Surah Al-Kahf kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Kahf kata demi kata

Al-Kahf (الكهف) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 110 ayat, 1.579 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.579 kata untuk dipelajari, Surah Al-Kahf menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 8 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Kahf: 11 kata

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ ٱلْكِتَـٰبَ وَلَمْ يَجْعَل لَّهُۥ عِوَجَا ۜ

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya;

ٱلْحَمْدُ al-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَنزَلَ anzala telah menurunkan
عَلَىٰ ʿalā atas/kepada
عَبْدِهِ ʿabdihi hambaNya
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab
وَلَمْ walam dan tidak
يَجْعَل yajʿal Dia menjadikan
لَّهُۥ lahu baginya
عِوَجَاۜ ʿiwajā bengkok

Ayat 2 - Surah Al-Kahf: 15 kata

قَيِّمًۭا لِّيُنذِرَ بَأْسًۭا شَدِيدًۭا مِّن لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ ٱلْمُؤْمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًۭا

sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,

قَيِّمًۭا qayyiman yang lurus
لِّيُنذِرَ liyundhira untuk memberi peringatan
بَأْسًۭا basan siksaan
شَدِيدًۭا shadīdan sangat keras
مِّن min dari
لَّدُنْهُ ladun'hu sisiNya
وَيُبَشِّرَ wayubashira dan ia memberi kabar gembira
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna (mereka) mengerjakan/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
أَنَّ anna bahwasanya
لَهُمْ lahum bagi mereka
أَجْرًا ajran pahala
حَسَنًۭا ḥasanan yang baik

Ayat 3 - Surah Al-Kahf: 3 kata

مَّـٰكِثِينَ فِيهِ أَبَدًۭا

mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.

مَّـٰكِثِينَ mākithīna mereka kekal
فِيهِ fīhi didalamnya
أَبَدًۭا abadan selama-lamanya

Ayat 4 - Surah Al-Kahf: 6 kata

وَيُنذِرَ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدًۭا

Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak".

وَيُنذِرَ wayundhira dan ia memberi peringatan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
قَالُوا۟ qālū (mereka) mengatakan
ٱتَّخَذَ ittakhadha mengambil
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَلَدًۭا waladan seorang anak

Ayat 5 - Surah Al-Kahf: 16 kata

مَّا لَهُم بِهِۦ مِنْ عِلْمٍۢ وَلَا لِـَٔابَآئِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةًۭ تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَٰهِهِمْ ۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًۭا

Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.

مَّا mā tidaklah
لَهُم lahum bagi mereka
بِهِۦ bihi dengannya
مِنْ min dari
عِلْمٍۢ ʿil'min pengetahuan
وَلَا walā dan tidak
لِـَٔابَآئِهِمْ ۚ liābāihim bagi bapak-bapak/nenek moyang mereka
كَبُرَتْ kaburat alangkah besar/jelek
كَلِمَةًۭ kalimatan perkataan
تَخْرُجُ takhruju keluar
مِنْ min dari
أَفْوَٰهِهِمْ ۚ afwāhihim mulut mereka
إِن in tidaklah
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan
إِلَّا illā kecuali
كَذِبًۭا kadhiban dusta

Ayat 6 - Surah Al-Kahf: 11 kata

فَلَعَلَّكَ بَـٰخِعٌۭ نَّفْسَكَ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ إِن لَّمْ يُؤْمِنُوا۟ بِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ أَسَفًا

Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran).

فَلَعَلَّكَ falaʿallaka maka barangkali kamu
بَـٰخِعٌۭ bākhiʿun merusak/membunuh diri
نَّفْسَكَ nafsaka dirimu
عَلَىٰٓ ʿalā atas
ءَاثَـٰرِهِمْ āthārihim sepeninggal/bekas mereka
إِن in jika
لَّمْ lam tidak
يُؤْمِنُوا۟ yu'minū mereka beriman
بِهَـٰذَا bihādhā dengan/kepada ini
ٱلْحَدِيثِ l-ḥadīthi keterangan
أَسَفًا asafan penyesalan

Ayat 7 - Surah Al-Kahf: 11 kata

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى ٱلْأَرْضِ زِينَةًۭ لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًۭا

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan
مَا mā apa
عَلَى ʿalā diatas
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
زِينَةًۭ zīnatan perhiasan
لَّهَا lahā baginya
لِنَبْلُوَهُمْ linabluwahum Kami hendak menguji mereka
أَيُّهُمْ ayyuhum siapa diantara mereka
أَحْسَنُ aḥsanu lebih baik
عَمَلًۭا ʿamalan perbuatan

Ayat 8 - Surah Al-Kahf: 6 kata

وَإِنَّا لَجَـٰعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًۭا جُرُزًا

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus.

وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami
لَجَـٰعِلُونَ lajāʿilūna sungguh telah menjadikan
مَا mā apa
عَلَيْهَا ʿalayhā diatasnya
صَعِيدًۭا ṣaʿīdan tanah
جُرُزًا juruzan tandus/gersang

Ayat 9 - Surah Al-Kahf: 10 kata

أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَـٰبَ ٱلْكَهْفِ وَٱلرَّقِيمِ كَانُوا۟ مِنْ ءَايَـٰتِنَا عَجَبًا

Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?

أَمْ am ataukah
حَسِبْتَ ḥasib'ta kamu mengira
أَنَّ anna bahwasanya
أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni
ٱلْكَهْفِ l-kahfi gua
وَٱلرَّقِيمِ wal-raqīmi dan batu bertulis
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
مِنْ min dari
ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami
عَجَبًا ʿajaban mengagumkan

Ayat 10 - Surah Al-Kahf: 16 kata

إِذْ أَوَى ٱلْفِتْيَةُ إِلَى ٱلْكَهْفِ فَقَالُوا۟ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةًۭ وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًۭا

(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".

إِذْ idh tatkala
أَوَى awā mencari tempat perlindungan
ٱلْفِتْيَةُ l-fit'yatu pemuda-pemuda
إِلَى ilā kedalam
ٱلْكَهْفِ l-kahfi gua
فَقَالُوا۟ faqālū maka mereka berkata/berdoa
رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
ءَاتِنَا ātinā berilah kami
مِن min dari
لَّدُنكَ ladunka sisi-Mu
رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
وَهَيِّئْ wahayyi dan sediakanlah
لَنَا lanā bagi kami
مِنْ min dari/bagi
أَمْرِنَا amrinā urusan kami
رَشَدًۭا rashadan petunjuk yang lurus

Ayat 11 - Surah Al-Kahf: 7 kata

فَضَرَبْنَا عَلَىٰٓ ءَاذَانِهِمْ فِى ٱلْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًۭا

Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu,

فَضَرَبْنَا faḍarabnā maka Kami jadikan tutup
عَلَىٰٓ ʿalā atas
ءَاذَانِهِمْ ādhānihim telinga mereka
فِى fī didalam
ٱلْكَهْفِ l-kahfi gua
سِنِينَ sinīna beberapa tahun
عَدَدًۭا ʿadadan berbilang

Ayat 12 - Surah Al-Kahf: 9 kata

ثُمَّ بَعَثْنَـٰهُمْ لِنَعْلَمَ أَىُّ ٱلْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوٓا۟ أَمَدًۭا

Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu] yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu).

ثُمَّ thumma kemudian
بَعَثْنَـٰهُمْ baʿathnāhum Kami bangunkan mereka
لِنَعْلَمَ linaʿlama karena Kami hendak mengetahui
أَىُّ ayyu manakah
ٱلْحِزْبَيْنِ l-ḥiz'bayni dua golongan
أَحْصَىٰ aḥṣā lebih tepat menghitung
لِمَا limā bagi apa
لَبِثُوٓا۟ labithū mereka berdiam
أَمَدًۭا amadan panjang/lama

Ayat 13 - Surah Al-Kahf: 11 kata

نَّحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ ءَامَنُوا۟ بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَـٰهُمْ هُدًۭى

Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.

نَّحْنُ naḥnu Kami
نَقُصُّ naquṣṣu Kami kisahkan
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kepadamu
نَبَأَهُم naba-ahum cerita mereka
بِٱلْحَقِّ ۚ bil-ḥaqi dengan sebenarnya
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
فِتْيَةٌ fit'yatun pemuda-pemuda
ءَامَنُوا۟ āmanū mereka beriman
بِرَبِّهِمْ birabbihim dengan/kepada Tuhan mereka
وَزِدْنَـٰهُمْ wazid'nāhum dan Kami tambahkan mereka
هُدًۭى hudan petunjuk

Ayat 14 - Surah Al-Kahf: 19 kata

وَرَبَطْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ إِذْ قَامُوا۟ فَقَالُوا۟ رَبُّنَا رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ لَن نَّدْعُوَا۟ مِن دُونِهِۦٓ إِلَـٰهًۭا ۖ لَّقَدْ قُلْنَآ إِذًۭا شَطَطًا

Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran".

وَرَبَطْنَا warabaṭnā dan Kami meneguhkan
عَلَىٰ ʿalā atas
قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka
إِذْ idh tatkala
قَامُوا۟ qāmū mereka berdiri
فَقَالُوا۟ faqālū maka/lalu mereka berkata
رَبُّنَا rabbunā Tuhan kami
رَبُّ rabbu Tuhan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
لَن lan tidak
نَّدْعُوَا۟ nadʿuwā kami menyeru
مِن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain Dia
إِلَـٰهًۭا ۖ ilāhan Tuhan
لَّقَدْ laqad sesungguhnya
قُلْنَآ qul'nā kami telah mengatakan
إِذًۭا idhan jika demikian
شَطَطًا shaṭaṭan jauh dari kebenaran

Ayat 15 - Surah Al-Kahf: 18 kata

هَـٰٓؤُلَآءِ قَوْمُنَا ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةًۭ ۖ لَّوْلَا يَأْتُونَ عَلَيْهِم بِسُلْطَـٰنٍۭ بَيِّنٍۢ ۖ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًۭا

Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?

هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka ini
قَوْمُنَا qawmunā kaum kami
ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū mereka mengambil/menjadikan
مِن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain Dia
ءَالِهَةًۭ ۖ ālihatan tuhan-tuhan
لَّوْلَا lawlā mengapa tidak
يَأْتُونَ yatūna mereka datang/kemukakan
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
بِسُلْطَـٰنٍۭ bisul'ṭānin dengan alasan/kekuasaan
بَيِّنٍۢ ۖ bayyinin terang/nyata
فَمَنْ faman maka siapa
أَظْلَمُ aẓlamu lebih zalim
مِمَّنِ mimmani daripada orang
ٱفْتَرَىٰ if'tarā mengada-adakan
عَلَى ʿalā atas/terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَذِبًۭا kadhiban kedustaan

Ayat 16 - Surah Al-Kahf: 19 kata

وَإِذِ ٱعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ فَأْوُۥٓا۟ إِلَى ٱلْكَهْفِ يَنشُرْ لَكُمْ رَبُّكُم مِّن رَّحْمَتِهِۦ وَيُهَيِّئْ لَكُم مِّنْ أَمْرِكُم مِّرْفَقًۭا

Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.

وَإِذِ wa-idhi dan apabila
ٱعْتَزَلْتُمُوهُمْ iʿ'tazaltumūhum kamu meninggalkan mereka
وَمَا wamā dan apa
يَعْبُدُونَ yaʿbudūna mereka sembah
إِلَّا illā melainkan
ٱللَّهَ l-laha Allah
فَأْوُۥٓا۟ fawū maka carilah tempat perlindungan
إِلَى ilā kedalam
ٱلْكَهْفِ l-kahfi gua
يَنشُرْ yanshur akan menyebarkan/melimpahkan
لَكُمْ lakum bagi kalian
رَبُّكُم rabbukum Tuhan kalian
مِّن min dari
رَّحْمَتِهِۦ raḥmatihi rahmatNya
وَيُهَيِّئْ wayuhayyi dan Dia akan menyediakan
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنْ min dari
أَمْرِكُم amrikum urusanmu
مِّرْفَقًۭا mir'faqan suatu yang berguna

Ayat 17 - Surah Al-Kahf: 34 kata

۞ وَتَرَى ٱلشَّمْسَ إِذَا طَلَعَت تَّزَٰوَرُ عَن كَهْفِهِمْ ذَاتَ ٱلْيَمِينِ وَإِذَا غَرَبَت تَّقْرِضُهُمْ ذَاتَ ٱلشِّمَالِ وَهُمْ فِى فَجْوَةٍۢ مِّنْهُ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ ۗ مَن يَهْدِ ٱللَّهُ فَهُوَ ٱلْمُهْتَدِ ۖ وَمَن يُضْلِلْ فَلَن تَجِدَ لَهُۥ وَلِيًّۭا مُّرْشِدًۭا

Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

۞ وَتَرَى watarā dan kamu akan melihat
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
إِذَا idhā ketika
طَلَعَت ṭalaʿat ia terbit
تَّزَٰوَرُ tazāwaru miring/condong
عَن ʿan dari
كَهْفِهِمْ kahfihim gua mereka
ذَاتَ dhāta disebelah
ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan
وَإِذَا wa-idhā dan ketika
غَرَبَت gharabat ia terbenam
تَّقْرِضُهُمْ taqriḍuhum meninggalkan mereka
ذَاتَ dhāta disebelah
ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri
وَهُمْ wahum dan mereka
فِى fī dalam
فَجْوَةٍۢ fajwatin tempat yang lurus
مِّنْهُ ۚ min'hu daripadanya (gua)
ذَٰلِكَ dhālika demikian
مِنْ min dari
ءَايَـٰتِ āyāti tanda-tanda
ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah
مَن man barang siapa
يَهْدِ yahdi memberi petunjuk
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَهُوَ fahuwa maka dia
ٱلْمُهْتَدِ ۖ l-muh'tadi orang yang mendapat petunjuk
وَمَن waman dan barang siapa
يُضْلِلْ yuḍ'lil Dia sesatkan
فَلَن falan maka tidak akan
تَجِدَ tajida kamu mendapatkan
لَهُۥ lahu baginya/kepadanya
وَلِيًّۭا waliyyan pemimpin
مُّرْشِدًۭا mur'shidan yang memberi petunjuk

Ayat 18 - Surah Al-Kahf: 22 kata

وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًۭا وَهُمْ رُقُودٌۭ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ ٱلْيَمِينِ وَذَاتَ ٱلشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُم بَـٰسِطٌۭ ذِرَاعَيْهِ بِٱلْوَصِيدِ ۚ لَوِ ٱطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًۭا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًۭا

Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.

وَتَحْسَبُهُمْ wataḥsabuhum dan kamu mengira
أَيْقَاظًۭا ayqāẓan bangun
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
رُقُودٌۭ ۚ ruqūdun tidur
وَنُقَلِّبُهُمْ wanuqallibuhum dan Kami membolak-balikkan mereka
ذَاتَ dhāta sebelah
ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan
وَذَاتَ wadhāta dan sebelah
ٱلشِّمَالِ ۖ l-shimāli kiri
وَكَلْبُهُم wakalbuhum dan/sedang anjing mereka
بَـٰسِطٌۭ bāsiṭun mengulurkan
ذِرَاعَيْهِ dhirāʿayhi kedua lengannya
بِٱلْوَصِيدِ ۚ bil-waṣīdi dihalaman (pintu gua)
لَوِ lawi jika
ٱطَّلَعْتَ iṭṭalaʿta kamu melihat
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
لَوَلَّيْتَ lawallayta tentu kamu berpaling
مِنْهُمْ min'hum dari mereka
فِرَارًۭا firāran melarikan diri
وَلَمُلِئْتَ walamuli'ta dan tentu kamu dipenuhi
مِنْهُمْ min'hum dari/terhadap mereka
رُعْبًۭا ruʿ'ban ketakutan

Ayat 19 - Surah Al-Kahf: 38 kata

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَـٰهُمْ لِيَتَسَآءَلُوا۟ بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَآئِلٌۭ مِّنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا۟ لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍۢ ۚ قَالُوا۟ رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَٱبْعَثُوٓا۟ أَحَدَكُم بِوَرِقِكُمْ هَـٰذِهِۦٓ إِلَى ٱلْمَدِينَةِ فَلْيَنظُرْ أَيُّهَآ أَزْكَىٰ طَعَامًۭا فَلْيَأْتِكُم بِرِزْقٍۢ مِّنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا

Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
بَعَثْنَـٰهُمْ baʿathnāhum Kami bangunkan mereka
لِيَتَسَآءَلُوا۟ liyatasāalū agar mereka saling bertanya
بَيْنَهُمْ ۚ baynahum diantara mereka
قَالَ qāla berkata
قَآئِلٌۭ qāilun seorang yang berkata
مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka
كَمْ kam berapa
لَبِثْتُمْ ۖ labith'tum kamu berdiam
قَالُوا۟ qālū mereka berkata/menjawab
لَبِثْنَا labith'nā kami berdiam
يَوْمًا yawman hari
أَوْ aw atau
بَعْضَ baʿḍa sebagian
يَوْمٍۢ ۚ yawmin hari
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan apa
لَبِثْتُمْ labith'tum kamu berdiam
فَٱبْعَثُوٓا۟ fa-ib'ʿathū maka suruhlah
أَحَدَكُم aḥadakum salah seorang diantara kamu
بِوَرِقِكُمْ biwariqikum dengan uang perakmu
هَـٰذِهِۦٓ hādhihi ini
إِلَى ilā ke
ٱلْمَدِينَةِ l-madīnati kota
فَلْيَنظُرْ falyanẓur maka lihatlah/perlihatkan
أَيُّهَآ ayyuhā manakah
أَزْكَىٰ azkā lebih suci/bersih
طَعَامًۭا ṭaʿāman makanan
فَلْيَأْتِكُم falyatikum maka hendaklah dia membawa untukmu
بِرِزْقٍۢ biriz'qin dengan/sebagian rezki
مِّنْهُ min'hu daripadanya
وَلْيَتَلَطَّفْ walyatalaṭṭaf dan hendaklah dia bersikap lemah lembut
وَلَا walā dan janganlah
يُشْعِرَنَّ yush'ʿiranna dia memberitahukan
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
أَحَدًا aḥadan satu/seorang

Ayat 20 - Surah Al-Kahf: 13 kata

إِنَّهُمْ إِن يَظْهَرُوا۟ عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِى مِلَّتِهِمْ وَلَن تُفْلِحُوٓا۟ إِذًا أَبَدًۭا

Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya".

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya
إِن in jika
يَظْهَرُوا۟ yaẓharū mereka melihat/mengetahui
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
يَرْجُمُوكُمْ yarjumūkum mereka akan melempar kamu
أَوْ aw atau
يُعِيدُوكُمْ yuʿīdūkum mereka akan mengembalikan
فِى fī dalam
مِلَّتِهِمْ millatihim agama mereka
وَلَن walan dan tidak
تُفْلِحُوٓا۟ tuf'liḥū kamu beruntung
إِذًا idhan jika demikian
أَبَدًۭا abadan selama-lamanya

Ayat 21 - Surah Al-Kahf: 32 kata

وَكَذَٰلِكَ أَعْثَرْنَا عَلَيْهِمْ لِيَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ وَأَنَّ ٱلسَّاعَةَ لَا رَيْبَ فِيهَآ إِذْ يَتَنَـٰزَعُونَ بَيْنَهُمْ أَمْرَهُمْ ۖ فَقَالُوا۟ ٱبْنُوا۟ عَلَيْهِم بُنْيَـٰنًۭا ۖ رَّبُّهُمْ أَعْلَمُ بِهِمْ ۚ قَالَ ٱلَّذِينَ غَلَبُوا۟ عَلَىٰٓ أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِم مَّسْجِدًۭا

Dan demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang itu berkata: "Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka". Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: "Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya".

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
أَعْثَرْنَا aʿtharnā Kami perlihatkan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
لِيَعْلَمُوٓا۟ liyaʿlamū agar mereka mengetahui
أَنَّ anna bahwasanya
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
حَقٌّۭ ḥaqqun benar
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata kiamat
لَا lā tidak ada
رَيْبَ rayba keraguan
فِيهَآ fīhā didalamnya/padanya
إِذْ idh ketika
يَتَنَـٰزَعُونَ yatanāzaʿūna mereka berbantah/berselisih
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
أَمْرَهُمْ ۖ amrahum urusan mereka
فَقَالُوا۟ faqālū maka mereka berkata
ٱبْنُوا۟ ib'nū bangunan/didirikan
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
بُنْيَـٰنًۭا ۖ bun'yānan bangunan
رَّبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِهِمْ ۚ bihim dengan/tentang mereka
قَالَ qāla berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
غَلَبُوا۟ ghalabū (mereka) mengalahkan/menguasai
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَمْرِهِمْ amrihim urusan mereka
لَنَتَّخِذَنَّ lanattakhidhanna sungguh pasti akan jadikan
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
مَّسْجِدًۭا masjidan tempat beribadah

Ayat 22 - Surah Al-Kahf: 33 kata

سَيَقُولُونَ ثَلَـٰثَةٌۭ رَّابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌۭ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًۢا بِٱلْغَيْبِ ۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌۭ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُل رَّبِّىٓ أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِم مَّا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌۭ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَآءًۭ ظَـٰهِرًۭا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِم مِّنْهُمْ أَحَدًۭا

Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya", sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: "(jumlah mereka) tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnya". Katakanlah: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka.

سَيَقُولُونَ sayaqūlūna mereka akan mengatakan
ثَلَـٰثَةٌۭ thalāthatun bertiga/tiga orang
رَّابِعُهُمْ rābiʿuhum keempat mereka
كَلْبُهُمْ kalbuhum anjing mereka
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka mengatakan
خَمْسَةٌۭ khamsatun berlima/lima orang
سَادِسُهُمْ sādisuhum keenam mereka
كَلْبُهُمْ kalbuhum anjing mereka
رَجْمًۢا rajman terkaan
بِٱلْغَيْبِ ۖ bil-ghaybi dengan/terhadap yang gaib
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka mengatakan
سَبْعَةٌۭ sabʿatun bertujuh/tujuh orang
وَثَامِنُهُمْ wathāminuhum dan kedelapan mereka
كَلْبُهُمْ ۚ kalbuhum anjing mereka
قُل qul katakanlah
رَّبِّىٓ rabbī Tuhanku
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِعِدَّتِهِم biʿiddatihim dengan/tentang bilangan/jumlah mereka
مَّا mā tidak ada
يَعْلَمُهُمْ yaʿlamuhum mengetahui mereka
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلٌۭ ۗ qalīlun sedikit
فَلَا falā maka janganlah
تُمَارِ tumāri kamu bertengkar
فِيهِمْ fīhim tentang mereka
إِلَّا illā kecuali
مِرَآءًۭ mirāan pertengkaran
ظَـٰهِرًۭا ẓāhiran lahir
وَلَا walā dan jangan
تَسْتَفْتِ tastafti kamu menanyakan
فِيهِم fīhim tentang mereka
مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka
أَحَدًۭا aḥadan satu/seorang

Ayat 23 - Surah Al-Kahf: 7 kata

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَا۟ىْءٍ إِنِّى فَاعِلٌۭ ذَٰلِكَ غَدًا

Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi,

وَلَا walā dan jangan
تَقُولَنَّ taqūlanna kamu mengatakan
لِشَا۟ىْءٍ lishāy'in kepada sesuatu
إِنِّى innī sesungguhnya aku
فَاعِلٌۭ fāʿilun mengerjakan
ذَٰلِكَ dhālika itu
غَدًا ghadan besok

Ayat 24 - Surah Al-Kahf: 17 kata

إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ ۚ وَٱذْكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰٓ أَن يَهْدِيَنِ رَبِّى لِأَقْرَبَ مِنْ هَـٰذَا رَشَدًۭا

kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini".

إِلَّآ illā melainkan
أَن an bahwa
يَشَآءَ yashāa menghendaki
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
وَٱذْكُر wa-udh'kur dan ingatlah
رَّبَّكَ rabbaka Tuhanmu
إِذَا idhā jika
نَسِيتَ nasīta kamu lupa
وَقُلْ waqul dan katakanlah
عَسَىٰٓ ʿasā mudah-mudahan
أَن an akan
يَهْدِيَنِ yahdiyani memberi petunjuk kepadaku
رَبِّى rabbī Tuhanku
لِأَقْرَبَ li-aqraba untuk yang lebih dekat
مِنْ min dari
هَـٰذَا hādhā ini
رَشَدًۭا rashadan petunjuk/kebenaran

Ayat 25 - Surah Al-Kahf: 8 kata

وَلَبِثُوا۟ فِى كَهْفِهِمْ ثَلَـٰثَ مِا۟ئَةٍۢ سِنِينَ وَٱزْدَادُوا۟ تِسْعًۭا

Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).

وَلَبِثُوا۟ walabithū mereka berdiam
فِى fī dalam
كَهْفِهِمْ kahfihim gua mereka
ثَلَـٰثَ thalātha tiga
مِا۟ئَةٍۢ mi-atin ratus
سِنِينَ sinīna beberapa tahun
وَٱزْدَادُوا۟ wa-iz'dādū dan mereka menambahkan
تِسْعًۭا tis'ʿan sembilan

Ayat 26 - Surah Al-Kahf: 23 kata

قُلِ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثُوا۟ ۖ لَهُۥ غَيْبُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ أَبْصِرْ بِهِۦ وَأَسْمِعْ ۚ مَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَلِىٍّۢ وَلَا يُشْرِكُ فِى حُكْمِهِۦٓ أَحَدًۭا

Katakanlah: "Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain dari pada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan".

قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan apa/berapa lama
لَبِثُوا۟ ۖ labithū mereka berdiam
لَهُۥ lahu bagi Nya
غَيْبُ ghaybu kegaiban
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
أَبْصِرْ abṣir alangkah terang penglihatan
بِهِۦ bihi denganNya
وَأَسْمِعْ ۚ wa-asmiʿ dan alangkah tajam pendengaran
مَا mā tidak ada
لَهُم lahum bagi mereka
مِّن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia
مِن min dari
وَلِىٍّۢ waliyyin seorang pelindung
وَلَا walā dan tidak
يُشْرِكُ yush'riku Dia bersekutu
فِى fī dalam
حُكْمِهِۦٓ ḥuk'mihi hukum-Nya/keputusan-Nya
أَحَدًۭا aḥadan seseorang

Ayat 27 - Surah Al-Kahf: 15 kata

وَٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِن كِتَابِ رَبِّكَ ۖ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَـٰتِهِۦ وَلَن تَجِدَ مِن دُونِهِۦ مُلْتَحَدًۭا

Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Quran). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya.

وَٱتْلُ wa-ut'lu dan bacakanlah
مَآ mā apa
أُوحِىَ ūḥiya diwahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
مِن min dari
كِتَابِ kitābi Kitab
رَبِّكَ ۖ rabbika Tuhanmu
لَا lā tidak ada
مُبَدِّلَ mubaddila dapat merubah
لِكَلِمَـٰتِهِۦ likalimātihi bagi kalimat-kalimatNya
وَلَن walan dan tidak
تَجِدَ tajida kamu mendapatkan
مِن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain-Nya
مُلْتَحَدًۭا mul'taḥadan tempat berlindung

Ayat 28 - Surah Al-Kahf: 30 kata

وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُۥ عَن ذِكْرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًۭا

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

وَٱصْبِرْ wa-iṣ'bir dan bersabarlah
نَفْسَكَ nafsaka dirimu
مَعَ maʿa bersama-sama
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَدْعُونَ yadʿūna (mereka) menyeru
رَبَّهُم rabbahum Tuhan mereka
بِٱلْغَدَوٰةِ bil-ghadati di waktu pagi
وَٱلْعَشِىِّ wal-ʿashiyi dan petang
يُرِيدُونَ yurīdūna mereka menghendaki/mengharapkan
وَجْهَهُۥ ۖ wajhahu wajah/keridhaan-Nya
وَلَا walā dan jangan
تَعْدُ taʿdu kamu melewati batas/berpaling
عَيْنَاكَ ʿaynāka kedua matamu
عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka
تُرِيدُ turīdu kamu menghendaki
زِينَةَ zīnata perhiasan
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖ l-dun'yā dunia
وَلَا walā dan jangan
تُطِعْ tuṭiʿ kamu taat/mengikuti
مَنْ man orang
أَغْفَلْنَا aghfalnā Kami telah lalaikan
قَلْبَهُۥ qalbahu hatinya
عَن ʿan dari
ذِكْرِنَا dhik'rinā mengingat Kami
وَٱتَّبَعَ wa-ittabaʿa dan dia mengikuti
هَوَىٰهُ hawāhu hawa nafsunya
وَكَانَ wakāna dan adalah
أَمْرُهُۥ amruhu urusannya
فُرُطًۭا furuṭan melewati batas

Ayat 29 - Surah Al-Kahf: 28 kata

وَقُلِ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَآءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَآءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلظَّـٰلِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا۟ يُغَاثُوا۟ بِمَآءٍۢ كَٱلْمُهْلِ يَشْوِى ٱلْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ ٱلشَّرَابُ وَسَآءَتْ مُرْتَفَقًا

Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

وَقُلِ waquli dan katakanlah
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu kebenaran
مِن min dari
رَّبِّكُمْ ۖ rabbikum Tuhan kalian
فَمَن faman maka barangsiapa
شَآءَ shāa menghendaki
فَلْيُؤْمِن falyu'min maka berimanlah
وَمَن waman dan barang siapa
شَآءَ shāa menghendaki
فَلْيَكْفُرْ ۚ falyakfur maka kafirlah
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَعْتَدْنَا aʿtadnā Kami telah menyediakan
لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim
نَارًا nāran neraka
أَحَاطَ aḥāṭa meliputi
بِهِمْ bihim dengan mereka
سُرَادِقُهَا ۚ surādiquhā asapnya/gejolaknya
وَإِن wa-in dan jika
يَسْتَغِيثُوا۟ yastaghīthū mereka meminta minum
يُغَاثُوا۟ yughāthū mereka diberi minum
بِمَآءٍۢ bimāin dengan air
كَٱلْمُهْلِ kal-muh'li seperti logam yang mendidih
يَشْوِى yashwī menghanguskan
ٱلْوُجُوهَ ۚ l-wujūha wajah-wajah
بِئْسَ bi'sa paling jelek
ٱلشَّرَابُ l-sharābu minuman
وَسَآءَتْ wasāat dan paling buruk
مُرْتَفَقًا mur'tafaqan tempat istirahat

Ayat 30 - Surah Al-Kahf: 12 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا

Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mengerjakan/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
لَا lā tidak
نُضِيعُ nuḍīʿu Kami menyia-nyiakan
أَجْرَ ajra pahala
مَنْ man orang
أَحْسَنَ aḥsana lebih baik
عَمَلًا ʿamalan amal(nya)

Ayat 31 - Surah Al-Kahf: 28 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ جَنَّـٰتُ عَدْنٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهِمُ ٱلْأَنْهَـٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍۢ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًۭا مِّن سُندُسٍۢ وَإِسْتَبْرَقٍۢ مُّتَّكِـِٔينَ فِيهَا عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ ۚ نِعْمَ ٱلثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًۭا

Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga 'Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang mas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah;

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
جَنَّـٰتُ jannātu surga
عَدْنٍۢ ʿadnin 'Adn
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهِمُ taḥtihimu bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
يُحَلَّوْنَ yuḥallawna mereka diberi perhiasan
فِيهَا fīhā didalamnya
مِنْ min dari
أَسَاوِرَ asāwira gelang-gelang
مِن min dari
ذَهَبٍۢ dhahabin emas
وَيَلْبَسُونَ wayalbasūna dan mereka memakai
ثِيَابًا thiyāban pakaian
خُضْرًۭا khuḍ'ran hijau
مِّن min dari
سُندُسٍۢ sundusin sutra halus
وَإِسْتَبْرَقٍۢ wa-is'tabraqin dan sutra tebal
مُّتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka duduk
فِيهَا fīhā didalamnya
عَلَى ʿalā diatas
ٱلْأَرَآئِكِ ۚ l-arāiki kursi panjang yang indah
نِعْمَ niʿ'ma sebaik-baik nikmat
ٱلثَّوَابُ l-thawābu pahala
وَحَسُنَتْ waḥasunat dan bagus/indah
مُرْتَفَقًۭا mur'tafaqan tempat istirahat

Ayat 32 - Surah Al-Kahf: 14 kata

۞ وَٱضْرِبْ لَهُم مَّثَلًۭا رَّجُلَيْنِ جَعَلْنَا لِأَحَدِهِمَا جَنَّتَيْنِ مِنْ أَعْنَـٰبٍۢ وَحَفَفْنَـٰهُمَا بِنَخْلٍۢ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمَا زَرْعًۭا

Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang.

۞ وَٱضْرِبْ wa-iḍ'rib dan buatlah
لَهُم lahum bagi mereka
مَّثَلًۭا mathalan perumpamaan
رَّجُلَيْنِ rajulayni dua orang laki-laki
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan
لِأَحَدِهِمَا li-aḥadihimā bagi seorang diantara keduanya
جَنَّتَيْنِ jannatayni dua kebun
مِنْ min dari
أَعْنَـٰبٍۢ aʿnābin anggur
وَحَفَفْنَـٰهُمَا waḥafafnāhumā dan Kami keliling keduanya
بِنَخْلٍۢ binakhlin dengan pohon kurma
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya
زَرْعًۭا zarʿan tanaman/ladang

Ayat 33 - Surah Al-Kahf: 11 kata

كِلْتَا ٱلْجَنَّتَيْنِ ءَاتَتْ أُكُلَهَا وَلَمْ تَظْلِم مِّنْهُ شَيْـًۭٔا ۚ وَفَجَّرْنَا خِلَـٰلَهُمَا نَهَرًۭا

Kedua buah kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu,

كِلْتَا kil'tā itu kedua
ٱلْجَنَّتَيْنِ l-janatayni kedua kebun
ءَاتَتْ ātat mendatangkan/menghasilkan
أُكُلَهَا ukulahā makanannya/buahnya
وَلَمْ walam dan tidak
تَظْلِم taẓlim aniaya/berkurang
مِّنْهُ min'hu daripadanya
شَيْـًۭٔا ۚ shayan sesuatu/sedikitpun
وَفَجَّرْنَا wafajjarnā dan Kami pancarkan
خِلَـٰلَهُمَا khilālahumā sela-sela keduanya
نَهَرًۭا naharan sungai

Ayat 34 - Surah Al-Kahf: 13 kata

وَكَانَ لَهُۥ ثَمَرٌۭ فَقَالَ لِصَـٰحِبِهِۦ وَهُوَ يُحَاوِرُهُۥٓ أَنَا۠ أَكْثَرُ مِنكَ مَالًۭا وَأَعَزُّ نَفَرًۭا

dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mukmin) ketika bercakap-cakap dengan dia: "Hartaku lebih banyak dari pada hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat"

وَكَانَ wakāna dan adalah dia
لَهُۥ lahu baginya
ثَمَرٌۭ thamarun buah-buahan
فَقَالَ faqāla maka/lalu dia berkata
لِصَـٰحِبِهِۦ liṣāḥibihi kepada kawannya
وَهُوَ wahuwa dan dia
يُحَاوِرُهُۥٓ yuḥāwiruhu bercakap-cakap dengannya
أَنَا۠ anā aku
أَكْثَرُ aktharu lebih banyak
مِنكَ minka daripada kamu
مَالًۭا mālan harta
وَأَعَزُّ wa-aʿazzu dan lebih gagah
نَفَرًۭا nafaran golongan/pengikut

Ayat 35 - Surah Al-Kahf: 12 kata

وَدَخَلَ جَنَّتَهُۥ وَهُوَ ظَالِمٌۭ لِّنَفْسِهِۦ قَالَ مَآ أَظُنُّ أَن تَبِيدَ هَـٰذِهِۦٓ أَبَدًۭا

Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata: "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya,

وَدَخَلَ wadakhala dan dia masuki
جَنَّتَهُۥ jannatahu kebunnya
وَهُوَ wahuwa dan/sedang dia
ظَالِمٌۭ ẓālimun zalim
لِّنَفْسِهِۦ linafsihi kepada dirinya sendiri
قَالَ qāla dia berkata
مَآ mā tidak
أَظُنُّ aẓunnu aku mengira
أَن an bahwa
تَبِيدَ tabīda akan binasa
هَـٰذِهِۦٓ hādhihi ini
أَبَدًۭا abadan selama-lamanya

Ayat 36 - Surah Al-Kahf: 12 kata

وَمَآ أَظُنُّ ٱلسَّاعَةَ قَآئِمَةًۭ وَلَئِن رُّدِدتُّ إِلَىٰ رَبِّى لَأَجِدَنَّ خَيْرًۭا مِّنْهَا مُنقَلَبًۭا

dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku kembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik dari pada kebun-kebun itu".

وَمَآ wamā dan tidak
أَظُنُّ aẓunnu aku mengira
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata hari kiamat
قَآئِمَةًۭ qāimatan berdiri/akan datang
وَلَئِن wala-in dan jika
رُّدِدتُّ rudidttu aku dikembalikan
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّى rabbī Tuhanku
لَأَجِدَنَّ la-ajidanna pasti aku akan mendapat
خَيْرًۭا khayran lebih baik
مِّنْهَا min'hā darinya
مُنقَلَبًۭا munqalaban tempat kembali

Ayat 37 - Surah Al-Kahf: 16 kata

قَالَ لَهُۥ صَاحِبُهُۥ وَهُوَ يُحَاوِرُهُۥٓ أَكَفَرْتَ بِٱلَّذِى خَلَقَكَ مِن تُرَابٍۢ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍۢ ثُمَّ سَوَّىٰكَ رَجُلًۭا

Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya -- sedang dia bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna?

قَالَ qāla berkata
لَهُۥ lahu kepadanya
صَاحِبُهُۥ ṣāḥibuhu kawannya
وَهُوَ wahuwa dan dia
يُحَاوِرُهُۥٓ yuḥāwiruhu bercakap-cakap dengannya
أَكَفَرْتَ akafarta apakah kamu ingkar
بِٱلَّذِى bi-alladhī dengan yang
خَلَقَكَ khalaqaka telah menciptakan kamu
مِن min dari
تُرَابٍۢ turābin tanah
ثُمَّ thumma kemudian
مِن min dari
نُّطْفَةٍۢ nuṭ'fatin setetes air mani
ثُمَّ thumma kemudian
سَوَّىٰكَ sawwāka Dia sempurnakan kamu
رَجُلًۭا rajulan seorang laki-laki

Ayat 38 - Surah Al-Kahf: 8 kata

لَّـٰكِنَّا۠ هُوَ ٱللَّهُ رَبِّى وَلَآ أُشْرِكُ بِرَبِّىٓ أَحَدًۭا

Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku.

لَّـٰكِنَّا۠ lākinnā tetapi aku
هُوَ huwa Dia
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَبِّى rabbī Tuhanku
وَلَآ walā dan tidak
أُشْرِكُ ush'riku aku mempersekutukan
بِرَبِّىٓ birabbī dengan Tuhanku
أَحَدًۭا aḥadan seorang

Ayat 39 - Surah Al-Kahf: 19 kata

وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًۭا وَوَلَدًۭا

Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan,

وَلَوْلَآ walawlā dan mengapa tidak
إِذْ idh ketika
دَخَلْتَ dakhalta kamu memasuki
جَنَّتَكَ jannataka kebunmu
قُلْتَ qul'ta kamu mengatakan
مَا mā apa yang
شَآءَ shāa menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَا lā tidak ada
قُوَّةَ quwwata kekuatan
إِلَّا illā kecuali
بِٱللَّهِ ۚ bil-lahi dengan Allah
إِن in jika
تَرَنِ tarani kamu menganggap aku
أَنَا۠ anā aku
أَقَلَّ aqalla lebih sedikit
مِنكَ minka darimu
مَالًۭا mālan harta
وَوَلَدًۭا wawaladan dan anak-anak

Ayat 40 - Surah Al-Kahf: 15 kata

فَعَسَىٰ رَبِّىٓ أَن يُؤْتِيَنِ خَيْرًۭا مِّن جَنَّتِكَ وَيُرْسِلَ عَلَيْهَا حُسْبَانًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ فَتُصْبِحَ صَعِيدًۭا زَلَقًا

maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik dari pada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (petir) dari langit kepada kebunmu; hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin;

فَعَسَىٰ faʿasā maka mudah-mudahan
رَبِّىٓ rabbī Tuhanku
أَن an akan
يُؤْتِيَنِ yu'tiyani memberikan kepadaku
خَيْرًۭا khayran lebih baik
مِّن min dari
جَنَّتِكَ jannatika kebunmu
وَيُرْسِلَ wayur'sila dan Dia akan mengirimkan
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
حُسْبَانًۭا ḥus'bānan perhitungan (petir)
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
فَتُصْبِحَ fatuṣ'biḥa maka jadilah ia
صَعِيدًۭا ṣaʿīdan tanah
زَلَقًا zalaqan licin

Ayat 41 - Surah Al-Kahf: 8 kata

أَوْ يُصْبِحَ مَآؤُهَا غَوْرًۭا فَلَن تَسْتَطِيعَ لَهُۥ طَلَبًۭا

atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi".

أَوْ aw atau
يُصْبِحَ yuṣ'biḥa menjadi
مَآؤُهَا māuhā airnya
غَوْرًۭا ghawran surut
فَلَن falan maka tidak
تَسْتَطِيعَ tastaṭīʿa kamu dapat/kuasa
لَهُۥ lahu baginya(air)
طَلَبًۭا ṭalaban mencarinya/mendapatkannya

Ayat 42 - Surah Al-Kahf: 19 kata

وَأُحِيطَ بِثَمَرِهِۦ فَأَصْبَحَ يُقَلِّبُ كَفَّيْهِ عَلَىٰ مَآ أَنفَقَ فِيهَا وَهِىَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا وَيَقُولُ يَـٰلَيْتَنِى لَمْ أُشْرِكْ بِرَبِّىٓ أَحَدًۭا

Dan harta kekayaannya dibinasakan; lalu ia membulak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang ia telah belanjakan untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata: "Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku".

وَأُحِيطَ wa-uḥīṭa dan diliputi(dibinasakan)
بِثَمَرِهِۦ bithamarihi dengan buahnya(kekayaanya)
فَأَصْبَحَ fa-aṣbaḥa maka jadilah dia
يُقَلِّبُ yuqallibu dia membolak-balik
كَفَّيْهِ kaffayhi kedua tapak tangannya
عَلَىٰ ʿalā atas
مَآ mā apa yang
أَنفَقَ anfaqa dia belanjakan
فِيهَا fīhā padanya
وَهِىَ wahiya dan dia (pohon anggur)
خَاوِيَةٌ khāwiyatun roboh
عَلَىٰ ʿalā atas
عُرُوشِهَا ʿurūshihā atapnya
وَيَقُولُ wayaqūlu dan dia berkata
يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī kiranya dulu
لَمْ lam tidak
أُشْرِكْ ush'rik aku mempersekutukan
بِرَبِّىٓ birabbī dengan Tuhanku
أَحَدًۭا aḥadan seseorang

Ayat 43 - Surah Al-Kahf: 11 kata

وَلَمْ تَكُن لَّهُۥ فِئَةٌۭ يَنصُرُونَهُۥ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَمَا كَانَ مُنتَصِرًا

Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang akan menolongnya selain Allah; dan sekali-kali ia tidak dapat membela dirinya.

وَلَمْ walam dan tidak
تَكُن takun ada
لَّهُۥ lahu baginya
فِئَةٌۭ fi-atun segolongan
يَنصُرُونَهُۥ yanṣurūnahu mereka menolongnya
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
مُنتَصِرًا muntaṣiran pertolongan

Ayat 44 - Surah Al-Kahf: 9 kata

هُنَالِكَ ٱلْوَلَـٰيَةُ لِلَّهِ ٱلْحَقِّ ۚ هُوَ خَيْرٌۭ ثَوَابًۭا وَخَيْرٌ عُقْبًۭا

Di sana pertolongan itu hanya dari Allah Yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan.

هُنَالِكَ hunālika di sana
ٱلْوَلَـٰيَةُ l-walāyatu pertolongan
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلْحَقِّ ۚ l-ḥaqi benar
هُوَ huwa Dia
خَيْرٌۭ khayrun sebaik-baik
ثَوَابًۭا thawāban pahala
وَخَيْرٌ wakhayrun dan sebaik-baik
عُقْبًۭا ʿuq'ban balasan

Ayat 45 - Surah Al-Kahf: 23 kata

وَٱضْرِبْ لَهُم مَّثَلَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا كَمَآءٍ أَنزَلْنَـٰهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ فَٱخْتَلَطَ بِهِۦ نَبَاتُ ٱلْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًۭا تَذْرُوهُ ٱلرِّيَـٰحُ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ مُّقْتَدِرًا

Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu.

وَٱضْرِبْ wa-iḍ'rib dan buatlah
لَهُم lahum bagi mereka
مَّثَلَ mathala perumpamaan
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
كَمَآءٍ kamāin seperti air (hujan)
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami turunkannya
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
فَٱخْتَلَطَ fa-ikh'talaṭa maka bercampur (jadi subur)
بِهِۦ bihi denganya
نَبَاتُ nabātu tumbuh-tumbuhan
ٱلْأَرْضِ l-arḍi di muka bumi
فَأَصْبَحَ fa-aṣbaḥa maka/lalu ia menjadi
هَشِيمًۭا hashīman kering
تَذْرُوهُ tadhrūhu menerbangkannya
ٱلرِّيَـٰحُ ۗ l-riyāḥu angin
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
مُّقْتَدِرًا muq'tadiran berkuasa

Ayat 46 - Surah Al-Kahf: 13 kata

ٱلْمَالُ وَٱلْبَنُونَ زِينَةُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱلْبَـٰقِيَـٰتُ ٱلصَّـٰلِحَـٰتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًۭا وَخَيْرٌ أَمَلًۭا

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.

ٱلْمَالُ al-mālu harta
وَٱلْبَنُونَ wal-banūna dan anak-anak
زِينَةُ zīnatu perhiasan
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖ l-dun'yā dunia
وَٱلْبَـٰقِيَـٰتُ wal-bāqiyātu dan yang tetap/kekal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتُ l-ṣāliḥātu kebajikan(amal saleh)
خَيْرٌ khayrun lebih baik
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
ثَوَابًۭا thawāban pahala
وَخَيْرٌ wakhayrun dan lebih baik
أَمَلًۭا amalan harapan

Ayat 47 - Surah Al-Kahf: 11 kata

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ ٱلْجِبَالَ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ بَارِزَةًۭ وَحَشَرْنَـٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًۭا

Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
نُسَيِّرُ nusayyiru Kami jalankan
ٱلْجِبَالَ l-jibāla gunung-gunung
وَتَرَى watarā dan kamu akan melihat
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
بَارِزَةًۭ bārizatan nyata/rata
وَحَشَرْنَـٰهُمْ waḥasharnāhum dan Kami kumpulkan mereka
فَلَمْ falam maka tidak
نُغَادِرْ nughādir Kami tinggalkan
مِنْهُمْ min'hum diantara mereka
أَحَدًۭا aḥadan seseorang

Ayat 48 - Surah Al-Kahf: 16 kata

وَعُرِضُوا۟ عَلَىٰ رَبِّكَ صَفًّۭا لَّقَدْ جِئْتُمُونَا كَمَا خَلَقْنَـٰكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍۭ ۚ بَلْ زَعَمْتُمْ أَلَّن نَّجْعَلَ لَكُم مَّوْعِدًۭا

Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (memenuhi) perjanjian.

وَعُرِضُوا۟ waʿuriḍū dan mereka dipalingkan/dihadapkan
عَلَىٰ ʿalā atas/kepada
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
صَفًّۭا ṣaffan berbaris
لَّقَدْ laqad sesungguhnya
جِئْتُمُونَا ji'tumūnā kamu datang kepada Kami
كَمَا kamā sebagaimana
خَلَقْنَـٰكُمْ khalaqnākum Kami menciptakan kamu
أَوَّلَ awwala pertama
مَرَّةٍۭ ۚ marratin kali
بَلْ bal bahkan
زَعَمْتُمْ zaʿamtum kamu menyangka
أَلَّن allan bahwa tidak
نَّجْعَلَ najʿala Kami menjadikan
لَكُم lakum bagi kalian
مَّوْعِدًۭا mawʿidan perjanjian

Ayat 49 - Surah Al-Kahf: 27 kata

وَوُضِعَ ٱلْكِتَـٰبُ فَتَرَى ٱلْمُجْرِمِينَ مُشْفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَـٰوَيْلَتَنَا مَالِ هَـٰذَا ٱلْكِتَـٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةًۭ وَلَا كَبِيرَةً إِلَّآ أَحْصَىٰهَا ۚ وَوَجَدُوا۟ مَا عَمِلُوا۟ حَاضِرًۭا ۗ وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًۭا

Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun".

وَوُضِعَ wawuḍiʿa dan diletakkan
ٱلْكِتَـٰبُ l-kitābu kitab
فَتَرَى fatarā lalu kamu melihat
ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa
مُشْفِقِينَ mush'fiqīna mereka ketakutan
مِمَّا mimmā dari apa yang
فِيهِ fīhi didalamnya
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka mengatakan
يَـٰوَيْلَتَنَا yāwaylatanā aduh celakalah kami
مَالِ māli apakah
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
لَا lā tidak
يُغَادِرُ yughādiru meninggalkan
صَغِيرَةًۭ ṣaghīratan yang kecil
وَلَا walā dan tidak
كَبِيرَةً kabīratan yang besar
إِلَّآ illā kecuali
أَحْصَىٰهَا ۚ aḥṣāhā menghitungnya
وَوَجَدُوا۟ wawajadū dan mereka mendapatkan
مَا mā apa yang
عَمِلُوا۟ ʿamilū mereka kerjakan
حَاضِرًۭا ۗ ḥāḍiran hadir/ada
وَلَا walā dan tidak
يَظْلِمُ yaẓlimu menganiaya
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
أَحَدًۭا aḥadan seseorang

Ayat 50 - Surah Al-Kahf: 26 kata

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِـَٔادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ ٱلْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِۦٓ ۗ أَفَتَتَّخِذُونَهُۥ وَذُرِّيَّتَهُۥٓ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِى وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّۢ ۚ بِئْسَ لِلظَّـٰلِمِينَ بَدَلًۭا

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.

وَإِذْ wa-idh dan tatkala
قُلْنَا qul'nā Kami berfirman
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ lil'malāikati kepada para malaikat
ٱسْجُدُوا۟ us'judū sujudlah kamu
لِـَٔادَمَ liādama kepada Adam
فَسَجَدُوٓا۟ fasajadū maka mereka sujud
إِلَّآ illā kecuali
إِبْلِيسَ ib'līsa iblis
كَانَ kāna adalah dia
مِنَ mina dari
ٱلْجِنِّ l-jini jin
فَفَسَقَ fafasaqa maka dia mendurhakai
عَنْ ʿan dari
أَمْرِ amri perintah
رَبِّهِۦٓ ۗ rabbihi Tuhannya
أَفَتَتَّخِذُونَهُۥ afatattakhidhūnahu patutkah kamu mengambil dia
وَذُرِّيَّتَهُۥٓ wadhurriyyatahu dan keturunannya
أَوْلِيَآءَ awliyāa pemimpin
مِن min dari
دُونِى dūnī selainKU
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
لَكُمْ lakum bagi kalian
عَدُوٌّۢ ۚ ʿaduwwun musuh
بِئْسَ bi'sa amat buruk
لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim
بَدَلًۭا badalan pengganti

Ayat 51 - Surah Al-Kahf: 13 kata

۞ مَّآ أَشْهَدتُّهُمْ خَلْقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَلَا خَلْقَ أَنفُسِهِمْ وَمَا كُنتُ مُتَّخِذَ ٱلْمُضِلِّينَ عَضُدًۭا

Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong.

۞ مَّآ mā tidak
أَشْهَدتُّهُمْ ashhadttuhum Aku mempersaksikan mereka
خَلْقَ khalqa ciptaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
وَلَا walā dan tidak
خَلْقَ khalqa ciptaan
أَنفُسِهِمْ anfusihim diri mereka sendiri
وَمَا wamā dan tidak
كُنتُ kuntu Aku adalah
مُتَّخِذَ muttakhidha mengambil
ٱلْمُضِلِّينَ l-muḍilīna orang-orang yang menyesatkan
عَضُدًۭا ʿaḍudan pembantu/penolong

Ayat 52 - Surah Al-Kahf: 13 kata

وَيَوْمَ يَقُولُ نَادُوا۟ شُرَكَآءِىَ ٱلَّذِينَ زَعَمْتُمْ فَدَعَوْهُمْ فَلَمْ يَسْتَجِيبُوا۟ لَهُمْ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُم مَّوْبِقًۭا

Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Dia berfirman: "Serulah olehmu sekalian sekutu-sekutu-Ku yang kamu katakan itu". Mereka lalu memanggilnya tetapi sekutu-sekutu itu tidak membalas seruan mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka).

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يَقُولُ yaqūlu Dia berfirman
نَادُوا۟ nādū serulah oleh
شُرَكَآءِىَ shurakāiya sekutu-sekutu-Ku
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
زَعَمْتُمْ zaʿamtum kamu sangka/katakan
فَدَعَوْهُمْ fadaʿawhum maka mereka menyerunya
فَلَمْ falam maka/tetapi tidak
يَسْتَجِيبُوا۟ yastajībū (sekutu-sekutu) menjawab
لَهُمْ lahum bagi mereka
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
بَيْنَهُم baynahum diantara mereka
مَّوْبِقًۭا mawbiqan tempat kebinasaan

Ayat 53 - Surah Al-Kahf: 10 kata

وَرَءَا ٱلْمُجْرِمُونَ ٱلنَّارَ فَظَنُّوٓا۟ أَنَّهُم مُّوَاقِعُوهَا وَلَمْ يَجِدُوا۟ عَنْهَا مَصْرِفًۭا

Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya.

وَرَءَا waraā dan melihat
ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa
ٱلنَّارَ l-nāra neraka
فَظَنُّوٓا۟ faẓannū maka mereka menyangka/yakin
أَنَّهُم annahum bahwasanya mereka
مُّوَاقِعُوهَا muwāqiʿūhā jatuh kedalamnya
وَلَمْ walam dan tidak
يَجِدُوا۟ yajidū mereka mendapatkan
عَنْهَا ʿanhā darinya
مَصْرِفًۭا maṣrifan tempat berpaling

Ayat 54 - Surah Al-Kahf: 14 kata

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ لِلنَّاسِ مِن كُلِّ مَثَلٍۢ ۚ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ أَكْثَرَ شَىْءٍۢ جَدَلًۭا

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
صَرَّفْنَا ṣarrafnā Kami telah mengulang-ulang
فِى fī di dalam
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al Qur'an
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
مِن min dari
كُلِّ kulli setiap
مَثَلٍۢ ۚ mathalin perumpamaan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
أَكْثَرَ akthara paling banyak
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
جَدَلًۭا jadalan bantahan

Ayat 55 - Surah Al-Kahf: 19 kata

وَمَا مَنَعَ ٱلنَّاسَ أَن يُؤْمِنُوٓا۟ إِذْ جَآءَهُمُ ٱلْهُدَىٰ وَيَسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّهُمْ إِلَّآ أَن تَأْتِيَهُمْ سُنَّةُ ٱلْأَوَّلِينَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ ٱلْعَذَابُ قُبُلًۭا

Dam tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata.

وَمَا wamā dan tidak
مَنَعَ manaʿa mencegah
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
أَن an bahwa
يُؤْمِنُوٓا۟ yu'minū mereka beriman
إِذْ idh ketika
جَآءَهُمُ jāahumu datang kepada mereka
ٱلْهُدَىٰ l-hudā petunjuk
وَيَسْتَغْفِرُوا۟ wayastaghfirū dan mereka mohon ampun
رَبَّهُمْ rabbahum Tuhan mereka
إِلَّآ illā kecuali
أَن an akan
تَأْتِيَهُمْ tatiyahum datang kepada mereka
سُنَّةُ sunnatu peraturan/hukum
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna ummat-ummat terdahulu
أَوْ aw atau
يَأْتِيَهُمُ yatiyahumu datang kepada mereka
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
قُبُلًۭا qubulan berhadap-hadapan

Ayat 56 - Surah Al-Kahf: 18 kata

وَمَا نُرْسِلُ ٱلْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ ۚ وَيُجَـٰدِلُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِٱلْبَـٰطِلِ لِيُدْحِضُوا۟ بِهِ ٱلْحَقَّ ۖ وَٱتَّخَذُوٓا۟ ءَايَـٰتِى وَمَآ أُنذِرُوا۟ هُزُوًۭا

Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan.

وَمَا wamā dan tidak
نُرْسِلُ nur'silu Kami mengutus
ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para rasul
إِلَّا illā kecuali
مُبَشِّرِينَ mubashirīna pembawa kabar gembira
وَمُنذِرِينَ ۚ wamundhirīna dan pemberi peringatan
وَيُجَـٰدِلُ wayujādilu dan membantah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِٱلْبَـٰطِلِ bil-bāṭili dengan bathil
لِيُدْحِضُوا۟ liyud'ḥiḍū agar mereka melenyapkan
بِهِ bihi dengannya
ٱلْحَقَّ ۖ l-ḥaqa hak/kebenaran
وَٱتَّخَذُوٓا۟ wa-ittakhadhū dan mereka mengambil/menjadikan
ءَايَـٰتِى āyātī ayat-ayat-Ku
وَمَآ wamā dan apa(peringatan)
أُنذِرُوا۟ undhirū mereka di beri peringatan
هُزُوًۭا huzuwan olok-olokan

Ayat 57 - Surah Al-Kahf: 30 kata

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِۦ فَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِىَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ ۚ إِنَّا جَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِىٓ ءَاذَانِهِمْ وَقْرًۭا ۖ وَإِن تَدْعُهُمْ إِلَى ٱلْهُدَىٰ فَلَن يَهْتَدُوٓا۟ إِذًا أَبَدًۭا

Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.

وَمَنْ waman dan siapakah
أَظْلَمُ aẓlamu lebih zalim
مِمَّن mimman dari pada orang
ذُكِّرَ dhukkira diperingatkan
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan ayat-ayat
رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
فَأَعْرَضَ fa-aʿraḍa lalu dia berpaling
عَنْهَا ʿanhā dari padanya
وَنَسِىَ wanasiya dan dia melupakan
مَا mā apa yang
قَدَّمَتْ qaddamat telah dikerjakan
يَدَاهُ ۚ yadāhu tangannya
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan
عَلَىٰ ʿalā atas
قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka
أَكِنَّةً akinnatan tutup
أَن an akan
يَفْقَهُوهُ yafqahūhu mereka memahami
وَفِىٓ wafī dan dalam
ءَاذَانِهِمْ ādhānihim telinga mereka
وَقْرًۭا ۖ waqran sumbatan
وَإِن wa-in dan jika
تَدْعُهُمْ tadʿuhum kamu menyeru
إِلَى ilā kepada
ٱلْهُدَىٰ l-hudā petunjuk
فَلَن falan maka tidak
يَهْتَدُوٓا۟ yahtadū mereka mendapat petunjuk
إِذًا idhan jika demikian
أَبَدًۭا abadan selama-lamanya

Ayat 58 - Surah Al-Kahf: 19 kata

وَرَبُّكَ ٱلْغَفُورُ ذُو ٱلرَّحْمَةِ ۖ لَوْ يُؤَاخِذُهُم بِمَا كَسَبُوا۟ لَعَجَّلَ لَهُمُ ٱلْعَذَابَ ۚ بَل لَّهُم مَّوْعِدٌۭ لَّن يَجِدُوا۟ مِن دُونِهِۦ مَوْئِلًۭا

Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya.

وَرَبُّكَ warabbuka dan Tuhanmu
ٱلْغَفُورُ l-ghafūru Maha Pengampun
ذُو dhū mempunyai
ٱلرَّحْمَةِ ۖ l-raḥmati rahmat
لَوْ law jika
يُؤَاخِذُهُم yuākhidhuhum Dia menyiksa mereka
بِمَا bimā dengan sebab
كَسَبُوا۟ kasabū mereka berbuat
لَعَجَّلَ laʿajjala tentu Dia menyegerakan
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلْعَذَابَ ۚ l-ʿadhāba azab
بَل bal bahkan/tetapi
لَّهُم lahum bagi mereka
مَّوْعِدٌۭ mawʿidun perjanjian/waktu tertentu
لَّن lan tidak
يَجِدُوا۟ yajidū mereka mendapat
مِن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain-Nya
مَوْئِلًۭا mawilan tempat berlindung

Ayat 59 - Surah Al-Kahf: 8 kata

وَتِلْكَ ٱلْقُرَىٰٓ أَهْلَكْنَـٰهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا۟ وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِم مَّوْعِدًۭا

Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka.

وَتِلْكَ watil'ka dan itu
ٱلْقُرَىٰٓ l-qurā negeri
أَهْلَكْنَـٰهُمْ ahlaknāhum Kami telah membinasakan mereka
لَمَّا lammā karena apa
ظَلَمُوا۟ ẓalamū mereka berbuat zalim
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami telah menjadikan
لِمَهْلِكِهِم limahlikihim bagi kebinasaan mereka
مَّوْعِدًۭا mawʿidan perjanjian/waktu tertentu

Ayat 60 - Surah Al-Kahf: 13 kata

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِفَتَىٰهُ لَآ أَبْرَحُ حَتَّىٰٓ أَبْلُغَ مَجْمَعَ ٱلْبَحْرَيْنِ أَوْ أَمْضِىَ حُقُبًۭا

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: "Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun".

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قَالَ qāla berkata
مُوسَىٰ mūsā Musa
لِفَتَىٰهُ lifatāhu kepada bujangnya
لَآ lā tidak
أَبْرَحُ abraḥu aku berhenti
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
أَبْلُغَ ablugha aku sampai
مَجْمَعَ majmaʿa pertemuan
ٱلْبَحْرَيْنِ l-baḥrayni dua lautan
أَوْ aw atau
أَمْضِىَ amḍiya aku berlalu/berjalan
حُقُبًۭا ḥuquban bertahun-tahun

Ayat 61 - Surah Al-Kahf: 11 kata

فَلَمَّا بَلَغَا مَجْمَعَ بَيْنِهِمَا نَسِيَا حُوتَهُمَا فَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ سَرَبًۭا

Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.

فَلَمَّا falammā maka tatkala
بَلَغَا balaghā keduanya sampai
مَجْمَعَ majmaʿa pertemuan
بَيْنِهِمَا baynihimā antara keduanya (kedua lautan)
نَسِيَا nasiyā keduanya lupa
حُوتَهُمَا ḥūtahumā ikan keduanya
فَٱتَّخَذَ fa-ittakhadha lalu ia (ikan) mengambil
سَبِيلَهُۥ sabīlahu jalannya
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan
سَرَبًۭا saraban lompat

Ayat 62 - Surah Al-Kahf: 12 kata

فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَـٰذَا نَصَبًۭا

Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini".

فَلَمَّا falammā maka tatkala
جَاوَزَا jāwazā keduanya melewati
قَالَ qāla (Musa) berkata
لِفَتَىٰهُ lifatāhu kepada bujangnya
ءَاتِنَا ātinā bawalah kepada kita
غَدَآءَنَا ghadāanā makanan kita
لَقَدْ laqad sesungguhnya
لَقِينَا laqīnā kita menemui
مِن min dari
سَفَرِنَا safarinā perjalan kita
هَـٰذَا hādhā ini
نَصَبًۭا naṣaban keletihan

Ayat 63 - Surah Al-Kahf: 20 kata

قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَـٰنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ ۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ عَجَبًۭا

Muridnya menjawab: "Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali".

قَالَ qāla (bujangnya) berkata
أَرَءَيْتَ ara-ayta tahukah kamu
إِذْ idh tatkala
أَوَيْنَآ awaynā kita mencari tempat berlindung
إِلَى ilā di/atas
ٱلصَّخْرَةِ l-ṣakhrati batu
فَإِنِّى fa-innī maka sesungguhnya aku
نَسِيتُ nasītu aku telah lupa
ٱلْحُوتَ l-ḥūta ikan
وَمَآ wamā dan tidak
أَنسَىٰنِيهُ ansānīhu aku melupakannya
إِلَّا illā kecuali
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
أَنْ an untuk
أَذْكُرَهُۥ ۚ adhkurahu aku mengingatnya
وَٱتَّخَذَ wa-ittakhadha dan (ikan itu) mengambil
سَبِيلَهُۥ sabīlahu jalannya
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan
عَجَبًۭا ʿajaban aneh

Ayat 64 - Surah Al-Kahf: 9 kata

قَالَ ذَٰلِكَ مَا كُنَّا نَبْغِ ۚ فَٱرْتَدَّا عَلَىٰٓ ءَاثَارِهِمَا قَصَصًۭا

Musa berkata: "Itulah (tempat) yang kita cari". Lalu keduanya kembali, mengikuti jejak mereka semula.

قَالَ qāla (Musa) berkata
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
مَا mā apa yang
كُنَّا kunnā adalah kita
نَبْغِ ۚ nabghi kita kehendaki/cari
فَٱرْتَدَّا fa-ir'taddā maka keduanya kembali
عَلَىٰٓ ʿalā atas
ءَاثَارِهِمَا āthārihimā bekas keduanya
قَصَصًۭا qaṣaṣan mencari/mengikuti jejak

Ayat 65 - Surah Al-Kahf: 12 kata

فَوَجَدَا عَبْدًۭا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنَـٰهُ رَحْمَةًۭ مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنَـٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًۭا

Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.

فَوَجَدَا fawajadā maka keduanya mendapatkan
عَبْدًۭا ʿabdan seorang hamba
مِّنْ min dari
عِبَادِنَآ ʿibādinā hamba-hamba Kami
ءَاتَيْنَـٰهُ ātaynāhu Kami telah berikannya
رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
مِّنْ min dari
عِندِنَا ʿindinā sisi Kami
وَعَلَّمْنَـٰهُ waʿallamnāhu dan Kami telah mengajarnya
مِن min dari
لَّدُنَّا ladunnā sisi Kami
عِلْمًۭا ʿil'man ilmu

Ayat 66 - Surah Al-Kahf: 11 kata

قَالَ لَهُۥ مُوسَىٰ هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَىٰٓ أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًۭا

Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?"

قَالَ qāla berkata
لَهُۥ lahu kepadanya
مُوسَىٰ mūsā Musa
هَلْ hal apakah
أَتَّبِعُكَ attabiʿuka aku mengikuti kamu
عَلَىٰٓ ʿalā atas/terhadap
أَن an supaya
تُعَلِّمَنِ tuʿallimani kamu mengajarkan aku
مِمَّا mimmā dari apa
عُلِّمْتَ ʿullim'ta kamu telah diajar
رُشْدًۭا rush'dan petunjuk/kebenaran

Ayat 67 - Surah Al-Kahf: 6 kata

قَالَ إِنَّكَ لَن تَسْتَطِيعَ مَعِىَ صَبْرًۭا

Dia menjawab: "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku.

قَالَ qāla (Khaidir) berkata
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
لَن lan tidak akan
تَسْتَطِيعَ tastaṭīʿa kamu sanggup
مَعِىَ maʿiya bersama aku
صَبْرًۭا ṣabran sabar

Ayat 68 - Surah Al-Kahf: 8 kata

وَكَيْفَ تَصْبِرُ عَلَىٰ مَا لَمْ تُحِطْ بِهِۦ خُبْرًۭا

Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"

وَكَيْفَ wakayfa dan bagaimana
تَصْبِرُ taṣbiru kamu bersabar
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa
لَمْ lam tidak
تُحِطْ tuḥiṭ kamu mempunyai/meliputi
بِهِۦ bihi dengannya/tentang itu
خُبْرًۭا khub'ran pengalaman/pengetahuan

Ayat 69 - Surah Al-Kahf: 10 kata

قَالَ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ صَابِرًۭا وَلَآ أَعْصِى لَكَ أَمْرًۭا

Musa berkata: "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun".

قَالَ qāla (Musa) berkata
سَتَجِدُنِىٓ satajidunī kamu akan mendapati aku
إِن in jika
شَآءَ shāa menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
صَابِرًۭا ṣābiran bersabar
وَلَآ walā dan tidak
أَعْصِى aʿṣī aku mendurhakai
لَكَ laka kepadamu
أَمْرًۭا amran urusan

Ayat 70 - Surah Al-Kahf: 12 kata

قَالَ فَإِنِ ٱتَّبَعْتَنِى فَلَا تَسْـَٔلْنِى عَن شَىْءٍ حَتَّىٰٓ أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْرًۭا

Dia berkata: "Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu".

قَالَ qāla (Khaidir) berkata
فَإِنِ fa-ini maka jika
ٱتَّبَعْتَنِى ittabaʿtanī kamu mengikuti aku
فَلَا falā maka janganlah
تَسْـَٔلْنِى tasalnī kamu menanyakan kepadaku
عَن ʿan dari
شَىْءٍ shayin sesuatu
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
أُحْدِثَ uḥ'ditha aku ceritakan
لَكَ laka kepadamu
مِنْهُ min'hu daripadanya
ذِكْرًۭا dhik'ran pelajaran

Ayat 71 - Surah Al-Kahf: 15 kata

فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَا رَكِبَا فِى ٱلسَّفِينَةِ خَرَقَهَا ۖ قَالَ أَخَرَقْتَهَا لِتُغْرِقَ أَهْلَهَا لَقَدْ جِئْتَ شَيْـًٔا إِمْرًۭا

Maka berjalanlah keduanya, hingga tatkala keduanya menaiki perahu lalu Khidhr melobanginya. Musa berkata: "Mengapa kamu melobangi perahu itu akibatnya kamu menenggelamkan penumpangnya?" Sesungguhnya kamu telah berbuat sesuatu kesalahan yang besar.

فَٱنطَلَقَا fa-inṭalaqā maka keduanya pergi
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā tatkala
رَكِبَا rakibā keduanya
فِى fī dalam
ٱلسَّفِينَةِ l-safīnati perahu
خَرَقَهَا ۖ kharaqahā melubanginya
قَالَ qāla (Musa) berkata
أَخَرَقْتَهَا akharaqtahā mengapa kamu melubanginya
لِتُغْرِقَ litugh'riqa untuk kamu menenggelamkan
أَهْلَهَا ahlahā ahlinya/penumpangnya
لَقَدْ laqad sesungguhnya
جِئْتَ ji'ta kamu mendatangkan
شَيْـًٔا shayan sesuatu
إِمْرًۭا im'ran mungkar

Ayat 72 - Surah Al-Kahf: 8 kata

قَالَ أَلَمْ أَقُلْ إِنَّكَ لَن تَسْتَطِيعَ مَعِىَ صَبْرًۭا

Dia (Khidhr) berkata: "Bukankah aku telah berkata: "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama dengan aku".

قَالَ qāla (Khaidir) berkata
أَلَمْ alam tidakkah
أَقُلْ aqul aku katakan
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
لَن lan tidak akan
تَسْتَطِيعَ tastaṭīʿa kamu sanggup
مَعِىَ maʿiya bersama aku
صَبْرًۭا ṣabran sabar

Ayat 73 - Surah Al-Kahf: 10 kata

قَالَ لَا تُؤَاخِذْنِى بِمَا نَسِيتُ وَلَا تُرْهِقْنِى مِنْ أَمْرِى عُسْرًۭا

Musa berkata: "Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku".

قَالَ qāla (Musa) berkata
لَا lā jangan
تُؤَاخِذْنِى tuākhidh'nī kamu menghukum aku
بِمَا bimā dengan apa/sebab
نَسِيتُ nasītu aku lupa
وَلَا walā dan jangan
تُرْهِقْنِى tur'hiq'nī kamu membebani aku
مِنْ min dari
أَمْرِى amrī urusanku
عُسْرًۭا ʿus'ran kesulitan

Ayat 74 - Surah Al-Kahf: 16 kata

فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَا لَقِيَا غُلَـٰمًۭا فَقَتَلَهُۥ قَالَ أَقَتَلْتَ نَفْسًۭا زَكِيَّةًۢ بِغَيْرِ نَفْسٍۢ لَّقَدْ جِئْتَ شَيْـًۭٔا نُّكْرًۭا

Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidhr membunuhnya. Musa berkata: "Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar".

فَٱنطَلَقَا fa-inṭalaqā maka keduanya pergi/berjalan
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā tatkala
لَقِيَا laqiyā keduanya bertemu
غُلَـٰمًۭا ghulāman anak muda
فَقَتَلَهُۥ faqatalahu maka (Khaidir) membunuhnya
قَالَ qāla (Musa) berkata
أَقَتَلْتَ aqatalta mengapa kamu membunuhnya
نَفْسًۭا nafsan jiwa/orang
زَكِيَّةًۢ zakiyyatan suci/bersih
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak
نَفْسٍۢ nafsin jiwa/orang
لَّقَدْ laqad sesungguhnya
جِئْتَ ji'ta kamu mendatangkan
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu
نُّكْرًۭا nuk'ran mungkar

Ayat 75 - Surah Al-Kahf: 9 kata

۞ قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكَ إِنَّكَ لَن تَسْتَطِيعَ مَعِىَ صَبْرًۭا

Khidhr berkata: "Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat sabar bersamaku?"

۞ قَالَ qāla (Khaidir) berkata
أَلَمْ alam tidakkah/bukankah
أَقُل aqul aku katakan
لَّكَ laka kepadamu
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
لَن lan tidak
تَسْتَطِيعَ tastaṭīʿa kamu sanggup/dapat
مَعِىَ maʿiya bersamaku
صَبْرًۭا ṣabran bersabar

Ayat 76 - Surah Al-Kahf: 13 kata

قَالَ إِن سَأَلْتُكَ عَن شَىْءٍۭ بَعْدَهَا فَلَا تُصَـٰحِبْنِى ۖ قَدْ بَلَغْتَ مِن لَّدُنِّى عُذْرًۭا

Musa berkata: "Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur padaku".

قَالَ qāla (Musa) berkata
إِن in jika
سَأَلْتُكَ sa-altuka aku menanyakan kepadamu
عَن ʿan dari/tentang
شَىْءٍۭ shayin sesuatu
بَعْدَهَا baʿdahā sesudahnya
فَلَا falā maka janganlah
تُصَـٰحِبْنِى ۖ tuṣāḥib'nī kamu menjadikan aku sahabat
قَدْ qad sesungguhnya
بَلَغْتَ balaghta kamu telah sampai/cukup
مِن min dari
لَّدُنِّى ladunnī sisiku/kepadamu
عُذْرًۭا ʿudh'ran beralasan

Ayat 77 - Surah Al-Kahf: 24 kata

فَٱنطَلَقَا حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَيَآ أَهْلَ قَرْيَةٍ ٱسْتَطْعَمَآ أَهْلَهَا فَأَبَوْا۟ أَن يُضَيِّفُوهُمَا فَوَجَدَا فِيهَا جِدَارًۭا يُرِيدُ أَن يَنقَضَّ فَأَقَامَهُۥ ۖ قَالَ لَوْ شِئْتَ لَتَّخَذْتَ عَلَيْهِ أَجْرًۭا

Maka keduanya berjalan; hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka, kemudian keduanya mendapatkan dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidhr menegakkan dinding itu. Musa berkata: "Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu".

فَٱنطَلَقَا fa-inṭalaqā maka keduanya berjalan
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَآ idhā tatkala
أَتَيَآ atayā keduanya datang/sampai
أَهْلَ ahla penduduk
قَرْيَةٍ qaryatin suatu negri
ٱسْتَطْعَمَآ is'taṭʿamā keduanya minta makan/dijamu
أَهْلَهَا ahlahā penduduknya
فَأَبَوْا۟ fa-abaw maka mereka menolak
أَن an untuk
يُضَيِّفُوهُمَا yuḍayyifūhumā mereka menjamu keduanya
فَوَجَدَا fawajadā maka/lalu keduanya mendapatkan
فِيهَا fīhā didalamnya
جِدَارًۭا jidāran dinding
يُرِيدُ yurīdu hendak
أَن an bahwa
يَنقَضَّ yanqaḍḍa ia roboh
فَأَقَامَهُۥ ۖ fa-aqāmahu maka (khaidir) menegakkannya
قَالَ qāla (Musa) berkata
لَوْ law jikalau
شِئْتَ shi'ta kamu menghendaki
لَتَّخَذْتَ lattakhadhta tentu kamu mengambil
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
أَجْرًۭا ajran upah

Ayat 78 - Surah Al-Kahf: 12 kata

قَالَ هَـٰذَا فِرَاقُ بَيْنِى وَبَيْنِكَ ۚ سَأُنَبِّئُكَ بِتَأْوِيلِ مَا لَمْ تَسْتَطِع عَّلَيْهِ صَبْرًا

Khidhr berkata: "Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; kelak akan kuberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya.

قَالَ qāla (Khaidir) berkata
هَـٰذَا hādhā inilah
فِرَاقُ firāqu perpisahan
بَيْنِى baynī diantaraku
وَبَيْنِكَ ۚ wabaynika dan diantara kamu
سَأُنَبِّئُكَ sa-unabbi-uka akan aku beritahukan kepadamu
بِتَأْوِيلِ bitawīli ta'wil/maksud kejadian
مَا mā apa
لَمْ lam yang tidak
تَسْتَطِع tastaṭiʿ kamu sanggup/dapat
عَّلَيْهِ ʿalayhi atasnya/terhadapnya
صَبْرًا ṣabran bersabar

Ayat 79 - Surah Al-Kahf: 17 kata

أَمَّا ٱلسَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَـٰكِينَ يَعْمَلُونَ فِى ٱلْبَحْرِ فَأَرَدتُّ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَآءَهُم مَّلِكٌۭ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًۭا

Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera.

أَمَّا ammā adapun
ٱلسَّفِينَةُ l-safīnatu perahu
فَكَانَتْ fakānat maka adalah ia
لِمَسَـٰكِينَ limasākīna milik orang-orang miskin
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka bekerja
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri laut
فَأَرَدتُّ fa-aradttu maka aku hendak
أَنْ an bahwa
أَعِيبَهَا aʿībahā aku merusak
وَكَانَ wakāna dan adalah
وَرَآءَهُم warāahum dibelakang mereka
مَّلِكٌۭ malikun seorang raja
يَأْخُذُ yakhudhu dia mengambil
كُلَّ kulla tiap-tiap
سَفِينَةٍ safīnatin perahu
غَصْبًۭا ghaṣban dengan paksa/merampas

Ayat 80 - Surah Al-Kahf: 10 kata

وَأَمَّا ٱلْغُلَـٰمُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَآ أَن يُرْهِقَهُمَا طُغْيَـٰنًۭا وَكُفْرًۭا

Dan adapun anak muda itu, maka keduanya adalah orang-orang mukmin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran.

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun
ٱلْغُلَـٰمُ l-ghulāmu anak muda
فَكَانَ fakāna maka adalah
أَبَوَاهُ abawāhu kedua orang tuanya
مُؤْمِنَيْنِ mu'minayni keduanya orang mukmin
فَخَشِينَآ fakhashīnā maka kami khawatir
أَن an bahwa
يُرْهِقَهُمَا yur'hiqahumā dia akan mendorong keduanya
طُغْيَـٰنًۭا ṭugh'yānan kedurhakaan
وَكُفْرًۭا wakuf'ran dan kekafiran

Ayat 81 - Surah Al-Kahf: 9 kata

فَأَرَدْنَآ أَن يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًۭا مِّنْهُ زَكَوٰةًۭ وَأَقْرَبَ رُحْمًۭا

Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya).

فَأَرَدْنَآ fa-aradnā maka kami menghendaki
أَن an untuk
يُبْدِلَهُمَا yub'dilahumā mengganti keduanya
رَبُّهُمَا rabbuhumā Tuhan mereka berdua
خَيْرًۭا khayran lebih baik
مِّنْهُ min'hu daripadanya
زَكَوٰةًۭ zakatan kesucian
وَأَقْرَبَ wa-aqraba dan lebih dekat
رُحْمًۭا ruḥ'man kasih sayang

Ayat 82 - Surah Al-Kahf: 35 kata

وَأَمَّا ٱلْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَـٰمَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِى ٱلْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُۥ كَنزٌۭ لَّهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَـٰلِحًۭا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَن يَبْلُغَآ أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنزَهُمَا رَحْمَةًۭ مِّن رَّبِّكَ ۚ وَمَا فَعَلْتُهُۥ عَنْ أَمْرِى ۚ ذَٰلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِع عَّلَيْهِ صَبْرًۭا

Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya".

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun
ٱلْجِدَارُ l-jidāru dinding/tembok
فَكَانَ fakāna maka adalah
لِغُلَـٰمَيْنِ lighulāmayni milik kedua anak muda
يَتِيمَيْنِ yatīmayni keduanya yatim
فِى fī dalam
ٱلْمَدِينَةِ l-madīnati kota
وَكَانَ wakāna dan adalah
تَحْتَهُۥ taḥtahu dibawahnya
كَنزٌۭ kanzun harta simpanan
لَّهُمَا lahumā bagi keduanya
وَكَانَ wakāna dan adalah
أَبُوهُمَا abūhumā ayah keduanya
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan orang saleh
فَأَرَادَ fa-arāda maka menghendaki
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
أَن an agar
يَبْلُغَآ yablughā keduanya sampai
أَشُدَّهُمَا ashuddahumā dewasa keduanya
وَيَسْتَخْرِجَا wayastakhrijā dan keduanya akan mengeluarkan
كَنزَهُمَا kanzahumā harta simpanan keduanya
رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
مِّن min dari
رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu
وَمَا wamā dan tidak
فَعَلْتُهُۥ faʿaltuhu aku melakukannya
عَنْ ʿan dari
أَمْرِى ۚ amrī urusanku/kemauanku
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
تَأْوِيلُ tawīlu ta'wil/maksud kejadian
مَا mā apa
لَمْ lam tidak
تَسْطِع tasṭiʿ kamu dapat
عَّلَيْهِ ʿalayhi atasnya
صَبْرًۭا ṣabran bersabar

Ayat 83 - Surah Al-Kahf: 9 kata

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَن ذِى ٱلْقَرْنَيْنِ ۖ قُلْ سَأَتْلُوا۟ عَلَيْكُم مِّنْهُ ذِكْرًا

Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya".

وَيَسْـَٔلُونَكَ wayasalūnaka dan mereka akan bertanya kepadamu
عَن ʿan dari/tentang
ذِى dhī Zulqarnain
ٱلْقَرْنَيْنِ ۖ l-qarnayni Zulqarnain
قُلْ qul katakanlah
سَأَتْلُوا۟ sa-atlū akan aku bacakan
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
مِّنْهُ min'hu daripadanya
ذِكْرًا dhik'ran peringatan/cerita

Ayat 84 - Surah Al-Kahf: 10 kata

إِنَّا مَكَّنَّا لَهُۥ فِى ٱلْأَرْضِ وَءَاتَيْنَـٰهُ مِن كُلِّ شَىْءٍۢ سَبَبًۭا

Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu,

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
مَكَّنَّا makkannā Kami telah menempatkan
لَهُۥ lahu baginya/kepadanya
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan Kami telah memberinya
مِن min dari
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
سَبَبًۭا sababan jalan

Ayat 85 - Surah Al-Kahf: 2 kata

فَأَتْبَعَ سَبَبًا

maka diapun menempuh suatu jalan.

فَأَتْبَعَ fa-atbaʿa maka dia mengikuti/menempuh
سَبَبًا sababan jalan

Ayat 86 - Surah Al-Kahf: 24 kata

حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ مَغْرِبَ ٱلشَّمْسِ وَجَدَهَا تَغْرُبُ فِى عَيْنٍ حَمِئَةٍۢ وَوَجَدَ عِندَهَا قَوْمًۭا ۗ قُلْنَا يَـٰذَا ٱلْقَرْنَيْنِ إِمَّآ أَن تُعَذِّبَ وَإِمَّآ أَن تَتَّخِذَ فِيهِمْ حُسْنًۭا

Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā tatkala
بَلَغَ balagha dia telah sampai
مَغْرِبَ maghriba tempat terbenam
ٱلشَّمْسِ l-shamsi matahari
وَجَدَهَا wajadahā dan dia mendapatkannya
تَغْرُبُ taghrubu ia terbenam
فِى fī dalam
عَيْنٍ ʿaynin mata (air)
حَمِئَةٍۢ ḥami-atin lumpur hitam
وَوَجَدَ wawajada dan dia mendapatkan
عِندَهَا ʿindahā disisinya
قَوْمًۭا ۗ qawman kaum
قُلْنَا qul'nā Kami berkata
يَـٰذَا yādhā hai Dzulkarnain
ٱلْقَرْنَيْنِ l-qarnayni hai Dzulkarnain
إِمَّآ immā adapun
أَن an bahwa
تُعَذِّبَ tuʿadhiba kamu menyiksa
وَإِمَّآ wa-immā dan adapun
أَن an bahwa
تَتَّخِذَ tattakhidha kamu mengambil
فِيهِمْ fīhim dalam/terhadap mereka
حُسْنًۭا ḥus'nan berbuat kebaikan

Ayat 87 - Surah Al-Kahf: 13 kata

قَالَ أَمَّا مَن ظَلَمَ فَسَوْفَ نُعَذِّبُهُۥ ثُمَّ يُرَدُّ إِلَىٰ رَبِّهِۦ فَيُعَذِّبُهُۥ عَذَابًۭا نُّكْرًۭا

Berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.

قَالَ qāla dia berkata
أَمَّا ammā adapun
مَن man orang
ظَلَمَ ẓalama zalim
فَسَوْفَ fasawfa maka kelak
نُعَذِّبُهُۥ nuʿadhibuhu kami akan menyiksanya
ثُمَّ thumma kemudian
يُرَدُّ yuraddu dia dikembalikan
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
فَيُعَذِّبُهُۥ fayuʿadhibuhu lalu Dia menyiksanya
عَذَابًۭا ʿadhāban azab/siksa
نُّكْرًۭا nuk'ran sangat keras

Ayat 88 - Surah Al-Kahf: 13 kata

وَأَمَّا مَنْ ءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًۭا فَلَهُۥ جَزَآءً ٱلْحُسْنَىٰ ۖ وَسَنَقُولُ لَهُۥ مِنْ أَمْرِنَا يُسْرًۭا

Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami".

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun
مَنْ man orang
ءَامَنَ āmana beriman
وَعَمِلَ waʿamila dan beramal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan saleh
فَلَهُۥ falahu maka baginya
جَزَآءً jazāan balasan
ٱلْحُسْنَىٰ ۖ l-ḥus'nā yang baik
وَسَنَقُولُ wasanaqūlu dan akan kami katakan
لَهُۥ lahu kepadanya
مِنْ min dari
أَمْرِنَا amrinā perintah-perintah kami
يُسْرًۭا yus'ran mudah

Ayat 89 - Surah Al-Kahf: 3 kata

ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا

Kemudian dia menempuh jalan (yang lain).

ثُمَّ thumma kemudian
أَتْبَعَ atbaʿa dia mengikuti/menempuh
سَبَبًا sababan jalan

Ayat 90 - Surah Al-Kahf: 15 kata

حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ مَطْلِعَ ٱلشَّمْسِ وَجَدَهَا تَطْلُعُ عَلَىٰ قَوْمٍۢ لَّمْ نَجْعَل لَّهُم مِّن دُونِهَا سِتْرًۭا

Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu,

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā tatkala
بَلَغَ balagha dia sampai
مَطْلِعَ maṭliʿa tempat terbit
ٱلشَّمْسِ l-shamsi matahari
وَجَدَهَا wajadahā dan dia mendapatkannya
تَطْلُعُ taṭluʿu ia terbit
عَلَىٰ ʿalā atas/pada
قَوْمٍۢ qawmin kaum
لَّمْ lam tidak
نَجْعَل najʿal Kami jadikan
لَّهُم lahum bagi mereka
مِّن min dari
دُونِهَا dūnihā selain ia (matahari)
سِتْرًۭا sit'ran menutupi/melindungi

Ayat 91 - Surah Al-Kahf: 6 kata

كَذَٰلِكَ وَقَدْ أَحَطْنَا بِمَا لَدَيْهِ خُبْرًۭا

demikianlah. dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya.

كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
أَحَطْنَا aḥaṭnā Kami meliputi
بِمَا bimā dengan apa/segala apa
لَدَيْهِ ladayhi pada sisinya/padanya
خُبْرًۭا khub'ran pengalaman/pengetahuan

Ayat 92 - Surah Al-Kahf: 3 kata

ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا

Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi).

ثُمَّ thumma kemudian
أَتْبَعَ atbaʿa dia mengikuti/menempuh
سَبَبًا sababan jalan

Ayat 93 - Surah Al-Kahf: 13 kata

حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ بَيْنَ ٱلسَّدَّيْنِ وَجَدَ مِن دُونِهِمَا قَوْمًۭا لَّا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ قَوْلًۭا

Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā tatkala
بَلَغَ balagha dia telah sampai
بَيْنَ bayna diantara
ٱلسَّدَّيْنِ l-sadayni dua tutup/ dua gunung
وَجَدَ wajada dia mendapatkan
مِن min dari
دُونِهِمَا dūnihimā selain (disekeliling) keduanya
قَوْمًۭا qawman kaum
لَّا lā tidak
يَكَادُونَ yakādūna mereka hampir
يَفْقَهُونَ yafqahūna mereka mengerti
قَوْلًۭا qawlan perkataan/pembicaraan

Ayat 94 - Surah Al-Kahf: 19 kata

قَالُوا۟ يَـٰذَا ٱلْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَىٰٓ أَن تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّۭا

Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?"

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
يَـٰذَا yādhā hai Dzulkarnain
ٱلْقَرْنَيْنِ l-qarnayni hai Dzulkarnain
إِنَّ inna sesungguhnya
يَأْجُوجَ yajūja Ya'juj
وَمَأْجُوجَ wamajūja dan Ma'juj
مُفْسِدُونَ muf'sidūna orang-orang yang membuat kerusakan
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
فَهَلْ fahal maka apakah
نَجْعَلُ najʿalu kami jadikan/berikan
لَكَ laka kepadamu
خَرْجًا kharjan upeti/pembayaran
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَن an bahwa
تَجْعَلَ tajʿala kamu menjadikan/membuat
بَيْنَنَا baynanā antara kami
وَبَيْنَهُمْ wabaynahum dan antara mereka
سَدًّۭا saddan tutup/dinding

Ayat 95 - Surah Al-Kahf: 12 kata

قَالَ مَا مَكَّنِّى فِيهِ رَبِّى خَيْرٌۭ فَأَعِينُونِى بِقُوَّةٍ أَجْعَلْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْمًا

Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka,

قَالَ qāla (Zulqarnain) berkata
مَا mā apa
مَكَّنِّى makkannī menempatkan kepadaku
فِيهِ fīhi didalamnya
رَبِّى rabbī Tuhanku
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
فَأَعِينُونِى fa-aʿīnūnī maka tolonglah/bantulah aku
بِقُوَّةٍ biquwwatin dengan kekuatan
أَجْعَلْ ajʿal aku akan menjadikan/membuat
بَيْنَكُمْ baynakum antara kamu
وَبَيْنَهُمْ wabaynahum dan antara mereka
رَدْمًا radman batas/dinding

Ayat 96 - Surah Al-Kahf: 19 kata

ءَاتُونِى زُبَرَ ٱلْحَدِيدِ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا سَاوَىٰ بَيْنَ ٱلصَّدَفَيْنِ قَالَ ٱنفُخُوا۟ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَعَلَهُۥ نَارًۭا قَالَ ءَاتُونِىٓ أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًۭا

berilah aku potongan-potongan besi". Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu".

ءَاتُونِى ātūnī datangkan/berikan kepadaku
زُبَرَ zubara potongan-potongan
ٱلْحَدِيدِ ۖ l-ḥadīdi besi
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
سَاوَىٰ sāwā sama ia
بَيْنَ bayna antara ia
ٱلصَّدَفَيْنِ l-ṣadafayni kedua pinggir/puncak gunung
قَالَ qāla (Zulqarnain) berkata
ٱنفُخُوا۟ ۖ unfukhū tiuplah
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
جَعَلَهُۥ jaʿalahu dia menjadikannya
نَارًۭا nāran api
قَالَ qāla dia berkata
ءَاتُونِىٓ ātūnī datangkan/berikan kepadaku
أُفْرِغْ uf'righ aku akan tuangkan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
قِطْرًۭا qiṭ'ran leburan tembaga

Ayat 97 - Surah Al-Kahf: 8 kata

فَمَا ٱسْطَـٰعُوٓا۟ أَن يَظْهَرُوهُ وَمَا ٱسْتَطَـٰعُوا۟ لَهُۥ نَقْبًۭا

Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya.

فَمَا famā tidaklah
ٱسْطَـٰعُوٓا۟ is'ṭāʿū mereka dapat
أَن an bahwa
يَظْهَرُوهُ yaẓharūhu mereka mendakinya
وَمَا wamā dan tidak
ٱسْتَطَـٰعُوا۟ is'taṭāʿū mereka dapat
لَهُۥ lahu padanya
نَقْبًۭا naqban membuat lubang

Ayat 98 - Surah Al-Kahf: 15 kata

قَالَ هَـٰذَا رَحْمَةٌۭ مِّن رَّبِّى ۖ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ رَبِّى جَعَلَهُۥ دَكَّآءَ ۖ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّى حَقًّۭا

Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar".

قَالَ qāla (Zulqarnain) berkata
هَـٰذَا hādhā ini
رَحْمَةٌۭ raḥmatun rahmat
مِّن min dari
رَّبِّى ۖ rabbī Tuhanku
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
جَآءَ jāa telah datang
وَعْدُ waʿdu janji
رَبِّى rabbī Tuhanku
جَعَلَهُۥ jaʿalahu Dia menjadikannya
دَكَّآءَ ۖ dakkāa hancur/rata
وَكَانَ wakāna dan adalah
وَعْدُ waʿdu janji
رَبِّى rabbī Tuhanku
حَقًّۭا ḥaqqan benar

Ayat 99 - Surah Al-Kahf: 11 kata

۞ وَتَرَكْنَا بَعْضَهُمْ يَوْمَئِذٍۢ يَمُوجُ فِى بَعْضٍۢ ۖ وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَجَمَعْنَـٰهُمْ جَمْعًۭا

Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya,

۞ وَتَرَكْنَا wataraknā dan Kami tinggalkan/biarkan
بَعْضَهُمْ baʿḍahum sebagian mereka
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
يَمُوجُ yamūju bergelombang/bercampur
فِى fī dalam
بَعْضٍۢ ۖ baʿḍin sebagian yang lain
وَنُفِخَ wanufikha dan ditiup
فِى fī dalam
ٱلصُّورِ l-ṣūri dalam sangkakala
فَجَمَعْنَـٰهُمْ fajamaʿnāhum maka/lalu Kami kumpulkan mereka
جَمْعًۭا jamʿan semuanya

Ayat 100 - Surah Al-Kahf: 5 kata

وَعَرَضْنَا جَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍۢ لِّلْكَـٰفِرِينَ عَرْضًا

dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas,

وَعَرَضْنَا waʿaraḍnā dan Kami palingkan/perlihatkan
جَهَنَّمَ jahannama jahanam
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
لِّلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi/kepada orang-orang kafir
عَرْضًا ʿarḍan berpaling jelas

Ayat 101 - Surah Al-Kahf: 11 kata

ٱلَّذِينَ كَانَتْ أَعْيُنُهُمْ فِى غِطَآءٍ عَن ذِكْرِى وَكَانُوا۟ لَا يَسْتَطِيعُونَ سَمْعًا

yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَانَتْ kānat adalah
أَعْيُنُهُمْ aʿyunuhum mata mereka
فِى fī dalam
غِطَآءٍ ghiṭāin tertutup
عَن ʿan dari
ذِكْرِى dhik'rī peringatan-Ku
وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka
لَا lā tidak
يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka dapat/sanggup
سَمْعًا samʿan mendengar

Ayat 102 - Surah Al-Kahf: 14 kata

أَفَحَسِبَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَن يَتَّخِذُوا۟ عِبَادِى مِن دُونِىٓ أَوْلِيَآءَ ۚ إِنَّآ أَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكَـٰفِرِينَ نُزُلًۭا

maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.

أَفَحَسِبَ afaḥasiba maka apakah menyangka
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
أَن an bahwa
يَتَّخِذُوا۟ yattakhidhū mereka mengambil
عِبَادِى ʿibādī hamba-hambaKu
مِن min dari
دُونِىٓ dūnī selain Aku
أَوْلِيَآءَ ۚ awliyāa pemimpin/penolong
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَعْتَدْنَا aʿtadnā Kami sediakan
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahanam
لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
نُزُلًۭا nuzulan turun/tempat tinggal

Ayat 103 - Surah Al-Kahf: 5 kata

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُم بِٱلْأَخْسَرِينَ أَعْمَـٰلًا

Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"

قُلْ qul katakanlah
هَلْ hal apakah/maukah
نُنَبِّئُكُم nunabbi-ukum Kami jelaskan/beritahukan kepadamu
بِٱلْأَخْسَرِينَ bil-akhsarīna dengan/tentang orang-orang yang paling merugi
أَعْمَـٰلًا aʿmālan perbuatan

Ayat 104 - Surah Al-Kahf: 11 kata

ٱلَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ضَلَّ ḍalla sesat/sia-sia
سَعْيُهُمْ saʿyuhum usaha/perbuatan mereka
فِى fī dalam/demi
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَهُمْ wahum dan mereka
يَحْسَبُونَ yaḥsabūna mereka menyangka
أَنَّهُمْ annahum bahwasanya mereka
يُحْسِنُونَ yuḥ'sinūna mereka berbuat baik
صُنْعًا ṣun'ʿan perbuatan

Ayat 105 - Surah Al-Kahf: 14 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِمْ وَلِقَآئِهِۦ فَحَبِطَتْ أَعْمَـٰلُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ وَزْنًۭا

Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan/terhadap ayat-ayat
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
وَلِقَآئِهِۦ waliqāihi dan pertemuan denganNya
فَحَبِطَتْ faḥabiṭat maka/hapus/gugurlah
أَعْمَـٰلُهُمْ aʿmāluhum amalan mereka
فَلَا falā maka tidak
نُقِيمُ nuqīmu Kami menegakkan
لَهُمْ lahum bagi mereka
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
وَزْنًۭا waznan timbangan

Ayat 106 - Surah Al-Kahf: 9 kata

ذَٰلِكَ جَزَآؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوا۟ وَٱتَّخَذُوٓا۟ ءَايَـٰتِى وَرُسُلِى هُزُوًا

Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
جَزَآؤُهُمْ jazāuhum balasan mereka
جَهَنَّمُ jahannamu neraka Jahanam
بِمَا bimā dengan apa/sebab
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَٱتَّخَذُوٓا۟ wa-ittakhadhū dan mereka mengambil/menjadikan
ءَايَـٰتِى āyātī ayat-ayatKu
وَرُسُلِى warusulī dan Rasul-RasulKu
هُزُوًا huzuwan olok-olok

Ayat 107 - Surah Al-Kahf: 10 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّـٰتُ ٱلْفِرْدَوْسِ نُزُلًا

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal,

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka mengerjakan/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
كَانَتْ kānat adalah
لَهُمْ lahum bagi mereka
جَنَّـٰتُ jannātu surga
ٱلْفِرْدَوْسِ l-fir'dawsi firdaus
نُزُلًا nuzulan turun/tempat tinggal

Ayat 108 - Surah Al-Kahf: 6 kata

خَـٰلِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًۭا

mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.

خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا fīhā didalamnya
لَا lā tidak
يَبْغُونَ yabghūna mereka ingin
عَنْهَا ʿanhā daripadanya
حِوَلًۭا ḥiwalan pindah

Ayat 109 - Surah Al-Kahf: 18 kata

قُل لَّوْ كَانَ ٱلْبَحْرُ مِدَادًۭا لِّكَلِمَـٰتِ رَبِّى لَنَفِدَ ٱلْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَـٰتُ رَبِّى وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِۦ مَدَدًۭا

Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)".

قُل qul katakanlah
لَّوْ law sekiranya
كَانَ kāna adalah
ٱلْبَحْرُ l-baḥru lautan
مِدَادًۭا midādan tinta
لِّكَلِمَـٰتِ likalimāti untuk kalimat-kalimat
رَبِّى rabbī Tuhanku
لَنَفِدَ lanafida tentu habis
ٱلْبَحْرُ l-baḥru lautan
قَبْلَ qabla sebelum
أَن an akan
تَنفَدَ tanfada habis
كَلِمَـٰتُ kalimātu beberapa kalimat
رَبِّى rabbī Tuhanku
وَلَوْ walaw meskipun
جِئْنَا ji'nā Kami datangkan
بِمِثْلِهِۦ bimith'lihi dengan semisal/sebabnya itu
مَدَدًۭا madadan tinta

Ayat 110 - Surah Al-Kahf: 24 kata

قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌۭ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَـٰهُكُمْ إِلَـٰهٌۭ وَٰحِدٌۭ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًۭا صَـٰلِحًۭا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

قُلْ qul katakanlah
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أَنَا۠ anā aku
بَشَرٌۭ basharun seorang manusia
مِّثْلُكُمْ mith'lukum seperti kamu
يُوحَىٰٓ yūḥā diwahyukan
إِلَىَّ ilayya kepadaku
أَنَّمَآ annamā bahwa sesungguhnya hanyalah
إِلَـٰهُكُمْ ilāhukum Tuhan kamu
إِلَـٰهٌۭ ilāhun Tuhan
وَٰحِدٌۭ ۖ wāḥidun satu/esa
فَمَن faman maka barangsiapa
كَانَ kāna adalah
يَرْجُوا۟ yarjū mengharapkan
لِقَآءَ liqāa perjumpaan
رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
فَلْيَعْمَلْ falyaʿmal maka hendaklah ia mengerjakan
عَمَلًۭا ʿamalan pekerjaan/amalan
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
وَلَا walā dan janganlah
يُشْرِكْ yush'rik ia persekutukan
بِعِبَادَةِ biʿibādati dengan/dalam peribadatan
رَبِّهِۦٓ rabbihi Tuhannya
أَحَدًۢا aḥadan seseorang

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi