Surah Al-Hajj kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Hajj kata demi kata

Al-Hajj (الحج) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 78 ayat, 1.274 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.274 kata untuk dipelajari, Surah Al-Hajj menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 7 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Hajj: 9 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَىْءٌ عَظِيمٌۭ

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertawakallah kamu
رَبَّكُمْ ۚ rabbakum Tuhan kalian
إِنَّ inna sesungguhnya
زَلْزَلَةَ zalzalata kegoncangan
ٱلسَّاعَةِ l-sāʿati hari kiamat
شَىْءٌ shayon sesuatu
عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun yang besar

Ayat 2 - Surah Al-Hajj: 22 kata

يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَـٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَـٰرَىٰ وَلَـٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٌۭ

(Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.

يَوْمَ yawma pada hari
تَرَوْنَهَا tarawnahā kamu melihatnya
تَذْهَلُ tadhhalu tidak ingat/lupa
كُلُّ kullu tiap-tiap/semua
مُرْضِعَةٍ mur'ḍiʿatin wanita yang menyusui anak
عَمَّآ ʿammā dari apa (anak)
أَرْضَعَتْ arḍaʿat disusukannya
وَتَضَعُ wataḍaʿu dan meletakkan/gugurlah
كُلُّ kullu tiap-tiap/semua
ذَاتِ dhāti yang mempunyai
حَمْلٍ ḥamlin kandungan (mengandung)
حَمْلَهَا ḥamlahā kandungannya
وَتَرَى watarā dan kamu melihat
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
سُكَـٰرَىٰ sukārā mabuk
وَمَا wamā dan/padahal
هُم hum mereka tidak
بِسُكَـٰرَىٰ bisukārā dengan mabuk
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱللَّهِ l-lahi Allah
شَدِيدٌۭ shadīdun sangat keras

Ayat 3 - Surah Al-Hajj: 12 kata

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَـٰدِلُ فِى ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍۢ وَيَتَّبِعُ كُلَّ شَيْطَـٰنٍۢ مَّرِيدٍۢ

Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syaitan yang jahat,

وَمِنَ wamina dan diantara
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
مَن man orang
يُجَـٰدِلُ yujādilu ia membantah
فِى fī dalam/tentang
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa
عِلْمٍۢ ʿil'min ilmu pengetahuan
وَيَتَّبِعُ wayattabiʿu dan ia mengikuti
كُلَّ kulla setiap/semua
شَيْطَـٰنٍۢ shayṭānin syaitan
مَّرِيدٍۢ marīdin sangat jahat

Ayat 4 - Surah Al-Hajj: 11 kata

كُتِبَ عَلَيْهِ أَنَّهُۥ مَن تَوَلَّاهُ فَأَنَّهُۥ يُضِلُّهُۥ وَيَهْدِيهِ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ

yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.

كُتِبَ kutiba telah ditetapkan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
أَنَّهُۥ annahu bahwa sesungguhnya
مَن man barang siapa
تَوَلَّاهُ tawallāhu berkawan dengannya
فَأَنَّهُۥ fa-annahu mereka sesungguhnya dia
يُضِلُّهُۥ yuḍilluhu dia menyesatkannya
وَيَهْدِيهِ wayahdīhi dan dia memimpinnya
إِلَىٰ ilā kepada
عَذَابِ ʿadhābi azab
ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri nyala api/neraka

Ayat 5 - Surah Al-Hajj: 69 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍۢ مِّنَ ٱلْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَـٰكُم مِّن تُرَابٍۢ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍۢ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍۢ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍۢ مُّخَلَّقَةٍۢ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍۢ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِى ٱلْأَرْحَامِ مَا نَشَآءُ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًۭا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرْذَلِ ٱلْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنۢ بَعْدِ عِلْمٍۢ شَيْـًۭٔا ۚ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ هَامِدَةًۭ فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا ٱلْمَآءَ ٱهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنۢبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍۢ

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
فِى fī dalam
رَيْبٍۢ raybin keraguan
مِّنَ mina dari/tentang
ٱلْبَعْثِ l-baʿthi kebangkitan
فَإِنَّا fa-innā maka sesungguhnya Kami
خَلَقْنَـٰكُم khalaqnākum Kami telah menciptakan kamu
مِّن min dari
تُرَابٍۢ turābin tanah
ثُمَّ thumma kemudian
مِن min dari
نُّطْفَةٍۢ nuṭ'fatin setetes mani
ثُمَّ thumma kemudian
مِنْ min dari
عَلَقَةٍۢ ʿalaqatin segumpal darah
ثُمَّ thumma kemudian
مِن min dari
مُّضْغَةٍۢ muḍ'ghatin sepotong daging
مُّخَلَّقَةٍۢ mukhallaqatin (sempurna) kejadiannya
وَغَيْرِ waghayri dan tidak
مُخَلَّقَةٍۢ mukhallaqatin (sempurna) kejadiannya
لِّنُبَيِّنَ linubayyina Karena Kami hendak menjelaskannya
لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian
وَنُقِرُّ wanuqirru dan Kami tetapkan
فِى fī dalam
ٱلْأَرْحَامِ l-arḥāmi rahim
مَا mā apa yang
نَشَآءُ nashāu Kami kehendaki
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَجَلٍۢ ajalin waktu
مُّسَمًّۭى musamman ditentukan
ثُمَّ thumma kemudian
نُخْرِجُكُمْ nukh'rijukum Kami keluarkan kamu
طِفْلًۭا ṭif'lan anak kecil (bayi)
ثُمَّ thumma kemudian
لِتَبْلُغُوٓا۟ litablughū agar kamu sampai
أَشُدَّكُمْ ۖ ashuddakum sangatmu/kedewasaan
وَمِنكُم waminkum dan diantara kamu
مَّن man orang
يُتَوَفَّىٰ yutawaffā diwafatkan ia
وَمِنكُم waminkum dan diantara kamu
مَّن man orang
يُرَدُّ yuraddu dikembalikan (dipanjangkan)
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَرْذَلِ ardhali hina (pikun)
ٱلْعُمُرِ l-ʿumuri umur
لِكَيْلَا likaylā supaya/hingga tidak
يَعْلَمَ yaʿlama ia mengetahui
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
عِلْمٍۢ ʿil'min mengetahui
شَيْـًۭٔا ۚ shayan sesuatu/sedikitpun
وَتَرَى watarā dan kamu lihat
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
هَامِدَةًۭ hāmidatan kering
فَإِذَآ fa-idhā maka apabila
أَنزَلْنَا anzalnā Kami turunkan
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
ٱلْمَآءَ l-māa air
ٱهْتَزَّتْ ih'tazzat ia bergerak/hidup
وَرَبَتْ warabat dan suburlah ia
وَأَنۢبَتَتْ wa-anbatat dan ia menumbuhkan
مِن min dari
كُلِّ kulli tiap-tiap/macam-macam
زَوْجٍۭ zawjin jodoh/jenis
بَهِيجٍۢ bahījin indah

Ayat 6 - Surah Al-Hajj: 13 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّهُۥ يُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَأَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِأَنَّ bi-anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu yang hak
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya Dia
يُحْىِ yuḥ'yī Dia menghidupkan
ٱلْمَوْتَىٰ l-mawtā yang mati
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya Dia
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرٌۭ qadīrun Maha Kuasa

Ayat 7 - Surah Al-Hajj: 12 kata

وَأَنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌۭ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ ٱللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِى ٱلْقُبُورِ

dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata kiamat
ءَاتِيَةٌۭ ātiyatun datang
لَّا lā tidak ada
رَيْبَ rayba keraguan
فِيهَا fīhā didalamnya/padanya
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَبْعَثُ yabʿathu Dia membangkitkan
مَن man orang
فِى fī dalam
ٱلْقُبُورِ l-qubūri kubur

Ayat 8 - Surah Al-Hajj: 13 kata

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَـٰدِلُ فِى ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍۢ وَلَا هُدًۭى وَلَا كِتَـٰبٍۢ مُّنِيرٍۢ

Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya,

وَمِنَ wamina dan diantara
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
مَن man orang
يُجَـٰدِلُ yujādilu ia membantah
فِى fī dalam/tentang
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa
عِلْمٍۢ ʿil'min ilmu pengetahuan
وَلَا walā dan tidak/tanpa
هُدًۭى hudan petunjuk
وَلَا walā dan tidak/tanpa
كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab
مُّنِيرٍۢ munīrin bercahaya/terang

Ayat 9 - Surah Al-Hajj: 15 kata

ثَانِىَ عِطْفِهِۦ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۖ لَهُۥ فِى ٱلدُّنْيَا خِزْىٌۭ ۖ وَنُذِيقُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ عَذَابَ ٱلْحَرِيقِ

dengan memalingkan lambungnya untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan dihari kiamat Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar.

ثَانِىَ thāniya bengkok/palingkan
عِطْفِهِۦ ʿiṭ'fihi lambungnya
لِيُضِلَّ liyuḍilla untuk menyesatkan
عَن ʿan dari
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
لَهُۥ lahu baginya
فِى fī di
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
خِزْىٌۭ ۖ khiz'yun kehinaan
وَنُذِيقُهُۥ wanudhīquhu dan Kami akan merasakan kepadanya
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱلْحَرِيقِ l-ḥarīqi yang membakar

Ayat 10 - Surah Al-Hajj: 9 kata

ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ يَدَاكَ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّـٰمٍۢ لِّلْعَبِيدِ

(Akan dikatakan kepadanya): "Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya".

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِمَا bimā dengan apa/sebab
قَدَّمَتْ qaddamat diperbuat
يَدَاكَ yadāka kedua tangannya
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَيْسَ laysa bukan
بِظَلَّـٰمٍۢ biẓallāmin dengan penganiaya
لِّلْعَبِيدِ lil'ʿabīdi bagi/pada hamba-hamba-Nya

Ayat 11 - Surah Al-Hajj: 25 kata

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَعْبُدُ ٱللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍۢ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُۥ خَيْرٌ ٱطْمَأَنَّ بِهِۦ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ ٱنقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِۦ خَسِرَ ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْخُسْرَانُ ٱلْمُبِينُ

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

وَمِنَ wamina dan diantara
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
مَن man orang
يَعْبُدُ yaʿbudu ia menyembah
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
حَرْفٍۢ ۖ ḥarfin tepi
فَإِنْ fa-in maka jika
أَصَابَهُۥ aṣābahu menimpanya/memperoleh
خَيْرٌ khayrun kebaikan
ٱطْمَأَنَّ iṭ'ma-anna tenteramlah ia
بِهِۦ ۖ bihi dengannya
وَإِنْ wa-in dan jika
أَصَابَتْهُ aṣābathu menimpanya
فِتْنَةٌ fit'natun fitnah/bencana
ٱنقَلَبَ inqalaba berbaliklah ia
عَلَىٰ ʿalā atas
وَجْهِهِۦ wajhihi mukanya
خَسِرَ khasira rugilah ia
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā di dunia
وَٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ wal-ākhirata dan akhirat
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
هُوَ huwa ia/itulah
ٱلْخُسْرَانُ l-khus'rānu kerugian
ٱلْمُبِينُ l-mubīnu yang nyata

Ayat 12 - Surah Al-Hajj: 14 kata

يَدْعُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُۥ وَمَا لَا يَنفَعُهُۥ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلضَّلَـٰلُ ٱلْبَعِيدُ

Ia menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.

يَدْعُوا۟ yadʿū ia menyeru
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَا mā apa/sesuatu
لَا lā yang tidak
يَضُرُّهُۥ yaḍurruhu memberi mudarat kepadanya
وَمَا wamā dan apa/sesuatu
لَا lā yang tidak
يَنفَعُهُۥ ۚ yanfaʿuhu memberi manfaat kepadanya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
هُوَ huwa ia/itu
ٱلضَّلَـٰلُ l-ḍalālu kesesatan
ٱلْبَعِيدُ l-baʿīdu yang jauh

Ayat 13 - Surah Al-Hajj: 10 kata

يَدْعُوا۟ لَمَن ضَرُّهُۥٓ أَقْرَبُ مِن نَّفْعِهِۦ ۚ لَبِئْسَ ٱلْمَوْلَىٰ وَلَبِئْسَ ٱلْعَشِيرُ

Ia menyeru sesuatu yang sebenarnya mudharatnya lebih dekat dari manfaatnya. Sesungguhnya yang diserunya itu adalah sejahat-jahat kawan.

يَدْعُوا۟ yadʿū ia menyeru
لَمَن laman pada sesuatu
ضَرُّهُۥٓ ḍarruhu mudaratnya
أَقْرَبُ aqrabu lebih dekat
مِن min dari
نَّفْعِهِۦ ۚ nafʿihi manfaatnya
لَبِئْسَ labi'sa sungguh sejahat-jahat
ٱلْمَوْلَىٰ l-mawlā penolong
وَلَبِئْسَ walabi'sa dan sungguh sejahat-jahat
ٱلْعَشِيرُ l-ʿashīru kawan

Ayat 14 - Surah Al-Hajj: 17 kata

إِنَّ ٱللَّهَ يُدْخِلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُدْخِلُ yud'khilu Dia memasukkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mengerjakan
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/amal saleh
جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga-surga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ l-anhāru sungai-sungai
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَفْعَلُ yafʿalu Dia berbuat
مَا mā apa
يُرِيدُ yurīdu Dia kehendaki

Ayat 15 - Surah Al-Hajj: 22 kata

مَن كَانَ يَظُنُّ أَن لَّن يَنصُرَهُ ٱللَّهُ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى ٱلسَّمَآءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْ فَلْيَنظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُۥ مَا يَغِيظُ

Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya, kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.

مَن man barangsiapa
كَانَ kāna adalah
يَظُنُّ yaẓunnu ia menyangka
أَن an bahwa
لَّن lan tidak
يَنصُرَهُ yanṣurahu menolongnya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فِى fī di
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَٱلْـَٔاخِرَةِ wal-ākhirati dan di akhirat
فَلْيَمْدُدْ falyamdud maka hendaklah ia merentangkan
بِسَبَبٍ bisababin dengan jalan/hubungan
إِلَى ilā ke
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
ثُمَّ thumma kemudian
لْيَقْطَعْ l'yaqṭaʿ hendaklah ia melalui
فَلْيَنظُرْ falyanẓur maka hendaklah ia memperhatikan
هَلْ hal apakah
يُذْهِبَنَّ yudh'hibanna dapat menghilangkan
كَيْدُهُۥ kayduhu tipu dayanya
مَا mā apa yang
يَغِيظُ yaghīẓu menerbitkan marah

Ayat 16 - Surah Al-Hajj: 9 kata

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَـٰهُ ءَايَـٰتٍۭ بَيِّنَـٰتٍۢ وَأَنَّ ٱللَّهَ يَهْدِى مَن يُرِيدُ

Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami telah menurunkannya
ءَايَـٰتٍۭ āyātin ayat-ayat/keterangan
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin yang nyata
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَهْدِى yahdī memberi petunjuk
مَن man siapa
يُرِيدُ yurīdu Dia kehendaki

Ayat 17 - Surah Al-Hajj: 22 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱلَّذِينَ هَادُوا۟ وَٱلصَّـٰبِـِٔينَ وَٱلنَّصَـٰرَىٰ وَٱلْمَجُوسَ وَٱلَّذِينَ أَشْرَكُوٓا۟ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū (mereka) mu'min
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هَادُوا۟ hādū (mereka) Yahudi
وَٱلصَّـٰبِـِٔينَ wal-ṣābiīna dan orang-orang Shabi-in
وَٱلنَّصَـٰرَىٰ wal-naṣārā dan orang-orang Nasrani
وَٱلْمَجُوسَ wal-majūsa dan orang-orang Majusi
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
أَشْرَكُوٓا۟ ashrakū (mereka) musyrik
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَفْصِلُ yafṣilu Dia memisahkan
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ l-qiyāmati kiamat
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
شَهِيدٌ shahīdun menyaksikan

Ayat 18 - Surah Al-Hajj: 37 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يَسْجُدُ لَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ وَٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ وَٱلنُّجُومُ وَٱلْجِبَالُ وَٱلشَّجَرُ وَٱلدَّوَآبُّ وَكَثِيرٌۭ مِّنَ ٱلنَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ ٱلْعَذَابُ ۗ وَمَن يُهِنِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن مُّكْرِمٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَآءُ ۩

Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

أَلَمْ alam tidaklah
تَرَ tara kamu ketahui
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَسْجُدُ yasjudu bersujud
لَهُۥ lahu kepada-Nya
مَن man orang/apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَن waman dan orang/apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَٱلشَّمْسُ wal-shamsu dan matahari
وَٱلْقَمَرُ wal-qamaru dan bulan
وَٱلنُّجُومُ wal-nujūmu dan bintang-bintang
وَٱلْجِبَالُ wal-jibālu dan gunung-gunung
وَٱلشَّجَرُ wal-shajaru dan pohon-pohon
وَٱلدَّوَآبُّ wal-dawābu dan binatang melata
وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan
مِّنَ mina dari
ٱلنَّاسِ ۖ l-nāsi manusia
وَكَثِيرٌ wakathīrun dan kebanyakan
حَقَّ ḥaqqa haq/kebenaran/ketetapan yang telah pasti
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
ٱلْعَذَابُ ۗ l-ʿadhābu azab
وَمَن waman dan barang siapa
يُهِنِ yuhini menghinakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَمَا famā maka tidak
لَهُۥ lahu baginya
مِن min dari
مُّكْرِمٍ ۚ muk'rimin kemuliaan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَفْعَلُ yafʿalu Dia berbuat
مَا mā apa
يَشَآءُ ۩ yashāu Dia kehendaki

Ayat 19 - Surah Al-Hajj: 17 kata

۞ هَـٰذَانِ خَصْمَانِ ٱخْتَصَمُوا۟ فِى رَبِّهِمْ ۖ فَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌۭ مِّن نَّارٍۢ يُصَبُّ مِن فَوْقِ رُءُوسِهِمُ ٱلْحَمِيمُ

Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.

۞ هَـٰذَانِ hādhāni inilah (dua) golongan
خَصْمَانِ khaṣmāni keduanya saling bertengkar
ٱخْتَصَمُوا۟ ikh'taṣamū mereka bertengkar
فِى fī dalam/tentang
رَبِّهِمْ ۖ rabbihim Tuhan mereka
فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
قُطِّعَتْ quṭṭiʿat dipotongkan/dibuatkan
لَهُمْ lahum untuk mereka
ثِيَابٌۭ thiyābun pakaian
مِّن min dari
نَّارٍۢ nārin api neraka
يُصَبُّ yuṣabbu disiramkan
مِن min dari
فَوْقِ fawqi atas
رُءُوسِهِمُ ruūsihimu kepala mereka
ٱلْحَمِيمُ l-ḥamīmu air mendidih

Ayat 20 - Surah Al-Hajj: 6 kata

يُصْهَرُ بِهِۦ مَا فِى بُطُونِهِمْ وَٱلْجُلُودُ

Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).

يُصْهَرُ yuṣ'haru dihancurluluhkan
بِهِۦ bihi dengannya (air mendidih)
مَا mā apa
فِى fī dalam
بُطُونِهِمْ buṭūnihim perut mereka
وَٱلْجُلُودُ wal-julūdu dan kulit-kulit

Ayat 21 - Surah Al-Hajj: 4 kata

وَلَهُم مَّقَـٰمِعُ مِنْ حَدِيدٍۢ

Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.

وَلَهُم walahum dan untuk mereka
مَّقَـٰمِعُ maqāmiʿu cambuk-cambuk
مِنْ min dari
حَدِيدٍۢ ḥadīdin besi

Ayat 22 - Surah Al-Hajj: 12 kata

كُلَّمَآ أَرَادُوٓا۟ أَن يَخْرُجُوا۟ مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا۟ فِيهَا وَذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلْحَرِيقِ

Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini".

كُلَّمَآ kullamā setiap kali
أَرَادُوٓا۟ arādū mereka hendak
أَن an (bahwa)
يَخْرُجُوا۟ yakhrujū mereka keluar
مِنْهَا min'hā dari padanya
مِنْ min dari/lantaran
غَمٍّ ghammin kesengsaraan
أُعِيدُوا۟ uʿīdū mereka dikembalikan
فِيهَا fīhā kedalamnya
وَذُوقُوا۟ wadhūqū dan rasakanlah
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱلْحَرِيقِ l-ḥarīqi yang membakar

Ayat 23 - Surah Al-Hajj: 22 kata

إِنَّ ٱللَّهَ يُدْخِلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍۢ وَلُؤْلُؤًۭا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌۭ

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُدْخِلُ yud'khilu akan memasukkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga-surga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
يُحَلَّوْنَ yuḥallawna mereka diberi perhiasan
فِيهَا fīhā didalamnya
مِنْ min dari
أَسَاوِرَ asāwira gelang-gelang
مِن min dari
ذَهَبٍۢ dhahabin emas
وَلُؤْلُؤًۭا ۖ walu'lu-an dan mutiara
وَلِبَاسُهُمْ walibāsuhum dan pakaian mereka
فِيهَا fīhā didalamnya
حَرِيرٌۭ ḥarīrun sutera

Ayat 24 - Surah Al-Hajj: 9 kata

وَهُدُوٓا۟ إِلَى ٱلطَّيِّبِ مِنَ ٱلْقَوْلِ وَهُدُوٓا۟ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْحَمِيدِ

Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji.

وَهُدُوٓا۟ wahudū dan mereka diberi petunjuk/dipimpin
إِلَى ilā kepada
ٱلطَّيِّبِ l-ṭayibi yang baik
مِنَ mina dari
ٱلْقَوْلِ l-qawli perkataan/ucapan
وَهُدُوٓا۟ wahudū dan mereka diberi petunjuk
إِلَىٰ ilā kepada
صِرَٰطِ ṣirāṭi jalan
ٱلْحَمِيدِ l-ḥamīdi terpuji

Ayat 25 - Surah Al-Hajj: 25 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ٱلَّذِى جَعَلْنَـٰهُ لِلنَّاسِ سَوَآءً ٱلْعَـٰكِفُ فِيهِ وَٱلْبَادِ ۚ وَمَن يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍۭ بِظُلْمٍۢ نُّذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍۢ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَيَصُدُّونَ wayaṣuddūna dan mereka menghalang-halangi
عَن ʿan dari
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَٱلْمَسْجِدِ wal-masjidi dan Masjidil
ٱلْحَرَامِ l-ḥarāmi Haram
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلْنَـٰهُ jaʿalnāhu telah Kami jadikannya
لِلنَّاسِ lilnnāsi untuk manusia
سَوَآءً sawāan sama/bersama
ٱلْعَـٰكِفُ l-ʿākifu bertekun/menetap
فِيهِ fīhi didalamnya
وَٱلْبَادِ ۚ wal-bādi dan datang berkunjung
وَمَن waman dan barangsiapa
يُرِدْ yurid menghendaki/bermaksud
فِيهِ fīhi didalamnya
بِإِلْحَادٍۭ bi-il'ḥādin melakukan kejahatan
بِظُلْمٍۢ biẓul'min dengan/secara zalim
نُّذِقْهُ nudhiq'hu Kami rasakan kepadanya
مِنْ min dari
عَذَابٍ ʿadhābin azab
أَلِيمٍۢ alīmin yang pedih

Ayat 26 - Surah Al-Hajj: 16 kata

وَإِذْ بَوَّأْنَا لِإِبْرَٰهِيمَ مَكَانَ ٱلْبَيْتِ أَن لَّا تُشْرِكْ بِى شَيْـًۭٔا وَطَهِّرْ بَيْتِىَ لِلطَّآئِفِينَ وَٱلْقَآئِمِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ

Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku' dan sujud.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
بَوَّأْنَا bawwanā Kami memberi tempat
لِإِبْرَٰهِيمَ li-ib'rāhīma kepada Ibrahim
مَكَانَ makāna tempat
ٱلْبَيْتِ l-bayti rumah/Baitullah
أَن an bahwa
لَّا lā janganlah
تُشْرِكْ tush'rik kamu mempersekutukan
بِى bī dengan Aku
شَيْـًۭٔا shayan segala sesuatu
وَطَهِّرْ waṭahhir dan sucikanlah
بَيْتِىَ baytiya rumah-Ku
لِلطَّآئِفِينَ lilṭṭāifīna bagi orang-orang yang tawaf
وَٱلْقَآئِمِينَ wal-qāimīna dan orang-orang yang berdiri/beribadat
وَٱلرُّكَّعِ wal-rukaʿi dan orang-orang yang ruku'
ٱلسُّجُودِ l-sujūdi orang-orang yang sujud

Ayat 27 - Surah Al-Hajj: 14 kata

وَأَذِّن فِى ٱلنَّاسِ بِٱلْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًۭا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍۢ يَأْتِينَ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍۢ

Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh,

وَأَذِّن wa-adhin dan serulah
فِى fī kepada
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
بِٱلْحَجِّ bil-ḥaji untuk mengerjakan haji
يَأْتُوكَ yatūka mereka akan datang kepadamu
رِجَالًۭا rijālan berjalan kaki
وَعَلَىٰ waʿalā dan atas
كُلِّ kulli tiap-tiap (mengendarai)
ضَامِرٍۢ ḍāmirin onta kurus
يَأْتِينَ yatīna mereka datang
مِن min dari
كُلِّ kulli tiap-tiap/segenap
فَجٍّ fajjin jalan/penjuru
عَمِيقٍۢ ʿamīqin dalam/jauh

Ayat 28 - Surah Al-Hajj: 20 kata

لِّيَشْهَدُوا۟ مَنَـٰفِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ فِىٓ أَيَّامٍۢ مَّعْلُومَـٰتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلْأَنْعَـٰمِ ۖ فَكُلُوا۟ مِنْهَا وَأَطْعِمُوا۟ ٱلْبَآئِسَ ٱلْفَقِيرَ

supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.

لِّيَشْهَدُوا۟ liyashhadū supaya mereka menyaksikan
مَنَـٰفِعَ manāfiʿa berbagai manfaat
لَهُمْ lahum bagi mereka
وَيَذْكُرُوا۟ wayadhkurū dan mereka menyebut
ٱسْمَ is'ma nama
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فِىٓ fī dalam
أَيَّامٍۢ ayyāmin beberapa hari
مَّعْلُومَـٰتٍ maʿlūmātin telah ditentukan
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa (rezeki)
رَزَقَهُم razaqahum Dia memberi rezeki kepada mereka
مِّنۢ min dari
بَهِيمَةِ bahīmati binatang
ٱلْأَنْعَـٰمِ ۖ l-anʿāmi ternak
فَكُلُوا۟ fakulū maka makanlah
مِنْهَا min'hā dari padanya
وَأَطْعِمُوا۟ wa-aṭʿimū dan beri makanlah
ٱلْبَآئِسَ l-bāisa orang-orang yang sengsara
ٱلْفَقِيرَ l-faqīra orang-orang yang fakir

Ayat 29 - Surah Al-Hajj: 8 kata

ثُمَّ لْيَقْضُوا۟ تَفَثَهُمْ وَلْيُوفُوا۟ نُذُورَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوا۟ بِٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ

Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).

ثُمَّ thumma kemudian
لْيَقْضُوا۟ l'yaqḍū hendaklah mereka menghilangkan
تَفَثَهُمْ tafathahum kotoran mereka
وَلْيُوفُوا۟ walyūfū dan hendaklah mereka menyempurnakan
نُذُورَهُمْ nudhūrahum nadzar mereka
وَلْيَطَّوَّفُوا۟ walyaṭṭawwafū dan hendaklah mereka bertawaf
بِٱلْبَيْتِ bil-bayti di rumah
ٱلْعَتِيقِ l-ʿatīqi kuno/tua

Ayat 30 - Surah Al-Hajj: 24 kata

ذَٰلِكَ وَمَن يُعَظِّمْ حُرُمَـٰتِ ٱللَّهِ فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّهُۥ عِندَ رَبِّهِۦ ۗ وَأُحِلَّتْ لَكُمُ ٱلْأَنْعَـٰمُ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ ۖ فَٱجْتَنِبُوا۟ ٱلرِّجْسَ مِنَ ٱلْأَوْثَـٰنِ وَٱجْتَنِبُوا۟ قَوْلَ ٱلزُّورِ

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
وَمَن waman dan barangsiapa
يُعَظِّمْ yuʿaẓẓim memuliakan/menghormati
حُرُمَـٰتِ ḥurumāti larangan/peraturan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَهُوَ fahuwa maka dia/itu
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
لَّهُۥ lahu baginya
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّهِۦ ۗ rabbihi Tuhannya
وَأُحِلَّتْ wa-uḥillat dan dihalalkan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْأَنْعَـٰمُ l-anʿāmu binatang ternak
إِلَّا illā kecuali
مَا mā apa yang
يُتْلَىٰ yut'lā dibacakan/diterangkan
عَلَيْكُمْ ۖ ʿalaykum atas kalian
فَٱجْتَنِبُوا۟ fa-ij'tanibū maka jauhilah
ٱلرِّجْسَ l-rij'sa kekotoran/kenajisan
مِنَ mina dari
ٱلْأَوْثَـٰنِ l-awthāni berhala-berhala
وَٱجْتَنِبُوا۟ wa-ij'tanibū dan jauhilah
قَوْلَ qawla perkataan
ٱلزُّورِ l-zūri dusta

Ayat 31 - Surah Al-Hajj: 21 kata

حُنَفَآءَ لِلَّهِ غَيْرَ مُشْرِكِينَ بِهِۦ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَتَخْطَفُهُ ٱلطَّيْرُ أَوْ تَهْوِى بِهِ ٱلرِّيحُ فِى مَكَانٍۢ سَحِيقٍۢ

dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.

حُنَفَآءَ ḥunafāa lurus/ikhlas
لِلَّهِ lillahi bagi/kepada Allah
غَيْرَ ghayra bukan/tidak
مُشْرِكِينَ mush'rikīna mempersekutukan
بِهِۦ ۚ bihi dengan-Nya/Dia
وَمَن waman dan barangsiapa
يُشْرِكْ yush'rik mempersekutukan
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
فَكَأَنَّمَا faka-annamā maka seakan-akan
خَرَّ kharra dia tersungkur/jatuh
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
فَتَخْطَفُهُ fatakhṭafuhu maka/lalu menyambarnya
ٱلطَّيْرُ l-ṭayru burung
أَوْ aw atau
تَهْوِى tahwī menerbangkan
بِهِ bihi dengannya/kepadanya
ٱلرِّيحُ l-rīḥu angin
فِى fī dalam
مَكَانٍۢ makānin tempat
سَحِيقٍۢ saḥīqin jauh

Ayat 32 - Surah Al-Hajj: 9 kata

ذَٰلِكَ وَمَن يُعَظِّمْ شَعَـٰٓئِرَ ٱللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى ٱلْقُلُوبِ

Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
وَمَن waman dan barangsiapa
يُعَظِّمْ yuʿaẓẓim memuliakan/menghormati
شَعَـٰٓئِرَ shaʿāira syi'ar-syi'ar
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَإِنَّهَا fa-innahā maka sesungguhnya itu
مِن min dari
تَقْوَى taqwā ketakwaan
ٱلْقُلُوبِ l-qulūbi hati

Ayat 33 - Surah Al-Hajj: 11 kata

لَكُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى ثُمَّ مَحِلُّهَآ إِلَى ٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ

Bagi kamu pada binatang-binatang hadyu itu ada beberapa manfaat, sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitullah).

لَكُمْ lakum bagi kalian
فِيهَا fīhā padanya
مَنَـٰفِعُ manāfiʿu beberapa kemanfaatan
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَجَلٍۢ ajalin waktu
مُّسَمًّۭى musamman telah ditentukan
ثُمَّ thumma kemudian
مَحِلُّهَآ maḥilluhā tempatnya
إِلَى ilā sampai (sekitar)
ٱلْبَيْتِ l-bayti rumah
ٱلْعَتِيقِ l-ʿatīqi kuno/tua

Ayat 34 - Surah Al-Hajj: 20 kata

وَلِكُلِّ أُمَّةٍۢ جَعَلْنَا مَنسَكًۭا لِّيَذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِيمَةِ ٱلْأَنْعَـٰمِ ۗ فَإِلَـٰهُكُمْ إِلَـٰهٌۭ وَٰحِدٌۭ فَلَهُۥٓ أَسْلِمُوا۟ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُخْبِتِينَ

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

وَلِكُلِّ walikulli dan bagi tiap-tiap
أُمَّةٍۢ ummatin ummat
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan
مَنسَكًۭا mansakan cara peribadatan
لِّيَذْكُرُوا۟ liyadhkurū supaya mereka mengingat/menyebut
ٱسْمَ is'ma nama
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa
رَزَقَهُم razaqahum Dia rezekikan pada mereka
مِّنۢ min dari
بَهِيمَةِ bahīmati binatang
ٱلْأَنْعَـٰمِ ۗ l-anʿāmi ternak
فَإِلَـٰهُكُمْ fa-ilāhukum maka Tuhanmu
إِلَـٰهٌۭ ilāhun Tuhan
وَٰحِدٌۭ wāḥidun satu/esa
فَلَهُۥٓ falahu maka kepada-Nya
أَسْلِمُوا۟ ۗ aslimū berserah dirilah kamu
وَبَشِّرِ wabashiri dan berilah kabar gembira
ٱلْمُخْبِتِينَ l-mukh'bitīna orang-orang yang tunduk/patuh

Ayat 35 - Surah Al-Hajj: 15 kata

ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَٱلصَّـٰبِرِينَ عَلَىٰ مَآ أَصَابَهُمْ وَٱلْمُقِيمِى ٱلصَّلَوٰةِ وَمِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ يُنفِقُونَ

(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
إِذَا idhā apabila
ذُكِرَ dhukira disebut
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَجِلَتْ wajilat bergetar
قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka
وَٱلصَّـٰبِرِينَ wal-ṣābirīna dan orang-orang yang sabar
عَلَىٰ ʿalā atas
مَآ mā apa
أَصَابَهُمْ aṣābahum menimpa mereka
وَٱلْمُقِيمِى wal-muqīmī dan orang-orang yang mendirikan
ٱلصَّلَوٰةِ l-ṣalati sholat
وَمِمَّا wamimmā dan dari apa
رَزَقْنَـٰهُمْ razaqnāhum telah Kami rezekikan pada mereka
يُنفِقُونَ yunfiqūna mereka menafkahkan

Ayat 36 - Surah Al-Hajj: 27 kata

وَٱلْبُدْنَ جَعَلْنَـٰهَا لَكُم مِّن شَعَـٰٓئِرِ ٱللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌۭ ۖ فَٱذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَيْهَا صَوَآفَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا۟ مِنْهَا وَأَطْعِمُوا۟ ٱلْقَانِعَ وَٱلْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَـٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur.

وَٱلْبُدْنَ wal-bud'na dan onta itu
جَعَلْنَـٰهَا jaʿalnāhā telah kami jadikan
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
شَعَـٰٓئِرِ shaʿāiri syi'ar-syi'ar
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَكُمْ lakum bagi kalian
فِيهَا fīhā padanya
خَيْرٌۭ ۖ khayrun kebaikan
فَٱذْكُرُوا۟ fa-udh'kurū maka sebutlah
ٱسْمَ is'ma nama
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
صَوَآفَّ ۖ ṣawāffa berbaris
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
وَجَبَتْ wajabat telah roboh
جُنُوبُهَا junūbuhā lambungnya (disembelih)
فَكُلُوا۟ fakulū maka makanlah
مِنْهَا min'hā daripadanya
وَأَطْعِمُوا۟ wa-aṭʿimū dan berilah makan
ٱلْقَانِعَ l-qāniʿa orang yang rela dengan apa yang ada padanya
وَٱلْمُعْتَرَّ ۚ wal-muʿ'tara dan orang yang meminta
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
سَخَّرْنَـٰهَا sakharnāhā Kami tundukannya
لَكُمْ lakum bagi kalian
لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian
تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur

Ayat 37 - Surah Al-Hajj: 20 kata

لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَـٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقْوَىٰ مِنكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ ۗ وَبَشِّرِ ٱلْمُحْسِنِينَ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

لَن lan tidak akan
يَنَالَ yanāla sampai
ٱللَّهَ l-laha Allah
لُحُومُهَا luḥūmuhā dagingnya
وَلَا walā dan tidak
دِمَآؤُهَا dimāuhā darahnya
وَلَـٰكِن walākin akan tetapi
يَنَالُهُ yanāluhu akan sampai kepada-Nya
ٱلتَّقْوَىٰ l-taqwā takwa
مِنكُمْ ۚ minkum daripada kamu
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
سَخَّرَهَا sakharahā Dia menundukkannya
لَكُمْ lakum bagi kalian
لِتُكَبِّرُوا۟ litukabbirū supaya kamu mengagungkan
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa
هَدَىٰكُمْ ۗ hadākum Dia memberi petunjuk kepadamu
وَبَشِّرِ wabashiri dan berilah kabar gembira
ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat kebaikan

Ayat 38 - Surah Al-Hajj: 13 kata

۞ إِنَّ ٱللَّهَ يُدَٰفِعُ عَنِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍۢ كَفُورٍ

Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat.

۞ إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُدَٰفِعُ yudāfiʿu Dia membela
عَنِ ʿani dari
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ ۗ āmanū beriman
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يُحِبُّ yuḥibbu Dia menyukai
كُلَّ kulla tiap-tiap
خَوَّانٍۢ khawwānin orang yang berkhianat
كَفُورٍ kafūrin orang yang ingkar

Ayat 39 - Surah Al-Hajj: 10 kata

أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَـٰتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا۟ ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ

Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu,

أُذِنَ udhina telah diizinkan
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
يُقَـٰتَلُونَ yuqātalūna (mereka) diperangi
بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka
ظُلِمُوا۟ ۚ ẓulimū mereka dianiaya
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
نَصْرِهِمْ naṣrihim menolong mereka
لَقَدِيرٌ laqadīrun sungguh Maha Kuasa

Ayat 40 - Surah Al-Hajj: 35 kata

ٱلَّذِينَ أُخْرِجُوا۟ مِن دِيَـٰرِهِم بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّآ أَن يَقُولُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ۗ وَلَوْلَا دَفْعُ ٱللَّهِ ٱلنَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍۢ لَّهُدِّمَتْ صَوَٰمِعُ وَبِيَعٌۭ وَصَلَوَٰتٌۭ وَمَسَـٰجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا ٱسْمُ ٱللَّهِ كَثِيرًۭا ۗ وَلَيَنصُرَنَّ ٱللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَقَوِىٌّ عَزِيزٌ

(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah". Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أُخْرِجُوا۟ ukh'rijū (mereka) diusir
مِن min dari
دِيَـٰرِهِم diyārihim rumah/kampung halaman mereka
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa
حَقٍّ ḥaqqin kebenaran
إِلَّآ illā melainkan
أَن an bahwa
يَقُولُوا۟ yaqūlū mereka berkata
رَبُّنَا rabbunā Tuhan kami
ٱللَّهُ ۗ l-lahu Allah
وَلَوْلَا walawlā dan sekiranya tidak
دَفْعُ dafʿu menolak
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
بَعْضَهُم baʿḍahum sebagian mereka
بِبَعْضٍۢ bibaʿḍin dengan sebagian lain
لَّهُدِّمَتْ lahuddimat tentu dirobohkan
صَوَٰمِعُ ṣawāmiʿu biara-biara
وَبِيَعٌۭ wabiyaʿun dan gereja-gereja
وَصَلَوَٰتٌۭ waṣalawātun dan tempat-tempat sholat
وَمَسَـٰجِدُ wamasājidu dan masjid-masjid
يُذْكَرُ yudh'karu disebut
فِيهَا fīhā didalamnya
ٱسْمُ us'mu nama
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَثِيرًۭا ۗ kathīran banyak
وَلَيَنصُرَنَّ walayanṣuranna dan sungguh akan menolong
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَن man orang
يَنصُرُهُۥٓ ۗ yanṣuruhu ia menolongnya
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَقَوِىٌّ laqawiyyun sungguh Maha Kuat
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa

Ayat 41 - Surah Al-Hajj: 17 kata

ٱلَّذِينَ إِن مَّكَّنَّـٰهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ أَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَمَرُوا۟ بِٱلْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا۟ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَـٰقِبَةُ ٱلْأُمُورِ

(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
إِن in jika
مَّكَّنَّـٰهُمْ makkannāhum Kami meneguhkan mereka
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
أَقَامُوا۟ aqāmū mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَءَاتَوُا۟ waātawū dan mereka menunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat
وَأَمَرُوا۟ wa-amarū dan mereka menyuruh
بِٱلْمَعْرُوفِ bil-maʿrūfi dengan perbuatan baik
وَنَهَوْا۟ wanahaw dan mereka mencegah
عَنِ ʿani dari
ٱلْمُنكَرِ ۗ l-munkari kemungkaran
وَلِلَّهِ walillahi dan kepada Allah
عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu akibat/kesudahan
ٱلْأُمُورِ l-umūri segala urusan

Ayat 42 - Surah Al-Hajj: 9 kata

وَإِن يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍۢ وَعَادٌۭ وَثَمُودُ

Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan kamu, maka sesungguhnya telah mendustakan juga sebelum mereka kaum Nuh, 'Aad dan Tsamud,

وَإِن wa-in dan jika
يُكَذِّبُوكَ yukadhibūka mereka mendustakan kamu
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan
قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka
قَوْمُ qawmu kaum
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
وَعَادٌۭ waʿādun dan 'Ad
وَثَمُودُ wathamūdu dan Tsamud

Ayat 43 - Surah Al-Hajj: 4 kata

وَقَوْمُ إِبْرَٰهِيمَ وَقَوْمُ لُوطٍۢ

dan kaum Ibrahim dan kaum Luth,

وَقَوْمُ waqawmu dan kaum
إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim
وَقَوْمُ waqawmu dan kaum
لُوطٍۢ lūṭin Luth

Ayat 44 - Surah Al-Hajj: 11 kata

وَأَصْحَـٰبُ مَدْيَنَ ۖ وَكُذِّبَ مُوسَىٰ فَأَمْلَيْتُ لِلْكَـٰفِرِينَ ثُمَّ أَخَذْتُهُمْ ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ

dan penduduk Madyan, dan telah didustakan Musa, lalu Aku tangguhkan (azab-Ku) untuk orang-orang kafir, kemudian Aku azab mereka, maka (lihatlah) bagaimana besarnya kebencian-Ku (kepada mereka itu).

وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan penduduk
مَدْيَنَ ۖ madyana Madyan
وَكُذِّبَ wakudhiba dan telah didustakan
مُوسَىٰ mūsā Musa
فَأَمْلَيْتُ fa-amlaytu maka Aku tangguhkan
لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
ثُمَّ thumma kemudian
أَخَذْتُهُمْ ۖ akhadhtuhum Aku ambil/azab mereka
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana
كَانَ kāna adalah
نَكِيرِ nakīri kebencian-Ku

Ayat 45 - Surah Al-Hajj: 14 kata

فَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَـٰهَا وَهِىَ ظَالِمَةٌۭ فَهِىَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا وَبِئْرٍۢ مُّعَطَّلَةٍۢ وَقَصْرٍۢ مَّشِيدٍ

Berapalah banyaknya kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan (berapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi,

فَكَأَيِّن faka-ayyin maka berapa banyak
مِّن min dari
قَرْيَةٍ qaryatin kota/negeri
أَهْلَكْنَـٰهَا ahlaknāhā telah Kami binasakan
وَهِىَ wahiya dan ia (penduduknya)
ظَالِمَةٌۭ ẓālimatun keadaan zalim
فَهِىَ fahiya maka ia (rumah-rumah)
خَاوِيَةٌ khāwiyatun roboh
عَلَىٰ ʿalā atas
عُرُوشِهَا ʿurūshihā atap-atapnya
وَبِئْرٍۢ wabi'rin dan sumur/telaga
مُّعَطَّلَةٍۢ muʿaṭṭalatin sunyi/ditinggalkan
وَقَصْرٍۢ waqaṣrin dan istana
مَّشِيدٍ mashīdin yang tinggi

Ayat 46 - Surah Al-Hajj: 23 kata

أَفَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌۭ يَعْقِلُونَ بِهَآ أَوْ ءَاذَانٌۭ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى ٱلْأَبْصَـٰرُ وَلَـٰكِن تَعْمَى ٱلْقُلُوبُ ٱلَّتِى فِى ٱلصُّدُورِ

maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.

أَفَلَمْ afalam maka apakah tidak
يَسِيرُوا۟ yasīrū mereka berjalan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
فَتَكُونَ fatakūna maka adalah
لَهُمْ lahum bagi mereka (mempunyai)
قُلُوبٌۭ qulūbun hati
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka memahami
بِهَآ bihā dengannya/dengan itu
أَوْ aw atau
ءَاذَانٌۭ ādhānun telinga
يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar
بِهَا ۖ bihā dengannya/dengan itu
فَإِنَّهَا fa-innahā maka sesungguhnya ia
لَا lā tidak
تَعْمَى taʿmā buta
ٱلْأَبْصَـٰرُ l-abṣāru pandangan/mata
وَلَـٰكِن walākin akan tetapi
تَعْمَى taʿmā buta
ٱلْقُلُوبُ l-qulūbu hati
ٱلَّتِى allatī yang
فِى fī di
ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dalam dada

Ayat 47 - Surah Al-Hajj: 14 kata

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَلَن يُخْلِفَ ٱللَّهُ وَعْدَهُۥ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِندَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍۢ مِّمَّا تَعُدُّونَ

Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ wayastaʿjilūnaka dan mereka minta disegerakan kepadamu
بِٱلْعَذَابِ bil-ʿadhābi dengan azab
وَلَن walan dan tidak
يُخْلِفَ yukh'lifa menyalahi
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَعْدَهُۥ ۚ waʿdahu janji-Nya
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
يَوْمًا yawman sehari
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
كَأَلْفِ ka-alfi seperti seribu
سَنَةٍۢ sanatin tahun
مِّمَّا mimmā dari apa
تَعُدُّونَ taʿuddūna kamu hitung

Ayat 48 - Surah Al-Hajj: 11 kata

وَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ أَمْلَيْتُ لَهَا وَهِىَ ظَالِمَةٌۭ ثُمَّ أَخَذْتُهَا وَإِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

Dan berapalah banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Kulah kembalinya (segala sesuatu).

وَكَأَيِّن waka-ayyin dan berapa banyak
مِّن min dari
قَرْيَةٍ qaryatin kota/negeri
أَمْلَيْتُ amlaytu Aku tangguhkan
لَهَا lahā padanya
وَهِىَ wahiya dan ia (penduduknya)
ظَالِمَةٌۭ ẓālimatun zalim
ثُمَّ thumma kemudian
أَخَذْتُهَا akhadhtuhā Aku ambil/azabnya (mereka)
وَإِلَىَّ wa-ilayya dan kepada-Ku
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 49 - Surah Al-Hajj: 8 kata

قُلْ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّمَآ أَنَا۠ لَكُمْ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ

Katakanlah: "Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu".

قُلْ qul katakanlah
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أَنَا۠ anā aku
لَكُمْ lakum bagi kalian
نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan
مُّبِينٌۭ mubīnun yang nyata

Ayat 50 - Surah Al-Hajj: 8 kata

فَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ

Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.

فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
لَهُم lahum bagi mereka
مَّغْفِرَةٌۭ maghfiratun ampunan
وَرِزْقٌۭ wariz'qun dan rezeki
كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia

Ayat 51 - Surah Al-Hajj: 8 kata

وَٱلَّذِينَ سَعَوْا۟ فِىٓ ءَايَـٰتِنَا مُعَـٰجِزِينَ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَصْحَـٰبُ ٱلْجَحِيمِ

Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
سَعَوْا۟ saʿaw (mereka) berusaha
فِىٓ fī pada
ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami
مُعَـٰجِزِينَ muʿājizīna melemahkan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni
ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahim

Ayat 52 - Surah Al-Hajj: 27 kata

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍۢ وَلَا نَبِىٍّ إِلَّآ إِذَا تَمَنَّىٰٓ أَلْقَى ٱلشَّيْطَـٰنُ فِىٓ أُمْنِيَّتِهِۦ فَيَنسَخُ ٱللَّهُ مَا يُلْقِى ٱلشَّيْطَـٰنُ ثُمَّ يُحْكِمُ ٱللَّهُ ءَايَـٰتِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌۭ

Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

وَمَآ wamā dan tidak
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus
مِن min dari
قَبْلِكَ qablika sebelum kamu
مِن min dari
رَّسُولٍۢ rasūlin seorang rasul
وَلَا walā dan tidak
نَبِىٍّ nabiyyin seorang nabi
إِلَّآ illā melainkan
إِذَا idhā apabila
تَمَنَّىٰٓ tamannā dia berangan-angan/membaca
أَلْقَى alqā melemparkan/memasukkan
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
فِىٓ fī dalam
أُمْنِيَّتِهِۦ um'niyyatihi angan-angan/membaca
فَيَنسَخُ fayansakhu maka menghapus/menghilangkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَا mā apa yang
يُلْقِى yul'qī dimasukkan
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
ثُمَّ thumma kemudian
يُحْكِمُ yuḥ'kimu menghukumkan/menguatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ءَايَـٰتِهِۦ ۗ āyātihi ayat-ayat-Nya
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui
حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 53 - Surah Al-Hajj: 16 kata

لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى ٱلشَّيْطَـٰنُ فِتْنَةًۭ لِّلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌۭ وَٱلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ ٱلظَّـٰلِمِينَ لَفِى شِقَاقٍۭ بَعِيدٍۢ

agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat,

لِّيَجْعَلَ liyajʿala karena Dia hendak menjadikan
مَا mā apa yang
يُلْقِى yul'qī dimasukkan
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah/cobaan
لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
فِى fī dalam
قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka
مَّرَضٌۭ maraḍun penyakit
وَٱلْقَاسِيَةِ wal-qāsiyati dan keras
قُلُوبُهُمْ ۗ qulūbuhum hati mereka
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim
لَفِى lafī benar-benar dalam
شِقَاقٍۭ shiqāqin pertentangan
بَعِيدٍۢ baʿīdin yang jauh

Ayat 54 - Surah Al-Hajj: 21 kata

وَلِيَعْلَمَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ أَنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَيُؤْمِنُوا۟ بِهِۦ فَتُخْبِتَ لَهُۥ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَهَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Quran itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.

وَلِيَعْلَمَ waliyaʿlama dan supaya mengetahui
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ l-ʿil'ma ilmu pengetahuan
أَنَّهُ annahu bahwasanya ia
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar
مِن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
فَيُؤْمِنُوا۟ fayu'minū lalu mereka beriman
بِهِۦ bihi dengannya
فَتُخْبِتَ fatukh'bita maka tunduk
لَهُۥ lahu padanya
قُلُوبُهُمْ ۗ qulūbuhum hati mereka
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَهَادِ lahādi sungguh memimpin
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū (mereka)
إِلَىٰ ilā kepada
صِرَٰطٍۢ ṣirāṭin jalan
مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin yang lurus

Ayat 55 - Surah Al-Hajj: 16 kata

وَلَا يَزَالُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى مِرْيَةٍۢ مِّنْهُ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ ٱلسَّاعَةُ بَغْتَةً أَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيمٍ

Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu-raguan terhadap Al Quran, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat.

وَلَا walā dan tidak
يَزَالُ yazālu senantiasa
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
فِى fī dalam
مِرْيَةٍۢ mir'yatin keraguan
مِّنْهُ min'hu daripadanya (Al-Qur'an)
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
تَأْتِيَهُمُ tatiyahumu datang kepada mereka
ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu waktu/saat
بَغْتَةً baghtatan dengan tiba-tiba
أَوْ aw atau
يَأْتِيَهُمْ yatiyahum datang kepada mereka
عَذَابُ ʿadhābu azab
يَوْمٍ yawmin hari
عَقِيمٍ ʿaqīmin tidak berubah/kiamat

Ayat 56 - Surah Al-Hajj: 12 kata

ٱلْمُلْكُ يَوْمَئِذٍۢ لِّلَّهِ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ ۚ فَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ

Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam surga yang penuh kenikmatan.

ٱلْمُلْكُ al-mul'ku kerajaan/kekuasaan
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
لِّلَّهِ lillahi bagi/pada Allah
يَحْكُمُ yaḥkumu Dia memberi keputusan
بَيْنَهُمْ ۚ baynahum diantara mereka
فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka mengerjakan/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan/saleh
فِى fī dalam
جَنَّـٰتِ jannāti surga
ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kenikmatan

Ayat 57 - Surah Al-Hajj: 8 kata

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌۭ مُّهِينٌۭ

Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka bagi mereka azab yang menghinakan.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mereka mendustakan
بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مُّهِينٌۭ muhīnun menghinakan

Ayat 58 - Surah Al-Hajj: 18 kata

وَٱلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ قُتِلُوٓا۟ أَوْ مَاتُوا۟ لَيَرْزُقَنَّهُمُ ٱللَّهُ رِزْقًا حَسَنًۭا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka di bunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
هَاجَرُوا۟ hājarū (mereka) berhijrah
فِى fī dalam/di
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ثُمَّ thumma kemudian
قُتِلُوٓا۟ qutilū mereka terbunuh
أَوْ aw atau
مَاتُوا۟ mātū mereka mati
لَيَرْزُقَنَّهُمُ layarzuqannahumu pasti akan memberi rezeki kepada mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رِزْقًا riz'qan rezeki
حَسَنًۭا ۚ ḥasanan baik
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَهُوَ lahuwa sungguh Dia
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلرَّٰزِقِينَ l-rāziqīna pemberi rezeki

Ayat 59 - Surah Al-Hajj: 7 kata

لَيُدْخِلَنَّهُم مُّدْخَلًۭا يَرْضَوْنَهُۥ ۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَعَلِيمٌ حَلِيمٌۭ

Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Penyantun.

لَيُدْخِلَنَّهُم layud'khilannahum sungguh Dia akan memasukkan mereka
مُّدْخَلًۭا mud'khalan tempat masuk
يَرْضَوْنَهُۥ ۗ yarḍawnahu mereka menyukainya
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَعَلِيمٌ laʿalīmun sungguh Maha Mengetahui
حَلِيمٌۭ ḥalīmun Maha Penyantun

Ayat 60 - Surah Al-Hajj: 16 kata

۞ ذَٰلِكَ وَمَنْ عَاقَبَ بِمِثْلِ مَا عُوقِبَ بِهِۦ ثُمَّ بُغِىَ عَلَيْهِ لَيَنصُرَنَّهُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌۭ

Demikianlah, dan barangsiapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

۞ ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
وَمَنْ waman dan barangsiapa
عَاقَبَ ʿāqaba membalas
بِمِثْلِ bimith'li dengan serupa/seimbang
مَا mā apa yang
عُوقِبَ ʿūqiba dibalas
بِهِۦ bihi dengannya/kepadanya
ثُمَّ thumma kemudian
بُغِىَ bughiya dia dianiaya
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
لَيَنصُرَنَّهُ layanṣurannahu sungguh akan menolongnya
ٱللَّهُ ۗ l-lahu Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَعَفُوٌّ laʿafuwwun sungguh Maha Pemaaf
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun

Ayat 61 - Surah Al-Hajj: 15 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌۭ

Yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
بِأَنَّ bi-anna karena sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُولِجُ yūliju Dia memasukkan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
فِى fī dalam
ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang
وَيُولِجُ wayūliju dan Dia memasukkan
ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang
فِى fī dalam
ٱلَّيْلِ al-layli malam
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَمِيعٌۢ samīʿun Maha Mendengar
بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 62 - Surah Al-Hajj: 17 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ هُوَ ٱلْبَـٰطِلُ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ

(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
بِأَنَّ bi-anna karena sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu hak
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
مَا mā apa
يَدْعُونَ yadʿūna mereka seru
مِن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia
هُوَ huwa ia/itu
ٱلْبَـٰطِلُ l-bāṭilu palsu/batil
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْعَلِىُّ l-ʿaliyu Maha Tinggi
ٱلْكَبِيرُ l-kabīru Maha Besar

Ayat 63 - Surah Al-Hajj: 15 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَتُصْبِحُ ٱلْأَرْضُ مُخْضَرَّةً ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌۭ

Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

أَلَمْ alam apakah tidak
تَرَ tara kamu lihat
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
أَنزَلَ anzala Dia menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air
فَتُصْبِحُ fatuṣ'biḥu maka menjadilah
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
مُخْضَرَّةً ۗ mukh'ḍarratan menghijau
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَطِيفٌ laṭīfun Maha Halus
خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui

Ayat 64 - Surah Al-Hajj: 12 kata

لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَهُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

لَّهُۥ lahu kepunyaan-Nya
مَا mā apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَا wamā dan apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ ۗ l-arḍi dalam bumi
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَهُوَ lahuwa sungguh Dia
ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya
ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji

Ayat 65 - Surah Al-Hajj: 27 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ وَٱلْفُلْكَ تَجْرِى فِى ٱلْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ وَيُمْسِكُ ٱلسَّمَآءَ أَن تَقَعَ عَلَى ٱلْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِٱلنَّاسِ لَرَءُوفٌۭ رَّحِيمٌۭ

Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia.

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu melihat
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَخَّرَ sakhara Dia menundukkan
لَكُم lakum bagi kalian
مَّا mā apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَٱلْفُلْكَ wal-ful'ka dan perahu
تَجْرِى tajrī berjalan/berlayar
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan
بِأَمْرِهِۦ bi-amrihi dengan perintah-Nya
وَيُمْسِكُ wayum'siku dan Dia menahan
ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit
أَن an akan
تَقَعَ taqaʿa jatuh
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
إِلَّا illā melainkan
بِإِذْنِهِۦٓ ۗ bi-idh'nihi dengan izin-Nya
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بِٱلنَّاسِ bil-nāsi dengan/kepada manusia
لَرَءُوفٌۭ laraūfun benar-benar Maha Pengasih
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 66 - Surah Al-Hajj: 10 kata

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ۗ إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ لَكَفُورٌۭ

Dan Dialah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari nikmat.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَحْيَاكُمْ aḥyākum menghidupkan kamu
ثُمَّ thumma kemudian
يُمِيتُكُمْ yumītukum Dia mematikan kalian
ثُمَّ thumma kemudian
يُحْيِيكُمْ ۗ yuḥ'yīkum Dia menghidupkan kalian
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
لَكَفُورٌۭ lakafūrun sungguh ingkar

Ayat 67 - Surah Al-Hajj: 17 kata

لِّكُلِّ أُمَّةٍۢ جَعَلْنَا مَنسَكًا هُمْ نَاسِكُوهُ ۖ فَلَا يُنَـٰزِعُنَّكَ فِى ٱلْأَمْرِ ۚ وَٱدْعُ إِلَىٰ رَبِّكَ ۖ إِنَّكَ لَعَلَىٰ هُدًۭى مُّسْتَقِيمٍۢ

Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari'at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari'at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.

لِّكُلِّ likulli bagi tiap-tiap
أُمَّةٍۢ ummatin ummat
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan
مَنسَكًا mansakan cara beribadat/syareat
هُمْ hum mereka
نَاسِكُوهُ ۖ nāsikūhu mensyareatkan/melakukannya
فَلَا falā maka janganlah
يُنَـٰزِعُنَّكَ yunāziʿunnaka mereka membantah kamu
فِى fī dalam
ٱلْأَمْرِ ۚ l-amri urusan
وَٱدْعُ wa-ud'ʿu dan serulah
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكَ ۖ rabbika Tuhanmu
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
لَعَلَىٰ laʿalā benar-benar di atas
هُدًۭى hudan petunjuk/jalan
مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin yang lurus

Ayat 68 - Surah Al-Hajj: 7 kata

وَإِن جَـٰدَلُوكَ فَقُلِ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ

Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah: "Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan".

وَإِن wa-in dan jika
جَـٰدَلُوكَ jādalūka mereka membantah kamu
فَقُلِ faquli maka katakanlah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan/tentang apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 69 - Surah Al-Hajj: 9 kata

ٱللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ فِيمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Allah akan mengadili di antara kamu pada hari kiamat tentang apa yang kamu dahulu selalu berselisih padanya.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
يَحْكُمُ yaḥkumu mengadili
بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
فِيمَا fīmā dalam/tentang apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
فِيهِ fīhi didalamnya
تَخْتَلِفُونَ takhtalifūna kamu perselisihkan

Ayat 70 - Surah Al-Hajj: 18 kata

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۗ إِنَّ ذَٰلِكَ فِى كِتَـٰبٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ

Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.

أَلَمْ alam tidaklah
تَعْلَمْ taʿlam kamu mengetahui
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa
فِى fī di
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَٱلْأَرْضِ ۗ wal-arḍi dan bumi
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
فِى fī di dalam
كِتَـٰبٍ ۚ kitābin kitab
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
عَلَى ʿalā atas/bagi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَسِيرٌۭ yasīrun mudah

Ayat 71 - Surah Al-Hajj: 18 kata

وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ سُلْطَـٰنًۭا وَمَا لَيْسَ لَهُم بِهِۦ عِلْمٌۭ ۗ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍۢ

Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tiada mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim sekali-kali tidak ada seorang penolongpun.

وَيَعْبُدُونَ wayaʿbudūna dan mereka menyembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَا mā apa yang
لَمْ lam tidak
يُنَزِّلْ yunazzil (Allah) menurunkan
بِهِۦ bihi dengannya/tentang itu
سُلْطَـٰنًۭا sul'ṭānan kekuasaan/keterangan
وَمَا wamā dan apa yang
لَيْسَ laysa tidak
لَهُم lahum bagi mereka
بِهِۦ bihi dengannya/terhadapnya
عِلْمٌۭ ۗ ʿil'mun pengetahuan
وَمَا wamā dan tidak
لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim
مِن min dari
نَّصِيرٍۢ naṣīrin seorang penolong

Ayat 72 - Surah Al-Hajj: 29 kata

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍۢ تَعْرِفُ فِى وُجُوهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلْمُنكَرَ ۖ يَكَادُونَ يَسْطُونَ بِٱلَّذِينَ يَتْلُونَ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتِنَا ۗ قُلْ أَفَأُنَبِّئُكُم بِشَرٍّۢ مِّن ذَٰلِكُمُ ۗ ٱلنَّارُ وَعَدَهَا ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ

Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada muka orang-orang yang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah: "Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?" Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin nyata/terang
تَعْرِفُ taʿrifu kamu melihat
فِى fī dalam/pada
وُجُوهِ wujūhi muka
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
ٱلْمُنكَرَ ۖ l-munkara keingkaran
يَكَادُونَ yakādūna hampir-hampir mereka
يَسْطُونَ yasṭūna mereka akan menyerang
بِٱلَّذِينَ bi-alladhīna kepada orang-orang yang
يَتْلُونَ yatlūna (mereka) membacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتِنَا ۗ āyātinā ayat-ayat Kami
قُلْ qul katakanlah
أَفَأُنَبِّئُكُم afa-unabbi-ukum apakah akan kuterangkan padamu
بِشَرٍّۢ bisharrin dengan yang lebih buruk
مِّن min dari
ذَٰلِكُمُ ۗ dhālikumu yang demikian itu
ٱلنَّارُ l-nāru api/neraka
وَعَدَهَا waʿadahā telah mengancamkannya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ ۖ kafarū kafir/ingkar
وَبِئْسَ wabi'sa dengan seburuk-buruk
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 73 - Surah Al-Hajj: 28 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌۭ فَٱسْتَمِعُوا۟ لَهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَن يَخْلُقُوا۟ ذُبَابًۭا وَلَوِ ٱجْتَمَعُوا۟ لَهُۥ ۖ وَإِن يَسْلُبْهُمُ ٱلذُّبَابُ شَيْـًۭٔا لَّا يَسْتَنقِذُوهُ مِنْهُ ۚ ضَعُفَ ٱلطَّالِبُ وَٱلْمَطْلُوبُ

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
ضُرِبَ ḍuriba telah dijadikan
مَثَلٌۭ mathalun perumpamaan
فَٱسْتَمِعُوا۟ fa-is'tamiʿū maka dengarkanlah
لَهُۥٓ ۚ lahu padanya (perumpamaan itu)
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
تَدْعُونَ tadʿūna kamu seru
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَن lan mereka tidak
يَخْلُقُوا۟ yakhluqū dapat menciptakan
ذُبَابًۭا dhubāban seekor lalat
وَلَوِ walawi walaupun
ٱجْتَمَعُوا۟ ij'tamaʿū mereka berkumpul
لَهُۥ ۖ lahu untuknya
وَإِن wa-in dan jika
يَسْلُبْهُمُ yaslub'humu merampas mereka
ٱلذُّبَابُ l-dhubābu lalat itu
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu
لَّا lā tidaklah
يَسْتَنقِذُوهُ yastanqidhūhu mereka mempertahankannya/merebutnya
مِنْهُ ۚ min'hu dari padanya
ضَعُفَ ḍaʿufa lemah
ٱلطَّالِبُ l-ṭālibu orang yang mencari/menyembah
وَٱلْمَطْلُوبُ wal-maṭlūbu dan orang yang dicari/disembah

Ayat 74 - Surah Al-Hajj: 9 kata

مَا قَدَرُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَقَوِىٌّ عَزِيزٌ

Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

مَا mā mereka tidak
قَدَرُوا۟ qadarū menghargakan
ٱللَّهَ l-laha Allah
حَقَّ ḥaqqa sebenar-benar
قَدْرِهِۦٓ ۗ qadrihi penghargaan kepada-Nya
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَقَوِىٌّ laqawiyyun sungguh Maha Kuat
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa

Ayat 75 - Surah Al-Hajj: 11 kata

ٱللَّهُ يَصْطَفِى مِنَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ رُسُلًۭا وَمِنَ ٱلنَّاسِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌۭ

Allah memilih utusan-utusan-(Nya) dari malaikat dan dari manusia; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
يَصْطَفِى yaṣṭafī memilih
مِنَ mina dari
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ l-malāikati Malaikat
رُسُلًۭا rusulan utusan-utusan
وَمِنَ wamina dan dari
ٱلنَّاسِ ۚ l-nāsi manusia
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَمِيعٌۢ samīʿun Maha Mendengar
بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 76 - Surah Al-Hajj: 10 kata

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ

Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan semua urusan.

يَعْلَمُ yaʿlamu (Allah) mengetahui
مَا mā apa yang
بَيْنَ bayna diantara
أَيْدِيهِمْ aydīhim tangan/hadapan mereka
وَمَا wamā dan apa
خَلْفَهُمْ ۗ khalfahum belakang mereka
وَإِلَى wa-ilā dan kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تُرْجَعُ tur'jaʿu dikembalikan
ٱلْأُمُورُ l-umūru segala urusan

Ayat 77 - Surah Al-Hajj: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱرْكَعُوا۟ وَٱسْجُدُوا۟ وَٱعْبُدُوا۟ رَبَّكُمْ وَٱفْعَلُوا۟ ٱلْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۩

Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱرْكَعُوا۟ ir'kaʿū ruku'lah kamu
وَٱسْجُدُوا۟ wa-us'judū dan sujudlah kamu
وَٱعْبُدُوا۟ wa-uʿ'budū dan sembahlah
رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian
وَٱفْعَلُوا۟ wa-if'ʿalū dan berbuatlah
ٱلْخَيْرَ l-khayra kebaikan
لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian
تُفْلِحُونَ ۩ tuf'liḥūna kamu beruntung

Ayat 78 - Surah Al-Hajj: 44 kata

وَجَـٰهِدُوا۟ فِى ٱللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِۦ ۚ هُوَ ٱجْتَبَىٰكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِى ٱلدِّينِ مِنْ حَرَجٍۢ ۚ مِّلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَٰهِيمَ ۚ هُوَ سَمَّىٰكُمُ ٱلْمُسْلِمِينَ مِن قَبْلُ وَفِى هَـٰذَا لِيَكُونَ ٱلرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا۟ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ ۚ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱعْتَصِمُوا۟ بِٱللَّهِ هُوَ مَوْلَىٰكُمْ ۖ فَنِعْمَ ٱلْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ ٱلنَّصِيرُ

Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

وَجَـٰهِدُوا۟ wajāhidū dan berjihadlah kamu
فِى fī di
ٱللَّهِ l-lahi (jalan) Allah
حَقَّ ḥaqqa sebenar-benar
جِهَادِهِۦ ۚ jihādihi jihadnya
هُوَ huwa Dia
ٱجْتَبَىٰكُمْ ij'tabākum memilih kamu
وَمَا wamā dan Dia tidak
جَعَلَ jaʿala menjadikan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
فِى fī dalam
ٱلدِّينِ l-dīni agama
مِنْ min dari
حَرَجٍۢ ۚ ḥarajin kesempitan
مِّلَّةَ millata agama
أَبِيكُمْ abīkum bapak kamu
إِبْرَٰهِيمَ ۚ ib'rāhīma Ibrahim
هُوَ huwa Dia
سَمَّىٰكُمُ sammākumu menampakan kamu
ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna orang-orang muslim
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum/dahulu
وَفِى wafī dan dalam
هَـٰذَا hādhā ini
لِيَكُونَ liyakūna supaya adalah
ٱلرَّسُولُ l-rasūlu Rasul
شَهِيدًا shahīdan menjadi saksi
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
وَتَكُونُوا۟ watakūnū dan adalah kamu
شُهَدَآءَ shuhadāa menjadi saksi
عَلَى ʿalā atas
ٱلنَّاسِ ۚ l-nāsi manusia
فَأَقِيمُوا۟ fa-aqīmū maka dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَءَاتُوا۟ waātū dan tunaikanlah
ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat
وَٱعْتَصِمُوا۟ wa-iʿ'taṣimū dan berpegang teguhlah kamu
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
هُوَ huwa Dia
مَوْلَىٰكُمْ ۖ mawlākum pelindung kamu
فَنِعْمَ faniʿ'ma maka sebaik-baik
ٱلْمَوْلَىٰ l-mawlā pelindung
وَنِعْمَ waniʿ'ma dan sebaik-baik
ٱلنَّصِيرُ l-naṣīru penolong

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi