Surah Yaseen kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Yaseen kata demi kata
Yaseen (يس) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 83 ayat, 725 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 725 kata untuk dipelajari, Surah Yaseen menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 4 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Yaseen: 1 kata
▶ Ayat kata demi kata
يسٓ
Yaa siin
Ayat 2 - Surah Yaseen: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْقُرْءَانِ ٱلْحَكِيمِ
Demi Al Quran yang penuh hikmah,
▶
وَٱلْقُرْءَانِ
wal-qur'āni
demi Al Qur'an
▶
ٱلْحَكِيمِ
l-ḥakīmi
penuh hikmat
Ayat 3 - Surah Yaseen: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,
▶
إِنَّكَ
innaka
sesungguhnya kamu
▶
لَمِنَ
lamina
sungguh dari (salah seorang)
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para rasul
Ayat 4 - Surah Yaseen: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ
(yang berada) diatas jalan yang lurus,
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
صِرَٰطٍۢ
ṣirāṭin
jalan
▶
مُّسْتَقِيمٍۢ
mus'taqīmin
yang lurus
Ayat 5 - Surah Yaseen: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَنزِيلَ ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
▶
تَنزِيلَ
tanzīla
diturunkan
▶
ٱلْعَزِيزِ
l-ʿazīzi
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمِ
l-raḥīmi
Maha Penyayang
Ayat 6 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِتُنذِرَ قَوْمًۭا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَـٰفِلُونَ
Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
▶
لِتُنذِرَ
litundhira
agar kamu memberi peringatan
▶
قَوْمًۭا
qawman
kaum
▶
مَّآ
mā
belum
▶
أُنذِرَ
undhira
diberi peringatan
▶
ءَابَآؤُهُمْ
ābāuhum
bapak-bapak mereka
▶
فَهُمْ
fahum
maka mereka
▶
غَـٰفِلُونَ
ghāfilūna
mereka lalai
Ayat 7 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَقَدْ حَقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَىٰٓ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman.
▶
لَقَدْ
laqad
sesungguhnya
▶
حَقَّ
ḥaqqa
pasti berlaku
▶
ٱلْقَوْلُ
l-qawlu
perkataan/keputusan
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
أَكْثَرِهِمْ
aktharihim
kebanyakan mereka
▶
فَهُمْ
fahum
maka mereka
▶
لَا
lā
tidak
▶
يُؤْمِنُونَ
yu'minūna
mereka beriman
Ayat 8 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا جَعَلْنَا فِىٓ أَعْنَـٰقِهِمْ أَغْلَـٰلًۭا فَهِىَ إِلَى ٱلْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ
Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
جَعَلْنَا
jaʿalnā
Kami telah menjadikan
▶
فِىٓ
fī
pada
▶
أَعْنَـٰقِهِمْ
aʿnāqihim
leher-leher mereka
▶
أَغْلَـٰلًۭا
aghlālan
belenggu
▶
فَهِىَ
fahiya
lalu ia
▶
إِلَى
ilā
sampai
▶
ٱلْأَذْقَانِ
l-adhqāni
dagu
▶
فَهُم
fahum
maka mereka
▶
مُّقْمَحُونَ
muq'maḥūna
tertengadah
Ayat 9 - Surah Yaseen: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّۭا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّۭا فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ
Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
▶
مِنۢ
min
dari
▶
بَيْنِ
bayni
antara
▶
أَيْدِيهِمْ
aydīhim
hadapan mereka
▶
سَدًّۭا
saddan
tutup/dinding
▶
وَمِنْ
wamin
dan dari
▶
خَلْفِهِمْ
khalfihim
belakang mereka
▶
سَدًّۭا
saddan
tutup/dinding
▶
فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ
fa-aghshaynāhum
lalu Kami tutup mereka
▶
فَهُمْ
fahum
maka mereka
▶
لَا
lā
tidak
▶
يُبْصِرُونَ
yub'ṣirūna
mereka tidak dapat melihat
Ayat 10 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَسَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.
▶
وَسَوَآءٌ
wasawāon
dan sama saja
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
ءَأَنذَرْتَهُمْ
a-andhartahum
apakah kamu beri peringatan mereka
▶
أَمْ
am
atau
▶
لَمْ
lam
tidak
▶
تُنذِرْهُمْ
tundhir'hum
kamu beri peringatan
▶
لَا
lā
tidak
▶
يُؤْمِنُونَ
yu'minūna
mereka akan beriman
Ayat 11 - Surah Yaseen: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكْرَ وَخَشِىَ ٱلرَّحْمَـٰنَ بِٱلْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍۢ وَأَجْرٍۢ كَرِيمٍ
Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
▶
إِنَّمَا
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
تُنذِرُ
tundhiru
kamu memberi peringatan
▶
مَنِ
mani
orang-orang
▶
ٱتَّبَعَ
ittabaʿa
mengikuti
▶
ٱلذِّكْرَ
l-dhik'ra
peringatan/pengajaran
▶
وَخَشِىَ
wakhashiya
dan dia takut
▶
ٱلرَّحْمَـٰنَ
l-raḥmāna
Maha Pengasih
▶
بِٱلْغَيْبِ ۖ
bil-ghaybi
dengan yang ghaib/tidak kelihatan
▶
فَبَشِّرْهُ
fabashir'hu
maka berilah dia kabar gembira
▶
بِمَغْفِرَةٍۢ
bimaghfiratin
dengan ampunan
▶
وَأَجْرٍۢ
wa-ajrin
dan pahala
▶
كَرِيمٍ
karīmin
yang mulia
Ayat 12 - Surah Yaseen: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَـٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَـٰهُ فِىٓ إِمَامٍۢ مُّبِينٍۢ
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
نَحْنُ
naḥnu
Kami
▶
نُحْىِ
nuḥ'yī
Kami menghidupkan
▶
ٱلْمَوْتَىٰ
l-mawtā
orang mati
▶
وَنَكْتُبُ
wanaktubu
dan Kami tulis
▶
مَا
mā
apa
▶
قَدَّمُوا۟
qaddamū
yang mereka kerjakan
▶
وَءَاثَـٰرَهُمْ ۚ
waāthārahum
dan bekas-bekas mereka
▶
وَكُلَّ
wakulla
dan segala
▶
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
▶
أَحْصَيْنَـٰهُ
aḥṣaynāhu
Kami hitung/kumpulkan
▶
فِىٓ
fī
dalam
▶
إِمَامٍۢ
imāmin
Kitab
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
yang nyata
Ayat 13 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱضْرِبْ لَهُم مَّثَلًا أَصْحَـٰبَ ٱلْقَرْيَةِ إِذْ جَآءَهَا ٱلْمُرْسَلُونَ
Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.
▶
وَٱضْرِبْ
wa-iḍ'rib
dan buatlah
▶
لَهُم
lahum
bagi mereka
▶
مَّثَلًا
mathalan
perumpamaan
▶
أَصْحَـٰبَ
aṣḥāba
penghuni/penduduk
▶
ٱلْقَرْيَةِ
l-qaryati
suatu negeri
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
جَآءَهَا
jāahā
datang kepada mereka
▶
ٱلْمُرْسَلُونَ
l-mur'salūna
utusan-utusan
Ayat 14 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ أَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمُ ٱثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍۢ فَقَالُوٓا۟ إِنَّآ إِلَيْكُم مُّرْسَلُونَ
(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu".
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
أَرْسَلْنَآ
arsalnā
Kami mengutus
▶
إِلَيْهِمُ
ilayhimu
kepada mereka
▶
ٱثْنَيْنِ
ith'nayni
dua orang
▶
فَكَذَّبُوهُمَا
fakadhabūhumā
lalu mereka mendustakan keduanya
▶
فَعَزَّزْنَا
faʿazzaznā
maka Kami kuatkan
▶
بِثَالِثٍۢ
bithālithin
dengan yang ketiga
▶
فَقَالُوٓا۟
faqālū
lalu mereka berkata
▶
إِنَّآ
innā
seesungguhnya kami
▶
إِلَيْكُم
ilaykum
kepadamu
▶
مُّرْسَلُونَ
mur'salūna
orang-orang yang diutus
Ayat 15 - Surah Yaseen: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ مَآ أَنتُمْ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحْمَـٰنُ مِن شَىْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ
Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
مَآ
mā
tidaklah
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
بَشَرٌۭ
basharun
manusia
▶
مِّثْلُنَا
mith'lunā
seperti kami
▶
وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أَنزَلَ
anzala
menurunkan
▶
ٱلرَّحْمَـٰنُ
l-raḥmānu
Yang Maha Pengasih
▶
مِن
min
dari
▶
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
▶
إِنْ
in
tidaklah
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
تَكْذِبُونَ
takdhibūna
kamu berdusta
Ayat 16 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّآ إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ
Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
رَبُّنَا
rabbunā
Tuhan kami
▶
يَعْلَمُ
yaʿlamu
Dia mengetahui
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya kami
▶
إِلَيْكُمْ
ilaykum
kepada kamu
▶
لَمُرْسَلُونَ
lamur'salūna
benar-benar orang yang diutus
Ayat 17 - Surah Yaseen: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا عَلَيْنَآ إِلَّا ٱلْبَلَـٰغُ ٱلْمُبِينُ
Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas".
▶
وَمَا
wamā
dan tidak ada
▶
عَلَيْنَآ
ʿalaynā
atas kami
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱلْبَلَـٰغُ
l-balāghu
penyampaian
▶
ٱلْمُبِينُ
l-mubīnu
yang nyata
Ayat 18 - Surah Yaseen: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهُوا۟ لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌۭ
Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
تَطَيَّرْنَا
taṭayyarnā
kami sial/celaka
▶
بِكُمْ ۖ
bikum
dengan/untuk kalian
▶
لَئِن
la-in
sungguh jika
▶
لَّمْ
lam
tidak
▶
تَنتَهُوا۟
tantahū
kamu berhenti
▶
لَنَرْجُمَنَّكُمْ
lanarjumannakum
niscaya kami lempari batu kamu
▶
وَلَيَمَسَّنَّكُم
walayamassannakum
dan sungguh akan menimpa kamu
▶
مِّنَّا
minnā
dari kami
▶
عَذَابٌ
ʿadhābun
siksaan
▶
أَلِيمٌۭ
alīmun
pedih
Ayat 19 - Surah Yaseen: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ طَـٰٓئِرُكُم مَّعَكُمْ ۚ أَئِن ذُكِّرْتُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌۭ مُّسْرِفُونَ
Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
طَـٰٓئِرُكُم
ṭāirukum
kesialan/kecelakaan kamu
▶
مَّعَكُمْ ۚ
maʿakum
bersamamu/karena kamu
▶
أَئِن
a-in
apakah jika
▶
ذُكِّرْتُم ۚ
dhukkir'tum
kamu diberi peringatan
▶
بَلْ
bal
bahkan/tetapi
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
قَوْمٌۭ
qawmun
kaum
▶
مُّسْرِفُونَ
mus'rifūna
orang-orang yang melampaui batas
Ayat 20 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَآءَ مِنْ أَقْصَا ٱلْمَدِينَةِ رَجُلٌۭ يَسْعَىٰ قَالَ يَـٰقَوْمِ ٱتَّبِعُوا۟ ٱلْمُرْسَلِينَ
Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".
▶
وَجَآءَ
wajāa
dan datanglah
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَقْصَا
aqṣā
ujung
▶
ٱلْمَدِينَةِ
l-madīnati
kota
▶
رَجُلٌۭ
rajulun
seorang laki-laki
▶
يَسْعَىٰ
yasʿā
terburu-buru
▶
قَالَ
qāla
ia berkata
▶
يَـٰقَوْمِ
yāqawmi
wahai kaumku
▶
ٱتَّبِعُوا۟
ittabiʿū
ikutilah
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
utusan-utusan
Ayat 21 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱتَّبِعُوا۟ مَن لَّا يَسْـَٔلُكُمْ أَجْرًۭا وَهُم مُّهْتَدُونَ
Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
▶
ٱتَّبِعُوا۟
ittabiʿū
ikutilah
▶
مَن
man
orang
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يَسْـَٔلُكُمْ
yasalukum
ia minta kepadamu
▶
أَجْرًۭا
ajran
upah
▶
وَهُم
wahum
dan mereka
▶
مُّهْتَدُونَ
muh'tadūna
orang-orang yang mendapat petunjuk
Ayat 22 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا لِىَ لَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِى فَطَرَنِى وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?
▶
وَمَا
wamā
dan mengapa
▶
لِىَ
liya
bagiku
▶
لَآ
lā
tidak
▶
أَعْبُدُ
aʿbudu
aku menyembah
▶
ٱلَّذِى
alladhī
(Tuhan) yang
▶
فَطَرَنِى
faṭaranī
telah menciptakan aku
▶
وَإِلَيْهِ
wa-ilayhi
dan kepada-Nya
▶
تُرْجَعُونَ
tur'jaʿūna
kalian dikembalikan
Ayat 23 - Surah Yaseen: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدْنِ ٱلرَّحْمَـٰنُ بِضُرٍّۢ لَّا تُغْنِ عَنِّى شَفَـٰعَتُهُمْ شَيْـًۭٔا وَلَا يُنقِذُونِ
Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa'at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?
▶
ءَأَتَّخِذُ
a-attakhidhu
apakah aku akan mengambil/menyembah
▶
مِن
min
dari
▶
دُونِهِۦٓ
dūnihi
selain Dia
▶
ءَالِهَةً
ālihatan
tuhan-tuhan
▶
إِن
in
jika
▶
يُرِدْنِ
yurid'ni
menghendaki terhadapku
▶
ٱلرَّحْمَـٰنُ
l-raḥmānu
Maha Pengasih
▶
بِضُرٍّۢ
biḍurrin
dengan kemudaratan
▶
لَّا
lā
tidak
▶
تُغْنِ
tugh'ni
memberi manfaat
▶
عَنِّى
ʿannī
dariku/bagiku
▶
شَفَـٰعَتُهُمْ
shafāʿatuhum
syafaat/pertolongan mereka
▶
شَيْـًۭٔا
shayan
sedikitpun/sesuatu
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
يُنقِذُونِ
yunqidhūni
mereka melepaskan/menyelamatkan aku
Ayat 24 - Surah Yaseen: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّىٓ إِذًۭا لَّفِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍ
Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya aku
▶
إِذًۭا
idhan
jika demikian
▶
لَّفِى
lafī
sungguh/pasti dalam
▶
ضَلَـٰلٍۢ
ḍalālin
kesesatan
▶
مُّبِينٍ
mubīnin
yang nyata
Ayat 25 - Surah Yaseen: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّىٓ ءَامَنتُ بِرَبِّكُمْ فَٱسْمَعُونِ
Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku.
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya aku
▶
ءَامَنتُ
āmantu
aku telah beriman
▶
بِرَبِّكُمْ
birabbikum
dengan/kepada Tuhanmu
▶
فَٱسْمَعُونِ
fa-is'maʿūni
maka dengarkanlah aku
Ayat 26 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قِيلَ ٱدْخُلِ ٱلْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَـٰلَيْتَ قَوْمِى يَعْلَمُونَ
Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke surga". Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui.
▶
قِيلَ
qīla
dikatakan
▶
ٱدْخُلِ
ud'khuli
masuklah
▶
ٱلْجَنَّةَ ۖ
l-janata
sorga
▶
قَالَ
qāla
ia berkata
▶
يَـٰلَيْتَ
yālayta
seandainya
▶
قَوْمِى
qawmī
kaumku
▶
يَعْلَمُونَ
yaʿlamūna
mereka mengetahui
Ayat 27 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
بِمَا غَفَرَ لِى رَبِّى وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُكْرَمِينَ
Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan".
▶
بِمَا
bimā
dengan apa/sebab
▶
غَفَرَ
ghafara
memberi ampun
▶
لِى
lī
padaku
▶
رَبِّى
rabbī
Tuhanku
▶
وَجَعَلَنِى
wajaʿalanī
dan Dia menjadikan aku
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمُكْرَمِينَ
l-muk'ramīna
orang-orang yang dimuliakan
Ayat 28 - Surah Yaseen: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنۢ بَعْدِهِۦ مِن جُندٍۢ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ
Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.
▶
۞ وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أَنزَلْنَا
anzalnā
Kami tidak menurunkan
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
قَوْمِهِۦ
qawmihi
kaumnya
▶
مِنۢ
min
dari
▶
بَعْدِهِۦ
baʿdihi
sesudahnya/dia
▶
مِن
min
dari
▶
جُندٍۢ
jundin
tentara
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كُنَّا
kunnā
layak Kami
▶
مُنزِلِينَ
munzilīna
yang menurunkan
Ayat 29 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ فَإِذَا هُمْ خَـٰمِدُونَ
Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.
▶
إِن
in
tidak
▶
كَانَتْ
kānat
ada
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
صَيْحَةًۭ
ṣayḥatan
suara keras
▶
وَٰحِدَةًۭ
wāḥidatan
satu kali
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
خَـٰمِدُونَ
khāmidūna
mereka padam/mati
Ayat 30 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَـٰحَسْرَةً عَلَى ٱلْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
▶
يَـٰحَسْرَةً
yāḥasratan
alangkah besarnya penyesalan
▶
عَلَى
ʿalā
atas
▶
ٱلْعِبَادِ ۚ
l-ʿibādi
hamba-hamba
▶
مَا
mā
tidak
▶
يَأْتِيهِم
yatīhim
datang kepada mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
رَّسُولٍ
rasūlin
seorang Rasul
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya/padanya
▶
يَسْتَهْزِءُونَ
yastahziūna
mereka memperolok-olok
Ayat 31 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَلَمْ يَرَوْا۟ كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ ٱلْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ
Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka.
▶
أَلَمْ
alam
apakah tidak
▶
يَرَوْا۟
yaraw
mereka memperhatikan
▶
كَمْ
kam
berapa banyak
▶
أَهْلَكْنَا
ahlaknā
Kami telah binasakan
▶
قَبْلَهُم
qablahum
sebelum mereka
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْقُرُونِ
l-qurūni
kurun/ummat-ummat
▶
أَنَّهُمْ
annahum
bahwasannya mereka
▶
إِلَيْهِمْ
ilayhim
kepada mereka
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَرْجِعُونَ
yarjiʿūna
mereka akan menyembah
Ayat 32 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِن كُلٌّۭ لَّمَّا جَمِيعٌۭ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ
Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami.
▶
وَإِن
wa-in
dan tidak lain
▶
كُلٌّۭ
kullun
setiap mereka
▶
لَّمَّا
lammā
melainkan
▶
جَمِيعٌۭ
jamīʿun
kesemuanya
▶
لَّدَيْنَا
ladaynā
disisi Kami
▶
مُحْضَرُونَ
muḥ'ḍarūna
mereka dihadirkan/dihadapkan
Ayat 33 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَايَةٌۭ لَّهُمُ ٱلْأَرْضُ ٱلْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَـٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّۭا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ
Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan.
▶
وَءَايَةٌۭ
waāyatun
dan suatu tanda
▶
لَّهُمُ
lahumu
bagi mereka
▶
ٱلْأَرْضُ
l-arḍu
bumi
▶
ٱلْمَيْتَةُ
l-maytatu
yang mati
▶
أَحْيَيْنَـٰهَا
aḥyaynāhā
dan Kami keluarkan
▶
وَأَخْرَجْنَا
wa-akhrajnā
daripadanya
▶
مِنْهَا
min'hā
daripadanya
▶
حَبًّۭا
ḥabban
biji-bijian
▶
فَمِنْهُ
famin'hu
maka daripadanya
▶
يَأْكُلُونَ
yakulūna
mereka makan
Ayat 34 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّـٰتٍۢ مِّن نَّخِيلٍۢ وَأَعْنَـٰبٍۢ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ ٱلْعُيُونِ
Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
▶
وَجَعَلْنَا
wajaʿalnā
dan Kami jadikan
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya/padanya
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
kebun-kebun
▶
مِّن
min
dari
▶
نَّخِيلٍۢ
nakhīlin
korma
▶
وَأَعْنَـٰبٍۢ
wa-aʿnābin
dan anggur
▶
وَفَجَّرْنَا
wafajjarnā
dan Kami pancarkan
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْعُيُونِ
l-ʿuyūni
mata air
Ayat 35 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِيَأْكُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?
▶
لِيَأْكُلُوا۟
liyakulū
supaya mereka makan
▶
مِن
min
dari
▶
ثَمَرِهِۦ
thamarihi
buahnya
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
عَمِلَتْهُ
ʿamilathu
yang diusahakannya
▶
أَيْدِيهِمْ ۖ
aydīhim
tangan-tangan mereka
▶
أَفَلَا
afalā
maka mengapa tidak
▶
يَشْكُرُونَ
yashkurūna
mereka bersyukur
Ayat 36 - Surah Yaseen: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَزْوَٰجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
▶
سُبْحَـٰنَ
sub'ḥāna
Maha Suci
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
خَلَقَ
khalaqa
telah menciptakan
▶
ٱلْأَزْوَٰجَ
l-azwāja
pasangan-pasangan
▶
كُلَّهَا
kullahā
semuanya
▶
مِمَّا
mimmā
dari apa
▶
تُنۢبِتُ
tunbitu
ditumbuhkan
▶
ٱلْأَرْضُ
l-arḍu
bumi
▶
وَمِنْ
wamin
dan dari
▶
أَنفُسِهِمْ
anfusihim
diri mereka sendiri
▶
وَمِمَّا
wamimmā
dan dari apa
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَعْلَمُونَ
yaʿlamūna
mereka ketahui
Ayat 37 - Surah Yaseen: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَايَةٌۭ لَّهُمُ ٱلَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ ٱلنَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ
Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.
▶
وَءَايَةٌۭ
waāyatun
dan suatu tanda
▶
لَّهُمُ
lahumu
bagi mereka
▶
ٱلَّيْلُ
al-laylu
malam
▶
نَسْلَخُ
naslakhu
Kami tanggalkan
▶
مِنْهُ
min'hu
daripadanya/malam itu
▶
ٱلنَّهَارَ
l-nahāra
siang
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هُم
hum
mereka
▶
مُّظْلِمُونَ
muẓ'limūna
mereka kegelapan
Ayat 38 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّۢ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ
dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
▶
وَٱلشَّمْسُ
wal-shamsu
dan matahari
▶
تَجْرِى
tajrī
berjalan
▶
لِمُسْتَقَرٍّۢ
limus'taqarrin
di tempat ketetapan/peredaran
▶
لَّهَا ۚ
lahā
baginya
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian
▶
تَقْدِيرُ
taqdīru
ketetapan
▶
ٱلْعَزِيزِ
l-ʿazīzi
Maha Perkasa
▶
ٱلْعَلِيمِ
l-ʿalīmi
Maha Mengetahui
Ayat 39 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْقَمَرَ قَدَّرْنَـٰهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَٱلْعُرْجُونِ ٱلْقَدِيمِ
Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.
▶
وَٱلْقَمَرَ
wal-qamara
dan bulan
▶
قَدَّرْنَـٰهُ
qaddarnāhu
telah Kami tetapkannya
▶
مَنَازِلَ
manāzila
tempat-tempat(nya)
▶
حَتَّىٰ
ḥattā
sehingga
▶
عَادَ
ʿāda
ia kembali
▶
كَٱلْعُرْجُونِ
kal-ʿur'jūni
seperti tandan
▶
ٱلْقَدِيمِ
l-qadīmi
yang tua
Ayat 40 - Surah Yaseen: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا ٱلشَّمْسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدْرِكَ ٱلْقَمَرَ وَلَا ٱلَّيْلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِ ۚ وَكُلٌّۭ فِى فَلَكٍۢ يَسْبَحُونَ
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
▶
لَا
lā
tidak
▶
ٱلشَّمْسُ
l-shamsu
matahari
▶
يَنۢبَغِى
yanbaghī
patut/mungkin
▶
لَهَآ
lahā
baginya
▶
أَن
an
bahwa
▶
تُدْرِكَ
tud'rika
mendapatkan/mengejar
▶
ٱلْقَمَرَ
l-qamara
bulan
▶
وَلَا
walā
and not
▶
ٱلَّيْلُ
al-laylu
malam
▶
سَابِقُ
sābiqu
mendahului
▶
ٱلنَّهَارِ ۚ
l-nahāri
siang
▶
وَكُلٌّۭ
wakullun
dan masing-masing
▶
فِى
fī
dalam
▶
فَلَكٍۢ
falakin
garis edar
▶
يَسْبَحُونَ
yasbaḥūna
mereka beredar
Ayat 41 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَايَةٌۭ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ
Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan.
▶
وَءَايَةٌۭ
waāyatun
dan dan suatu tanda
▶
لَّهُمْ
lahum
bagi mereka
▶
أَنَّا
annā
bahwasannya Kami
▶
حَمَلْنَا
ḥamalnā
Kami bawa/angkut
▶
ذُرِّيَّتَهُمْ
dhurriyyatahum
keturunan mereka
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلْفُلْكِ
l-ful'ki
perahu/bahtera
▶
ٱلْمَشْحُونِ
l-mashḥūni
penuh muatan
Ayat 42 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِۦ مَا يَرْكَبُونَ
dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.
▶
وَخَلَقْنَا
wakhalaqnā
dan Kami ciptakan
▶
لَهُم
lahum
untuk mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
مِّثْلِهِۦ
mith'lihi
seperti/serupa itu
▶
مَا
mā
apa
▶
يَرْكَبُونَ
yarkabūna
mereka kendarai
Ayat 43 - Surah Yaseen: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ
Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.
▶
وَإِن
wa-in
dan jika
▶
نَّشَأْ
nasha
Kami menghendaki
▶
نُغْرِقْهُمْ
nugh'riq'hum
Kami tenggelamkan mereka
▶
فَلَا
falā
maka tidak
▶
صَرِيخَ
ṣarīkha
pertolongan
▶
لَهُمْ
lahum
bagi mereka
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
يُنقَذُونَ
yunqadhūna
mereka dilepaskan/diselamatkan
Ayat 44 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا رَحْمَةًۭ مِّنَّا وَمَتَـٰعًا إِلَىٰ حِينٍۢ
Tetapi (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
رَحْمَةًۭ
raḥmatan
rahmat
▶
مِّنَّا
minnā
dari Kami
▶
وَمَتَـٰعًا
wamatāʿan
dan kesenangan hidup
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
حِينٍۢ
ḥīnin
suatu waktu
Ayat 45 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُوا۟ مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling).
▶
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
▶
قِيلَ
qīla
dikatakan
▶
لَهُمُ
lahumu
kepada mereka
▶
ٱتَّقُوا۟
ittaqū
takutlah kamu
▶
مَا
mā
apa
▶
بَيْنَ
bayna
yang diantara
▶
أَيْدِيكُمْ
aydīkum
tanganmu/hadapanmu
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
خَلْفَكُمْ
khalfakum
di belakangmu
▶
لَعَلَّكُمْ
laʿallakum
agar kalian
▶
تُرْحَمُونَ
tur'ḥamūna
kamu diberi rahmat
Ayat 46 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍۢ مِّنْ ءَايَـٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ
Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
تَأْتِيهِم
tatīhim
datang kepada mereka
▶
مِّنْ
min
dari
▶
ءَايَةٍۢ
āyatin
suatu tanda
▶
مِّنْ
min
dari
▶
ءَايَـٰتِ
āyāti
tanda-tanda
▶
رَبِّهِمْ
rabbihim
Tuhan mereka
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
عَنْهَا
ʿanhā
daripadanya
▶
مُعْرِضِينَ
muʿ'riḍīna
orang-orang yang berpaling
Ayat 47 - Surah Yaseen: 24 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطْعَمَهُۥٓ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍۢ
Dan apabila dikatakakan kepada mereka: "Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu", maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: "Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata".
▶
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
▶
قِيلَ
qīla
dikatakan
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
أَنفِقُوا۟
anfiqū
nafkahkan/belanjakan
▶
مِمَّا
mimmā
dari sebagian
▶
رَزَقَكُمُ
razaqakumu
memberi rezeki
▶
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
كَفَرُوا۟
kafarū
kafir/ingkar
▶
لِلَّذِينَ
lilladhīna
kepada orang yang
▶
ءَامَنُوٓا۟
āmanū
beriman
▶
أَنُطْعِمُ
anuṭ'ʿimu
apakah kami memberi makan
▶
مَن
man
orang
▶
لَّوْ
law
jika
▶
يَشَآءُ
yashāu
menghendaki
▶
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
▶
أَطْعَمَهُۥٓ
aṭʿamahu
Dia memberinya makan
▶
إِنْ
in
tidaklah
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
فِى
fī
dalam
▶
ضَلَـٰلٍۢ
ḍalālin
kesesatan
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
nyata
Ayat 48 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Dan mereka berkata: "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?".
▶
وَيَقُولُونَ
wayaqūlūna
dan mereka berkata
▶
مَتَىٰ
matā
bilakah
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
ٱلْوَعْدُ
l-waʿdu
janji
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
صَـٰدِقِينَ
ṣādiqīna
orang-orang yang benar
Ayat 49 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ
Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
▶
مَا
mā
tidak
▶
يَنظُرُونَ
yanẓurūna
mereka menunggu
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
صَيْحَةًۭ
ṣayḥatan
teriakan/suara keras
▶
وَٰحِدَةًۭ
wāḥidatan
satu kali
▶
تَأْخُذُهُمْ
takhudhuhum
menimpa mereka
▶
وَهُمْ
wahum
dan/ketika mereka
▶
يَخِصِّمُونَ
yakhiṣṣimūna
mereka bertengkar
Ayat 50 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةًۭ وَلَآ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ
lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.
▶
فَلَا
falā
maka tidak
▶
يَسْتَطِيعُونَ
yastaṭīʿūna
mereka kuasa (membuat)
▶
تَوْصِيَةًۭ
tawṣiyatan
satu wasiat
▶
وَلَآ
walā
dan tidak
▶
إِلَىٰٓ
ilā
kecuali
▶
أَهْلِهِمْ
ahlihim
keluarga mereka
▶
يَرْجِعُونَ
yarjiʿūna
mereka kembali
Ayat 51 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ
Dan ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.
▶
وَنُفِخَ
wanufikha
dan ditiuplah
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلصُّورِ
l-ṣūri
sangkakala
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هُم
hum
mereka
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْأَجْدَاثِ
l-ajdāthi
kubur
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّهِمْ
rabbihim
Tuhan mereka
▶
يَنسِلُونَ
yansilūna
mereka datang/menuju
Ayat 52 - Surah Yaseen: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَـٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَصَدَقَ ٱلْمُرْسَلُونَ
Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya).
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
يَـٰوَيْلَنَا
yāwaylanā
betapa celakanya kami
▶
مَنۢ
man
siapakah
▶
بَعَثَنَا
baʿathanā
membangkitkan kami
▶
مِن
min
dari
▶
مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ
marqadinā
tempat tidur kami
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
مَا
mā
apa
▶
وَعَدَ
waʿada
dijanjikan
▶
ٱلرَّحْمَـٰنُ
l-raḥmānu
Maha Pengasih
▶
وَصَدَقَ
waṣadaqa
dan benar
▶
ٱلْمُرْسَلُونَ
l-mur'salūna
para Rasul
Ayat 53 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌۭ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ
Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami.
▶
إِن
in
tidak
▶
كَانَتْ
kānat
ada
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
صَيْحَةًۭ
ṣayḥatan
teriakan/suara keras
▶
وَٰحِدَةًۭ
wāḥidatan
satu kali
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
جَمِيعٌۭ
jamīʿun
semuanya
▶
لَّدَيْنَا
ladaynā
di sisi/di hadapan Kami
▶
مُحْضَرُونَ
muḥ'ḍarūna
orang-orang yang dihadapkan/dikumpulkan
Ayat 54 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱلْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌۭ شَيْـًۭٔا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.
▶
فَٱلْيَوْمَ
fal-yawma
maka pada hari itu
▶
لَا
lā
tidak
▶
تُظْلَمُ
tuẓ'lamu
dianiaya/dirugikan
▶
نَفْسٌۭ
nafsun
seseorang
▶
شَيْـًۭٔا
shayan
sesuatu/sedikitpun
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
تُجْزَوْنَ
tuj'zawna
kamu diberi balasan
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
مَا
mā
apa
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تَعْمَلُونَ
taʿmalūna
kamu kerjakan
Ayat 55 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ أَصْحَـٰبَ ٱلْجَنَّةِ ٱلْيَوْمَ فِى شُغُلٍۢ فَـٰكِهُونَ
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
أَصْحَـٰبَ
aṣḥāba
penghuni
▶
ٱلْجَنَّةِ
l-janati
sorga
▶
ٱلْيَوْمَ
l-yawma
pada hari itu
▶
فِى
fī
dalam
▶
شُغُلٍۢ
shughulin
kesibukan
▶
فَـٰكِهُونَ
fākihūna
bersenang-senang
Ayat 56 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
هُمْ وَأَزْوَٰجُهُمْ فِى ظِلَـٰلٍ عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ مُتَّكِـُٔونَ
Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
وَأَزْوَٰجُهُمْ
wa-azwājuhum
dan isteri-isteri mereka
▶
فِى
fī
dalam
▶
ظِلَـٰلٍ
ẓilālin
tempat yang teduh
▶
عَلَى
ʿalā
di atas
▶
ٱلْأَرَآئِكِ
l-arāiki
tempat duduk/pelamin
▶
مُتَّكِـُٔونَ
muttakiūna
mereka bersandar
Ayat 57 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَهُمْ فِيهَا فَـٰكِهَةٌۭ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ
Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.
▶
لَهُمْ
lahum
bagi mereka/memperoleh
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya (sorga)
▶
فَـٰكِهَةٌۭ
fākihatun
buah-buahan
▶
وَلَهُم
walahum
dan bagi mereka/memperoleh
▶
مَّا
mā
apa
▶
يَدَّعُونَ
yaddaʿūna
yang mereka minta
Ayat 58 - Surah Yaseen: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
سَلَـٰمٌۭ قَوْلًۭا مِّن رَّبٍّۢ رَّحِيمٍۢ
(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
▶
سَلَـٰمٌۭ
salāmun
penghormatan/sejahtera
▶
قَوْلًۭا
qawlan
perkataan/kata
▶
مِّن
min
dari
▶
رَّبٍّۢ
rabbin
Tuhan
▶
رَّحِيمٍۢ
raḥīmin
Maha Penyayang
Ayat 59 - Surah Yaseen: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱمْتَـٰزُوا۟ ٱلْيَوْمَ أَيُّهَا ٱلْمُجْرِمُونَ
Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat.
▶
وَٱمْتَـٰزُوا۟
wa-im'tāzū
dan berpisahlah kamu
▶
ٱلْيَوْمَ
l-yawma
hari ini
▶
أَيُّهَا
ayyuhā
hai
▶
ٱلْمُجْرِمُونَ
l-muj'rimūna
orang-orang yang berdosa
Ayat 60 - Surah Yaseen: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَـٰبَنِىٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا۟ ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّۭ مُّبِينٌۭ
Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",
▶
۞ أَلَمْ
alam
tidaklah
▶
أَعْهَدْ
aʿhad
Aku peringatkan/memerintahkan
▶
إِلَيْكُمْ
ilaykum
kepadamu
▶
يَـٰبَنِىٓ
yābanī
Wahai keturunan
▶
ءَادَمَ
ādama
Adam
▶
أَن
an
bahwa
▶
لَّا
lā
tidak
▶
تَعْبُدُوا۟
taʿbudū
kamu menyembah
▶
ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ
l-shayṭāna
syaitan
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya ia
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
عَدُوٌّۭ
ʿaduwwun
musuh
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
nyata
Ayat 61 - Surah Yaseen: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنِ ٱعْبُدُونِى ۚ هَـٰذَا صِرَٰطٌۭ مُّسْتَقِيمٌۭ
dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.
▶
وَأَنِ
wa-ani
dan hendaklah
▶
ٱعْبُدُونِى ۚ
uʿ'budūnī
kamu menyembah-Ku
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
صِرَٰطٌۭ
ṣirāṭun
jalan
▶
مُّسْتَقِيمٌۭ
mus'taqīmun
lurus
Ayat 62 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّۭا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا۟ تَعْقِلُونَ
Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan?.
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
أَضَلَّ
aḍalla
ia telah menyesatkan
▶
مِنكُمْ
minkum
diantara kamu
▶
جِبِلًّۭا
jibillan
sejumlah/sebagian
▶
كَثِيرًا ۖ
kathīran
banyak/besar
▶
أَفَلَمْ
afalam
maka apakah tidak
▶
تَكُونُوا۟
takūnū
kalian menjadi
▶
تَعْقِلُونَ
taʿqilūna
kalian menggunakan akal
Ayat 63 - Surah Yaseen: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya).
▶
هَـٰذِهِۦ
hādhihi
ini
▶
جَهَنَّمُ
jahannamu
Jahannam
▶
ٱلَّتِى
allatī
adalah
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تُوعَدُونَ
tūʿadūna
kamu diancam
Ayat 64 - Surah Yaseen: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱصْلَوْهَا ٱلْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ
Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.
▶
ٱصْلَوْهَا
iṣ'lawhā
masuklah ke dalamnya
▶
ٱلْيَوْمَ
l-yawma
hari ini
▶
بِمَا
bimā
karena
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تَكْفُرُونَ
takfurūna
kalian kafir
Ayat 65 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.
▶
ٱلْيَوْمَ
al-yawma
pada hari ini
▶
نَخْتِمُ
nakhtimu
Kami kunci/tutup
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
أَفْوَٰهِهِمْ
afwāhihim
mulut-mulut mereka
▶
وَتُكَلِّمُنَآ
watukallimunā
dan berkata kepada Kami
▶
أَيْدِيهِمْ
aydīhim
tangan-tangan mereka
▶
وَتَشْهَدُ
watashhadu
dan memberi kesaksian
▶
أَرْجُلُهُم
arjuluhum
kaki-kaki mereka
▶
بِمَا
bimā
dengan/terhadap apa
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
يَكْسِبُونَ
yaksibūna
mereka usahakan
Ayat 66 - Surah Yaseen: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَوْ نَشَآءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰٓ أَعْيُنِهِمْ فَٱسْتَبَقُوا۟ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ
Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya).
▶
وَلَوْ
walaw
dan jika
▶
نَشَآءُ
nashāu
Kami menghendaki
▶
لَطَمَسْنَا
laṭamasnā
tentu Kami hapuskan/gelapkan
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
أَعْيُنِهِمْ
aʿyunihim
penglihatan mata mereka
▶
فَٱسْتَبَقُوا۟
fa-is'tabaqū
lalu mereka berlomba-lomba
▶
ٱلصِّرَٰطَ
l-ṣirāṭa
jalan
▶
فَأَنَّىٰ
fa-annā
maka bagaimana
▶
يُبْصِرُونَ
yub'ṣirūna
mereka melihat
Ayat 67 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَوْ نَشَآءُ لَمَسَخْنَـٰهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا ٱسْتَطَـٰعُوا۟ مُضِيًّۭا وَلَا يَرْجِعُونَ
Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada; maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali.
▶
وَلَوْ
walaw
dan jika
▶
نَشَآءُ
nashāu
Kami menghendaki
▶
لَمَسَخْنَـٰهُمْ
lamasakhnāhum
tentu Kami rubah rupa mereka
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
مَكَانَتِهِمْ
makānatihim
tempat mereka berada
▶
فَمَا
famā
maka tidak
▶
ٱسْتَطَـٰعُوا۟
is'taṭāʿū
mereka sanggup
▶
مُضِيًّۭا
muḍiyyan
maju/berjalan
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
يَرْجِعُونَ
yarjiʿūna
mereka kembali
Ayat 68 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ
Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?
▶
وَمَن
waman
dan barangsiapa
▶
نُّعَمِّرْهُ
nuʿammir'hu
Kami panjangkan umurnya
▶
نُنَكِّسْهُ
nunakkis'hu
Kami kembalikan dia
▶
فِى
fī
dalam/kepada
▶
ٱلْخَلْقِ ۖ
l-khalqi
kejadian
▶
أَفَلَا
afalā
apakah maka tidak
▶
يَعْقِلُونَ
yaʿqilūna
mereka menggunakan akal/berpikir
Ayat 69 - Surah Yaseen: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا عَلَّمْنَـٰهُ ٱلشِّعْرَ وَمَا يَنۢبَغِى لَهُۥٓ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌۭ وَقُرْءَانٌۭ مُّبِينٌۭ
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
عَلَّمْنَـٰهُ
ʿallamnāhu
Kami mengajarkannya
▶
ٱلشِّعْرَ
l-shiʿ'ra
syair
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
يَنۢبَغِى
yanbaghī
layak
▶
لَهُۥٓ ۚ
lahu
baginya
▶
إِنْ
in
tidak
▶
هُوَ
huwa
ia
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ذِكْرٌۭ
dhik'run
peringatan/pelajaran
▶
وَقُرْءَانٌۭ
waqur'ānun
dan bacaan
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
nyata
Ayat 70 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّۭا وَيَحِقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ
supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.
▶
لِّيُنذِرَ
liyundhira
supaya dia memberi peringatan
▶
مَن
man
orang-orang
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
حَيًّۭا
ḥayyan
hidup
▶
وَيَحِقَّ
wayaḥiqqa
dan pasti berlaku
▶
ٱلْقَوْلُ
l-qawlu
perkataan/azab
▶
عَلَى
ʿalā
atas
▶
ٱلْكَـٰفِرِينَ
l-kāfirīna
orang-orang kafir
Ayat 71 - Surah Yaseen: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَآ أَنْعَـٰمًۭا فَهُمْ لَهَا مَـٰلِكُونَ
Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya?
▶
أَوَلَمْ
awalam
ataukah tidak
▶
يَرَوْا۟
yaraw
mereka melihat/memperlihatkan
▶
أَنَّا
annā
bahwasannya Kami
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami telah menciptakan
▶
لَهُم
lahum
untuk mereka
▶
مِّمَّا
mimmā
dari sebagian apa
▶
عَمِلَتْ
ʿamilat
mengerjakan/menciptakan
▶
أَيْدِينَآ
aydīnā
tangan/kekuasaan Kami
▶
أَنْعَـٰمًۭا
anʿāman
binatang ternak
▶
فَهُمْ
fahum
lalu mereka
▶
لَهَا
lahā
padanya
▶
مَـٰلِكُونَ
mālikūna
mereka memiliki/menguasai
Ayat 72 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَذَلَّلْنَـٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ
Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.
▶
وَذَلَّلْنَـٰهَا
wadhallalnāhā
dan Kami tundukkannya
▶
لَهُمْ
lahum
untuk mereka
▶
فَمِنْهَا
famin'hā
maka sebagiannya
▶
رَكُوبُهُمْ
rakūbuhum
tunggangan mereka
▶
وَمِنْهَا
wamin'hā
dan sebagiannya
▶
يَأْكُلُونَ
yakulūna
mereka makan
Ayat 73 - Surah Yaseen: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَهُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?
▶
وَلَهُمْ
walahum
dan bagi mereka (memperoleh)
▶
فِيهَا
fīhā
padanya
▶
مَنَـٰفِعُ
manāfiʿu
kemanfaatan
▶
وَمَشَارِبُ ۖ
wamashāribu
dan minuman
▶
أَفَلَا
afalā
apakah maka tidak
▶
يَشْكُرُونَ
yashkurūna
mereka bersyukur
Ayat 74 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةًۭ لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ
Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.
▶
وَٱتَّخَذُوا۟
wa-ittakhadhū
dan mereka mengambil/menyembah
▶
مِن
min
dari
▶
دُونِ
dūni
selain
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
ءَالِهَةًۭ
ālihatan
tuhan-tuhan
▶
لَّعَلَّهُمْ
laʿallahum
agar mereka
▶
يُنصَرُونَ
yunṣarūna
mereka ditolong
Ayat 75 - Surah Yaseen: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌۭ مُّحْضَرُونَ
Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَسْتَطِيعُونَ
yastaṭīʿūna
mereka tidak kuasa
▶
نَصْرَهُمْ
naṣrahum
menolong mereka
▶
وَهُمْ
wahum
sedang mereka
▶
لَهُمْ
lahum
untuk mereka
▶
جُندٌۭ
jundun
bala tentara
▶
مُّحْضَرُونَ
muḥ'ḍarūna
dihadapkan/disiapkan
Ayat 76 - Surah Yaseen: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ
Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
▶
فَلَا
falā
maka janganlah
▶
يَحْزُنكَ
yaḥzunka
menyedihkan kamu
▶
قَوْلُهُمْ ۘ
qawluhum
perkataan mereka
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
نَعْلَمُ
naʿlamu
Kami mengetahui
▶
مَا
mā
apa
▶
يُسِرُّونَ
yusirrūna
yang mereka rahasiakan
▶
وَمَا
wamā
dan apa yang
▶
يُعْلِنُونَ
yuʿ'linūna
mereka nyatakan
Ayat 77 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوَلَمْ يَرَ ٱلْإِنسَـٰنُ أَنَّا خَلَقْنَـٰهُ مِن نُّطْفَةٍۢ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌۭ مُّبِينٌۭ
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
▶
أَوَلَمْ
awalam
ataukah tidak
▶
يَرَ
yara
memperhatikan
▶
ٱلْإِنسَـٰنُ
l-insānu
manusia
▶
أَنَّا
annā
bahwasannya Kami
▶
خَلَقْنَـٰهُ
khalaqnāhu
Kami menciptakannya
▶
مِن
min
dari
▶
نُّطْفَةٍۢ
nuṭ'fatin
air mani
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هُوَ
huwa
dia
▶
خَصِيمٌۭ
khaṣīmun
musuh
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
nyata
Ayat 78 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًۭا وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَـٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌۭ
Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"
▶
وَضَرَبَ
waḍaraba
dan dia membuat
▶
لَنَا
lanā
bagi Kami
▶
مَثَلًۭا
mathalan
perumpamaan
▶
وَنَسِىَ
wanasiya
dan dia lupa
▶
خَلْقَهُۥ ۖ
khalqahu
kejadiannya
▶
قَالَ
qāla
dia berkata
▶
مَن
man
siapa
▶
يُحْىِ
yuḥ'yī
menghidupkan
▶
ٱلْعِظَـٰمَ
l-ʿiẓāma
tulang-tulang
▶
وَهِىَ
wahiya
padahal ia
▶
رَمِيمٌۭ
ramīmun
sudah hancur
Ayat 79 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُلْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍۢ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ
Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.
▶
قُلْ
qul
katakanlah
▶
يُحْيِيهَا
yuḥ'yīhā
menghidupkannya
▶
ٱلَّذِىٓ
alladhī
yang
▶
أَنشَأَهَآ
ansha-ahā
menumbuhkan/menjadikannya
▶
أَوَّلَ
awwala
pertama
▶
مَرَّةٍۢ ۖ
marratin
kali
▶
وَهُوَ
wahuwa
dan Dia
▶
بِكُلِّ
bikulli
dengan/tentang segala
▶
خَلْقٍ
khalqin
makhluk
▶
عَلِيمٌ
ʿalīmun
Maha Mengetahui
Ayat 80 - Surah Yaseen: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلْأَخْضَرِ نَارًۭا فَإِذَآ أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ
yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
جَعَلَ
jaʿala
menjadikan
▶
لَكُم
lakum
bagi kalian
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلشَّجَرِ
l-shajari
pohon
▶
ٱلْأَخْضَرِ
l-akhḍari
hijau
▶
نَارًۭا
nāran
api
▶
فَإِذَآ
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
أَنتُم
antum
kamu
▶
مِّنْهُ
min'hu
dari padanya (kayu itu)
▶
تُوقِدُونَ
tūqidūna
kamu menyalakan
Ayat 81 - Surah Yaseen: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوَلَيْسَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلْخَلَّـٰقُ ٱلْعَلِيمُ
Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
▶
أَوَلَيْسَ
awalaysa
ataukah bukan
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
خَلَقَ
khalaqa
menciptakan
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
بِقَـٰدِرٍ
biqādirin
berkuasa
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَخْلُقَ
yakhluqa
menciptakan
▶
مِثْلَهُم ۚ
mith'lahum
serupa mereka itu
▶
بَلَىٰ
balā
ya/benar
▶
وَهُوَ
wahuwa
dan Dia
▶
ٱلْخَلَّـٰقُ
l-khalāqu
Maha Pencipta
▶
ٱلْعَلِيمُ
l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
Ayat 82 - Surah Yaseen: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia.
▶
إِنَّمَآ
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
أَمْرُهُۥٓ
amruhu
urusan-Nya/perintah-Nya
▶
إِذَآ
idhā
apabila
▶
أَرَادَ
arāda
Dia menghendaki
▶
شَيْـًٔا
shayan
sesuatu
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَقُولَ
yaqūla
Dia berkata
▶
لَهُۥ
lahu
kepadanya
▶
كُن
kun
jadi
▶
فَيَكُونُ
fayakūnu
maka jadilah
Ayat 83 - Surah Yaseen: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍۢ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
▶
فَسُبْحَـٰنَ
fasub'ḥāna
maka Maha Suci
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
بِيَدِهِۦ
biyadihi
di tangan-Nya
▶
مَلَكُوتُ
malakūtu
kekuasaan
▶
كُلِّ
kulli
segala
▶
شَىْءٍۢ
shayin
sesuatu
▶
وَإِلَيْهِ
wa-ilayhi
dan kepadaNya
▶
تُرْجَعُونَ
tur'jaʿūna
kalian dikembalikan
Lihat juga
Semua surah kata demi kata