Surah An-Naba kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah An-Naba kata demi kata
An-Naba (النبأ) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 40 ayat, 173 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 173 kata untuk dipelajari, Surah An-Naba menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 1 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
▶
عَمَّ
ʿamma
dari/tentang
▶
يَتَسَآءَلُونَ
yatasāalūna
mereka saling bertanya
Ayat 2 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلْعَظِيمِ
Tentang berita yang besar,
▶
عَنِ
ʿani
dari/tentang
▶
ٱلنَّبَإِ
l-naba-i
berita
▶
ٱلْعَظِيمِ
l-ʿaẓīmi
besar
Ayat 3 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِى هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ
yang mereka perselisihkan tentang ini.
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
فِيهِ
fīhi
di dalamnya/tentang itu
▶
مُخْتَلِفُونَ
mukh'talifūna
orang yang berselisih
Ayat 4 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,
▶
كَلَّا
kallā
jangan begitu/sekali-kali tidak
▶
سَيَعْلَمُونَ
sayaʿlamūna
kelak mereka akan mengetahui
Ayat 5 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
كَلَّا
kallā
jangan begitu/sekali-kali tidak
▶
سَيَعْلَمُونَ
sayaʿlamūna
kelak mereka akan mengetahui
Ayat 6 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَلَمْ نَجْعَلِ ٱلْأَرْضَ مِهَـٰدًۭا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
▶
أَلَمْ
alam
tidaklah/bukanlah
▶
نَجْعَلِ
najʿali
Kami telah menjadikan
▶
ٱلْأَرْضَ
l-arḍa
bumi
▶
مِهَـٰدًۭا
mihādan
hamparan
Ayat 7 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْجِبَالَ أَوْتَادًۭا
dan gunung-gunung sebagai pasak?,
▶
وَٱلْجِبَالَ
wal-jibāla
dan gunung-gunung
▶
أَوْتَادًۭا
awtādan
pancang/pasak
Ayat 8 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَخَلَقْنَـٰكُمْ أَزْوَٰجًۭا
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
▶
وَخَلَقْنَـٰكُمْ
wakhalaqnākum
dan Kami menciptakan kamu
▶
أَزْوَٰجًۭا
azwājan
berpasang-pasangan/jodoh
Ayat 9 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًۭا
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
▶
نَوْمَكُمْ
nawmakum
tidurmu
▶
سُبَاتًۭا
subātan
istirahat
Ayat 10 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ لِبَاسًۭا
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
▶
ٱلَّيْلَ
al-layla
malam
▶
لِبَاسًۭا
libāsan
pakaian
Ayat 11 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشًۭا
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
▶
ٱلنَّهَارَ
l-nahāra
siang
▶
مَعَاشًۭا
maʿāshan
penghidupan
Ayat 12 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًۭا شِدَادًۭا
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
▶
وَبَنَيْنَا
wabanaynā
dan Kami bina
▶
فَوْقَكُمْ
fawqakum
di atas kamu
▶
سَبْعًۭا
sabʿan
tujuh
▶
شِدَادًۭا
shidādan
kuat/kokoh
Ayat 13 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا سِرَاجًۭا وَهَّاجًۭا
dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
▶
سِرَاجًۭا
sirājan
pelita
▶
وَهَّاجًۭا
wahhājan
sangat terang
Ayat 14 - Surah An-Naba: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلْمُعْصِرَٰتِ مَآءًۭ ثَجَّاجًۭا
dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,
▶
وَأَنزَلْنَا
wa-anzalnā
dan Kami turunkan
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُعْصِرَٰتِ
l-muʿ'ṣirāti
awan
▶
مَآءًۭ
māan
air
▶
ثَجَّاجًۭا
thajjājan
tercurah
Ayat 15 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِّنُخْرِجَ بِهِۦ حَبًّۭا وَنَبَاتًۭا
supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
▶
لِّنُخْرِجَ
linukh'rija
karena Kami hendak mengeluarkan
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya/dengan air
▶
حَبًّۭا
ḥabban
biji-bijian
▶
وَنَبَاتًۭا
wanabātan
dan tumbuh-tumbuhan
Ayat 16 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَنَّـٰتٍ أَلْفَافًا
dan kebun-kebun yang lebat?
▶
وَجَنَّـٰتٍ
wajannātin
dan kebun-kebun/surga
▶
أَلْفَافًا
alfāfan
lebat
Ayat 17 - Surah An-Naba: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ كَانَ مِيقَـٰتًۭا
Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
ٱلْفَصْلِ
l-faṣli
keputusan
▶
كَانَ
kāna
adalah ia
▶
مِيقَـٰتًۭا
mīqātan
waktu yang ditentukan
Ayat 18 - Surah An-Naba: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًۭا
yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
يُنفَخُ
yunfakhu
ditiup
▶
فِى
fī
dalam/pada
▶
ٱلصُّورِ
l-ṣūri
sangkakala
▶
فَتَأْتُونَ
fatatūna
maka kamu datang
▶
أَفْوَاجًۭا
afwājan
berduyun-duyun
Ayat 19 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوَٰبًۭا
dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
▶
وَفُتِحَتِ
wafutiḥati
dan dibukakan
▶
ٱلسَّمَآءُ
l-samāu
langit
▶
فَكَانَتْ
fakānat
maka jadilah ia
▶
أَبْوَٰبًۭا
abwāban
pintu-pintu
Ayat 20 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَسُيِّرَتِ ٱلْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا
dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
▶
وَسُيِّرَتِ
wasuyyirati
dan dijalankan/dihapuskan
▶
ٱلْجِبَالُ
l-jibālu
gunung-gunung
▶
فَكَانَتْ
fakānat
maka jadilah ia
▶
سَرَابًا
sarāban
fatamorgana
Ayat 21 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًۭا
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
جَهَنَّمَ
jahannama
Jahanam
▶
كَانَتْ
kānat
adalah ia
▶
مِرْصَادًۭا
mir'ṣādan
tempat penantian/disediakan
Ayat 22 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِّلطَّـٰغِينَ مَـَٔابًۭا
lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
▶
لِّلطَّـٰغِينَ
lilṭṭāghīna
bagi orang-orang yang melampui batas
▶
مَـَٔابًۭا
maāban
tempat kembali
Ayat 23 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّـٰبِثِينَ فِيهَآ أَحْقَابًۭا
mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,
▶
لَّـٰبِثِينَ
lābithīna
mereka tinggal
▶
فِيهَآ
fīhā
didalamnya
▶
أَحْقَابًۭا
aḥqāban
beberapa lama
Ayat 24 - Surah An-Naba: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًۭا وَلَا شَرَابًا
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يَذُوقُونَ
yadhūqūna
merasakan
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
▶
بَرْدًۭا
bardan
kesejukan
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
شَرَابًا
sharāban
minuman
Ayat 25 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا حَمِيمًۭا وَغَسَّاقًۭا
selain air yang mendidih dan nanah,
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
حَمِيمًۭا
ḥamīman
air yang mendidih
▶
وَغَسَّاقًۭا
waghassāqan
dan air luka dan nanah
Ayat 26 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
جَزَآءًۭ وِفَاقًا
sebagai pambalasan yang setimpal.
▶
جَزَآءًۭ
jazāan
pembalasan
▶
وِفَاقًا
wifāqan
setimpal
Ayat 27 - Surah An-Naba: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّهُمْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُونَ حِسَابًۭا
Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَرْجُونَ
yarjūna
mengharapkan
▶
حِسَابًۭا
ḥisāban
perhitungan
Ayat 28 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَا كِذَّابًۭا
dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.
▶
وَكَذَّبُوا۟
wakadhabū
dan mereka mendustakan
▶
بِـَٔايَـٰتِنَا
biāyātinā
dengan ayat-ayat Kami
▶
كِذَّابًۭا
kidhāban
sangat dusta
Ayat 29 - Surah An-Naba: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَـٰهُ كِتَـٰبًۭا
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.
▶
وَكُلَّ
wakulla
dan tiap-tiap/segala
▶
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
▶
أَحْصَيْنَـٰهُ
aḥṣaynāhu
Kami telah mengumpulkannya
▶
كِتَـٰبًۭا
kitāban
suatu kitab
Ayat 30 - Surah An-Naba: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَذُوقُوا۟ فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا
Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.
▶
فَذُوقُوا۟
fadhūqū
maka rasakanlah
▶
فَلَن
falan
maka tidak
▶
نَّزِيدَكُمْ
nazīdakum
Kami menambah kamu
▶
إِلَّا
illā
kecuali/selain
▶
عَذَابًا
ʿadhāban
azab
Ayat 31 - Surah An-Naba: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
لِلْمُتَّقِينَ
lil'muttaqīna
bagi orang-orang yang bertaqwa
▶
مَفَازًا
mafāzan
keuntungan
Ayat 32 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
حَدَآئِقَ وَأَعْنَـٰبًۭا
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
▶
حَدَآئِقَ
ḥadāiqa
kebun-kebun
▶
وَأَعْنَـٰبًۭا
wa-aʿnāban
dan buah anggur
Ayat 33 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًۭا
dan gadis-gadis remaja yang sebaya,
▶
وَكَوَاعِبَ
wakawāʿiba
dan gadis-gadis
▶
أَتْرَابًۭا
atrāban
sebaya
Ayat 34 - Surah An-Naba: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكَأْسًۭا دِهَاقًۭا
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
▶
وَكَأْسًۭا
wakasan
dan piala/gelas-gelas
▶
دِهَاقًۭا
dihāqan
yang penuh
Ayat 35 - Surah An-Naba: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًۭا وَلَا كِذَّٰبًۭا
Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يَسْمَعُونَ
yasmaʿūna
mereka mendengar
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
▶
لَغْوًۭا
laghwan
sia-sia
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
كِذَّٰبًۭا
kidhāban
dusta
Ayat 36 - Surah An-Naba: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
جَزَآءًۭ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابًۭا
Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
▶
جَزَآءًۭ
jazāan
balasan
▶
مِّن
min
dari
▶
رَّبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
عَطَآءً
ʿaṭāan
pemberian
▶
حِسَابًۭا
ḥisāban
perhitungan/cukup
Ayat 37 - Surah An-Naba: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَّبِّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلرَّحْمَـٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًۭا
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
▶
رَّبِّ
rabbi
Tuhan/Pemelihara
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضِ
wal-arḍi
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
بَيْنَهُمَا
baynahumā
diantara keduanya
▶
ٱلرَّحْمَـٰنِ ۖ
l-raḥmāni
Yang Maha Pengasih
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَمْلِكُونَ
yamlikūna
mereka kuasa
▶
مِنْهُ
min'hu
daripadaNya/dengan Dia
▶
خِطَابًۭا
khiṭāban
bicara
Ayat 38 - Surah An-Naba: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ صَفًّۭا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَقَالَ صَوَابًۭا
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
يَقُومُ
yaqūmu
berdiri
▶
ٱلرُّوحُ
l-rūḥu
ruh
▶
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ
wal-malāikatu
dan malaikat
▶
صَفًّۭا ۖ
ṣaffan
berbaris
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يَتَكَلَّمُونَ
yatakallamūna
merekaberkata-kata
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
مَنْ
man
siapa/orang
▶
أَذِنَ
adhina
memberi izin
▶
لَهُ
lahu
kepadanya
▶
ٱلرَّحْمَـٰنُ
l-raḥmānu
Yang Maha Pengasih
▶
وَقَالَ
waqāla
dan berkata
▶
صَوَابًۭا
ṣawāban
yang benar
Ayat 39 - Surah An-Naba: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
ذَٰلِكَ ٱلْيَوْمُ ٱلْحَقُّ ۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian/itu
▶
ٱلْيَوْمُ
l-yawmu
hari
▶
ٱلْحَقُّ ۖ
l-ḥaqu
hak/benar
▶
فَمَن
faman
maka barang siapa
▶
شَآءَ
shāa
ia menghendaki
▶
ٱتَّخَذَ
ittakhadha
ia mengambil
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّهِۦ
rabbihi
Tuhannya
▶
مَـَٔابًا
maāban
tempat kembali
Ayat 40 - Surah An-Naba: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّآ أَنذَرْنَـٰكُمْ عَذَابًۭا قَرِيبًۭا يَوْمَ يَنظُرُ ٱلْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلْكَافِرُ يَـٰلَيْتَنِى كُنتُ تُرَٰبًۢا
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya Kami
▶
أَنذَرْنَـٰكُمْ
andharnākum
Kami memberi peringatan kepadamu
▶
عَذَابًۭا
ʿadhāban
azab
▶
قَرِيبًۭا
qarīban
dekat
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
يَنظُرُ
yanẓuru
melihat
▶
ٱلْمَرْءُ
l-maru
seseorang
▶
مَا
mā
apa
▶
قَدَّمَتْ
qaddamat
mendahului/diperbuat
▶
يَدَاهُ
yadāhu
kedua tangannya
▶
وَيَقُولُ
wayaqūlu
dan berkata
▶
ٱلْكَافِرُ
l-kāfiru
orang kafir
▶
يَـٰلَيْتَنِى
yālaytanī
alangkah baiknya aku dulu
▶
كُنتُ
kuntu
adalah aku
▶
تُرَٰبًۢا
turāban
debu/tanah
Lihat juga
Semua surah kata demi kata