Surah Yaseen kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Yaseen kata demi kata

Yaseen (يس) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 83 ayat, 725 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 725 kata untuk dipelajari, Surah Yaseen menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 4 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Yaseen: 1 kata

يسٓ

Yaa siin

يسٓ ya-seen Yâ­Sîn

Ayat 2 - Surah Yaseen: 2 kata

وَٱلْقُرْءَانِ ٱلْحَكِيمِ

Demi Al Quran yang penuh hikmah,

وَٱلْقُرْءَانِ wal-qur'āni demi Al Qur'an
ٱلْحَكِيمِ l-ḥakīmi penuh hikmat

Ayat 3 - Surah Yaseen: 3 kata

إِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,

إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
لَمِنَ lamina sungguh dari (salah seorang)
ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para rasul

Ayat 4 - Surah Yaseen: 3 kata

عَلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

(yang berada) diatas jalan yang lurus,

عَلَىٰ ʿalā atas
صِرَٰطٍۢ ṣirāṭin jalan
مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin yang lurus

Ayat 5 - Surah Yaseen: 3 kata

تَنزِيلَ ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ

(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,

تَنزِيلَ tanzīla diturunkan
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلرَّحِيمِ l-raḥīmi Maha Penyayang

Ayat 6 - Surah Yaseen: 7 kata

لِتُنذِرَ قَوْمًۭا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَـٰفِلُونَ

Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.

لِتُنذِرَ litundhira agar kamu memberi peringatan
قَوْمًۭا qawman kaum
مَّآ mā belum
أُنذِرَ undhira diberi peringatan
ءَابَآؤُهُمْ ābāuhum bapak-bapak mereka
فَهُمْ fahum maka mereka
غَـٰفِلُونَ ghāfilūna mereka lalai

Ayat 7 - Surah Yaseen: 8 kata

لَقَدْ حَقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَىٰٓ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman.

لَقَدْ laqad sesungguhnya
حَقَّ ḥaqqa pasti berlaku
ٱلْقَوْلُ l-qawlu perkataan/keputusan
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَكْثَرِهِمْ aktharihim kebanyakan mereka
فَهُمْ fahum maka mereka
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 8 - Surah Yaseen: 10 kata

إِنَّا جَعَلْنَا فِىٓ أَعْنَـٰقِهِمْ أَغْلَـٰلًۭا فَهِىَ إِلَى ٱلْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ

Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan
فِىٓ fī pada
أَعْنَـٰقِهِمْ aʿnāqihim leher-leher mereka
أَغْلَـٰلًۭا aghlālan belenggu
فَهِىَ fahiya lalu ia
إِلَى ilā sampai
ٱلْأَذْقَانِ l-adhqāni dagu
فَهُم fahum maka mereka
مُّقْمَحُونَ muq'maḥūna tertengadah

Ayat 9 - Surah Yaseen: 12 kata

وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّۭا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّۭا فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
مِنۢ min dari
بَيْنِ bayni antara
أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka
سَدًّۭا saddan tutup/dinding
وَمِنْ wamin dan dari
خَلْفِهِمْ khalfihim belakang mereka
سَدًّۭا saddan tutup/dinding
فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ fa-aghshaynāhum lalu Kami tutup mereka
فَهُمْ fahum maka mereka
لَا lā tidak
يُبْصِرُونَ yub'ṣirūna mereka tidak dapat melihat

Ayat 10 - Surah Yaseen: 8 kata

وَسَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.

وَسَوَآءٌ wasawāon dan sama saja
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَأَنذَرْتَهُمْ a-andhartahum apakah kamu beri peringatan mereka
أَمْ am atau
لَمْ lam tidak
تُنذِرْهُمْ tundhir'hum kamu beri peringatan
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka akan beriman

Ayat 11 - Surah Yaseen: 12 kata

إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكْرَ وَخَشِىَ ٱلرَّحْمَـٰنَ بِٱلْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍۢ وَأَجْرٍۢ كَرِيمٍ

Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.

إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
تُنذِرُ tundhiru kamu memberi peringatan
مَنِ mani orang-orang
ٱتَّبَعَ ittabaʿa mengikuti
ٱلذِّكْرَ l-dhik'ra peringatan/pengajaran
وَخَشِىَ wakhashiya dan dia takut
ٱلرَّحْمَـٰنَ l-raḥmāna Maha Pengasih
بِٱلْغَيْبِ ۖ bil-ghaybi dengan yang ghaib/tidak kelihatan
فَبَشِّرْهُ fabashir'hu maka berilah dia kabar gembira
بِمَغْفِرَةٍۢ bimaghfiratin dengan ampunan
وَأَجْرٍۢ wa-ajrin dan pahala
كَرِيمٍ karīmin yang mulia

Ayat 12 - Surah Yaseen: 14 kata

إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَـٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَـٰهُ فِىٓ إِمَامٍۢ مُّبِينٍۢ

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
نَحْنُ naḥnu Kami
نُحْىِ nuḥ'yī Kami menghidupkan
ٱلْمَوْتَىٰ l-mawtā orang mati
وَنَكْتُبُ wanaktubu dan Kami tulis
مَا mā apa
قَدَّمُوا۟ qaddamū yang mereka kerjakan
وَءَاثَـٰرَهُمْ ۚ waāthārahum dan bekas-bekas mereka
وَكُلَّ wakulla dan segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
أَحْصَيْنَـٰهُ aḥṣaynāhu Kami hitung/kumpulkan
فِىٓ fī dalam
إِمَامٍۢ imāmin Kitab
مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Ayat 13 - Surah Yaseen: 8 kata

وَٱضْرِبْ لَهُم مَّثَلًا أَصْحَـٰبَ ٱلْقَرْيَةِ إِذْ جَآءَهَا ٱلْمُرْسَلُونَ

Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.

وَٱضْرِبْ wa-iḍ'rib dan buatlah
لَهُم lahum bagi mereka
مَّثَلًا mathalan perumpamaan
أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni/penduduk
ٱلْقَرْيَةِ l-qaryati suatu negeri
إِذْ idh ketika
جَآءَهَا jāahā datang kepada mereka
ٱلْمُرْسَلُونَ l-mur'salūna utusan-utusan

Ayat 14 - Surah Yaseen: 11 kata

إِذْ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍۢ فَقَالُوٓا۟ إِنَّآ إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ

(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu".

إِذْ idh ketika
أَرْسَلْنَآ arsalnā Kami mengutus
إِلَيْهِمُ ilayhimu kepada mereka
ٱثْنَيْنِ ith'nayni dua orang
فَكَذَّبُوهُمَا fakadhabūhumā lalu mereka mendustakan keduanya
فَعَزَّزْنَا faʿazzaznā maka Kami kuatkan
بِثَالِثٍۢ bithālithin dengan yang ketiga
فَقَالُوٓا۟ faqālū lalu mereka berkata
إِنَّآ innā seesungguhnya kami
إِلَيْكُم ilaykum kepadamu
مُّرْسَلُونَ mur'salūna orang-orang yang diutus

Ayat 15 - Surah Yaseen: 15 kata

قَالُوا۟ مَآ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحْمَـٰنُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ

Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
مَآ mā tidaklah
أَنتُمْ antum kamu
إِلَّا illā kecuali
بَشَرٌۭ basharun manusia
مِّثْلُنَا mith'lunā seperti kami
وَمَآ wamā dan tidak
أَنزَلَ anzala menurunkan
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Yang Maha Pengasih
مِن min dari
شَىْءٍ shayin sesuatu
إِنْ in tidaklah
أَنتُمْ antum kamu
إِلَّا illā kecuali
تَكْذِبُونَ takdhibūna kamu berdusta

Ayat 16 - Surah Yaseen: 6 kata

قَالُوا۟ رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّآ إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ

Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
رَبُّنَا rabbunā Tuhan kami
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
إِنَّآ innā sesungguhnya kami
إِلَيْكُمْ ilaykum kepada kamu
لَمُرْسَلُونَ lamur'salūna benar-benar orang yang diutus

Ayat 17 - Surah Yaseen: 5 kata

وَمَا عَلَيْنَآ إِلَّا ٱلْبَلَـٰغُ ٱلْمُبِينُ

Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas".

وَمَا wamā dan tidak ada
عَلَيْنَآ ʿalaynā atas kami
إِلَّا illā kecuali
ٱلْبَلَـٰغُ l-balāghu penyampaian
ٱلْمُبِينُ l-mubīnu yang nyata

Ayat 18 - Surah Yaseen: 12 kata

قَالُوٓا۟ إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهُوا۟ لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌۭ

Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
إِنَّا innā sesungguhnya kami
تَطَيَّرْنَا taṭayyarnā kami sial/celaka
بِكُمْ ۖ bikum dengan/untuk kalian
لَئِن la-in sungguh jika
لَّمْ lam tidak
تَنتَهُوا۟ tantahū kamu berhenti
لَنَرْجُمَنَّكُمْ lanarjumannakum niscaya kami lempari batu kamu
وَلَيَمَسَّنَّكُم walayamassannakum dan sungguh akan menimpa kamu
مِّنَّا minnā dari kami
عَذَابٌ ʿadhābun siksaan
أَلِيمٌۭ alīmun pedih

Ayat 19 - Surah Yaseen: 9 kata

قَالُوا۟ طَـٰٓئِرُكُم مَّعَكُمْ ۚ أَئِن ذُكِّرْتُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌۭ مُّسْرِفُونَ

Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
طَـٰٓئِرُكُم ṭāirukum kesialan/kecelakaan kamu
مَّعَكُمْ ۚ maʿakum bersamamu/karena kamu
أَئِن a-in apakah jika
ذُكِّرْتُم ۚ dhukkir'tum kamu diberi peringatan
بَلْ bal bahkan/tetapi
أَنتُمْ antum kamu
قَوْمٌۭ qawmun kaum
مُّسْرِفُونَ mus'rifūna orang-orang yang melampaui batas

Ayat 20 - Surah Yaseen: 10 kata

وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا ٱلْمَدِينَةِ رَجُلٌۭ يَسْعَىٰ قَالَ يَـٰقَوْمِ ٱتَّبِعُوا۟ ٱلْمُرْسَلِينَ

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".

وَجَآءَ wajāa dan datanglah
مِنْ min dari
أَقْصَا aqṣā ujung
ٱلْمَدِينَةِ l-madīnati kota
رَجُلٌۭ rajulun seorang laki-laki
يَسْعَىٰ yasʿā terburu-buru
قَالَ qāla ia berkata
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
ٱتَّبِعُوا۟ ittabiʿū ikutilah
ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna utusan-utusan

Ayat 21 - Surah Yaseen: 7 kata

ٱتَّبِعُوا۟ مَن لَّا يَسْـَٔلُكُمْ أَجْرًۭا وَهُم مُّهْتَدُونَ

Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

ٱتَّبِعُوا۟ ittabiʿū ikutilah
مَن man orang
لَّا lā tidak
يَسْـَٔلُكُمْ yasalukum ia minta kepadamu
أَجْرًۭا ajran upah
وَهُم wahum dan mereka
مُّهْتَدُونَ muh'tadūna orang-orang yang mendapat petunjuk

Ayat 22 - Surah Yaseen: 8 kata

وَمَا لِىَ لَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِى فَطَرَنِى وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?

وَمَا wamā dan mengapa
لِىَ liya bagiku
لَآ lā tidak
أَعْبُدُ aʿbudu aku menyembah
ٱلَّذِى alladhī (Tuhan) yang
فَطَرَنِى faṭaranī telah menciptakan aku
وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepada-Nya
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Ayat 23 - Surah Yaseen: 15 kata

ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدْنِ ٱلرَّحْمَـٰنُ بِضُرٍّۢ لَّا تُغْنِ عَنِّى شَفَـٰعَتُهُمْ شَيْـًۭٔا وَلَا يُنقِذُونِ

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa'at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?

ءَأَتَّخِذُ a-attakhidhu apakah aku akan mengambil/menyembah
مِن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain Dia
ءَالِهَةً ālihatan tuhan-tuhan
إِن in jika
يُرِدْنِ yurid'ni menghendaki terhadapku
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
بِضُرٍّۢ biḍurrin dengan kemudaratan
لَّا lā tidak
تُغْنِ tugh'ni memberi manfaat
عَنِّى ʿannī dariku/bagiku
شَفَـٰعَتُهُمْ shafāʿatuhum syafaat/pertolongan mereka
شَيْـًۭٔا shayan sedikitpun/sesuatu
وَلَا walā dan tidak
يُنقِذُونِ yunqidhūni mereka melepaskan/menyelamatkan aku

Ayat 24 - Surah Yaseen: 5 kata

إِنِّىٓ إِذًۭا لَّفِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍ

Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.

إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
إِذًۭا idhan jika demikian
لَّفِى lafī sungguh/pasti dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan
مُّبِينٍ mubīnin yang nyata

Ayat 25 - Surah Yaseen: 4 kata

إِنِّىٓ ءَامَنتُ بِرَبِّكُمْ فَٱسْمَعُونِ

Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku.

إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
ءَامَنتُ āmantu aku telah beriman
بِرَبِّكُمْ birabbikum dengan/kepada Tuhanmu
فَٱسْمَعُونِ fa-is'maʿūni maka dengarkanlah aku

Ayat 26 - Surah Yaseen: 7 kata

قِيلَ ٱدْخُلِ ٱلْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَـٰلَيْتَ قَوْمِى يَعْلَمُونَ

Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke surga". Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui.

قِيلَ qīla dikatakan
ٱدْخُلِ ud'khuli masuklah
ٱلْجَنَّةَ ۖ l-janata sorga
قَالَ qāla ia berkata
يَـٰلَيْتَ yālayta seandainya
قَوْمِى qawmī kaumku
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 27 - Surah Yaseen: 7 kata

بِمَا غَفَرَ لِى رَبِّى وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُكْرَمِينَ

Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan".

بِمَا bimā dengan apa/sebab
غَفَرَ ghafara memberi ampun
لِى lī padaku
رَبِّى rabbī Tuhanku
وَجَعَلَنِى wajaʿalanī dan Dia menjadikan aku
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْمُكْرَمِينَ l-muk'ramīna orang-orang yang dimuliakan

Ayat 28 - Surah Yaseen: 13 kata

۞ وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنۢ بَعْدِهِۦ مِن جُندٍۢ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ

Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.

۞ وَمَآ wamā dan tidak
أَنزَلْنَا anzalnā Kami tidak menurunkan
عَلَىٰ ʿalā atas
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
مِنۢ min dari
بَعْدِهِۦ baʿdihi sesudahnya/dia
مِن min dari
جُندٍۢ jundin tentara
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَمَا wamā dan tidak
كُنَّا kunnā layak Kami
مُنزِلِينَ munzilīna yang menurunkan

Ayat 29 - Surah Yaseen: 8 kata

إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ فَإِذَا هُمْ خَـٰمِدُونَ

Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.

إِن in tidak
كَانَتْ kānat ada
إِلَّا illā kecuali
صَيْحَةًۭ ṣayḥatan suara keras
وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan satu kali
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هُمْ hum mereka
خَـٰمِدُونَ khāmidūna mereka padam/mati

Ayat 30 - Surah Yaseen: 11 kata

يَـٰحَسْرَةً عَلَى ٱلْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.

يَـٰحَسْرَةً yāḥasratan alangkah besarnya penyesalan
عَلَى ʿalā atas
ٱلْعِبَادِ ۚ l-ʿibādi hamba-hamba
مَا mā tidak
يَأْتِيهِم yatīhim datang kepada mereka
مِّن min dari
رَّسُولٍ rasūlin seorang Rasul
إِلَّا illā kecuali
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
بِهِۦ bihi dengannya/padanya
يَسْتَهْزِءُونَ yastahziūna mereka memperolok-olok

Ayat 31 - Surah Yaseen: 11 kata

أَلَمْ يَرَوْا۟ كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ ٱلْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ

Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka.

أَلَمْ alam apakah tidak
يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan
كَمْ kam berapa banyak
أَهْلَكْنَا ahlaknā Kami telah binasakan
قَبْلَهُم qablahum sebelum mereka
مِّنَ mina dari
ٱلْقُرُونِ l-qurūni kurun/ummat-ummat
أَنَّهُمْ annahum bahwasannya mereka
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
لَا lā tidak
يَرْجِعُونَ yarjiʿūna mereka akan menyembah

Ayat 32 - Surah Yaseen: 6 kata

وَإِن كُلٌّۭ لَّمَّا جَمِيعٌۭ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ

Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami.

وَإِن wa-in dan tidak lain
كُلٌّۭ kullun setiap mereka
لَّمَّا lammā melainkan
جَمِيعٌۭ jamīʿun kesemuanya
لَّدَيْنَا ladaynā disisi Kami
مُحْضَرُونَ muḥ'ḍarūna mereka dihadirkan/dihadapkan

Ayat 33 - Surah Yaseen: 10 kata

وَءَايَةٌۭ لَّهُمُ ٱلْأَرْضُ ٱلْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَـٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّۭا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan.

وَءَايَةٌۭ waāyatun dan suatu tanda
لَّهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
ٱلْمَيْتَةُ l-maytatu yang mati
أَحْيَيْنَـٰهَا aḥyaynāhā dan Kami keluarkan
وَأَخْرَجْنَا wa-akhrajnā daripadanya
مِنْهَا min'hā daripadanya
حَبًّۭا ḥabban biji-bijian
فَمِنْهُ famin'hu maka daripadanya
يَأْكُلُونَ yakulūna mereka makan

Ayat 34 - Surah Yaseen: 10 kata

وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّـٰتٍۢ مِّن نَّخِيلٍۢ وَأَعْنَـٰبٍۢ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ ٱلْعُيُونِ

Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
فِيهَا fīhā di dalamnya/padanya
جَنَّـٰتٍۢ jannātin kebun-kebun
مِّن min dari
نَّخِيلٍۢ nakhīlin korma
وَأَعْنَـٰبٍۢ wa-aʿnābin dan anggur
وَفَجَّرْنَا wafajjarnā dan Kami pancarkan
فِيهَا fīhā di dalamnya
مِنَ mina dari
ٱلْعُيُونِ l-ʿuyūni mata air

Ayat 35 - Surah Yaseen: 8 kata

لِيَأْكُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

لِيَأْكُلُوا۟ liyakulū supaya mereka makan
مِن min dari
ثَمَرِهِۦ thamarihi buahnya
وَمَا wamā dan apa
عَمِلَتْهُ ʿamilathu yang diusahakannya
أَيْدِيهِمْ ۖ aydīhim tangan-tangan mereka
أَفَلَا afalā maka mengapa tidak
يَشْكُرُونَ yashkurūna mereka bersyukur

Ayat 36 - Surah Yaseen: 13 kata

سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَزْوَٰجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَ khalaqa telah menciptakan
ٱلْأَزْوَٰجَ l-azwāja pasangan-pasangan
كُلَّهَا kullahā semuanya
مِمَّا mimmā dari apa
تُنۢبِتُ tunbitu ditumbuhkan
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
وَمِنْ wamin dan dari
أَنفُسِهِمْ anfusihim diri mereka sendiri
وَمِمَّا wamimmā dan dari apa
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka ketahui

Ayat 37 - Surah Yaseen: 9 kata

وَءَايَةٌۭ لَّهُمُ ٱلَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ ٱلنَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.

وَءَايَةٌۭ waāyatun dan suatu tanda
لَّهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلَّيْلُ al-laylu malam
نَسْلَخُ naslakhu Kami tanggalkan
مِنْهُ min'hu daripadanya/malam itu
ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هُم hum mereka
مُّظْلِمُونَ muẓ'limūna mereka kegelapan

Ayat 38 - Surah Yaseen: 8 kata

وَٱلشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّۢ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

وَٱلشَّمْسُ wal-shamsu dan matahari
تَجْرِى tajrī berjalan
لِمُسْتَقَرٍّۢ limus'taqarrin di tempat ketetapan/peredaran
لَّهَا ۚ lahā baginya
ذَٰلِكَ dhālika demikian
تَقْدِيرُ taqdīru ketetapan
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلْعَلِيمِ l-ʿalīmi Maha Mengetahui

Ayat 39 - Surah Yaseen: 7 kata

وَٱلْقَمَرَ قَدَّرْنَـٰهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَٱلْعُرْجُونِ ٱلْقَدِيمِ

Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.

وَٱلْقَمَرَ wal-qamara dan bulan
قَدَّرْنَـٰهُ qaddarnāhu telah Kami tetapkannya
مَنَازِلَ manāzila tempat-tempat(nya)
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
عَادَ ʿāda ia kembali
كَٱلْعُرْجُونِ kal-ʿur'jūni seperti tandan
ٱلْقَدِيمِ l-qadīmi yang tua

Ayat 40 - Surah Yaseen: 15 kata

لَا ٱلشَّمْسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدْرِكَ ٱلْقَمَرَ وَلَا ٱلَّيْلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِ ۚ وَكُلٌّۭ فِى فَلَكٍۢ يَسْبَحُونَ

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

لَا lā tidak
ٱلشَّمْسُ l-shamsu matahari
يَنۢبَغِى yanbaghī patut/mungkin
لَهَآ lahā baginya
أَن an bahwa
تُدْرِكَ tud'rika mendapatkan/mengejar
ٱلْقَمَرَ l-qamara bulan
وَلَا walā and not
ٱلَّيْلُ al-laylu malam
سَابِقُ sābiqu mendahului
ٱلنَّهَارِ ۚ l-nahāri siang
وَكُلٌّۭ wakullun dan masing-masing
فِى fī dalam
فَلَكٍۢ falakin garis edar
يَسْبَحُونَ yasbaḥūna mereka beredar

Ayat 41 - Surah Yaseen: 8 kata

وَءَايَةٌۭ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ

Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan.

وَءَايَةٌۭ waāyatun dan dan suatu tanda
لَّهُمْ lahum bagi mereka
أَنَّا annā bahwasannya Kami
حَمَلْنَا ḥamalnā Kami bawa/angkut
ذُرِّيَّتَهُمْ dhurriyyatahum keturunan mereka
فِى fī dalam
ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu/bahtera
ٱلْمَشْحُونِ l-mashḥūni penuh muatan

Ayat 42 - Surah Yaseen: 6 kata

وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِۦ مَا يَرْكَبُونَ

dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.

وَخَلَقْنَا wakhalaqnā dan Kami ciptakan
لَهُم lahum untuk mereka
مِّن min dari
مِّثْلِهِۦ mith'lihi seperti/serupa itu
مَا mā apa
يَرْكَبُونَ yarkabūna mereka kendarai

Ayat 43 - Surah Yaseen: 9 kata

وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ

Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.

وَإِن wa-in dan jika
نَّشَأْ nasha Kami menghendaki
نُغْرِقْهُمْ nugh'riq'hum Kami tenggelamkan mereka
فَلَا falā maka tidak
صَرِيخَ ṣarīkha pertolongan
لَهُمْ lahum bagi mereka
وَلَا walā dan tidak
هُمْ hum mereka
يُنقَذُونَ yunqadhūna mereka dilepaskan/diselamatkan

Ayat 44 - Surah Yaseen: 6 kata

إِلَّا رَحْمَةًۭ مِّنَّا وَمَتَـٰعًا إِلَىٰ حِينٍۢ

Tetapi (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.

إِلَّا illā kecuali
رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
مِّنَّا minnā dari Kami
وَمَتَـٰعًا wamatāʿan dan kesenangan hidup
إِلَىٰ ilā sampai
حِينٍۢ ḥīnin suatu waktu

Ayat 45 - Surah Yaseen: 11 kata

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُوا۟ مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling).

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
قِيلَ qīla dikatakan
لَهُمُ lahumu kepada mereka
ٱتَّقُوا۟ ittaqū takutlah kamu
مَا mā apa
بَيْنَ bayna yang diantara
أَيْدِيكُمْ aydīkum tanganmu/hadapanmu
وَمَا wamā dan apa
خَلْفَكُمْ khalfakum di belakangmu
لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian
تُرْحَمُونَ tur'ḥamūna kamu diberi rahmat

Ayat 46 - Surah Yaseen: 11 kata

وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍۢ مِّنْ ءَايَـٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ

Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.

وَمَا wamā dan tidak
تَأْتِيهِم tatīhim datang kepada mereka
مِّنْ min dari
ءَايَةٍۢ āyatin suatu tanda
مِّنْ min dari
ءَايَـٰتِ āyāti tanda-tanda
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
إِلَّا illā kecuali
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
عَنْهَا ʿanhā daripadanya
مُعْرِضِينَ muʿ'riḍīna orang-orang yang berpaling

Ayat 47 - Surah Yaseen: 24 kata

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطْعَمَهُۥٓ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍۢ

Dan apabila dikatakakan kepada mereka: "Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu", maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: "Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata".

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
قِيلَ qīla dikatakan
لَهُمْ lahum kepada mereka
أَنفِقُوا۟ anfiqū nafkahkan/belanjakan
مِمَّا mimmā dari sebagian
رَزَقَكُمُ razaqakumu memberi rezeki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
قَالَ qāla berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
أَنُطْعِمُ anuṭ'ʿimu apakah kami memberi makan
مَن man orang
لَّوْ law jika
يَشَآءُ yashāu menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَطْعَمَهُۥٓ aṭʿamahu Dia memberinya makan
إِنْ in tidaklah
أَنتُمْ antum kamu
إِلَّا illā kecuali
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan
مُّبِينٍۢ mubīnin nyata

Ayat 48 - Surah Yaseen: 7 kata

وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

Dan mereka berkata: "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?".

وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata
مَتَىٰ matā bilakah
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْوَعْدُ l-waʿdu janji
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Ayat 49 - Surah Yaseen: 8 kata

مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ

Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.

مَا mā tidak
يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka menunggu
إِلَّا illā kecuali
صَيْحَةًۭ ṣayḥatan teriakan/suara keras
وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan satu kali
تَأْخُذُهُمْ takhudhuhum menimpa mereka
وَهُمْ wahum dan/ketika mereka
يَخِصِّمُونَ yakhiṣṣimūna mereka bertengkar

Ayat 50 - Surah Yaseen: 7 kata

فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةًۭ وَلَآ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ

lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.

فَلَا falā maka tidak
يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka kuasa (membuat)
تَوْصِيَةًۭ tawṣiyatan satu wasiat
وَلَآ walā dan tidak
إِلَىٰٓ ilā kecuali
أَهْلِهِمْ ahlihim keluarga mereka
يَرْجِعُونَ yarjiʿūna mereka kembali

Ayat 51 - Surah Yaseen: 10 kata

وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ

Dan ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.

وَنُفِخَ wanufikha dan ditiuplah
فِى fī dalam
ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هُم hum mereka
مِّنَ mina dari
ٱلْأَجْدَاثِ l-ajdāthi kubur
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
يَنسِلُونَ yansilūna mereka datang/menuju

Ayat 52 - Surah Yaseen: 12 kata

قَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَـٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَصَدَقَ ٱلْمُرْسَلُونَ

Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya).

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
يَـٰوَيْلَنَا yāwaylanā betapa celakanya kami
مَنۢ man siapakah
بَعَثَنَا baʿathanā membangkitkan kami
مِن min dari
مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ marqadinā tempat tidur kami
هَـٰذَا hādhā ini
مَا mā apa
وَعَدَ waʿada dijanjikan
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
وَصَدَقَ waṣadaqa dan benar
ٱلْمُرْسَلُونَ l-mur'salūna para Rasul

Ayat 53 - Surah Yaseen: 10 kata

إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌۭ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ

Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami.

إِن in tidak
كَانَتْ kānat ada
إِلَّا illā kecuali
صَيْحَةًۭ ṣayḥatan teriakan/suara keras
وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan satu kali
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هُمْ hum mereka
جَمِيعٌۭ jamīʿun semuanya
لَّدَيْنَا ladaynā di sisi/di hadapan Kami
مُحْضَرُونَ muḥ'ḍarūna orang-orang yang dihadapkan/dikumpulkan

Ayat 54 - Surah Yaseen: 11 kata

فَٱلْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌۭ شَيْـًۭٔا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.

فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari itu
لَا lā tidak
تُظْلَمُ tuẓ'lamu dianiaya/dirugikan
نَفْسٌۭ nafsun seseorang
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikitpun
وَلَا walā dan tidak
تُجْزَوْنَ tuj'zawna kamu diberi balasan
إِلَّا illā kecuali
مَا mā apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 55 - Surah Yaseen: 7 kata

إِنَّ أَصْحَـٰبَ ٱلْجَنَّةِ ٱلْيَوْمَ فِى شُغُلٍۢ فَـٰكِهُونَ

Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).

إِنَّ inna sesungguhnya
أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni
ٱلْجَنَّةِ l-janati sorga
ٱلْيَوْمَ l-yawma pada hari itu
فِى fī dalam
شُغُلٍۢ shughulin kesibukan
فَـٰكِهُونَ fākihūna bersenang-senang

Ayat 56 - Surah Yaseen: 7 kata

هُمْ وَأَزْوَٰجُهُمْ فِى ظِلَـٰلٍ عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ مُتَّكِـُٔونَ

Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.

هُمْ hum mereka
وَأَزْوَٰجُهُمْ wa-azwājuhum dan isteri-isteri mereka
فِى fī dalam
ظِلَـٰلٍ ẓilālin tempat yang teduh
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْأَرَآئِكِ l-arāiki tempat duduk/pelamin
مُتَّكِـُٔونَ muttakiūna mereka bersandar

Ayat 57 - Surah Yaseen: 6 kata

لَهُمْ فِيهَا فَـٰكِهَةٌۭ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ

Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.

لَهُمْ lahum bagi mereka/memperoleh
فِيهَا fīhā di dalamnya (sorga)
فَـٰكِهَةٌۭ fākihatun buah-buahan
وَلَهُم walahum dan bagi mereka/memperoleh
مَّا mā apa
يَدَّعُونَ yaddaʿūna yang mereka minta

Ayat 58 - Surah Yaseen: 5 kata

سَلَـٰمٌۭ قَوْلًۭا مِّن رَّبٍّۢ رَّحِيمٍۢ

(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.

سَلَـٰمٌۭ salāmun penghormatan/sejahtera
قَوْلًۭا qawlan perkataan/kata
مِّن min dari
رَّبٍّۢ rabbin Tuhan
رَّحِيمٍۢ raḥīmin Maha Penyayang

Ayat 59 - Surah Yaseen: 4 kata

وَٱمْتَـٰزُوا۟ ٱلْيَوْمَ أَيُّهَا ٱلْمُجْرِمُونَ

Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat.

وَٱمْتَـٰزُوا۟ wa-im'tāzū dan berpisahlah kamu
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
أَيُّهَا ayyuhā hai
ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa

Ayat 60 - Surah Yaseen: 13 kata

۞ أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَـٰبَنِىٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا۟ ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّۭ مُّبِينٌۭ

Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",

۞ أَلَمْ alam tidaklah
أَعْهَدْ aʿhad Aku peringatkan/memerintahkan
إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu
يَـٰبَنِىٓ yābanī Wahai keturunan
ءَادَمَ ādama Adam
أَن an bahwa
لَّا lā tidak
تَعْبُدُوا۟ taʿbudū kamu menyembah
ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ l-shayṭāna syaitan
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia
لَكُمْ lakum bagi kalian
عَدُوٌّۭ ʿaduwwun musuh
مُّبِينٌۭ mubīnun nyata

Ayat 61 - Surah Yaseen: 5 kata

وَأَنِ ٱعْبُدُونِى ۚ هَـٰذَا صِرَٰطٌۭ مُّسْتَقِيمٌۭ

dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.

وَأَنِ wa-ani dan hendaklah
ٱعْبُدُونِى ۚ uʿ'budūnī kamu menyembah-Ku
هَـٰذَا hādhā ini
صِرَٰطٌۭ ṣirāṭun jalan
مُّسْتَقِيمٌۭ mus'taqīmun lurus

Ayat 62 - Surah Yaseen: 8 kata

وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّۭا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا۟ تَعْقِلُونَ

Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan?.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَضَلَّ aḍalla ia telah menyesatkan
مِنكُمْ minkum diantara kamu
جِبِلًّۭا jibillan sejumlah/sebagian
كَثِيرًا ۖ kathīran banyak/besar
أَفَلَمْ afalam maka apakah tidak
تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi
تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

Ayat 63 - Surah Yaseen: 5 kata

هَـٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ

Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya).

هَـٰذِهِۦ hādhihi ini
جَهَنَّمُ jahannamu Jahannam
ٱلَّتِى allatī adalah
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تُوعَدُونَ tūʿadūna kamu diancam

Ayat 64 - Surah Yaseen: 5 kata

ٱصْلَوْهَا ٱلْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ

Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.

ٱصْلَوْهَا iṣ'lawhā masuklah ke dalamnya
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
بِمَا bimā karena
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَكْفُرُونَ takfurūna kalian kafir

Ayat 65 - Surah Yaseen: 11 kata

ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

ٱلْيَوْمَ al-yawma pada hari ini
نَخْتِمُ nakhtimu Kami kunci/tutup
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَفْوَٰهِهِمْ afwāhihim mulut-mulut mereka
وَتُكَلِّمُنَآ watukallimunā dan berkata kepada Kami
أَيْدِيهِمْ aydīhim tangan-tangan mereka
وَتَشْهَدُ watashhadu dan memberi kesaksian
أَرْجُلُهُم arjuluhum kaki-kaki mereka
بِمَا bimā dengan/terhadap apa
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَكْسِبُونَ yaksibūna mereka usahakan

Ayat 66 - Surah Yaseen: 9 kata

وَلَوْ نَشَآءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰٓ أَعْيُنِهِمْ فَٱسْتَبَقُوا۟ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ

Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya).

وَلَوْ walaw dan jika
نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki
لَطَمَسْنَا laṭamasnā tentu Kami hapuskan/gelapkan
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَعْيُنِهِمْ aʿyunihim penglihatan mata mereka
فَٱسْتَبَقُوا۟ fa-is'tabaqū lalu mereka berlomba-lomba
ٱلصِّرَٰطَ l-ṣirāṭa jalan
فَأَنَّىٰ fa-annā maka bagaimana
يُبْصِرُونَ yub'ṣirūna mereka melihat

Ayat 67 - Surah Yaseen: 10 kata

وَلَوْ نَشَآءُ لَمَسَخْنَـٰهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا ٱسْتَطَـٰعُوا۟ مُضِيًّۭا وَلَا يَرْجِعُونَ

Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada; maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.

وَلَوْ walaw dan jika
نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki
لَمَسَخْنَـٰهُمْ lamasakhnāhum tentu Kami rubah rupa mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
مَكَانَتِهِمْ makānatihim tempat mereka berada
فَمَا famā maka tidak
ٱسْتَطَـٰعُوا۟ is'taṭāʿū mereka sanggup
مُضِيًّۭا muḍiyyan maju/berjalan
وَلَا walā dan tidak
يَرْجِعُونَ yarjiʿūna mereka kembali

Ayat 68 - Surah Yaseen: 7 kata

وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ

Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?

وَمَن waman dan barangsiapa
نُّعَمِّرْهُ nuʿammir'hu Kami panjangkan umurnya
نُنَكِّسْهُ nunakkis'hu Kami kembalikan dia
فِى fī dalam/kepada
ٱلْخَلْقِ ۖ l-khalqi kejadian
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka menggunakan akal/berpikir

Ayat 69 - Surah Yaseen: 12 kata

وَمَا عَلَّمْنَـٰهُ ٱلشِّعْرَ وَمَا يَنۢبَغِى لَهُۥٓ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌۭ وَقُرْءَانٌۭ مُّبِينٌۭ

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.

وَمَا wamā dan tidak
عَلَّمْنَـٰهُ ʿallamnāhu Kami mengajarkannya
ٱلشِّعْرَ l-shiʿ'ra syair
وَمَا wamā dan tidak
يَنۢبَغِى yanbaghī layak
لَهُۥٓ ۚ lahu baginya
إِنْ in tidak
هُوَ huwa ia
إِلَّا illā kecuali
ذِكْرٌۭ dhik'run peringatan/pelajaran
وَقُرْءَانٌۭ waqur'ānun dan bacaan
مُّبِينٌۭ mubīnun nyata

Ayat 70 - Surah Yaseen: 8 kata

لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّۭا وَيَحِقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ

supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.

لِّيُنذِرَ liyundhira supaya dia memberi peringatan
مَن man orang-orang
كَانَ kāna adalah
حَيًّۭا ḥayyan hidup
وَيَحِقَّ wayaḥiqqa dan pasti berlaku
ٱلْقَوْلُ l-qawlu perkataan/azab
عَلَى ʿalā atas
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir

Ayat 71 - Surah Yaseen: 12 kata

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَآ أَنْعَـٰمًۭا فَهُمْ لَهَا مَـٰلِكُونَ

Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya?

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَرَوْا۟ yaraw mereka melihat/memperlihatkan
أَنَّا annā bahwasannya Kami
خَلَقْنَا khalaqnā Kami telah menciptakan
لَهُم lahum untuk mereka
مِّمَّا mimmā dari sebagian apa
عَمِلَتْ ʿamilat mengerjakan/menciptakan
أَيْدِينَآ aydīnā tangan/kekuasaan Kami
أَنْعَـٰمًۭا anʿāman binatang ternak
فَهُمْ fahum lalu mereka
لَهَا lahā padanya
مَـٰلِكُونَ mālikūna mereka memiliki/menguasai

Ayat 72 - Surah Yaseen: 6 kata

وَذَلَّلْنَـٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ

Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.

وَذَلَّلْنَـٰهَا wadhallalnāhā dan Kami tundukkannya
لَهُمْ lahum untuk mereka
فَمِنْهَا famin'hā maka sebagiannya
رَكُوبُهُمْ rakūbuhum tunggangan mereka
وَمِنْهَا wamin'hā dan sebagiannya
يَأْكُلُونَ yakulūna mereka makan

Ayat 73 - Surah Yaseen: 6 kata

وَلَهُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?

وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka (memperoleh)
فِيهَا fīhā padanya
مَنَـٰفِعُ manāfiʿu kemanfaatan
وَمَشَارِبُ ۖ wamashāribu dan minuman
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
يَشْكُرُونَ yashkurūna mereka bersyukur

Ayat 74 - Surah Yaseen: 7 kata

وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةًۭ لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ

Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.

وَٱتَّخَذُوا۟ wa-ittakhadhū dan mereka mengambil/menyembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ءَالِهَةًۭ ālihatan tuhan-tuhan
لَّعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يُنصَرُونَ yunṣarūna mereka ditolong

Ayat 75 - Surah Yaseen: 7 kata

لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌۭ مُّحْضَرُونَ

Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.

لَا lā tidak
يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka tidak kuasa
نَصْرَهُمْ naṣrahum menolong mereka
وَهُمْ wahum sedang mereka
لَهُمْ lahum untuk mereka
جُندٌۭ jundun bala tentara
مُّحْضَرُونَ muḥ'ḍarūna dihadapkan/disiapkan

Ayat 76 - Surah Yaseen: 9 kata

فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ

Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.

فَلَا falā maka janganlah
يَحْزُنكَ yaḥzunka menyedihkan kamu
قَوْلُهُمْ ۘ qawluhum perkataan mereka
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
نَعْلَمُ naʿlamu Kami mengetahui
مَا mā apa
يُسِرُّونَ yusirrūna yang mereka rahasiakan
وَمَا wamā dan apa yang
يُعْلِنُونَ yuʿ'linūna mereka nyatakan

Ayat 77 - Surah Yaseen: 11 kata

أَوَلَمْ يَرَ ٱلْإِنسَـٰنُ أَنَّا خَلَقْنَـٰهُ مِن نُّطْفَةٍۢ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌۭ مُّبِينٌۭ

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَرَ yara memperhatikan
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
أَنَّا annā bahwasannya Kami
خَلَقْنَـٰهُ khalaqnāhu Kami menciptakannya
مِن min dari
نُّطْفَةٍۢ nuṭ'fatin air mani
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هُوَ huwa dia
خَصِيمٌۭ khaṣīmun musuh
مُّبِينٌۭ mubīnun nyata

Ayat 78 - Surah Yaseen: 11 kata

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًۭا وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَـٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌۭ

Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"

وَضَرَبَ waḍaraba dan dia membuat
لَنَا lanā bagi Kami
مَثَلًۭا mathalan perumpamaan
وَنَسِىَ wanasiya dan dia lupa
خَلْقَهُۥ ۖ khalqahu kejadiannya
قَالَ qāla dia berkata
مَن man siapa
يُحْىِ yuḥ'yī menghidupkan
ٱلْعِظَـٰمَ l-ʿiẓāma tulang-tulang
وَهِىَ wahiya padahal ia
رَمِيمٌۭ ramīmun sudah hancur

Ayat 79 - Surah Yaseen: 10 kata

قُلْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍۢ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.

قُلْ qul katakanlah
يُحْيِيهَا yuḥ'yīhā menghidupkannya
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَنشَأَهَآ ansha-ahā menumbuhkan/menjadikannya
أَوَّلَ awwala pertama
مَرَّةٍۢ ۖ marratin kali
وَهُوَ wahuwa dan Dia
بِكُلِّ bikulli dengan/tentang segala
خَلْقٍ khalqin makhluk
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 80 - Surah Yaseen: 11 kata

ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلْأَخْضَرِ نَارًۭا فَإِذَآ أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ

yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".

ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala menjadikan
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنَ mina dari
ٱلشَّجَرِ l-shajari pohon
ٱلْأَخْضَرِ l-akhḍari hijau
نَارًۭا nāran api
فَإِذَآ fa-idhā maka tiba-tiba
أَنتُم antum kamu
مِّنْهُ min'hu dari padanya (kayu itu)
تُوقِدُونَ tūqidūna kamu menyalakan

Ayat 81 - Surah Yaseen: 14 kata

أَوَلَيْسَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلْخَلَّـٰقُ ٱلْعَلِيمُ

Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

أَوَلَيْسَ awalaysa ataukah bukan
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
بِقَـٰدِرٍ biqādirin berkuasa
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَن an bahwa
يَخْلُقَ yakhluqa menciptakan
مِثْلَهُم ۚ mith'lahum serupa mereka itu
بَلَىٰ balā ya/benar
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْخَلَّـٰقُ l-khalāqu Maha Pencipta
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Ayat 82 - Surah Yaseen: 10 kata

إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia.

إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أَمْرُهُۥٓ amruhu urusan-Nya/perintah-Nya
إِذَآ idhā apabila
أَرَادَ arāda Dia menghendaki
شَيْـًٔا shayan sesuatu
أَن an bahwa
يَقُولَ yaqūla Dia berkata
لَهُۥ lahu kepadanya
كُن kun jadi
فَيَكُونُ fayakūnu maka jadilah

Ayat 83 - Surah Yaseen: 8 kata

فَسُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍۢ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

فَسُبْحَـٰنَ fasub'ḥāna maka Maha Suci
ٱلَّذِى alladhī yang
بِيَدِهِۦ biyadihi di tangan-Nya
مَلَكُوتُ malakūtu kekuasaan
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepadaNya
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
أستغفر الله Aku memohon ampun kepada Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi