Surah Al-Fajr kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Fajr kata demi kata
Al-Fajr (الفجر) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 30 ayat, 137 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 137 kata untuk dipelajari, Surah Al-Fajr menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 1 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Al-Fajr: 1 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْفَجْرِ
Demi fajar,
▶
وَٱلْفَجْرِ
wal-fajri
demi fajar
Ayat 2 - Surah Al-Fajr: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَيَالٍ عَشْرٍۢ
dan malam yang sepuluh,
▶
وَلَيَالٍ
walayālin
dan malam-malam
▶
عَشْرٍۢ
ʿashrin
sepuluh
Ayat 3 - Surah Al-Fajr: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلشَّفْعِ وَٱلْوَتْرِ
dan yang genap dan yang ganjil,
▶
وَٱلشَّفْعِ
wal-shafʿi
dan yang genap
▶
وَٱلْوَتْرِ
wal-watri
dan yang ganjil
Ayat 4 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلَّيْلِ إِذَا يَسْرِ
dan malam bila berlalu.
▶
وَٱلَّيْلِ
wa-al-layli
dan malam
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
يَسْرِ
yasri
berlalu
Ayat 5 - Surah Al-Fajr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَلْ فِى ذَٰلِكَ قَسَمٌۭ لِّذِى حِجْرٍ
Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal.
▶
هَلْ
hal
apakah/bukankah
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
itu/yang demikian
▶
قَسَمٌۭ
qasamun
sumpah
▶
لِّذِى
lidhī
bagi memiliki
▶
حِجْرٍ
ḥij'rin
akal
Ayat 6 - Surah Al-Fajr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Aad?
▶
أَلَمْ
alam
tidakkah
▶
تَرَ
tara
lihat/perhatikan
▶
كَيْفَ
kayfa
bagaimana
▶
فَعَلَ
faʿala
berbuat
▶
رَبُّكَ
rabbuka
Tuhanmu
▶
بِعَادٍ
biʿādin
terhadap kaum 'Ad
Ayat 7 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِرَمَ ذَاتِ ٱلْعِمَادِ
(yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,
▶
إِرَمَ
irama
kaum Iram
▶
ذَاتِ
dhāti
memiliki
▶
ٱلْعِمَادِ
l-ʿimādi
tiang/bangunan tinggi
Ayat 8 - Surah Al-Fajr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّتِى لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى ٱلْبِلَـٰدِ
yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
▶
ٱلَّتِى
allatī
yang
▶
لَمْ
lam
tidak/belum
▶
يُخْلَقْ
yukh'laq
diciptakan/dibangun
▶
مِثْلُهَا
mith'luhā
seperti itu/serupa itu
▶
فِى
fī
pada
▶
ٱلْبِلَـٰدِ
l-bilādi
negeri
Ayat 9 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُوا۟ ٱلصَّخْرَ بِٱلْوَادِ
dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,
▶
وَثَمُودَ
wathamūda
dan Samud
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
جَابُوا۟
jābū
(mereka) memotong
▶
ٱلصَّخْرَ
l-ṣakhra
batu-batu besar
▶
بِٱلْوَادِ
bil-wādi
di lembah
Ayat 10 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِرْعَوْنَ ذِى ٱلْأَوْتَادِ
dan kaum Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak),
▶
وَفِرْعَوْنَ
wafir'ʿawna
dan Fir'aun
▶
ذِى
dhī
memiliki
▶
ٱلْأَوْتَادِ
l-awtādi
pasak-pasak (bala tentara)
Ayat 11 - Surah Al-Fajr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِينَ طَغَوْا۟ فِى ٱلْبِلَـٰدِ
yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
طَغَوْا۟
ṭaghaw
(mereka) melampui batas
▶
فِى
fī
pada
▶
ٱلْبِلَـٰدِ
l-bilādi
negeri-negeri itu
Ayat 12 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَكْثَرُوا۟ فِيهَا ٱلْفَسَادَ
lalu mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
▶
فَأَكْثَرُوا۟
fa-aktharū
lalu mereka banyak berbuat
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
ٱلْفَسَادَ
l-fasāda
kerusakan
Ayat 13 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ
karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,
▶
فَصَبَّ
faṣabba
maka menimpakan
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
رَبُّكَ
rabbuka
Tuhanmu
▶
سَوْطَ
sawṭa
cemeti/cambuk
▶
عَذَابٍ
ʿadhābin
azab
Ayat 14 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلْمِرْصَادِ
sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَبِٱلْمِرْصَادِ
labil-mir'ṣādi
benar-benar mengawasi
Ayat 15 - Surah Al-Fajr: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَمَّا ٱلْإِنسَـٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
▶
فَأَمَّا
fa-ammā
maka adapun
▶
ٱلْإِنسَـٰنُ
l-insānu
manusia
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
مَا
mā
apa
▶
ٱبْتَلَىٰهُ
ib'talāhu
mengujinya
▶
رَبُّهُۥ
rabbuhu
Tuhannya
▶
فَأَكْرَمَهُۥ
fa-akramahu
lalu Dia memuliakannya
▶
وَنَعَّمَهُۥ
wanaʿʿamahu
dan Dia memberikan nikmat padanya
▶
فَيَقُولُ
fayaqūlu
maka ia akan berkata
▶
رَبِّىٓ
rabbī
Tuhanku
▶
أَكْرَمَنِ
akramani
Dia telah memuliakanku
Ayat 16 - Surah Al-Fajr: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَـٰنَنِ
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku".
▶
وَأَمَّآ
wa-ammā
dan adapun/tetapi
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
مَا
mā
apa
▶
ٱبْتَلَىٰهُ
ib'talāhu
mengujinya
▶
فَقَدَرَ
faqadara
lalu Dia menentukan/menyempitkan
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
رِزْقَهُۥ
riz'qahu
rizkinya
▶
فَيَقُولُ
fayaqūlu
lalu dia akan berkata
▶
رَبِّىٓ
rabbī
Tuhanku
▶
أَهَـٰنَنِ
ahānani
Dia menghinaku
Ayat 17 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَلَّا ۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim,
▶
كَلَّا ۖ
kallā
sekali-kali tidak
▶
بَل
bal
tetapi/bahkan
▶
لَّا
lā
tidak
▶
تُكْرِمُونَ
tuk'rimūna
kamu memuliakan
▶
ٱلْيَتِيمَ
l-yatīma
anak yatim
Ayat 18 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا تَحَـٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ
dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
تَحَـٰٓضُّونَ
taḥāḍḍūna
saling menganjurkan
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
طَعَامِ
ṭaʿāmi
memberi makan
▶
ٱلْمِسْكِينِ
l-mis'kīni
orang miskin
Ayat 19 - Surah Al-Fajr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَأْكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكْلًۭا لَّمًّۭا
dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),
▶
وَتَأْكُلُونَ
watakulūna
dan kamu memakan
▶
ٱلتُّرَاثَ
l-turātha
harta warisan
▶
أَكْلًۭا
aklan
dengan makan
▶
لَّمًّۭا
lamman
loba
Ayat 20 - Surah Al-Fajr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتُحِبُّونَ ٱلْمَالَ حُبًّۭا جَمًّۭا
dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
▶
وَتُحِبُّونَ
watuḥibbūna
dan kamu mencintai
▶
ٱلْمَالَ
l-māla
harta
▶
حُبًّۭا
ḥubban
cinta
▶
جَمًّۭا
jamman
berlebihan
Ayat 21 - Surah Al-Fajr: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَلَّآ إِذَا دُكَّتِ ٱلْأَرْضُ دَكًّۭا دَكًّۭا
Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut,
▶
كَلَّآ
kallā
sekali-kali tidak
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
دُكَّتِ
dukkati
digoncangkan/dihancurkan
▶
ٱلْأَرْضُ
l-arḍu
bumi
▶
دَكًّۭا
dakkan
goncangan
▶
دَكًّۭا
dakkan
goncangan
Ayat 22 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلْمَلَكُ صَفًّۭا صَفًّۭا
dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.
▶
وَجَآءَ
wajāa
dan datang
▶
رَبُّكَ
rabbuka
Tuhanmu
▶
وَٱلْمَلَكُ
wal-malaku
dan malaikat
▶
صَفًّۭا
ṣaffan
berbaris
▶
صَفًّۭا
ṣaffan
baris
Ayat 23 - Surah Al-Fajr: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجِا۟ىٓءَ يَوْمَئِذٍۭ بِجَهَنَّمَ ۚ يَوْمَئِذٍۢ يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَـٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكْرَىٰ
Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.
▶
وَجِا۟ىٓءَ
wajīa
dan didatangkan/diperlihatkan
▶
يَوْمَئِذٍۭ
yawma-idhin
pada hari itu
▶
بِجَهَنَّمَ ۚ
bijahannama
neraka Jahanam
▶
يَوْمَئِذٍۢ
yawma-idhin
pada hari itu
▶
يَتَذَكَّرُ
yatadhakkaru
akan ingat
▶
ٱلْإِنسَـٰنُ
l-insānu
manusia
▶
وَأَنَّىٰ
wa-annā
dan bagaimana
▶
لَهُ
lahu
baginya
▶
ٱلذِّكْرَىٰ
l-dhik'rā
ingat/mengingat
Ayat 24 - Surah Al-Fajr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَقُولُ يَـٰلَيْتَنِى قَدَّمْتُ لِحَيَاتِى
Dia mengatakan: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini".
▶
يَقُولُ
yaqūlu
dia berkata
▶
يَـٰلَيْتَنِى
yālaytanī
alangkah baiknya aku dulu
▶
قَدَّمْتُ
qaddamtu
aku dahulukan/kerjakan
▶
لِحَيَاتِى
liḥayātī
untuk hidupku
Ayat 25 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَيَوْمَئِذٍۢ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٌۭ
Maka pada hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya.
▶
فَيَوْمَئِذٍۢ
fayawma-idhin
maka pada hari itu
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يُعَذِّبُ
yuʿadhibu
menyiksa
▶
عَذَابَهُۥٓ
ʿadhābahu
siksa-Nya
▶
أَحَدٌۭ
aḥadun
seorang/satu
Ayat 26 - Surah Al-Fajr: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٌۭ
dan tiada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya.
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
يُوثِقُ
yūthiqu
mengikat
▶
وَثَاقَهُۥٓ
wathāqahu
ikatan-Nya
▶
أَحَدٌۭ
aḥadun
seorang/satu
Ayat 27 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَـٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفْسُ ٱلْمُطْمَئِنَّةُ
Hai jiwa yang tenang.
▶
يَـٰٓأَيَّتُهَا
yāayyatuhā
hai
▶
ٱلنَّفْسُ
l-nafsu
jiwa/diri
▶
ٱلْمُطْمَئِنَّةُ
l-muṭ'ma-inatu
tenang
Ayat 28 - Surah Al-Fajr: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱرْجِعِىٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةًۭ مَّرْضِيَّةًۭ
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
▶
ٱرْجِعِىٓ
ir'jiʿī
kembalilah
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّكِ
rabbiki
Tuhanmu
▶
رَاضِيَةًۭ
rāḍiyatan
rida/puas
▶
مَّرْضِيَّةًۭ
marḍiyyatan
diridhoi
Ayat 29 - Surah Al-Fajr: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱدْخُلِى فِى عِبَـٰدِى
Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
▶
فَٱدْخُلِى
fa-ud'khulī
maka masuklah
▶
فِى
fī
dalam
▶
عِبَـٰدِى
ʿibādī
hamba-Ku
Ayat 30 - Surah Al-Fajr: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱدْخُلِى جَنَّتِى
masuklah ke dalam surga-Ku.
▶
وَٱدْخُلِى
wa-ud'khulī
dan masuklah
▶
جَنَّتِى
jannatī
surga-Ku
Lihat juga
Semua surah kata demi kata