikan aku
فِى fī dalam/diantara
ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 95 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

وَإِنَّا عَلَىٰٓ أَن نُّرِيَكَ مَا نَعِدُهُمْ لَقَـٰدِرُونَ

Dan sesungguhnya Kami benar-benar kuasa untuk memperlihatkan kepadamu apa yang Kami ancamkan kepada mereka.

وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami
عَلَىٰٓ ʿalā untuk
أَن an (bahwa)
نُّرِيَكَ nuriyaka memperlihatkan kepadamu
مَا mā apa
نَعِدُهُمْ naʿiduhum Kami ancamkan kepada mereka
لَقَـٰدِرُونَ laqādirūna benar-benar kuasa

Ayat 96 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ٱلسَّيِّئَةَ ۚ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ

Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan.

ٱدْفَعْ id'faʿ tolaklah
بِٱلَّتِى bi-allatī dengan yang
هِىَ hiya ia
أَحْسَنُ aḥsanu lebih baik
ٱلسَّيِّئَةَ ۚ l-sayi-ata kejahatan
نَحْنُ naḥnu Kami
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan/tentang apa
يَصِفُونَ yaṣifūna mereka sifatkan

Ayat 97 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَـٰطِينِ

Dan katakanlah: "Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan.

وَقُل waqul dan katakanlah
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku
أَعُوذُ aʿūdhu aku berlindung
بِكَ bika kepada Engkau
مِنْ min dari
هَمَزَٰتِ hamazāti bisikan
ٱلشَّيَـٰطِينِ l-shayāṭīni syaitan

Ayat 98 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku".

وَأَعُوذُ wa-aʿūdhu dan aku berlindung
بِكَ bika kepada Engkau
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
أَن an bahwa
يَحْضُرُونِ yaḥḍurūni mereka hadir kepadaku

Ayat 99 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ ٱلْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ٱرْجِعُونِ

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
جَآءَ jāa datang
أَحَدَهُمُ aḥadahumu seseorang dari mereka
ٱلْمَوْتُ l-mawtu kematian
قَالَ qāla ia berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱرْجِعُونِ ir'jiʿūni kembalikan aku

Ayat 100 - Surah Al-Muminoon: 16 kata

لَعَلِّىٓ أَعْمَلُ صَـٰلِحًۭا فِيمَا تَرَكْتُ ۚ كَلَّآ ۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَا ۖ وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.

لَعَلِّىٓ laʿallī supaya aku
أَعْمَلُ aʿmalu aku beramal/berbuat
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebaikan/saleh
فِيمَا fīmā dalam apa/dalam hal
تَرَكْتُ ۚ taraktu aku tinggalkan
كَلَّآ ۚ kallā sekali-kali tidak
إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia
كَلِمَةٌ kalimatun perkataan
هُوَ huwa dia
قَآئِلُهَا ۖ qāiluhā ucapannya
وَمِن wamin dan dari
وَرَآئِهِم warāihim belakang mereka (dihadapan)
بَرْزَخٌ barzakhun dinding
إِلَىٰ ilā sampai
يَوْمِ yawmi hari
يُبْعَثُونَ yub'ʿathūna mereka dibangkitkan

Ayat 101 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَلَآ أَنسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍۢ وَلَا يَتَسَآءَلُونَ

Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya.

فَإِذَا fa-idhā maka apabila
نُفِخَ nufikha ditiup
فِى fī di/pada
ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala
فَلَآ falā maka tidak
أَنسَابَ ansāba pertalian nasib
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
وَلَا walā dan tidak
يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka bertanya-tanya

Ayat 102 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

فَمَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan.

فَمَن faman maka barangsiapa
ثَقُلَتْ thaqulat berat
مَوَٰزِينُهُۥ mawāzīnuhu timbangannya
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلْمُفْلِحُونَ l-muf'liḥūna orang-orang yang beruntung

Ayat 103 - Surah Al-Muminoon: 10 kata

وَمَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فِى جَهَنَّمَ خَـٰلِدُونَ

Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.

وَمَنْ waman dan barangsiapa
خَفَّتْ khaffat ringan
مَوَٰزِينُهُۥ mawāzīnuhu timbangannya
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
خَسِرُوٓا۟ khasirū (mereka) merugikan
أَنفُسَهُمْ anfusahum diri mereka sendiri
فِى fī dalam
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
خَـٰلِدُونَ khālidūna mereka kekal

Ayat 104 - Surah Al-Muminoon: 6 kata

تَلْفَحُ وُجُوهَهُمُ ٱلنَّارُ وَهُمْ فِيهَا كَـٰلِحُونَ

Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.

تَلْفَحُ talfaḥu membakar
وُجُوهَهُمُ wujūhahumu muka-muka mereka
ٱلنَّارُ l-nāru api neraka
وَهُمْ wahum dan mereka
فِيهَا fīhā didalamnya
كَـٰلِحُونَ kāliḥūna bermuka masam/keadaan cacat

Ayat 105 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

أَلَمْ تَكُنْ ءَايَـٰتِى تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَكُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ

Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi kamu selalu mendustakannya?

أَلَمْ alam apakah
تَكُنْ takun tidak ada/tidakkah
ءَايَـٰتِى āyātī ayat-ayat-Ku
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
فَكُنتُم fakuntum maka adalah kamu
بِهَا bihā dengannya
تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan

Ayat 106 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

قَالُوا۟ رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًۭا ضَآلِّينَ

Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat.

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
غَلَبَتْ ghalabat telah mengalahkan/menguasai
عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami
شِقْوَتُنَا shiq'watunā kecelakaan/kejahatan kami
وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah/menjadi
قَوْمًۭا qawman kaum
ضَآلِّينَ ḍāllīna orang-orang yang sesat

Ayat 107 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

رَبَّنَآ أَخْرِجْنَا مِنْهَا فَإِنْ عُدْنَا فَإِنَّا ظَـٰلِمُونَ

Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".

رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
أَخْرِجْنَا akhrij'nā keluarkanlah kami
مِنْهَا min'hā dari padanya
فَإِنْ fa-in maka jika
عُدْنَا ʿud'nā kami kembali
فَإِنَّا fa-innā maka sesungguhnya kami
ظَـٰلِمُونَ ẓālimūna orang-orang yang zalim

Ayat 108 - Surah Al-Muminoon: 5 kata

قَالَ ٱخْسَـُٔوا۟ فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ

Allah berfirman: "Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.

قَالَ qāla (Allah) berfirman
ٱخْسَـُٔوا۟ ikh'saū tinggallah dengan hina
فِيهَا fīhā didalamnya
وَلَا walā dan janganlah
تُكَلِّمُونِ tukallimūni kamu berbicara dengan-Ku

Ayat 109 - Surah Al-Muminoon: 14 kata

إِنَّهُۥ كَانَ فَرِيقٌۭ مِّنْ عِبَادِى يَقُولُونَ رَبَّنَآ ءَامَنَّا فَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰحِمِينَ

Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya
كَانَ kāna adalah
فَرِيقٌۭ farīqun segolongan
مِّنْ min dari
عِبَادِى ʿibādī hamba-hamba-Ku
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka berkata
رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
ءَامَنَّا āmannā kami telah beriman
فَٱغْفِرْ fa-igh'fir maka ampunilah
لَنَا lanā bagi kami
وَٱرْحَمْنَا wa-ir'ḥamnā dan berilah kami rahmat
وَأَنتَ wa-anta dan Engkau
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلرَّٰحِمِينَ l-rāḥimīna Pemberi rahmat

Ayat 110 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

فَٱتَّخَذْتُمُوهُمْ سِخْرِيًّا حَتَّىٰٓ أَنسَوْكُمْ ذِكْرِى وَكُنتُم مِّنْهُمْ تَضْحَكُونَ

Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu mentertawakan mereka,

فَٱتَّخَذْتُمُوهُمْ fa-ittakhadhtumūhum maka kamu menjadikan mereka
سِخْرِيًّا sikh'riyyan buah ejekan
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
أَنسَوْكُمْ ansawkum melupakan kamu
ذِكْرِى dhik'rī mengingat Aku
وَكُنتُم wakuntum dan kalian
مِّنْهُمْ min'hum dari mereka
تَضْحَكُونَ taḍḥakūna kamu mentertawakan

Ayat 111 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

إِنِّى جَزَيْتُهُمُ ٱلْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوٓا۟ أَنَّهُمْ هُمُ ٱلْفَآئِزُونَ

Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang".

إِنِّى innī sesungguhnya Aku
جَزَيْتُهُمُ jazaytuhumu Aku memberi balasan mereka
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
بِمَا bimā dengan apa/karena
صَبَرُوٓا۟ ṣabarū mereka sabar
أَنَّهُمْ annahum sesungguhnya mereka
هُمُ humu mereka
ٱلْفَآئِزُونَ l-fāizūna orang-orang yang menang

Ayat 112 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

قَـٰلَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ عَدَدَ سِنِينَ

Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?"

قَـٰلَ qāla (Allah) berfirman
كَمْ kam berapa
لَبِثْتُمْ labith'tum kamu tinggal
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
عَدَدَ ʿadada bilangan
سِنِينَ sinīna tahun

Ayat 113 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

قَالُوا۟ لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍۢ فَسْـَٔلِ ٱلْعَآدِّينَ

Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
لَبِثْنَا labith'nā kami tinggal
يَوْمًا yawman sehari
أَوْ aw atau
بَعْضَ baʿḍa sebagian/setengah
يَوْمٍۢ yawmin hari
فَسْـَٔلِ fasali maka tanyakanlah
ٱلْعَآدِّينَ l-ʿādīna orang-orang yang menghitung

Ayat 114 - Surah Al-Muminoon: 9 kata

قَـٰلَ إِن لَّبِثْتُمْ إِلَّا قَلِيلًۭا ۖ لَّوْ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui"

قَـٰلَ qāla (Allah) berfirman
إِن in tidaklah
لَّبِثْتُمْ labith'tum kamu tinggal
إِلَّا illā melainkan
قَلِيلًۭا ۖ qalīlan sedikit/sebentar
لَّوْ law sekiranya
أَنَّكُمْ annakum bahwasanya kamu
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Ayat 115 - Surah Al-Muminoon: 8 kata

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَـٰكُمْ عَبَثًۭا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?

أَفَحَسِبْتُمْ afaḥasib'tum apakah kamu mengira
أَنَّمَا annamā bahwasanya hanyalah
خَلَقْنَـٰكُمْ khalaqnākum Kami menciptakan kamu
عَبَثًۭا ʿabathan main-main
وَأَنَّكُمْ wa-annakum dan bahwasanya
إِلَيْنَا ilaynā kepada Kami
لَا lā tidak
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Ayat 116 - Surah Al-Muminoon: 11 kata

فَتَعَـٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْكَرِيمِ

Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) 'Arsy yang mulia.

فَتَعَـٰلَى fataʿālā maka Maha Tinggi
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْمَلِكُ l-maliku Raja
ٱلْحَقُّ ۖ l-ḥaqu sebenarnya
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha tuhan
إِلَّا illā melainkan
هُوَ huwa Dia
رَبُّ rabbu Tuhan Pemelihara
ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Arasy
ٱلْكَرِيمِ l-karīmi yang mulia

Ayat 117 - Surah Al-Muminoon: 18 kata

وَمَن يَدْعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ لَا بُرْهَـٰنَ لَهُۥ بِهِۦ فَإِنَّمَا حِسَابُهُۥ عِندَ رَبِّهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُفْلِحُ ٱلْكَـٰفِرُونَ

Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung.

وَمَن waman dan barangsiapa
يَدْعُ yadʿu berseru/menyembah
مَعَ maʿa bersama/di samping
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِلَـٰهًا ilāhan tuhan
ءَاخَرَ ākhara lain
لَا lā tidak ada
بُرْهَـٰنَ bur'hāna dalil/beralasan
لَهُۥ lahu baginya
بِهِۦ bihi dengannya/tentang itu
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
حِسَابُهُۥ ḥisābuhu perhitungannya
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّهِۦٓ ۚ rabbihi Tuhannya
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia
لَا lā tidak
يُفْلِحُ yuf'liḥu beruntung
ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna orang-orang kafir

Ayat 118 - Surah Al-Muminoon: 7 kata

وَقُل رَّبِّ ٱغْفِرْ وَٱرْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰحِمِينَ

Dan katakanlah: "Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik".

وَقُل waqul dan katakanlah
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱغْفِرْ igh'fir berilah ampunan
وَٱرْحَمْ wa-ir'ḥam dan rahmat
وَأَنتَ wa-anta dan Engkau
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلرَّٰحِمِينَ l-rāḥimīna Pemberi Rahmat

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi