Surah Al-Ahzaab kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Ahzaab kata demi kata

Al-Ahzaab (الأحزاب) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 73 ayat, 1.287 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.287 kata untuk dipelajari, Surah Al-Ahzaab menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 7 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ ٱتَّقِ ٱللَّهَ وَلَا تُطِعِ ٱلْكَـٰفِرِينَ وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًۭا

Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
ٱتَّقِ ittaqi bertakwalah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَلَا walā dan jangan
تُطِعِ tuṭiʿi kamu mentaati
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ ۗ wal-munāfiqīna dan orang-orang munafik
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَانَ kāna adalah
عَلِيمًا ʿalīman Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا ḥakīman Maha Bijaksana

Ayat 2 - Surah Al-Ahzaab: 12 kata

وَٱتَّبِعْ مَا يُوحَىٰٓ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًۭا

dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

وَٱتَّبِعْ wa-ittabiʿ dan ikutilah
مَا mā apa yang
يُوحَىٰٓ yūḥā diwahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مِن min dari
رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَانَ kāna adalah
بِمَا bimā tentang apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
خَبِيرًۭا khabīran Maha Mengetahui

Ayat 3 - Surah Al-Ahzaab: 6 kata

وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًۭا

dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

وَتَوَكَّلْ watawakkal dan bertawakallah
عَلَى ʿalā kepada
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
وَكَفَىٰ wakafā dan cukuplah
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
وَكِيلًۭا wakīlan tempat mempercayakan diri/pemelihara

Ayat 4 - Surah Al-Ahzaab: 28 kata

مَّا جَعَلَ ٱللَّهُ لِرَجُلٍۢ مِّن قَلْبَيْنِ فِى جَوْفِهِۦ ۚ وَمَا جَعَلَ أَزْوَٰجَكُمُ ٱلَّـٰٓـِٔى تُظَـٰهِرُونَ مِنْهُنَّ أُمَّهَـٰتِكُمْ ۚ وَمَا جَعَلَ أَدْعِيَآءَكُمْ أَبْنَآءَكُمْ ۚ ذَٰلِكُمْ قَوْلُكُم بِأَفْوَٰهِكُمْ ۖ وَٱللَّهُ يَقُولُ ٱلْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِى ٱلسَّبِيلَ

Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).

مَّا mā tidak
جَعَلَ jaʿala menjadikan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لِرَجُلٍۢ lirajulin bagi seorang laki-laki
مِّن min dari
قَلْبَيْنِ qalbayni dua hati
فِى fī dalam
جَوْفِهِۦ ۚ jawfihi lambungnya
وَمَا wamā dan tidak
جَعَلَ jaʿala Dia menjadikan
أَزْوَٰجَكُمُ azwājakumu isteri-isterimu
ٱلَّـٰٓـِٔى allāī yang
تُظَـٰهِرُونَ tuẓāhirūna kamu nyatakan
مِنْهُنَّ min'hunna dari pada mereka
أُمَّهَـٰتِكُمْ ۚ ummahātikum ibu-ibu kamu
وَمَا wamā dan tidak
جَعَلَ jaʿala Dia menjadikan
أَدْعِيَآءَكُمْ adʿiyāakum anak angkatmu
أَبْنَآءَكُمْ ۚ abnāakum anak-anak laki-laki kalian
ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itu
قَوْلُكُم qawlukum perkataanmu
بِأَفْوَٰهِكُمْ ۖ bi-afwāhikum dengan mulutmu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
يَقُولُ yaqūlu mengatakan
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa benar
وَهُوَ wahuwa dan Dia
يَهْدِى yahdī memberi petunjuk
ٱلسَّبِيلَ l-sabīla jalan

Ayat 5 - Surah Al-Ahzaab: 28 kata

ٱدْعُوهُمْ لِـَٔابَآئِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِندَ ٱللَّهِ ۚ فَإِن لَّمْ تَعْلَمُوٓا۟ ءَابَآءَهُمْ فَإِخْوَٰنُكُمْ فِى ٱلدِّينِ وَمَوَٰلِيكُمْ ۚ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌۭ فِيمَآ أَخْطَأْتُم بِهِۦ وَلَـٰكِن مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًا

Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

ٱدْعُوهُمْ id'ʿūhum panggillah mereka
لِـَٔابَآئِهِمْ liābāihim dengan bapak-bapak mereka
هُوَ huwa hal itu
أَقْسَطُ aqsaṭu lebih adil
عِندَ ʿinda di sisi
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
فَإِن fa-in maka jika
لَّمْ lam tidak
تَعْلَمُوٓا۟ taʿlamū kamu mengetahui
ءَابَآءَهُمْ ābāahum bapak-bapak mereka
فَإِخْوَٰنُكُمْ fa-ikh'wānukum maka saudaramu
فِى fī dalam
ٱلدِّينِ l-dīni agama
وَمَوَٰلِيكُمْ ۚ wamawālīkum dan maulana-maulanamu
وَلَيْسَ walaysa dan tidak
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
جُنَاحٌۭ junāḥun berdosa
فِيمَآ fīmā dalam hal
أَخْطَأْتُم akhṭatum kamu membuat kesalahan
بِهِۦ bihi dengannya
وَلَـٰكِن walākin tetapi
مَّا mā apa yang
تَعَمَّدَتْ taʿammadat sengaja
قُلُوبُكُمْ ۚ qulūbukum hati-hati kamu
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 6 - Surah Al-Ahzaab: 29 kata

ٱلنَّبِىُّ أَوْلَىٰ بِٱلْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ ۖ وَأَزْوَٰجُهُۥٓ أُمَّهَـٰتُهُمْ ۗ وَأُو۟لُوا۟ ٱلْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍۢ فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُهَـٰجِرِينَ إِلَّآ أَن تَفْعَلُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَوْلِيَآئِكُم مَّعْرُوفًۭا ۚ كَانَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مَسْطُورًۭا

Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah).

ٱلنَّبِىُّ al-nabiyu Nabi itu
أَوْلَىٰ awlā lebih utama
بِٱلْمُؤْمِنِينَ bil-mu'minīna dengan orang-orang mukmin
مِنْ min dari
أَنفُسِهِمْ ۖ anfusihim diri mereka sendiri
وَأَزْوَٰجُهُۥٓ wa-azwājuhu dan isteri-isterinya
أُمَّهَـٰتُهُمْ ۗ ummahātuhum ibu-ibu mereka
وَأُو۟لُوا۟ wa-ulū dan yang mempunyai
ٱلْأَرْحَامِ l-arḥāmi hubungan darah
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
أَوْلَىٰ awlā lebih utama
بِبَعْضٍۢ bibaʿḍin dengan sebagian
فِى fī dalam
كِتَـٰبِ kitābi kitab
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِنَ mina dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin
وَٱلْمُهَـٰجِرِينَ wal-muhājirīna dan orang-orang muhajirin
إِلَّآ illā kecuali
أَن an bahwa
تَفْعَلُوٓا۟ tafʿalū kalian kerjakan
إِلَىٰٓ ilā kepada
أَوْلِيَآئِكُم awliyāikum saudara-saudara kamu
مَّعْرُوفًۭا ۚ maʿrūfan kebaikan
كَانَ kāna adalah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
فِى fī dalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
مَسْطُورًۭا masṭūran yang tertulis

Ayat 7 - Surah Al-Ahzaab: 17 kata

وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ مِيثَـٰقَهُمْ وَمِنكَ وَمِن نُّوحٍۢ وَإِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ ۖ وَأَخَذْنَا مِنْهُم مِّيثَـٰقًا غَلِيظًۭا

Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
أَخَذْنَا akhadhnā Kami mengambil
مِنَ mina dari
ٱلنَّبِيِّـۧنَ l-nabiyīna Nabi-nabi
مِيثَـٰقَهُمْ mīthāqahum perjanjian mereka
وَمِنكَ waminka dan dari kamu
وَمِن wamin dan dari
نُّوحٍۢ nūḥin Nuh
وَإِبْرَٰهِيمَ wa-ib'rāhīma dan Ibrahim
وَمُوسَىٰ wamūsā dan Musa
وَعِيسَى waʿīsā dan 'Isa
ٱبْنِ ib'ni putra
مَرْيَمَ ۖ maryama Maryam
وَأَخَذْنَا wa-akhadhnā dan Kami telah mengambil
مِنْهُم min'hum dari mereka
مِّيثَـٰقًا mīthāqan perjanjian
غَلِيظًۭا ghalīẓan yang teguh

Ayat 8 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

لِّيَسْـَٔلَ ٱلصَّـٰدِقِينَ عَن صِدْقِهِمْ ۚ وَأَعَدَّ لِلْكَـٰفِرِينَ عَذَابًا أَلِيمًۭا

agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka dan Dia menyediakan bagi orang-orang kafir siksa yang pedih.

لِّيَسْـَٔلَ liyasala karena Dia akan menanyakan
ٱلصَّـٰدِقِينَ l-ṣādiqīna orang-orang yang benar
عَن ʿan dari/tentang
صِدْقِهِمْ ۚ ṣid'qihim kebenaran mereka
وَأَعَدَّ wa-aʿadda dan Dia menyediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
عَذَابًا ʿadhāban azab
أَلِيمًۭا alīman pedih

Ayat 9 - Surah Al-Ahzaab: 21 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَآءَتْكُمْ جُنُودٌۭ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًۭا وَجُنُودًۭا لَّمْ تَرَوْهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا

Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱذْكُرُوا۟ udh'kurū ingatlah
نِعْمَةَ niʿ'mata nikmat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
إِذْ idh jika
جَآءَتْكُمْ jāatkum datang kepadamu
جُنُودٌۭ junūdun bala tentara
فَأَرْسَلْنَا fa-arsalnā lalu Kami kirimkan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim kepada mereka
رِيحًۭا rīḥan angin topan
وَجُنُودًۭا wajunūdan dan bala tentara
لَّمْ lam tidak
تَرَوْهَا ۚ tarawhā kamu melihatnya
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِمَا bimā dengan apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
بَصِيرًا baṣīran Maha Melihat

Ayat 10 - Surah Al-Ahzaab: 16 kata

إِذْ جَآءُوكُم مِّن فَوْقِكُمْ وَمِنْ أَسْفَلَ مِنكُمْ وَإِذْ زَاغَتِ ٱلْأَبْصَـٰرُ وَبَلَغَتِ ٱلْقُلُوبُ ٱلْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّونَ بِٱللَّهِ ٱلظُّنُونَا۠

(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka.

إِذْ idh tatkala
جَآءُوكُم jāūkum mereka datang kepadamu
مِّن min dari
فَوْقِكُمْ fawqikum atasmu
وَمِنْ wamin dan dari
أَسْفَلَ asfala bawah
مِنكُمْ minkum dari kamu
وَإِذْ wa-idh dan ketika
زَاغَتِ zāghati berobah
ٱلْأَبْصَـٰرُ l-abṣāru pandangan
وَبَلَغَتِ wabalaghati dan sampai
ٱلْقُلُوبُ l-qulūbu hati
ٱلْحَنَاجِرَ l-ḥanājira tenggorokkan
وَتَظُنُّونَ wataẓunnūna dan kamu menyangka
بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah
ٱلظُّنُونَا۠ l-ẓunūnā persangkaan yang salah

Ayat 11 - Surah Al-Ahzaab: 6 kata

هُنَالِكَ ٱبْتُلِىَ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَزُلْزِلُوا۟ زِلْزَالًۭا شَدِيدًۭا

Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat.

هُنَالِكَ hunālika disitulah
ٱبْتُلِىَ ub'tuliya di uji
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang mukmin
وَزُلْزِلُوا۟ wazul'zilū dan mereka digoncangkan
زِلْزَالًۭا zil'zālan goncangan
شَدِيدًۭا shadīdan keras

Ayat 12 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

وَإِذْ يَقُولُ ٱلْمُنَـٰفِقُونَ وَٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌۭ مَّا وَعَدَنَا ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥٓ إِلَّا غُرُورًۭا

Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: "Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya".

وَإِذْ wa-idh dan ketika
يَقُولُ yaqūlu berkata
ٱلْمُنَـٰفِقُونَ l-munāfiqūna orang-orang munafik
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
فِى fī dalam
قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka
مَّرَضٌۭ maraḍun berpenyakit
مَّا mā tidak
وَعَدَنَا waʿadanā menjanjikan kepada kami
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَرَسُولُهُۥٓ warasūluhu dan rasul-Nya
إِلَّا illā kecuali
غُرُورًۭا ghurūran tipuan

Ayat 13 - Surah Al-Ahzaab: 25 kata

وَإِذْ قَالَت طَّآئِفَةٌۭ مِّنْهُمْ يَـٰٓأَهْلَ يَثْرِبَ لَا مُقَامَ لَكُمْ فَٱرْجِعُوا۟ ۚ وَيَسْتَـْٔذِنُ فَرِيقٌۭ مِّنْهُمُ ٱلنَّبِىَّ يَقُولُونَ إِنَّ بُيُوتَنَا عَوْرَةٌۭ وَمَا هِىَ بِعَوْرَةٍ ۖ إِن يُرِيدُونَ إِلَّا فِرَارًۭا

Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mreka berkata: "Hai penduduk Yatsrib (Madinah), tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu". Dan sebahagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata: "Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga)". Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanya hendak lari.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قَالَت qālat berkata
طَّآئِفَةٌۭ ṭāifatun segolongan
مِّنْهُمْ min'hum dari mereka
يَـٰٓأَهْلَ yāahla hai orang
يَثْرِبَ yathriba Yasrib
لَا lā tidak
مُقَامَ muqāma tempat
لَكُمْ lakum bagi kalian
فَٱرْجِعُوا۟ ۚ fa-ir'jiʿū maka kembalilah
وَيَسْتَـْٔذِنُ wayastadhinu dan meminta izin
فَرِيقٌۭ farīqun segolongan
مِّنْهُمُ min'humu dari mereka
ٱلنَّبِىَّ l-nabiya Nabi
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka berkata
إِنَّ inna sesungguhnya
بُيُوتَنَا buyūtanā rumah-rumah kami
عَوْرَةٌۭ ʿawratun terbuka
وَمَا wamā dan tidak
هِىَ hiya padahal ia
بِعَوْرَةٍ ۖ biʿawratin dengan terbuka
إِن in bahwa
يُرِيدُونَ yurīdūna mereka hendak
إِلَّا illā hanyalah
فِرَارًۭا firāran lari

Ayat 14 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

وَلَوْ دُخِلَتْ عَلَيْهِم مِّنْ أَقْطَارِهَا ثُمَّ سُئِلُوا۟ ٱلْفِتْنَةَ لَـَٔاتَوْهَا وَمَا تَلَبَّثُوا۟ بِهَآ إِلَّا يَسِيرًۭا

Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan bertangguh untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat.

وَلَوْ walaw dan kalau
دُخِلَتْ dukhilat di serang
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
مِّنْ min dari
أَقْطَارِهَا aqṭārihā segala penjurunya
ثُمَّ thumma kemudian
سُئِلُوا۟ su-ilū mereka diminta
ٱلْفِتْنَةَ l-fit'nata berkhianat
لَـَٔاتَوْهَا laātawhā niscaya mereka mengerjakan
وَمَا wamā dan tidak
تَلَبَّثُوا۟ talabbathū mereka menangguhkan
بِهَآ bihā dengannya
إِلَّا illā kecuali
يَسِيرًۭا yasīran segera

Ayat 15 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

وَلَقَدْ كَانُوا۟ عَـٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ مِن قَبْلُ لَا يُوَلُّونَ ٱلْأَدْبَـٰرَ ۚ وَكَانَ عَهْدُ ٱللَّهِ مَسْـُٔولًۭا

Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah: "Mereka tidak akan berbalik ke belakang (mundur)". Dan adalah perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungan jawabnya.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
عَـٰهَدُوا۟ ʿāhadū mereka berjanji
ٱللَّهَ l-laha Allah
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum itu
لَا lā tidak
يُوَلُّونَ yuwallūna mereka berpaling
ٱلْأَدْبَـٰرَ ۚ l-adbāra kebelakang
وَكَانَ wakāna dan adalah
عَهْدُ ʿahdu janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَسْـُٔولًۭا masūlan ditanya

Ayat 16 - Surah Al-Ahzaab: 15 kata

قُل لَّن يَنفَعَكُمُ ٱلْفِرَارُ إِن فَرَرْتُم مِّنَ ٱلْمَوْتِ أَوِ ٱلْقَتْلِ وَإِذًۭا لَّا تُمَتَّعُونَ إِلَّا قَلِيلًۭا

Katakanlah: "Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja".

قُل qul katakanlah
لَّن lan tidaklah
يَنفَعَكُمُ yanfaʿakumu berguna bagi kamu
ٱلْفِرَارُ l-firāru lari itu
إِن in jika
فَرَرْتُم farartum kamu lari
مِّنَ mina dari
ٱلْمَوْتِ l-mawti kematian
أَوِ awi atau
ٱلْقَتْلِ l-qatli pembunuhan
وَإِذًۭا wa-idhan jika demikian
لَّا lā tidak
تُمَتَّعُونَ tumattaʿūna kamu bersenang-senang
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit/sebentar

Ayat 17 - Surah Al-Ahzaab: 24 kata

قُلْ مَن ذَا ٱلَّذِى يَعْصِمُكُم مِّنَ ٱللَّهِ إِنْ أَرَادَ بِكُمْ سُوٓءًا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ رَحْمَةًۭ ۚ وَلَا يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيًّۭا وَلَا نَصِيرًۭا

Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.

قُلْ qul katakanlah
مَن man barang siapa
ذَا dhā mempunyai
ٱلَّذِى alladhī yang
يَعْصِمُكُم yaʿṣimukum melindungi kamu
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِنْ in jika
أَرَادَ arāda Dia menghendaki
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
سُوٓءًا sūan kejelekan/bencana
أَوْ aw atau
أَرَادَ arāda Dia menghendaki
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
رَحْمَةًۭ ۚ raḥmatan rahmat
وَلَا walā dan tidak
يَجِدُونَ yajidūna mereka memperoleh
لَهُم lahum bagi mereka
مِّن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَلِيًّۭا waliyyan pelindung
وَلَا walā dan tidak
نَصِيرًۭا naṣīran penolong

Ayat 18 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

۞ قَدْ يَعْلَمُ ٱللَّهُ ٱلْمُعَوِّقِينَ مِنكُمْ وَٱلْقَآئِلِينَ لِإِخْوَٰنِهِمْ هَلُمَّ إِلَيْنَا ۖ وَلَا يَأْتُونَ ٱلْبَأْسَ إِلَّا قَلِيلًا

Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi di antara kamu dan orang-orang yang berkata kepada saudara-saudaranya: "Marilah kepada kami". Dan mereka tidak mendatangi peperangan melainkan sebentar.

۞ قَدْ qad sesungguhnya
يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْمُعَوِّقِينَ l-muʿawiqīna orang-orang yang merintangi
مِنكُمْ minkum diantara kamu
وَٱلْقَآئِلِينَ wal-qāilīna dan orang yang berkata
لِإِخْوَٰنِهِمْ li-ikh'wānihim kepada saudara-saudara mereka
هَلُمَّ halumma marilah
إِلَيْنَا ۖ ilaynā kepada kami
وَلَا walā dan tidak
يَأْتُونَ yatūna mendatangi mereka
ٱلْبَأْسَ l-basa peperangan
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلًا qalīlan sedikit/sebentar

Ayat 19 - Surah Al-Ahzaab: 35 kata

أَشِحَّةً عَلَيْكُمْ ۖ فَإِذَا جَآءَ ٱلْخَوْفُ رَأَيْتَهُمْ يَنظُرُونَ إِلَيْكَ تَدُورُ أَعْيُنُهُمْ كَٱلَّذِى يُغْشَىٰ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْمَوْتِ ۖ فَإِذَا ذَهَبَ ٱلْخَوْفُ سَلَقُوكُم بِأَلْسِنَةٍ حِدَادٍ أَشِحَّةً عَلَى ٱلْخَيْرِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَمْ يُؤْمِنُوا۟ فَأَحْبَطَ ٱللَّهُ أَعْمَـٰلَهُمْ ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرًۭا

Mereka bakhil terhadapmu, apabila datang ketakutan (bahaya), kamu lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapuskan (pahala) amalnya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

أَشِحَّةً ashiḥḥatan kikir
عَلَيْكُمْ ۖ ʿalaykum atas kalian
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
جَآءَ jāa datang
ٱلْخَوْفُ l-khawfu ketakutan
رَأَيْتَهُمْ ra-aytahum kamu melihat mereka
يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka memandang
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
تَدُورُ tadūru berputar-putar
أَعْيُنُهُمْ aʿyunuhum mata mereka
كَٱلَّذِى ka-alladhī seperti orang yang
يُغْشَىٰ yugh'shā ditutupi (pingsan)
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
مِنَ mina dari
ٱلْمَوْتِ ۖ l-mawti mati
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
ذَهَبَ dhahaba telah pergi/hilang
ٱلْخَوْفُ l-khawfu ketakutan
سَلَقُوكُم salaqūkum mereka mencaci maki kamu
بِأَلْسِنَةٍ bi-alsinatin dengan lisan
حِدَادٍ ḥidādin tajam
أَشِحَّةً ashiḥḥatan kikir
عَلَى ʿalā atas
ٱلْخَيْرِ ۚ l-khayri kebaikan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَمْ lam tidak
يُؤْمِنُوا۟ yu'minū mereka beriman
فَأَحْبَطَ fa-aḥbaṭa maka menghapus
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَعْمَـٰلَهُمْ ۚ aʿmālahum amal perbuatan mereka
وَكَانَ wakāna dan adalah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَسِيرًۭا yasīran mudah

Ayat 20 - Surah Al-Ahzaab: 23 kata

يَحْسَبُونَ ٱلْأَحْزَابَ لَمْ يَذْهَبُوا۟ ۖ وَإِن يَأْتِ ٱلْأَحْزَابُ يَوَدُّوا۟ لَوْ أَنَّهُم بَادُونَ فِى ٱلْأَعْرَابِ يَسْـَٔلُونَ عَنْ أَنۢبَآئِكُمْ ۖ وَلَوْ كَانُوا۟ فِيكُم مَّا قَـٰتَلُوٓا۟ إِلَّا قَلِيلًۭا

Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan yang bersekutu itu belum pergi; dan jika golongan-golongan yang bersekutu itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badwi, sambil menanya-nanyakan tentang berita-beritamu. Dan sekiranya mereka berada bersama kamu, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja.

يَحْسَبُونَ yaḥsabūna mereka mengira
ٱلْأَحْزَابَ l-aḥzāba golongan-golongan
لَمْ lam tidak
يَذْهَبُوا۟ ۖ yadhhabū mereka pergi
وَإِن wa-in dan jika
يَأْتِ yati datang
ٱلْأَحْزَابُ l-aḥzābu golongan-golongan
يَوَدُّوا۟ yawaddū mereka menginginkan
لَوْ law sekiranya
أَنَّهُم annahum bahwasanya mereka
بَادُونَ bādūna mereka mengembara
فِى fī dalam
ٱلْأَعْرَابِ l-aʿrābi orang-orang dusun
يَسْـَٔلُونَ yasalūna mereka menanyakan
عَنْ ʿan diri/tentang
أَنۢبَآئِكُمْ ۖ anbāikum beritamu
وَلَوْ walaw dan sekiranya
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
فِيكُم fīkum pada/bersamamu
مَّا mā tidak
قَـٰتَلُوٓا۟ qātalū mereka berperang
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit/sebentar

Ayat 21 - Surah Al-Ahzaab: 17 kata

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْـَٔاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

لَّقَدْ laqad sesungguhnya
كَانَ kāna adalah kamu
لَكُمْ lakum bagi kalian
فِى fī dalam/pada
رَسُولِ rasūli rasul
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أُسْوَةٌ us'watun teladan
حَسَنَةٌۭ ḥasanatun baik
لِّمَن liman bagi orang
كَانَ kāna adalah
يَرْجُوا۟ yarjū mengharap
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَٱلْيَوْمَ wal-yawma dan hari
ٱلْـَٔاخِرَ l-ākhira akhir
وَذَكَرَ wadhakara dan mengingat
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَثِيرًۭا kathīran banyak

Ayat 22 - Surah Al-Ahzaab: 18 kata

وَلَمَّا رَءَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلْأَحْزَابَ قَالُوا۟ هَـٰذَا مَا وَعَدَنَا ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥ وَصَدَقَ ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥ ۚ وَمَا زَادَهُمْ إِلَّآ إِيمَـٰنًۭا وَتَسْلِيمًۭا

Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita". Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.

وَلَمَّا walammā dan tatkala
رَءَا raā melihat
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang mukmin
ٱلْأَحْزَابَ l-aḥzāba golongan
قَالُوا۟ qālū berkata mereka
هَـٰذَا hādhā ini
مَا mā apa
وَعَدَنَا waʿadanā telah menjanjikan kepada kita
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَرَسُولُهُۥ warasūluhu dan rasul-Nya
وَصَدَقَ waṣadaqa dan benarlah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَرَسُولُهُۥ ۚ warasūluhu dan rasul-Nya
وَمَا wamā dan tidak
زَادَهُمْ zādahum menambah mereka
إِلَّآ illā kecuali
إِيمَـٰنًۭا īmānan keimanan
وَتَسْلِيمًۭا wataslīman dan penyerahan diri

Ayat 23 - Surah Al-Ahzaab: 18 kata

مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌۭ صَدَقُوا۟ مَا عَـٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ عَلَيْهِ ۖ فَمِنْهُم مَّن قَضَىٰ نَحْبَهُۥ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ ۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبْدِيلًۭا

Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya),

مِّنَ mina dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang beriman
رِجَالٌۭ rijālun laki-laki
صَدَقُوا۟ ṣadaqū mereka benar (menepati)
مَا mā apa
عَـٰهَدُوا۟ ʿāhadū yang mereka janjikan
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَلَيْهِ ۖ ʿalayhi atasnya
فَمِنْهُم famin'hum maka diantara mereka
مَّن man orang
قَضَىٰ qaḍā telah sampai
نَحْبَهُۥ naḥbahu waktu kematiannya
وَمِنْهُم wamin'hum dan diantara mereka
مَّن man orang
يَنتَظِرُ ۖ yantaẓiru menunggu
وَمَا wamā dan tidak
بَدَّلُوا۟ baddalū mereka merubah
تَبْدِيلًۭا tabdīlan perubahan

Ayat 24 - Surah Al-Ahzaab: 16 kata

لِّيَجْزِىَ ٱللَّهُ ٱلصَّـٰدِقِينَ بِصِدْقِهِمْ وَيُعَذِّبَ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ إِن شَآءَ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendaki-Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

لِّيَجْزِىَ liyajziya karena hendak memberi balasan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلصَّـٰدِقِينَ l-ṣādiqīna orang-orang yang benar
بِصِدْقِهِمْ biṣid'qihim dengan kebenaran mereka
وَيُعَذِّبَ wayuʿadhiba dan Dia menyiksa
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ l-munāfiqīna orang-orang munafik
إِن in jika
شَآءَ shāa menghendaki
أَوْ aw atau
يَتُوبَ yatūba Dia menerima taubat
عَلَيْهِمْ ۚ ʿalayhim atas mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَانَ kāna adalah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 25 - Surah Al-Ahzaab: 16 kata

وَرَدَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِغَيْظِهِمْ لَمْ يَنَالُوا۟ خَيْرًۭا ۚ وَكَفَى ٱللَّهُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلْقِتَالَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ قَوِيًّا عَزِيزًۭا

Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh keuntungan apapun. Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan. Dan adalah Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

وَرَدَّ waradda dan menolak/menghalau
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِغَيْظِهِمْ bighayẓihim dengan kemarahan/kejengkelan mereka
لَمْ lam tidak
يَنَالُوا۟ yanālū mereka memperoleh
خَيْرًۭا ۚ khayran kebaikan
وَكَفَى wakafā dan cukuplah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin
ٱلْقِتَالَ ۚ l-qitāla peperangan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
قَوِيًّا qawiyyan Maha Kuat
عَزِيزًۭا ʿazīzan Maha Perkasa

Ayat 26 - Surah Al-Ahzaab: 16 kata

وَأَنزَلَ ٱلَّذِينَ ظَـٰهَرُوهُم مِّنْ أَهْلِ ٱلْكِتَـٰبِ مِن صَيَاصِيهِمْ وَقَذَفَ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلرُّعْبَ فَرِيقًۭا تَقْتُلُونَ وَتَأْسِرُونَ فَرِيقًۭا

Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memesukkan rasa takut ke dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan.

وَأَنزَلَ wa-anzala dan Dia menurunkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ظَـٰهَرُوهُم ẓāharūhum membantu mereka
مِّنْ min dari
أَهْلِ ahli ahli
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
مِن min dari
صَيَاصِيهِمْ ṣayāṣīhim benteng-benteng mereka
وَقَذَفَ waqadhafa dan Dia memasukkan
فِى fī pada
قُلُوبِهِمُ qulūbihimu hati mereka
ٱلرُّعْبَ l-ruʿ'ba rasa takut
فَرِيقًۭا farīqan sebagian
تَقْتُلُونَ taqtulūna kamu membunuh
وَتَأْسِرُونَ watasirūna dan kamu menawan
فَرِيقًۭا farīqan sebagian

Ayat 27 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

وَأَوْرَثَكُمْ أَرْضَهُمْ وَدِيَـٰرَهُمْ وَأَمْوَٰلَهُمْ وَأَرْضًۭا لَّمْ تَطَـُٔوهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرًۭا

Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak. Dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.

وَأَوْرَثَكُمْ wa-awrathakum dan Dia mewariskan kepadamu
أَرْضَهُمْ arḍahum bumi mereka
وَدِيَـٰرَهُمْ wadiyārahum dan rumah-rumah mereka
وَأَمْوَٰلَهُمْ wa-amwālahum dan harta benda mereka
وَأَرْضًۭا wa-arḍan dan bumi/tanah
لَّمْ lam tidak
تَطَـُٔوهَا ۚ taṭaūhā kamu menginjaknya
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرًۭا qadīran berkuasa

Ayat 28 - Surah Al-Ahzaab: 15 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ إِن كُنتُنَّ تُرِدْنَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَتَعَالَيْنَ أُمَتِّعْكُنَّ وَأُسَرِّحْكُنَّ سَرَاحًۭا جَمِيلًۭا

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut'ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu nabi
قُل qul katakan
لِّأَزْوَٰجِكَ li-azwājika kepada istri-istrimu
إِن in jika
كُنتُنَّ kuntunna kamu sekalian
تُرِدْنَ turid'na kamu menghendaki
ٱلْحَيَوٰةَ l-ḥayata kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَزِينَتَهَا wazīnatahā dan perhiasannya
فَتَعَالَيْنَ fataʿālayna maka marilah
أُمَتِّعْكُنَّ umattiʿ'kunna akan aku berikan mut'ah kepadamu
وَأُسَرِّحْكُنَّ wa-usarriḥ'kunna dan akan aku ceraikan kamu
سَرَاحًۭا sarāḥan perceraian
جَمِيلًۭا jamīlan yang baik

Ayat 29 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

وَإِن كُنتُنَّ تُرِدْنَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَٱلدَّارَ ٱلْـَٔاخِرَةَ فَإِنَّ ٱللَّهَ أَعَدَّ لِلْمُحْسِنَـٰتِ مِنكُنَّ أَجْرًا عَظِيمًۭا

Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.

وَإِن wa-in dan jika
كُنتُنَّ kuntunna kamu adalah
تُرِدْنَ turid'na kamu menghendaki
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasul-Nya
وَٱلدَّارَ wal-dāra dan kampung
ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata akhirat
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
أَعَدَّ aʿadda menyediakan
لِلْمُحْسِنَـٰتِ lil'muḥ'sināti bagi orang-orang yang berbuat baik
مِنكُنَّ minkunna diantara kamu
أَجْرًا ajran pahala
عَظِيمًۭا ʿaẓīman yang besar

Ayat 30 - Surah Al-Ahzaab: 16 kata

يَـٰنِسَآءَ ٱلنَّبِىِّ مَن يَأْتِ مِنكُنَّ بِفَـٰحِشَةٍۢ مُّبَيِّنَةٍۢ يُضَـٰعَفْ لَهَا ٱلْعَذَابُ ضِعْفَيْنِ ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرًۭا

Hai isteri-isteri Nabi, siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya akan di lipat gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah.

يَـٰنِسَآءَ yānisāa hai isteri-isteri
ٱلنَّبِىِّ l-nabiyi nabi
مَن man siapa
يَأْتِ yati mendatangkan/mengerjakan
مِنكُنَّ minkunna diantara kamu
بِفَـٰحِشَةٍۢ bifāḥishatin dengan perbuatan keji
مُّبَيِّنَةٍۢ mubayyinatin yang nyata
يُضَـٰعَفْ yuḍāʿaf dilipat gandakan
لَهَا lahā baginya/kepadanya
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu siksaan
ضِعْفَيْنِ ۚ ḍiʿ'fayni dua kali lipat
وَكَانَ wakāna dan adalah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
عَلَى ʿalā atas
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَسِيرًۭا yasīran mudah

Ayat 31 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

۞ وَمَن يَقْنُتْ مِنكُنَّ لِلَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتَعْمَلْ صَـٰلِحًۭا نُّؤْتِهَآ أَجْرَهَا مَرَّتَيْنِ وَأَعْتَدْنَا لَهَا رِزْقًۭا كَرِيمًۭا

Dan barang siapa diantara kamu sekalian (isteri-isteri nabi) tetap taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan mengerjakan amal yang saleh, niscata Kami memberikan kepadanya pahala dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rezeki yang mulia.

۞ وَمَن waman dan siapa
يَقْنُتْ yaqnut taat/patuh
مِنكُنَّ minkunna diantara kamu sekalian
لِلَّهِ lillahi Allah
وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya
وَتَعْمَلْ wataʿmal dan mengerjakan/amal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
نُّؤْتِهَآ nu'tihā Kami datangkan/berikan
أَجْرَهَا ajrahā pahalanya
مَرَّتَيْنِ marratayni dua kali
وَأَعْتَدْنَا wa-aʿtadnā dan Kami sediakan
لَهَا lahā baginya
رِزْقًۭا riz'qan rizki
كَرِيمًۭا karīman mulia

Ayat 32 - Surah Al-Ahzaab: 19 kata

يَـٰنِسَآءَ ٱلنَّبِىِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍۢ مِّنَ ٱلنِّسَآءِ ۚ إِنِ ٱتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِٱلْقَوْلِ فَيَطْمَعَ ٱلَّذِى فِى قَلْبِهِۦ مَرَضٌۭ وَقُلْنَ قَوْلًۭا مَّعْرُوفًۭا

Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik,

يَـٰنِسَآءَ yānisāa hai isteri-isteri
ٱلنَّبِىِّ l-nabiyi Nabi
لَسْتُنَّ lastunna tidaklah kamu
كَأَحَدٍۢ ka-aḥadin seperti seseorang
مِّنَ mina dari
ٱلنِّسَآءِ ۚ l-nisāi wanita-wanita
إِنِ ini jika
ٱتَّقَيْتُنَّ ittaqaytunna kamu taat/patuh
فَلَا falā maka jangan
تَخْضَعْنَ takhḍaʿna kamu tunduk
بِٱلْقَوْلِ bil-qawli dengan/dalam perkataan/pembicaraan
فَيَطْمَعَ fayaṭmaʿa maka (sehingga) berkeinginan
ٱلَّذِى alladhī orang yang
فِى fī dalam
قَلْبِهِۦ qalbihi hatinya
مَرَضٌۭ maraḍun penyakit
وَقُلْنَ waqul'na dan berkatalah
قَوْلًۭا qawlan perkataan
مَّعْرُوفًۭا maʿrūfan yang baik

Ayat 33 - Surah Al-Ahzaab: 25 kata

وَقَرْنَ فِى بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ ٱلْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتِينَ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِعْنَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ ٱلرِّجْسَ أَهْلَ ٱلْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًۭا

dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.

وَقَرْنَ waqarna dan hendaklah kamu tetap
فِى fī dalam
بُيُوتِكُنَّ buyūtikunna rumahmu
وَلَا walā dan jangan
تَبَرَّجْنَ tabarrajna kamu berhias
تَبَرُّجَ tabarruja perhiasan
ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ l-jāhiliyati orang-orang jahiliyah
ٱلْأُولَىٰ ۖ l-ūlā pertama/dahulu
وَأَقِمْنَ wa-aqim'na dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَءَاتِينَ waātīna dan tunaikanlah
ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat
وَأَطِعْنَ wa-aṭiʿ'na dan taatilah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥٓ ۚ warasūlahu dan rasul-Nya
إِنَّمَا innamā sesungguhnya
يُرِيدُ yurīdu menghendaki/bermaksud
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لِيُذْهِبَ liyudh'hiba Dia hendak menghilangkan
عَنكُمُ ʿankumu dari kalian
ٱلرِّجْسَ l-rij'sa kotoran/dosa
أَهْلَ ahla ahli/penghuni
ٱلْبَيْتِ l-bayti keluarga
وَيُطَهِّرَكُمْ wayuṭahhirakum dan Dia akan mensucikan kamu
تَطْهِيرًۭا taṭhīran sesuci-sucinya

Ayat 34 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

وَٱذْكُرْنَ مَا يُتْلَىٰ فِى بُيُوتِكُنَّ مِنْ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ وَٱلْحِكْمَةِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ لَطِيفًا خَبِيرًا

Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.

وَٱذْكُرْنَ wa-udh'kur'na dan ingatlah
مَا mā apa
يُتْلَىٰ yut'lā yang dibacakan
فِى fī pada
بُيُوتِكُنَّ buyūtikunna rumahmu
مِنْ min dari
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَٱلْحِكْمَةِ ۚ wal-ḥik'mati dan hikmah/kebijaksanaan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَانَ kāna adalah
لَطِيفًا laṭīfan Maha Halus
خَبِيرًا khabīran Maha Mengetahui

Ayat 35 - Surah Al-Ahzaab: 30 kata

إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَـٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ وَٱلْقَـٰنِتِينَ وَٱلْقَـٰنِتَـٰتِ وَٱلصَّـٰدِقِينَ وَٱلصَّـٰدِقَـٰتِ وَٱلصَّـٰبِرِينَ وَٱلصَّـٰبِرَٰتِ وَٱلْخَـٰشِعِينَ وَٱلْخَـٰشِعَـٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ وَٱلْمُتَصَدِّقَـٰتِ وَٱلصَّـٰٓئِمِينَ وَٱلصَّـٰٓئِمَـٰتِ وَٱلْحَـٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَـٰفِظَـٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةًۭ وَأَجْرًا عَظِيمًۭا

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna laki-laki muslim
وَٱلْمُسْلِمَـٰتِ wal-mus'limāti dan perempuan muslim
وَٱلْمُؤْمِنِينَ wal-mu'minīna dan laki-laki mukmin
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan perempuan mukmin
وَٱلْقَـٰنِتِينَ wal-qānitīna dan laki-laki yang taat
وَٱلْقَـٰنِتَـٰتِ wal-qānitāti dan perempuan-perempuan yang taat
وَٱلصَّـٰدِقِينَ wal-ṣādiqīna orang laki-laki yang benar
وَٱلصَّـٰدِقَـٰتِ wal-ṣādiqāti dan perempuan yang benar
وَٱلصَّـٰبِرِينَ wal-ṣābirīna dan laki-laki yang sabar
وَٱلصَّـٰبِرَٰتِ wal-ṣābirāti dan perempuan-perempuan yang sabar
وَٱلْخَـٰشِعِينَ wal-khāshiʿīna dan laki-laki yang khusyu'
وَٱلْخَـٰشِعَـٰتِ wal-khāshiʿāti dan perempuan yang khusyu'
وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ wal-mutaṣadiqīna dan laki-laki yang sedekah
وَٱلْمُتَصَدِّقَـٰتِ wal-mutaṣadiqāti dan perempuan-perempuan yang sedekah
وَٱلصَّـٰٓئِمِينَ wal-ṣāimīna dan laki-laki yang berpuasa
وَٱلصَّـٰٓئِمَـٰتِ wal-ṣāimāti dan perempuan-perempuan yang berpuasa
وَٱلْحَـٰفِظِينَ wal-ḥāfiẓīna dan laki-laki yang memelihara
فُرُوجَهُمْ furūjahum kehormatan mereka
وَٱلْحَـٰفِظَـٰتِ wal-ḥāfiẓāti dan perempuan-perempuan yang memelihara
وَٱلذَّٰكِرِينَ wal-dhākirīna dan laki-laki yang mengingat
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَثِيرًۭا kathīran banyak
وَٱلذَّٰكِرَٰتِ wal-dhākirāti dan perempuan-perempuan yang mengingat
أَعَدَّ aʿadda telah menyediakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَهُم lahum bagi mereka
مَّغْفِرَةًۭ maghfiratan ampunan
وَأَجْرًا wa-ajran dan pahala
عَظِيمًۭا ʿaẓīman yang besar

Ayat 36 - Surah Al-Ahzaab: 24 kata

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍۢ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥٓ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ ٱلْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ ۗ وَمَن يَعْصِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَـٰلًۭا مُّبِينًۭا

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.

وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna adalah
لِمُؤْمِنٍۢ limu'minin bagi laki-laki mukmin
وَلَا walā dan tidak
مُؤْمِنَةٍ mu'minatin perempuan mukmin
إِذَا idhā apabila
قَضَى qaḍā telah menetapkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَرَسُولُهُۥٓ warasūluhu dan rasul-Nya
أَمْرًا amran perkara
أَن an bahwa
يَكُونَ yakūna adalah mereka
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلْخِيَرَةُ l-khiyaratu pilihan
مِنْ min dari
أَمْرِهِمْ ۗ amrihim perkara mereka
وَمَن waman dan barang siapa
يَعْصِ yaʿṣi mendurhakai
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasul-Nya
فَقَدْ faqad maka sungguh
ضَلَّ ḍalla ia telah sesat
ضَلَـٰلًۭا ḍalālan kesesatan
مُّبِينًۭا mubīnan yang nyata

Ayat 37 - Surah Al-Ahzaab: 48 kata

وَإِذْ تَقُولُ لِلَّذِىٓ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِ أَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ وَٱتَّقِ ٱللَّهَ وَتُخْفِى فِى نَفْسِكَ مَا ٱللَّهُ مُبْدِيهِ وَتَخْشَى ٱلنَّاسَ وَٱللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَىٰهُ ۖ فَلَمَّا قَضَىٰ زَيْدٌۭ مِّنْهَا وَطَرًۭا زَوَّجْنَـٰكَهَا لِكَىْ لَا يَكُونَ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ حَرَجٌۭ فِىٓ أَزْوَٰجِ أَدْعِيَآئِهِمْ إِذَا قَضَوْا۟ مِنْهُنَّ وَطَرًۭا ۚ وَكَانَ أَمْرُ ٱللَّهِ مَفْعُولًۭا

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
تَقُولُ taqūlu kamu berkata
لِلَّذِىٓ lilladhī kepada orang-orang
أَنْعَمَ anʿama telah memberi ni'mat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
وَأَنْعَمْتَ wa-anʿamta dan kamu telah memberi ni'mat
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
أَمْسِكْ amsik tahanlah
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu
زَوْجَكَ zawjaka istrimu
وَٱتَّقِ wa-ittaqi dan bertakwalah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَتُخْفِى watukh'fī dan kamu menyembunyikan
فِى fī dalam
نَفْسِكَ nafsika jiwamu/hatimu
مَا mā apa-apa
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مُبْدِيهِ mub'dīhi menyatakannya
وَتَخْشَى watakhshā dan kamu takut
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
أَحَقُّ aḥaqqu lebih berhak
أَن an bahwa
تَخْشَىٰهُ ۖ takhshāhu kamu takuti-Nya
فَلَمَّا falammā maka tatkala
قَضَىٰ qaḍā telah memutuskan
زَيْدٌۭ zaydun Zaid
مِّنْهَا min'hā dari padanya
وَطَرًۭا waṭaran keperluan
زَوَّجْنَـٰكَهَا zawwajnākahā Kami kawinkan kamu dengannya
لِكَىْ likay supaya
لَا lā tidak
يَكُونَ yakūna adalah
عَلَى ʿalā atas
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang mukmin
حَرَجٌۭ ḥarajun keberatan
فِىٓ fī pada
أَزْوَٰجِ azwāji istri-istri
أَدْعِيَآئِهِمْ adʿiyāihim anak angkat mereka
إِذَا idhā apabila
قَضَوْا۟ qaḍaw mereka memutuskan/menyelesaikan
مِنْهُنَّ min'hunna diantara mereka
وَطَرًۭا ۚ waṭaran keperluan
وَكَانَ wakāna dan adalah
أَمْرُ amru perkara/ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَفْعُولًۭا mafʿūlan dikerjakan/terjadi

Ayat 38 - Surah Al-Ahzaab: 22 kata

مَّا كَانَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ مِنْ حَرَجٍۢ فِيمَا فَرَضَ ٱللَّهُ لَهُۥ ۖ سُنَّةَ ٱللَّهِ فِى ٱلَّذِينَ خَلَوْا۟ مِن قَبْلُ ۚ وَكَانَ أَمْرُ ٱللَّهِ قَدَرًۭا مَّقْدُورًا

Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku,

مَّا mā tidak
كَانَ kāna ada
عَلَى ʿalā atas
ٱلنَّبِىِّ l-nabiyi nabi
مِنْ min dari
حَرَجٍۢ ḥarajin keberatan
فِيمَا fīmā dalam/tentang apa
فَرَضَ faraḍa telah menetapkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَهُۥ ۖ lahu baginya
سُنَّةَ sunnata sunnah/peraturan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فِى fī pada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
خَلَوْا۟ khalaw (mereka) berlalu
مِن min dari
قَبْلُ ۚ qablu sebelumnya/dahulu
وَكَانَ wakāna dan adalah
أَمْرُ amru perintah/perkara
ٱللَّهِ l-lahi Allah
قَدَرًۭا qadaran ketetapan/keputusan
مَّقْدُورًا maqdūran telah ditetapkan

Ayat 39 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

ٱلَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَـٰلَـٰتِ ٱللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُۥ وَلَا يَخْشَوْنَ أَحَدًا إِلَّا ٱللَّهَ ۗ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ حَسِيبًۭا

(yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُبَلِّغُونَ yuballighūna (mereka) menyampaikan
رِسَـٰلَـٰتِ risālāti risalah-risalah
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَيَخْشَوْنَهُۥ wayakhshawnahu dan mereka takut kepada-Nya
وَلَا walā dan tidak
يَخْشَوْنَ yakhshawna mereka takut
أَحَدًا aḥadan seseorang/apapun
إِلَّا illā kecuali/selain
ٱللَّهَ ۗ l-laha Allah
وَكَفَىٰ wakafā cukuplah
بِٱللَّهِ bil-lahi bagi Allah
حَسِيبًۭا ḥasīban pembuat perhitungan

Ayat 40 - Surah Al-Ahzaab: 17 kata

مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَآ أَحَدٍۢ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَـٰكِن رَّسُولَ ٱللَّهِ وَخَاتَمَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمًۭا

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

مَّا mā tidak
كَانَ kāna adalah
مُحَمَّدٌ muḥammadun Muhammad
أَبَآ abā bapak
أَحَدٍۢ aḥadin seorang
مِّن min dari
رِّجَالِكُمْ rijālikum laki-laki diantara kamu
وَلَـٰكِن walākin tetapi
رَّسُولَ rasūla dan rasul
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَخَاتَمَ wakhātama dan penutup
ٱلنَّبِيِّـۧنَ ۗ l-nabiyīna para nabi
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِكُلِّ bikulli dengan semuanya/setiap
شَىْءٍ shayin sesuatu
عَلِيمًۭا ʿalīman Maha Mengetahui

Ayat 41 - Surah Al-Ahzaab: 7 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًۭا كَثِيرًۭا

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱذْكُرُوا۟ udh'kurū ingatlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
ذِكْرًۭا dhik'ran ingat
كَثِيرًۭا kathīran banyak

Ayat 42 - Surah Al-Ahzaab: 3 kata

وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةًۭ وَأَصِيلًا

Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.

وَسَبِّحُوهُ wasabbiḥūhu dan bertashbihlah
بُكْرَةًۭ buk'ratan diwaktu pagi
وَأَصِيلًا wa-aṣīlan dan petang

Ayat 43 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

هُوَ ٱلَّذِى يُصَلِّى عَلَيْكُمْ وَمَلَـٰٓئِكَتُهُۥ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۚ وَكَانَ بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًۭا

Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
يُصَلِّى yuṣallī memberi rahmat
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
وَمَلَـٰٓئِكَتُهُۥ wamalāikatuhu dan malaikat-malaikat-Nya
لِيُخْرِجَكُم liyukh'rijakum karena Dia hendak mengeluarkan kamu
مِّنَ mina dari
ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti kegelapan
إِلَى ilā kepada
ٱلنُّورِ ۚ l-nūri cahaya
وَكَانَ wakāna dan adalah
بِٱلْمُؤْمِنِينَ bil-mu'minīna kepada orang-orang mukmin
رَحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 44 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُۥ سَلَـٰمٌۭ ۚ وَأَعَدَّ لَهُمْ أَجْرًۭا كَرِيمًۭا

Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah: Salam; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.

تَحِيَّتُهُمْ taḥiyyatuhum penghormatan mereka
يَوْمَ yawma hari
يَلْقَوْنَهُۥ yalqawnahu mereka menemui-Nya
سَلَـٰمٌۭ ۚ salāmun salam/sejahtera
وَأَعَدَّ wa-aʿadda dan Dia menyediakan
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَجْرًۭا ajran pahala
كَرِيمًۭا karīman mulia

Ayat 45 - Surah Al-Ahzaab: 7 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِنَّآ أَرْسَلْنَـٰكَ شَـٰهِدًۭا وَمُبَشِّرًۭا وَنَذِيرًۭا

Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan,

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā hai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu nabi
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutusmu
شَـٰهِدًۭا shāhidan menjadi saksi
وَمُبَشِّرًۭا wamubashiran dan pembawa kabar gembira
وَنَذِيرًۭا wanadhīran dan pemberi peringatan

Ayat 46 - Surah Al-Ahzaab: 6 kata

وَدَاعِيًا إِلَى ٱللَّهِ بِإِذْنِهِۦ وَسِرَاجًۭا مُّنِيرًۭا

dan untuk jadi penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi.

وَدَاعِيًا wadāʿiyan dan penyeru
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِإِذْنِهِۦ bi-idh'nihi dengan izin-Nya
وَسِرَاجًۭا wasirājan dan pelita
مُّنِيرًۭا munīran bersinar/terang

Ayat 47 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

وَبَشِّرِ ٱلْمُؤْمِنِينَ بِأَنَّ لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ فَضْلًۭا كَبِيرًۭا

Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah.

وَبَشِّرِ wabashiri dan berilah kabar gembira
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
بِأَنَّ bi-anna bahwa sesungguhnya
لَهُم lahum bagi mereka
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَضْلًۭا faḍlan karunia
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 48 - Surah Al-Ahzaab: 12 kata

وَلَا تُطِعِ ٱلْكَـٰفِرِينَ وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَدَعْ أَذَىٰهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًۭا

Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pelindung.

وَلَا walā dan janganlah
تُطِعِ tuṭiʿi mengikuti
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ wal-munāfiqīna dan orang-orang munafik
وَدَعْ wadaʿ dan biarkan
أَذَىٰهُمْ adhāhum gangguan mereka
وَتَوَكَّلْ watawakkal dan bertakwalah
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
وَكَفَىٰ wakafā dan cukuplah
بِٱللَّهِ bil-lahi Allah
وَكِيلًۭا wakīlan tempat berserah diri/pelindung

Ayat 49 - Surah Al-Ahzaab: 22 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نَكَحْتُمُ ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ ثُمَّ طَلَّقْتُمُوهُنَّ مِن قَبْلِ أَن تَمَسُّوهُنَّ فَمَا لَكُمْ عَلَيْهِنَّ مِنْ عِدَّةٍۢ تَعْتَدُّونَهَا ۖ فَمَتِّعُوهُنَّ وَسَرِّحُوهُنَّ سَرَاحًۭا جَمِيلًۭا

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu menikahi perempuan-perempuan yang beriman, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencampurinya maka sekali-sekali tidak wajib atas mereka 'iddah bagimu yang kamu minta menyempurnakannya. Maka berilah mereka mut'ah dan lepaskanlah mereka itu dengan cara yang sebaik-baiknya.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
إِذَا idhā apabila
نَكَحْتُمُ nakaḥtumu kamu mengawini
ٱلْمُؤْمِنَـٰتِ l-mu'mināti perempuan-perempuan yang beriman
ثُمَّ thumma kemudian
طَلَّقْتُمُوهُنَّ ṭallaqtumūhunna kamu menceraikan mereka
مِن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
تَمَسُّوهُنَّ tamassūhunna kamu menyentuh/menggauli mereka
فَمَا famā maka tidak
لَكُمْ lakum bagi kalian
عَلَيْهِنَّ ʿalayhinna atas mereka
مِنْ min dari
عِدَّةٍۢ ʿiddatin iddah
تَعْتَدُّونَهَا ۖ taʿtaddūnahā kamu menghitungnya
فَمَتِّعُوهُنَّ famattiʿūhunna maka berilah mereka mut'ah
وَسَرِّحُوهُنَّ wasarriḥūhunna dan lepaskan/ceraikan mereka
سَرَاحًۭا sarāḥan perceraian
جَمِيلًۭا jamīlan baik

Ayat 50 - Surah Al-Ahzaab: 61 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِنَّآ أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَٰجَكَ ٱلَّـٰتِىٓ ءَاتَيْتَ أُجُورَهُنَّ وَمَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ مِمَّآ أَفَآءَ ٱللَّهُ عَلَيْكَ وَبَنَاتِ عَمِّكَ وَبَنَاتِ عَمَّـٰتِكَ وَبَنَاتِ خَالِكَ وَبَنَاتِ خَـٰلَـٰتِكَ ٱلَّـٰتِى هَاجَرْنَ مَعَكَ وَٱمْرَأَةًۭ مُّؤْمِنَةً إِن وَهَبَتْ نَفْسَهَا لِلنَّبِىِّ إِنْ أَرَادَ ٱلنَّبِىُّ أَن يَسْتَنكِحَهَا خَالِصَةًۭ لَّكَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ۗ قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِىٓ أَزْوَٰجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُمْ لِكَيْلَا يَكُونَ عَلَيْكَ حَرَجٌۭ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā hai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَحْلَلْنَا aḥlalnā Kami telah menghalalkan
لَكَ laka bagimu
أَزْوَٰجَكَ azwājaka istri-istrimu
ٱلَّـٰتِىٓ allātī yang
ءَاتَيْتَ ātayta kamu telah berikan
أُجُورَهُنَّ ujūrahunna maskawin mereka
وَمَا wamā dan apa
مَلَكَتْ malakat yang dimiliki
يَمِينُكَ yamīnuka tangan kananmu (hamba sahaya)
مِمَّآ mimmā dari apa
أَفَآءَ afāa memberi/mengkaruniakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu
وَبَنَاتِ wabanāti dan anak-anak perempuanmu
عَمِّكَ ʿammika saudara perempuan bapakmu
وَبَنَاتِ wabanāti dan anak-anak perempuan
عَمَّـٰتِكَ ʿammātika saudara perempuan bapakmu
وَبَنَاتِ wabanāti dan anak-anak perempuan
خَالِكَ khālika saudara laki-laki bapakmu
وَبَنَاتِ wabanāti dan anak-anak perempuan
خَـٰلَـٰتِكَ khālātika saudara perempuan ibumu
ٱلَّـٰتِى allātī yang
هَاجَرْنَ hājarna mereka hijrah
مَعَكَ maʿaka bersamamu
وَٱمْرَأَةًۭ wa-im'ra-atan dan wanita
مُّؤْمِنَةً mu'minatan yang beriman
إِن in jika
وَهَبَتْ wahabat ia menyerahkan
نَفْسَهَا nafsahā dirinya
لِلنَّبِىِّ lilnnabiyyi kepada nabi
إِنْ in jika
أَرَادَ arāda menghendaki
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu nabi
أَن an bahwa
يَسْتَنكِحَهَا yastankiḥahā dia akan mengawininya
خَالِصَةًۭ khāliṣatan pengkhususan
لَّكَ laka bagimu
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۗ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
قَدْ qad sesungguhnya
عَلِمْنَا ʿalim'nā kami telah mengetahui
مَا mā apa
فَرَضْنَا faraḍnā yang kami fardukan/wajibkan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
فِىٓ fī pada
أَزْوَٰجِهِمْ azwājihim istri-istri mereka
وَمَا wamā dan tidak
مَلَكَتْ malakat yang dimiliki
أَيْمَـٰنُهُمْ aymānuhum tangan kanan mereka (hamba sahaya)
لِكَيْلَا likaylā supaya tidak
يَكُونَ yakūna adalah
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu
حَرَجٌۭ ۗ ḥarajun kesempitan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 51 - Surah Al-Ahzaab: 35 kata

۞ تُرْجِى مَن تَشَآءُ مِنْهُنَّ وَتُـْٔوِىٓ إِلَيْكَ مَن تَشَآءُ ۖ وَمَنِ ٱبْتَغَيْتَ مِمَّنْ عَزَلْتَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكَ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن تَقَرَّ أَعْيُنُهُنَّ وَلَا يَحْزَنَّ وَيَرْضَيْنَ بِمَآ ءَاتَيْتَهُنَّ كُلُّهُنَّ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا فِى قُلُوبِكُمْ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَلِيمًۭا

Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.

۞ تُرْجِى tur'jī engkau boleh menangguhkan
مَن man siapa
تَشَآءُ tashāu kamu kehendaki
مِنْهُنَّ min'hunna dari/diantara mereka
وَتُـْٔوِىٓ watu'wī kamu beri perlindungan/menggauli
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مَن man siapa
تَشَآءُ ۖ tashāu yang dikehendaki
وَمَنِ wamani dan siapa
ٱبْتَغَيْتَ ib'taghayta kamu ingini
مِمَّنْ mimman dan siapa/orang
عَزَلْتَ ʿazalta kamu sisihkan
فَلَا falā maka tidak
جُنَاحَ junāḥa berdosa
عَلَيْكَ ۚ ʿalayka atasmu
ذَٰلِكَ dhālika seperti itulah
أَدْنَىٰٓ adnā lebih dekat
أَن an bahwa
تَقَرَّ taqarra menyejukkan
أَعْيُنُهُنَّ aʿyunuhunna mata mereka
وَلَا walā dan tidak
يَحْزَنَّ yaḥzanna mereka tidak merasa sedih
وَيَرْضَيْنَ wayarḍayna dan mereka rela
بِمَآ bimā dengan apa-apa
ءَاتَيْتَهُنَّ ātaytahunna kamu telah berikan kepada mereka
كُلُّهُنَّ ۚ kulluhunna semuanya
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui
مَا mā apa
فِى fī pada
قُلُوبِكُمْ ۚ qulūbikum hati kamu
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلِيمًا ʿalīman Maha Mengetahui
حَلِيمًۭا ḥalīman Maha Penyantun

Ayat 52 - Surah Al-Ahzaab: 25 kata

لَّا يَحِلُّ لَكَ ٱلنِّسَآءُ مِنۢ بَعْدُ وَلَآ أَن تَبَدَّلَ بِهِنَّ مِنْ أَزْوَٰجٍۢ وَلَوْ أَعْجَبَكَ حُسْنُهُنَّ إِلَّا مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ رَّقِيبًۭا

Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.

لَّا lā tidak
يَحِلُّ yaḥillu halal
لَكَ laka bagimu
ٱلنِّسَآءُ l-nisāu perempuan
مِنۢ min dari
بَعْدُ baʿdu sesudah
وَلَآ walā dan tidak
أَن an bahwa
تَبَدَّلَ tabaddala boleh kamu mengganti
بِهِنَّ bihinna dengan mereka
مِنْ min dari
أَزْوَٰجٍۢ azwājin istri-istri
وَلَوْ walaw walaupun
أَعْجَبَكَ aʿjabaka menarik hatimu
حُسْنُهُنَّ ḥus'nuhunna kebaikan/kecantikan mereka
إِلَّا illā kecuali
مَا mā apa
مَلَكَتْ malakat yang dimiliki
يَمِينُكَ ۗ yamīnuka tangan kananmu
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala/semua
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
رَّقِيبًۭا raqīban Maha Pengawas

Ayat 53 - Surah Al-Ahzaab: 69 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَدْخُلُوا۟ بُيُوتَ ٱلنَّبِىِّ إِلَّآ أَن يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَىٰ طَعَامٍ غَيْرَ نَـٰظِرِينَ إِنَىٰهُ وَلَـٰكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَٱدْخُلُوا۟ فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَٱنتَشِرُوا۟ وَلَا مُسْتَـْٔنِسِينَ لِحَدِيثٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ يُؤْذِى ٱلنَّبِىَّ فَيَسْتَحْىِۦ مِنكُمْ ۖ وَٱللَّهُ لَا يَسْتَحْىِۦ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَـٰعًۭا فَسْـَٔلُوهُنَّ مِن وَرَآءِ حِجَابٍۢ ۚ ذَٰلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ ۚ وَمَا كَانَ لَكُمْ أَن تُؤْذُوا۟ رَسُولَ ٱللَّهِ وَلَآ أَن تَنكِحُوٓا۟ أَزْوَٰجَهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦٓ أَبَدًا ۚ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِيمًا

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
لَا lā tidak
تَدْخُلُوا۟ tadkhulū kamu memasuki
بُيُوتَ buyūta rumah
ٱلنَّبِىِّ l-nabiyi nabi
إِلَّآ illā kecuali
أَن an bahwa
يُؤْذَنَ yu'dhana diizinkan
لَكُمْ lakum bagi kalian
إِلَىٰ ilā kecuali
طَعَامٍ ṭaʿāmin makanan
غَيْرَ ghayra tidak
نَـٰظِرِينَ nāẓirīna menunggu-nunggu
إِنَىٰهُ ināhu sesungguhnya
وَلَـٰكِنْ walākin dan adalah
إِذَا idhā apabila
دُعِيتُمْ duʿītum kamu diundang
فَٱدْخُلُوا۟ fa-ud'khulū maka masuklah
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
طَعِمْتُمْ ṭaʿim'tum kamu selesai makan
فَٱنتَشِرُوا۟ fa-intashirū maka bertebaranlah/keluarlah
وَلَا walā dan jangan
مُسْتَـْٔنِسِينَ mus'tanisīna beramah tamah/asyik
لِحَدِيثٍ ۚ liḥadīthin untuk percakapan
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكُمْ dhālikum yang demikian itu
كَانَ kāna adalah
يُؤْذِى yu'dhī menyakiti/mengganggu
ٱلنَّبِىَّ l-nabiya nabi
فَيَسْتَحْىِۦ fayastaḥyī lalu dia malu
مِنكُمْ ۖ minkum dari kamu/kepadamu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
لَا lā tidak
يَسْتَحْىِۦ yastaḥyī malu
مِنَ mina dari
ٱلْحَقِّ ۚ l-ḥaqi kebenaran
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
سَأَلْتُمُوهُنَّ sa-altumūhunna kamu meminta kepada mereka
مَتَـٰعًۭا matāʿan satu keperluan
فَسْـَٔلُوهُنَّ fasalūhunna maka mintalah kepada mereka
مِن min dari
وَرَآءِ warāi belakang
حِجَابٍۢ ۚ ḥijābin tabir
ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itu
أَطْهَرُ aṭharu lebih mensucikan
لِقُلُوبِكُمْ liqulūbikum bagi hatimu
وَقُلُوبِهِنَّ ۚ waqulūbihinna dan hati mereka
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna adalah
لَكُمْ lakum bagi kalian
أَن an bahwa
تُؤْذُوا۟ tu'dhū kamu menyakiti/mengganggu
رَسُولَ rasūla utusan/rasul
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَلَآ walā dan tidak
أَن an bahwa
تَنكِحُوٓا۟ tankiḥū kamu mengawini
أَزْوَٰجَهُۥ azwājahu istri-istrinya
مِنۢ min dari
بَعْدِهِۦٓ baʿdihi sesudahnya
أَبَدًا ۚ abadan selama-lamanya
إِنَّ inna sesungguhnya
ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itu
كَانَ kāna adalah
عِندَ ʿinda disisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
عَظِيمًا ʿaẓīman besar

Ayat 54 - Surah Al-Ahzaab: 11 kata

إِن تُبْدُوا۟ شَيْـًٔا أَوْ تُخْفُوهُ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمًۭا

Jika kamu melahirkan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.

إِن in jika
تُبْدُوا۟ tub'dū kamu melahirkan
شَيْـًٔا shayan sesuatu
أَوْ aw atau
تُخْفُوهُ tukh'fūhu kamu menyembunyikannya
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَانَ kāna adalah
بِكُلِّ bikulli dengan segala/tiap-tiap
شَىْءٍ shayin sesuatu
عَلِيمًۭا ʿalīman Maha Mengetahui

Ayat 55 - Surah Al-Ahzaab: 30 kata

لَّا جُنَاحَ عَلَيْهِنَّ فِىٓ ءَابَآئِهِنَّ وَلَآ أَبْنَآئِهِنَّ وَلَآ إِخْوَٰنِهِنَّ وَلَآ أَبْنَآءِ إِخْوَٰنِهِنَّ وَلَآ أَبْنَآءِ أَخَوَٰتِهِنَّ وَلَا نِسَآئِهِنَّ وَلَا مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُنَّ ۗ وَٱتَّقِينَ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدًا

Tidak ada dosa atas isteri-isteri Nabi (untuk berjumpa tanpa tabir) dengan bapak-bapak mereka, anak-anak laki-laki mereka, saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara mereka yang perempuan yang beriman dan hamba sahaya yang mereka miliki, dan bertakwalah kamu (hai isteri-isteri Nabi) kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

لَّا lā tidak
جُنَاحَ junāḥa berdosa
عَلَيْهِنَّ ʿalayhinna atas mereka
فِىٓ fī pada
ءَابَآئِهِنَّ ābāihinna bapak-bapak mereka
وَلَآ walā dan tidak
أَبْنَآئِهِنَّ abnāihinna anak-anak laki mereka
وَلَآ walā dan tidak
إِخْوَٰنِهِنَّ ikh'wānihinna saudara laki-laki mereka
وَلَآ walā dan tidak
أَبْنَآءِ abnāi anak-anak laki-laki mereka
إِخْوَٰنِهِنَّ ikh'wānihinna saudara laki-laki mereka
وَلَآ walā dan tidak
أَبْنَآءِ abnāi anak laki-laki
أَخَوَٰتِهِنَّ akhawātihinna saudara perempuan mereka
وَلَا walā dan tidak
نِسَآئِهِنَّ nisāihinna saudara perempuan mereka
وَلَا walā dan tidak
مَا mā apa-apa
مَلَكَتْ malakat yang dimiliki
أَيْمَـٰنُهُنَّ ۗ aymānuhunna tangan kanan mereka (hamba sahaya)
وَٱتَّقِينَ wa-ittaqīna dan bertakwalah kamu
ٱللَّهَ ۚ l-laha Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَانَ kāna adalah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
شَهِيدًا shahīdan Maha Menyaksikan

Ayat 56 - Surah Al-Ahzaab: 13 kata

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَمَلَـٰٓئِكَتَهُۥ wamalāikatahu dan malaikat-malaikatnya
يُصَلُّونَ yuṣallūna menyampaikan/mohon rahmat
عَلَى ʿalā atas
ٱلنَّبِىِّ ۚ l-nabiyi nabi
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
صَلُّوا۟ ṣallū mohonkan rahmat
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
وَسَلِّمُوا۟ wasallimū dan mohonkan keselamatan
تَسْلِيمًا taslīman kesejahteraan/penghormatan

Ayat 57 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُؤْذُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًۭا مُّهِينًۭا

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُؤْذُونَ yu'dhūna (mereka)menyakiti/mencaci
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasulnya
لَعَنَهُمُ laʿanahumu mengutuk mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فِى fī pada
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَٱلْـَٔاخِرَةِ wal-ākhirati dan akherat
وَأَعَدَّ wa-aʿadda dan Dia menyediakan
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابًۭا ʿadhāban azab
مُّهِينًۭا muhīnan yang menghinakan

Ayat 58 - Surah Al-Ahzaab: 12 kata

وَٱلَّذِينَ يُؤْذُونَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ بِغَيْرِ مَا ٱكْتَسَبُوا۟ فَقَدِ ٱحْتَمَلُوا۟ بُهْتَـٰنًۭا وَإِثْمًۭا مُّبِينًۭا

Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يُؤْذُونَ yu'dhūna (mereka) menyakiti
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang laki-laki beriman
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti orang-orang perempuan beriman
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
مَا mā apa
ٱكْتَسَبُوا۟ ik'tasabū mereka perbuat
فَقَدِ faqadi maka sesungguhnya
ٱحْتَمَلُوا۟ iḥ'tamalū mereka membawa/memikul
بُهْتَـٰنًۭا buh'tānan kebohongan
وَإِثْمًۭا wa-ith'man dan dosa
مُّبِينًۭا mubīnan yang nyata

Ayat 59 - Surah Al-Ahzaab: 21 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَـٰبِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā hai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu nabi
قُل qul katakanlah
لِّأَزْوَٰجِكَ li-azwājika kepada istri-istrimu
وَبَنَاتِكَ wabanātika dan anak-anak perempuanmu
وَنِسَآءِ wanisāi dan perempuan
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna yang beriman
يُدْنِينَ yud'nīna mereka menutupi
عَلَيْهِنَّ ʿalayhinna atas mereka
مِن min dari
جَلَـٰبِيبِهِنَّ ۚ jalābībihinna baju panjang mereka
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
أَدْنَىٰٓ adnā lebih dekat/mudah
أَن an bahwa
يُعْرَفْنَ yuʿ'rafna mereka dikenal
فَلَا falā maka tidak
يُؤْذَيْنَ ۗ yu'dhayna mereka diganggu
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 60 - Surah Al-Ahzaab: 19 kata

۞ لَّئِن لَّمْ يَنتَهِ ٱلْمُنَـٰفِقُونَ وَٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌۭ وَٱلْمُرْجِفُونَ فِى ٱلْمَدِينَةِ لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ ثُمَّ لَا يُجَاوِرُونَكَ فِيهَآ إِلَّا قَلِيلًۭا

Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar,

۞ لَّئِن la-in sesungguhnya jika
لَّمْ lam tidak
يَنتَهِ yantahi berhenti
ٱلْمُنَـٰفِقُونَ l-munāfiqūna orang-orang munafik
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
فِى fī pada
قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka
مَّرَضٌۭ maraḍun penyakit
وَٱلْمُرْجِفُونَ wal-mur'jifūna dan orang-orang yang menyiarkan fitnah
فِى fī pada
ٱلْمَدِينَةِ l-madīnati Madinah/kota
لَنُغْرِيَنَّكَ lanugh'riyannaka niscaya Kami perintahkan kamu menyerang
بِهِمْ bihim dengan mereka
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā tidak
يُجَاوِرُونَكَ yujāwirūnaka mereka jadi tetanggamu
فِيهَآ fīhā didalamnya
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit

Ayat 61 - Surah Al-Ahzaab: 6 kata

مَّلْعُونِينَ ۖ أَيْنَمَا ثُقِفُوٓا۟ أُخِذُوا۟ وَقُتِّلُوا۟ تَقْتِيلًۭا

dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya.

مَّلْعُونِينَ ۖ malʿūnīna mereka terkutuk
أَيْنَمَا aynamā dimana saja
ثُقِفُوٓا۟ thuqifū mereka dijumpai
أُخِذُوا۟ ukhidhū mereka ditangkap
وَقُتِّلُوا۟ waquttilū dan mereka dibunuh
تَقْتِيلًۭا taqtīlan pembunuhan yang dahsyat

Ayat 62 - Surah Al-Ahzaab: 12 kata

سُنَّةَ ٱللَّهِ فِى ٱلَّذِينَ خَلَوْا۟ مِن قَبْلُ ۖ وَلَن تَجِدَ لِسُنَّةِ ٱللَّهِ تَبْدِيلًۭا

Sebagai sunnah Allah yang berlaku atas orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan kamu sekali-kali tiada akan mendapati peubahan pada sunnah Allah.

سُنَّةَ sunnata sunnah/ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فِى fī pada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
خَلَوْا۟ khalaw terdahulu
مِن min dari
قَبْلُ ۖ qablu sebelum
وَلَن walan dan tidak
تَجِدَ tajida mendapati
لِسُنَّةِ lisunnati bagi ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تَبْدِيلًۭا tabdīlan perubahan

Ayat 63 - Surah Al-Ahzaab: 15 kata

يَسْـَٔلُكَ ٱلنَّاسُ عَنِ ٱلسَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ ٱلسَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا

Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.

يَسْـَٔلُكَ yasaluka akan bertanya kepadamu
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
عَنِ ʿani dari/tentang
ٱلسَّاعَةِ ۖ l-sāʿati kiamat
قُلْ qul katakanlah
إِنَّمَا innamā sesungguhnya
عِلْمُهَا ʿil'muhā pengetahuannya
عِندَ ʿinda disisi
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
وَمَا wamā dan tidak
يُدْرِيكَ yud'rīka akan memberitakan kepadamu
لَعَلَّ laʿalla boleh jadi/barangkali
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata hari kiamat
تَكُونُ takūnu adalah
قَرِيبًا qarīban dekat

Ayat 64 - Surah Al-Ahzaab: 7 kata

إِنَّ ٱللَّهَ لَعَنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ وَأَعَدَّ لَهُمْ سَعِيرًا

Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka),

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَعَنَ laʿana mengutuk
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
وَأَعَدَّ wa-aʿadda dan Dia menyediakan
لَهُمْ lahum bagi mereka
سَعِيرًا saʿīran api yang menyala-nyala

Ayat 65 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

خَـٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًۭا ۖ لَّا يَجِدُونَ وَلِيًّۭا وَلَا نَصِيرًۭا

mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak memperoleh seorang pelindungpun dan tidak (pula) seorang penolong.

خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَآ fīhā di dalamnya
أَبَدًۭا ۖ abadan selama-lamanya
لَّا lā tidak
يَجِدُونَ yajidūna mereka mengambil/mendapatkan
وَلِيًّۭا waliyyan pelindung
وَلَا walā dan tidak
نَصِيرًۭا naṣīran penolong

Ayat 66 - Surah Al-Ahzaab: 11 kata

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِى ٱلنَّارِ يَقُولُونَ يَـٰلَيْتَنَآ أَطَعْنَا ٱللَّهَ وَأَطَعْنَا ٱلرَّسُولَا۠

Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul".

يَوْمَ yawma hari
تُقَلَّبُ tuqallabu dibolak-balik
وُجُوهُهُمْ wujūhuhum muka mereka
فِى fī pada
ٱلنَّارِ l-nāri neraka
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka berkata
يَـٰلَيْتَنَآ yālaytanā seandainya
أَطَعْنَا aṭaʿnā kami taat
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَأَطَعْنَا wa-aṭaʿnā dan kami taat
ٱلرَّسُولَا۠ l-rasūlā rasul

Ayat 67 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

وَقَالُوا۟ رَبَّنَآ إِنَّآ أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَآءَنَا فَأَضَلُّونَا ٱلسَّبِيلَا۠

Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).

وَقَالُوا۟ waqālū dan berkata
رَبَّنَآ rabbanā Tuhanku
إِنَّآ innā sesungguhnya
أَطَعْنَا aṭaʿnā kami mentaati
سَادَتَنَا sādatanā pemimpin-pemimpin kami
وَكُبَرَآءَنَا wakubarāanā dan pembesar-pembesar kami
فَأَضَلُّونَا fa-aḍallūnā lalu mereka menyesatkan kami
ٱلسَّبِيلَا۠ l-sabīlā jalan

Ayat 68 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

رَبَّنَآ ءَاتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ ٱلْعَذَابِ وَٱلْعَنْهُمْ لَعْنًۭا كَبِيرًۭا

Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar".

رَبَّنَآ rabbanā Tuhan kami
ءَاتِهِمْ ātihim berilah mereka
ضِعْفَيْنِ ḍiʿ'fayni dua kali lipat
مِنَ mina dari
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
وَٱلْعَنْهُمْ wal-ʿanhum dan kutuklah mereka
لَعْنًۭا laʿnan kutukan
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 69 - Surah Al-Ahzaab: 16 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ ءَاذَوْا۟ مُوسَىٰ فَبَرَّأَهُ ٱللَّهُ مِمَّا قَالُوا۟ ۚ وَكَانَ عِندَ ٱللَّهِ وَجِيهًۭا

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
لَا lā janganlah
تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi
كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang
ءَاذَوْا۟ ādhaw (mereka) menyakiti
مُوسَىٰ mūsā Musa
فَبَرَّأَهُ fabarra-ahu maka membebaskannya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مِمَّا mimmā dari apa
قَالُوا۟ ۚ qālū mereka katakan
وَكَانَ wakāna dan adalah
عِندَ ʿinda disisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَجِيهًۭا wajīhan terhormat

Ayat 70 - Surah Al-Ahzaab: 8 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَقُولُوا۟ قَوْلًۭا سَدِيدًۭا

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertakwalah
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَقُولُوا۟ waqūlū dan katakanlah
قَوْلًۭا qawlan perkataan
سَدِيدًۭا sadīdan benar

Ayat 71 - Surah Al-Ahzaab: 14 kata

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَـٰلَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

يُصْلِحْ yuṣ'liḥ Dia akan memperbaiki
لَكُمْ lakum bagi kalian
أَعْمَـٰلَكُمْ aʿmālakum amalan kamu
وَيَغْفِرْ wayaghfir dan mengampuni
لَكُمْ lakum bagi kalian
ذُنُوبَكُمْ ۗ dhunūbakum dosa-dosa kamu
وَمَن waman dan siapa
يُطِعِ yuṭiʿi mentaati
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasulnya
فَقَدْ faqad maka sungguh
فَازَ fāza ia mendapat keuntungan/kemenangan
فَوْزًا fawzan keuntungan/kemenangan
عَظِيمًا ʿaẓīman besar

Ayat 72 - Surah Al-Ahzaab: 18 kata

إِنَّا عَرَضْنَا ٱلْأَمَانَةَ عَلَى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱلْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا ٱلْإِنسَـٰنُ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومًۭا جَهُولًۭا

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,

إِنَّا innā sesungguhnya
عَرَضْنَا ʿaraḍnā Kami mengemukakan
ٱلْأَمَانَةَ l-amānata amanat
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
وَٱلْجِبَالِ wal-jibāli dan gunung-gunung
فَأَبَيْنَ fa-abayna maka mereka enggan
أَن an bahwa
يَحْمِلْنَهَا yaḥmil'nahā memikulnya
وَأَشْفَقْنَ wa-ashfaqna dan mereka merasa takut
مِنْهَا min'hā dari padanya
وَحَمَلَهَا waḥamalahā dan memikulnya
ٱلْإِنسَـٰنُ ۖ l-insānu manusia
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah
ظَلُومًۭا ẓalūman amat zalim
جَهُولًۭا jahūlan amat bodoh

Ayat 73 - Surah Al-Ahzaab: 15 kata

لِّيُعَذِّبَ ٱللَّهُ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتِ وَٱلْمُشْرِكِينَ وَٱلْمُشْرِكَـٰتِ وَيَتُوبَ ٱللَّهُ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۢا

sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrikin laki-laki dan perempuan; dan sehingga Allah menerima taubat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

لِّيُعَذِّبَ liyuʿadhiba karena akan menyiksa
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ l-munāfiqīna orang-orang munafik laki-laki
وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتِ wal-munāfiqāti dan orang munafik perempuan
وَٱلْمُشْرِكِينَ wal-mush'rikīna dan orang musyrik laki-laki
وَٱلْمُشْرِكَـٰتِ wal-mush'rikāti dan orang musyrik perempuan
وَيَتُوبَ wayatūba dan akan menerima taubat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَى ʿalā atas
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang beriman laki-laki
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ ۗ wal-mu'mināti orang beriman perempuan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۢا raḥīman Maha Penyayang

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi