Surah Maryam kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Maryam kata demi kata

Maryam (مريم) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 98 ayat, 961 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 961 kata untuk dipelajari, Surah Maryam menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 5 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Maryam: 1 kata

كٓهيعٓصٓ

Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad.

كٓهيعٓصٓ kaf-ha-ya-ain-sad Kaf Haa Yaa 'Ain Saad

Ayat 2 - Surah Maryam: 5 kata

ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهُۥ زَكَرِيَّآ

(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria,

ذِكْرُ dhik'ru peringatan/penjelasan
رَحْمَتِ raḥmati rahmat
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
عَبْدَهُۥ ʿabdahu hambaNya
زَكَرِيَّآ zakariyyā Zakariya

Ayat 3 - Surah Maryam: 5 kata

إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥ نِدَآءً خَفِيًّۭا

yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.

إِذْ idh tatkala
نَادَىٰ nādā dia berseru/berdoa
رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya
نِدَآءً nidāan seruan/suara
خَفِيًّۭا khafiyyan lembut

Ayat 4 - Surah Maryam: 14 kata

قَالَ رَبِّ إِنِّى وَهَنَ ٱلْعَظْمُ مِنِّى وَٱشْتَعَلَ ٱلرَّأْسُ شَيْبًۭا وَلَمْ أَكُنۢ بِدُعَآئِكَ رَبِّ شَقِيًّۭا

Ia berkata "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku.

قَالَ qāla dia berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
إِنِّى innī sesungguhnya aku
وَهَنَ wahana telah lemah
ٱلْعَظْمُ l-ʿaẓmu tulang
مِنِّى minnī daripadaku
وَٱشْتَعَلَ wa-ish'taʿala dan banyak/penuh
ٱلرَّأْسُ l-rasu kepala
شَيْبًۭا shayban uban
وَلَمْ walam dan tidak/belum
أَكُنۢ akun ada/pernah
بِدُعَآئِكَ biduʿāika dengan doaku kepadaMu
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
شَقِيًّۭا shaqiyyan celaka/kecewa

Ayat 5 - Surah Maryam: 13 kata

وَإِنِّى خِفْتُ ٱلْمَوَٰلِىَ مِن وَرَآءِى وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِى عَاقِرًۭا فَهَبْ لِى مِن لَّدُنكَ وَلِيًّۭا

Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera,

وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya aku
خِفْتُ khif'tu aku takut/khawatir
ٱلْمَوَٰلِىَ l-mawāliya kaum keluargaku
مِن min dari
وَرَآءِى warāī belakangku/sepeninggalku
وَكَانَتِ wakānati dan adalah
ٱمْرَأَتِى im'ra-atī istriku
عَاقِرًۭا ʿāqiran seorang yang mandul
فَهَبْ fahab maka berilah
لِى lī bagiku
مِن min dari
لَّدُنكَ ladunka sisi Engkau
وَلِيًّۭا waliyyan penolong

Ayat 6 - Surah Maryam: 8 kata

يَرِثُنِى وَيَرِثُ مِنْ ءَالِ يَعْقُوبَ ۖ وَٱجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّۭا

yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya'qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai".

يَرِثُنِى yarithunī dia yang akan mewarisi aku
وَيَرِثُ wayarithu dan akan mewarisi
مِنْ min dari
ءَالِ āli keluarga
يَعْقُوبَ ۖ yaʿqūba Yaqub
وَٱجْعَلْهُ wa-ij'ʿalhu dan jadikanlah ia
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
رَضِيًّۭا raḍiyyan seorang yang diridhai

Ayat 7 - Surah Maryam: 12 kata

يَـٰزَكَرِيَّآ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَـٰمٍ ٱسْمُهُۥ يَحْيَىٰ لَمْ نَجْعَل لَّهُۥ مِن قَبْلُ سَمِيًّۭا

Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.

يَـٰزَكَرِيَّآ yāzakariyyā Hai Zakaria
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
نُبَشِّرُكَ nubashiruka Kami memberi kabar gembira kepadamu
بِغُلَـٰمٍ bighulāmin dengan seorang anak laki-laki
ٱسْمُهُۥ us'muhu namanya
يَحْيَىٰ yaḥyā Yahya
لَمْ lam tidak
نَجْعَل najʿal Kami jadikan
لَّهُۥ lahu baginya
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
سَمِيًّۭا samiyyan nama

Ayat 8 - Surah Maryam: 14 kata

قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى غُلَـٰمٌۭ وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِى عَاقِرًۭا وَقَدْ بَلَغْتُ مِنَ ٱلْكِبَرِ عِتِيًّۭا

Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua".

قَالَ qāla (Zakariya) berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
أَنَّىٰ annā bagaimanakah
يَكُونُ yakūnu adalah
لِى lī bagiku
غُلَـٰمٌۭ ghulāmun seorang anak laki-laki
وَكَانَتِ wakānati dan adalah
ٱمْرَأَتِى im'ra-atī isteriku
عَاقِرًۭا ʿāqiran seorang mandul
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
بَلَغْتُ balaghtu aku telah sampai
مِنَ mina dari
ٱلْكِبَرِ l-kibari besar/umur
عِتِيًّۭا ʿitiyyan sangat tua

Ayat 9 - Surah Maryam: 14 kata

قَالَ كَذَٰلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَىَّ هَيِّنٌۭ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِن قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْـًۭٔا

Tuhan berfirman: "Demikianlah". Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali".

قَالَ qāla berfirman
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
قَالَ qāla berfirman
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
هُوَ huwa Dia
عَلَىَّ ʿalayya atas/bagiKu
هَيِّنٌۭ hayyinun mudah
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
خَلَقْتُكَ khalaqtuka Aku telah menciptakan kamu
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
وَلَمْ walam dan tidak/belum
تَكُ taku ada kamu
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sama sekali

Ayat 10 - Surah Maryam: 13 kata

قَالَ رَبِّ ٱجْعَل لِّىٓ ءَايَةًۭ ۚ قَالَ ءَايَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ ٱلنَّاسَ ثَلَـٰثَ لَيَالٍۢ سَوِيًّۭا

Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda". Tuhan berfirman: "Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat".

قَالَ qāla (Zakariya) berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱجْعَل ij'ʿal jadikanlah/berilah
لِّىٓ lī bagiku
ءَايَةًۭ ۚ āyatan tanda
قَالَ qāla berfirman
ءَايَتُكَ āyatuka tanda-tandamu
أَلَّا allā bahwa tidak
تُكَلِّمَ tukallima kamu bercakap-cakap
ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia
ثَلَـٰثَ thalātha tiga
لَيَالٍۢ layālin malam
سَوِيًّۭا sawiyyan dalam keadaan sehat

Ayat 11 - Surah Maryam: 11 kata

فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنَ ٱلْمِحْرَابِ فَأَوْحَىٰٓ إِلَيْهِمْ أَن سَبِّحُوا۟ بُكْرَةًۭ وَعَشِيًّۭا

Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.

فَخَرَجَ fakharaja maka dia keluar
عَلَىٰ ʿalā atas/kepada
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
مِنَ mina dari
ٱلْمِحْرَابِ l-miḥ'rābi mihrab
فَأَوْحَىٰٓ fa-awḥā lalu dia memberi isyarat
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
أَن an supaya
سَبِّحُوا۟ sabbiḥū mereka bertasbih
بُكْرَةًۭ buk'ratan diwaktu pagi
وَعَشِيًّۭا waʿashiyyan dan petang

Ayat 12 - Surah Maryam: 7 kata

يَـٰيَحْيَىٰ خُذِ ٱلْكِتَـٰبَ بِقُوَّةٍۢ ۖ وَءَاتَيْنَـٰهُ ٱلْحُكْمَ صَبِيًّۭا

Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,

يَـٰيَحْيَىٰ yāyaḥyā Hai Yahya
خُذِ khudhi ambillah
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab
بِقُوَّةٍۢ ۖ biquwwatin dengan kuat/sungguh-sungguh
وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan Kami telah memberikan kepadanya
ٱلْحُكْمَ l-ḥuk'ma hikmah
صَبِيًّۭا ṣabiyyan kanak-kanak

Ayat 13 - Surah Maryam: 6 kata

وَحَنَانًۭا مِّن لَّدُنَّا وَزَكَوٰةًۭ ۖ وَكَانَ تَقِيًّۭا

dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,

وَحَنَانًۭا waḥanānan dan rasa belas kasihan
مِّن min dari
لَّدُنَّا ladunnā sisi Kami
وَزَكَوٰةًۭ ۖ wazakatan dan kesucian
وَكَانَ wakāna dan adalah dia
تَقِيًّۭا taqiyyan orang yang bertakwa

Ayat 14 - Surah Maryam: 6 kata

وَبَرًّۢا بِوَٰلِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّارًا عَصِيًّۭا

dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.

وَبَرًّۢا wabarran dan seorang yang berbakti
بِوَٰلِدَيْهِ biwālidayhi kepada kedua orang tuanya
وَلَمْ walam dan tidak
يَكُن yakun dia ada
جَبَّارًا jabbāran orang yang sombong
عَصِيًّۭا ʿaṣiyyan orang yang durhaka

Ayat 15 - Surah Maryam: 9 kata

وَسَلَـٰمٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّۭا

Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

وَسَلَـٰمٌ wasalāmun dan sejahtera
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
يَوْمَ yawma pada hari
وُلِدَ wulida dia dilahirkan
وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يَمُوتُ yamūtu dia meninggal
وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يُبْعَثُ yub'ʿathu dia dibangkitkan
حَيًّۭا ḥayyan hidup

Ayat 16 - Surah Maryam: 10 kata

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مَرْيَمَ إِذِ ٱنتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًۭا شَرْقِيًّۭا

Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur,

وَٱذْكُرْ wa-udh'kur dan ingatlah
فِى fī didalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
مَرْيَمَ maryama Maryam
إِذِ idhi ketika
ٱنتَبَذَتْ intabadhat ia meninggalkan/menjauhkan diri
مِنْ min dari
أَهْلِهَا ahlihā keluarganya
مَكَانًۭا makānan suatu tempat
شَرْقِيًّۭا sharqiyyan sebelah timur

Ayat 17 - Surah Maryam: 11 kata

فَٱتَّخَذَتْ مِن دُونِهِمْ حِجَابًۭا فَأَرْسَلْنَآ إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًۭا سَوِيًّۭا

maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

فَٱتَّخَذَتْ fa-ittakhadhat maka ia mengambil/mengadakan
مِن min dari
دُونِهِمْ dūnihim selain mereka
حِجَابًۭا ḥijāban tabir
فَأَرْسَلْنَآ fa-arsalnā lalu Kami mengutus
إِلَيْهَا ilayhā kepadanya
رُوحَنَا rūḥanā ruh Kami
فَتَمَثَّلَ fatamathala maka dia menyerupai
لَهَا lahā padanya/dihadapannya
بَشَرًۭا basharan manusia
سَوِيًّۭا sawiyyan sama/sebenarnya

Ayat 18 - Surah Maryam: 8 kata

قَالَتْ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِٱلرَّحْمَـٰنِ مِنكَ إِن كُنتَ تَقِيًّۭا

Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa".

قَالَتْ qālat (Maryam) berkata
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَعُوذُ aʿūdhu aku berlindung
بِٱلرَّحْمَـٰنِ bil-raḥmāni dengan/kepada Yang Maha Pengasih
مِنكَ minka daripadamu
إِن in jika
كُنتَ kunta kamu
تَقِيًّۭا taqiyyan orang yang bertakwa

Ayat 19 - Surah Maryam: 9 kata

قَالَ إِنَّمَآ أَنَا۠ رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَـٰمًۭا زَكِيًّۭا

Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci".

قَالَ qāla dia berkata
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أَنَا۠ anā aku
رَسُولُ rasūlu utusan
رَبِّكِ rabbiki Tuhanmu
لِأَهَبَ li-ahaba untuk aku memberi
لَكِ laki kepadamu
غُلَـٰمًۭا ghulāman seorang anak laki-laki
زَكِيًّۭا zakiyyan yang suci

Ayat 20 - Surah Maryam: 11 kata

قَالَتْ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى غُلَـٰمٌۭ وَلَمْ يَمْسَسْنِى بَشَرٌۭ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّۭا

Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"

قَالَتْ qālat (Maryam) berkata
أَنَّىٰ annā bagaimana
يَكُونُ yakūnu adalah
لِى lī bagiku
غُلَـٰمٌۭ ghulāmun seorang anak laki-laki
وَلَمْ walam dan tidak
يَمْسَسْنِى yamsasnī menyentuh tubuhku
بَشَرٌۭ basharun seorang manusia
وَلَمْ walam dan tidak/bukan
أَكُ aku aku adalah
بَغِيًّۭا baghiyyan seorang pelacur/jalang

Ayat 21 - Surah Maryam: 15 kata

قَالَ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَىَّ هَيِّنٌۭ ۖ وَلِنَجْعَلَهُۥٓ ءَايَةًۭ لِّلنَّاسِ وَرَحْمَةًۭ مِّنَّا ۚ وَكَانَ أَمْرًۭا مَّقْضِيًّۭا

Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan".

قَالَ qāla dia berkata
كَذَٰلِكِ kadhāliki demikianlah
قَالَ qāla berfirman
رَبُّكِ rabbuki Tuhanmu
هُوَ huwa ia/hal itu
عَلَىَّ ʿalayya atas/bagiKu
هَيِّنٌۭ ۖ hayyinun mudah
وَلِنَجْعَلَهُۥٓ walinajʿalahu dan hendak Kami jadikannya
ءَايَةًۭ āyatan tanda
لِّلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
وَرَحْمَةًۭ waraḥmatan dan rahmat
مِّنَّا ۚ minnā dari Kami
وَكَانَ wakāna dan adalah
أَمْرًۭا amran perkara
مَّقْضِيًّۭا maqḍiyyan diputuskan

Ayat 22 - Surah Maryam: 5 kata

۞ فَحَمَلَتْهُ فَٱنتَبَذَتْ بِهِۦ مَكَانًۭا قَصِيًّۭا

Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

۞ فَحَمَلَتْهُ faḥamalathu maka ia mengandungnya
فَٱنتَبَذَتْ fa-intabadhat lalu ia meninggalkan/menjauhkan
بِهِۦ bihi dengannya
مَكَانًۭا makānan suatu tempat
قَصِيًّۭا qaṣiyyan yang jauh

Ayat 23 - Surah Maryam: 13 kata

فَأَجَآءَهَا ٱلْمَخَاضُ إِلَىٰ جِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ قَالَتْ يَـٰلَيْتَنِى مِتُّ قَبْلَ هَـٰذَا وَكُنتُ نَسْيًۭا مَّنسِيًّۭا

Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".

فَأَجَآءَهَا fa-ajāahā maka mendatangkan/memaksakan
ٱلْمَخَاضُ l-makhāḍu rasa sakit akan melahirkan
إِلَىٰ ilā kepada
جِذْعِ jidh'ʿi batang/pangkal
ٱلنَّخْلَةِ l-nakhlati pohon kurma
قَالَتْ qālat ia berkata
يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī kiranya dulu
مِتُّ mittu aku mati
قَبْلَ qabla sebelum
هَـٰذَا hādhā ini
وَكُنتُ wakuntu dan adalah aku
نَسْيًۭا nasyan terlupa
مَّنسِيًّۭا mansiyyan yang dilupakan

Ayat 24 - Surah Maryam: 10 kata

فَنَادَىٰهَا مِن تَحْتِهَآ أَلَّا تَحْزَنِى قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّۭا

Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

فَنَادَىٰهَا fanādāhā maka dia memanggilnya
مِن min dari
تَحْتِهَآ taḥtihā bagian bawahnya
أَلَّا allā janganlah
تَحْزَنِى taḥzanī kamu bersedih hati
قَدْ qad sesungguhnya
جَعَلَ jaʿala telah menjadikan
رَبُّكِ rabbuki Tuhanmu
تَحْتَكِ taḥtaki bagian bawahmu
سَرِيًّۭا sariyyan mengalir/anak sungai

Ayat 25 - Surah Maryam: 8 kata

وَهُزِّىٓ إِلَيْكِ بِجِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ تُسَـٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًۭا جَنِيًّۭا

Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

وَهُزِّىٓ wahuzzī dan goyangkanlah
إِلَيْكِ ilayki kepadamu/kearahmu
بِجِذْعِ bijidh'ʿi dengan batang
ٱلنَّخْلَةِ l-nakhlati pohon kurma
تُسَـٰقِطْ tusāqiṭ ia akan menggugurkan
عَلَيْكِ ʿalayki atasmu/kepadamu
رُطَبًۭا ruṭaban basah/masak
جَنِيًّۭا janiyyan buah

Ayat 26 - Surah Maryam: 18 kata

فَكُلِى وَٱشْرَبِى وَقَرِّى عَيْنًۭا ۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ ٱلْبَشَرِ أَحَدًۭا فَقُولِىٓ إِنِّى نَذَرْتُ لِلرَّحْمَـٰنِ صَوْمًۭا فَلَنْ أُكَلِّمَ ٱلْيَوْمَ إِنسِيًّۭا

maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini".

فَكُلِى fakulī maka makanlah
وَٱشْرَبِى wa-ish'rabī dan minumlah
وَقَرِّى waqarrī dan berdinginlah
عَيْنًۭا ۖ ʿaynan mata
فَإِمَّا fa-immā maka adapun/jika
تَرَيِنَّ tarayinna kamu melihat
مِنَ mina dari
ٱلْبَشَرِ l-bashari manusia
أَحَدًۭا aḥadan seseorang
فَقُولِىٓ faqūlī maka katakanlah
إِنِّى innī sesungguhnya aku
نَذَرْتُ nadhartu aku bernadzar
لِلرَّحْمَـٰنِ lilrraḥmāni kepada yang Maha Pengasih
صَوْمًۭا ṣawman berpuasa
فَلَنْ falan maka tidak
أُكَلِّمَ ukallima aku berbicara
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
إِنسِيًّۭا insiyyan seorang manusia

Ayat 27 - Surah Maryam: 10 kata

فَأَتَتْ بِهِۦ قَوْمَهَا تَحْمِلُهُۥ ۖ قَالُوا۟ يَـٰمَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْـًۭٔا فَرِيًّۭا

Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.

فَأَتَتْ fa-atat maka ia datang
بِهِۦ bihi dengannya
قَوْمَهَا qawmahā kaumnya
تَحْمِلُهُۥ ۖ taḥmiluhu ia membawanya/menggendongnya
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
يَـٰمَرْيَمُ yāmaryamu Hai Maryam
لَقَدْ laqad sesungguhnya
جِئْتِ ji'ti kamu datang/melakukan
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu
فَرِيًّۭا fariyyan aneh/mungkar

Ayat 28 - Surah Maryam: 11 kata

يَـٰٓأُخْتَ هَـٰرُونَ مَا كَانَ أَبُوكِ ٱمْرَأَ سَوْءٍۢ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّۭا

Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina",

يَـٰٓأُخْتَ yāukh'ta wahai saudara perempuan
هَـٰرُونَ hārūna Harun
مَا mā tidakkah
كَانَ kāna ada
أَبُوكِ abūki ayahmu
ٱمْرَأَ im'ra-a orang
سَوْءٍۢ sawin seburuk-buruk
وَمَا wamā dan tidak/bukan
كَانَتْ kānat ada
أُمُّكِ ummuki ibumu
بَغِيًّۭا baghiyyan pelacur/jalang

Ayat 29 - Surah Maryam: 10 kata

فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ ۖ قَالُوا۟ كَيْفَ نُكَلِّمُ مَن كَانَ فِى ٱلْمَهْدِ صَبِيًّۭا

maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: "Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?"

فَأَشَارَتْ fa-ashārat maka ia menunjuk
إِلَيْهِ ۖ ilayhi kepadanya (anaknya)
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
كَيْفَ kayfa bagaimana
نُكَلِّمُ nukallimu kami berbicara
مَن man orang (anak)
كَانَ kāna adalah
فِى fī dalam
ٱلْمَهْدِ l-mahdi ayunan
صَبِيًّۭا ṣabiyyan anak kecil

Ayat 30 - Surah Maryam: 8 kata

قَالَ إِنِّى عَبْدُ ٱللَّهِ ءَاتَىٰنِىَ ٱلْكِتَـٰبَ وَجَعَلَنِى نَبِيًّۭا

Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,

قَالَ qāla (Isa) berkata
إِنِّى innī sesungguhnya aku
عَبْدُ ʿabdu hamba
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ءَاتَىٰنِىَ ātāniya Dia memberi aku
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab
وَجَعَلَنِى wajaʿalanī dan Dia menjadikan aku
نَبِيًّۭا nabiyyan seorang nabi

Ayat 31 - Surah Maryam: 11 kata

وَجَعَلَنِى مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَـٰنِى بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱلزَّكَوٰةِ مَا دُمْتُ حَيًّۭا

dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

وَجَعَلَنِى wajaʿalanī dan Dia menjadikan aku
مُبَارَكًا mubārakan seorang yang diberkati
أَيْنَ ayna dimana
مَا mā apa/saja
كُنتُ kuntu adalah aku/berada
وَأَوْصَـٰنِى wa-awṣānī dan Dia memerintahkan aku
بِٱلصَّلَوٰةِ bil-ṣalati dengan sholat
وَٱلزَّكَوٰةِ wal-zakati dan zakat
مَا mā apa
دُمْتُ dum'tu selama aku
حَيًّۭا ḥayyan hidup

Ayat 32 - Surah Maryam: 6 kata

وَبَرًّۢا بِوَٰلِدَتِى وَلَمْ يَجْعَلْنِى جَبَّارًۭا شَقِيًّۭا

dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

وَبَرًّۢا wabarran dan berbakti
بِوَٰلِدَتِى biwālidatī dengan/kepada ibuku
وَلَمْ walam dan tidak
يَجْعَلْنِى yajʿalnī Dia menjadikan aku
جَبَّارًۭا jabbāran seorang yang sombong
شَقِيًّۭا shaqiyyan celaka

Ayat 33 - Surah Maryam: 9 kata

وَٱلسَّلَـٰمُ عَلَىَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّۭا

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".

وَٱلسَّلَـٰمُ wal-salāmu dan kesejahteraan
عَلَىَّ ʿalayya atasku
يَوْمَ yawma hari
وُلِدتُّ wulidttu aku dilahirkan
وَيَوْمَ wayawma dan hari
أَمُوتُ amūtu aku meninggal
وَيَوْمَ wayawma dan hari
أُبْعَثُ ub'ʿathu aku dibangkitkan
حَيًّۭا ḥayyan hidup

Ayat 34 - Surah Maryam: 9 kata

ذَٰلِكَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ ۚ قَوْلَ ٱلْحَقِّ ٱلَّذِى فِيهِ يَمْتَرُونَ

Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.

ذَٰلِكَ dhālika demikian
عِيسَى ʿīsā Isa
ٱبْنُ ub'nu putera
مَرْيَمَ ۚ maryama Maryam
قَوْلَ qawla perkataan
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi benar
ٱلَّذِى alladhī yang
فِيهِ fīhi didalamnya
يَمْتَرُونَ yamtarūna mereka perselisihkan

Ayat 35 - Surah Maryam: 16 kata

مَا كَانَ لِلَّهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍۢ ۖ سُبْحَـٰنَهُۥٓ ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًۭا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.

مَا mā tidak
كَانَ kāna ada
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
أَن an bahwa
يَتَّخِذَ yattakhidha Dia mengambil/mempunyai
مِن min dari
وَلَدٍۢ ۖ waladin seorang anak
سُبْحَـٰنَهُۥٓ ۚ sub'ḥānahu Maha Suci Dia
إِذَا idhā apabila/tatkala
قَضَىٰٓ qaḍā Dia telah memutuskan
أَمْرًۭا amran perkara
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَقُولُ yaqūlu Dia berkata
لَهُۥ lahu kepadanya
كُن kun adalah/jadilah
فَيَكُونُ fayakūnu maka adalah/jadilah ia

Ayat 36 - Surah Maryam: 8 kata

وَإِنَّ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ ۚ هَـٰذَا صِرَٰطٌۭ مُّسْتَقِيمٌۭ

Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
رَبِّى rabbī Tuhanku
وَرَبُّكُمْ warabbukum dan Tuhanmu
فَٱعْبُدُوهُ ۚ fa-uʿ'budūhu maka sembahlah Dia
هَـٰذَا hādhā ini
صِرَٰطٌۭ ṣirāṭun jalan
مُّسْتَقِيمٌۭ mus'taqīmun lurus

Ayat 37 - Surah Maryam: 11 kata

فَٱخْتَلَفَ ٱلْأَحْزَابُ مِنۢ بَيْنِهِمْ ۖ فَوَيْلٌۭ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن مَّشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيمٍ

Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.

فَٱخْتَلَفَ fa-ikh'talafa maka berselisihlah
ٱلْأَحْزَابُ l-aḥzābu golongan-golongan
مِنۢ min dari
بَيْنِهِمْ ۖ baynihim antara mereka
فَوَيْلٌۭ fawaylun maka celakalah
لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
مِن min dari
مَّشْهَدِ mashhadi menyaksikan
يَوْمٍ yawmin hari
عَظِيمٍ ʿaẓīmin yang besar

Ayat 38 - Surah Maryam: 11 kata

أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا ۖ لَـٰكِنِ ٱلظَّـٰلِمُونَ ٱلْيَوْمَ فِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍۢ

Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.

أَسْمِعْ asmiʿ alangkah tajam pendengaran
بِهِمْ bihim dengan mereka
وَأَبْصِرْ wa-abṣir dan alangkah terangnya penglihatan
يَوْمَ yawma pada hari
يَأْتُونَنَا ۖ yatūnanā mereka datang kepada kami
لَـٰكِنِ lākini tetapi
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
ٱلْيَوْمَ l-yawma pada hari ini
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan
مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Ayat 39 - Surah Maryam: 12 kata

وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْحَسْرَةِ إِذْ قُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَهُمْ فِى غَفْلَةٍۢ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.

وَأَنذِرْهُمْ wa-andhir'hum dan berilah mereka peringatan
يَوْمَ yawma hari
ٱلْحَسْرَةِ l-ḥasrati penyesalan
إِذْ idh ketika
قُضِىَ quḍiya diputuskan
ٱلْأَمْرُ l-amru perkara
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
فِى fī dalam
غَفْلَةٍۢ ghaflatin kelalaian
وَهُمْ wahum dan mereka
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 40 - Surah Maryam: 8 kata

إِنَّا نَحْنُ نَرِثُ ٱلْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ

Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan.

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
نَحْنُ naḥnu Kami
نَرِثُ narithu Kami mewarisi
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
وَمَنْ waman dan orang-orang
عَلَيْهَا ʿalayhā diatasnya
وَإِلَيْنَا wa-ilaynā dan kepada Kami
يُرْجَعُونَ yur'jaʿūna mereka dikembalikan

Ayat 41 - Surah Maryam: 8 kata

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ إِبْرَٰهِيمَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًۭا نَّبِيًّا

Ceritakanlah (Hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.

وَٱذْكُرْ wa-udh'kur dan ingatlah
فِى fī didalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
إِبْرَٰهِيمَ ۚ ib'rāhīma Ibrahim
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah dia
صِدِّيقًۭا ṣiddīqan seorang yang benar
نَّبِيًّا nabiyyan seorang nabi

Ayat 42 - Surah Maryam: 15 kata

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ يَـٰٓأَبَتِ لِمَ تَعْبُدُ مَا لَا يَسْمَعُ وَلَا يُبْصِرُ وَلَا يُغْنِى عَنكَ شَيْـًۭٔا

Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?

إِذْ idh tatkala
قَالَ qāla dia berkata
لِأَبِيهِ li-abīhi kepada bapaknya
يَـٰٓأَبَتِ yāabati wahai ayahku
لِمَ lima mengapa
تَعْبُدُ taʿbudu kamu menyembah
مَا mā apa/sesuatu
لَا lā tidak
يَسْمَعُ yasmaʿu ia mendengar
وَلَا walā dan tidak
يُبْصِرُ yub'ṣiru ia melihat
وَلَا walā dan tidak
يُغْنِى yugh'nī ia mencukupi/menolong
عَنكَ ʿanka dari kamu
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikitpun

Ayat 43 - Surah Maryam: 13 kata

يَـٰٓأَبَتِ إِنِّى قَدْ جَآءَنِى مِنَ ٱلْعِلْمِ مَا لَمْ يَأْتِكَ فَٱتَّبِعْنِىٓ أَهْدِكَ صِرَٰطًۭا سَوِيًّۭا

Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

يَـٰٓأَبَتِ yāabati wahai ayahku
إِنِّى innī sesungguhnya aku
قَدْ qad sesungguhnya
جَآءَنِى jāanī telah datang kepadaku
مِنَ mina dari/sebagian
ٱلْعِلْمِ l-ʿil'mi ilmu pengetahuan
مَا mā apa
لَمْ lam tidak
يَأْتِكَ yatika datang kepadamu
فَٱتَّبِعْنِىٓ fa-ittabiʿ'nī maka ikutilah aku
أَهْدِكَ ahdika aku akan menunjukkan kepadamu
صِرَٰطًۭا ṣirāṭan jalan
سَوِيًّۭا sawiyyan sama/lurus

Ayat 44 - Surah Maryam: 9 kata

يَـٰٓأَبَتِ لَا تَعْبُدِ ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ إِنَّ ٱلشَّيْطَـٰنَ كَانَ لِلرَّحْمَـٰنِ عَصِيًّۭا

Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.

يَـٰٓأَبَتِ yāabati wahai ayahku
لَا lā jangan
تَعْبُدِ taʿbudi kamu menyembah
ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ l-shayṭāna syaitan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلشَّيْطَـٰنَ l-shayṭāna syaitan
كَانَ kāna adalah
لِلرَّحْمَـٰنِ lilrraḥmāni kepada Yang Maha Pengasih
عَصِيًّۭا ʿaṣiyyan durhaka

Ayat 45 - Surah Maryam: 11 kata

يَـٰٓأَبَتِ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يَمَسَّكَ عَذَابٌۭ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ فَتَكُونَ لِلشَّيْطَـٰنِ وَلِيًّۭا

Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan".

يَـٰٓأَبَتِ yāabati wahai ayahku
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَخَافُ akhāfu aku takut/khawatir
أَن an bahwa akan
يَمَسَّكَ yamassaka menimpa kamu
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مِّنَ mina dari
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih
فَتَكُونَ fatakūna maka adalah kamu/menjadi
لِلشَّيْطَـٰنِ lilshayṭāni bagi syaitan
وَلِيًّۭا waliyyan pemimpin/kawan

Ayat 46 - Surah Maryam: 12 kata

قَالَ أَرَاغِبٌ أَنتَ عَنْ ءَالِهَتِى يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ لَأَرْجُمَنَّكَ ۖ وَٱهْجُرْنِى مَلِيًّۭا

Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama".

قَالَ qāla ia berkata
أَرَاغِبٌ arāghibun adakah benci
أَنتَ anta kamu
عَنْ ʿan dari
ءَالِهَتِى ālihatī Tuhanku
يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ ۖ yāib'rāhīmu Hai Ibrahim
لَئِن la-in sungguh jika
لَّمْ lam tidak
تَنتَهِ tantahi kamu berhenti
لَأَرْجُمَنَّكَ ۖ la-arjumannaka sungguh aku akan merajam kamu
وَٱهْجُرْنِى wa-uh'jur'nī dan tinggalkan aku
مَلِيًّۭا maliyyan waktu yang lama

Ayat 47 - Surah Maryam: 10 kata

قَالَ سَلَـٰمٌ عَلَيْكَ ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ بِى حَفِيًّۭا

Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.

قَالَ qāla dia berkata
سَلَـٰمٌ salāmun semoga keselamatan
عَلَيْكَ ۖ ʿalayka atasmu
سَأَسْتَغْفِرُ sa-astaghfiru aku akan memohon ampunan
لَكَ laka untuk kamu
رَبِّىٓ ۖ rabbī Tuhanku
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah
بِى bī kepadaku
حَفِيًّۭا ḥafiyyan sangat baik

Ayat 48 - Surah Maryam: 14 kata

وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَأَدْعُوا۟ رَبِّى عَسَىٰٓ أَلَّآ أَكُونَ بِدُعَآءِ رَبِّى شَقِيًّۭا

Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku".

وَأَعْتَزِلُكُمْ wa-aʿtazilukum dan aku akan menjauhkan diri darimu
وَمَا wamā dan apa
تَدْعُونَ tadʿūna kamu seru
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَأَدْعُوا۟ wa-adʿū dan aku berseru/berdoa
رَبِّى rabbī Tuhanku
عَسَىٰٓ ʿasā mudah-mudahan
أَلَّآ allā bahwa tidak
أَكُونَ akūna adalah aku
بِدُعَآءِ biduʿāi dengan doaku
رَبِّى rabbī Tuhanku
شَقِيًّۭا shaqiyyan celaka/kecewa

Ayat 49 - Surah Maryam: 14 kata

فَلَمَّا ٱعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَـٰقَ وَيَعْقُوبَ ۖ وَكُلًّۭا جَعَلْنَا نَبِيًّۭا

Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.

فَلَمَّا falammā maka tatkala
ٱعْتَزَلَهُمْ iʿ'tazalahum dia menjauhkan diri dari mereka
وَمَا wamā dan apa yang
يَعْبُدُونَ yaʿbudūna mereka sembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَهَبْنَا wahabnā dan Kami anugerahkan
لَهُۥٓ lahu kepadanya
إِسْحَـٰقَ is'ḥāqa Ishak
وَيَعْقُوبَ ۖ wayaʿqūba dan Yaqub
وَكُلًّۭا wakullan dan makanlah
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan
نَبِيًّۭا nabiyyan nabi

Ayat 50 - Surah Maryam: 9 kata

وَوَهَبْنَا لَهُم مِّن رَّحْمَتِنَا وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّۭا

Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.

وَوَهَبْنَا wawahabnā dan Kami anugerahkan
لَهُم lahum kepada mereka
مِّن min dari
رَّحْمَتِنَا raḥmatinā rahmat Kami
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
لَهُمْ lahum bagi mereka
لِسَانَ lisāna lisan/buah tutur
صِدْقٍ ṣid'qin benar/baik
عَلِيًّۭا ʿaliyyan amat tinggi

Ayat 51 - Surah Maryam: 10 kata

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ مُوسَىٰٓ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ مُخْلَصًۭا وَكَانَ رَسُولًۭا نَّبِيًّۭا

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka), kisah Musa di dalam Al Kitab (Al Quran) ini. Sesungguhnya ia adalah seorang yang dipilih dan seorang rasul dan nabi.

وَٱذْكُرْ wa-udh'kur dan ingatlah
فِى fī didalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
مُوسَىٰٓ ۚ mūsā Musa
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah
مُخْلَصًۭا mukh'laṣan bersih/pilihan
وَكَانَ wakāna dan adalah dia
رَسُولًۭا rasūlan seorang rasul
نَّبِيًّۭا nabiyyan seorang nabi

Ayat 52 - Surah Maryam: 7 kata

وَنَـٰدَيْنَـٰهُ مِن جَانِبِ ٱلطُّورِ ٱلْأَيْمَنِ وَقَرَّبْنَـٰهُ نَجِيًّۭا

Dan Kami telah memanggilnya dari sebelah kanan gunung Thur dan Kami telah mendekatkannya kepada Kami di waktu dia munajat (kepada Kami).

وَنَـٰدَيْنَـٰهُ wanādaynāhu dan Kami telah memanggilnya
مِن min dari
جَانِبِ jānibi sisi/pinggir
ٱلطُّورِ l-ṭūri gunung Tur
ٱلْأَيْمَنِ l-aymani sebelah kanan
وَقَرَّبْنَـٰهُ waqarrabnāhu dan Kami telah mendekatkannya
نَجِيًّۭا najiyyan munajat/dialog

Ayat 53 - Surah Maryam: 7 kata

وَوَهَبْنَا لَهُۥ مِن رَّحْمَتِنَآ أَخَاهُ هَـٰرُونَ نَبِيًّۭا

Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun menjadi seorang nabi.

وَوَهَبْنَا wawahabnā dan Kami telah menganugerahkan
لَهُۥ lahu kepadanya
مِن min dari
رَّحْمَتِنَآ raḥmatinā rahmat Kami
أَخَاهُ akhāhu saudaranya
هَـٰرُونَ hārūna Harun
نَبِيًّۭا nabiyyan seorang nabi

Ayat 54 - Surah Maryam: 11 kata

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ إِسْمَـٰعِيلَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صَادِقَ ٱلْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولًۭا نَّبِيًّۭا

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.

وَٱذْكُرْ wa-udh'kur dan ingatlah
فِى fī didalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
إِسْمَـٰعِيلَ ۚ is'māʿīla Ismail
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah
صَادِقَ ṣādiqa benar
ٱلْوَعْدِ l-waʿdi janji
وَكَانَ wakāna dan adalah dia
رَسُولًۭا rasūlan seorang rasul
نَّبِيًّۭا nabiyyan seorang nabi

Ayat 55 - Surah Maryam: 9 kata

وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُۥ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱلزَّكَوٰةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِۦ مَرْضِيًّۭا

Dan ia menyuruh ahlinya untuk bersembahyang dan menunaikan zakat, dan ia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhannya.

وَكَانَ wakāna dan adalah dia
يَأْمُرُ yamuru dia menyuruh
أَهْلَهُۥ ahlahu keluarganya
بِٱلصَّلَوٰةِ bil-ṣalati dengan/untuk sholat
وَٱلزَّكَوٰةِ wal-zakati dan zakat
وَكَانَ wakāna dan adalah dia
عِندَ ʿinda disisi
رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
مَرْضِيًّۭا marḍiyyan seorang yang diridhai

Ayat 56 - Surah Maryam: 8 kata

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَـٰبِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًۭا نَّبِيًّۭا

Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.

وَٱذْكُرْ wa-udh'kur dan ingatlah
فِى fī didalam
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab
إِدْرِيسَ ۚ id'rīsa Idris
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
كَانَ kāna adalah
صِدِّيقًۭا ṣiddīqan sangat benar
نَّبِيًّۭا nabiyyan seorang nabi

Ayat 57 - Surah Maryam: 3 kata

وَرَفَعْنَـٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا

Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.

وَرَفَعْنَـٰهُ warafaʿnāhu dan Kami telah mengangkatnya
مَكَانًا makānan tempat/martabat
عَلِيًّا ʿaliyyan yang tinggi

Ayat 58 - Surah Maryam: 29 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ مِن ذُرِّيَّةِ ءَادَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍۢ وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْرَٰٓءِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَٱجْتَبَيْنَآ ۚ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُ ٱلرَّحْمَـٰنِ خَرُّوا۟ سُجَّدًۭا وَبُكِيًّۭا ۩

Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أَنْعَمَ anʿama telah memberi nikmat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
مِّنَ mina dari
ٱلنَّبِيِّـۧنَ l-nabiyīna para nabi
مِن min dari
ذُرِّيَّةِ dhurriyyati keturunan
ءَادَمَ ādama Adam
وَمِمَّنْ wamimman dan dari orang-orang
حَمَلْنَا ḥamalnā Kami bawa
مَعَ maʿa bersama
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
وَمِن wamin dan dari
ذُرِّيَّةِ dhurriyyati keturunan
إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim
وَإِسْرَٰٓءِيلَ wa-is'rāīla dan Israil
وَمِمَّنْ wamimman dan dari orang-orang
هَدَيْنَا hadaynā Kami telah beri petunjuk
وَٱجْتَبَيْنَآ ۚ wa-ij'tabaynā dan Kami telah pilih
إِذَا idhā tatkala/apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتُ āyātu ayat-ayat
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Maha Pengasih
خَرُّوا۟ kharrū mereka tersungkur
سُجَّدًۭا sujjadan bersujud
وَبُكِيًّۭا ۩ wabukiyyan dan menangis

Ayat 59 - Surah Maryam: 11 kata

۞ فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,

۞ فَخَلَفَ fakhalafa maka mengganti/datanglah
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ baʿdihim sesudah mereka
خَلْفٌ khalfun pengganti
أَضَاعُوا۟ aḍāʿū mereka menyia-nyiakan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
وَٱتَّبَعُوا۟ wa-ittabaʿū dan mereka mengikuti
ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ l-shahawāti syahwat/hawa nafsu
فَسَوْفَ fasawfa maka akan
يَلْقَوْنَ yalqawna mereka menemui
غَيًّا ghayyan kesesatan/kebinasaan

Ayat 60 - Surah Maryam: 12 kata

إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًۭا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْـًۭٔا

kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun,

إِلَّا illā kecuali
مَن man orang
تَابَ tāba ia bertaubat
وَءَامَنَ waāmana dan ia beriman
وَعَمِلَ waʿamila dan ia berbuat/beramal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
يَدْخُلُونَ yadkhulūna mereka masuk
ٱلْجَنَّةَ l-janata surga
وَلَا walā dan tidak
يُظْلَمُونَ yuẓ'lamūna mereka dianiaya
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikitpun

Ayat 61 - Surah Maryam: 11 kata

جَنَّـٰتِ عَدْنٍ ٱلَّتِى وَعَدَ ٱلرَّحْمَـٰنُ عِبَادَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ وَعْدُهُۥ مَأْتِيًّۭا

yaitu surga 'Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (surga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.

جَنَّـٰتِ jannāti surga
عَدْنٍ ʿadnin 'Adn
ٱلَّتِى allatī yang
وَعَدَ waʿada berjanji
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
عِبَادَهُۥ ʿibādahu hamba-hambaNya
بِٱلْغَيْبِ ۚ bil-ghaybi dengan yang gaib/tidak nampak
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah
وَعْدُهُۥ waʿduhu janjiNya
مَأْتِيًّۭا matiyyan akan datang/terjadi

Ayat 62 - Surah Maryam: 11 kata

لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا إِلَّا سَلَـٰمًۭا ۖ وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةًۭ وَعَشِيًّۭا

Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam surga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezekinya di surga itu tiap-tiap pagi dan petang.

لَّا lā tidak
يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar
فِيهَا fīhā didalamnya (surga)
لَغْوًا laghwan perkataan sia-sia
إِلَّا illā kecuali
سَلَـٰمًۭا ۖ salāman selamat/sejahtera
وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka
رِزْقُهُمْ riz'quhum rezki mereka
فِيهَا fīhā didalamnya (surga)
بُكْرَةًۭ buk'ratan pagi
وَعَشِيًّۭا waʿashiyyan dan petang

Ayat 63 - Surah Maryam: 9 kata

تِلْكَ ٱلْجَنَّةُ ٱلَّتِى نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَن كَانَ تَقِيًّۭا

Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.

تِلْكَ til'ka itulah
ٱلْجَنَّةُ l-janatu surga
ٱلَّتِى allatī yang
نُورِثُ nūrithu Kami wariskan
مِنْ min dari
عِبَادِنَا ʿibādinā hamba-hamba Kami
مَن man orang
كَانَ kāna adalah
تَقِيًّۭا taqiyyan bertakwa

Ayat 64 - Surah Maryam: 18 kata

وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ ۖ لَهُۥ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَٰلِكَ ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّۭا

Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa.

وَمَا wamā dan tidaklah
نَتَنَزَّلُ natanazzalu kami akan turun
إِلَّا illā kecuali
بِأَمْرِ bi-amri dengan perintah
رَبِّكَ ۖ rabbika Tuhanmu
لَهُۥ lahu kepunyaanNya
مَا mā apa
بَيْنَ bayna antara
أَيْدِينَا aydīnā dihadapan kami
وَمَا wamā dan apa
خَلْفَنَا khalfanā dibelakang kami
وَمَا wamā dan apa
بَيْنَ bayna diantara
ذَٰلِكَ ۚ dhālika demikian
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
نَسِيًّۭا nasiyyan lupa

Ayat 65 - Surah Maryam: 12 kata

رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَٱعْبُدْهُ وَٱصْطَبِرْ لِعِبَـٰدَتِهِۦ ۚ هَلْ تَعْلَمُ لَهُۥ سَمِيًّۭا

Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?

رَّبُّ rabbu Tuhan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
وَمَا wamā dan apa
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya
فَٱعْبُدْهُ fa-uʿ'bud'hu maka sembahlah Dia
وَٱصْطَبِرْ wa-iṣ'ṭabir dan berteguh hatilah
لِعِبَـٰدَتِهِۦ ۚ liʿibādatihi dalam beribadat kepadaNya
هَلْ hal apakah
تَعْلَمُ taʿlamu kamu mengetahui
لَهُۥ lahu bagiNya/denganNya
سَمِيًّۭا samiyyan sama

Ayat 66 - Surah Maryam: 8 kata

وَيَقُولُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَءِذَا مَا مِتُّ لَسَوْفَ أُخْرَجُ حَيًّا

Dan berkata manusia: "Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali?"

وَيَقُولُ wayaqūlu dan akan berkata
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
أَءِذَا a-idhā apakah apabila
مَا mā apa
مِتُّ mittu telah mati
لَسَوْفَ lasawfa sungguh akan
أُخْرَجُ ukh'raju aku dikeluarkan
حَيًّا ḥayyan hidup

Ayat 67 - Surah Maryam: 10 kata

أَوَلَا يَذْكُرُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَنَّا خَلَقْنَـٰهُ مِن قَبْلُ وَلَمْ يَكُ شَيْـًۭٔا

Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali?

أَوَلَا awalā ataukah tidak
يَذْكُرُ yadhkuru ingat/berpikir
ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia
أَنَّا annā bahwa sesungguhnya Kami
خَلَقْنَـٰهُ khalaqnāhu Kami telah menciptakannya
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum/dahulu
وَلَمْ walam dan tidak
يَكُ yaku dia ada
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sama sekali

Ayat 68 - Surah Maryam: 8 kata

فَوَرَبِّكَ لَنَحْشُرَنَّهُمْ وَٱلشَّيَـٰطِينَ ثُمَّ لَنُحْضِرَنَّهُمْ حَوْلَ جَهَنَّمَ جِثِيًّۭا

Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut.

فَوَرَبِّكَ fawarabbika maka demi Tuhanmu
لَنَحْشُرَنَّهُمْ lanaḥshurannahum sungguh Kami akan mengumpulkan mereka
وَٱلشَّيَـٰطِينَ wal-shayāṭīna dan syaitan
ثُمَّ thumma kemudian
لَنُحْضِرَنَّهُمْ lanuḥ'ḍirannahum sungguh Kami akan datangkan mereka
حَوْلَ ḥawla sekeliling
جَهَنَّمَ jahannama Jahanam
جِثِيًّۭا jithiyyan berlutut

Ayat 69 - Surah Maryam: 10 kata

ثُمَّ لَنَنزِعَنَّ مِن كُلِّ شِيعَةٍ أَيُّهُمْ أَشَدُّ عَلَى ٱلرَّحْمَـٰنِ عِتِيًّۭا

Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.

ثُمَّ thumma kemudian
لَنَنزِعَنَّ lananziʿanna sungguh kami akan menarik
مِن min dari
كُلِّ kulli tiap-tiap
شِيعَةٍ shīʿatin golongan
أَيُّهُمْ ayyuhum siapa diantara mereka
أَشَدُّ ashaddu sangat/paling
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih
عِتِيًّۭا ʿitiyyan durhaka

Ayat 70 - Surah Maryam: 8 kata

ثُمَّ لَنَحْنُ أَعْلَمُ بِٱلَّذِينَ هُمْ أَوْلَىٰ بِهَا صِلِيًّۭا

Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.

ثُمَّ thumma kemudian
لَنَحْنُ lanaḥnu sungguh Kami
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِٱلَّذِينَ bi-alladhīna kepada orang-orang yang
هُمْ hum mereka
أَوْلَىٰ awlā lebih patut
بِهَا bihā dengannya
صِلِيًّۭا ṣiliyyan masuk/dibakar

Ayat 71 - Surah Maryam: 9 kata

وَإِن مِّنكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًۭا مَّقْضِيًّۭا

Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.

وَإِن wa-in dan tidak
مِّنكُمْ minkum daripadamu
إِلَّا illā melainkan
وَارِدُهَا ۚ wāriduhā mendatanginya
كَانَ kāna adalah
عَلَىٰ ʿalā atas/bagi
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
حَتْمًۭا ḥatman kepastian
مَّقْضِيًّۭا maqḍiyyan yang telah diputuskan

Ayat 72 - Surah Maryam: 8 kata

ثُمَّ نُنَجِّى ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوا۟ وَّنَذَرُ ٱلظَّـٰلِمِينَ فِيهَا جِثِيًّۭا

Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

ثُمَّ thumma kemudian
نُنَجِّى nunajjī kami akan menyelamatkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّقَوا۟ ittaqaw (mereka) bertakwa
وَّنَذَرُ wanadharu dan Kami membiarkan
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim
فِيهَا fīhā didalamnya
جِثِيًّۭا jithiyyan berlutut

Ayat 73 - Surah Maryam: 16 kata

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍۢ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَىُّ ٱلْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌۭ مَّقَامًۭا وَأَحْسَنُ نَدِيًّۭا

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: "Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?"

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin jelas/terang
قَالَ qāla berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
أَىُّ ayyu yang mana
ٱلْفَرِيقَيْنِ l-farīqayni dua golongan
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
مَّقَامًۭا maqāman kedudukan
وَأَحْسَنُ wa-aḥsanu dan lebih baik/bagus
نَدِيًّۭا nadiyyan tempat pertemuan

Ayat 74 - Surah Maryam: 9 kata

وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّن قَرْنٍ هُمْ أَحْسَنُ أَثَـٰثًۭا وَرِءْيًۭا

Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap di pandang mata.

وَكَمْ wakam dan berapa banyak
أَهْلَكْنَا ahlaknā telah Kami binasakan
قَبْلَهُم qablahum sebelum mereka
مِّن min dari
قَرْنٍ qarnin umat
هُمْ hum mereka
أَحْسَنُ aḥsanu lebih baik/bagus
أَثَـٰثًۭا athāthan perabotan rumah tangga
وَرِءْيًۭا wari'yan dan pandang mata

Ayat 75 - Surah Maryam: 25 kata

قُلْ مَن كَانَ فِى ٱلضَّلَـٰلَةِ فَلْيَمْدُدْ لَهُ ٱلرَّحْمَـٰنُ مَدًّا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا رَأَوْا۟ مَا يُوعَدُونَ إِمَّا ٱلْعَذَابَ وَإِمَّا ٱلسَّاعَةَ فَسَيَعْلَمُونَ مَنْ هُوَ شَرٌّۭ مَّكَانًۭا وَأَضْعَفُ جُندًۭا

Katakanlah: "Barang siapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya".

قُلْ qul katakanlah
مَن man barang siapa
كَانَ kāna adalah
فِى fī dalam
ٱلضَّلَـٰلَةِ l-ḍalālati kesesatan
فَلْيَمْدُدْ falyamdud maka akan memanjangkan
لَهُ lahu kepadanya
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
مَدًّا ۚ maddan panjang
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
رَأَوْا۟ ra-aw mereka melihat
مَا mā apa
يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka diancamkan
إِمَّا immā maupun
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab
وَإِمَّا wa-immā dan maupun
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata hari kiamat
فَسَيَعْلَمُونَ fasayaʿlamūna maka mereka akan mengetahui
مَنْ man orang/siapa
هُوَ huwa dia
شَرٌّۭ sharrun lebih jelek
مَّكَانًۭا makānan tempat/kedudukan
وَأَضْعَفُ wa-aḍʿafu dan lebih lemah
جُندًۭا jundan bala tentara

Ayat 76 - Surah Maryam: 13 kata

وَيَزِيدُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ٱهْتَدَوْا۟ هُدًۭى ۗ وَٱلْبَـٰقِيَـٰتُ ٱلصَّـٰلِحَـٰتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًۭا وَخَيْرٌۭ مَّرَدًّا

Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal-amal saleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.

وَيَزِيدُ wayazīdu dan akan menambah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱهْتَدَوْا۟ ih'tadaw (mereka) mendapat petunjuk
هُدًۭى ۗ hudan petunjuk
وَٱلْبَـٰقِيَـٰتُ wal-bāqiyātu dan yang kekal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتُ l-ṣāliḥātu amal-amal sholeh
خَيْرٌ khayrun lebih baik
عِندَ ʿinda disisi
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
ثَوَابًۭا thawāban pahala
وَخَيْرٌۭ wakhayrun dan lebih baik
مَّرَدًّا maraddan kesudahan

Ayat 77 - Surah Maryam: 8 kata

أَفَرَءَيْتَ ٱلَّذِى كَفَرَ بِـَٔايَـٰتِنَا وَقَالَ لَأُوتَيَنَّ مَالًۭا وَوَلَدًا

Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan ia mengatakan: "Pasti aku akan diberi harta dan anak".

أَفَرَءَيْتَ afara-ayta maka apakah kamu telah melihat
ٱلَّذِى alladhī orang yang
كَفَرَ kafara kafir
بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā kepada ayat-ayat Kami
وَقَالَ waqāla dan ia berkata
لَأُوتَيَنَّ laūtayanna sungguh aku akan diberi
مَالًۭا mālan harta
وَوَلَدًا wawaladan dan anak

Ayat 78 - Surah Maryam: 7 kata

أَطَّلَعَ ٱلْغَيْبَ أَمِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمَـٰنِ عَهْدًۭا

Adakah ia melihat yang ghaib atau ia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah?,

أَطَّلَعَ aṭṭalaʿa adakah ia melihat
ٱلْغَيْبَ l-ghayba yang gaib
أَمِ ami atau
ٱتَّخَذَ ittakhadha ia mengambil
عِندَ ʿinda disisi
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih
عَهْدًۭا ʿahdan perjanjian

Ayat 79 - Surah Maryam: 9 kata

كَلَّا ۚ سَنَكْتُبُ مَا يَقُولُ وَنَمُدُّ لَهُۥ مِنَ ٱلْعَذَابِ مَدًّۭا

sekali-kali tidak, Kami akan menulis apa yang ia katakan, dan benar-benar Kami akan memperpanjang azab untuknya,

كَلَّا ۚ kallā sekali-kali tidak
سَنَكْتُبُ sanaktubu Kami akan menulis
مَا mā apa
يَقُولُ yaqūlu mereka katakan
وَنَمُدُّ wanamuddu dan Kami akan memperpanjang
لَهُۥ lahu baginya
مِنَ mina dari
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
مَدًّۭا maddan panjang/waktu yang lama

Ayat 80 - Surah Maryam: 5 kata

وَنَرِثُهُۥ مَا يَقُولُ وَيَأْتِينَا فَرْدًۭا

dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakan itu, dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri.

وَنَرِثُهُۥ wanarithuhu dan Kami akan mewarisinya
مَا mā apa
يَقُولُ yaqūlu ia katakan
وَيَأْتِينَا wayatīnā dan ia akan datang kepada Kami
فَرْدًۭا fardan seorang diri

Ayat 81 - Surah Maryam: 8 kata

وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةًۭ لِّيَكُونُوا۟ لَهُمْ عِزًّۭا

Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka,

وَٱتَّخَذُوا۟ wa-ittakhadhū dan mereka mengambil/menyembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ءَالِهَةًۭ ālihatan tuhan-tuhan/sesembahan
لِّيَكُونُوا۟ liyakūnū supaya sesembahan itu adalah
لَهُمْ lahum bagi mereka
عِزًّۭا ʿizzan kemuliaan/pelindung

Ayat 82 - Surah Maryam: 6 kata

كَلَّا ۚ سَيَكْفُرُونَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُونُونَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا

sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.

كَلَّا ۚ kallā sekali-kali tidak
سَيَكْفُرُونَ sayakfurūna kelak mereka mengingkari
بِعِبَادَتِهِمْ biʿibādatihim dengan peribadatan mereka
وَيَكُونُونَ wayakūnūna dan adalah mereka
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ضِدًّا ḍiddan lawan/musuh

Ayat 83 - Surah Maryam: 9 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّآ أَرْسَلْنَا ٱلشَّيَـٰطِينَ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ تَؤُزُّهُمْ أَزًّۭا

Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?,

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu lihat
أَنَّآ annā bahwa sesungguhnya Kami
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengirim
ٱلشَّيَـٰطِينَ l-shayāṭīna syaitan-syaitan
عَلَى ʿalā atas
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
تَؤُزُّهُمْ ta-uzzuhum mengganggu mereka
أَزًّۭا azzan gangguan

Ayat 84 - Surah Maryam: 7 kata

فَلَا تَعْجَلْ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّمَا نَعُدُّ لَهُمْ عَدًّۭا

maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti.

فَلَا falā maka janganlah
تَعْجَلْ taʿjal kamu tergesa-gesa
عَلَيْهِمْ ۖ ʿalayhim atas mereka
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
نَعُدُّ naʿuddu Kami menghitung
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَدًّۭا ʿaddan perhitungan

Ayat 85 - Surah Maryam: 6 kata

يَوْمَ نَحْشُرُ ٱلْمُتَّقِينَ إِلَى ٱلرَّحْمَـٰنِ وَفْدًۭا

(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat,

يَوْمَ yawma pada hari
نَحْشُرُ naḥshuru Kami kumpulkan
ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa
إِلَى ilā kepada
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih
وَفْدًۭا wafdan perutusan

Ayat 86 - Surah Maryam: 5 kata

وَنَسُوقُ ٱلْمُجْرِمِينَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ وِرْدًۭا

dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.

وَنَسُوقُ wanasūqu dan Kami akan menghalau
ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa
إِلَىٰ ilā ke
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahanam
وِرْدًۭا wir'dan keadaan dahaga

Ayat 87 - Surah Maryam: 9 kata

لَّا يَمْلِكُونَ ٱلشَّفَـٰعَةَ إِلَّا مَنِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمَـٰنِ عَهْدًۭا

Mereka tidak berhak mendapat syafa'at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah.

لَّا lā tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka memiliki/memberi
ٱلشَّفَـٰعَةَ l-shafāʿata syafa'at
إِلَّا illā kecuali
مَنِ mani orang
ٱتَّخَذَ ittakhadha dia mengambil
عِندَ ʿinda disisi
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih
عَهْدًۭا ʿahdan perjanjian

Ayat 88 - Surah Maryam: 4 kata

وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَلَدًۭا

Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
ٱتَّخَذَ ittakhadha telah mengambil
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Yang Maha Pengasih
وَلَدًۭا waladan anak

Ayat 89 - Surah Maryam: 4 kata

لَّقَدْ جِئْتُمْ شَيْـًٔا إِدًّۭا

Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,

لَّقَدْ laqad sesungguhnya
جِئْتُمْ ji'tum kamu telah mendatangkan
شَيْـًٔا shayan sesuatu
إِدًّۭا iddan sangat besar/luar biasa

Ayat 90 - Surah Maryam: 9 kata

تَكَادُ ٱلسَّمَـٰوَٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ ٱلْأَرْضُ وَتَخِرُّ ٱلْجِبَالُ هَدًّا

hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,

تَكَادُ takādu hampir-hampir
ٱلسَّمَـٰوَٰتُ l-samāwātu langit(jamak)
يَتَفَطَّرْنَ yatafaṭṭarna pecah
مِنْهُ min'hu daripadanya/karenanya
وَتَنشَقُّ watanshaqqu dan belah
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
وَتَخِرُّ watakhirru dan tersungkur
ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung
هَدًّا haddan runtuh

Ayat 91 - Surah Maryam: 4 kata

أَن دَعَوْا۟ لِلرَّحْمَـٰنِ وَلَدًۭا

karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.

أَن an bahwa
دَعَوْا۟ daʿaw mereka mendakwakan
لِلرَّحْمَـٰنِ lilrraḥmāni bagi/terhadap Yang Maha Pengasih
وَلَدًۭا waladan seorang anak

Ayat 92 - Surah Maryam: 6 kata

وَمَا يَنۢبَغِى لِلرَّحْمَـٰنِ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا

Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.

وَمَا wamā dan tidak
يَنۢبَغِى yanbaghī layak/patut
لِلرَّحْمَـٰنِ lilrraḥmāni bagi Yang Maha Pengasih
أَن an bahwa
يَتَّخِذَ yattakhidha Dia mengambil/mempunyai
وَلَدًا waladan seorang anak

Ayat 93 - Surah Maryam: 10 kata

إِن كُلُّ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ إِلَّآ ءَاتِى ٱلرَّحْمَـٰنِ عَبْدًۭا

Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

إِن in tidak
كُلُّ kullu setiap
مَن man orang
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
إِلَّآ illā kecuali
ءَاتِى ātī dia datang
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih
عَبْدًۭا ʿabdan mengabdi

Ayat 94 - Surah Maryam: 4 kata

لَّقَدْ أَحْصَىٰهُمْ وَعَدَّهُمْ عَدًّۭا

Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.

لَّقَدْ laqad sesungguhnya
أَحْصَىٰهُمْ aḥṣāhum Dia telah menentukan mereka
وَعَدَّهُمْ waʿaddahum dan Dia telah menghitung mereka
عَدًّۭا ʿaddan perhitungan

Ayat 95 - Surah Maryam: 5 kata

وَكُلُّهُمْ ءَاتِيهِ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ فَرْدًا

Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.

وَكُلُّهُمْ wakulluhum dan mereka semua
ءَاتِيهِ ātīhi datang kepadaNya
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
فَرْدًا fardan seorang diri

Ayat 96 - Surah Maryam: 9 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وُدًّۭا

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mengerjakan/beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/sholeh
سَيَجْعَلُ sayajʿalu akan menjadikan
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
وُدًّۭا wuddan rasa kasih sayang

Ayat 97 - Surah Maryam: 10 kata

فَإِنَّمَا يَسَّرْنَـٰهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ ٱلْمُتَّقِينَ وَتُنذِرَ بِهِۦ قَوْمًۭا لُّدًّۭا

Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Quran itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.

فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَسَّرْنَـٰهُ yassarnāhu Kami memudahkannya
بِلِسَانِكَ bilisānika dengan lisan/bahasamu
لِتُبَشِّرَ litubashira agar kamu memberi kabar gembira
بِهِ bihi dengannya
ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa
وَتُنذِرَ watundhira dan kamu memberi peringatan
بِهِۦ bihi dengannya
قَوْمًۭا qawman kaum
لُّدًّۭا luddan membantah/membangkang

Ayat 98 - Surah Maryam: 14 kata

وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّن قَرْنٍ هَلْ تُحِسُّ مِنْهُم مِّنْ أَحَدٍ أَوْ تَسْمَعُ لَهُمْ رِكْزًۢا

Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar?

وَكَمْ wakam dan berapa banyak
أَهْلَكْنَا ahlaknā telah Kami binasakan
قَبْلَهُم qablahum sebelum mereka
مِّن min dari
قَرْنٍ qarnin umat-umat
هَلْ hal apakah
تُحِسُّ tuḥissu kamu merasa/melihat
مِنْهُم min'hum dari antara mereka
مِّنْ min dari
أَحَدٍ aḥadin seseorang
أَوْ aw atau
تَسْمَعُ tasmaʿu kamu mendengar
لَهُمْ lahum bagi mereka
رِكْزًۢا rik'zan suara pelan/samar-samar

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi