Surah An-Naazi'aat kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah An-Naazi'aat kata demi kata
An-Naazi'aat (النازعات) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 46 ayat, 179 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 179 kata untuk dipelajari, Surah An-Naazi'aat menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 1 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلنَّـٰزِعَـٰتِ غَرْقًۭا
Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,
▶
وَٱلنَّـٰزِعَـٰتِ
wal-nāziʿāti
demi yang mencabut
▶
غَرْقًۭا
gharqan
dengan keras
Ayat 2 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلنَّـٰشِطَـٰتِ نَشْطًۭا
dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,
▶
وَٱلنَّـٰشِطَـٰتِ
wal-nāshiṭāti
dan yang mencabut
▶
نَشْطًۭا
nashṭan
perlahan-lahan
Ayat 3 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلسَّـٰبِحَـٰتِ سَبْحًۭا
dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
▶
وَٱلسَّـٰبِحَـٰتِ
wal-sābiḥāti
dan yang turun
▶
سَبْحًۭا
sabḥan
cepat
Ayat 4 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱلسَّـٰبِقَـٰتِ سَبْقًۭا
dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,
▶
فَٱلسَّـٰبِقَـٰتِ
fal-sābiqāti
dan yang mendahului
▶
سَبْقًۭا
sabqan
dengan kencang
Ayat 5 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًۭا
dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
▶
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ
fal-mudabirāti
dan yang mengatur
▶
أَمْرًۭا
amran
urusan
Ayat 6 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ
(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
تَرْجُفُ
tarjufu
bergoncang
▶
ٱلرَّاجِفَةُ
l-rājifatu
goncangan
Ayat 7 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ
tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.
▶
تَتْبَعُهَا
tatbaʿuhā
mengikutinya
▶
ٱلرَّادِفَةُ
l-rādifatu
yang mengiringi
Ayat 8 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُلُوبٌۭ يَوْمَئِذٍۢ وَاجِفَةٌ
Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
▶
قُلُوبٌۭ
qulūbun
hati-hati
▶
يَوْمَئِذٍۢ
yawma-idhin
pada hari itu
▶
وَاجِفَةٌ
wājifatun
berdebar/sangat takut
Ayat 9 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَبْصَـٰرُهَا خَـٰشِعَةٌۭ
Pandangannya tunduk.
▶
أَبْصَـٰرُهَا
abṣāruhā
pandangannya
▶
خَـٰشِعَةٌۭ
khāshiʿatun
takut/tertunduk
Ayat 10 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِ
(Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?
▶
يَقُولُونَ
yaqūlūna
mereka berkata
▶
أَءِنَّا
a-innā
apakah sesungguhnya kami
▶
لَمَرْدُودُونَ
lamardūdūna
sungguh akan dikembalikan
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلْحَافِرَةِ
l-ḥāfirati
keadaan semula
Ayat 11 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَءِذَا كُنَّا عِظَـٰمًۭا نَّخِرَةًۭ
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?"
▶
أَءِذَا
a-idhā
apakah apabila
▶
كُنَّا
kunnā
kami adalah/menjadi
▶
عِظَـٰمًۭا
ʿiẓāman
tulang belulang
▶
نَّخِرَةًۭ
nakhiratan
hancur
Ayat 12 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًۭا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌۭ
Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
تِلْكَ
til'ka
itu
▶
إِذًۭا
idhan
jika demikian
▶
كَرَّةٌ
karratun
pengembalian
▶
خَاسِرَةٌۭ
khāsiratun
kerugian
Ayat 13 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
▶
فَإِنَّمَا
fa-innamā
maka sesungguhnya hanyalah
▶
هِىَ
hiya
ia/pengembalian
▶
زَجْرَةٌۭ
zajratun
teriakan
▶
وَٰحِدَةٌۭ
wāḥidatun
satu/satu kali
Ayat 14 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ
maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هُم
hum
mereka
▶
بِٱلسَّاهِرَةِ
bil-sāhirati
di permukaan bumi
Ayat 15 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ
Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
أَتَىٰكَ
atāka
telah sampai kepadamu
▶
حَدِيثُ
ḥadīthu
cerita
▶
مُوسَىٰٓ
mūsā
Musa
Ayat 16 - Surah An-Naazi'aat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًى
Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;
▶
إِذْ
idh
tatkala
▶
نَادَىٰهُ
nādāhu
memanggilnya
▶
رَبُّهُۥ
rabbuhu
Tuhannya
▶
بِٱلْوَادِ
bil-wādi
di lembah
▶
ٱلْمُقَدَّسِ
l-muqadasi
suci
▶
طُوًى
ṭuwan
Tuwa
Ayat 17 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ
"Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,
▶
ٱذْهَبْ
idh'hab
pergilah kamu
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
فِرْعَوْنَ
fir'ʿawna
Fir'aun
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya dia
▶
طَغَىٰ
ṭaghā
melampui batas
Ayat 18 - Surah An-Naazi'aat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ
dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)".
▶
فَقُلْ
faqul
maka katakanlah
▶
هَل
hal
apakah/maukah
▶
لَّكَ
laka
bagimu
▶
إِلَىٰٓ
ilā
kepada (untuk)
▶
أَن
an
untuk
▶
تَزَكَّىٰ
tazakkā
kamu membersihkan diri
Ayat 19 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"
▶
وَأَهْدِيَكَ
wa-ahdiyaka
dan aku tunjukkan/pimpin kamu
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
فَتَخْشَىٰ
fatakhshā
maka (supaya) kamu takut
Ayat 20 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَرَىٰهُ ٱلْـَٔايَةَ ٱلْكُبْرَىٰ
Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
▶
فَأَرَىٰهُ
fa-arāhu
maka dia memperlihatkan padanya
▶
ٱلْـَٔايَةَ
l-āyata
ayat-ayat/mu'jizat
▶
ٱلْكُبْرَىٰ
l-kub'rā
yang besar
Ayat 21 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
▶
فَكَذَّبَ
fakadhaba
maka dia mendustakan
▶
وَعَصَىٰ
waʿaṣā
dan dia mendurhakai
Ayat 22 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
أَدْبَرَ
adbara
dia berpaling
▶
يَسْعَىٰ
yasʿā
dia berusaha/berjalan
Ayat 23 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
▶
فَحَشَرَ
faḥashara
maka dia mengumpulkan
▶
فَنَادَىٰ
fanādā
lalu dia berseru
Ayat 24 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلْأَعْلَىٰ
(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
▶
فَقَالَ
faqāla
maka dia berkata
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
رَبُّكُمُ
rabbukumu
Tuhan kalian
▶
ٱلْأَعْلَىٰ
l-aʿlā
paling tinggi
Ayat 25 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلْـَٔاخِرَةِ وَٱلْأُولَىٰٓ
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
▶
فَأَخَذَهُ
fa-akhadhahu
maka mengambil/menyiksanya
▶
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
▶
نَكَالَ
nakāla
siksa
▶
ٱلْـَٔاخِرَةِ
l-ākhirati
akhirat
▶
وَٱلْأُولَىٰٓ
wal-ūlā
dan dunia
Ayat 26 - Surah An-Naazi'aat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةًۭ لِّمَن يَخْشَىٰٓ
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
di dalam
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
itu
▶
لَعِبْرَةًۭ
laʿib'ratan
benar-benar pelajaran
▶
لِّمَن
liman
bagi orang
▶
يَخْشَىٰٓ
yakhshā
takut
Ayat 27 - Surah An-Naazi'aat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَا
Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,
▶
ءَأَنتُمْ
a-antum
apakah kamu
▶
أَشَدُّ
ashaddu
sangat
▶
خَلْقًا
khalqan
penciptaan
▶
أَمِ
ami
atau
▶
ٱلسَّمَآءُ ۚ
l-samāu
langit
▶
بَنَىٰهَا
banāhā
Dia telah membinanya
Ayat 28 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّىٰهَا
Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
▶
رَفَعَ
rafaʿa
Dia meninggikan
▶
سَمْكَهَا
samkahā
bangunannya
▶
فَسَوَّىٰهَا
fasawwāhā
lalu Dia sempurnakannya
Ayat 29 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَىٰهَا
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.
▶
وَأَغْطَشَ
wa-aghṭasha
dan Dia jadikan gelap
▶
لَيْلَهَا
laylahā
malamnya
▶
وَأَخْرَجَ
wa-akhraja
dan Dia keluarkan/jadikan
▶
ضُحَىٰهَا
ḍuḥāhā
paginya/siangnya
Ayat 30 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ
Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
بَعْدَ
baʿda
sesudah
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
دَحَىٰهَآ
daḥāhā
Dia haparkannya
Ayat 31 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَخْرَجَ مِنْهَا مَآءَهَا وَمَرْعَىٰهَا
Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
▶
أَخْرَجَ
akhraja
Dia keluarkan
▶
مِنْهَا
min'hā
dari padanya
▶
مَآءَهَا
māahā
airnya
▶
وَمَرْعَىٰهَا
wamarʿāhā
dan padang rumput/tumbuh-tumbuhannya
Ayat 32 - Surah An-Naazi'aat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْجِبَالَ أَرْسَىٰهَا
Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
▶
وَٱلْجِبَالَ
wal-jibāla
dan gunung-gunung
▶
أَرْسَىٰهَا
arsāhā
Dia pancangkannya
Ayat 33 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَتَـٰعًۭا لَّكُمْ وَلِأَنْعَـٰمِكُمْ
(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
▶
مَتَـٰعًۭا
matāʿan
kesenangan
▶
لَّكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
وَلِأَنْعَـٰمِكُمْ
wali-anʿāmikum
dan untuk binatang ternakmu
Ayat 34 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰ
Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka apabila
▶
جَآءَتِ
jāati
telah datang
▶
ٱلطَّآمَّةُ
l-ṭāmatu
keributan/malapetaka
▶
ٱلْكُبْرَىٰ
l-kub'rā
besar
Ayat 35 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَـٰنُ مَا سَعَىٰ
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
يَتَذَكَّرُ
yatadhakkaru
teringat
▶
ٱلْإِنسَـٰنُ
l-insānu
manusia
▶
مَا
mā
apa
▶
سَعَىٰ
saʿā
ia telah kerjakan
Ayat 36 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ
dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
▶
وَبُرِّزَتِ
waburrizati
dan diperlihatkan
▶
ٱلْجَحِيمُ
l-jaḥīmu
neraka
▶
لِمَن
liman
bagi/kepada orang
▶
يَرَىٰ
yarā
ia melihat
Ayat 37 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
Adapun orang yang melampaui batas,
▶
فَأَمَّا
fa-ammā
maka adapun
▶
مَن
man
siapa
▶
طَغَىٰ
ṭaghā
melampui batas
Ayat 38 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
▶
وَءَاثَرَ
waāthara
dan ia senang/mengutamakan
▶
ٱلْحَيَوٰةَ
l-ḥayata
kehidupan
▶
ٱلدُّنْيَا
l-dun'yā
dunia
Ayat 39 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
▶
فَإِنَّ
fa-inna
maka sesungguhnya
▶
ٱلْجَحِيمَ
l-jaḥīma
neraka
▶
هِىَ
hiya
ia/neraka
▶
ٱلْمَأْوَىٰ
l-mawā
tempat tinggal
Ayat 40 - Surah An-Naazi'aat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,
▶
وَأَمَّا
wa-ammā
dan adapun
▶
مَنْ
man
siapa
▶
خَافَ
khāfa
ia takut
▶
مَقَامَ
maqāma
kedudukan/kebesaran
▶
رَبِّهِۦ
rabbihi
Tuhannya
▶
وَنَهَى
wanahā
dan ia menahan
▶
ٱلنَّفْسَ
l-nafsa
jiwa/diri
▶
عَنِ
ʿani
dari
▶
ٱلْهَوَىٰ
l-hawā
keinginan/hawa nafsu
Ayat 41 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ
maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
▶
فَإِنَّ
fa-inna
maka sesungguhnya
▶
ٱلْجَنَّةَ
l-janata
sorga
▶
هِىَ
hiya
ia
▶
ٱلْمَأْوَىٰ
l-mawā
tempat tinggal
Ayat 42 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا
(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?
▶
يَسْـَٔلُونَكَ
yasalūnaka
mereka akan bertanya kepadamu
▶
عَنِ
ʿani
dari
▶
ٱلسَّاعَةِ
l-sāʿati
waktu/kiamat
▶
أَيَّانَ
ayyāna
kepada/bila
▶
مُرْسَىٰهَا
mur'sāhā
kedatangannya/terjadinya
Ayat 43 - Surah An-Naazi'aat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآ
Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?
▶
فِيمَ
fīma
dalam apa/mengapa
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
مِن
min
dari
▶
ذِكْرَىٰهَآ
dhik'rāhā
mengingat/menyebut
Ayat 44 - Surah An-Naazi'aat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
مُنتَهَىٰهَآ
muntahāhā
kesudahannya
Ayat 45 - Surah An-Naazi'aat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَىٰهَا
Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)
▶
إِنَّمَآ
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
مُنذِرُ
mundhiru
pemberi peringatan
▶
مَن
man
dari
▶
يَخْشَىٰهَا
yakhshāhā
ia takut kepadanya
Ayat 46 - Surah An-Naazi'aat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَىٰهَا
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
▶
كَأَنَّهُمْ
ka-annahum
seakan-akan mereka
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
يَرَوْنَهَا
yarawnahā
mereka melihatnya
▶
لَمْ
lam
tidak
▶
يَلْبَثُوٓا۟
yalbathū
mereka tinggal
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
عَشِيَّةً
ʿashiyyatan
di waktu sore
▶
أَوْ
aw
atau
▶
ضُحَىٰهَا
ḍuḥāhā
pagi harinya
Lihat juga
Semua surah kata demi kata