Faatir (فاطر) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 45 ayat, 775 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 775 kata untuk dipelajari, Surah Faatir menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?
Dan jika mereka mendustakan kamu (sesudah kamu beri peringatan) maka sungguh telah didustakan pula rasul-rasul sebelum kamu. Dan hanya kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.
Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.
يَـٰٓأَيُّهَاyāayyuhāwahai
ٱلنَّاسُl-nāsumanusia
إِنَّinnasesungguhnya
وَعْدَwaʿdajanji
ٱللَّهِl-lahiAllah
حَقٌّۭ ۖḥaqqunbenar
فَلَاfalāmaka janganlah
تَغُرَّنَّكُمُtaghurrannakumusekali-kali kamu tertipu
ٱلْحَيَوٰةُl-ḥayatukehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖl-dun'yādunia
وَلَاwalādan tidak/janganlah
يَغُرَّنَّكُمyaghurrannakumsekali-kali menipu/memperdayakan kamu
Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala
Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh syaitan)? Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya; maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu.
Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nya-lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras. Dan rencana jahat mereka akan hancur.
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.
وَٱللَّهُwal-lahudan Allah
خَلَقَكُمkhalaqakummenciptakan kalian
مِّنmindari
تُرَابٍۢturābintanah
ثُمَّthummakemudian
مِنmindari
نُّطْفَةٍۢnuṭ'fatinair mani
ثُمَّthummakemudian
جَعَلَكُمْjaʿalakumDia menjadikan kamu
أَزْوَٰجًۭا ۚazwājanberpasangan
وَمَاwamādan tidak
تَحْمِلُtaḥmilumengandung
مِنْmindari
أُنثَىٰunthāseorang perempuan
وَلَاwalādan tidak
تَضَعُtaḍaʿumelahirkan
إِلَّاillākecuali
بِعِلْمِهِۦ ۚbiʿil'mihidengan pengetahuan-Nya
وَمَاwamādan tidak
يُعَمَّرُyuʿammarudipanjangkan
مِنmindari
مُّعَمَّرٍۢmuʿammarinorang-orang yang berumur panjang
Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.
وَمَاwamādan tidak
يَسْتَوِىyastawīsama
ٱلْبَحْرَانِl-baḥrānidua laut
هَـٰذَاhādhāini
عَذْبٌۭʿadhbuntawar
فُرَاتٌۭfurātunsegar
سَآئِغٌۭsāighunlezat/sedap
شَرَابُهُۥsharābuhudiminumnya
وَهَـٰذَاwahādhādan ini
مِلْحٌmil'ḥunasin
أُجَاجٌۭ ۖujājunsangat asin/pahit
وَمِنwamindan dari
كُلٍّۢkullinmasing-masing
تَأْكُلُونَtakulūnakamu memakan
لَحْمًۭاlaḥmandaging
طَرِيًّۭاṭariyyanlembut/yang baru
وَتَسْتَخْرِجُونَwatastakhrijūnadan kamu mengeluarkan
Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nya-lah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.
Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyirikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.
Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka mendirikan sembahyang. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali(mu).
وَلَاwalādan tidak
تَزِرُtazirumemikul beban
وَازِرَةٌۭwāziratunorang yang memikul beban (berdosa)
وِزْرَwiz'rabeban (dosa)
أُخْرَىٰ ۚukh'rāorang lain
وَإِنwa-indan jika
تَدْعُtadʿumemanggil
مُثْقَلَةٌmuth'qalatunorang yang berat
إِلَىٰilāuntuk
حِمْلِهَاḥim'lihāmemikulnya
لَاlātidak
يُحْمَلْyuḥ'maldipikul
مِنْهُmin'hudari padanya
شَىْءٌۭshayonsesuatu/sedikitpun
وَلَوْwalawwalaupun
كَانَkānaia adalah
ذَاdhāmemiliki
قُرْبَىٰٓ ۗqur'bākerabat
إِنَّمَاinnamāsesungguhnya hanyalah
تُنذِرُtundhirukamu beri peringatan
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
يَخْشَوْنَyakhshawna(mereka) takut
رَبَّهُمrabbahumTuhan
بِٱلْغَيْبِbil-ghaybidengan yang gaib/tidak kelihatan
وَأَقَامُوا۟wa-aqāmūdan mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ ۚl-ṣalatasholat
وَمَنwamandan barang siapa
تَزَكَّىٰtazakkāmensucikan
فَإِنَّمَاfa-innamāmaka sesungguhnya hanyalah
يَتَزَكَّىٰyatazakkāia mensucikan
لِنَفْسِهِۦ ۚlinafsihiuntuk diri sendiri
وَإِلَىwa-ilādan kepada
ٱللَّهِl-lahiAllah
ٱلْمَصِيرُl-maṣīrutempat kembali
Ayat 19 - Surah Faatir: 4 kata
وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ
Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.
وَمَاwamādan tidak
يَسْتَوِىyastawīsama
ٱلْأَعْمَىٰl-aʿmāorang yang buta
وَٱلْبَصِيرُwal-baṣīrudan orang yang melihat
Ayat 20 - Surah Faatir: 4 kata
وَلَا ٱلظُّلُمَـٰتُ وَلَا ٱلنُّورُ
dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya,
وَلَاwalādan tidak
ٱلظُّلُمَـٰتُl-ẓulumātuyang gelap
وَلَاwalādan tidak
ٱلنُّورُl-nūruyang terang
Ayat 21 - Surah Faatir: 4 kata
وَلَا ٱلظِّلُّ وَلَا ٱلْحَرُورُ
dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas,
dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar.
وَمَاwamādan tidak
يَسْتَوِىyastawīsama
ٱلْأَحْيَآءُl-aḥyāuorang-orang yang hidup
وَلَاwalādan tidak
ٱلْأَمْوَٰتُ ۚl-amwātuorang-orang yang mati
إِنَّinnasesungguhnya
ٱللَّهَl-lahaAllah
يُسْمِعُyus'miʿumenjadikan mendengar
مَنmanorang/siapa
يَشَآءُ ۖyashāuDia kehendaki
وَمَآwamādan tidaklah
أَنتَantakamu
بِمُسْمِعٍۢbimus'miʿindengan menjadikan mendengar
مَّنmanorang/siapa
فِىfīdalam
ٱلْقُبُورِl-qubūrikubur
Ayat 23 - Surah Faatir: 4 kata
إِنْ أَنتَ إِلَّا نَذِيرٌ
Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan.
Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.
Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang rasul-rasulnya dengan membawa mukjizat yang nyata, zubur, dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.
Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.
Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,
إِنَّinnasesungguhnya
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
يَتْلُونَyatlūna(mereka) membaca
كِتَـٰبَkitābakitab
ٱللَّهِl-lahiAllah
وَأَقَامُوا۟wa-aqāmūdan mereka mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَl-ṣalatasholat
وَأَنفَقُوا۟wa-anfaqūdan mereka menafkahkan
مِمَّاmimmāsebagian apa
رَزَقْنَـٰهُمْrazaqnāhumtelah Kami beri rezeki mereka
agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
لِيُوَفِّيَهُمْliyuwaffiyahumkarena Dia akan mencukupkan mereka
أُجُورَهُمْujūrahumpahala mereka
وَيَزِيدَهُمwayazīdahumdan Dia akan menambah mereka
Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al Kitab (Al Quran) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.
(Bagi mereka) surga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera.
جَنَّـٰتُjannātusorga
عَدْنٍۢʿadnin'Adn
يَدْخُلُونَهَاyadkhulūnahāmereka masuk ke dalamnya
Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri.
Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir.
Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.
وَهُمْwahumdan mereka
يَصْطَرِخُونَyaṣṭarikhūnamereka berteriak
فِيهَاfīhādi dalamnya
رَبَّنَآrabbanāya Tuhan kami
أَخْرِجْنَاakhrij'nākeluarkanlah kami
نَعْمَلْnaʿmalKami akan mengerjakan
صَـٰلِحًاṣāliḥankebajikan/amal saleh
غَيْرَghayrabukan
ٱلَّذِىalladhīyang
كُنَّاkunnāadalah kami
نَعْمَلُ ۚnaʿmalukami kerjakan
أَوَلَمْawalamataukah tidak
نُعَمِّرْكُمnuʿammir'kumKami beri umur panjang padamu
Dialah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka.
Katakanlah: "Terangkanlah kepada-Ku tentang sekutu-sekutumu yang kamu seru selain Allah. Perlihatkanlah kepada-Ku (bahagian) manakah dari bumi ini yang telah mereka ciptakan ataukah mereka mempunyai saham dalam (penciptaan) langit atau adakah Kami memberi kepada mereka sebuah Kitab sehingga mereka mendapat keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Sebenarnya orang-orang yang zalim itu sebahagian dari mereka tidak menjanjikan kepada sebahagian yang lain, melainkan tipuan belaka".
قُلْqulkatakanlah
أَرَءَيْتُمْara-aytumapakah kamu memperhatikan
شُرَكَآءَكُمُshurakāakumusekutu-sekutumu
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
تَدْعُونَtadʿūnakamu seru
مِنmindari
دُونِdūniselain
ٱللَّهِl-lahiAllah
أَرُونِىarūnīperlihatkanlah kepadaku
مَاذَاmādhāapa yang
خَلَقُوا۟khalaqūmereka ciptakan
مِنَminadari
ٱلْأَرْضِl-arḍibumi
أَمْamatau
لَهُمْlahumbagi mereka
شِرْكٌۭshir'kunsekutu/saham
فِىfīdi/pada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِl-samāwātilangit(jamak)
أَمْamatau
ءَاتَيْنَـٰهُمْātaynāhumKami berikan kepada mereka
Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan, maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran),
karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu.
Dan apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka, sedangkan orang-orang itu adalah lebih besar kekuatannya dari mereka? Dan tiada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu mahluk yang melatapun akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.