Surah Al-Anfaal kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Anfaal kata demi kata

Al-Anfaal (الأنفال) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 75 ayat, 1.234 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.234 kata untuk dipelajari, Surah Al-Anfaal menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 7 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْأَنفَالِ ۖ قُلِ ٱلْأَنفَالُ لِلَّهِ وَٱلرَّسُولِ ۖ فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَصْلِحُوا۟ ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman".

يَسْـَٔلُونَكَ yasalūnaka mereka akan menanyakan kepadamu
عَنِ ʿani tentang
ٱلْأَنفَالِ ۖ l-anfāli harta rampasan perang
قُلِ quli katakanlah
ٱلْأَنفَالُ l-anfālu harta rampasan perang
لِلَّهِ lillahi kepunyaan Allah
وَٱلرَّسُولِ ۖ wal-rasūli dan Rasul
فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَأَصْلِحُوا۟ wa-aṣliḥū dan perbaikilah
ذَاتَ dhāta perhubungan
بَيْنِكُمْ ۖ baynikum diantara kamu
وَأَطِيعُوا۟ wa-aṭīʿū dan taatlah kamu
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥٓ warasūlahu dan RasulNya
إِن in jika
كُنتُم kuntum kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Ayat 2 - Surah Al-Anfaal: 17 kata

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَـٰنًۭا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang yang beriman
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
إِذَا idhā apabila
ذُكِرَ dhukira disebut
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَجِلَتْ wajilat gemetarlah
قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُلِيَتْ tuliyat dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتُهُۥ āyātuhu ayat-ayatNya
زَادَتْهُمْ zādathum ia menambahkan mereka
إِيمَـٰنًۭا īmānan keimanan mereka
وَعَلَىٰ waʿalā dan kepada
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
يَتَوَكَّلُونَ yatawakkalūna mereka bertawakkal

Ayat 3 - Surah Al-Anfaal: 6 kata

ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ يُنفِقُونَ

(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُقِيمُونَ yuqīmūna (mereka) mendirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَمِمَّا wamimmā dan dari apa(rezki)
رَزَقْنَـٰهُمْ razaqnāhum telah Kami berikan rezki kepada mereka
يُنفِقُونَ yunfiqūna mereka menafkahkan

Ayat 4 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ حَقًّۭا ۚ لَّهُمْ دَرَجَـٰتٌ عِندَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ

Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika itulah
هُمُ humu mereka
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang yang beriman
حَقًّۭا ۚ ḥaqqan sebenar-benarnya
لَّهُمْ lahum bagi mereka (memperoleh)
دَرَجَـٰتٌ darajātun derajat
عِندَ ʿinda disisi
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
وَمَغْفِرَةٌۭ wamaghfiratun dan ampunan
وَرِزْقٌۭ wariz'qun dan rezki
كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia

Ayat 5 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

كَمَآ أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنۢ بَيْتِكَ بِٱلْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًۭا مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ لَكَـٰرِهُونَ

Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dan rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya,

كَمَآ kamā sebagaimana
أَخْرَجَكَ akhrajaka mengeluarkan/menyuruh kamu pergi
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
مِنۢ min dari
بَيْتِكَ baytika rumahmu
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
فَرِيقًۭا farīqan segolongan
مِّنَ mina dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
لَكَـٰرِهُونَ lakārihūna sungguh orang-orang yang tidak menyukai

Ayat 6 - Surah Al-Anfaal: 12 kata

يُجَـٰدِلُونَكَ فِى ٱلْحَقِّ بَعْدَ مَا تَبَيَّنَ كَأَنَّمَا يُسَاقُونَ إِلَى ٱلْمَوْتِ وَهُمْ يَنظُرُونَ

mereka membantahmu tentang kebenaran sesudah nyata (bahwa mereka pasti menang), seolah-olah mereka dihalau kepada kematian, sedang mereka melihat (sebab-sebab kematian itu).

يُجَـٰدِلُونَكَ yujādilūnaka mereka akan membantahmu
فِى fī tentang
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran
بَعْدَ sesudah
مَا baʿdamā
تَبَيَّنَ tabayyana apa
كَأَنَّمَا ka-annamā nyata
يُسَاقُونَ yusāqūna seakan-akan
إِلَى ilā mereka dihalau
ٱلْمَوْتِ l-mawti kepada
وَهُمْ wahum kematian
يَنظُرُونَ yanẓurūna dan/sedang mereka

Ayat 7 - Surah Al-Anfaal: 23 kata

وَإِذْ يَعِدُكُمُ ٱللَّهُ إِحْدَى ٱلطَّآئِفَتَيْنِ أَنَّهَا لَكُمْ وَتَوَدُّونَ أَنَّ غَيْرَ ذَاتِ ٱلشَّوْكَةِ تَكُونُ لَكُمْ وَيُرِيدُ ٱللَّهُ أَن يُحِقَّ ٱلْحَقَّ بِكَلِمَـٰتِهِۦ وَيَقْطَعَ دَابِرَ ٱلْكَـٰفِرِينَ

Dan (ingatlah), ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan (yang kamu hadapi) adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekekuatan senjatalah yang untukmu, dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayat-ayat-Nya dan memusnahkan orang-orang kafir,

وَإِذْ wa-idh dan ketika
يَعِدُكُمُ yaʿidukumu menjanjikan kepadamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
إِحْدَى iḥ'dā salah satu
ٱلطَّآئِفَتَيْنِ l-ṭāifatayni dua golongan itu
أَنَّهَا annahā bahwasanya ia
لَكُمْ lakum bagi kalian
وَتَوَدُّونَ watawaddūna dan/sedang kamu menginginkan
أَنَّ anna bahwa
غَيْرَ ghayra tidak
ذَاتِ dhāti mempunyai
ٱلشَّوْكَةِ l-shawkati kekuatan senjata
تَكُونُ takūnu adalah ia
لَكُمْ lakum bagi kalian
وَيُرِيدُ wayurīdu dan menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَن an untuk
يُحِقَّ yuḥiqqa membenarkan
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa yang benar/kebenaran
بِكَلِمَـٰتِهِۦ bikalimātihi dengan kalimat/ayat-ayatNya
وَيَقْطَعَ wayaqṭaʿa dan Dia memusnahkan
دَابِرَ dābira seluruh
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir

Ayat 8 - Surah Al-Anfaal: 7 kata

لِيُحِقَّ ٱلْحَقَّ وَيُبْطِلَ ٱلْبَـٰطِلَ وَلَوْ كَرِهَ ٱلْمُجْرِمُونَ

agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa (musyrik) itu tidak menyukainya.

لِيُحِقَّ liyuḥiqqa agar Dia membenarkan/menetapkan
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa yang benar
وَيُبْطِلَ wayub'ṭila dan Dia membatalkan
ٱلْبَـٰطِلَ l-bāṭila yang batil
وَلَوْ walaw walaupun
كَرِهَ kariha tidak menyukai
ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa

Ayat 9 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَٱسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّى مُمِدُّكُم بِأَلْفٍۢ مِّنَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ مُرْدِفِينَ

(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut".

إِذْ idh ketika
تَسْتَغِيثُونَ tastaghīthūna kamu mohon pertolongan
رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian
فَٱسْتَجَابَ fa-is'tajāba maka/lalu Dia memperkenankan
لَكُمْ lakum bagi kalian
أَنِّى annī sesungguhnya Aku
مُمِدُّكُم mumiddukum mendatangkan bala bantuan kepadamu
بِأَلْفٍۢ bi-alfin dengan seribu
مِّنَ mina dari
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ l-malāikati Malaikat
مُرْدِفِينَ mur'difīna datang berduyun-duyun

Ayat 10 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

وَمَا جَعَلَهُ ٱللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ وَلِتَطْمَئِنَّ بِهِۦ قُلُوبُكُمْ ۚ وَمَا ٱلنَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

وَمَا wamā dan tidak
جَعَلَهُ jaʿalahu menjadikannya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
إِلَّا illā kecuali/melainkan
بُشْرَىٰ bush'rā kabar gembira
وَلِتَطْمَئِنَّ walitaṭma-inna dan agar menetapkan
بِهِۦ bihi dengannya
قُلُوبُكُمْ ۚ qulūbukum hatimu
وَمَا wamā dan tidak
ٱلنَّصْرُ l-naṣru pertolongan/kemenangan
إِلَّا illā kecuali
مِنْ min dari
عِندِ ʿindi sisi
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa
حَكِيمٌ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 11 - Surah Al-Anfaal: 22 kata

إِذْ يُغَشِّيكُمُ ٱلنُّعَاسَ أَمَنَةًۭ مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ لِّيُطَهِّرَكُم بِهِۦ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ ٱلشَّيْطَـٰنِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ ٱلْأَقْدَامَ

(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu).

إِذْ idh ketika
يُغَشِّيكُمُ yughashīkumu (Allah) menutupkan/menjadikan kamu
ٱلنُّعَاسَ l-nuʿāsa mengantuk
أَمَنَةًۭ amanatan perasaan tentram
مِّنْهُ min'hu daripadanya
وَيُنَزِّلُ wayunazzilu dan (Allah) menurunkan
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air/hujan
لِّيُطَهِّرَكُم liyuṭahhirakum untuk menyucikan kamu
بِهِۦ bihi dengannya
وَيُذْهِبَ wayudh'hiba dan menghilangkan
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
رِجْزَ rij'za kotoran/gangguan
ٱلشَّيْطَـٰنِ l-shayṭāni syaitan
وَلِيَرْبِطَ waliyarbiṭa dan untuk menguatkan
عَلَىٰ ʿalā atas
قُلُوبِكُمْ qulūbikum hatimu
وَيُثَبِّتَ wayuthabbita dan Dia memperteguh
بِهِ bihi dengannya
ٱلْأَقْدَامَ l-aqdāma telapak kaki

Ayat 12 - Surah Al-Anfaal: 23 kata

إِذْ يُوحِى رَبُّكَ إِلَى ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ أَنِّى مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا۟ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ۚ سَأُلْقِى فِى قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلرُّعْبَ فَٱضْرِبُوا۟ فَوْقَ ٱلْأَعْنَاقِ وَٱضْرِبُوا۟ مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍۢ

(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

إِذْ idh ketika
يُوحِى yūḥī mewahyukan
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
إِلَى ilā kepada
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ l-malāikati Malaikat
أَنِّى annī sesungguhnya Aku
مَعَكُمْ maʿakum bersama kamu
فَثَبِّتُوا۟ fathabbitū maka teguhkanlah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ ۚ āmanū beriman
سَأُلْقِى sa-ul'qī kelak akan Aku jatuhkan
فِى fī dalam
قُلُوبِ qulūbi hati
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
ٱلرُّعْبَ l-ruʿ'ba rasa ketakutan
فَٱضْرِبُوا۟ fa-iḍ'ribū maka pukullah/penggallah
فَوْقَ fawqa diatas
ٱلْأَعْنَاقِ l-aʿnāqi leher/tengkuk
وَٱضْرِبُوا۟ wa-iḍ'ribū dan pukullah/potonglah
مِنْهُمْ min'hum dari mereka
كُلَّ kulla tiap-tiap
بَنَانٍۢ banānin ujung jari

Ayat 13 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَآقُّوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ ۚ وَمَن يُشَاقِقِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَإِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

(Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaan-Nya.

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka
شَآقُّوا۟ shāqqū mereka menentang
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ ۚ warasūlahu dan RasulNya
وَمَن waman dan barang siapa
يُشَاقِقِ yushāqiqi menentang
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan RasulNya
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
شَدِيدُ shadīdu sangat keras
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi siksa

Ayat 14 - Surah Al-Anfaal: 6 kata

ذَٰلِكُمْ فَذُوقُوهُ وَأَنَّ لِلْكَـٰفِرِينَ عَذَابَ ٱلنَّارِ

Itulah (hukum dunia yang ditimpakan atasmu), maka rasakanlah hukuman itu. Sesungguhnya bagi orang-orang yang kafir itu ada (lagi) azab neraka.

ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itulah
فَذُوقُوهُ fadhūqūhu maka rasakanlah ia
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 15 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ زَحْفًۭا فَلَا تُوَلُّوهُمُ ٱلْأَدْبَارَ

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur).

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
إِذَا idhā apabila
لَقِيتُمُ laqītumu kamu bertemu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
زَحْفًۭا zaḥfan maju menyerang
فَلَا falā maka jangan
تُوَلُّوهُمُ tuwallūhumu kamu berpaling dari mereka
ٱلْأَدْبَارَ l-adbāra punggung/ke belakang

Ayat 16 - Surah Al-Anfaal: 20 kata

وَمَن يُوَلِّهِمْ يَوْمَئِذٍۢ دُبُرَهُۥٓ إِلَّا مُتَحَرِّفًۭا لِّقِتَالٍ أَوْ مُتَحَيِّزًا إِلَىٰ فِئَةٍۢ فَقَدْ بَآءَ بِغَضَبٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ وَمَأْوَىٰهُ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ

Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (sisat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya.

وَمَن waman dan barang siapa
يُوَلِّهِمْ yuwallihim berpaling dari mereka
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
دُبُرَهُۥٓ duburahu belakangnya
إِلَّا illā kecuali
مُتَحَرِّفًۭا mutaḥarrifan berbelok
لِّقِتَالٍ liqitālin untuk perang
أَوْ aw atau
مُتَحَيِّزًا mutaḥayyizan menggabungkan
إِلَىٰ ilā kepada
فِئَةٍۢ fi-atin golongan/pasukan
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
بَآءَ bāa dia kembali
بِغَضَبٍۢ bighaḍabin dengan kemurkaan
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَمَأْوَىٰهُ wamawāhu dan tempatnya
جَهَنَّمُ ۖ jahannamu neraka jahanam
وَبِئْسَ wabi'sa dan amat buruk
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 17 - Surah Al-Anfaal: 21 kata

فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِىَ ٱلْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَآءً حَسَنًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌۭ

Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

فَلَمْ falam maka bukan
تَقْتُلُوهُمْ taqtulūhum kamu membunuh mereka
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
ٱللَّهَ l-laha Allah
قَتَلَهُمْ ۚ qatalahum membunuh mereka
وَمَا wamā dan bukan
رَمَيْتَ ramayta kamu melempar
إِذْ idh ketika
رَمَيْتَ ramayta kamu melempar
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
ٱللَّهَ l-laha Allah
رَمَىٰ ۚ ramā melempar
وَلِيُبْلِىَ waliyub'liya dan Dia hendak mencoba
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
مِنْهُ min'hu daripadaNya
بَلَآءً balāan cobaan
حَسَنًا ۚ ḥasanan yang baik
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَمِيعٌ samīʿun Maha Mendengar
عَلِيمٌۭ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 18 - Surah Al-Anfaal: 6 kata

ذَٰلِكُمْ وَأَنَّ ٱللَّهَ مُوهِنُ كَيْدِ ٱلْكَـٰفِرِينَ

Itulah (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan tipu daya orang-orang yang kafir.

ذَٰلِكُمْ dhālikum demikianlah
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُوهِنُ mūhinu melemahkan
كَيْدِ kaydi tipu daya
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir

Ayat 19 - Surah Al-Anfaal: 24 kata

إِن تَسْتَفْتِحُوا۟ فَقَدْ جَآءَكُمُ ٱلْفَتْحُ ۖ وَإِن تَنتَهُوا۟ فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۖ وَإِن تَعُودُوا۟ نَعُدْ وَلَن تُغْنِىَ عَنكُمْ فِئَتُكُمْ شَيْـًۭٔا وَلَوْ كَثُرَتْ وَأَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Jika kamu (orang-orang musyrikin) mencari keputusan, maka telah datang keputusan kepadamu; dan jika kamu berhenti; maka itulah yang lehih baik bagimu; dan jika kamu kembali, niscaya Kami kembali (pula); dan angkatan perangmu sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sesuatu bahayapun, biarpun dia banyak dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang beriman.

إِن in jika
تَسْتَفْتِحُوا۟ tastaftiḥū kamu minta keputusan
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
جَآءَكُمُ jāakumu telah datang kepadamu
ٱلْفَتْحُ ۖ l-fatḥu keputusan/kemenangan
وَإِن wa-in dan jika
تَنتَهُوا۟ tantahū kamu berhenti
فَهُوَ fahuwa maka itu
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
لَّكُمْ ۖ lakum bagi kalian
وَإِن wa-in dan jika
تَعُودُوا۟ taʿūdū kamu berhenti
نَعُدْ naʿud Kami kembali
وَلَن walan dan tidak
تُغْنِىَ tugh'niya mencukupi/mampu
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
فِئَتُكُمْ fi-atukum golonganmu/pasukanmu
شَيْـًۭٔا shayan sedikitpun/sesuatu
وَلَوْ walaw dan sekalipun
كَثُرَتْ kathurat dia banyak
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
مَعَ maʿa beserta
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Ayat 20 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَوَلَّوْا۟ عَنْهُ وَأَنتُمْ تَسْمَعُونَ

Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari pada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
أَطِيعُوا۟ aṭīʿū taatlah kamu
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan RasulNya
وَلَا walā dan jangan
تَوَلَّوْا۟ tawallaw kamu berpaling
عَنْهُ ʿanhu daripadaNya
وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian
تَسْمَعُونَ tasmaʿūna kamu mendengar

Ayat 21 - Surah Al-Anfaal: 8 kata

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ قَالُوا۟ سَمِعْنَا وَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ

dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) vang berkata "Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan.

وَلَا walā dan jangan
تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi
كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang
قَالُوا۟ qālū (mereka) berkata
سَمِعْنَا samiʿ'nā kami mendengar
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
لَا lā tidak
يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar

Ayat 22 - Surah Al-Anfaal: 10 kata

۞ إِنَّ شَرَّ ٱلدَّوَآبِّ عِندَ ٱللَّهِ ٱلصُّمُّ ٱلْبُكْمُ ٱلَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun.

۞ إِنَّ inna sesungguhnya
شَرَّ sharra seburuk-buruk
ٱلدَّوَآبِّ l-dawābi binatang
عِندَ ʿinda disisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلصُّمُّ l-ṣumu tuli
ٱلْبُكْمُ l-buk'mu bisu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā tidak
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka mengerti

Ayat 23 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

وَلَوْ عَلِمَ ٱللَّهُ فِيهِمْ خَيْرًۭا لَّأَسْمَعَهُمْ ۖ وَلَوْ أَسْمَعَهُمْ لَتَوَلَّوا۟ وَّهُم مُّعْرِضُونَ

Kalau sekiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar. Dan jikalau Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka pasti berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu).

وَلَوْ walaw dan kalau sekiranya
عَلِمَ ʿalima mengetahui
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فِيهِمْ fīhim pada mereka
خَيْرًۭا khayran kebaikan
لَّأَسْمَعَهُمْ ۖ la-asmaʿahum tentu Dia jadikan mereka mendengar
وَلَوْ walaw dan kalau
أَسْمَعَهُمْ asmaʿahum Dia jadikan mereka mendengar
لَتَوَلَّوا۟ latawallaw niscaya mereka berpaling
وَّهُم wahum dan/sedang mereka
مُّعْرِضُونَ muʿ'riḍūna orang-orang yang memalingkan diri

Ayat 24 - Surah Al-Anfaal: 20 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱسْتَجِيبُوا۟ لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ ۖ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ ٱلْمَرْءِ وَقَلْبِهِۦ وَأَنَّهُۥٓ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱسْتَجِيبُوا۟ is'tajībū penuhilah (seruan)
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
وَلِلرَّسُولِ walilrrasūli dan bagi Rasul
إِذَا idhā apabila
دَعَاكُمْ daʿākum memanggil kamu
لِمَا limā kepada apa/sesuatu
يُحْيِيكُمْ ۖ yuḥ'yīkum Dia menghidupkan kalian
وَٱعْلَمُوٓا۟ wa-iʿ'lamū dan ketahuilah
أَنَّ anna bahwa sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَحُولُ yaḥūlu membatasi
بَيْنَ bayna antara
ٱلْمَرْءِ l-mari seseorang
وَقَلْبِهِۦ waqalbihi dan hatinya
وَأَنَّهُۥٓ wa-annahu dan sesungguhnya Dia
إِلَيْهِ ilayhi kepadaNya
تُحْشَرُونَ tuḥ'sharūna kamu dikumpulkan

Ayat 25 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

وَٱتَّقُوا۟ فِتْنَةًۭ لَّا تُصِيبَنَّ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنكُمْ خَآصَّةًۭ ۖ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.

وَٱتَّقُوا۟ wa-ittaqū dan takutlah kamu
فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah
لَّا lā tidak
تُصِيبَنَّ tuṣībanna menimpa
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim
مِنكُمْ minkum diantara kamu
خَآصَّةًۭ ۖ khāṣṣatan khusus
وَٱعْلَمُوٓا۟ wa-iʿ'lamū dan ketahuilah
أَنَّ anna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
شَدِيدُ shadīdu sangat keras
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi siksa(Nya)

Ayat 26 - Surah Al-Anfaal: 19 kata

وَٱذْكُرُوٓا۟ إِذْ أَنتُمْ قَلِيلٌۭ مُّسْتَضْعَفُونَ فِى ٱلْأَرْضِ تَخَافُونَ أَن يَتَخَطَّفَكُمُ ٱلنَّاسُ فَـَٔاوَىٰكُمْ وَأَيَّدَكُم بِنَصْرِهِۦ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.

وَٱذْكُرُوٓا۟ wa-udh'kurū dan ingatlah
إِذْ idh ketika
أَنتُمْ antum kamu
قَلِيلٌۭ qalīlun sedikit
مُّسْتَضْعَفُونَ mus'taḍʿafūna orang-orang yang lemah
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
تَخَافُونَ takhāfūna kamu takut
أَن an bahwa/akan
يَتَخَطَّفَكُمُ yatakhaṭṭafakumu menyambar/menculik kamu
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia/orang-orang
فَـَٔاوَىٰكُمْ faāwākum maka Dia memberi tempat kamu
وَأَيَّدَكُم wa-ayyadakum dan Dia menguatkan kamu
بِنَصْرِهِۦ binaṣrihi dengan pertolonganNya
وَرَزَقَكُم warazaqakum dan Dia memberi rezki kepadamu
مِّنَ mina dari
ٱلطَّيِّبَـٰتِ l-ṭayibāti yang baik-baik
لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian
تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur

Ayat 27 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَخُونُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ وَتَخُونُوٓا۟ أَمَـٰنَـٰتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
لَا lā janganlah
تَخُونُوا۟ takhūnū kamu mengkhianati
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَٱلرَّسُولَ wal-rasūla dan Rasul
وَتَخُونُوٓا۟ watakhūnū dan kamu mengkhianati
أَمَـٰنَـٰتِكُمْ amānātikum amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu
وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian
تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Ayat 28 - Surah Al-Anfaal: 10 kata

وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَآ أَمْوَٰلُكُمْ وَأَوْلَـٰدُكُمْ فِتْنَةٌۭ وَأَنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجْرٌ عَظِيمٌۭ

Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.

وَٱعْلَمُوٓا۟ wa-iʿ'lamū dan ketahuilah
أَنَّمَآ annamā bahwasanya hanyalah
أَمْوَٰلُكُمْ amwālukum hartamu
وَأَوْلَـٰدُكُمْ wa-awlādukum dan anak-anakmu
فِتْنَةٌۭ fit'natun fitnah/cobaan
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عِندَهُۥٓ ʿindahu di sisiNya
أَجْرٌ ajrun pahala
عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun yang besar

Ayat 29 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَانًۭا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
إِن in jika
تَتَّقُوا۟ tattaqū kamu bertaqwa
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَجْعَل yajʿal Dia menjadikan
لَّكُمْ lakum bagi kalian
فُرْقَانًۭا fur'qānan furqan
وَيُكَفِّرْ wayukaffir dan Dia menghapuskan
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
سَيِّـَٔاتِكُمْ sayyiātikum kesalahan-kesalahanmu
وَيَغْفِرْ wayaghfir dan Dia mengampuni
لَكُمْ ۗ lakum bagi kalian
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
ذُو dhū mempunyai
ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia
ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Ayat 30 - Surah Al-Anfaal: 16 kata

وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ ۚ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ ٱللَّهُ ۖ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلْمَـٰكِرِينَ

Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
يَمْكُرُ yamkuru merencanakan tipu daya
بِكَ bika terhadap kamu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لِيُثْبِتُوكَ liyuth'bitūka untuk mereka menahanmu
أَوْ aw atau
يَقْتُلُوكَ yaqtulūka mereka membunuhmu
أَوْ aw atau
يُخْرِجُوكَ ۚ yukh'rijūka mereka mengusirmu
وَيَمْكُرُونَ wayamkurūna dan mereka membuat tipu daya
وَيَمْكُرُ wayamkuru dan membuat tipu daya
ٱللَّهُ ۖ l-lahu Allah
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
خَيْرُ khayru sebaik-baik
ٱلْمَـٰكِرِينَ l-mākirīna pengatur tipu daya

Ayat 31 - Surah Al-Anfaal: 17 kata

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا قَالُوا۟ قَدْ سَمِعْنَا لَوْ نَشَآءُ لَقُلْنَا مِثْلَ هَـٰذَآ ۙ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّآ أَسَـٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menhendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Quran) ini tidak lain hanyalah dongeng-dongengan orang-orang purbakala".

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas/kepada mereka
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
قَدْ qad sesungguhnya
سَمِعْنَا samiʿ'nā kami telah mendengar
لَوْ law kalau
نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki
لَقُلْنَا laqul'nā tentu kami dapat berkata/membaca
مِثْلَ mith'la seperti
هَـٰذَآ ۙ hādhā ini
إِنْ in jika
هَـٰذَآ hādhā ini
إِلَّآ illā kecuali/hanyalah
أَسَـٰطِيرُ asāṭīru dongeng-dongeng
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu kala

Ayat 32 - Surah Al-Anfaal: 19 kata

وَإِذْ قَالُوا۟ ٱللَّهُمَّ إِن كَانَ هَـٰذَا هُوَ ٱلْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةًۭ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ أَوِ ٱئْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍۢ

Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih".

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
ٱللَّهُمَّ l-lahuma ya Allah
إِن in jika
كَانَ kāna adalah
هَـٰذَا hādhā ini
هُوَ huwa dia
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa benar
مِنْ min dari
عِندِكَ ʿindika sisi Engkau
فَأَمْطِرْ fa-amṭir maka hujanilah
عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami
حِجَارَةًۭ ḥijāratan batu
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
أَوِ awi atau
ٱئْتِنَا i'tinā datangkan kepada kami
بِعَذَابٍ biʿadhābin dengan azab
أَلِيمٍۢ alīmin sangat pedih

Ayat 33 - Surah Al-Anfaal: 12 kata

وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun

وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لِيُعَذِّبَهُمْ liyuʿadhibahum akan mengazab mereka
وَأَنتَ wa-anta dan/sedang kamu
فِيهِمْ ۚ fīhim diantara mereka
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مُعَذِّبَهُمْ muʿadhibahum mengazab mereka
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
يَسْتَغْفِرُونَ yastaghfirūna mereka meminta ampun

Ayat 34 - Surah Al-Anfaal: 21 kata

وَمَا لَهُمْ أَلَّا يُعَذِّبَهُمُ ٱللَّهُ وَهُمْ يَصُدُّونَ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَمَا كَانُوٓا۟ أَوْلِيَآءَهُۥٓ ۚ إِنْ أَوْلِيَآؤُهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُتَّقُونَ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidilharam, dan mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya? Orang-orang yang berhak menguasai(nya) hanyalah orang-orang yang bertakwa. tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

وَمَا wamā dan apa
لَهُمْ lahum ada pada mereka
أَلَّا allā sehingga tidak
يُعَذِّبَهُمُ yuʿadhibahumu mengazab mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَهُمْ wahum dan/padahal mereka
يَصُدُّونَ yaṣuddūna mereka halangi
عَنِ ʿani dari
ٱلْمَسْجِدِ l-masjidi Masjidil
ٱلْحَرَامِ l-ḥarāmi Haram
وَمَا wamā dan bukanlah
كَانُوٓا۟ kānū adalah mereka
أَوْلِيَآءَهُۥٓ ۚ awliyāahu penguasa-penguasanya
إِنْ in tidaklah
أَوْلِيَآؤُهُۥٓ awliyāuhu penguasanya
إِلَّا illā kecuali/hanyalah
ٱلْمُتَّقُونَ l-mutaqūna orang-orang yang bertakwa
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 35 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِندَ ٱلْبَيْتِ إِلَّا مُكَآءًۭ وَتَصْدِيَةًۭ ۚ فَذُوقُوا۟ ٱلْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ

Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.

وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada/lain
صَلَاتُهُمْ ṣalātuhum sholat mereka
عِندَ ʿinda di sisi/sekitar
ٱلْبَيْتِ l-bayti Baitullah
إِلَّا illā kecuali/hanyalah
مُكَآءًۭ mukāan siulan
وَتَصْدِيَةًۭ ۚ wataṣdiyatan dan tepuk tangan
فَذُوقُوا۟ fadhūqū maka rasakanlah
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab
بِمَا bimā dengan apa/sebab
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَكْفُرُونَ takfurūna kalian kafir

Ayat 36 - Surah Al-Anfaal: 21 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ لِيَصُدُّوا۟ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ فَسَيُنفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةًۭ ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
يُنفِقُونَ yunfiqūna mereka akan menafkahkan
أَمْوَٰلَهُمْ amwālahum harta mereka
لِيَصُدُّوا۟ liyaṣuddū untuk mereka menghalangi
عَن ʿan dari
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
فَسَيُنفِقُونَهَا fasayunfiqūnahā maka mereka menafkahkannya
ثُمَّ thumma kemudian
تَكُونُ takūnu jadilah
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
حَسْرَةًۭ ḥasratan sesalan
ثُمَّ thumma kemudian
يُغْلَبُونَ ۗ yugh'labūna mereka akan dikalahkan
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
إِلَىٰ ilā ke dalam
جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam
يُحْشَرُونَ yuḥ'sharūna mereka dikumpulkan

Ayat 37 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

لِيَمِيزَ ٱللَّهُ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ ٱلْخَبِيثَ بَعْضَهُۥ عَلَىٰ بَعْضٍۢ فَيَرْكُمَهُۥ جَمِيعًۭا فَيَجْعَلَهُۥ فِى جَهَنَّمَ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ

supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.

لِيَمِيزَ liyamīza karena hendak memisahkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْخَبِيثَ l-khabītha yang buruk
مِنَ mina dari
ٱلطَّيِّبِ l-ṭayibi yang baik
وَيَجْعَلَ wayajʿala dan Dia menjadikan
ٱلْخَبِيثَ l-khabītha yang buruk
بَعْضَهُۥ baʿḍahu sebagiannya
عَلَىٰ ʿalā atas
بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian yang lain
فَيَرْكُمَهُۥ fayarkumahu maka/lalu Dia menumpukkannya
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
فَيَجْعَلَهُۥ fayajʿalahu maka Dia menjadikannya
فِى fī dalam
جَهَنَّمَ ۚ jahannama neraka jahanam
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah
هُمُ humu mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ l-khāsirūna orang-orang yang merugi

Ayat 38 - Surah Al-Anfaal: 16 kata

قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِن يَنتَهُوا۟ يُغْفَرْ لَهُم مَّا قَدْ سَلَفَ وَإِن يَعُودُوا۟ فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ ٱلْأَوَّلِينَ

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu".

قُل qul katakanlah
لِّلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
إِن in jika
يَنتَهُوا۟ yantahū mereka berhenti
يُغْفَرْ yugh'far diampuni
لَهُم lahum bagi mereka
مَّا mā apa/dosa-dosa
قَدْ qad sesungguhnya
سَلَفَ salafa telah lalu
وَإِن wa-in dan jika
يَعُودُوا۟ yaʿūdū mereka kembali
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
مَضَتْ maḍat berlalu/berlaku
سُنَّتُ sunnatu sunnah
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu

Ayat 39 - Surah Al-Anfaal: 16 kata

وَقَـٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ كُلُّهُۥ لِلَّهِ ۚ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

وَقَـٰتِلُوهُمْ waqātilūhum dan perangilah mereka
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
لَا lā tidak
تَكُونَ takūna ada lagi
فِتْنَةٌۭ fit'natun fitnah
وَيَكُونَ wayakūna dan adalah
ٱلدِّينُ l-dīnu agama
كُلُّهُۥ kulluhu semuanya
لِلَّهِ ۚ lillahi bagi Allah
فَإِنِ fa-ini maka jika
ٱنتَهَوْا۟ intahaw mereka berhenti
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بِمَا bimā dengan /terhadap apa
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan
بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 40 - Surah Al-Anfaal: 10 kata

وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَوْلَىٰكُمْ ۚ نِعْمَ ٱلْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ ٱلنَّصِيرُ

Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

وَإِن wa-in dan jika
تَوَلَّوْا۟ tawallaw mereka berpaling
فَٱعْلَمُوٓا۟ fa-iʿ'lamū maka ketahuilah
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
مَوْلَىٰكُمْ ۚ mawlākum Pelindungmu
نِعْمَ niʿ'ma sebaik-baik
ٱلْمَوْلَىٰ l-mawlā Pelindung
وَنِعْمَ waniʿ'ma dan sebaik-baik
ٱلنَّصِيرُ l-naṣīru Penolong

Ayat 41 - Surah Al-Anfaal: 33 kata

۞ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا غَنِمْتُم مِّن شَىْءٍۢ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُۥ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَـٰمَىٰ وَٱلْمَسَـٰكِينِ وَٱبْنِ ٱلسَّبِيلِ إِن كُنتُمْ ءَامَنتُم بِٱللَّهِ وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ ٱلْفُرْقَانِ يَوْمَ ٱلْتَقَى ٱلْجَمْعَانِ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌ

Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

۞ وَٱعْلَمُوٓا۟ wa-iʿ'lamū dan ketahuilah
أَنَّمَا annamā sesungguhnya
غَنِمْتُم ghanim'tum kamu rampas
مِّن min dari
شَىْءٍۢ shayin sesuatu/apa saja
فَأَنَّ fa-anna maka sesungguhnya
لِلَّهِ lillahi bagi/untuk Allah
خُمُسَهُۥ khumusahu seperlimanya
وَلِلرَّسُولِ walilrrasūli dan untuk Rasul
وَلِذِى walidhī dan untuk yang dimiliki
ٱلْقُرْبَىٰ l-qur'bā kerabat dekat
وَٱلْيَتَـٰمَىٰ wal-yatāmā dan anak-anak yatim
وَٱلْمَسَـٰكِينِ wal-masākīni dan orang-orang miskin
وَٱبْنِ wa-ib'ni dan Ibnu
ٱلسَّبِيلِ l-sabīli Sabil
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
ءَامَنتُم āmantum kamu beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَمَآ wamā dan kepada apa
أَنزَلْنَا anzalnā Kami turunkan
عَلَىٰ ʿalā atas
عَبْدِنَا ʿabdinā hamba Kami
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْفُرْقَانِ l-fur'qāni Furqan (pemisah)
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْتَقَى l-taqā pertemuan
ٱلْجَمْعَانِ ۗ l-jamʿāni dua pasukan
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرٌ qadīrun Maha Kuasa

Ayat 42 - Surah Al-Anfaal: 35 kata

إِذْ أَنتُم بِٱلْعُدْوَةِ ٱلدُّنْيَا وَهُم بِٱلْعُدْوَةِ ٱلْقُصْوَىٰ وَٱلرَّكْبُ أَسْفَلَ مِنكُمْ ۚ وَلَوْ تَوَاعَدتُّمْ لَٱخْتَلَفْتُمْ فِى ٱلْمِيعَـٰدِ ۙ وَلَـٰكِن لِّيَقْضِىَ ٱللَّهُ أَمْرًۭا كَانَ مَفْعُولًۭا لِّيَهْلِكَ مَنْ هَلَكَ عَنۢ بَيِّنَةٍۢ وَيَحْيَىٰ مَنْ حَىَّ عَنۢ بَيِّنَةٍۢ ۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَسَمِيعٌ عَلِيمٌ

(Yaitu di hari) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat dan mereka berada di pinggir lembah yang jauh sedang kafilah itu berada di bawah kamu. Sekiranya kamu mengadakan persetujuan (untuk menentukan hari pertempuran), pastilah kamu tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu, akan tetapi (Allah mempertemukan dua pasukan itu) agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan, yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula). Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,

إِذْ idh ketika
أَنتُم antum kamu
بِٱلْعُدْوَةِ bil-ʿud'wati dipinggir lembah
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia/dekat
وَهُم wahum dan mereka
بِٱلْعُدْوَةِ bil-ʿud'wati dipinggir lembah
ٱلْقُصْوَىٰ l-quṣ'wā yang jauh
وَٱلرَّكْبُ wal-rakbu dan/sedang kafilah
أَسْفَلَ asfala lebih rendah
مِنكُمْ ۚ minkum dari kamu
وَلَوْ walaw dan sekiranya
تَوَاعَدتُّمْ tawāʿadttum kamu saling mengadakan persetujuan
لَٱخْتَلَفْتُمْ la-ikh'talaftum pasti kamu berselisih
فِى fī dalam
ٱلْمِيعَـٰدِ ۙ l-mīʿādi perjanjian itu
وَلَـٰكِن walākin akan tetapi
لِّيَقْضِىَ liyaqḍiya karena hendak menetapkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَمْرًۭا amran suatu urusan
كَانَ kāna adalah ia
مَفْعُولًۭا mafʿūlan dilaksanakan
لِّيَهْلِكَ liyahlika agar binasalah
مَنْ man orang
هَلَكَ halaka binasa
عَنۢ ʿan dari/dengan
بَيِّنَةٍۢ bayyinatin keterangan nyata
وَيَحْيَىٰ wayaḥyā dan hiduplah
مَنْ man orang
حَىَّ ḥayya hidup
عَنۢ ʿan dari/dengan
بَيِّنَةٍۢ ۗ bayyinatin keterangan nyata
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَسَمِيعٌ lasamīʿun sungguh Maha Mendengar
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 43 - Surah Al-Anfaal: 20 kata

إِذْ يُرِيكَهُمُ ٱللَّهُ فِى مَنَامِكَ قَلِيلًۭا ۖ وَلَوْ أَرَىٰكَهُمْ كَثِيرًۭا لَّفَشِلْتُمْ وَلَتَنَـٰزَعْتُمْ فِى ٱلْأَمْرِ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ سَلَّمَ ۗ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ

(yaitu) ketika Allah menampakkan mereka kepadamu di dalam mimpimu (berjumlah) sedikit. Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka kepada kamu (berjumlah) banyak tentu saja kamu menjadi gentar dan tentu saja kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, akan tetapi Allah telah menyelamatkan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

إِذْ idh ketika
يُرِيكَهُمُ yurīkahumu menampakkan mereka kepadamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فِى fī di dalam
مَنَامِكَ manāmika mimpimu
قَلِيلًۭا ۖ qalīlan sedikit
وَلَوْ walaw dan sekiranya
أَرَىٰكَهُمْ arākahum (Allah) menampakkan mereka kepadamu
كَثِيرًۭا kathīran banyak
لَّفَشِلْتُمْ lafashil'tum pasti kamu menjadi gentar
وَلَتَنَـٰزَعْتُمْ walatanāzaʿtum dan pasti kamu berbantah-bantahan
فِى fī dalam
ٱلْأَمْرِ l-amri urusan
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَلَّمَ ۗ sallama telah menyelamatkan
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
عَلِيمٌۢ ʿalīmun Maha Mengetahui
بِذَاتِ bidhāti dengan segala isi
ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada/hati

Ayat 44 - Surah Al-Anfaal: 19 kata

وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ إِذِ ٱلْتَقَيْتُمْ فِىٓ أَعْيُنِكُمْ قَلِيلًۭا وَيُقَلِّلُكُمْ فِىٓ أَعْيُنِهِمْ لِيَقْضِىَ ٱللَّهُ أَمْرًۭا كَانَ مَفْعُولًۭا ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ تُرْجَعُ ٱلْأُمُورُ

Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kamu sekalian, ketika kamu berjumpa dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan matamu dan kamu ditampakkan-Nya berjumlah sedikit pada penglihatan mata mereka, karena Allah hendak melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan. Dan hanyalah kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
يُرِيكُمُوهُمْ yurīkumūhum (Allah) menampakkan mereka kepadamu
إِذِ idhi ketika
ٱلْتَقَيْتُمْ l-taqaytum perjumpaanmu
فِىٓ fī dalam
أَعْيُنِكُمْ aʿyunikum penglihatan matamu
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit
وَيُقَلِّلُكُمْ wayuqallilukum dan Dia menjadikan kamu sedikit
فِىٓ fī dalam
أَعْيُنِهِمْ aʿyunihim penglihatan mereka
لِيَقْضِىَ liyaqḍiya karena hendak menetapkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَمْرًۭا amran suatu urusan
كَانَ kāna adalah ia
مَفْعُولًۭا ۗ mafʿūlan dilaksanakan
وَإِلَى wa-ilā dan kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تُرْجَعُ tur'jaʿu dikembalikan
ٱلْأُمُورُ l-umūru segala urusan

Ayat 45 - Surah Al-Anfaal: 12 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةًۭ فَٱثْبُتُوا۟ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
إِذَا idhā apabila
لَقِيتُمْ laqītum kamu bertemu
فِئَةًۭ fi-atan pasukan/golongan
فَٱثْبُتُوا۟ fa-uth'butū maka berteguh hatilah kamu
وَٱذْكُرُوا۟ wa-udh'kurū dan ingatlah kamu
ٱللَّهَ l-laha Allah
كَثِيرًۭا kathīran sebanyak-banyaknya
لَّعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian
تُفْلِحُونَ tuf'liḥūna kamu beruntung

Ayat 46 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

وَأَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَنَـٰزَعُوا۟ فَتَفْشَلُوا۟ وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ وَٱصْبِرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّـٰبِرِينَ

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

وَأَطِيعُوا۟ wa-aṭīʿū dan taatlah kamu
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan RasulNya
وَلَا walā dan janganlah
تَنَـٰزَعُوا۟ tanāzaʿū kamu berbantah-bantahan
فَتَفْشَلُوا۟ fatafshalū maka kamu menjadi gentar
وَتَذْهَبَ watadhhaba dan hilang
رِيحُكُمْ ۖ rīḥukum kekuatanmu
وَٱصْبِرُوٓا۟ ۚ wa-iṣ'birū dan bersabarlah kamu
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
مَعَ maʿa beserta
ٱلصَّـٰبِرِينَ l-ṣābirīna orang-orang yang sabar

Ayat 47 - Surah Al-Anfaal: 17 kata

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ خَرَجُوا۟ مِن دِيَـٰرِهِم بَطَرًۭا وَرِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌۭ

Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.

وَلَا walā dan janganlah
تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi
كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang
خَرَجُوا۟ kharajū (mereka) keluar
مِن min dari
دِيَـٰرِهِم diyārihim rumah-rumah mereka
بَطَرًۭا baṭaran rasa angkuh
وَرِئَآءَ wariāa dan riya
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
وَيَصُدُّونَ wayaṣuddūna dan mereka menghalang-halangi
عَن ʿan dari
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
بِمَا bimā dengan apa
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan
مُحِيطٌۭ muḥīṭun meliputi

Ayat 48 - Surah Al-Anfaal: 36 kata

وَإِذْ زَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَـٰنُ أَعْمَـٰلَهُمْ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَكُمُ ٱلْيَوْمَ مِنَ ٱلنَّاسِ وَإِنِّى جَارٌۭ لَّكُمْ ۖ فَلَمَّا تَرَآءَتِ ٱلْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ وَقَالَ إِنِّى بَرِىٓءٌۭ مِّنكُمْ إِنِّىٓ أَرَىٰ مَا لَا تَرَوْنَ إِنِّىٓ أَخَافُ ٱللَّهَ ۚ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
زَيَّنَ zayyana menjadikan memandang baik
لَهُمُ lahumu bagi/kepada mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum pekerjaan mereka
وَقَالَ waqāla dan ia berkata
لَا lā tidak ada
غَالِبَ ghāliba menang
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْيَوْمَ l-yawma pada hari
مِنَ mina dari
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya saya
جَارٌۭ jārun pelindung
لَّكُمْ ۖ lakum bagi kalian
فَلَمَّا falammā maka tatkala
تَرَآءَتِ tarāati saling melihat
ٱلْفِئَتَانِ l-fi-atāni kedua pasukan
نَكَصَ nakaṣa ia berbalik
عَلَىٰ ʿalā atas
عَقِبَيْهِ ʿaqibayhi tumitnya/kebelakang
وَقَالَ waqāla dan ia berkata
إِنِّى innī sesungguhnya saya
بَرِىٓءٌۭ barīon berlepas diri
مِّنكُمْ minkum daripada kamu
إِنِّىٓ innī sesungguhnya saya
أَرَىٰ arā saya melihat
مَا mā apa
لَا lā tidak
تَرَوْنَ tarawna kamu lihat
إِنِّىٓ innī sesungguhnya saya
أَخَافُ akhāfu saya takut
ٱللَّهَ ۚ l-laha Allah
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
شَدِيدُ shadīdu sangat keras
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi siksaan

Ayat 49 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

إِذْ يَقُولُ ٱلْمُنَـٰفِقُونَ وَٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ غَرَّ هَـٰٓؤُلَآءِ دِينُهُمْ ۗ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ

(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya". (Allah berfirman): "Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".

إِذْ idh ketika
يَقُولُ yaqūlu berkata
ٱلْمُنَـٰفِقُونَ l-munāfiqūna orang-orang munafik
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
فِى fī di dalam
قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka
مَّرَضٌ maraḍun penyakit
غَرَّ gharra menipu
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka ini
دِينُهُمْ ۗ dīnuhum agama mereka
وَمَن waman dan barang siapa
يَتَوَكَّلْ yatawakkal bertawakkal
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 50 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ يَتَوَفَّى ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۙ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَـٰرَهُمْ وَذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلْحَرِيقِ

Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).

وَلَوْ walaw dan kalau
تَرَىٰٓ tarā kamu melihat
إِذْ idh ketika
يَتَوَفَّى yatawaffā mewafatkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ ۙ kafarū kafir/ingkar
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu para Malaikat
يَضْرِبُونَ yaḍribūna mereka memukul
وُجُوهَهُمْ wujūhahum muka mereka
وَأَدْبَـٰرَهُمْ wa-adbārahum dan belakang mereka
وَذُوقُوا۟ wadhūqū dan rasakanlah olehmu
عَذَابَ ʿadhāba siksaan
ٱلْحَرِيقِ l-ḥarīqi membakar

Ayat 51 - Surah Al-Anfaal: 9 kata

ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ ٱللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّـٰمٍۢ لِّلْعَبِيدِ

Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya,

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِمَا bimā dengan apa/disebabkan
قَدَّمَتْ qaddamat memperbuat
أَيْدِيكُمْ aydīkum tangan-tangan kamu sendiri
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَيْسَ laysa tidak/bukan
بِظَلَّـٰمٍۢ biẓallāmin dengan aniaya
لِّلْعَبِيدِ lil'ʿabīdi kepada hamba

Ayat 52 - Surah Al-Anfaal: 17 kata

كَدَأْبِ ءَالِ فِرْعَوْنَ ۙ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ قَوِىٌّۭ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi amat keras siksaan-Nya.

كَدَأْبِ kadabi serupa dengan keadaan
ءَالِ āli keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ ۙ fir'ʿawna Fir'aun
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَأَخَذَهُمُ fa-akhadhahumu maka mengambil/menyiksa mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِذُنُوبِهِمْ ۗ bidhunūbihim dengan dosa-dosa mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
قَوِىٌّۭ qawiyyun Maha Kuat
شَدِيدُ shadīdu amat keras
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi siksaan

Ayat 53 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًۭا نِّعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَىٰ قَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۙ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌۭ

(Siksaan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan meubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu meubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِأَنَّ bi-anna dengan/karena sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَمْ lam tidak akan
يَكُ yaku ada
مُغَيِّرًۭا mughayyiran perubahan
نِّعْمَةً niʿ'matan suatu nikmat
أَنْعَمَهَا anʿamahā Dia anugerahkannya
عَلَىٰ ʿalā atas
قَوْمٍ qawmin kaum
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يُغَيِّرُوا۟ yughayyirū mereka merubah
مَا mā apa yang
بِأَنفُسِهِمْ ۙ bi-anfusihim pada diri mereka sendiri
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَمِيعٌ samīʿun Maha Mendengar
عَلِيمٌۭ ʿalīmun Maha Mengetahui

Ayat 54 - Surah Al-Anfaal: 17 kata

كَدَأْبِ ءَالِ فِرْعَوْنَ ۙ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِمْ فَأَهْلَكْنَـٰهُم بِذُنُوبِهِمْ وَأَغْرَقْنَآ ءَالَ فِرْعَوْنَ ۚ وَكُلٌّۭ كَانُوا۟ ظَـٰلِمِينَ

(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim.

كَدَأْبِ kadabi serupa dengan keadaan
ءَالِ āli keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ ۙ fir'ʿawna Fir'aun
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka
كَذَّبُوا۟ kadhabū mereka mendustakan
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan ayat-ayat
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
فَأَهْلَكْنَـٰهُم fa-ahlaknāhum maka Kami binasakan mereka
بِذُنُوبِهِمْ bidhunūbihim dengan dosa-dosa mereka
وَأَغْرَقْنَآ wa-aghraqnā dan Kami tenggelamkan
ءَالَ āla keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ ۚ fir'ʿawna Fir'aun
وَكُلٌّۭ wakullun dan semuanya
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang dzalim

Ayat 55 - Surah Al-Anfaal: 10 kata

إِنَّ شَرَّ ٱلدَّوَآبِّ عِندَ ٱللَّهِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

إِنَّ inna sesungguhnya
شَرَّ sharra seburuk-buruk
ٱلدَّوَآبِّ l-dawābi binatang melata
عِندَ ʿinda di sisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
فَهُمْ fahum maka mereka
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman

Ayat 56 - Surah Al-Anfaal: 12 kata

ٱلَّذِينَ عَـٰهَدتَّ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِى كُلِّ مَرَّةٍۢ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَ

(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
عَـٰهَدتَّ ʿāhadtta kamu telah mengambil perjanjian
مِنْهُمْ min'hum dari mereka
ثُمَّ thumma kemudian
يَنقُضُونَ yanquḍūna mereka merusak/mengkhianati
عَهْدَهُمْ ʿahdahum janji mereka
فِى fī pada
كُلِّ kulli setiap
مَرَّةٍۢ marratin kali
وَهُمْ wahum dan mereka
لَا lā tidak
يَتَّقُونَ yattaqūna takut

Ayat 57 - Surah Al-Anfaal: 10 kata

فَإِمَّا تَثْقَفَنَّهُمْ فِى ٱلْحَرْبِ فَشَرِّدْ بِهِم مَّنْ خَلْفَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

Jika kamu menemui mereka dalam peperangan, maka cerai beraikanlah orang-orang yang di belakang mereka dengan (menumpas) mereka, supaya mereka mengambil pelajaran.

فَإِمَّا fa-immā maka jika
تَثْقَفَنَّهُمْ tathqafannahum kamu menemui mereka
فِى fī dalam
ٱلْحَرْبِ l-ḥarbi peperangan
فَشَرِّدْ fasharrid maka cerai-beraikanlah
بِهِم bihim dengan mereka
مَّنْ man orang
خَلْفَهُمْ khalfahum dibelakang mereka
لَعَلَّهُمْ laʿallahum supaya mereka
يَذَّكَّرُونَ yadhakkarūna mereka mengambil pelajaran

Ayat 58 - Surah Al-Anfaal: 14 kata

وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِن قَوْمٍ خِيَانَةًۭ فَٱنۢبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَآءٍ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْخَآئِنِينَ

Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.

وَإِمَّا wa-immā dan jika
تَخَافَنَّ takhāfanna kamu sungguh takut
مِن min dari
قَوْمٍ qawmin kaum/golongan
خِيَانَةًۭ khiyānatan pengkhianatan
فَٱنۢبِذْ fa-inbidh maka lemparkan/kembalikan
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
سَوَآءٍ ۚ sawāin yang sama jujur
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يُحِبُّ yuḥibbu menyukai
ٱلْخَآئِنِينَ l-khāinīna orang-orang yang berkhianat

Ayat 59 - Surah Al-Anfaal: 8 kata

وَلَا يَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ سَبَقُوٓا۟ ۚ إِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُونَ

Dan janganlah orang-orang yang kafir itu mengira, bahwa mereka akan dapat lolos (dari kekuasaan Allah). Sesungguhnya mereka tidak dapat melemahkan (Allah).

وَلَا walā dan janganlah
يَحْسَبَنَّ yaḥsabanna mengira
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
سَبَقُوٓا۟ ۚ sabaqū mereka terlepas/lolos
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
لَا lā tidak
يُعْجِزُونَ yuʿ'jizūna dapat melemahkan

Ayat 60 - Surah Al-Anfaal: 33 kata

وَأَعِدُّوا۟ لَهُم مَّا ٱسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍۢ وَمِن رِّبَاطِ ٱلْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِۦ عَدُوَّ ٱللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَءَاخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ ٱللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍۢ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

وَأَعِدُّوا۟ wa-aʿiddū dan siapkanlah
لَهُم lahum untuk mereka
مَّا mā apa
ٱسْتَطَعْتُم is'taṭaʿtum kamu sanggupi
مِّن min dari
قُوَّةٍۢ quwwatin kekuatan
وَمِن wamin dan dari
رِّبَاطِ ribāṭi ditambat
ٱلْخَيْلِ l-khayli kuda
تُرْهِبُونَ tur'hibūna kamu menakutkan/menggetarkan
بِهِۦ bihi dengannya
عَدُوَّ ʿaduwwa musuh
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَعَدُوَّكُمْ waʿaduwwakum dan musuh kalian
وَءَاخَرِينَ waākharīna dan orang-orang lain
مِن min dari
دُونِهِمْ dūnihim selain mereka
لَا lā tidak
تَعْلَمُونَهُمُ taʿlamūnahumu kamu mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
يَعْلَمُهُمْ ۚ yaʿlamuhum mengetahui mereka
وَمَا wamā dan apa yang
تُنفِقُوا۟ tunfiqū kamu nafkahkan
مِن min dari
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
فِى fī di
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يُوَفَّ yuwaffa dicukupkan
إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu
وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian
لَا lā tidak
تُظْلَمُونَ tuẓ'lamūna dianiaya

Ayat 61 - Surah Al-Anfaal: 12 kata

۞ وَإِن جَنَحُوا۟ لِلسَّلْمِ فَٱجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

۞ وَإِن wa-in dan jika
جَنَحُوا۟ janaḥū mereka condong
لِلسَّلْمِ lilssalmi untuk/kepada perdamaian
فَٱجْنَحْ fa-ij'naḥ maka hendaklah kamu condong
لَهَا lahā kepadanya
وَتَوَكَّلْ watawakkal dan bertawakkallah
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
إِنَّهُۥ innahu sesunguhnya Dia
هُوَ huwa Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Ayat 62 - Surah Al-Anfaal: 12 kata

وَإِن يُرِيدُوٓا۟ أَن يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ ٱللَّهُ ۚ هُوَ ٱلَّذِىٓ أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِۦ وَبِٱلْمُؤْمِنِينَ

Dan jika mereka bermaksud menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin,

وَإِن wa-in dan jika
يُرِيدُوٓا۟ yurīdū mereka bermaksud
أَن an akan
يَخْدَعُوكَ yakhdaʿūka menipu kamu
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
حَسْبَكَ ḥasbaka cukuplah bagimu
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَيَّدَكَ ayyadaka memperkuat kamu
بِنَصْرِهِۦ binaṣrihi dengan pertolonganNya
وَبِٱلْمُؤْمِنِينَ wabil-mu'minīna dan dengan orang-orang yang beriman

Ayat 63 - Surah Al-Anfaal: 20 kata

وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنفَقْتَ مَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًۭا مَّآ أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَـٰكِنَّ ٱللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ

dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.

وَأَلَّفَ wa-allafa dan Dia menjinakkan/mempersatukan
بَيْنَ bayna antara
قُلُوبِهِمْ ۚ qulūbihim hati mereka
لَوْ law walaupun
أَنفَقْتَ anfaqta kamu membelanjakan
مَا mā apa
فِى fī di dalam
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
مَّآ mā tidak dapat
أَلَّفْتَ allafta kamu menjinakkan/mempersatukan
بَيْنَ bayna antara
قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
ٱللَّهَ l-laha Allah
أَلَّفَ allafa menjinakkan/mempersatukan
بَيْنَهُمْ ۚ baynahum diantara mereka
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 64 - Surah Al-Anfaal: 8 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ حَسْبُكَ ٱللَّهُ وَمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
حَسْبُكَ ḥasbuka cukuplah bagimu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَمَنِ wamani dan orang
ٱتَّبَعَكَ ittabaʿaka mengikuti kamu
مِنَ mina dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin/beriman

Ayat 65 - Surah Al-Anfaal: 26 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ حَرِّضِ ٱلْمُؤْمِنِينَ عَلَى ٱلْقِتَالِ ۚ إِن يَكُن مِّنكُمْ عِشْرُونَ صَـٰبِرُونَ يَغْلِبُوا۟ مِا۟ئَتَيْنِ ۚ وَإِن يَكُن مِّنكُم مِّا۟ئَةٌۭ يَغْلِبُوٓا۟ أَلْفًۭا مِّنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌۭ لَّا يَفْقَهُونَ

Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
حَرِّضِ ḥarriḍi kobarkanlah semangat
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin/beriman
عَلَى ʿalā atas/untuk
ٱلْقِتَالِ ۚ l-qitāli berperang
إِن in jika
يَكُن yakun ada
مِّنكُمْ minkum diantara kamu
عِشْرُونَ ʿish'rūna duapuluh
صَـٰبِرُونَ ṣābirūna orang-orang yang sabar
يَغْلِبُوا۟ yaghlibū mereka mengalahkan
مِا۟ئَتَيْنِ ۚ mi-atayni duaratus
وَإِن wa-in dan jika
يَكُن yakun ada
مِّنكُم minkum diantara kamu
مِّا۟ئَةٌۭ mi-atun seratus
يَغْلِبُوٓا۟ yaghlibū mereka mengalahkan
أَلْفًۭا alfan seribu
مِّنَ mina dari pada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِأَنَّهُمْ bi-annahum dengan/disebabkan bahwasanya
قَوْمٌۭ qawmun kaum
لَّا lā tidak
يَفْقَهُونَ yafqahūna mengerti

Ayat 66 - Surah Al-Anfaal: 26 kata

ٱلْـَٔـٰنَ خَفَّفَ ٱللَّهُ عَنكُمْ وَعَلِمَ أَنَّ فِيكُمْ ضَعْفًۭا ۚ فَإِن يَكُن مِّنكُم مِّا۟ئَةٌۭ صَابِرَةٌۭ يَغْلِبُوا۟ مِا۟ئَتَيْنِ ۚ وَإِن يَكُن مِّنكُمْ أَلْفٌۭ يَغْلِبُوٓا۟ أَلْفَيْنِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّـٰبِرِينَ

Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.

ٱلْـَٔـٰنَ al-āna sekarang
خَفَّفَ khaffafa telah meringankan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
وَعَلِمَ waʿalima dan Dia telah mengetahui
أَنَّ anna bahwasanya
فِيكُمْ fīkum padamu
ضَعْفًۭا ۚ ḍaʿfan kelemahan
فَإِن fa-in maka jika
يَكُن yakun ada
مِّنكُم minkum diantara kamu
مِّا۟ئَةٌۭ mi-atun seratus
صَابِرَةٌۭ ṣābiratun orang yang sabar
يَغْلِبُوا۟ yaghlibū mereka mengalahkan
مِا۟ئَتَيْنِ ۚ mi-atayni duaratus
وَإِن wa-in dan jika
يَكُن yakun ada
مِّنكُمْ minkum diantara kamu
أَلْفٌۭ alfun seribu
يَغْلِبُوٓا۟ yaghlibū mereka mengalahkan
أَلْفَيْنِ alfayni duaribu
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan izin
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
مَعَ maʿa beserta
ٱلصَّـٰبِرِينَ l-ṣābirīna orang-orang yang sabar

Ayat 67 - Surah Al-Anfaal: 20 kata

مَا كَانَ لِنَبِىٍّ أَن يَكُونَ لَهُۥٓ أَسْرَىٰ حَتَّىٰ يُثْخِنَ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ تُرِيدُونَ عَرَضَ ٱلدُّنْيَا وَٱللَّهُ يُرِيدُ ٱلْـَٔاخِرَةَ ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ

Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

مَا mā tidak
كَانَ kāna ada
لِنَبِىٍّ linabiyyin bagi seorang Nabi
أَن an bahwa
يَكُونَ yakūna dia adalah
لَهُۥٓ lahu baginya
أَسْرَىٰ asrā tawanan
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يُثْخِنَ yuth'khina ia memecah belah/melumpuhkan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ ۚ l-arḍi bumi
تُرِيدُونَ turīdūna kamu menghendaki
عَرَضَ ʿaraḍa harta benda
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā duniawi
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
يُرِيدُ yurīdu menghendaki
ٱلْـَٔاخِرَةَ ۗ l-ākhirata akhirat
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa
حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 68 - Surah Al-Anfaal: 10 kata

لَّوْلَا كِتَـٰبٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَآ أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌۭ

Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu ambil.

لَّوْلَا lawlā kalau sekiranya tidak ada
كِتَـٰبٌۭ kitābun ketetapan
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
سَبَقَ sabaqa terdahulu
لَمَسَّكُمْ lamassakum niscaya menimpa kamu
فِيمَآ fīmā dalam/disebabkan apa
أَخَذْتُمْ akhadhtum kamu telah mengambil
عَذَابٌ ʿadhābun siksaan
عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun besar

Ayat 69 - Surah Al-Anfaal: 11 kata

فَكُلُوا۟ مِمَّا غَنِمْتُمْ حَلَـٰلًۭا طَيِّبًۭا ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

فَكُلُوا۟ fakulū maka makanlah
مِمَّا mimmā dari apa/sebagian
غَنِمْتُمْ ghanim'tum kamu telah mengambil rampasan perang
حَلَـٰلًۭا ḥalālan halal
طَيِّبًۭا ۚ ṭayyiban yang baik
وَٱتَّقُوا۟ wa-ittaqū dan bertakwalah
ٱللَّهَ ۚ l-laha Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 70 - Surah Al-Anfaal: 24 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّمَن فِىٓ أَيْدِيكُم مِّنَ ٱلْأَسْرَىٰٓ إِن يَعْلَمِ ٱللَّهُ فِى قُلُوبِكُمْ خَيْرًۭا يُؤْتِكُمْ خَيْرًۭا مِّمَّآ أُخِذَ مِنكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: "Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu". Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
قُل qul katakanlah
لِّمَن liman kepada orang
فِىٓ fī dalam
أَيْدِيكُم aydīkum tanganmu
مِّنَ mina dari
ٱلْأَسْرَىٰٓ l-asrā tawanan
إِن in jika
يَعْلَمِ yaʿlami mengetahui
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فِى fī dalam
قُلُوبِكُمْ qulūbikum hati kamu
خَيْرًۭا khayran kebaikan
يُؤْتِكُمْ yu'tikum Dia akan memberikan kepadamu
خَيْرًۭا khayran kebaikan/lebih baik
مِّمَّآ mimmā dari apa
أُخِذَ ukhidha telah diambil
مِنكُمْ minkum dari kamu
وَيَغْفِرْ wayaghfir dan Dia akan mengampuni
لَكُمْ ۗ lakum bagi kalian
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 71 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

وَإِن يُرِيدُوا۟ خِيَانَتَكَ فَقَدْ خَانُوا۟ ٱللَّهَ مِن قَبْلُ فَأَمْكَنَ مِنْهُمْ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Akan tetapi jika mereka (tawanan-tawanan itu) bermaksud hendak berkhianat kepadamu, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum ini, lalu Allah menjadikan(mu) berkuasa terhadap mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

وَإِن wa-in jika
يُرِيدُوا۟ yurīdū mereka menghendaki
خِيَانَتَكَ khiyānataka berkhianat kepadamu
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
خَانُوا۟ khānū mereka berkhianat
ٱللَّهَ l-laha Allah
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
فَأَمْكَنَ fa-amkana maka/lalu Dia memungkinkan/menjadikan
مِنْهُمْ ۗ min'hum dari/terhadap mereka
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui
حَكِيمٌ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 72 - Surah Al-Anfaal: 45 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَهَاجَرُوا۟ وَجَـٰهَدُوا۟ بِأَمْوَٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَوا۟ وَّنَصَرُوٓا۟ أُو۟لَـٰٓئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۚ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يُهَاجِرُوا۟ مَا لَكُم مِّن وَلَـٰيَتِهِم مِّن شَىْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا۟ ۚ وَإِنِ ٱسْتَنصَرُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ فَعَلَيْكُمُ ٱلنَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍۭ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَـٰقٌۭ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَهَاجَرُوا۟ wahājarū dan mereka berhijrah
وَجَـٰهَدُوا۟ wajāhadū dan mereka berjihad
بِأَمْوَٰلِهِمْ bi-amwālihim dengan harta mereka
وَأَنفُسِهِمْ wa-anfusihim dan jiwa mereka
فِى fī di/pada
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَاوَوا۟ āwaw memberikan perlindungan
وَّنَصَرُوٓا۟ wanaṣarū dan mereka memberi pertolongan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
أَوْلِيَآءُ awliyāu menjadi pelindung
بَعْضٍۢ ۚ baʿḍin sebagian yang lain
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَلَمْ walam dan tidak/belum
يُهَاجِرُوا۟ yuhājirū mereka berhijrah
مَا mā tidak ada
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
وَلَـٰيَتِهِم walāyatihim memberi pertolongan mereka
مِّن min dari
شَىْءٍ shayin sesuatu
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يُهَاجِرُوا۟ ۚ yuhājirū mereka berhijrah
وَإِنِ wa-ini dan jika
ٱسْتَنصَرُوكُمْ is'tanṣarūkum mereka minta pertolongan padamu
فِى fī dalam
ٱلدِّينِ l-dīni agama
فَعَلَيْكُمُ faʿalaykumu maka wajib atasmu
ٱلنَّصْرُ l-naṣru memberi pertolongan
إِلَّا illā kecuali
عَلَىٰ ʿalā atas
قَوْمٍۭ qawmin kaum
بَيْنَكُمْ baynakum antara kamu
وَبَيْنَهُم wabaynahum dan antara mereka
مِّيثَـٰقٌۭ ۗ mīthāqun perjanjian
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
بِمَا bimā dengan/kepada apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 73 - Surah Al-Anfaal: 13 kata

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُن فِتْنَةٌۭ فِى ٱلْأَرْضِ وَفَسَادٌۭ كَبِيرٌۭ

Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
أَوْلِيَآءُ awliyāu menjadi pelindung
بَعْضٍ ۚ baʿḍin sebagian yang lain
إِلَّا illā kecuali
تَفْعَلُوهُ tafʿalūhu kamu melaksanakannya
تَكُن takun adalah/terjadi
فِتْنَةٌۭ fit'natun fitnah
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَفَسَادٌۭ wafasādun dan kerusakan
كَبِيرٌۭ kabīrun yang besar

Ayat 74 - Surah Al-Anfaal: 18 kata

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَهَاجَرُوا۟ وَجَـٰهَدُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَوا۟ وَّنَصَرُوٓا۟ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ حَقًّۭا ۚ لَّهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ

Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَهَاجَرُوا۟ wahājarū dan mereka berhijrah
وَجَـٰهَدُوا۟ wajāhadū dan mereka berjihad
فِى fī pada
سَبِيلِ sabīli jalan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَاوَوا۟ āwaw memberi tempat kediaman/perlindungan
وَّنَصَرُوٓا۟ wanaṣarū dan mereka memberi pertolongan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah
هُمُ humu mereka
ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang yang beriman
حَقًّۭا ۚ ḥaqqan benar
لَّهُم lahum bagi mereka
مَّغْفِرَةٌۭ maghfiratun ampunan
وَرِزْقٌۭ wariz'qun dan rezki
كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia

Ayat 75 - Surah Al-Anfaal: 22 kata

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنۢ بَعْدُ وَهَاجَرُوا۟ وَجَـٰهَدُوا۟ مَعَكُمْ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ مِنكُمْ ۚ وَأُو۟لُوا۟ ٱلْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَىٰ بِبَعْضٍۢ فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۢ

Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
مِنۢ min dari
بَعْدُ baʿdu sesudah itu
وَهَاجَرُوا۟ wahājarū dan mereka berhijrah
وَجَـٰهَدُوا۟ wajāhadū dan mereka berjihad
مَعَكُمْ maʿakum bersamamu
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
مِنكُمْ ۚ minkum dari kamu
وَأُو۟لُوا۟ wa-ulū dan orang mempunyai
ٱلْأَرْحَامِ l-arḥāmi hubungan kerabat
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
أَوْلَىٰ awlā lebih utama
بِبَعْضٍۢ bibaʿḍin dengan sebagian yang lain
فِى fī di dalam
كِتَـٰبِ kitābi Kitab
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بِكُلِّ bikulli dengan segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
عَلِيمٌۢ ʿalīmun Maha Mengetahui

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi