Surah Luqman kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Luqman kata demi kata

Luqman (لقمان) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 34 ayat, 546 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 546 kata untuk dipelajari, Surah Luqman menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 3 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Luqman: 1 kata

الٓمٓ

Alif Laam Miim

الٓمٓ alif-lam-meem Alif laam miim

Ayat 2 - Surah Luqman: 4 kata

تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ ٱلْحَكِيمِ

Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmat,

تِلْكَ til'ka inilah
ءَايَـٰتُ āyātu ayat-ayat
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Al kitab
ٱلْحَكِيمِ l-ḥakīmi mengandung hikmah

Ayat 3 - Surah Luqman: 3 kata

هُدًۭى وَرَحْمَةًۭ لِّلْمُحْسِنِينَ

menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan,

هُدًۭى hudan petunjuk
وَرَحْمَةًۭ waraḥmatan dan rahmat
لِّلْمُحْسِنِينَ lil'muḥ'sinīna bagi orang-orang yang berbuat kebaikan

Ayat 4 - Surah Luqman: 9 kata

ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَهُم بِٱلْـَٔاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُقِيمُونَ yuqīmūna mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَيُؤْتُونَ wayu'tūna dan mereka menunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat
وَهُم wahum dan mereka
بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati pada akhirat
هُمْ hum mereka
يُوقِنُونَ yūqinūna mereka meyakini

Ayat 5 - Surah Luqman: 8 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًۭى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
عَلَىٰ ʿalā mendapat/atas
هُدًۭى hudan petunjuk
مِّن min dari
رَّبِّهِمْ ۖ rabbihim Tuhan mereka
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ wa-ulāika dan mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلْمُفْلِحُونَ l-muf'liḥūna orang-orang yang beruntung

Ayat 6 - Surah Luqman: 18 kata

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشْتَرِى لَهْوَ ٱلْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍۢ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌۭ مُّهِينٌۭ

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

وَمِنَ wamina dan diantara
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
مَن man orang yang
يَشْتَرِى yashtarī membeli
لَهْوَ lahwa sia-sia
ٱلْحَدِيثِ l-ḥadīthi cerita/pembicaraan
لِيُضِلَّ liyuḍilla untuk menyesatkan
عَن ʿan dari
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
عِلْمٍۢ ʿil'min ilmu pengetahuan
وَيَتَّخِذَهَا wayattakhidhahā dan dia menjadikannya
هُزُوًا ۚ huzuwan olok-olok
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مُّهِينٌۭ muhīnun yang hina

Ayat 7 - Surah Luqman: 16 kata

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَـٰتُنَا وَلَّىٰ مُسْتَكْبِرًۭا كَأَن لَّمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِىٓ أُذُنَيْهِ وَقْرًۭا ۖ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِ ʿalayhi kepadanya
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
وَلَّىٰ wallā dia berpaling
مُسْتَكْبِرًۭا mus'takbiran menyombongkan diri
كَأَن ka-an seakan-akan
لَّمْ lam tidak
يَسْمَعْهَا yasmaʿhā dia mendengarnya
كَأَنَّ ka-anna seakan-akan
فِىٓ fī di
أُذُنَيْهِ udhunayhi kedua telinganya
وَقْرًۭا ۖ waqran sumbat
فَبَشِّرْهُ fabashir'hu maka beri kabar gembira dia
بِعَذَابٍ biʿadhābin dengan azab
أَلِيمٍ alīmin pedih

Ayat 8 - Surah Luqman: 8 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَهُمْ جَنَّـٰتُ ٱلنَّعِيمِ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan,

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti shaleh
لَهُمْ lahum bagi mereka
جَنَّـٰتُ jannātu surga
ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi penuh dengan kenikmatan

Ayat 9 - Surah Luqman: 8 kata

خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۖ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقًّۭا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا ۖ fīhā didalamnya
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
حَقًّۭا ۚ ḥaqqan benar
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 10 - Surah Luqman: 27 kata

خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍۢ تَرَوْنَهَا ۖ وَأَلْقَىٰ فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍۢ ۚ وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۢ كَرِيمٍ

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

خَلَقَ khalaqa Dia menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
عَمَدٍۢ ʿamadin tiang
تَرَوْنَهَا ۖ tarawnahā kamu melihatnya
وَأَلْقَىٰ wa-alqā dan Dia meletakkan
فِى fī di atas
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
رَوَٰسِىَ rawāsiya gunung-gunung
أَن an bahwa
تَمِيدَ tamīda menggoyangkan
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
وَبَثَّ wabatha dan Dia mengembang biakan
فِيهَا fīhā didalamnya
مِن min dari
كُلِّ kulli macam-macam
دَآبَّةٍۢ ۚ dābbatin binatang
وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air
فَأَنۢبَتْنَا fa-anbatnā lalu Kami tumbuhkan
فِيهَا fīhā padanya
مِن min dari
كُلِّ kulli macam-macam
زَوْجٍۢ zawjin jenis
كَرِيمٍ karīmin baik

Ayat 11 - Surah Luqman: 14 kata

هَـٰذَا خَلْقُ ٱللَّهِ فَأَرُونِى مَاذَا خَلَقَ ٱلَّذِينَ مِن دُونِهِۦ ۚ بَلِ ٱلظَّـٰلِمُونَ فِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍۢ

Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) selain Allah. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.

هَـٰذَا hādhā ini
خَلْقُ khalqu ciptaan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَأَرُونِى fa-arūnī maka perlihatkan kepadaku
مَاذَا mādhā apa yang
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
دُونِهِۦ ۚ dūnihi selain Dia
بَلِ bali bahkan
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan
مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Ayat 12 - Surah Luqman: 18 kata

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا لُقْمَـٰنَ ٱلْحِكْمَةَ أَنِ ٱشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌۭ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah memberikan
لُقْمَـٰنَ luq'māna Luqmân
ٱلْحِكْمَةَ l-ḥik'mata hikmah
أَنِ ani agar
ٱشْكُرْ ush'kur bersyukur
لِلَّهِ ۚ lillahi kepada Allah
وَمَن waman dan barang siapa
يَشْكُرْ yashkur bersyukur
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَشْكُرُ yashkuru ia bersyukur
لِنَفْسِهِۦ ۖ linafsihi untuk dirinya sendiri
وَمَن waman dan barang siapa yang
كَفَرَ kafara ingkar
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
غَنِىٌّ ghaniyyun Maha Kaya
حَمِيدٌۭ ḥamīdun Maha Terpuji

Ayat 13 - Surah Luqman: 14 kata

وَإِذْ قَالَ لُقْمَـٰنُ لِٱبْنِهِۦ وَهُوَ يَعِظُهُۥ يَـٰبُنَىَّ لَا تُشْرِكْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱلشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌۭ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قَالَ qāla berkata
لُقْمَـٰنُ luq'mānu Luqmân
لِٱبْنِهِۦ li-ib'nihi kepada anaknya
وَهُوَ wahuwa dan dia
يَعِظُهُۥ yaʿiẓuhu memberi pelajaran kepadanya
يَـٰبُنَىَّ yābunayya Wahai keturunan
لَا lā janganlah
تُشْرِكْ tush'rik kamu mempersekutukan
بِٱللَّهِ ۖ bil-lahi dengan Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلشِّرْكَ l-shir'ka mempersekutukan
لَظُلْمٌ laẓul'mun benar-benar kezaliman
عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun yang besar

Ayat 14 - Surah Luqman: 17 kata

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍۢ وَفِصَـٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

وَوَصَّيْنَا wawaṣṣaynā dan Kami wasiatkan
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
بِوَٰلِدَيْهِ biwālidayhi terhadap kedua orang tuanya
حَمَلَتْهُ ḥamalathu mengandungnya
أُمُّهُۥ ummuhu ibunya
وَهْنًا wahnan kelelahan
عَلَىٰ ʿalā atas
وَهْنٍۢ wahnin kelelahan
وَفِصَـٰلُهُۥ wafiṣāluhu dan ia menyapihnya
فِى fī dalam
عَامَيْنِ ʿāmayni dua tahun
أَنِ ani agar
ٱشْكُرْ ush'kur bersyukurlah
لِى lī kepada-Ku
وَلِوَٰلِدَيْكَ waliwālidayka dan kepada kedua orang tuamu
إِلَىَّ ilayya kepada-Ku
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 15 - Surah Luqman: 29 kata

وَإِن جَـٰهَدَاكَ عَلَىٰٓ أَن تُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌۭ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِى ٱلدُّنْيَا مَعْرُوفًۭا ۖ وَٱتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَىَّ ۚ ثُمَّ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

وَإِن wa-in dan jika
جَـٰهَدَاكَ jāhadāka keduanya memaksamu
عَلَىٰٓ ʿalā untuk
أَن an bahwa
تُشْرِكَ tush'rika mempersekutukan
بِى bī dengan Aku
مَا mā apa-apa
لَيْسَ laysa tidak
لَكَ laka bagimu
بِهِۦ bihi dengannya tentang itu
عِلْمٌۭ ʿil'mun pengetahuan
فَلَا falā maka jangan
تُطِعْهُمَا ۖ tuṭiʿ'humā kamu mentaati keduanya
وَصَاحِبْهُمَا waṣāḥib'humā dan pergaulilah keduanya
فِى fī di
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
مَعْرُوفًۭا ۖ maʿrūfan dengan baik
وَٱتَّبِعْ wa-ittabiʿ dan ikutilah
سَبِيلَ sabīla jalan
مَنْ man orang yang
أَنَابَ anāba kembali
إِلَىَّ ۚ ilayya kepada-Ku
ثُمَّ thumma kemudian
إِلَىَّ ilayya kepada-Ku
مَرْجِعُكُمْ marjiʿukum tempat kembalimu
فَأُنَبِّئُكُم fa-unabbi-ukum lalu akan Ku-beritahukan kamu
بِمَا bimā tentang apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 16 - Surah Luqman: 24 kata

يَـٰبُنَىَّ إِنَّهَآ إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍۢ مِّنْ خَرْدَلٍۢ فَتَكُن فِى صَخْرَةٍ أَوْ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ أَوْ فِى ٱلْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌۭ

(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

يَـٰبُنَىَّ yābunayya Wahai keturunan
إِنَّهَآ innahā sesungguhnya
إِن in jika
تَكُ taku adalah kamu
مِثْقَالَ mith'qāla seberat
حَبَّةٍۢ ḥabbatin biji
مِّنْ min dari
خَرْدَلٍۢ khardalin sawi
فَتَكُن fatakun maka adalah
فِى fī dalam
صَخْرَةٍ ṣakhratin batu
أَوْ aw atau
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
أَوْ aw atau
فِى fī didalam
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
يَأْتِ yati mendatangkan
بِهَا bihā dengannya
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَطِيفٌ laṭīfun Maha Halus
خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui

Ayat 17 - Surah Luqman: 17 kata

يَـٰبُنَىَّ أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ وَأْمُرْ بِٱلْمَعْرُوفِ وَٱنْهَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَآ أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ ٱلْأُمُورِ

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

يَـٰبُنَىَّ yābunayya Wahai keturunan
أَقِمِ aqimi dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَأْمُرْ wamur dan suruhlah
بِٱلْمَعْرُوفِ bil-maʿrūfi dengan yang baik
وَٱنْهَ wa-in'ha dan cegahlah
عَنِ ʿani dari
ٱلْمُنكَرِ l-munkari perbuatan yang mungkar
وَٱصْبِرْ wa-iṣ'bir dan bersabarlah
عَلَىٰ ʿalā atas
مَآ mā apa
أَصَابَكَ ۖ aṣābaka menimpa kamu
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
مِنْ min dari
عَزْمِ ʿazmi ketetapan/kesungguhan
ٱلْأُمُورِ l-umūri perkara/perintah

Ayat 18 - Surah Luqman: 16 kata

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍۢ فَخُورٍۢ

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

وَلَا walā dan jangan
تُصَعِّرْ tuṣaʿʿir kamu memalingkan
خَدَّكَ khaddaka mukamu
لِلنَّاسِ lilnnāsi kepada manusia
وَلَا walā dan jangan
تَمْشِ tamshi kamu berjalan
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
مَرَحًا ۖ maraḥan angkuh
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يُحِبُّ yuḥibbu menyukai
كُلَّ kulla setiap
مُخْتَالٍۢ mukh'tālin orang yang sombong
فَخُورٍۢ fakhūrin kebanggaan diri

Ayat 19 - Surah Luqman: 11 kata

وَٱقْصِدْ فِى مَشْيِكَ وَٱغْضُضْ مِن صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنكَرَ ٱلْأَصْوَٰتِ لَصَوْتُ ٱلْحَمِيرِ

Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

وَٱقْصِدْ wa-iq'ṣid dan sederhanakanlah
فِى fī didalam
مَشْيِكَ mashyika berjalanmu
وَٱغْضُضْ wa-ugh'ḍuḍ dan lunakkan
مِن min dari
صَوْتِكَ ۚ ṣawtika suara
إِنَّ inna sesungguhnya
أَنكَرَ ankara seburuk-buruk
ٱلْأَصْوَٰتِ l-aṣwāti suara-suara
لَصَوْتُ laṣawtu sungguh suara
ٱلْحَمِيرِ l-ḥamīri keledai

Ayat 20 - Surah Luqman: 30 kata

أَلَمْ تَرَوْا۟ أَنَّ ٱللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُۥ ظَـٰهِرَةًۭ وَبَاطِنَةًۭ ۗ وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَـٰدِلُ فِى ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍۢ وَلَا هُدًۭى وَلَا كِتَـٰبٍۢ مُّنِيرٍۢ

Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَوْا۟ taraw kamu perhatikan
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَخَّرَ sakhara Dia telah menundukkan
لَكُم lakum bagi kalian
مَّا mā apa yang
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَا wamā dan apa yang
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَأَسْبَغَ wa-asbagha dan Dia telah menyempurnakan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
نِعَمَهُۥ niʿamahu nikmat-Nya
ظَـٰهِرَةًۭ ẓāhiratan lahir
وَبَاطِنَةًۭ ۗ wabāṭinatan dan batin
وَمِنَ wamina dan diantara
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
مَن man orang
يُجَـٰدِلُ yujādilu ia membantah
فِى fī tentang
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
عِلْمٍۢ ʿil'min ilmu pengetahuan
وَلَا walā dan tanpa
هُدًۭى hudan petunjuk
وَلَا walā dan tidak
كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab
مُّنِيرٍۢ munīrin memberi penerangan

Ayat 21 - Surah Luqman: 21 kata

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّبِعُوا۟ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُوا۟ بَلْ نَتَّبِعُ مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ ءَابَآءَنَآ ۚ أَوَلَوْ كَانَ ٱلشَّيْطَـٰنُ يَدْعُوهُمْ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang diturunkan Allah". Mereka menjawab: "(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
قِيلَ qīla dikatakan
لَهُمُ lahumu kepada mereka
ٱتَّبِعُوا۟ ittabiʿū ikutilah
مَآ mā apa yang
أَنزَلَ anzala menurunkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
بَلْ bal bahkan
نَتَّبِعُ nattabiʿu kami mengikuti
مَا mā apa yang
وَجَدْنَا wajadnā kami dapati
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
ءَابَآءَنَآ ۚ ābāanā bapak-bapak kami
أَوَلَوْ awalaw apakah walaupun
كَانَ kāna adalah
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
يَدْعُوهُمْ yadʿūhum menyeru mereka
إِلَىٰ ilā kepada
عَذَابِ ʿadhābi azab
ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri menyala-nyala

Ayat 22 - Surah Luqman: 15 kata

۞ وَمَن يُسْلِمْ وَجْهَهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌۭ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ عَـٰقِبَةُ ٱلْأُمُورِ

Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.

۞ وَمَن waman dan barang siapa
يُسْلِمْ yus'lim menyerahkan
وَجْهَهُۥٓ wajhahu wajahnya/dirinya
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَهُوَ wahuwa dan dia
مُحْسِنٌۭ muḥ'sinun orang yang berbuat kebaikan
فَقَدِ faqadi maka sesungguhnya
ٱسْتَمْسَكَ is'tamsaka dia telah berpegang
بِٱلْعُرْوَةِ bil-ʿur'wati pada tali
ٱلْوُثْقَىٰ ۗ l-wuth'qā teguh/kokoh
وَإِلَى wa-ilā dan kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu kesudahan
ٱلْأُمُورِ l-umūri segala perkara

Ayat 23 - Surah Luqman: 15 kata

وَمَن كَفَرَ فَلَا يَحْزُنكَ كُفْرُهُۥٓ ۚ إِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ فَنُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ

Dan barangsiapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. Hanya kepada Kami-lah mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

وَمَن waman dan barang siapa yang
كَفَرَ kafara kafir
فَلَا falā maka jangan
يَحْزُنكَ yaḥzunka menyusahkan kamu
كُفْرُهُۥٓ ۚ kuf'ruhu kekafirannya
إِلَيْنَا ilaynā kepada Kami
مَرْجِعُهُمْ marjiʿuhum tempat kembali mereka
فَنُنَبِّئُهُم fanunabbi-uhum lalu Kami jelaskan kepada mereka
بِمَا bimā tentang apa
عَمِلُوٓا۟ ۚ ʿamilū mereka kerjakan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلِيمٌۢ ʿalīmun Maha Mengetahui
بِذَاتِ bidhāti dengan yang ada
ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada

Ayat 24 - Surah Luqman: 7 kata

نُمَتِّعُهُمْ قَلِيلًۭا ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ إِلَىٰ عَذَابٍ غَلِيظٍۢ

Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras.

نُمَتِّعُهُمْ numattiʿuhum Kami beri kesenangan mereka
قَلِيلًۭا qalīlan sebentar
ثُمَّ thumma kemudian
نَضْطَرُّهُمْ naḍṭarruhum Kami paksakan mereka
إِلَىٰ ilā kepada
عَذَابٍ ʿadhābin azab
غَلِيظٍۢ ghalīẓin yang keras

Ayat 25 - Surah Luqman: 15 kata

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۚ قُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah". Katakanlah: "Segala puji bagi Allah"; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

وَلَئِن wala-in dan sungguh jika
سَأَلْتَهُم sa-altahum kamu tanyakan kepada mereka
مَّنْ man siapakah
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
لَيَقُولُنَّ layaqūlunna tentu mereka mengatakan
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
قُلِ quli katakanlah
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ ۚ lillahi bagi Allah
بَلْ bal tetapi
أَكْثَرُهُمْ aktharuhum kebanyakan mereka
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 26 - Surah Luqman: 10 kata

لِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

لِلَّهِ lillahi kepunyaan Allah
مَا mā apa yang
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan dibumi
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya
ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji

Ayat 27 - Surah Luqman: 21 kata

وَلَوْ أَنَّمَا فِى ٱلْأَرْضِ مِن شَجَرَةٍ أَقْلَـٰمٌۭ وَٱلْبَحْرُ يَمُدُّهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦ سَبْعَةُ أَبْحُرٍۢ مَّا نَفِدَتْ كَلِمَـٰتُ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

وَلَوْ walaw dan seandainya
أَنَّمَا annamā apa saja
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
مِن min dari
شَجَرَةٍ shajaratin pohon-pohon
أَقْلَـٰمٌۭ aqlāmun kalam/pena
وَٱلْبَحْرُ wal-baḥru dan laut
يَمُدُّهُۥ yamudduhu ditambahnya
مِنۢ min dari
بَعْدِهِۦ baʿdihi sesudahnya
سَبْعَةُ sabʿatu tujuh
أَبْحُرٍۢ abḥurin laut
مَّا mā tidak
نَفِدَتْ nafidat habis
كَلِمَـٰتُ kalimātu beberapa kalimat
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 28 - Surah Luqman: 11 kata

مَّا خَلْقُكُمْ وَلَا بَعْثُكُمْ إِلَّا كَنَفْسٍۢ وَٰحِدَةٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌ

Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

مَّا mā tidak
خَلْقُكُمْ khalqukum menciptakan kalian
وَلَا walā dan tidak
بَعْثُكُمْ baʿthukum kebangkitanmu
إِلَّا illā kecuali
كَنَفْسٍۢ kanafsin seperti jiwa
وَٰحِدَةٍ ۗ wāḥidatin satu
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَمِيعٌۢ samīʿun Maha Mendengar
بَصِيرٌ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 29 - Surah Luqman: 25 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يُولِجُ ٱلَّيْلَ فِى ٱلنَّهَارِ وَيُولِجُ ٱلنَّهَارَ فِى ٱلَّيْلِ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ كُلٌّۭ يَجْرِىٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّۭى وَأَنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

أَلَمْ alam tidaklah
تَرَ tara kamu memperhatikan
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُولِجُ yūliju Dia memasukkan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
فِى fī ke dalam
ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang
وَيُولِجُ wayūliju dan memasukkan
ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang
فِى fī ke dalam
ٱلَّيْلِ al-layli malam
وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
وَٱلْقَمَرَ wal-qamara dan bulan
كُلٌّۭ kullun masing-masing
يَجْرِىٓ yajrī berjalan/beredar
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَجَلٍۢ ajalin waktu
مُّسَمًّۭى musamman ditentukan
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بِمَا bimā terhadap apa yang
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui

Ayat 30 - Surah Luqman: 16 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ ٱلْبَـٰطِلُ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ

Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِأَنَّ bi-anna bahwa sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu hak
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya
مَا mā apa yang
يَدْعُونَ yadʿūna mereka seru
مِن min dari
دُونِهِ dūnihi selain Dia
ٱلْبَـٰطِلُ l-bāṭilu batil
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْعَلِىُّ l-ʿaliyu Maha Tinggi
ٱلْكَبِيرُ l-kabīru Maha Besar

Ayat 31 - Surah Luqman: 19 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱلْفُلْكَ تَجْرِى فِى ٱلْبَحْرِ بِنِعْمَتِ ٱللَّهِ لِيُرِيَكُم مِّنْ ءَايَـٰتِهِۦٓ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّكُلِّ صَبَّارٍۢ شَكُورٍۢ

Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

أَلَمْ alam tidaklah
تَرَ tara kamu memperhatikan
أَنَّ anna bahwasanya
ٱلْفُلْكَ l-ful'ka perahu
تَجْرِى tajrī berlayar
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri laut
بِنِعْمَتِ biniʿ'mati dengan nikmat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لِيُرِيَكُم liyuriyakum untuk Dia perlihatkan kepadamu
مِّنْ min dari
ءَايَـٰتِهِۦٓ ۚ āyātihi tanda-tanda-Nya
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada yang
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar tanda-tanda
لِّكُلِّ likulli bagi setiap
صَبَّارٍۢ ṣabbārin orang yang sabar
شَكُورٍۢ shakūrin lagi bersyukur

Ayat 32 - Surah Luqman: 22 kata

وَإِذَا غَشِيَهُم مَّوْجٌۭ كَٱلظُّلَلِ دَعَوُا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ فَلَمَّا نَجَّىٰهُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ فَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌۭ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَـٰتِنَآ إِلَّا كُلُّ خَتَّارٍۢ كَفُورٍۢ

Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
غَشِيَهُم ghashiyahum menimpa mereka
مَّوْجٌۭ mawjun gelombang
كَٱلظُّلَلِ kal-ẓulali seperti naungan/gunung
دَعَوُا۟ daʿawū mereka menyeru
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِصِينَ mukh'liṣīna dengan ikhlas
لَهُ lahu kepada-Nya
ٱلدِّينَ l-dīna agama/ketaatan
فَلَمَّا falammā maka tatkala
نَجَّىٰهُمْ najjāhum Dia meneyelamatkan mereka
إِلَى ilā sampai
ٱلْبَرِّ l-bari di daratan
فَمِنْهُم famin'hum maka diantara mereka
مُّقْتَصِدٌۭ ۚ muq'taṣidun berlaku tengah-tengah
وَمَا wamā dan tidak
يَجْحَدُ yajḥadu mengingkari
بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā pada ayat-ayat Kami
إِلَّا illā kecuali
كُلُّ kullu tiap-tiap
خَتَّارٍۢ khattārin orang yang tidak setia
كَفُورٍۢ kafūrin orang yang ingkar

Ayat 33 - Surah Luqman: 30 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ وَٱخْشَوْا۟ يَوْمًۭا لَّا يَجْزِى وَالِدٌ عَن وَلَدِهِۦ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِۦ شَيْـًٔا ۚ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertakwalah
رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian
وَٱخْشَوْا۟ wa-ikh'shaw dan takutlah
يَوْمًۭا yawman suatu hari
لَّا lā tidak
يَجْزِى yajzī menolong
وَالِدٌ wālidun seorang bapak
عَن ʿan dari
وَلَدِهِۦ waladihi anaknya
وَلَا walā dan tidak
مَوْلُودٌ mawlūdun yang dilahirkan/anak
هُوَ huwa ia
جَازٍ jāzin penolong
عَن ʿan dari
وَالِدِهِۦ wālidihi bapaknya
شَيْـًٔا ۚ shayan sedikit pun
إِنَّ inna sesungguhnya
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
حَقٌّۭ ۖ ḥaqqun benar
فَلَا falā maka jangan
تَغُرَّنَّكُمُ taghurrannakumu menipu kamu
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَلَا walā dan jangan
يَغُرَّنَّكُم yaghurrannakum sekali-kali menipu kamu
بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah
ٱلْغَرُورُ l-gharūru penipu

Ayat 34 - Surah Luqman: 27 kata

إِنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥ عِلْمُ ٱلسَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ ٱلْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْأَرْحَامِ ۖ وَمَا تَدْرِى نَفْسٌۭ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًۭا ۖ وَمَا تَدْرِى نَفْسٌۢ بِأَىِّ أَرْضٍۢ تَمُوتُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۢ

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عِندَهُۥ ʿindahu di sisi-Nya
عِلْمُ ʿil'mu pengetahuan
ٱلسَّاعَةِ l-sāʿati hari kiamat
وَيُنَزِّلُ wayunazzilu dan Dia menurunkan
ٱلْغَيْثَ l-ghaytha hujan
وَيَعْلَمُ wayaʿlamu dan Dia mengetahui
مَا mā apa yang
فِى fī dalam
ٱلْأَرْحَامِ ۖ l-arḥāmi rahim/kandungan
وَمَا wamā dan tidak
تَدْرِى tadrī mengetahui
نَفْسٌۭ nafsun jiwa/seorang
مَّاذَا mādhā apa yang
تَكْسِبُ taksibu ia kerjakan
غَدًۭا ۖ ghadan besok
وَمَا wamā dan tidak
تَدْرِى tadrī mengetahui
نَفْسٌۢ nafsun jiwa/seorang
بِأَىِّ bi-ayyi di mana
أَرْضٍۢ arḍin bumi
تَمُوتُ ۚ tamūtu ia akan mati
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui
خَبِيرٌۢ khabīrun Maha dalam pengetahuan-Nya

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi