Surah Saba kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Saba kata demi kata

Saba (سبأ) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 54 ayat, 883 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 883 kata untuk dipelajari, Surah Saba menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 5 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Saba: 17 kata

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَهُ ٱلْحَمْدُ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ وَهُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْخَبِيرُ

Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

ٱلْحَمْدُ al-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
لَهُۥ lahu bagi-Nya-lah/memiliki
مَا mā apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَا wamā dan apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَلَهُ walahu dan bagi-Nya
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
فِى fī di
ٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ l-ākhirati akhirat
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana
ٱلْخَبِيرُ l-khabīru Maha Mengetahui

Ayat 2 - Surah Saba: 18 kata

يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۚ وَهُوَ ٱلرَّحِيمُ ٱلْغَفُورُ

Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.

يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa
يَلِجُ yaliju yang masuk
فِى fī dalam
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَمَا wamā dan apa
يَخْرُجُ yakhruju yang keluar
مِنْهَا min'hā dari padanya
وَمَا wamā dan apa
يَنزِلُ yanzilu yang turun
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَمَا wamā dan apa
يَعْرُجُ yaʿruju yang naik
فِيهَا ۚ fīhā di dalamnya
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang
ٱلْغَفُورُ l-ghafūru Maha Pengampun

Ayat 3 - Surah Saba: 32 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَا تَأْتِينَا ٱلسَّاعَةُ ۖ قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّى لَتَأْتِيَنَّكُمْ عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ ۖ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍۢ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَلَآ أَصْغَرُ مِن ذَٰلِكَ وَلَآ أَكْبَرُ إِلَّا فِى كِتَـٰبٍۢ مُّبِينٍۢ

Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami". Katakanlah: "Pasti datang, demi Tuhanku Yang Mengetahui yang ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)",

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَا lā tidak
تَأْتِينَا tatīnā akan datang pada kami
ٱلسَّاعَةُ ۖ l-sāʿatu hari kiamat
قُلْ qul katakanlah
بَلَىٰ balā ya
وَرَبِّى warabbī demi Tuhanku
لَتَأْتِيَنَّكُمْ latatiyannakum pasti ia akan datang kepadamu
عَـٰلِمِ ʿālimi Yang mengetahui
ٱلْغَيْبِ ۖ l-ghaybi yang ghaib
لَا lā tidak
يَعْزُبُ yaʿzubu tersembunyi
عَنْهُ ʿanhu dari pada-Nya
مِثْقَالُ mith'qālu seberat
ذَرَّةٍۢ dharratin bagian terkecil/atom
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَلَا walā dan tidak
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَلَآ walā dan tidak
أَصْغَرُ aṣgharu yang lebih kecil
مِن min dari
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
وَلَآ walā dan tidak
أَكْبَرُ akbaru yang lebih besar
إِلَّا illā kecuali
فِى fī dalam
كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab
مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Ayat 4 - Surah Saba: 10 kata

لِّيَجْزِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ

supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rezeki yang mulia.

لِّيَجْزِىَ liyajziya karena Dia akan memberi balasan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka mengerjakan/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ ۚ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُم lahum bagi mereka
مَّغْفِرَةٌۭ maghfiratun ampunan
وَرِزْقٌۭ wariz'qun dan rizki
كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia

Ayat 5 - Surah Saba: 11 kata

وَٱلَّذِينَ سَعَوْ فِىٓ ءَايَـٰتِنَا مُعَـٰجِزِينَ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌۭ مِّن رِّجْزٍ أَلِيمٌۭ

Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu memperoleh azab, yaitu (jenis) azab yang pedih.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
سَعَوْ saʿaw (mereka) berusaha
فِىٓ fī pada
ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami
مُعَـٰجِزِينَ muʿājizīna melemahkan/menentang
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مِّن min dari
رِّجْزٍ rij'zin kotor/buruk
أَلِيمٌۭ alīmun sangat pedih

Ayat 6 - Surah Saba: 16 kata

وَيَرَى ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ هُوَ ٱلْحَقَّ وَيَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَمِيدِ

Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

وَيَرَى wayarā dan melihat/berpendapat
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ l-ʿil'ma ilmu
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أُنزِلَ unzila diturunkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مِن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
هُوَ huwa ia/itulah
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa benar
وَيَهْدِىٓ wayahdī dan ia memberi petunjuk
إِلَىٰ ilā kepada
صِرَٰطِ ṣirāṭi jalan
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلْحَمِيدِ l-ḥamīdi Maha Terpuji

Ayat 7 - Surah Saba: 16 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ هَلْ نَدُلُّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍۢ يُنَبِّئُكُمْ إِذَا مُزِّقْتُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ إِنَّكُمْ لَفِى خَلْقٍۢ جَدِيدٍ

Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya). "Maukah kamu kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, sesungguhnya kamu benar-benar (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru?

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
هَلْ hal apakah/maukah
نَدُلُّكُمْ nadullukum kami tunjukkan padamu
عَلَىٰ ʿalā atas
رَجُلٍۢ rajulin seorang laki-laki
يُنَبِّئُكُمْ yunabbi-ukum ia akan menjelaskan kepadamu
إِذَا idhā apabila
مُزِّقْتُمْ muzziq'tum kamu (badanmu) hancur
كُلَّ kulla setiap
مُمَزَّقٍ mumazzaqin sehancur-hancurnya
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
لَفِى lafī sungguh dalam
خَلْقٍۢ khalqin ciptaan
جَدِيدٍ jadīdin baru

Ayat 8 - Surah Saba: 16 kata

أَفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَم بِهِۦ جِنَّةٌۢ ۗ بَلِ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ فِى ٱلْعَذَابِ وَٱلضَّلَـٰلِ ٱلْبَعِيدِ

Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit gila?" (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.

أَفْتَرَىٰ aftarā apakah dia mengada-adakan
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَذِبًا kadhiban kebohongan
أَم am ataukah
بِهِۦ bihi dengannya/padanya
جِنَّةٌۢ ۗ jinnatun penyakit gila
بَلِ bali bahkan/tetapi
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman
بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati kepada akhirat
فِى fī dalam
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi siksaan
وَٱلضَّلَـٰلِ wal-ḍalāli dan kesesatan
ٱلْبَعِيدِ l-baʿīdi jauh

Ayat 9 - Surah Saba: 29 kata

أَفَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَىٰ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِن نَّشَأْ نَخْسِفْ بِهِمُ ٱلْأَرْضَ أَوْ نُسْقِطْ عَلَيْهِمْ كِسَفًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ لِّكُلِّ عَبْدٍۢ مُّنِيبٍۢ

Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).

أَفَلَمْ afalam apakah maka tidak
يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan
إِلَىٰ ilā pada
مَا mā apa
بَيْنَ bayna diantara
أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka
وَمَا wamā dan apa
خَلْفَهُم khalfahum di belakang mereka
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
إِن in jika
نَّشَأْ nasha Kami kehendaki
نَخْسِفْ nakhsif Kami benamkan
بِهِمُ bihimu dengan mereka
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
أَوْ aw atau
نُسْقِطْ nus'qiṭ Kami jatuhkan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
كِسَفًۭا kisafan potong/gumpalan
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ ۚ l-samāi langit
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَةًۭ laāyatan benar-benar tanda-tanda
لِّكُلِّ likulli bagi setiap
عَبْدٍۢ ʿabdin hamba
مُّنِيبٍۢ munībin kembali

Ayat 10 - Surah Saba: 12 kata

۞ وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ مِنَّا فَضْلًۭا ۖ يَـٰجِبَالُ أَوِّبِى مَعَهُۥ وَٱلطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ ٱلْحَدِيدَ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya,

۞ وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah berikan
دَاوُۥدَ dāwūda Daud
مِنَّا minnā dari Kami
فَضْلًۭا ۖ faḍlan karunia
يَـٰجِبَالُ yājibālu wahai gunung-gunung
أَوِّبِى awwibī kembalilah/bertaubatlah kepada-Ku
مَعَهُۥ maʿahu bersamanya (Daud)1
وَٱلطَّيْرَ ۖ wal-ṭayra dan burung-burung
وَأَلَنَّا wa-alannā dan Kami telah melunakkan
لَهُ lahu untuknya
ٱلْحَدِيدَ l-ḥadīda besi

Ayat 11 - Surah Saba: 12 kata

أَنِ ٱعْمَلْ سَـٰبِغَـٰتٍۢ وَقَدِّرْ فِى ٱلسَّرْدِ ۖ وَٱعْمَلُوا۟ صَـٰلِحًا ۖ إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.

أَنِ ani agar
ٱعْمَلْ iʿ'mal buatlah
سَـٰبِغَـٰتٍۢ sābighātin baju besi
وَقَدِّرْ waqaddir besar
فِى fī dalam
ٱلسَّرْدِ ۖ l-sardi tenunan/anyaman
وَٱعْمَلُوا۟ wa-iʿ'malū dan kerjakanlah/beramallah
صَـٰلِحًا ۖ ṣāliḥan kebajikan/saleh
إِنِّى innī sesungguhnya Aku
بِمَا bimā dengan/tentang apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
بَصِيرٌۭ baṣīrun melihat

Ayat 12 - Surah Saba: 27 kata

وَلِسُلَيْمَـٰنَ ٱلرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌۭ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌۭ ۖ وَأَسَلْنَا لَهُۥ عَيْنَ ٱلْقِطْرِ ۖ وَمِنَ ٱلْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِۦ ۖ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ

Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.

وَلِسُلَيْمَـٰنَ walisulaymāna dan untuk Sulaiman
ٱلرِّيحَ l-rīḥa angin
غُدُوُّهَا ghuduwwuhā perjalanannya di waktu pagi
شَهْرٌۭ shahrun sebulan
وَرَوَاحُهَا warawāḥuhā dan perjalanan di waktu petangnya
شَهْرٌۭ ۖ shahrun sebulan
وَأَسَلْنَا wa-asalnā dan Kami alirkan
لَهُۥ lahu untuknya
عَيْنَ ʿayna sumber/mata air
ٱلْقِطْرِ ۖ l-qiṭ'ri leburan/cairan tembaga
وَمِنَ wamina dan dari sebagian
ٱلْجِنِّ l-jini jin
مَن man orang/jin
يَعْمَلُ yaʿmalu ia bekerja
بَيْنَ bayna diantara
يَدَيْهِ yadayhi hadapannya
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan izin
رَبِّهِۦ ۖ rabbihi Tuhannya
وَمَن waman dan barang siapa
يَزِغْ yazigh berpaling/menyimpang
مِنْهُمْ min'hum diantara mereka
عَنْ ʿan dari
أَمْرِنَا amrinā perintah Kami
نُذِقْهُ nudhiq'hu Kami rasakannya
مِنْ min dari
عَذَابِ ʿadhābi azab
ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri api yang menyala-nyala

Ayat 13 - Surah Saba: 19 kata

يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَـٰرِيبَ وَتَمَـٰثِيلَ وَجِفَانٍۢ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍۢ رَّاسِيَـٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًۭا ۚ وَقَلِيلٌۭ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ

Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.

يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka bekerja
لَهُۥ lahu untuknya (Sulaiman)
مَا mā apa
يَشَآءُ yashāu yang dikehendaki
مِن min dari
مَّحَـٰرِيبَ maḥārība gedung-gedung yang tinggi
وَتَمَـٰثِيلَ watamāthīla dan patung-patung
وَجِفَانٍۢ wajifānin dan pinggan-pinggan
كَٱلْجَوَابِ kal-jawābi seperti kolam
وَقُدُورٍۢ waqudūrin dan periuk-periuk
رَّاسِيَـٰتٍ ۚ rāsiyātin tidak bergerak
ٱعْمَلُوٓا۟ iʿ'malū bekerjalah
ءَالَ āla (hai) keluarga
دَاوُۥدَ dāwūda Daud
شُكْرًۭا ۚ shuk'ran bersyukur
وَقَلِيلٌۭ waqalīlun dan sedikit
مِّنْ min dari
عِبَادِىَ ʿibādiya hamba-hamba-Ku
ٱلشَّكُورُ l-shakūru bersyukur

Ayat 14 - Surah Saba: 27 kata

فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ ٱلْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَىٰ مَوْتِهِۦٓ إِلَّا دَآبَّةُ ٱلْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنسَأَتَهُۥ ۖ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ ٱلْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ٱلْغَيْبَ مَا لَبِثُوا۟ فِى ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ

Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.

فَلَمَّا falammā maka tatkala
قَضَيْنَا qaḍaynā Kami telah menetapkan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya (Sulaiman)
ٱلْمَوْتَ l-mawta kematian
مَا mā tidak ada
دَلَّهُمْ dallahum menunjukkan kepada mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
مَوْتِهِۦٓ mawtihi kematiannya
إِلَّا illā kecuali
دَآبَّةُ dābbatu binatang merayap
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
تَأْكُلُ takulu memakan
مِنسَأَتَهُۥ ۖ minsa-atahu tongkatnya
فَلَمَّا falammā maka tatkala
خَرَّ kharra dia tersungkur
تَبَيَّنَتِ tabayyanati menjadi jelas/nyata
ٱلْجِنُّ l-jinu jin
أَن an bahwa
لَّوْ law sekiranya
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui
ٱلْغَيْبَ l-ghayba gaib
مَا mā tidak
لَبِثُوا۟ labithū mereka tetap
فِى fī dalam
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi siksa
ٱلْمُهِينِ l-muhīni menghinakan

Ayat 15 - Surah Saba: 20 kata

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍۢ فِى مَسْكَنِهِمْ ءَايَةٌۭ ۖ جَنَّتَانِ عَن يَمِينٍۢ وَشِمَالٍۢ ۖ كُلُوا۟ مِن رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥ ۚ بَلْدَةٌۭ طَيِّبَةٌۭ وَرَبٌّ غَفُورٌۭ

Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".

لَقَدْ laqad sesungguhnya
كَانَ kāna adalah
لِسَبَإٍۢ lisaba-in bagi kaum Saba
فِى fī di
مَسْكَنِهِمْ maskanihim tempat kediaman mereka
ءَايَةٌۭ ۖ āyatun tanda-tanda
جَنَّتَانِ jannatāni dua kebun
عَن ʿan dari
يَمِينٍۢ yamīnin sebelah kanan
وَشِمَالٍۢ ۖ washimālin dan sebelah kiri
كُلُوا۟ kulū makanlah
مِن min dari
رِّزْقِ riz'qi rizki
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
وَٱشْكُرُوا۟ wa-ush'kurū dan bersyukurlah
لَهُۥ ۚ lahu kepada-Nya
بَلْدَةٌۭ baldatun negeri
طَيِّبَةٌۭ ṭayyibatun yang baik
وَرَبٌّ warabbun dan Tuhan
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun

Ayat 16 - Surah Saba: 16 kata

فَأَعْرَضُوا۟ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ ٱلْعَرِمِ وَبَدَّلْنَـٰهُم بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَىْ أُكُلٍ خَمْطٍۢ وَأَثْلٍۢ وَشَىْءٍۢ مِّن سِدْرٍۢ قَلِيلٍۢ

Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.

فَأَعْرَضُوا۟ fa-aʿraḍū maka mereka berpaling
فَأَرْسَلْنَا fa-arsalnā maka Kami kirimkan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
سَيْلَ sayla banjir
ٱلْعَرِمِ l-ʿarimi besar
وَبَدَّلْنَـٰهُم wabaddalnāhum dan Kami ganti mereka
بِجَنَّتَيْهِمْ bijannatayhim dengan kedua kebun mereka
جَنَّتَيْنِ jannatayni dua kebun
ذَوَاتَىْ dhawātay keduanya mempunyai
أُكُلٍ ukulin makanan/buah
خَمْطٍۢ khamṭin pahit
وَأَثْلٍۢ wa-athlin dan cemara
وَشَىْءٍۢ washayin dan sesuatu
مِّن min dari
سِدْرٍۢ sid'rin bidara
قَلِيلٍۢ qalīlin sedikit

Ayat 17 - Surah Saba: 8 kata

ذَٰلِكَ جَزَيْنَـٰهُم بِمَا كَفَرُوا۟ ۖ وَهَلْ نُجَـٰزِىٓ إِلَّا ٱلْكَفُورَ

Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
جَزَيْنَـٰهُم jazaynāhum Kami memberi balasan kepada mereka
بِمَا bimā dengan apa/dengan sebab
كَفَرُوا۟ ۖ kafarū kafir/ingkar
وَهَلْ wahal dan apakah/dan tidaklah
نُجَـٰزِىٓ nujāzī Kami memberi balasan
إِلَّا illā melainkan/kecuali
ٱلْكَفُورَ l-kafūra orang-orang yang sangat kafir

Ayat 18 - Surah Saba: 17 kata

وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ ٱلْقُرَى ٱلَّتِى بَـٰرَكْنَا فِيهَا قُرًۭى ظَـٰهِرَةًۭ وَقَدَّرْنَا فِيهَا ٱلسَّيْرَ ۖ سِيرُوا۟ فِيهَا لَيَالِىَ وَأَيَّامًا ءَامِنِينَ

Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
بَيْنَهُمْ baynahum antara mereka
وَبَيْنَ wabayna dan antara
ٱلْقُرَى l-qurā negeri
ٱلَّتِى allatī yang
بَـٰرَكْنَا bāraknā Kami limpahkan keberkahan
فِيهَا fīhā di dalamnya
قُرًۭى quran beberapa negeri
ظَـٰهِرَةًۭ ẓāhiratan nampak (berdekatan)
وَقَدَّرْنَا waqaddarnā dan Kami tetapkan
فِيهَا fīhā di dalamnya (negeri itu)
ٱلسَّيْرَ ۖ l-sayra perjalanan
سِيرُوا۟ sīrū berjalanlah kamu
فِيهَا fīhā di dalamnya (negeri itu)
لَيَالِىَ layāliya pada malam hari
وَأَيَّامًا wa-ayyāman dan siang hari
ءَامِنِينَ āminīna dengan aman

Ayat 19 - Surah Saba: 19 kata

فَقَالُوا۟ رَبَّنَا بَـٰعِدْ بَيْنَ أَسْفَارِنَا وَظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ فَجَعَلْنَـٰهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَـٰهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّكُلِّ صَبَّارٍۢ شَكُورٍۢ

Maka mereka berkata: "Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami", dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.

فَقَالُوا۟ faqālū maka mereka berkata
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
بَـٰعِدْ bāʿid jauhkanlah
بَيْنَ bayna antara
أَسْفَارِنَا asfārinā perjalanan kami
وَظَلَمُوٓا۟ waẓalamū dan mereka menganiaya
أَنفُسَهُمْ anfusahum diri mereka sendiri
فَجَعَلْنَـٰهُمْ fajaʿalnāhum maka Kami jadikan mereka
أَحَادِيثَ aḥādītha percakapan/buah mulut
وَمَزَّقْنَـٰهُمْ wamazzaqnāhum dan Kami hancurkan mereka
كُلَّ kulla setiap/segala
مُمَزَّقٍ ۚ mumazzaqin sehancur-hancurnya
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar tanda-tanda
لِّكُلِّ likulli bagi setiap
صَبَّارٍۢ ṣabbārin orang-orang yang sabar
شَكُورٍۢ shakūrin orang-orang yang bersyukur

Ayat 20 - Surah Saba: 10 kata

وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيسُ ظَنَّهُۥ فَٱتَّبَعُوهُ إِلَّا فَرِيقًۭا مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
صَدَّقَ ṣaddaqa telah membenarkan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
إِبْلِيسُ ib'līsu iblis
ظَنَّهُۥ ẓannahu sangkaannya
فَٱتَّبَعُوهُ fa-ittabaʿūhu lalu mereka mengikutinya
إِلَّا illā kecuali
فَرِيقًۭا farīqan segolongan/sebagian
مِّنَ mina dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Ayat 21 - Surah Saba: 21 kata

وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَـٰنٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِٱلْـَٔاخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّۢ ۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌۭ

Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.

وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna adalah
لَهُۥ lahu baginya (iblis)
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
مِّن min dari
سُلْطَـٰنٍ sul'ṭānin kekuasaan
إِلَّا illā kecuali
لِنَعْلَمَ linaʿlama untuk Kami ketahui
مَن man siapa
يُؤْمِنُ yu'minu beriman
بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati kepada akhirat
مِمَّنْ mimman daripada orang
هُوَ huwa dia
مِنْهَا min'hā daripadanya
فِى fī dalam
شَكٍّۢ ۗ shakkin keraguan
وَرَبُّكَ warabbuka dan Tuhanmu
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
حَفِيظٌۭ ḥafīẓun Penjaga/Pemelihara

Ayat 22 - Surah Saba: 26 kata

قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱلَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَلَا فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا لَهُمْ فِيهِمَا مِن شِرْكٍۢ وَمَا لَهُۥ مِنْهُم مِّن ظَهِيرٍۢ

Katakanlah: "Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya.

قُلِ quli katakanlah
ٱدْعُوا۟ id'ʿū serulah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
زَعَمْتُم zaʿamtum kamu anggap
مِّن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
لَا lā tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka memiliki
مِثْقَالَ mith'qāla seberat
ذَرَّةٍۢ dharratin bagian yang terkecil/atom
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَلَا walā dan tidak
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَمَا wamā dan tidaklah
لَهُمْ lahum bagi mereka
فِيهِمَا fīhimā dalam keduanya (langit dan bumi)
مِن min dari
شِرْكٍۢ shir'kin sekutu (suatu saham)
وَمَا wamā dan tidak ada
لَهُۥ lahu baginya
مِنْهُم min'hum diantara mereka
مِّن min dari
ظَهِيرٍۢ ẓahīrin pembantu

Ayat 23 - Surah Saba: 22 kata

وَلَا تَنفَعُ ٱلشَّفَـٰعَةُ عِندَهُۥٓ إِلَّا لِمَنْ أَذِنَ لَهُۥ ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا فُزِّعَ عَن قُلُوبِهِمْ قَالُوا۟ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا۟ ٱلْحَقَّ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ

Dan tiadalah berguna syafa'at di sisi Allah melainkan bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafa'at itu, sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata "Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?" Mereka menjawab: (Perkataan) yang benar", dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

وَلَا walā dan tidak
تَنفَعُ tanfaʿu berguna
ٱلشَّفَـٰعَةُ l-shafāʿatu pertolongan
عِندَهُۥٓ ʿindahu di sisi-Nya
إِلَّا illā kecuali
لِمَنْ liman bagi orang
أَذِنَ adhina Dia izinkan
لَهُۥ ۚ lahu baginya
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
فُزِّعَ fuzziʿa dihilangkan ketakutan
عَن ʿan dari
قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
مَاذَا mādhā apakah
قَالَ qāla berkata/kata
رَبُّكُمْ ۖ rabbukum Tuhan kalian
قَالُوا۟ qālū mereka berkata (menjawab)
ٱلْحَقَّ ۖ l-ḥaqa kebenaran
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَلِىُّ l-ʿaliyu Maha Tinggi
ٱلْكَبِيرُ l-kabīru Maha Besar

Ayat 24 - Surah Saba: 17 kata

۞ قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ قُلِ ٱللَّهُ ۖ وَإِنَّآ أَوْ إِيَّاكُمْ لَعَلَىٰ هُدًى أَوْ فِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍۢ

Katakanlah: "Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?" Katakanlah: "Allah", dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.

۞ قُلْ qul katakanlah
مَن man siapa
يَرْزُقُكُم yarzuqukum memberi rizki kepadamu
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهُ ۖ l-lahu Allah
وَإِنَّآ wa-innā dan sesungguhnya kami
أَوْ aw atau
إِيَّاكُمْ iyyākum kamu
لَعَلَىٰ laʿalā pasti
هُدًى hudan petunjuk
أَوْ aw atau
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan
مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Ayat 25 - Surah Saba: 9 kata

قُل لَّا تُسْـَٔلُونَ عَمَّآ أَجْرَمْنَا وَلَا نُسْـَٔلُ عَمَّا تَعْمَلُونَ

Katakanlah: "Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat".

قُل qul katakanlah
لَّا lā tidak
تُسْـَٔلُونَ tus'alūna kamu akan ditanya
عَمَّآ ʿammā dari/tentang apa
أَجْرَمْنَا ajramnā dosa kami
وَلَا walā dan tidak
نُسْـَٔلُ nus'alu kami akan ditanya
عَمَّا ʿammā dari/tentang apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 26 - Surah Saba: 11 kata

قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِٱلْحَقِّ وَهُوَ ٱلْفَتَّاحُ ٱلْعَلِيمُ

Katakanlah: "Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dialah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui".

قُلْ qul katakanlah
يَجْمَعُ yajmaʿu akan mengumpulkan
بَيْنَنَا baynanā diantara kita
رَبُّنَا rabbunā Tuhan kita
ثُمَّ thumma kemudian
يَفْتَحُ yaftaḥu Dia memberi keputusan
بَيْنَنَا baynanā diantara kita
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْفَتَّاحُ l-fatāḥu Maha Pemberi keputusan
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Ayat 27 - Surah Saba: 12 kata

قُلْ أَرُونِىَ ٱلَّذِينَ أَلْحَقْتُم بِهِۦ شُرَكَآءَ ۖ كَلَّا ۚ بَلْ هُوَ ٱللَّهُ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Katakanlah: "Perlihatkanlah kepadaku sembah-sembahan yang kamu hubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutu-Nya, sekali-kali tidak mungkin! Sebenarnya Dialah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

قُلْ qul katakanlah
أَرُونِىَ arūniya perlihatkanlah kepadaku
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أَلْحَقْتُم alḥaqtum kamu hubungkan
بِهِۦ bihi dengan-Nya/Dia
شُرَكَآءَ ۖ shurakāa sekutu-sekutu
كَلَّا ۚ kallā tidak sekali-kali
بَلْ bal bahkan
هُوَ huwa Dia
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 28 - Surah Saba: 12 kata

وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا كَآفَّةًۭ لِّلنَّاسِ بَشِيرًۭا وَنَذِيرًۭا وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.

وَمَآ wamā dan tidak
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutus kamu
إِلَّا illā kecuali
كَآفَّةًۭ kāffatan seluruh
لِّلنَّاسِ lilnnāsi untuk manusia
بَشِيرًۭا bashīran pembawa kabar
وَنَذِيرًۭا wanadhīran dan pemberi peringatan
وَلَـٰكِنَّ walākinna tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 29 - Surah Saba: 7 kata

وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

Dan mereka berkata: "Kapankah (datangnya) janji ini, jika kamu adalah orang-orang yang benar?".

وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata
مَتَىٰ matā kapankah
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْوَعْدُ l-waʿdu janji
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Ayat 30 - Surah Saba: 10 kata

قُل لَّكُم مِّيعَادُ يَوْمٍۢ لَّا تَسْتَـْٔخِرُونَ عَنْهُ سَاعَةًۭ وَلَا تَسْتَقْدِمُونَ

Katakanlah: "Bagimu ada hari yang telah dijanjikan (hari kiamat) yang tiada dapat kamu minta mundur daripadanya barang sesaatpun dan tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan".

قُل qul katakanlah
لَّكُم lakum bagi kalian
مِّيعَادُ mīʿādu janji
يَوْمٍۢ yawmin hari
لَّا lā tidak
تَسْتَـْٔخِرُونَ tastakhirūna kamu dapat minta diundurkan
عَنْهُ ʿanhu daripadanya
سَاعَةًۭ sāʿatan sesaat
وَلَا walā dan tidak
تَسْتَقْدِمُونَ tastaqdimūna kamu dapat minta diajukan

Ayat 31 - Surah Saba: 32 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ بِهَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ وَلَا بِٱلَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلظَّـٰلِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِندَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ ٱلْقَوْلَ يَقُولُ ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ لَوْلَآ أَنتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ

Dan orang-orang kafir berkata: "Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al Quran ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya". Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebahagian dari mereka menghadap kan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman".

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَن lan tidak
نُّؤْمِنَ nu'mina kami beriman
بِهَـٰذَا bihādhā dengan/kepada ini
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al Qur'an
وَلَا walā dan tidak
بِٱلَّذِى bi-alladhī dengan yang (Kitab)
بَيْنَ bayna antara
يَدَيْهِ ۗ yadayhi dihadapannya/sebelumnya
وَلَوْ walaw dan kalau
تَرَىٰٓ tarā kamu melihat
إِذِ idhi ketika
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
مَوْقُوفُونَ mawqūfūna mereka berhenti/dihadapkan
عِندَ ʿinda di sisi/kepada
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
يَرْجِعُ yarjiʿu mengembalikan
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
إِلَىٰ ilā kepada
بَعْضٍ baʿḍin sebagian yang lain
ٱلْقَوْلَ l-qawla perkataan
يَقُولُ yaqūlu berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱسْتُضْعِفُوا۟ us'tuḍ'ʿifū (mereka) lemah
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ٱسْتَكْبَرُوا۟ is'takbarū (mereka) menyombongkan diri
لَوْلَآ lawlā kalau tidak
أَنتُمْ antum kamu
لَكُنَّا lakunnā tentu kamu menjadi
مُؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Ayat 32 - Surah Saba: 15 kata

قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوٓا۟ أَنَحْنُ صَدَدْنَـٰكُمْ عَنِ ٱلْهُدَىٰ بَعْدَ إِذْ جَآءَكُم ۖ بَلْ كُنتُم مُّجْرِمِينَ

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah: "Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa".

قَالَ qāla berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱسْتَكْبَرُوا۟ is'takbarū (mereka) menyombongkan diri
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ٱسْتُضْعِفُوٓا۟ us'tuḍ'ʿifū (mereka) lemah
أَنَحْنُ anaḥnu apakah kami
صَدَدْنَـٰكُمْ ṣadadnākum kami menghalangi kamu
عَنِ ʿani dari
ٱلْهُدَىٰ l-hudā petunjuk
بَعْدَ baʿda setelah
إِذْ idh ketika/tatkala
جَآءَكُم ۖ jāakum ia datang kepadamu
بَلْ bal bahkan
كُنتُم kuntum kalian adalah
مُّجْرِمِينَ muj'rimīna orang-orang yang berdosa

Ayat 33 - Surah Saba: 34 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتُضْعِفُوا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوا۟ بَلْ مَكْرُ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ إِذْ تَأْمُرُونَنَآ أَن نَّكْفُرَ بِٱللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُۥٓ أَندَادًۭا ۚ وَأَسَرُّوا۟ ٱلنَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ وَجَعَلْنَا ٱلْأَغْلَـٰلَ فِىٓ أَعْنَاقِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "(Tidak) sebenarnya tipu daya(mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya". Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab. Dan kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱسْتُضْعِفُوا۟ us'tuḍ'ʿifū (mereka) lemah
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ٱسْتَكْبَرُوا۟ is'takbarū (mereka) menyombongkan diri
بَلْ bal bahkan
مَكْرُ makru tipu-daya
ٱلَّيْلِ al-layli di waktu malam
وَٱلنَّهَارِ wal-nahāri dan siang hari
إِذْ idh ketika/tatkala
تَأْمُرُونَنَآ tamurūnanā kamu menyuruh kami
أَن an bahwa
نَّكْفُرَ nakfura kami kafir
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَنَجْعَلَ wanajʿala dan kami menjadikan
لَهُۥٓ lahu bagi-Nya
أَندَادًۭا ۚ andādan sekutu-sekutu
وَأَسَرُّوا۟ wa-asarrū dan mereka menyatakan
ٱلنَّدَامَةَ l-nadāmata penyesalan
لَمَّا lammā tatkala
رَأَوُا۟ ra-awū mereka melihat
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan/pasang
ٱلْأَغْلَـٰلَ l-aghlāla belenggu-belenggu
فِىٓ fī di/pada
أَعْنَاقِ aʿnāqi leher
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ ۚ kafarū kafir/ingkar
هَلْ hal tidaklah
يُجْزَوْنَ yuj'zawna mereka diberi balasan
إِلَّا illā melainkan/kecuali
مَا mā apa
كَانُوا۟ kānū mereka adalah
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

Ayat 34 - Surah Saba: 14 kata

وَمَآ أَرْسَلْنَا فِى قَرْيَةٍۢ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَآ إِنَّا بِمَآ أُرْسِلْتُم بِهِۦ كَـٰفِرُونَ

Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya".

وَمَآ wamā dan tidak
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus
فِى fī pada
قَرْيَةٍۢ qaryatin suatu negeri
مِّن min dari
نَّذِيرٍ nadhīrin seorang pemberi peringatan
إِلَّا illā kecuali/melainkan
قَالَ qāla berkata
مُتْرَفُوهَآ mut'rafūhā orang-orang hidup mewah di negeri itu
إِنَّا innā sesungguhnya kami
بِمَآ bimā dengan/tentang apa
أُرْسِلْتُم ur'sil'tum kamu diutus
بِهِۦ bihi dengannya (menyampaikannya)
كَـٰفِرُونَ kāfirūna orang-orang yang mengingkari

Ayat 35 - Surah Saba: 8 kata

وَقَالُوا۟ نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَٰلًۭا وَأَوْلَـٰدًۭا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ

Dan mereka berkata: "Kami lebih banyak mempunyai harta dan anak-anak (daripada kamu) dan kami sekali-kali tidak akan diazab.

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
نَحْنُ naḥnu kami
أَكْثَرُ aktharu lebih banyak
أَمْوَٰلًۭا amwālan harta
وَأَوْلَـٰدًۭا wa-awlādan dan anak-anak
وَمَا wamā dan tidaklah
نَحْنُ naḥnu kami
بِمُعَذَّبِينَ bimuʿadhabīna orang-orang yang disiksa

Ayat 36 - Surah Saba: 13 kata

قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya). akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".

قُلْ qul katakanlah
إِنَّ inna sesungguhnya
رَبِّى rabbī Tuhanku
يَبْسُطُ yabsuṭu Dia melapangkan
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rizki
لِمَن liman bagi siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَقْدِرُ wayaqdiru dan Dia menyempitkan
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 37 - Surah Saba: 23 kata

وَمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَلَآ أَوْلَـٰدُكُم بِٱلَّتِى تُقَرِّبُكُمْ عِندَنَا زُلْفَىٰٓ إِلَّا مَنْ ءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًۭا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ جَزَآءُ ٱلضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا۟ وَهُمْ فِى ٱلْغُرُفَـٰتِ ءَامِنُونَ

Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).

وَمَآ wamā dan tidak
أَمْوَٰلُكُمْ amwālukum hartamu
وَلَآ walā dan tidak
أَوْلَـٰدُكُم awlādukum anak-anakmu
بِٱلَّتِى bi-allatī dengan yang
تُقَرِّبُكُمْ tuqarribukum mendekatkan kamu
عِندَنَا ʿindanā pada sisi Kami
زُلْفَىٰٓ zul'fā dekat
إِلَّا illā kecuali
مَنْ man orang
ءَامَنَ āmana beriman
وَعَمِلَ waʿamila dan mengerjakan/beramal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
جَزَآءُ jazāu pembalasan
ٱلضِّعْفِ l-ḍiʿ'fi lipat ganda
بِمَا bimā dengan apa/sebab
عَمِلُوا۟ ʿamilū mereka kerjakan
وَهُمْ wahum dan mereka
فِى fī di/pada
ٱلْغُرُفَـٰتِ l-ghurufāti tempat yang tinggi
ءَامِنُونَ āminūna mereka aman sentosa

Ayat 38 - Surah Saba: 9 kata

وَٱلَّذِينَ يَسْعَوْنَ فِىٓ ءَايَـٰتِنَا مُعَـٰجِزِينَ أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى ٱلْعَذَابِ مُحْضَرُونَ

Dan orang-orang yang berusaha (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan untuk dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu dimasukkan ke dalam azab.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَسْعَوْنَ yasʿawna (mereka) berusaha
فِىٓ fī pada
ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami
مُعَـٰجِزِينَ muʿājizīna melemahkan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
فِى fī di dalam
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
مُحْضَرُونَ muḥ'ḍarūna mereka dihadapkan

Ayat 39 - Surah Saba: 20 kata

قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥ ۚ وَمَآ أَنفَقْتُم مِّن شَىْءٍۢ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.

قُلْ qul katakanlah
إِنَّ inna sesungguhnya
رَبِّى rabbī Tuhanku
يَبْسُطُ yabsuṭu Dia melapangkan
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rizki
لِمَن liman bagi siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
مِنْ min dari
عِبَادِهِۦ ʿibādihi hamba-hamba-Nya
وَيَقْدِرُ wayaqdiru dan Dia menyempitkan
لَهُۥ ۚ lahu baginya
وَمَآ wamā dan apa
أَنفَقْتُم anfaqtum kamu belanjakan
مِّن min dari
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
فَهُوَ fahuwa maka Dia
يُخْلِفُهُۥ ۖ yukh'lifuhu Dia menggantinya
وَهُوَ wahuwa dan Dia
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلرَّٰزِقِينَ l-rāziqīna pemberi rizki

Ayat 40 - Surah Saba: 10 kata

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًۭا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ أَهَـٰٓؤُلَآءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ

Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يَحْشُرُهُمْ yaḥshuruhum Dia mengumpulkan mereka
جَمِيعًۭا jamīʿan semua
ثُمَّ thumma kemudian
يَقُولُ yaqūlu Dia berfirman
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ lil'malāikati kepada para malaikat
أَهَـٰٓؤُلَآءِ ahāulāi apakah mereka ini
إِيَّاكُمْ iyyākum kepada kamu
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْبُدُونَ yaʿbudūna mereka menyembah

Ayat 41 - Surah Saba: 13 kata

قَالُوا۟ سُبْحَـٰنَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم ۖ بَلْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ ٱلْجِنَّ ۖ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ

Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
سُبْحَـٰنَكَ sub'ḥānaka Maha Suci Engkau
أَنتَ anta Engkau
وَلِيُّنَا waliyyunā pelindung kami
مِن min dari
دُونِهِم ۖ dūnihim selain/bukan mereka
بَلْ bal bahkan
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْبُدُونَ yaʿbudūna mereka menyembah
ٱلْجِنَّ ۖ l-jina jin
أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka
بِهِم bihim pada mereka (jin itu)
مُّؤْمِنُونَ mu'minūna orang-orang yang beriman

Ayat 42 - Surah Saba: 18 kata

فَٱلْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍۢ نَّفْعًۭا وَلَا ضَرًّۭا وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلنَّارِ ٱلَّتِى كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ

Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu".

فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari ini
لَا lā tidak
يَمْلِكُ yamliku berkuasa/memiliki
بَعْضُكُمْ baʿḍukum sebagian kamu
لِبَعْضٍۢ libaʿḍin bagi sebagian yang lain
نَّفْعًۭا nafʿan memberi manfaat
وَلَا walā dan tidak
ضَرًّۭا ḍarran memberi bahaya
وَنَقُولُ wanaqūlu dan Kami katakan
لِلَّذِينَ lilladhīna orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim
ذُوقُوا۟ dhūqū rasakanlah
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱلنَّارِ l-nāri api neraka
ٱلَّتِى allatī yang
كُنتُم kuntum kalian adalah
بِهَا bihā dengannya
تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan

Ayat 43 - Surah Saba: 34 kata

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍۢ قَالُوا۟ مَا هَـٰذَآ إِلَّا رَجُلٌۭ يُرِيدُ أَن يَصُدَّكُمْ عَمَّا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُكُمْ وَقَالُوا۟ مَا هَـٰذَآ إِلَّآ إِفْكٌۭ مُّفْتَرًۭى ۚ وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمْ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ مُّبِينٌۭ

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang, mereka berkata: "Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu", dan mereka berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja". Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin yang terang
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
مَا mā tidaklah
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّا illā kecuali
رَجُلٌۭ rajulun seorang laki-laki
يُرِيدُ yurīdu ia hendak
أَن an untuk
يَصُدَّكُمْ yaṣuddakum menghalang-halangi kamu
عَمَّا ʿammā dari apa
كَانَ kāna adalah
يَعْبُدُ yaʿbudu menyembah
ءَابَآؤُكُمْ ābāukum bapak-bapak kamu
وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
مَا mā apa
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّآ illā kecuali
إِفْكٌۭ if'kun kebohongan
مُّفْتَرًۭى ۚ muf'taran diada-adakan
وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لِلْحَقِّ lil'ḥaqqi kepada kebenaran
لَمَّا lammā tatkala
جَآءَهُمْ jāahum ia datang kepada mereka
إِنْ in tidaklah
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّا illā kecuali
سِحْرٌۭ siḥ'run sihir
مُّبِينٌۭ mubīnun yang nyata

Ayat 44 - Surah Saba: 11 kata

وَمَآ ءَاتَيْنَـٰهُم مِّن كُتُبٍۢ يَدْرُسُونَهَا ۖ وَمَآ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمْ قَبْلَكَ مِن نَّذِيرٍۢ

Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan sekali-kali tidak pernah (pula) mengutus kepada mereka sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun.

وَمَآ wamā dan tidak
ءَاتَيْنَـٰهُم ātaynāhum Kami berikan kepada mereka
مِّن min dari
كُتُبٍۢ kutubin kitab-kitab
يَدْرُسُونَهَا ۖ yadrusūnahā mereka membacanya
وَمَآ wamā dan tidak
أَرْسَلْنَآ arsalnā Kami utus
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
قَبْلَكَ qablaka sebelum kamu
مِن min dari
نَّذِيرٍۢ nadhīrin seorang pemberi peringatan

Ayat 45 - Surah Saba: 14 kata

وَكَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا۟ مِعْشَارَ مَآ ءَاتَيْنَـٰهُمْ فَكَذَّبُوا۟ رُسُلِى ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ

Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan sedang orang-orang kafir Mekah itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang dahulu itu lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka alangkah hebatnya akibat kemurkaan-Ku.

وَكَذَّبَ wakadhaba dan telah mendustakan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ qablihim sebelum mereka
وَمَا wamā dan tidak
بَلَغُوا۟ balaghū mereka sampai (menerima)
مِعْشَارَ miʿ'shāra sepersepuluh
مَآ mā apa
ءَاتَيْنَـٰهُمْ ātaynāhum Kami berikan kepada mereka
فَكَذَّبُوا۟ fakadhabū lalu mereka mendustakan
رُسُلِى ۖ rusulī rasul-rasul-Ku
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana/alangkah
كَانَ kāna adalah
نَكِيرِ nakīri kemurkaan-Ku

Ayat 46 - Surah Saba: 24 kata

۞ قُلْ إِنَّمَآ أَعِظُكُم بِوَٰحِدَةٍ ۖ أَن تَقُومُوا۟ لِلَّهِ مَثْنَىٰ وَفُرَٰدَىٰ ثُمَّ تَتَفَكَّرُوا۟ ۚ مَا بِصَاحِبِكُم مِّن جِنَّةٍ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌۭ لَّكُم بَيْنَ يَدَىْ عَذَابٍۢ شَدِيدٍۢ

Katakanlah: "Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu fikirkan (tentang Muhammad) tidak ada penyakit gila sedikitpun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.

۞ قُلْ qul katakanlah
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أَعِظُكُم aʿiẓukum aku memberi nasihat kepadamu
بِوَٰحِدَةٍ ۖ biwāḥidatin dengan satu (perkara)
أَن an bahwa
تَقُومُوا۟ taqūmū kamu berdiri/menghadap
لِلَّهِ lillahi kepada Allah
مَثْنَىٰ mathnā berdua-dua
وَفُرَٰدَىٰ wafurādā dan sendiri-sendiri
ثُمَّ thumma kemudian
تَتَفَكَّرُوا۟ ۚ tatafakkarū kamu berfikir
مَا mā tidaklah
بِصَاحِبِكُم biṣāḥibikum kawanmu itu
مِّن min dari
جِنَّةٍ ۚ jinnatin penyakit gila
إِنْ in tak lain
هُوَ huwa dia
إِلَّا illā kecuali
نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan
لَّكُم lakum bagi kalian
بَيْنَ bayna diantara
يَدَىْ yaday dihadapannya/sebelumnya
عَذَابٍۢ ʿadhābin azab
شَدِيدٍۢ shadīdin keras

Ayat 47 - Surah Saba: 17 kata

قُلْ مَا سَأَلْتُكُم مِّنْ أَجْرٍۢ فَهُوَ لَكُمْ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌۭ

Katakanlah: "Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu".

قُلْ qul katakanlah
مَا mā tidak
سَأَلْتُكُم sa-altukum aku meminta kepadamu
مِّنْ min dari
أَجْرٍۢ ajrin upah
فَهُوَ fahuwa maka itu (upah)
لَكُمْ ۖ lakum bagi kalian
إِنْ in tak lain
أَجْرِىَ ajriya upahku
إِلَّا illā kecuali
عَلَى ʿalā atas/dari
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
وَهُوَ wahuwa dan Dia
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
شَهِيدٌۭ shahīdun Maha Menyaksikan

Ayat 48 - Surah Saba: 7 kata

قُلْ إِنَّ رَبِّى يَقْذِفُ بِٱلْحَقِّ عَلَّـٰمُ ٱلْغُيُوبِ

Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang ghaib".

قُلْ qul katakanlah
إِنَّ inna sesungguhnya
رَبِّى rabbī Tuhanku
يَقْذِفُ yaqdhifu Dia memasukkan/mewahyukan
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
عَلَّـٰمُ ʿallāmu Maha Mengetahui
ٱلْغُيُوبِ l-ghuyūbi segala yang gaib

Ayat 49 - Surah Saba: 8 kata

قُلْ جَآءَ ٱلْحَقُّ وَمَا يُبْدِئُ ٱلْبَـٰطِلُ وَمَا يُعِيدُ

Katakanlah: "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi".

قُلْ qul katakanlah
جَآءَ jāa telah datang
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu kebenaran
وَمَا wamā dan tidak
يُبْدِئُ yub'di-u memulai
ٱلْبَـٰطِلُ l-bāṭilu kebatilan
وَمَا wamā dan tidak
يُعِيدُ yuʿīdu akan kembali

Ayat 50 - Surah Saba: 16 kata

قُلْ إِن ضَلَلْتُ فَإِنَّمَآ أَضِلُّ عَلَىٰ نَفْسِى ۖ وَإِنِ ٱهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِىٓ إِلَىَّ رَبِّىٓ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌۭ قَرِيبٌۭ

Katakanlah: "Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat".

قُلْ qul katakanlah
إِن in sesungguhnya
ضَلَلْتُ ḍalaltu aku sesat
فَإِنَّمَآ fa-innamā maka sesungguhnya
أَضِلُّ aḍillu untuk kesesatan diriku sendiri
عَلَىٰ ʿalā atas
نَفْسِى ۖ nafsī diriku
وَإِنِ wa-ini dan jika
ٱهْتَدَيْتُ ih'tadaytu aku mendapat petunjuk
فَبِمَا fabimā maka dengan sebab
يُوحِىٓ yūḥī mewahyukan
إِلَىَّ ilayya kepadaku
رَبِّىٓ ۚ rabbī Tuhanku
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
سَمِيعٌۭ samīʿun Maha Mendengar
قَرِيبٌۭ qarībun Maha Dekat

Ayat 51 - Surah Saba: 10 kata

وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ فَزِعُوا۟ فَلَا فَوْتَ وَأُخِذُوا۟ مِن مَّكَانٍۢ قَرِيبٍۢ

Dan (alangkah hebatnya) jikalau kamu melihat ketika mereka (orang-orang kafir) terperanjat ketakutan (pada hari kiamat); maka mereka tidak dapat melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke neraka),

وَلَوْ walaw dan jika
تَرَىٰٓ tarā kamu melihat
إِذْ idh ketika
فَزِعُوا۟ faziʿū mereka dikagetkan
فَلَا falā maka tidak
فَوْتَ fawta dapat melepaskan diri
وَأُخِذُوا۟ wa-ukhidhū dan mereka mengambil
مِن min dari
مَّكَانٍۢ makānin tempat
قَرِيبٍۢ qarībin yang dekat

Ayat 52 - Surah Saba: 9 kata

وَقَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِهِۦ وَأَنَّىٰ لَهُمُ ٱلتَّنَاوُشُ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍۢ

dan (di waktu itu) mereka berkata: "Kami beriman kepada Allah", bagaimanakah mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh itu.

وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata
ءَامَنَّا āmannā kami beriman
بِهِۦ bihi kepada-Nya (Allah)
وَأَنَّىٰ wa-annā dan bagaimana
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلتَّنَاوُشُ l-tanāwushu mencapai
مِن min dari
مَّكَانٍۭ makānin tempat
بَعِيدٍۢ baʿīdin yang jauh

Ayat 53 - Surah Saba: 10 kata

وَقَدْ كَفَرُوا۟ بِهِۦ مِن قَبْلُ ۖ وَيَقْذِفُونَ بِٱلْغَيْبِ مِن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍۢ

Dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu; dan mereka menduga-duga tentang yang ghaib dari tempat yang jauh.

وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِهِۦ bihi kepada-Nya
مِن min dari
قَبْلُ ۖ qablu sebelum/dahulu
وَيَقْذِفُونَ wayaqdhifūna dan mereka memasukkan/menduga-duga
بِٱلْغَيْبِ bil-ghaybi dengan yang gaib
مِن min dari
مَّكَانٍۭ makānin tempat
بَعِيدٍۢ baʿīdin yang jauh

Ayat 54 - Surah Saba: 15 kata

وَحِيلَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا يَشْتَهُونَ كَمَا فُعِلَ بِأَشْيَاعِهِم مِّن قَبْلُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ فِى شَكٍّۢ مُّرِيبٍۭ

Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka pada masa dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.

وَحِيلَ waḥīla dan dihalangi
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
وَبَيْنَ wabayna dan antara
مَا mā apa
يَشْتَهُونَ yashtahūna yang mereka inginkan
كَمَا kamā sebagaimana
فُعِلَ fuʿila dilakukan
بِأَشْيَاعِهِم bi-ashyāʿihim dengan orang-orang yang serupa
مِّن min dari
قَبْلُ ۚ qablu sebelum/dahulu
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
فِى fī dalam
شَكٍّۢ shakkin keragu-raguan
مُّرِيبٍۭ murībin kebimbangan

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi