Surah Al-Israa kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Israa kata demi kata

Al-Israa (الإسراء) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 111 ayat, 1.556 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.556 kata untuk dipelajari, Surah Al-Israa menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 8 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Israa: 21 kata

سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَـٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَـٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci (Allah)
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَسْرَىٰ asrā telah memperjalankan
بِعَبْدِهِۦ biʿabdihi dengan hamba-Nya
لَيْلًۭا laylan pada suatu malam
مِّنَ mina dari
ٱلْمَسْجِدِ l-masjidi Masjid
ٱلْحَرَامِ l-ḥarāmi Al Haram
إِلَى ilā ke
ٱلْمَسْجِدِ l-masjidi Masjid
ٱلْأَقْصَا l-aqṣā Al Aqsha
ٱلَّذِى alladhī yang
بَـٰرَكْنَا bāraknā Kami berkahi
حَوْلَهُۥ ḥawlahu sekelilingnya
لِنُرِيَهُۥ linuriyahu untuk Kami perlihatkannya
مِنْ min sebagian dari
ءَايَـٰتِنَآ ۚ āyātinā tanda-tanda Kami
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
هُوَ huwa Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْبَصِيرُ l-baṣīru Maha Melihat

Ayat 2 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَـٰبَ وَجَعَلْنَـٰهُ هُدًۭى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِى وَكِيلًۭا

Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,

وَءَاتَيْنَا waātaynā dan Kami berikan
مُوسَى mūsā Musa
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab
وَجَعَلْنَـٰهُ wajaʿalnāhu dan Kami jadikannya
هُدًۭى hudan petunjuk
لِّبَنِىٓ libanī bagi Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
أَلَّا allā bahwa janganlah
تَتَّخِذُوا۟ tattakhidhū kamu mengambil/menjadikan
مِن min dari
دُونِى dūnī selain Aku
وَكِيلًۭا wakīlan penolong/pelindung

Ayat 3 - Surah Al-Israa: 9 kata

ذُرِّيَّةَ مَنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَبْدًۭا شَكُورًۭا

(yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.

ذُرِّيَّةَ dhurriyyata keturunan (anak cucu)
مَنْ man orang-orang
حَمَلْنَا ḥamalnā Kami bawa
مَعَ maʿa bersama
نُوحٍ ۚ nūḥin Nuh
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah dia
عَبْدًۭا ʿabdan seorang hamba
شَكُورًۭا shakūran banyak bersyukur

Ayat 4 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَقَضَيْنَآ إِلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ فِى ٱلْكِتَـٰبِ لَتُفْسِدُنَّ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّۭا كَبِيرًۭا

Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar".

وَقَضَيْنَآ waqaḍaynā dan Kami telah tetapkan
إِلَىٰ ilā kepada/terhadap
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
فِى fī di dalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
لَتُفْسِدُنَّ latuf'sidunna sungguh kamu akan membuat kerusakan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi
مَرَّتَيْنِ marratayni dua kali
وَلَتَعْلُنَّ walataʿlunna dan pasti kamu menyombongkan diri
عُلُوًّۭا ʿuluwwan kesombongan
كَبِيرًۭا kabīran yang besar

Ayat 5 - Surah Al-Israa: 17 kata

فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ أُولَىٰهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًۭا لَّنَآ أُو۟لِى بَأْسٍۢ شَدِيدٍۢ فَجَاسُوا۟ خِلَـٰلَ ٱلدِّيَارِ ۚ وَكَانَ وَعْدًۭا مَّفْعُولًۭا

Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

فَإِذَا fa-idhā maka tatkala
جَآءَ jāa datang
وَعْدُ waʿdu janji (waktu)
أُولَىٰهُمَا ūlāhumā yang pertama dari keduanya
بَعَثْنَا baʿathnā Kami utus
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
عِبَادًۭا ʿibādan hamba-hamba
لَّنَآ lanā bagi Kami
أُو۟لِى ulī mempunyai
بَأْسٍۢ basin kekuatan
شَدِيدٍۢ shadīdin sangat/besar
فَجَاسُوا۟ fajāsū lalu mereka merajalela
خِلَـٰلَ khilāla di celah-celah
ٱلدِّيَارِ ۚ l-diyāri rumah-rumah (kampung)
وَكَانَ wakāna dan adalah itu
وَعْدًۭا waʿdan janji/ketetapan
مَّفْعُولًۭا mafʿūlan terlaksana

Ayat 6 - Surah Al-Israa: 11 kata

ثُمَّ رَدَدْنَا لَكُمُ ٱلْكَرَّةَ عَلَيْهِمْ وَأَمْدَدْنَـٰكُم بِأَمْوَٰلٍۢ وَبَنِينَ وَجَعَلْنَـٰكُمْ أَكْثَرَ نَفِيرًا

Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.

ثُمَّ thumma kemudian
رَدَدْنَا radadnā Kami kembalikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْكَرَّةَ l-karata giliran
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
وَأَمْدَدْنَـٰكُم wa-amdadnākum dan kami membantumu
بِأَمْوَٰلٍۢ bi-amwālin dengan harta
وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak
وَجَعَلْنَـٰكُمْ wajaʿalnākum dan Kami jadikan kamu
أَكْثَرَ akthara lebih banyak/besar
نَفِيرًا nafīran kelompok

Ayat 7 - Surah Al-Israa: 23 kata

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ ٱلْـَٔاخِرَةِ لِيَسُـۥٓـُٔوا۟ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا۟ ٱلْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍۢ وَلِيُتَبِّرُوا۟ مَا عَلَوْا۟ تَتْبِيرًا

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

إِنْ in jika
أَحْسَنتُمْ aḥsantum kamu berbuat baik
أَحْسَنتُمْ aḥsantum kamu berbuat baik
لِأَنفُسِكُمْ ۖ li-anfusikum bagi dirimu sendiri
وَإِنْ wa-in dan jika
أَسَأْتُمْ asatum kamu berbuat jahat
فَلَهَا ۚ falahā maka baginya (dirinya)
فَإِذَا fa-idhā maka ketika
جَآءَ jāa datang
وَعْدُ waʿdu janji
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati terakhir
لِيَسُـۥٓـُٔوا۟ liyasūū untuk memburukkan/menyuramkan
وُجُوهَكُمْ wujūhakum muka-muka kamu
وَلِيَدْخُلُوا۟ waliyadkhulū dan untuk mereka masuk
ٱلْمَسْجِدَ l-masjida masjid
كَمَا kamā sebagaimana
دَخَلُوهُ dakhalūhu mereka memasukinya
أَوَّلَ awwala pertama
مَرَّةٍۢ marratin kali
وَلِيُتَبِّرُوا۟ waliyutabbirū dan untuk mereka menguasai/membinasakan
مَا mā apa yang
عَلَوْا۟ ʿalaw mereka dapati
تَتْبِيرًا tatbīran penguasaan sepenuhnya

Ayat 8 - Surah Al-Israa: 11 kata

عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يَرْحَمَكُمْ ۚ وَإِنْ عُدتُّمْ عُدْنَا ۘ وَجَعَلْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَـٰفِرِينَ حَصِيرًا

Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya Kami kembali (mengazabmu) dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.

عَسَىٰ ʿasā mudah-mudahan
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
أَن an bahwa
يَرْحَمَكُمْ ۚ yarḥamakum memberi rahmat kepadamu
وَإِنْ wa-in dan jika
عُدتُّمْ ʿudttum kamu kembali
عُدْنَا ۘ ʿud'nā Kami kembali
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
حَصِيرًا ḥaṣīran tempat berkumpul/penjara

Ayat 9 - Surah Al-Israa: 16 kata

إِنَّ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ يَهْدِى لِلَّتِى هِىَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًۭا كَبِيرًۭا

Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,

إِنَّ inna sesungguhnya
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al-Qur'an
يَهْدِى yahdī memberi petunjuk
لِلَّتِى lillatī bagi yang
هِىَ hiya ia
أَقْوَمُ aqwamu lebih lurus
وَيُبَشِّرُ wayubashiru dan memberi kabar gembira
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna (mereka) mengerjalan
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/amal saleh
أَنَّ anna bahwasanya
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَجْرًۭا ajran pahala
كَبِيرًۭا kabīran yang besar

Ayat 10 - Surah Al-Israa: 9 kata

وَأَنَّ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًۭا

dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.

وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā (mereka) tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman
بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati dengan/kepada hari akhirat
أَعْتَدْنَا aʿtadnā Kami sediakan
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابًا ʿadhāban azab
أَلِيمًۭا alīman yang pedih

Ayat 11 - Surah Al-Israa: 8 kata

وَيَدْعُ ٱلْإِنسَـٰنُ بِٱلشَّرِّ دُعَآءَهُۥ بِٱلْخَيْرِ ۖ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ عَجُولًۭا

Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.

وَيَدْعُ wayadʿu dan mendo'a
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
بِٱلشَّرِّ bil-shari dengan/untuk kejahatan
دُعَآءَهُۥ duʿāahu do'anya
بِٱلْخَيْرِ ۖ bil-khayri dengan/untuk kebaikan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
عَجُولًۭا ʿajūlan tergesa-gesa

Ayat 12 - Surah Al-Israa: 23 kata

وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ ءَايَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَآ ءَايَةَ ٱلَّيْلِ وَجَعَلْنَآ ءَايَةَ ٱلنَّهَارِ مُبْصِرَةًۭ لِّتَبْتَغُوا۟ فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا۟ عَدَدَ ٱلسِّنِينَ وَٱلْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍۢ فَصَّلْنَـٰهُ تَفْصِيلًۭا

Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
وَٱلنَّهَارَ wal-nahāra dan siang
ءَايَتَيْنِ ۖ āyatayni dua tanda
فَمَحَوْنَآ famaḥawnā maka/lalu Kami hapuskan
ءَايَةَ āyata tanda
ٱلَّيْلِ al-layli malam
وَجَعَلْنَآ wajaʿalnā dan kami jadikan
ءَايَةَ āyata tanda
ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang
مُبْصِرَةًۭ mub'ṣiratan terang
لِّتَبْتَغُوا۟ litabtaghū agar kamu mencari
فَضْلًۭا faḍlan karunia
مِّن min dari
رَّبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
وَلِتَعْلَمُوا۟ walitaʿlamū dan supaya kamu mengetahui
عَدَدَ ʿadada bilangan
ٱلسِّنِينَ l-sinīna tahun-tahun
وَٱلْحِسَابَ ۚ wal-ḥisāba dan perhitungan
وَكُلَّ wakulla dan tiap-tiap/segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
فَصَّلْنَـٰهُ faṣṣalnāhu Kami jelaskannya
تَفْصِيلًۭا tafṣīlan cukup jelas

Ayat 13 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَكُلَّ إِنسَـٰنٍ أَلْزَمْنَـٰهُ طَـٰٓئِرَهُۥ فِى عُنُقِهِۦ ۖ وَنُخْرِجُ لَهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ كِتَـٰبًۭا يَلْقَىٰهُ مَنشُورًا

Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka.

وَكُلَّ wakulla dan tiap-tiap
إِنسَـٰنٍ insānin manusia
أَلْزَمْنَـٰهُ alzamnāhu Kami gantungkan
طَـٰٓئِرَهُۥ ṭāirahu kalungnya
فِى fī pada
عُنُقِهِۦ ۖ ʿunuqihi lehernya
وَنُخْرِجُ wanukh'riju dan akan kami keluarkan
لَهُۥ lahu baginya
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
كِتَـٰبًۭا kitāban kitab
يَلْقَىٰهُ yalqāhu ditemuinya
مَنشُورًا manshūran terbuka

Ayat 14 - Surah Al-Israa: 7 kata

ٱقْرَأْ كِتَـٰبَكَ كَفَىٰ بِنَفْسِكَ ٱلْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًۭا

"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu".

ٱقْرَأْ iq'ra bacalah
كِتَـٰبَكَ kitābaka kitabmu
كَفَىٰ kafā cukuplah
بِنَفْسِكَ binafsika dengan dirimu sendiri
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu
حَسِيبًۭا ḥasīban perhitungan

Ayat 15 - Surah Al-Israa: 21 kata

مَّنِ ٱهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِى لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌۭ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًۭا

Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.

مَّنِ mani barang siapa
ٱهْتَدَىٰ ih'tadā mendapat petunjuk
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَهْتَدِى yahtadī dia mendapat petunjuk
لِنَفْسِهِۦ ۖ linafsihi bagi/untuk dirinya sendiri
وَمَن waman dan barangsiapa
ضَلَّ ḍalla tersesat
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَضِلُّ yaḍillu dia tersesat
عَلَيْهَا ۚ ʿalayhā atasnya (dirinya)
وَلَا walā dan tidak
تَزِرُ taziru dapat memikul beban (dosa)
وَازِرَةٌۭ wāziratun pemikul beban (orang yang berdosa)
وِزْرَ wiz'ra beban/dosa
أُخْرَىٰ ۗ ukh'rā (orang) lain
وَمَا wamā dan tidaklah
كُنَّا kunnā Kami
مُعَذِّبِينَ muʿadhibīna mengazab
حَتَّىٰ ḥattā sehingga/sebelum
نَبْعَثَ nabʿatha Kami mengutus
رَسُولًۭا rasūlan seorang Rasul

Ayat 16 - Surah Al-Israa: 14 kata

وَإِذَآ أَرَدْنَآ أَن نُّهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا۟ فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا ٱلْقَوْلُ فَدَمَّرْنَـٰهَا تَدْمِيرًۭا

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

وَإِذَآ wa-idhā dan apabila
أَرَدْنَآ aradnā Kami kehendaki
أَن an bahwa
نُّهْلِكَ nuh'lika Kami membinasakan
قَرْيَةً qaryatan suatu negeri
أَمَرْنَا amarnā Kami perintahkan
مُتْرَفِيهَا mut'rafīhā orang-orang yang hidup mewah
فَفَسَقُوا۟ fafasaqū maka/tetapi mereka durhaka
فِيهَا fīhā di dalamnya (negeri itu)
فَحَقَّ faḥaqqa maka berhak/pantas berlaku
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
ٱلْقَوْلُ l-qawlu perkataan
فَدَمَّرْنَـٰهَا fadammarnāhā maka Kami hancurkannya
تَدْمِيرًۭا tadmīran sehancur-hancurnya

Ayat 17 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِنَ ٱلْقُرُونِ مِنۢ بَعْدِ نُوحٍۢ ۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًۭا

Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.

وَكَمْ wakam dan berapa banyaknya
أَهْلَكْنَا ahlaknā Kami telah binasakan
مِنَ mina dari
ٱلْقُرُونِ l-qurūni kurun-kurun/generasi
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
نُوحٍۢ ۗ nūḥin Nuh
وَكَفَىٰ wakafā dan cukuplah
بِرَبِّكَ birabbika dengan Tuhanmu
بِذُنُوبِ bidhunūbi dengan/terhadap dosa-dosa
عِبَادِهِۦ ʿibādihi hamba-hamba-Nya
خَبِيرًۢا khabīran Maha Mengetahui
بَصِيرًۭا baṣīran Maha Melihat

Ayat 18 - Surah Al-Israa: 18 kata

مَّن كَانَ يُرِيدُ ٱلْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُۥ فِيهَا مَا نَشَآءُ لِمَن نُّرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُۥ جَهَنَّمَ يَصْلَىٰهَا مَذْمُومًۭا مَّدْحُورًۭا

Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.

مَّن man barangsiapa
كَانَ kāna adalah dia
يُرِيدُ yurīdu dia menghendaki
ٱلْعَاجِلَةَ l-ʿājilata kesegaran (kehidupan sekarang)
عَجَّلْنَا ʿajjalnā Kami segerakan
لَهُۥ lahu baginya
فِيهَا fīhā padanya (di dunia)
مَا mā apa yang
نَشَآءُ nashāu Kami kehendaki
لِمَن liman bagi siapa
نُّرِيدُ nurīdu Kami kehendaki
ثُمَّ thumma kemudian
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan
لَهُۥ lahu baginya
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
يَصْلَىٰهَا yaṣlāhā dia memasukinya
مَذْمُومًۭا madhmūman tercela
مَّدْحُورًۭا madḥūran terusir

Ayat 19 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَمَنْ أَرَادَ ٱلْـَٔاخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌۭ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُورًۭا

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.

وَمَنْ waman dan barangsiapa
أَرَادَ arāda menghendaki
ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata kehidupan akhirat
وَسَعَىٰ wasaʿā dan dia berusaha
لَهَا lahā baginya
سَعْيَهَا saʿyahā usahanya (ke arah itu)
وَهُوَ wahuwa dan/sedang dia
مُؤْمِنٌۭ mu'minun orang mukmin
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
كَانَ kāna adalah
سَعْيُهُم saʿyuhum usaha mereka
مَّشْكُورًۭا mashkūran disyukuri (dibalas dengan baik)

Ayat 20 - Surah Al-Israa: 12 kata

كُلًّۭا نُّمِدُّ هَـٰٓؤُلَآءِ وَهَـٰٓؤُلَآءِ مِنْ عَطَآءِ رَبِّكَ ۚ وَمَا كَانَ عَطَآءُ رَبِّكَ مَحْظُورًا

Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.

كُلًّۭا kullan masing-masing
نُّمِدُّ numiddu Kami berikan bantuan
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka ini (golongan ini)
وَهَـٰٓؤُلَآءِ wahāulāi dan mereka itu (golongan itu)
مِنْ min dari
عَطَآءِ ʿaṭāi pemberian/kemurahan
رَبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
عَطَآءُ ʿaṭāu pemberian/kemurahan
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
مَحْظُورًا maḥẓūran terhalang

Ayat 21 - Surah Al-Israa: 11 kata

ٱنظُرْ كَيْفَ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ ۚ وَلَلْـَٔاخِرَةُ أَكْبَرُ دَرَجَـٰتٍۢ وَأَكْبَرُ تَفْضِيلًۭا

Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya.

ٱنظُرْ unẓur perhatikanlah
كَيْفَ kayfa bagaimana
فَضَّلْنَا faḍḍalnā Kami melebihkan
بَعْضَهُمْ baʿḍahum sebagian mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
بَعْضٍۢ ۚ baʿḍin sebagian yang lain
وَلَلْـَٔاخِرَةُ walalākhiratu dan sungguh kehidupan akhirat
أَكْبَرُ akbaru lebih besar/tinggi
دَرَجَـٰتٍۢ darajātin derajat/tingkatan
وَأَكْبَرُ wa-akbaru dan lebih besar
تَفْضِيلًۭا tafḍīlan keutamaan/kelebihan

Ayat 22 - Surah Al-Israa: 9 kata

لَّا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَتَقْعُدَ مَذْمُومًۭا مَّخْذُولًۭا

Janganlah kamu adakan tuhan yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).

لَّا lā janganlah
تَجْعَلْ tajʿal kamu menjadikan
مَعَ maʿa bersama/di samping
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِلَـٰهًا ilāhan tuhan
ءَاخَرَ ākhara lain
فَتَقْعُدَ fataqʿuda maka kamu duduk/menjadi
مَذْمُومًۭا madhmūman tercela
مَّخْذُولًۭا makhdhūlan terhina

Ayat 23 - Surah Al-Israa: 25 kata

۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَـٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّۢ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًۭا كَرِيمًۭا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

۞ وَقَضَىٰ waqaḍā dan menetapkan/memerintahkan
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
أَلَّا allā bahwa jangan
تَعْبُدُوٓا۟ taʿbudū kamu menyembah
إِلَّآ illā melainkan
إِيَّاهُ iyyāhu kepada Dia
وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ wabil-wālidayni dan terhadap kedua orangtua
إِحْسَـٰنًا ۚ iḥ'sānan berbuat baik
إِمَّا immā adapun/jika
يَبْلُغَنَّ yablughanna telah sampai
عِندَكَ ʿindaka di sisimu/dalam pemeliharaanmu
ٱلْكِبَرَ l-kibara besar/tua
أَحَدُهُمَآ aḥaduhumā salah satu dari keduanya
أَوْ aw atau
كِلَاهُمَا kilāhumā kedua-duanya
فَلَا falā maka jangan
تَقُل taqul kamu berkata
لَّهُمَآ lahumā kepada keduanya
أُفٍّۢ uffin ah
وَلَا walā dan jangan
تَنْهَرْهُمَا tanharhumā kamu membentak keduanya
وَقُل waqul dan berkatalah
لَّهُمَا lahumā kepada keduanya
قَوْلًۭا qawlan perkataan
كَرِيمًۭا karīman mulia

Ayat 24 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًۭا

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".

وَٱخْفِضْ wa-ikh'fiḍ dan turunkan/rendahkan
لَهُمَا lahumā terhadap keduanya
جَنَاحَ janāḥa sayap (dirimu)
ٱلذُّلِّ l-dhuli rendah diri
مِنَ mina dari/dengan
ٱلرَّحْمَةِ l-raḥmati kasih-sayang
وَقُل waqul dan ucapkanlah
رَّبِّ rabbi (wahai) Tuhanku
ٱرْحَمْهُمَا ir'ḥamhumā kasihanilah keduanya
كَمَا kamā sebagaimana
رَبَّيَانِى rabbayānī keduanya memeliharaku
صَغِيرًۭا ṣaghīran waktu kecil

Ayat 25 - Surah Al-Israa: 12 kata

رَّبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا فِى نُفُوسِكُمْ ۚ إِن تَكُونُوا۟ صَـٰلِحِينَ فَإِنَّهُۥ كَانَ لِلْأَوَّٰبِينَ غَفُورًۭا

Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.

رَّبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan/terhadap apa
فِى fī dalam
نُفُوسِكُمْ ۚ nufūsikum jiwamu/hatimu
إِن in jika
تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi
صَـٰلِحِينَ ṣāliḥīna orang-orang yang baik
فَإِنَّهُۥ fa-innahu maka sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah Dia
لِلْأَوَّٰبِينَ lil'awwābīna bagi orang-orang bertaubat
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun

Ayat 26 - Surah Al-Israa: 10 kata

وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

وَءَاتِ waāti dan berikanlah
ذَا dhā keluarga
ٱلْقُرْبَىٰ l-qur'bā yang dekat/kerabat
حَقَّهُۥ ḥaqqahu haknya
وَٱلْمِسْكِينَ wal-mis'kīna dan orang-orang miskin
وَٱبْنَ wa-ib'na dan orang
ٱلسَّبِيلِ l-sabīli yang dalam perjalanan
وَلَا walā dan jangan
تُبَذِّرْ tubadhir kamu memboroskan
تَبْذِيرًا tabdhīran boros

Ayat 27 - Surah Al-Israa: 9 kata

إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَـٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَـٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًۭا

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْمُبَذِّرِينَ l-mubadhirīna orang-orang yang boros
كَانُوٓا۟ kānū mereka adalah
إِخْوَٰنَ ikh'wāna teman
ٱلشَّيَـٰطِينِ ۖ l-shayāṭīni syaitan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
لِرَبِّهِۦ lirabbihi kepada Tuhannya
كَفُورًۭا kafūran ingkar

Ayat 28 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ٱبْتِغَآءَ رَحْمَةٍۢ مِّن رَّبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُل لَّهُمْ قَوْلًۭا مَّيْسُورًۭا

Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas.

وَإِمَّا wa-immā dan jika
تُعْرِضَنَّ tuʿ'riḍanna kamu berpaling
عَنْهُمُ ʿanhumu dari mereka
ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari
رَحْمَةٍۢ raḥmatin rahmat
مِّن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
تَرْجُوهَا tarjūhā kamu mengharapkannya
فَقُل faqul maka katakanlah
لَّهُمْ lahum kepada mereka
قَوْلًۭا qawlan perkataan
مَّيْسُورًۭا maysūran lemah lembut

Ayat 29 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًۭا مَّحْسُورًا

Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.

وَلَا walā dan jangan
تَجْعَلْ tajʿal kamu jadikan
يَدَكَ yadaka tanganmu
مَغْلُولَةً maghlūlatan terbelenggu
إِلَىٰ ilā kepada
عُنُقِكَ ʿunuqika lehermu
وَلَا walā dan jangan
تَبْسُطْهَا tabsuṭ'hā kamu mengulurkannya
كُلَّ kulla segala/habis-habis
ٱلْبَسْطِ l-basṭi uluran
فَتَقْعُدَ fataqʿuda maka kamu akan duduk/menjadi
مَلُومًۭا malūman tercela
مَّحْسُورًا maḥsūran penyesalan

Ayat 30 - Surah Al-Israa: 12 kata

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًۭا

Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

إِنَّ inna sesungguhnya
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
يَبْسُطُ yabsuṭu mengulurkan/melapangkan
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rezeki
لِمَن liman kepada siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَقْدِرُ ۚ wayaqdiru dan Dia menentukan/menyempitkan
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah Dia
بِعِبَادِهِۦ biʿibādihi dengan hamba-hamba-Nya
خَبِيرًۢا khabīran Maha Mengetahui
بَصِيرًۭا baṣīran Maha Melihat

Ayat 31 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَوْلَـٰدَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَـٰقٍۢ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْـًۭٔا كَبِيرًۭا

Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.

وَلَا walā dan janganlah
تَقْتُلُوٓا۟ taqtulū kamu membunuh
أَوْلَـٰدَكُمْ awlādakum anak-anakmu
خَشْيَةَ khashyata takut
إِمْلَـٰقٍۢ ۖ im'lāqin kepaan/kemiskinan
نَّحْنُ naḥnu Kami
نَرْزُقُهُمْ narzuquhum Kami memberi rezeki mereka
وَإِيَّاكُمْ ۚ wa-iyyākum dan kepadamu
إِنَّ inna sesungguhnya
قَتْلَهُمْ qatlahum membunuh mereka
كَانَ kāna adalah
خِطْـًۭٔا khiṭ'an kesalahan/dosa
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 32 - Surah Al-Israa: 8 kata

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَـٰحِشَةًۭ وَسَآءَ سَبِيلًۭا

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.

وَلَا walā dan janganlah
تَقْرَبُوا۟ taqrabū kamu mendekati
ٱلزِّنَىٰٓ ۖ l-zinā zina
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia/zina
كَانَ kāna adalah
فَـٰحِشَةًۭ fāḥishatan perbuatan yang keji
وَسَآءَ wasāa dan sangat buruk
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 33 - Surah Al-Israa: 22 kata

وَلَا تَقْتُلُوا۟ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَمَن قُتِلَ مَظْلُومًۭا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِۦ سُلْطَـٰنًۭا فَلَا يُسْرِف فِّى ٱلْقَتْلِ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ مَنصُورًۭا

Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.

وَلَا walā dan janganlah
تَقْتُلُوا۟ taqtulū kamu membunuh
ٱلنَّفْسَ l-nafsa jiwa/seseorang
ٱلَّتِى allatī yang
حَرَّمَ ḥarrama mengharamkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
إِلَّا illā kecuali
بِٱلْحَقِّ ۗ bil-ḥaqi dengan benar
وَمَن waman dan barangsiapa
قُتِلَ qutila dibunuh
مَظْلُومًۭا maẓlūman teraniaya/zalim
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah jadikan/memberikan
لِوَلِيِّهِۦ liwaliyyihi kepada ahli warisnya
سُلْطَـٰنًۭا sul'ṭānan kekuasaan
فَلَا falā maka jangan
يُسْرِف yus'rif melampaui batas
فِّى fī dalam
ٱلْقَتْلِ ۖ l-qatli pembunuhan
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah
مَنصُورًۭا manṣūran orang yang mendapat pertolongan

Ayat 34 - Surah Al-Israa: 17 kata

وَلَا تَقْرَبُوا۟ مَالَ ٱلْيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُۥ ۚ وَأَوْفُوا۟ بِٱلْعَهْدِ ۖ إِنَّ ٱلْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔولًۭا

Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya.

وَلَا walā dan janganlah
تَقْرَبُوا۟ taqrabū kamu mendekati
مَالَ māla harta
ٱلْيَتِيمِ l-yatīmi anak yatim
إِلَّا illā melainkan
بِٱلَّتِى bi-allatī dengan (cara)
هِىَ hiya yang
أَحْسَنُ aḥsanu lebih baik
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يَبْلُغَ yablugha ia sampai
أَشُدَّهُۥ ۚ ashuddahu dewasanya
وَأَوْفُوا۟ wa-awfū dan penuhilah
بِٱلْعَهْدِ ۖ bil-ʿahdi janji
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْعَهْدَ l-ʿahda janji
كَانَ kāna adalah
مَسْـُٔولًۭا masūlan ditanya

Ayat 35 - Surah Al-Israa: 11 kata

وَأَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ إِذَا كِلْتُمْ وَزِنُوا۟ بِٱلْقِسْطَاسِ ٱلْمُسْتَقِيمِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌۭ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًۭا

Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

وَأَوْفُوا۟ wa-awfū dan penuhilah
ٱلْكَيْلَ l-kayla takaran
إِذَا idhā apabila
كِلْتُمْ kil'tum kamu menakar
وَزِنُوا۟ wazinū dan timbanglah
بِٱلْقِسْطَاسِ bil-qis'ṭāsi dengan adil/neraca
ٱلْمُسْتَقِيمِ ۚ l-mus'taqīmi lurus/benar
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik/utama
وَأَحْسَنُ wa-aḥsanu dan lebih baik
تَأْوِيلًۭا tawīlan kesudahan

Ayat 36 - Surah Al-Israa: 16 kata

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۚ إِنَّ ٱلسَّمْعَ وَٱلْبَصَرَ وَٱلْفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَـٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔولًۭا

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

وَلَا walā dan jangan
تَقْفُ taqfu kamu mengikuti
مَا mā apa
لَيْسَ laysa yang tidak ada
لَكَ laka bagimu
بِهِۦ bihi dengannya/tentangnya
عِلْمٌ ۚ ʿil'mun pengetahuan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلسَّمْعَ l-samʿa pendengaran
وَٱلْبَصَرَ wal-baṣara dan penglihatan
وَٱلْفُؤَادَ wal-fuāda dan hati
كُلُّ kullu tiap-tiap/semuanya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka/itu
كَانَ kāna adalah
عَنْهُ ʿanhu dari padanya/tentang itu
مَسْـُٔولًۭا masūlan ditanya

Ayat 37 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ ٱلْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ ٱلْجِبَالَ طُولًۭا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.

وَلَا walā dan jangan
تَمْشِ tamshi kamu berjalan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi ini
مَرَحًا ۖ maraḥan sombong
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
لَن lan kamu tidak
تَخْرِقَ takhriqa dapat menembus
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
وَلَن walan dan kamu tidak akan
تَبْلُغَ tablugha sampai
ٱلْجِبَالَ l-jibāla gunung
طُولًۭا ṭūlan panjang/tinggi

Ayat 38 - Surah Al-Israa: 7 kata

كُلُّ ذَٰلِكَ كَانَ سَيِّئُهُۥ عِندَ رَبِّكَ مَكْرُوهًۭا

Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu.

كُلُّ kullu tiap-tiap/semua
ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu
كَانَ kāna adalah
سَيِّئُهُۥ sayyi-uhu kejahatannya
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
مَكْرُوهًۭا makrūhan dibenci

Ayat 39 - Surah Al-Israa: 18 kata

ذَٰلِكَ مِمَّآ أَوْحَىٰٓ إِلَيْكَ رَبُّكَ مِنَ ٱلْحِكْمَةِ ۗ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَتُلْقَىٰ فِى جَهَنَّمَ مَلُومًۭا مَّدْحُورًا

Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah).

ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu
مِمَّآ mimmā dari apa
أَوْحَىٰٓ awḥā mewahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
مِنَ mina dari/sebagian
ٱلْحِكْمَةِ ۗ l-ḥik'mati hikmah
وَلَا walā dan jangan
تَجْعَلْ tajʿal kamu menjadikan
مَعَ maʿa bersama/di samping
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِلَـٰهًا ilāhan tuhan
ءَاخَرَ ākhara lain
فَتُلْقَىٰ fatul'qā maka kamu dicampakkan
فِى fī dalam
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
مَلُومًۭا malūman tercela
مَّدْحُورًا madḥūran terbuang

Ayat 40 - Surah Al-Israa: 11 kata

أَفَأَصْفَىٰكُمْ رَبُّكُم بِٱلْبَنِينَ وَٱتَّخَذَ مِنَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِنَـٰثًا ۚ إِنَّكُمْ لَتَقُولُونَ قَوْلًا عَظِيمًۭا

Maka apakah patut Tuhan memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya).

أَفَأَصْفَىٰكُمْ afa-aṣfākum apakah mensifatkan/memilihkan kamu
رَبُّكُم rabbukum Tuhan kalian
بِٱلْبَنِينَ bil-banīna dengan anak-anak laki-laki
وَٱتَّخَذَ wa-ittakhadha dan/sedang Dia mengambil
مِنَ mina dari/diantara
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ l-malāikati para Malaikat
إِنَـٰثًا ۚ ināthan anak-anak perempuan
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
لَتَقُولُونَ lataqūlūna sungguh kamu mengucapkan
قَوْلًا qawlan perkataan
عَظِيمًۭا ʿaẓīman besar

Ayat 41 - Surah Al-Israa: 10 kata

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ لِيَذَّكَّرُوا۟ وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا نُفُورًۭا

Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
صَرَّفْنَا ṣarrafnā Kami telah mengulang-ulang
فِى fī di dalam
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al Qur'an
لِيَذَّكَّرُوا۟ liyadhakkarū supaya mereka ingat
وَمَا wamā dan tidak
يَزِيدُهُمْ yazīduhum menambah mereka
إِلَّا illā melainkan
نُفُورًۭا nufūran lari

Ayat 42 - Surah Al-Israa: 13 kata

قُل لَّوْ كَانَ مَعَهُۥٓ ءَالِهَةٌۭ كَمَا يَقُولُونَ إِذًۭا لَّٱبْتَغَوْا۟ إِلَىٰ ذِى ٱلْعَرْشِ سَبِيلًۭا

Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai 'Arsy".

قُل qul katakanlah
لَّوْ law jikalau
كَانَ kāna ada
مَعَهُۥٓ maʿahu bersama Dia/disamping Dia
ءَالِهَةٌۭ ālihatun tuhan-tuhan
كَمَا kamā sebagaimana
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka katakan
إِذًۭا idhan jika demikian
لَّٱبْتَغَوْا۟ la-ib'taghaw tentu (tuhan-tuhan itu) mencari
إِلَىٰ ilā kepada
ذِى dhī yang mempunyai
ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Arsy'
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 43 - Surah Al-Israa: 6 kata

سُبْحَـٰنَهُۥ وَتَعَـٰلَىٰ عَمَّا يَقُولُونَ عُلُوًّۭا كَبِيرًۭا

Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang sebesar-besarnya.

سُبْحَـٰنَهُۥ sub'ḥānahu Maha Suci Dia
وَتَعَـٰلَىٰ wataʿālā dan Maha Tinggi
عَمَّا ʿammā dari apa
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka katakan
عُلُوًّۭا ʿuluwwan ketinggian
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 44 - Surah Al-Israa: 21 kata

تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَـٰوَٰتُ ٱلسَّبْعُ وَٱلْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِۦ وَلَـٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ ۗ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًۭا

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

تُسَبِّحُ tusabbiḥu bertasbih
لَهُ lahu kepada-Nya
ٱلسَّمَـٰوَٰتُ l-samāwātu langit(jamak)
ٱلسَّبْعُ l-sabʿu tujuh
وَٱلْأَرْضُ wal-arḍu dan bumi
وَمَن waman dan apa/siapa
فِيهِنَّ ۚ fīhinna didalamnya
وَإِن wa-in dan tidak
مِّن min dari
شَىْءٍ shayin sesuatu
إِلَّا illā melainkan
يُسَبِّحُ yusabbiḥu bertasbih
بِحَمْدِهِۦ biḥamdihi dengan memuji-Nya
وَلَـٰكِن walākin akan tetapi
لَّا lā kamu tidak
تَفْقَهُونَ tafqahūna mengerti
تَسْبِيحَهُمْ ۗ tasbīḥahum tasbih mereka
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah
حَلِيمًا ḥalīman Maha Penyantun
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun

Ayat 45 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَإِذَا قَرَأْتَ ٱلْقُرْءَانَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ حِجَابًۭا مَّسْتُورًۭا

Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup,

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
قَرَأْتَ qarata kamu membaca
ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Quran
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan/adakan
بَيْنَكَ baynaka antara kamu
وَبَيْنَ wabayna dan antara
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā (mereka) tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman
بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati dengan kehidupan akhirat
حِجَابًۭا ḥijāban tabir/dinding
مَّسْتُورًۭا mastūran terutup

Ayat 46 - Surah Al-Israa: 19 kata

وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِىٓ ءَاذَانِهِمْ وَقْرًۭا ۚ وَإِذَا ذَكَرْتَ رَبَّكَ فِى ٱلْقُرْءَانِ وَحْدَهُۥ وَلَّوْا۟ عَلَىٰٓ أَدْبَـٰرِهِمْ نُفُورًۭا

dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya,

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan/adakan
عَلَىٰ ʿalā atas
قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka
أَكِنَّةً akinnatan tutup
أَن an mereka (tidak) dapat
يَفْقَهُوهُ yafqahūhu memahaminya
وَفِىٓ wafī dan dalam
ءَاذَانِهِمْ ādhānihim telinga mereka
وَقْرًۭا ۚ waqran sumbat
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
ذَكَرْتَ dhakarta kamu menyebut
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
فِى fī dalam
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al-Qur'an
وَحْدَهُۥ waḥdahu sendiri-Nya
وَلَّوْا۟ wallaw mereka berpaling
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَدْبَـٰرِهِمْ adbārihim belakang mereka
نُفُورًۭا nufūran lari

Ayat 47 - Surah Al-Israa: 19 kata

نَّحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَسْتَمِعُونَ بِهِۦٓ إِذْ يَسْتَمِعُونَ إِلَيْكَ وَإِذْ هُمْ نَجْوَىٰٓ إِذْ يَقُولُ ٱلظَّـٰلِمُونَ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًۭا مَّسْحُورًا

Kami lebih mengetahui dalam keadaan bagaimana mereka mendengarkan sewaktu mereka mendengarkan kamu, dan sewaktu mereka berbisik-bisik (yaitu) ketika orang-orang zalim itu berkata: "Kamu tidak lain hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir".

نَّحْنُ naḥnu Kami
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan apa
يَسْتَمِعُونَ yastamiʿūna mereka mendengarkan
بِهِۦٓ bihi dengannya
إِذْ idh tatkala
يَسْتَمِعُونَ yastamiʿūna mereka mendengarkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
وَإِذْ wa-idh dan tatkala
هُمْ hum mereka
نَجْوَىٰٓ najwā berbisik-bisik
إِذْ idh tatkala
يَقُولُ yaqūlu berkat
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
إِن in tidaklah
تَتَّبِعُونَ tattabiʿūna kamu mengikuti
إِلَّا illā melainkan/hanyalah
رَجُلًۭا rajulan seorang laki-laki
مَّسْحُورًا masḥūran tersihir

Ayat 48 - Surah Al-Israa: 9 kata

ٱنظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا۟ لَكَ ٱلْأَمْثَالَ فَضَلُّوا۟ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًۭا

Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan terhadapmu; karena itu mereka menjadi sesat dan tidak dapat lagi menemukan jalan (yang benar).

ٱنظُرْ unẓur perhatikanlah
كَيْفَ kayfa bagaimana
ضَرَبُوا۟ ḍarabū mereka membuat
لَكَ laka terhadapmu
ٱلْأَمْثَالَ l-amthāla perumpamaan-perumpamaan
فَضَلُّوا۟ faḍallū maka mereka tersesat
فَلَا falā maka tidak
يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka mendapatkan
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 49 - Surah Al-Israa: 9 kata

وَقَالُوٓا۟ أَءِذَا كُنَّا عِظَـٰمًۭا وَرُفَـٰتًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًۭا جَدِيدًۭا

Dan mereka berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru?"

وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata
أَءِذَا a-idhā apakah apabila
كُنَّا kunnā adalah kami
عِظَـٰمًۭا ʿiẓāman tulang belulang
وَرُفَـٰتًا warufātan dan benda-benda yang hancur
أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami
لَمَبْعُوثُونَ lamabʿūthūna pasti akan dibangkitkan
خَلْقًۭا khalqan makhluk
جَدِيدًۭا jadīdan baru

Ayat 50 - Surah Al-Israa: 5 kata

۞ قُلْ كُونُوا۟ حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًا

Katakanlah: "Jadilah kamu sekalian batu atau besi,

۞ قُلْ qul katakanlah
كُونُوا۟ kūnū jadilah kamu
حِجَارَةً ḥijāratan batu
أَوْ aw atau
حَدِيدًا ḥadīdan besi

Ayat 51 - Surah Al-Israa: 25 kata

أَوْ خَلْقًۭا مِّمَّا يَكْبُرُ فِى صُدُورِكُمْ ۚ فَسَيَقُولُونَ مَن يُعِيدُنَا ۖ قُلِ ٱلَّذِى فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍۢ ۚ فَسَيُنْغِضُونَ إِلَيْكَ رُءُوسَهُمْ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هُوَ ۖ قُلْ عَسَىٰٓ أَن يَكُونَ قَرِيبًۭا

atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu". Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?" Katakanlah: "Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama". Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: "Kapan itu (akan terjadi)?" Katakanlah: "Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat",

أَوْ aw atau
خَلْقًۭا khalqan suatu makhluk
مِّمَّا mimmā dari apa/makhluk
يَكْبُرُ yakburu besar
فِى fī dalam
صُدُورِكُمْ ۚ ṣudūrikum dadamu/menurut fikiranmu
فَسَيَقُولُونَ fasayaqūlūna maka mereka akan berkata/bertanya
مَن man siapa
يُعِيدُنَا ۖ yuʿīdunā mengembalikan kami
قُلِ quli katakanlah
ٱلَّذِى alladhī yang
فَطَرَكُمْ faṭarakum menciptakan kamu
أَوَّلَ awwala pertama
مَرَّةٍۢ ۚ marratin kali
فَسَيُنْغِضُونَ fasayun'ghiḍūna lalu mereka menggeleng-gelengkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
رُءُوسَهُمْ ruūsahum kepala mereka
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata/bertanya
مَتَىٰ matā kapan
هُوَ ۖ huwa ia/itu
قُلْ qul katakanlah
عَسَىٰٓ ʿasā mudah-mudahan
أَن an bahwa
يَكُونَ yakūna adalah ia
قَرِيبًۭا qarīban dekat

Ayat 52 - Surah Al-Israa: 9 kata

يَوْمَ يَدْعُوكُمْ فَتَسْتَجِيبُونَ بِحَمْدِهِۦ وَتَظُنُّونَ إِن لَّبِثْتُمْ إِلَّا قَلِيلًۭا

yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja.

يَوْمَ yawma pada hari
يَدْعُوكُمْ yadʿūkum Dia memanggil kamu
فَتَسْتَجِيبُونَ fatastajībūna maka/lalu kamu mematuhi
بِحَمْدِهِۦ biḥamdihi dengan memuji-Nya
وَتَظُنُّونَ wataẓunnūna dan kamu menyangka
إِن in tidaklah
لَّبِثْتُمْ labith'tum kamu tinggal
إِلَّا illā melainkan/hanya
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit/sebentar

Ayat 53 - Surah Al-Israa: 16 kata

وَقُل لِّعِبَادِى يَقُولُوا۟ ٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ ٱلشَّيْطَـٰنَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ ٱلشَّيْطَـٰنَ كَانَ لِلْإِنسَـٰنِ عَدُوًّۭا مُّبِينًۭا

Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.

وَقُل waqul dan katakanlah
لِّعِبَادِى liʿibādī kepada hamba-hamba-Ku
يَقُولُوا۟ yaqūlū mereka mengucapkan
ٱلَّتِى allatī yang
هِىَ hiya ia
أَحْسَنُ ۚ aḥsanu lebih baik
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلشَّيْطَـٰنَ l-shayṭāna syaitan
يَنزَغُ yanzaghu mengganggu
بَيْنَهُمْ ۚ baynahum diantara mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلشَّيْطَـٰنَ l-shayṭāna syaitan
كَانَ kāna adalah
لِلْإِنسَـٰنِ lil'insāni bagi manusia
عَدُوًّۭا ʿaduwwan musuh
مُّبِينًۭا mubīnan nyata

Ayat 54 - Surah Al-Israa: 14 kata

رَّبُّكُمْ أَعْلَمُ بِكُمْ ۖ إِن يَشَأْ يَرْحَمْكُمْ أَوْ إِن يَشَأْ يُعَذِّبْكُمْ ۚ وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ عَلَيْهِمْ وَكِيلًۭا

Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Dia akan memberi rahmat kepadamu jika Dia menghendaki dan Dia akan mengazabmu, jika Dia menghendaki. Dan, Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi penjaga bagi mereka.

رَّبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِكُمْ ۖ bikum dengan/untuk kalian
إِن in jika
يَشَأْ yasha Dia kehendaki
يَرْحَمْكُمْ yarḥamkum Dia memberi rahmat kepadamu
أَوْ aw atau
إِن in jika
يَشَأْ yasha Dia kehendaki
يُعَذِّبْكُمْ ۚ yuʿadhib'kum Dia akan mengazab kamu
وَمَآ wamā dan tidaklah
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami utus kamu
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
وَكِيلًۭا wakīlan penjaga

Ayat 55 - Surah Al-Israa: 15 kata

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ عَلَىٰ بَعْضٍۢ ۖ وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًۭا

Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

وَرَبُّكَ warabbuka dan Tuhanmu
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَن biman dengan siapa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۗ wal-arḍi dan bumi
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
فَضَّلْنَا faḍḍalnā Kami telah melebihkan
بَعْضَ baʿḍa sebagian
ٱلنَّبِيِّـۧنَ l-nabiyīna Nabi-Nabi
عَلَىٰ ʿalā atas
بَعْضٍۢ ۖ baʿḍin sebagian
وَءَاتَيْنَا waātaynā dan Kami telah memberikan
دَاوُۥدَ dāwūda Daud
زَبُورًۭا zabūran Zabur

Ayat 56 - Surah Al-Israa: 13 kata

قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱلَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِهِۦ فَلَا يَمْلِكُونَ كَشْفَ ٱلضُّرِّ عَنكُمْ وَلَا تَحْوِيلًا

Katakanlah: "Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memindahkannya".

قُلِ quli katakanlah
ٱدْعُوا۟ id'ʿū panggillah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
زَعَمْتُم zaʿamtum kamu sangka/anggap
مِّن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia
فَلَا falā maka tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka mempunyai
كَشْفَ kashfa menghilangkan
ٱلضُّرِّ l-ḍuri bahaya
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
وَلَا walā dan tidak
تَحْوِيلًا taḥwīlan memindahkan

Ayat 57 - Surah Al-Israa: 18 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَىٰ رَبِّهِمُ ٱلْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُۥ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُۥٓ ۚ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًۭا

Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَدْعُونَ yadʿūna (mereka) seru
يَبْتَغُونَ yabtaghūna mereka mencari
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّهِمُ rabbihimu Tuhan mereka
ٱلْوَسِيلَةَ l-wasīlata jalan
أَيُّهُمْ ayyuhum siapa di antara mereka
أَقْرَبُ aqrabu lebih dekat
وَيَرْجُونَ wayarjūna dan mereka mengharap
رَحْمَتَهُۥ raḥmatahu rahmat-Nya
وَيَخَافُونَ wayakhāfūna dan mereka takut
عَذَابَهُۥٓ ۚ ʿadhābahu azab-Nya
إِنَّ inna sesungguhnya
عَذَابَ ʿadhāba azab
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
كَانَ kāna adalah
مَحْذُورًۭا maḥdhūran ditakuti

Ayat 58 - Surah Al-Israa: 18 kata

وَإِن مِّن قَرْيَةٍ إِلَّا نَحْنُ مُهْلِكُوهَا قَبْلَ يَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ أَوْ مُعَذِّبُوهَا عَذَابًۭا شَدِيدًۭا ۚ كَانَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مَسْطُورًۭا

Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).

وَإِن wa-in dan tidaklah
مِّن min dari
قَرْيَةٍ qaryatin suatu negeri
إِلَّا illā melainkan
نَحْنُ naḥnu Kami
مُهْلِكُوهَا muh'likūhā membinasakannya
قَبْلَ qabla sebelum
يَوْمِ yawmi hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
أَوْ aw atau
مُعَذِّبُوهَا muʿadhibūhā mengazabnya
عَذَابًۭا ʿadhāban azab
شَدِيدًۭا ۚ shadīdan sangat keras
كَانَ kāna adalah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
فِى fī dalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
مَسْطُورًۭا masṭūran tertulis

Ayat 59 - Surah Al-Israa: 21 kata

وَمَا مَنَعَنَآ أَن نُّرْسِلَ بِٱلْـَٔايَـٰتِ إِلَّآ أَن كَذَّبَ بِهَا ٱلْأَوَّلُونَ ۚ وَءَاتَيْنَا ثَمُودَ ٱلنَّاقَةَ مُبْصِرَةًۭ فَظَلَمُوا۟ بِهَا ۚ وَمَا نُرْسِلُ بِٱلْـَٔايَـٰتِ إِلَّا تَخْوِيفًۭا

Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.

وَمَا wamā dan tidak ada
مَنَعَنَآ manaʿanā yang mencegah/menghalangi
أَن an bahwa
نُّرْسِلَ nur'sila kami mengirimkan
بِٱلْـَٔايَـٰتِ bil-āyāti dengan tanda-tanda
إِلَّآ illā melainkan
أَن an kalau
كَذَّبَ kadhaba mendustakan
بِهَا bihā dengannya
ٱلْأَوَّلُونَ ۚ l-awalūna orang-orang terdahulu
وَءَاتَيْنَا waātaynā dan Kami telah berikan
ثَمُودَ thamūda Tsamud
ٱلنَّاقَةَ l-nāqata unta betina
مُبْصِرَةًۭ mub'ṣiratan terang/jelas
فَظَلَمُوا۟ faẓalamū maka/tetapi mereka menganiaya
بِهَا ۚ bihā dengannya
وَمَا wamā dan tidak
نُرْسِلُ nur'silu Kami mengirim
بِٱلْـَٔايَـٰتِ bil-āyāti dengan tanda-tanda
إِلَّا illā melainkan
تَخْوِيفًۭا takhwīfan menakut-nakuti

Ayat 60 - Surah Al-Israa: 25 kata

وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِٱلنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا ٱلرُّءْيَا ٱلَّتِىٓ أَرَيْنَـٰكَ إِلَّا فِتْنَةًۭ لِّلنَّاسِ وَٱلشَّجَرَةَ ٱلْمَلْعُونَةَ فِى ٱلْقُرْءَانِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَـٰنًۭا كَبِيرًۭا

Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia". Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قُلْنَا qul'nā Kami berfirman
لَكَ laka kepadamu
إِنَّ inna sesungguhnya
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
أَحَاطَ aḥāṭa meliputi
بِٱلنَّاسِ ۚ bil-nāsi dengan manusia
وَمَا wamā dan tidak
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami menjadikan
ٱلرُّءْيَا l-ru'yā mimpi
ٱلَّتِىٓ allatī yang
أَرَيْنَـٰكَ araynāka Kami perlihatkan kepadamu
إِلَّا illā melainkan
فِتْنَةًۭ fit'natan ujian
لِّلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
وَٱلشَّجَرَةَ wal-shajarata dan pohon
ٱلْمَلْعُونَةَ l-malʿūnata terkutuk
فِى fī dalam
ٱلْقُرْءَانِ ۚ l-qur'āni Al-Qur'an
وَنُخَوِّفُهُمْ wanukhawwifuhum dan Kami menakuti mereka
فَمَا famā maka/tetapi tidak
يَزِيدُهُمْ yazīduhum menambah mereka
إِلَّا illā melainkan
طُغْيَـٰنًۭا ṭugh'yānan kedurhakaan
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 61 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِـَٔادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ قَالَ ءَأَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِينًۭا

Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?"

وَإِذْ wa-idh dan tatkala
قُلْنَا qul'nā Kami berfirman
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ lil'malāikati kepada para malaikat
ٱسْجُدُوا۟ us'judū sujudlah kamu
لِـَٔادَمَ liādama kepada Adam
فَسَجَدُوٓا۟ fasajadū maka/lalu mereka sujud
إِلَّآ illā kecuali
إِبْلِيسَ ib'līsa iblis
قَالَ qāla dia berkata
ءَأَسْجُدُ a-asjudu apakah aku akan bersujud
لِمَنْ liman kepada orang (yang)
خَلَقْتَ khalaqta Engkau ciptakan
طِينًۭا ṭīnan tanah

Ayat 62 - Surah Al-Israa: 15 kata

قَالَ أَرَءَيْتَكَ هَـٰذَا ٱلَّذِى كَرَّمْتَ عَلَىَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ لَأَحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلًۭا

Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil".

قَالَ qāla (iblis) berkata
أَرَءَيْتَكَ ara-aytaka apakah Engkau memandang/terangkan kepadaku
هَـٰذَا hādhā ini (orang)
ٱلَّذِى alladhī yang
كَرَّمْتَ karramta Engkau muliakan
عَلَىَّ ʿalayya atas (diri)ku
لَئِنْ la-in sungguh jika
أَخَّرْتَنِ akhartani Engkau memberi tangguh padaku
إِلَىٰ ilā sampai
يَوْمِ yawmi hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
لَأَحْتَنِكَنَّ la-aḥtanikanna sungguh aku akan menyesatkan
ذُرِّيَّتَهُۥٓ dhurriyyatahu anak cucunya/keturunannya
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit

Ayat 63 - Surah Al-Israa: 10 kata

قَالَ ٱذْهَبْ فَمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ فَإِنَّ جَهَنَّمَ جَزَآؤُكُمْ جَزَآءًۭ مَّوْفُورًۭا

Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup.

قَالَ qāla berfirman Allah
ٱذْهَبْ idh'hab pergilah kamu
فَمَن faman maka barangsiapa
تَبِعَكَ tabiʿaka mengikuti kamu
مِنْهُمْ min'hum diantara mereka
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
جَزَآؤُكُمْ jazāukum balasanmu
جَزَآءًۭ jazāan pembalasan
مَّوْفُورًۭا mawfūran cukup/penuh

Ayat 64 - Surah Al-Israa: 19 kata

وَٱسْتَفْزِزْ مَنِ ٱسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِم بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَـٰدِ وَعِدْهُمْ ۚ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيْطَـٰنُ إِلَّا غُرُورًا

Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.

وَٱسْتَفْزِزْ wa-is'tafziz dan hasunglah/gerakanlah
مَنِ mani siapa
ٱسْتَطَعْتَ is'taṭaʿta kamu sanggup
مِنْهُم min'hum diantara mereka
بِصَوْتِكَ biṣawtika dengan suaramu
وَأَجْلِبْ wa-ajlib dan kerahkanlah
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
بِخَيْلِكَ bikhaylika dengan pasukan kudamu
وَرَجِلِكَ warajilika dan pasukanmu yang berjalan kaki
وَشَارِكْهُمْ washārik'hum dan bersekutulah dengan mereka
فِى fī dalam
ٱلْأَمْوَٰلِ l-amwāli harta
وَٱلْأَوْلَـٰدِ wal-awlādi dan anak-anak
وَعِدْهُمْ ۚ waʿid'hum dan beri janji mereka
وَمَا wamā dan tidak
يَعِدُهُمُ yaʿiduhumu memberi janji kepada mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
إِلَّا illā melainkan
غُرُورًا ghurūran tipuan

Ayat 65 - Surah Al-Israa: 9 kata

إِنَّ عِبَادِى لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَـٰنٌۭ ۚ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ وَكِيلًۭا

Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga".

إِنَّ inna sesungguhnya
عِبَادِى ʿibādī hamba-hambaKu
لَيْسَ laysa tidak ada
لَكَ laka bagimu
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
سُلْطَـٰنٌۭ ۚ sul'ṭānun kekuasaan
وَكَفَىٰ wakafā dan cukuplah
بِرَبِّكَ birabbika dengan Tuhanmu
وَكِيلًۭا wakīlan pelindung/penjaga

Ayat 66 - Surah Al-Israa: 14 kata

رَّبُّكُمُ ٱلَّذِى يُزْجِى لَكُمُ ٱلْفُلْكَ فِى ٱلْبَحْرِ لِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًۭا

Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu.

رَّبُّكُمُ rabbukumu Tuhan kalian
ٱلَّذِى alladhī yang
يُزْجِى yuz'jī menjalankan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْفُلْكَ l-ful'ka perahu
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri laut
لِتَبْتَغُوا۟ litabtaghū agar kamu mencari
مِن min dari/sebagian
فَضْلِهِۦٓ ۚ faḍlihi karunia-Nya
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
رَحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 67 - Surah Al-Israa: 18 kata

وَإِذَا مَسَّكُمُ ٱلضُّرُّ فِى ٱلْبَحْرِ ضَلَّ مَن تَدْعُونَ إِلَّآ إِيَّاهُ ۖ فَلَمَّا نَجَّىٰكُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ أَعْرَضْتُمْ ۚ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ كَفُورًا

Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
مَسَّكُمُ massakumu menimpa kamu
ٱلضُّرُّ l-ḍuru bahaya
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan
ضَلَّ ḍalla hilanglah
مَن man siapa
تَدْعُونَ tadʿūna kamu seru
إِلَّآ illā kecuali
إِيَّاهُ ۖ iyyāhu kepada-Nya
فَلَمَّا falammā maka/tetapi manakala
نَجَّىٰكُمْ najjākum Kami menyelamatkanmu
إِلَى ilā ke
ٱلْبَرِّ l-bari daratan
أَعْرَضْتُمْ ۚ aʿraḍtum kamu berpaling
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
كَفُورًا kafūran ingkar/kufur

Ayat 68 - Surah Al-Israa: 15 kata

أَفَأَمِنتُمْ أَن يَخْسِفَ بِكُمْ جَانِبَ ٱلْبَرِّ أَوْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًۭا ثُمَّ لَا تَجِدُوا۟ لَكُمْ وَكِيلًا

Maka apakah kamu merasa aman (dari hukuman Tuhan) yang menjungkir balikkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindungpun bagi kamu,

أَفَأَمِنتُمْ afa-amintum apakah kamu merasa aman
أَن an bahwa
يَخْسِفَ yakhsifa Dia membenamkan
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
جَانِبَ jāniba sisi/sebagian
ٱلْبَرِّ l-bari daratan
أَوْ aw atau
يُرْسِلَ yur'sila Dia mengirimkan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
حَاصِبًۭا ḥāṣiban angin keras yang mengandung pasir
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā kamu tidak
تَجِدُوا۟ tajidū mendapatkan
لَكُمْ lakum bagi kalian
وَكِيلًا wakīlan pelindung

Ayat 69 - Surah Al-Israa: 22 kata

أَمْ أَمِنتُمْ أَن يُعِيدَكُمْ فِيهِ تَارَةً أُخْرَىٰ فَيُرْسِلَ عَلَيْكُمْ قَاصِفًۭا مِّنَ ٱلرِّيحِ فَيُغْرِقَكُم بِمَا كَفَرْتُمْ ۙ ثُمَّ لَا تَجِدُوا۟ لَكُمْ عَلَيْنَا بِهِۦ تَبِيعًۭا

atau apakah kamu merasa aman dari dikembalikan-Nya kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia meniupkan atas kamu angin taupan dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun dalam hal ini terhadap (siksaan) Kami.

أَمْ am atau
أَمِنتُمْ amintum apakah kamu merasa aman
أَن an bahwa
يُعِيدَكُمْ yuʿīdakum Dia akan mengembalikan kamu
فِيهِ fīhi didalamnya (dalam laut)
تَارَةً tāratan sekali
أُخْرَىٰ ukh'rā lain/lagi
فَيُرْسِلَ fayur'sila maka/lalu Dia mengirimkan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
قَاصِفًۭا qāṣifan petir keras/topan
مِّنَ mina dari
ٱلرِّيحِ l-rīḥi angin
فَيُغْرِقَكُم fayugh'riqakum maka/lalu Dia menenggelamkan kamu
بِمَا bimā dengan sebab
كَفَرْتُمْ ۙ kafartum kekafiranmu
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā kamu tidak
تَجِدُوا۟ tajidū mendapatkan
لَكُمْ lakum bagi kalian
عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami
بِهِۦ bihi dengannya (hal ini)
تَبِيعًۭا tabīʿan pengikut/penolong

Ayat 70 - Surah Al-Israa: 17 kata

۞ وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِىٓ ءَادَمَ وَحَمَلْنَـٰهُمْ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ وَرَزَقْنَـٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ وَفَضَّلْنَـٰهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍۢ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًۭا

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

۞ وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
كَرَّمْنَا karramnā Kami telah memuliakan
بَنِىٓ banī anak
ءَادَمَ ādama Adam
وَحَمَلْنَـٰهُمْ waḥamalnāhum dan Kami bawa/angkut mereka
فِى fī di
ٱلْبَرِّ l-bari daratan
وَٱلْبَحْرِ wal-baḥri dan lautan
وَرَزَقْنَـٰهُم warazaqnāhum dan Kami beri rezeki mereka
مِّنَ mina dari
ٱلطَّيِّبَـٰتِ l-ṭayibāti yang baik-baik
وَفَضَّلْنَـٰهُمْ wafaḍḍalnāhum dan Kami lebihkan mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
كَثِيرٍۢ kathīrin kebanyakan
مِّمَّنْ mimman dari orang (makhluk)
خَلَقْنَا khalaqnā Kami telah ciptakan
تَفْضِيلًۭا tafḍīlan kelebihan

Ayat 71 - Surah Al-Israa: 15 kata

يَوْمَ نَدْعُوا۟ كُلَّ أُنَاسٍۭ بِإِمَـٰمِهِمْ ۖ فَمَنْ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يَقْرَءُونَ كِتَـٰبَهُمْ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًۭا

(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun.

يَوْمَ yawma pada hari
نَدْعُوا۟ nadʿū Kami memanggil
كُلَّ kulla tiap-tiap
أُنَاسٍۭ unāsin manusia
بِإِمَـٰمِهِمْ ۖ bi-imāmihim dengan pemimpin mereka
فَمَنْ faman maka barangsiapa
أُوتِىَ ūtiya diberikan
كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya/catatannya
بِيَمِينِهِۦ biyamīnihi dengan tangan kanannya
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
يَقْرَءُونَ yaqraūna mereka akan membaca
كِتَـٰبَهُمْ kitābahum kitab/catatan mereka
وَلَا walā dan tidak
يُظْلَمُونَ yuẓ'lamūna mereka dianiaya
فَتِيلًۭا fatīlan sedikitpun

Ayat 72 - Surah Al-Israa: 11 kata

وَمَن كَانَ فِى هَـٰذِهِۦٓ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلًۭا

Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).

وَمَن waman dan barangsiapa
كَانَ kāna adalah
فِى fī di
هَـٰذِهِۦٓ hādhihi (dunia) ini
أَعْمَىٰ aʿmā buta
فَهُوَ fahuwa maka dia
فِى fī di
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
أَعْمَىٰ aʿmā lebih buta
وَأَضَلُّ wa-aḍallu dan dia lebih tersesat
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 73 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَإِن كَادُوا۟ لَيَفْتِنُونَكَ عَنِ ٱلَّذِىٓ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ لِتَفْتَرِىَ عَلَيْنَا غَيْرَهُۥ ۖ وَإِذًۭا لَّٱتَّخَذُوكَ خَلِيلًۭا

Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia.

وَإِن wa-in dan bahwa
كَادُوا۟ kādū hampir-hampir mereka
لَيَفْتِنُونَكَ layaftinūnaka sungguh mereka akan memfitnah kamu
عَنِ ʿani dari
ٱلَّذِىٓ alladhī (apa) yang
أَوْحَيْنَآ awḥaynā Kami wahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
لِتَفْتَرِىَ litaftariya agar kamu mengada-adakan
عَلَيْنَا ʿalaynā atas/terhadap kami
غَيْرَهُۥ ۖ ghayrahu lainnya
وَإِذًۭا wa-idhan dan jika demikian
لَّٱتَّخَذُوكَ la-ittakhadhūka tentu mereka mengambil kamu
خَلِيلًۭا khalīlan teman setia

Ayat 74 - Surah Al-Israa: 9 kata

وَلَوْلَآ أَن ثَبَّتْنَـٰكَ لَقَدْ كِدتَّ تَرْكَنُ إِلَيْهِمْ شَيْـًۭٔا قَلِيلًا

Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka,

وَلَوْلَآ walawlā dan kalau tidak
أَن an bahwa
ثَبَّتْنَـٰكَ thabbatnāka Kami tetapkan kamu
لَقَدْ laqad sesungguhnya
كِدتَّ kidtta kamu hampir
تَرْكَنُ tarkanu condong
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikit
قَلِيلًا qalīlan sedikit

Ayat 75 - Surah Al-Israa: 12 kata

إِذًۭا لَّأَذَقْنَـٰكَ ضِعْفَ ٱلْحَيَوٰةِ وَضِعْفَ ٱلْمَمَاتِ ثُمَّ لَا تَجِدُ لَكَ عَلَيْنَا نَصِيرًۭا

kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun terhadap Kami.

إِذًۭا idhan jika demikian
لَّأَذَقْنَـٰكَ la-adhaqnāka niscaya Kami rasakan kepadamu
ضِعْفَ ḍiʿ'fa lipat ganda
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati waktu hidup
وَضِعْفَ waḍiʿ'fa dan berlipat ganda
ٱلْمَمَاتِ l-mamāti sesudah mati
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā tidak
تَجِدُ tajidu kamu mendapatkan
لَكَ laka bagimu
عَلَيْنَا ʿalaynā atas/terhadap Kami
نَصِيرًۭا naṣīran seorang penolong

Ayat 76 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَإِن كَادُوا۟ لَيَسْتَفِزُّونَكَ مِنَ ٱلْأَرْضِ لِيُخْرِجُوكَ مِنْهَا ۖ وَإِذًۭا لَّا يَلْبَثُونَ خِلَـٰفَكَ إِلَّا قَلِيلًۭا

Dan sesungguhnya benar-benar mereka hampir membuatmu gelisah di negeri (Mekah) untuk mengusirmu daripadanya dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak tinggal, melainkan sebentar saja.

وَإِن wa-in dan bahwa
كَادُوا۟ kādū hampir-hampir mereka
لَيَسْتَفِزُّونَكَ layastafizzūnaka sungguh mereka membuat gelisah kamu
مِنَ mina dari
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi/negeri
لِيُخْرِجُوكَ liyukh'rijūka untuk mengeluarkan/mengusir kamu
مِنْهَا ۖ min'hā dari padanya
وَإِذًۭا wa-idhan dan jika demikian
لَّا lā tidak
يَلْبَثُونَ yalbathūna mereka tinggal/berdiam
خِلَـٰفَكَ khilāfaka belakang/sepeninggalanmu
إِلَّا illā melainkan
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit/sebentar

Ayat 77 - Surah Al-Israa: 11 kata

سُنَّةَ مَن قَدْ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِن رُّسُلِنَا ۖ وَلَا تَجِدُ لِسُنَّتِنَا تَحْوِيلًا

(Kami menetapkan yang demikian) sebagai suatu ketetapan terhadap rasul-rasul Kami yang Kami utus sebelum kamu dan tidak akan kamu dapati perubahan bagi ketetapan Kami itu.

سُنَّةَ sunnata ketetapan
مَن man orang (Rasul)
قَدْ qad sungguh
أَرْسَلْنَا arsalnā telah Kami utus
قَبْلَكَ qablaka sebelum kamu
مِن min dari
رُّسُلِنَا ۖ rusulinā Rasul-Rasul Kami
وَلَا walā dan tidak
تَجِدُ tajidu kamu mendapatkan
لِسُنَّتِنَا lisunnatinā bagi ketetapan Kami
تَحْوِيلًا taḥwīlan perobahan

Ayat 78 - Surah Al-Israa: 14 kata

أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِدُلُوكِ ٱلشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ ٱلَّيْلِ وَقُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًۭا

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

أَقِمِ aqimi dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
لِدُلُوكِ lidulūki dari tergelincir
ٱلشَّمْسِ l-shamsi matahari
إِلَىٰ ilā sampai
غَسَقِ ghasaqi gelap
ٱلَّيْلِ al-layli malam
وَقُرْءَانَ waqur'āna dan bacaan
ٱلْفَجْرِ ۖ l-fajri fajar
إِنَّ inna sesungguhnya
قُرْءَانَ qur'āna bacaan
ٱلْفَجْرِ l-fajri fajar
كَانَ kāna adalah
مَشْهُودًۭا mashhūdan disaksikan

Ayat 79 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةًۭ لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًۭا مَّحْمُودًۭا

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

وَمِنَ wamina dan dari/sebagian
ٱلَّيْلِ al-layli malam
فَتَهَجَّدْ fatahajjad bersholat tahajjudlah kamu
بِهِۦ bihi dengannya
نَافِلَةًۭ nāfilatan sholat sunnat
لَّكَ laka bagimu
عَسَىٰٓ ʿasā mudah-mudahan
أَن an akan
يَبْعَثَكَ yabʿathaka membangkitkan/mengangkat kamu
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
مَقَامًۭا maqāman tempat
مَّحْمُودًۭا maḥmūdan terpuji

Ayat 80 - Surah Al-Israa: 14 kata

وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍۢ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍۢ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَـٰنًۭا نَّصِيرًۭا

Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.

وَقُل waqul dan katakanlah
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku
أَدْخِلْنِى adkhil'nī masukanlah aku
مُدْخَلَ mud'khala tempat masuk
صِدْقٍۢ ṣid'qin benar
وَأَخْرِجْنِى wa-akhrij'nī dan keluarkanlah aku
مُخْرَجَ mukh'raja tempat keluar
صِدْقٍۢ ṣid'qin benar
وَٱجْعَل wa-ij'ʿal dan jadikanlah
لِّى lī bagiku
مِن min dari
لَّدُنكَ ladunka sisi-Mu
سُلْطَـٰنًۭا sul'ṭānan kekuasaan
نَّصِيرًۭا naṣīran penolong

Ayat 81 - Surah Al-Israa: 9 kata

وَقُلْ جَآءَ ٱلْحَقُّ وَزَهَقَ ٱلْبَـٰطِلُ ۚ إِنَّ ٱلْبَـٰطِلَ كَانَ زَهُوقًۭا

Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.

وَقُلْ waqul dan katakanlah
جَآءَ jāa telah datang
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar
وَزَهَقَ wazahaqa dan telah lenyap
ٱلْبَـٰطِلُ ۚ l-bāṭilu batil
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْبَـٰطِلَ l-bāṭila yang batil
كَانَ kāna adalah
زَهُوقًۭا zahūqan lenyap

Ayat 82 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌۭ وَرَحْمَةٌۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّـٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًۭا

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

وَنُنَزِّلُ wanunazzilu dan Kami turunkan
مِنَ mina dari
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al-Qur'an
مَا mā apa
هُوَ huwa dia/sesuatu
شِفَآءٌۭ shifāon obat
وَرَحْمَةٌۭ waraḥmatun dan rahmat
لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ lil'mu'minīna bagi orang-orang yang beriman
وَلَا walā dan tidak
يَزِيدُ yazīdu menambah
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim
إِلَّا illā selain
خَسَارًۭا khasāran kerugian

Ayat 83 - Surah Al-Israa: 12 kata

وَإِذَآ أَنْعَمْنَا عَلَى ٱلْإِنسَـٰنِ أَعْرَضَ وَنَـَٔا بِجَانِبِهِۦ ۖ وَإِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ كَانَ يَـُٔوسًۭا

Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.

وَإِذَآ wa-idhā dan apabila
أَنْعَمْنَا anʿamnā Kami beri kesenangan
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱلْإِنسَـٰنِ l-insāni manusia
أَعْرَضَ aʿraḍa dia berpaling
وَنَـَٔا wanaā dan dia menjauhkan diri
بِجَانِبِهِۦ ۖ bijānibihi disampingnya
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
مَسَّهُ massahu menimpanya
ٱلشَّرُّ l-sharu kejahatan/kesusahan
كَانَ kāna adalah dia
يَـُٔوسًۭا yaūsan berputus asa

Ayat 84 - Surah Al-Israa: 11 kata

قُلْ كُلٌّۭ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِۦ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَىٰ سَبِيلًۭا

Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.

قُلْ qul katakanlah
كُلٌّۭ kullun tiap-tiap (orang)
يَعْمَلُ yaʿmalu bekerja
عَلَىٰ ʿalā atas/menurut
شَاكِلَتِهِۦ shākilatihi keadaannya
فَرَبُّكُمْ farabbukum maka Tuhanmu
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَنْ biman dengan/kepada siapa
هُوَ huwa dia
أَهْدَىٰ ahdā lebih mendapat petunjuk/benar
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 85 - Surah Al-Israa: 14 kata

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلرُّوحِ ۖ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًۭا

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".

وَيَسْـَٔلُونَكَ wayasalūnaka dan mereka akan bertanya kepadamu
عَنِ ʿani dari/tentang
ٱلرُّوحِ ۖ l-rūḥi roh
قُلِ quli katakanlah
ٱلرُّوحُ l-rūḥu roh
مِنْ min dari
أَمْرِ amri urusan
رَبِّى rabbī Tuhanku
وَمَآ wamā dan tidaklah
أُوتِيتُم ūtītum kamu diberi
مِّنَ mina daripada
ٱلْعِلْمِ l-ʿil'mi pengetahuan
إِلَّا illā melainkan
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit

Ayat 86 - Surah Al-Israa: 13 kata

وَلَئِن شِئْنَا لَنَذْهَبَنَّ بِٱلَّذِىٓ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ ثُمَّ لَا تَجِدُ لَكَ بِهِۦ عَلَيْنَا وَكِيلًا

Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapatkan seorang pembelapun terhadap Kami,

وَلَئِن wala-in dan sesungguhnya jika
شِئْنَا shi'nā Kami menghendaki
لَنَذْهَبَنَّ lanadhhabanna sungguh Kami akan hilangkan
بِٱلَّذِىٓ bi-alladhī dengan/apa yang
أَوْحَيْنَآ awḥaynā telah Kami wahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā tidak
تَجِدُ tajidu kamu mendapatkan
لَكَ laka bagimu
بِهِۦ bihi dengan/tentang itu
عَلَيْنَا ʿalaynā atas/terhadap Kami
وَكِيلًا wakīlan penolong

Ayat 87 - Surah Al-Israa: 9 kata

إِلَّا رَحْمَةًۭ مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّ فَضْلَهُۥ كَانَ عَلَيْكَ كَبِيرًۭا

kecuali karena rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya karunia-Nya atasmu adalah besar.

إِلَّا illā kecuali
رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
مِّن min dari
رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu
إِنَّ inna sesungguhnya
فَضْلَهُۥ faḍlahu karunia-Nya
كَانَ kāna adalah
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 88 - Surah Al-Israa: 19 kata

قُل لَّئِنِ ٱجْتَمَعَتِ ٱلْإِنسُ وَٱلْجِنُّ عَلَىٰٓ أَن يَأْتُوا۟ بِمِثْلِ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِۦ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍۢ ظَهِيرًۭا

Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain".

قُل qul katakanlah
لَّئِنِ la-ini sesungguhnya jika
ٱجْتَمَعَتِ ij'tamaʿati berkumpul
ٱلْإِنسُ l-insu manusia
وَٱلْجِنُّ wal-jinu dan jin
عَلَىٰٓ ʿalā untuk
أَن an bahwa
يَأْتُوا۟ yatū mendatangkan/membuat
بِمِثْلِ bimith'li dengan yang serupa
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al-Qur'an
لَا lā tidak
يَأْتُونَ yatūna mereka mendatangkan/membuat
بِمِثْلِهِۦ bimith'lihi dengan yang serupa
وَلَوْ walaw walaupun
كَانَ kāna adalah
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
لِبَعْضٍۢ libaʿḍin bagi sebagian yang lain
ظَهِيرًۭا ẓahīran penolong/pembantu

Ayat 89 - Surah Al-Israa: 14 kata

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا لِلنَّاسِ فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٍۢ فَأَبَىٰٓ أَكْثَرُ ٱلنَّاسِ إِلَّا كُفُورًۭا

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Quran ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari(nya).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
صَرَّفْنَا ṣarrafnā Kami telah mengulang-ulang
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
فِى fī di
هَـٰذَا hādhā dalam ini
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al-Qur'an
مِن min dari
كُلِّ kulli tiap-tiap
مَثَلٍۢ mathalin perumpamaan
فَأَبَىٰٓ fa-abā maka/tetapi enggan
أَكْثَرُ aktharu kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
إِلَّا illā kecuali
كُفُورًۭا kufūran ingkar

Ayat 90 - Surah Al-Israa: 10 kata

وَقَالُوا۟ لَن نُّؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفْجُرَ لَنَا مِنَ ٱلْأَرْضِ يَنۢبُوعًا

Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami,

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
لَن lan tidak
نُّؤْمِنَ nu'mina kami beriman
لَكَ laka kepadamu
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
تَفْجُرَ tafjura kamu memancarkan
لَنَا lanā untuk kami
مِنَ mina dari
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
يَنۢبُوعًا yanbūʿan mata air

Ayat 91 - Surah Al-Israa: 11 kata

أَوْ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٌۭ مِّن نَّخِيلٍۢ وَعِنَبٍۢ فَتُفَجِّرَ ٱلْأَنْهَـٰرَ خِلَـٰلَهَا تَفْجِيرًا

atau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya,

أَوْ aw atau
تَكُونَ takūna adalah
لَكَ laka bagimu
جَنَّةٌۭ jannatun kebun
مِّن min dari
نَّخِيلٍۢ nakhīlin korma
وَعِنَبٍۢ waʿinabin dan anggur
فَتُفَجِّرَ fatufajjira lalu kamu alirkan
ٱلْأَنْهَـٰرَ l-anhāra sungai-sungai
خِلَـٰلَهَا khilālahā di celah-celahnya
تَفْجِيرًا tafjīran terpancar

Ayat 92 - Surah Al-Israa: 12 kata

أَوْ تُسْقِطَ ٱلسَّمَآءَ كَمَا زَعَمْتَ عَلَيْنَا كِسَفًا أَوْ تَأْتِىَ بِٱللَّهِ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ قَبِيلًا

atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami.

أَوْ aw atau
تُسْقِطَ tus'qiṭa kamu menjatuhkan
ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit
كَمَا kamā sebagaimana
زَعَمْتَ zaʿamta kamu katakan
عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami
كِسَفًا kisafan berkeping-keping
أَوْ aw atau
تَأْتِىَ tatiya kamu mendatangkan
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ wal-malāikati dan Malaikat
قَبِيلًا qabīlan berhadap-hadapan

Ayat 93 - Surah Al-Israa: 26 kata

أَوْ يَكُونَ لَكَ بَيْتٌۭ مِّن زُخْرُفٍ أَوْ تَرْقَىٰ فِى ٱلسَّمَآءِ وَلَن نُّؤْمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتَّىٰ تُنَزِّلَ عَلَيْنَا كِتَـٰبًۭا نَّقْرَؤُهُۥ ۗ قُلْ سُبْحَانَ رَبِّى هَلْ كُنتُ إِلَّا بَشَرًۭا رَّسُولًۭا

Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca". Katakanlah: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?"

أَوْ aw atau
يَكُونَ yakūna adalah
لَكَ laka bagimu
بَيْتٌۭ baytun sebuah rumah
مِّن min dari
زُخْرُفٍ zukh'rufin perhiasan (emas)
أَوْ aw atau
تَرْقَىٰ tarqā kamu naik
فِى fī di/ke
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
وَلَن walan dan kami tidak
نُّؤْمِنَ nu'mina beriman
لِرُقِيِّكَ liruqiyyika akan kenaikanmu
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
تُنَزِّلَ tunazzila kamu menurunkan
عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami
كِتَـٰبًۭا kitāban kitab
نَّقْرَؤُهُۥ ۗ naqra-uhu kami membacanya
قُلْ qul katakanlah
سُبْحَانَ sub'ḥāna Maha Suci
رَبِّى rabbī Tuhanku
هَلْ hal bukankah
كُنتُ kuntu adalah aku
إِلَّا illā kecuali/hanya
بَشَرًۭا basharan seorang manusia
رَّسُولًۭا rasūlan Rasul

Ayat 94 - Surah Al-Israa: 15 kata

وَمَا مَنَعَ ٱلنَّاسَ أَن يُؤْمِنُوٓا۟ إِذْ جَآءَهُمُ ٱلْهُدَىٰٓ إِلَّآ أَن قَالُوٓا۟ أَبَعَثَ ٱللَّهُ بَشَرًۭا رَّسُولًۭا

Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasuI?"

وَمَا wamā dan tidak ada
مَنَعَ manaʿa yang menghalangi
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
أَن an bahwa
يُؤْمِنُوٓا۟ yu'minū mereka beriman
إِذْ idh tatkala
جَآءَهُمُ jāahumu datang kepada mereka
ٱلْهُدَىٰٓ l-hudā petunjuk
إِلَّآ illā kecuali
أَن an bahwa
قَالُوٓا۟ qālū mereka mengatakan
أَبَعَثَ abaʿatha adakah mengutus
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بَشَرًۭا basharan seorang manusia
رَّسُولًۭا rasūlan Rasul

Ayat 95 - Surah Al-Israa: 14 kata

قُل لَّوْ كَانَ فِى ٱلْأَرْضِ مَلَـٰٓئِكَةٌۭ يَمْشُونَ مُطْمَئِنِّينَ لَنَزَّلْنَا عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ مَلَكًۭا رَّسُولًۭا

Katakanlah: "Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka seorang malaikat menjadi rasul".

قُل qul katakanlah
لَّوْ law jikalau
كَانَ kāna ada
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
مَلَـٰٓئِكَةٌۭ malāikatun Malaikat
يَمْشُونَ yamshūna mereka berjalan-jalan
مُطْمَئِنِّينَ muṭ'ma-innīna tenteram
لَنَزَّلْنَا lanazzalnā niscaya Kami turunkan
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَلَكًۭا malakan Malaikat
رَّسُولًۭا rasūlan Rasul

Ayat 96 - Surah Al-Israa: 11 kata

قُلْ كَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًۢا بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًۭا

Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya".

قُلْ qul katakanlah
كَفَىٰ kafā cukuplah
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
شَهِيدًۢا shahīdan jadi saksi
بَيْنِى baynī antara aku
وَبَيْنَكُمْ ۚ wabaynakum dan antara kamu
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah
بِعِبَادِهِۦ biʿibādihi dengan/terhadap hamba-hamba-Nya
خَبِيرًۢا khabīran Maha Mengetahui
بَصِيرًۭا baṣīran Maha Melihat

Ayat 97 - Surah Al-Israa: 27 kata

وَمَن يَهْدِ ٱللَّهُ فَهُوَ ٱلْمُهْتَدِ ۖ وَمَن يُضْلِلْ فَلَن تَجِدَ لَهُمْ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِهِۦ ۖ وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ عُمْيًۭا وَبُكْمًۭا وَصُمًّۭا ۖ مَّأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ ۖ كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنَـٰهُمْ سَعِيرًۭا

Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.

وَمَن waman dan barangsiapa
يَهْدِ yahdi memberi petunjuk
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَهُوَ fahuwa maka dia
ٱلْمُهْتَدِ ۖ l-muh'tadi orang yang mendapat petunjuk
وَمَن waman dan barangsiapa
يُضْلِلْ yuḍ'lil Dia menyesatkan
فَلَن falan maka tidak akan
تَجِدَ tajida kamu mendapat
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَوْلِيَآءَ awliyāa penolong
مِن min dari
دُونِهِۦ ۖ dūnihi selain Dia
وَنَحْشُرُهُمْ wanaḥshuruhum dan kami akan kumpulkan mereka
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
عَلَىٰ ʿalā atas
وُجُوهِهِمْ wujūhihim muka-muka mereka
عُمْيًۭا ʿum'yan buta
وَبُكْمًۭا wabuk'man dan bisu
وَصُمًّۭا ۖ waṣumman dan tuli
مَّأْوَىٰهُمْ mawāhum tempat mereka
جَهَنَّمُ ۖ jahannamu neraka Jahannam
كُلَّمَا kullamā setiap kali
خَبَتْ khabat padam
زِدْنَـٰهُمْ zid'nāhum Kami tambahkan kepada mereka
سَعِيرًۭا saʿīran nyala api

Ayat 98 - Surah Al-Israa: 14 kata

ذَٰلِكَ جَزَآؤُهُم بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَا وَقَالُوٓا۟ أَءِذَا كُنَّا عِظَـٰمًۭا وَرُفَـٰتًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ خَلْقًۭا جَدِيدًا

Itulah balasan bagi mereka, karena sesungguhnya mereka kafir kepada ayat-ayat Kami dan (karena mereka) berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?"

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
جَزَآؤُهُم jazāuhum balasan mereka
بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat kami
وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata
أَءِذَا a-idhā apakah bila
كُنَّا kunnā adalah kami
عِظَـٰمًۭا ʿiẓāman tulang-belulang
وَرُفَـٰتًا warufātan dan benda-benda yang hancur
أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami
لَمَبْعُوثُونَ lamabʿūthūna pasti dibangkitkan
خَلْقًۭا khalqan makhluk
جَدِيدًا jadīdan baru

Ayat 99 - Surah Al-Israa: 23 kata

۞ أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّ ٱللَّهَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ قَادِرٌ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ وَجَعَلَ لَهُمْ أَجَلًۭا لَّا رَيْبَ فِيهِ فَأَبَى ٱلظَّـٰلِمُونَ إِلَّا كُفُورًۭا

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki kecuali kekafiran.

۞ أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan
أَنَّ anna bahwasanya
ٱللَّهَ l-laha Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَ khalaqa telah menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
قَادِرٌ qādirun berkuasa
عَلَىٰٓ ʿalā untuk
أَن an bahwa
يَخْلُقَ yakhluqa menciptakan
مِثْلَهُمْ mith'lahum serupa dengan mereka
وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia menjadikan
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَجَلًۭا ajalan waktu tertentu
لَّا lā tidak ada
رَيْبَ rayba keraguan
فِيهِ fīhi di dalamnya/padanya
فَأَبَى fa-abā maka/tetapi enggan
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
إِلَّا illā kecuali
كُفُورًۭا kufūran ingkar

Ayat 100 - Surah Al-Israa: 14 kata

قُل لَّوْ أَنتُمْ تَمْلِكُونَ خَزَآئِنَ رَحْمَةِ رَبِّىٓ إِذًۭا لَّأَمْسَكْتُمْ خَشْيَةَ ٱلْإِنفَاقِ ۚ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ قَتُورًۭا

Katakanlah: "Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya". Dan adalah manusia itu sangat kikir.

قُل qul katakanlah
لَّوْ law kalau seandainya
أَنتُمْ antum kamu
تَمْلِكُونَ tamlikūna kamu memiliki/menguasai
خَزَآئِنَ khazāina perbendaharaan
رَحْمَةِ raḥmati rahmat
رَبِّىٓ rabbī Tuhanku
إِذًۭا idhan jika demikian
لَّأَمْسَكْتُمْ la-amsaktum niscaya kamu menahan
خَشْيَةَ khashyata takut
ٱلْإِنفَاقِ ۚ l-infāqi membelanjakan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
قَتُورًۭا qatūran sangat kikir

Ayat 101 - Surah Al-Israa: 18 kata

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَىٰ تِسْعَ ءَايَـٰتٍۭ بَيِّنَـٰتٍۢ ۖ فَسْـَٔلْ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ إِذْ جَآءَهُمْ فَقَالَ لَهُۥ فِرْعَوْنُ إِنِّى لَأَظُنُّكَ يَـٰمُوسَىٰ مَسْحُورًۭا

Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata, maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka lalu Fir'aun berkata kepadanya: "Sesungguhnya aku sangka kamu, hai Musa, seorang yang kena sihir".

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah memberikan
مُوسَىٰ mūsā Musa
تِسْعَ tis'ʿa sembilan
ءَايَـٰتٍۭ āyātin ayat-ayat
بَيِّنَـٰتٍۢ ۖ bayyinātin yang jelas
فَسْـَٔلْ fasal maka tanyakanlah
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
إِذْ idh tatkala
جَآءَهُمْ jāahum dia datang kepada mereka
فَقَالَ faqāla maka berkata
لَهُۥ lahu kepadanya
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
إِنِّى innī sesungguhnya aku
لَأَظُنُّكَ la-aẓunnuka sungguh aku menyangka kamu
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa
مَسْحُورًۭا masḥūran orang yang tersihir

Ayat 102 - Surah Al-Israa: 15 kata

قَالَ لَقَدْ عَلِمْتَ مَآ أَنزَلَ هَـٰٓؤُلَآءِ إِلَّا رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ بَصَآئِرَ وَإِنِّى لَأَظُنُّكَ يَـٰفِرْعَوْنُ مَثْبُورًۭا

Musa menjawab: "Sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan mukjizat-mukjizat itu kecuali Tuhan Yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata; dan sesungguhnya aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa".

قَالَ qāla (Musa) berkata
لَقَدْ laqad sesungguhnya
عَلِمْتَ ʿalim'ta kamu telah mengetahui
مَآ mā tidak
أَنزَلَ anzala menurunkan
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu (sembilan ayat)
إِلَّا illā melainkan
رَبُّ rabbu Tuhan/Pemelihara
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
بَصَآئِرَ baṣāira terang/nyata
وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya aku
لَأَظُنُّكَ la-aẓunnuka sungguh aku menyangka kamu
يَـٰفِرْعَوْنُ yāfir'ʿawnu hai fir'aun
مَثْبُورًۭا mathbūran orang yang binasa

Ayat 103 - Surah Al-Israa: 9 kata

فَأَرَادَ أَن يَسْتَفِزَّهُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ فَأَغْرَقْنَـٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ جَمِيعًۭا

Kemudian (Fir'aun) hendak mengusir mereka (Musa dan pengikut-pengikutnya) dari bumi (Mesir) itu, maka Kami tenggelamkan dia (Fir'aun) serta orang-orang yang bersama-sama dia seluruhnya,

فَأَرَادَ fa-arāda maka dia hendak
أَن an bahwa
يَسْتَفِزَّهُم yastafizzahum dia akan mengusir mereka
مِّنَ mina dari
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi ini
فَأَغْرَقْنَـٰهُ fa-aghraqnāhu maka Kami tenggelamkan dia
وَمَن waman dan orang
مَّعَهُۥ maʿahu bersama dia
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya

Ayat 104 - Surah Al-Israa: 14 kata

وَقُلْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ لِبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱسْكُنُوا۟ ٱلْأَرْضَ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ ٱلْـَٔاخِرَةِ جِئْنَا بِكُمْ لَفِيفًۭا

dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil: "Diamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur (dengan musuhmu)".

وَقُلْنَا waqul'nā dan Kami berfirman
مِنۢ min dari
بَعْدِهِۦ baʿdihi sesudahnya itu
لِبَنِىٓ libanī bagi Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
ٱسْكُنُوا۟ us'kunū berdiamlah kamu
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
جَآءَ jāa datang
وَعْدُ waʿdu janji
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
جِئْنَا ji'nā Kami datangkan
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
لَفِيفًۭا lafīfan bercampur baur

Ayat 105 - Surah Al-Israa: 9 kata

وَبِٱلْحَقِّ أَنزَلْنَـٰهُ وَبِٱلْحَقِّ نَزَلَ ۗ وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا مُبَشِّرًۭا وَنَذِيرًۭا

Dan Kami turunkan (Al Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Quran itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.

وَبِٱلْحَقِّ wabil-ḥaqi dan dengan kebenaran
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami turunkannya
وَبِٱلْحَقِّ wabil-ḥaqi dan dengan kebenaran
نَزَلَ ۗ nazala dia turun
وَمَآ wamā dan tidaklah
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutus kamu
إِلَّا illā melainkan
مُبَشِّرًۭا mubashiran pembawa kabar gembira
وَنَذِيرًۭا wanadhīran dan pemberi peringatan

Ayat 106 - Surah Al-Israa: 9 kata

وَقُرْءَانًۭا فَرَقْنَـٰهُ لِتَقْرَأَهُۥ عَلَى ٱلنَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍۢ وَنَزَّلْنَـٰهُ تَنزِيلًۭا

Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.

وَقُرْءَانًۭا waqur'ānan dan Al-Qur'an
فَرَقْنَـٰهُ faraqnāhu Kami pisah-pisahkannya
لِتَقْرَأَهُۥ litaqra-ahu supaya kamu membacakannya
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
عَلَىٰ ʿalā atas
مُكْثٍۢ muk'thin berangsur-angsur
وَنَزَّلْنَـٰهُ wanazzalnāhu dan Kami turunkannya
تَنزِيلًۭا tanzīlan turun-menurun/terus-menerus

Ayat 107 - Surah Al-Israa: 18 kata

قُلْ ءَامِنُوا۟ بِهِۦٓ أَوْ لَا تُؤْمِنُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ مِن قَبْلِهِۦٓ إِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ يَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ سُجَّدًۭا

Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud,

قُلْ qul katakanlah
ءَامِنُوا۟ āminū berimanlah kamu
بِهِۦٓ bihi dengannya/kepadanya
أَوْ aw atau
لَا lā tidak
تُؤْمِنُوٓا۟ ۚ tu'minū kamu beriman
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ l-ʿil'ma ilmu
مِن min dari
قَبْلِهِۦٓ qablihi sebelumnya
إِذَا idhā apabila
يُتْلَىٰ yut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
يَخِرُّونَ yakhirrūna mereka tersungkur
لِلْأَذْقَانِ lil'adhqāni bagi/atas/dagu/muka
سُجَّدًۭا sujjadan bersujud

Ayat 108 - Surah Al-Israa: 8 kata

وَيَقُولُونَ سُبْحَـٰنَ رَبِّنَآ إِن كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُولًۭا

dan mereka berkata: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi".

وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka mengatakan
سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci
رَبِّنَآ rabbinā Tuhan kami
إِن in sesungguhnya
كَانَ kāna adalah
وَعْدُ waʿdu janji
رَبِّنَا rabbinā Tuhan kami
لَمَفْعُولًۭا lamafʿūlan pasti dilaksanakan

Ayat 109 - Surah Al-Israa: 5 kata

وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًۭا ۩

Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'.

وَيَخِرُّونَ wayakhirrūna dan mereka tersungkur
لِلْأَذْقَانِ lil'adhqāni bagi/atas/dagu/muka
يَبْكُونَ yabkūna mereka menangis
وَيَزِيدُهُمْ wayazīduhum dan menambah mereka
خُشُوعًۭا ۩ khushūʿan khusyu

Ayat 110 - Surah Al-Israa: 22 kata

قُلِ ٱدْعُوا۟ ٱللَّهَ أَوِ ٱدْعُوا۟ ٱلرَّحْمَـٰنَ ۖ أَيًّۭا مَّا تَدْعُوا۟ فَلَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَٱبْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًۭا

Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu".

قُلِ quli katakanlah
ٱدْعُوا۟ id'ʿū serulah
ٱللَّهَ l-laha Allah
أَوِ awi atau
ٱدْعُوا۟ id'ʿū serulah
ٱلرَّحْمَـٰنَ ۖ l-raḥmāna ar-rahman
أَيًّۭا ayyan mana saja
مَّا mā apa (nama)
تَدْعُوا۟ tadʿū kamu seru
فَلَهُ falahu maka bagi-Nya
ٱلْأَسْمَآءُ l-asmāu nama-nama
ٱلْحُسْنَىٰ ۚ l-ḥus'nā yang baik
وَلَا walā dan jangan
تَجْهَرْ tajhar kamu mengeraskan
بِصَلَاتِكَ biṣalātika dengan sholatmu
وَلَا walā dan jangan
تُخَافِتْ tukhāfit kamu merendahkan
بِهَا bihā dengannya
وَٱبْتَغِ wa-ib'taghi dan carilah olehmu
بَيْنَ bayna antara
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 111 - Surah Al-Israa: 21 kata

وَقُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًۭا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌۭ فِى ٱلْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ وَلِىٌّۭ مِّنَ ٱلذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًۢا

Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.

وَقُلِ waquli dan katakanlah
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
لَمْ lam Dia tidak
يَتَّخِذْ yattakhidh mengambil
وَلَدًۭا waladan seorang anak
وَلَمْ walam dan tidak
يَكُن yakun ada
لَّهُۥ lahu bagi-Nya
شَرِيكٌۭ sharīkun sekutu
فِى fī dalam
ٱلْمُلْكِ l-mul'ki kerajaan
وَلَمْ walam dan tidak
يَكُن yakun ada
لَّهُۥ lahu bagi-Nya
وَلِىٌّۭ waliyyun penolong/pembantu
مِّنَ mina dari
ٱلذُّلِّ ۖ l-dhuli kehinaan
وَكَبِّرْهُ wakabbir'hu dan agungkanlah Dia
تَكْبِيرًۢا takbīran sebesar-besarnya

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi