Surah Taa-Haa kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Taa-Haa kata demi kata

Taa-Haa (طه) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 135 ayat, 1.335 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.335 kata untuk dipelajari, Surah Taa-Haa menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 7 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Taa-Haa: 1 kata

طه

Thaahaa.

طه tta-ha Taahaa

Ayat 2 - Surah Taa-Haa: 5 kata

مَآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْقُرْءَانَ لِتَشْقَىٰٓ

Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah;

مَآ mā tidak
أَنزَلْنَا anzalnā Kami menurunkan
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu
ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al-Qur'an
لِتَشْقَىٰٓ litashqā supaya kamu celaka

Ayat 3 - Surah Taa-Haa: 4 kata

إِلَّا تَذْكِرَةًۭ لِّمَن يَخْشَىٰ

tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),

إِلَّا illā melainkan
تَذْكِرَةًۭ tadhkiratan peringatan
لِّمَن liman bagi orang
يَخْشَىٰ yakhshā ia takut

Ayat 4 - Surah Taa-Haa: 6 kata

تَنزِيلًۭا مِّمَّنْ خَلَقَ ٱلْأَرْضَ وَٱلسَّمَـٰوَٰتِ ٱلْعُلَى

yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.

تَنزِيلًۭا tanzīlan diturunkan
مِّمَّنْ mimman dari yang
خَلَقَ khalaqa telah menciptakan
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
وَٱلسَّمَـٰوَٰتِ wal-samāwāti dan langit
ٱلْعُلَى l-ʿulā yang tinggi

Ayat 5 - Surah Taa-Haa: 4 kata

ٱلرَّحْمَـٰنُ عَلَى ٱلْعَرْشِ ٱسْتَوَىٰ

(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas 'Arsy.

ٱلرَّحْمَـٰنُ al-raḥmānu Maha Pengasih
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Arsy`
ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju

Ayat 6 - Surah Taa-Haa: 12 kata

لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَمَا تَحْتَ ٱلثَّرَىٰ

Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.

لَهُۥ lahu bagi-Nya
مَا mā apa yang
فِى fī di dalam
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَا wamā dan apa yang
فِى fī di dalam
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
وَمَا wamā dan apa
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya
وَمَا wamā dan apa
تَحْتَ taḥta di bawah
ٱلثَّرَىٰ l-tharā tanah

Ayat 7 - Surah Taa-Haa: 7 kata

وَإِن تَجْهَرْ بِٱلْقَوْلِ فَإِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلسِّرَّ وَأَخْفَى

Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi.

وَإِن wa-in dan jika
تَجْهَرْ tajhar kamu mengeraskan
بِٱلْقَوْلِ bil-qawli dengan perkataan
فَإِنَّهُۥ fa-innahu maka sesungguhnya Dia
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
ٱلسِّرَّ l-sira rahasia
وَأَخْفَى wa-akhfā dan yang tersembunyi

Ayat 8 - Surah Taa-Haa: 8 kata

ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ

Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik),

ٱللَّهُ al-lahu Allah
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha tuhan
إِلَّا illā kecuali
هُوَ ۖ huwa Dia
لَهُ lahu bagiNya
ٱلْأَسْمَآءُ l-asmāu nama-nama
ٱلْحُسْنَىٰ l-ḥus'nā baik

Ayat 9 - Surah Taa-Haa: 4 kata

وَهَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ

Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?

وَهَلْ wahal dan apakah
أَتَىٰكَ atāka telah sampai kepadamu
حَدِيثُ ḥadīthu ceritera/kisah
مُوسَىٰٓ mūsā Musa

Ayat 10 - Surah Taa-Haa: 18 kata

إِذْ رَءَا نَارًۭا فَقَالَ لِأَهْلِهِ ٱمْكُثُوٓا۟ إِنِّىٓ ءَانَسْتُ نَارًۭا لَّعَلِّىٓ ءَاتِيكُم مِّنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى ٱلنَّارِ هُدًۭى

Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu".

إِذْ idh tatkala
رَءَا raā dia melihat
نَارًۭا nāran api
فَقَالَ faqāla maka dia berkata
لِأَهْلِهِ li-ahlihi kepada keluarganya
ٱمْكُثُوٓا۟ um'kuthū tinggallah kamu
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
ءَانَسْتُ ānastu aku melihat
نَارًۭا nāran api
لَّعَلِّىٓ laʿallī mudah-mudahan aku
ءَاتِيكُم ātīkum aku mendatangkan/membawa kepadamu
مِّنْهَا min'hā dari padanya
بِقَبَسٍ biqabasin dengan nyala api
أَوْ aw atau
أَجِدُ ajidu aku mendapatkan
عَلَى ʿalā atas
ٱلنَّارِ l-nāri api
هُدًۭى hudan petunjuk

Ayat 11 - Surah Taa-Haa: 4 kata

فَلَمَّآ أَتَىٰهَا نُودِىَ يَـٰمُوسَىٰٓ

Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: "Hai Musa.

فَلَمَّآ falammā maka tatkala
أَتَىٰهَا atāhā dia mendatanginya
نُودِىَ nūdiya dia dipanggil
يَـٰمُوسَىٰٓ yāmūsā wahai musa

Ayat 12 - Surah Taa-Haa: 9 kata

إِنِّىٓ أَنَا۠ رَبُّكَ فَٱخْلَعْ نَعْلَيْكَ ۖ إِنَّكَ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًۭى

Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa.

إِنِّىٓ innī sesungguhnya Aku
أَنَا۠ anā Aku
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
فَٱخْلَعْ fa-ikh'laʿ maka lepaskan/tanggalkan
نَعْلَيْكَ ۖ naʿlayka kedua terompahmu
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
بِٱلْوَادِ bil-wādi di lembah
ٱلْمُقَدَّسِ l-muqadasi yang suci
طُوًۭى ṭuwan Tuwa

Ayat 13 - Surah Taa-Haa: 5 kata

وَأَنَا ٱخْتَرْتُكَ فَٱسْتَمِعْ لِمَا يُوحَىٰٓ

Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).

وَأَنَا wa-anā dan Aku
ٱخْتَرْتُكَ ikh'tartuka Aku telah memilih kamu
فَٱسْتَمِعْ fa-is'tamiʿ maka dengarkanlah
لِمَا limā terhadap apa
يُوحَىٰٓ yūḥā diwahyukan

Ayat 14 - Surah Taa-Haa: 11 kata

إِنَّنِىٓ أَنَا ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدْنِى وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكْرِىٓ

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.

إِنَّنِىٓ innanī sesungguhnya Aku
أَنَا anā Aku
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha tuhan
إِلَّآ illā melainkan
أَنَا۠ anā Aku
فَٱعْبُدْنِى fa-uʿ'bud'nī maka sembahlah Aku
وَأَقِمِ wa-aqimi dan dirikan
ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat
لِذِكْرِىٓ lidhik'rī untuk mengingat-Ku

Ayat 15 - Surah Taa-Haa: 10 kata

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ أَكَادُ أُخْفِيهَا لِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا تَسْعَىٰ

Segungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata hari kiamat
ءَاتِيَةٌ ātiyatun pasti datang
أَكَادُ akādu Aku hampir
أُخْفِيهَا ukh'fīhā Aku sembunyikan/rahasia
لِتُجْزَىٰ lituj'zā untuk dibalas
كُلُّ kullu tiap-tiap
نَفْسٍۭ nafsin diri
بِمَا bimā dengan apa
تَسْعَىٰ tasʿā ia usahakan

Ayat 16 - Surah Taa-Haa: 10 kata

فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَن لَّا يُؤْمِنُ بِهَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ فَتَرْدَىٰ

Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu jadi binasa".

فَلَا falā maka janganlah
يَصُدَّنَّكَ yaṣuddannaka memalingkan kamu
عَنْهَا ʿanhā dari padanya
مَن man orang
لَّا lā tidak
يُؤْمِنُ yu'minu ia beriman
بِهَا bihā dengannya/kepadanya
وَٱتَّبَعَ wa-ittabaʿa dan ia mengikuti
هَوَىٰهُ hawāhu hawa nafsunya
فَتَرْدَىٰ fatardā maka kamu akan binasa

Ayat 17 - Surah Taa-Haa: 4 kata

وَمَا تِلْكَ بِيَمِينِكَ يَـٰمُوسَىٰ

Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa?

وَمَا wamā dan apa
تِلْكَ til'ka itu
بِيَمِينِكَ biyamīnika ditangan kananmu
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 18 - Surah Taa-Haa: 13 kata

قَالَ هِىَ عَصَاىَ أَتَوَكَّؤُا۟ عَلَيْهَا وَأَهُشُّ بِهَا عَلَىٰ غَنَمِى وَلِىَ فِيهَا مَـَٔارِبُ أُخْرَىٰ

Berkata Musa: "Ini adalah tongkatku, aku bertelekan padanya, dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku, dan bagiku ada lagi keperluan yang lain padanya".

قَالَ qāla (Musa) berkata
هِىَ hiya ia/ini
عَصَاىَ ʿaṣāya tongkatku
أَتَوَكَّؤُا۟ atawakka-u aku bertelekan
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
وَأَهُشُّ wa-ahushu dan aku memukul
بِهَا bihā dengannya
عَلَىٰ ʿalā atas/untuk
غَنَمِى ghanamī kambingku
وَلِىَ waliya dan bagiku
فِيهَا fīhā padanya
مَـَٔارِبُ maāribu keperluan/maksud
أُخْرَىٰ ukh'rā yang lain

Ayat 19 - Surah Taa-Haa: 3 kata

قَالَ أَلْقِهَا يَـٰمُوسَىٰ

Allah berfirman: "Lemparkanlah ia, hai Musa!"

قَالَ qāla (Allah) berfirman
أَلْقِهَا alqihā lemparkanlah ia
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 20 - Surah Taa-Haa: 5 kata

فَأَلْقَىٰهَا فَإِذَا هِىَ حَيَّةٌۭ تَسْعَىٰ

Lalu dilemparkannyalah tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.

فَأَلْقَىٰهَا fa-alqāhā maka dia melemparkannya
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هِىَ hiya ia/tongkat
حَيَّةٌۭ ḥayyatun ular
تَسْعَىٰ tasʿā merayap

Ayat 21 - Surah Taa-Haa: 7 kata

قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْ ۖ سَنُعِيدُهَا سِيرَتَهَا ٱلْأُولَىٰ

Allah berfirman: "Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,

قَالَ qāla (Allah) berfirman
خُذْهَا khudh'hā ambillah ia
وَلَا walā dan jangan
تَخَفْ ۖ takhaf kamu takut
سَنُعِيدُهَا sanuʿīduhā Kami akan mengembalikannya
سِيرَتَهَا sīratahā perjalanannya
ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama/semula

Ayat 22 - Surah Taa-Haa: 11 kata

وَٱضْمُمْ يَدَكَ إِلَىٰ جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَآءَ مِنْ غَيْرِ سُوٓءٍ ءَايَةً أُخْرَىٰ

dan kepitkanlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia ke luar menjadi putih cemerlang tanpa cacad, sebagai mukjizat yang lain (pula),

وَٱضْمُمْ wa-uḍ'mum dan kepitkanlah
يَدَكَ yadaka tanganmu
إِلَىٰ ilā kepada
جَنَاحِكَ janāḥika sayapmu/ketiakmu
تَخْرُجْ takhruj ia keluar
بَيْضَآءَ bayḍāa putih
مِنْ min dari
غَيْرِ ghayri selain/tanpa
سُوٓءٍ sūin seburuk-buruk
ءَايَةً āyatan tanda-tanda/mukjizat
أُخْرَىٰ ukh'rā yang lain

Ayat 23 - Surah Taa-Haa: 4 kata

لِنُرِيَكَ مِنْ ءَايَـٰتِنَا ٱلْكُبْرَى

untuk Kami perlihatkan kepadamu sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Kami yang sangat besar,

لِنُرِيَكَ linuriyaka untuk Kami perlihatkan kepadamu
مِنْ min dari
ءَايَـٰتِنَا āyātinā tanda-tanda Kami
ٱلْكُبْرَى l-kub'rā yang besar

Ayat 24 - Surah Taa-Haa: 5 kata

ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ

Pergilah kepada Fir'aun; sesungguhnya ia telah melampaui batas".

ٱذْهَبْ idh'hab pergilah kamu
إِلَىٰ ilā kepada Fir'aun
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
طَغَىٰ ṭaghā durhaka/melampaui batas

Ayat 25 - Surah Taa-Haa: 5 kata

قَالَ رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى

Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,

قَالَ qāla (MUsa) berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱشْرَحْ ish'raḥ Lapangkanlah
لِى lī untukku
صَدْرِى ṣadrī dadaku

Ayat 26 - Surah Taa-Haa: 3 kata

وَيَسِّرْ لِىٓ أَمْرِى

dan mudahkanlah untukku urusanku,

وَيَسِّرْ wayassir dan mudahkanlah
لِىٓ lī untukku
أَمْرِى amrī urusanku

Ayat 27 - Surah Taa-Haa: 4 kata

وَٱحْلُلْ عُقْدَةًۭ مِّن لِّسَانِى

dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

وَٱحْلُلْ wa-uḥ'lul dan lepaskan
عُقْدَةًۭ ʿuq'datan ikatan
مِّن min dari
لِّسَانِى lisānī lisanku

Ayat 28 - Surah Taa-Haa: 2 kata

يَفْقَهُوا۟ قَوْلِى

supaya mereka mengerti perkataanku,

يَفْقَهُوا۟ yafqahū mereka mengerti
قَوْلِى qawlī perkataanku

Ayat 29 - Surah Taa-Haa: 5 kata

وَٱجْعَل لِّى وَزِيرًۭا مِّنْ أَهْلِى

dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,

وَٱجْعَل wa-ij'ʿal dan jadikanlah
لِّى lī untukku
وَزِيرًۭا wazīran seorang pembantu
مِّنْ min dari
أَهْلِى ahlī keluargaku

Ayat 30 - Surah Taa-Haa: 2 kata

هَـٰرُونَ أَخِى

(yaitu) Harun, saudaraku,

هَـٰرُونَ hārūna (Yaitu) Harun
أَخِى akhī saudaraku

Ayat 31 - Surah Taa-Haa: 3 kata

ٱشْدُدْ بِهِۦٓ أَزْرِى

teguhkanlah dengan dia kekuatanku,

ٱشْدُدْ ush'dud teguhkanlah
بِهِۦٓ bihi dengan dia
أَزْرِى azrī kekuatanku

Ayat 32 - Surah Taa-Haa: 3 kata

وَأَشْرِكْهُ فِىٓ أَمْرِى

dan jadikankanlah dia sekutu dalam urusanku,

وَأَشْرِكْهُ wa-ashrik'hu dan jadikanlah dia sekutu
فِىٓ fī dalam
أَمْرِى amrī urusanku

Ayat 33 - Surah Taa-Haa: 3 kata

كَىْ نُسَبِّحَكَ كَثِيرًۭا

supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau,

كَىْ kay supaya
نُسَبِّحَكَ nusabbiḥaka kami bertasbih kepada Engkau
كَثِيرًۭا kathīran banyak

Ayat 34 - Surah Taa-Haa: 2 kata

وَنَذْكُرَكَ كَثِيرًا

dan banyak mengingat Engkau.

وَنَذْكُرَكَ wanadhkuraka dan kami banyak mengingat Engkau
كَثِيرًا kathīran banyak

Ayat 35 - Surah Taa-Haa: 4 kata

إِنَّكَ كُنتَ بِنَا بَصِيرًۭا

Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami".

إِنَّكَ innaka sesungguhnya Engkau
كُنتَ kunta adalah Engkau
بِنَا binā pada kami
بَصِيرًۭا baṣīran Maha Mengetahui

Ayat 36 - Surah Taa-Haa: 5 kata

قَالَ قَدْ أُوتِيتَ سُؤْلَكَ يَـٰمُوسَىٰ

Allah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permintaanmu, hai Musa".

قَالَ qāla (Allah) berfirman
قَدْ qad sesungguhnya
أُوتِيتَ ūtīta kamu telah diberi/diperkenankan
سُؤْلَكَ su'laka permintaanmu
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 37 - Surah Taa-Haa: 5 kata

وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰٓ

Dan sesungguhnya Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kali yang lain,

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
مَنَنَّا manannā Kami telah beri ni'mat
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kepadamu
مَرَّةً marratan kali
أُخْرَىٰٓ ukh'rā yang lain

Ayat 38 - Surah Taa-Haa: 6 kata

إِذْ أَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ أُمِّكَ مَا يُوحَىٰٓ

yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu suatu yang diilhamkan,

إِذْ idh ketika
أَوْحَيْنَآ awḥaynā Kami wahyukan/ilhamkan
إِلَىٰٓ ilā kepada
أُمِّكَ ummika ibumu
مَا mā apa/sesuatu
يُوحَىٰٓ yūḥā yang diwahyukan/ilhamkan

Ayat 39 - Surah Taa-Haa: 22 kata

أَنِ ٱقْذِفِيهِ فِى ٱلتَّابُوتِ فَٱقْذِفِيهِ فِى ٱلْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ ٱلْيَمُّ بِٱلسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّۭ لِّى وَعَدُوٌّۭ لَّهُۥ ۚ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةًۭ مِّنِّى وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِىٓ

Yaitu: "Letakkanlah ia (Musa) didalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir'aun) musuh-Ku dan musuhnya. Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku,

أَنِ ani bahwa
ٱقْذِفِيهِ iq'dhifīhi lemparkanlah dia
فِى fī dalam
ٱلتَّابُوتِ l-tābūti peti
فَٱقْذِفِيهِ fa-iq'dhifīhi maka lemparkan dia
فِى fī dalam
ٱلْيَمِّ l-yami laut/sungai
فَلْيُلْقِهِ falyul'qihi maka melemparkan/membawanya
ٱلْيَمُّ l-yamu laut/sungai
بِٱلسَّاحِلِ bil-sāḥili di tepi/pantai
يَأْخُذْهُ yakhudh'hu mengambilnya
عَدُوٌّۭ ʿaduwwun musuh
لِّى lī bagi-Ku
وَعَدُوٌّۭ waʿaduwwun dan musuh
لَّهُۥ ۚ lahu baginya/dia
وَأَلْقَيْتُ wa-alqaytu dan Aku lemparkan/limpahkan
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kepadamu
مَحَبَّةًۭ maḥabbatan kasih sayang
مِّنِّى minnī dari-Ku
وَلِتُصْنَعَ walituṣ'naʿa dan supaya kamu dibuat/diasuh
عَلَىٰ ʿalā atas
عَيْنِىٓ ʿaynī pengawasan-Ku

Ayat 40 - Surah Taa-Haa: 34 kata

إِذْ تَمْشِىٓ أُخْتُكَ فَتَقُولُ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ مَن يَكْفُلُهُۥ ۖ فَرَجَعْنَـٰكَ إِلَىٰٓ أُمِّكَ كَىْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ ۚ وَقَتَلْتَ نَفْسًۭا فَنَجَّيْنَـٰكَ مِنَ ٱلْغَمِّ وَفَتَنَّـٰكَ فُتُونًۭا ۚ فَلَبِثْتَ سِنِينَ فِىٓ أَهْلِ مَدْيَنَ ثُمَّ جِئْتَ عَلَىٰ قَدَرٍۢ يَـٰمُوسَىٰ

(yaitu) ketika saudaramu yang perempuan berjalan, lalu ia berkata kepada (keluarga Fir'aun): "Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?" Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak berduka cita. Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu Kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan; maka kamu tinggal beberapa tahun diantara penduduk Madyan, kemudian kamu datang menurut waktu yang ditetapkan hai Musa,

إِذْ idh ketika
تَمْشِىٓ tamshī berjalan
أُخْتُكَ ukh'tuka saudara perempuanmu
فَتَقُولُ fataqūlu maka/lalu ia berkata
هَلْ hal apakah
أَدُلُّكُمْ adullukum aku menunjukkan kepadamu
عَلَىٰ ʿalā atas
مَن man orang
يَكْفُلُهُۥ ۖ yakfuluhu dia memeliharanya
فَرَجَعْنَـٰكَ farajaʿnāka maka Kami mengembalikan kamu
إِلَىٰٓ ilā kepada
أُمِّكَ ummika ibumu
كَىْ kay supaya
تَقَرَّ taqarra dingin
عَيْنُهَا ʿaynuhā matanya
وَلَا walā dan tidak
تَحْزَنَ ۚ taḥzana bersedih hati
وَقَتَلْتَ waqatalta dan kamu membunuh
نَفْسًۭا nafsan seseorang
فَنَجَّيْنَـٰكَ fanajjaynāka maka Kami menyelamatkan kamu
مِنَ mina dari
ٱلْغَمِّ l-ghami kesusahan
وَفَتَنَّـٰكَ wafatannāka dan Kami memberikan cobaan kepadamu
فُتُونًۭا ۚ futūnan beberapa cobaan
فَلَبِثْتَ falabith'ta maka kamu tinggal
سِنِينَ sinīna beberapa tahun
فِىٓ fī dalam/diantara
أَهْلِ ahli penduduk
مَدْيَنَ madyana Madyan
ثُمَّ thumma kemudian
جِئْتَ ji'ta kamu datang
عَلَىٰ ʿalā atas/menurut
قَدَرٍۢ qadarin ketetapan waktu
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 41 - Surah Taa-Haa: 2 kata

وَٱصْطَنَعْتُكَ لِنَفْسِى

dan Aku telah memilihmu untuk diri-Ku.

وَٱصْطَنَعْتُكَ wa-iṣ'ṭanaʿtuka dan Aku telah memilih kamu
لِنَفْسِى linafsī untuk diri-Ku

Ayat 42 - Surah Taa-Haa: 8 kata

ٱذْهَبْ أَنتَ وَأَخُوكَ بِـَٔايَـٰتِى وَلَا تَنِيَا فِى ذِكْرِى

Pergilah kamu beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai dalam mengingat-Ku;

ٱذْهَبْ idh'hab pergilah
أَنتَ anta kamu
وَأَخُوكَ wa-akhūka dan saudaramu
بِـَٔايَـٰتِى biāyātī dengan ayat-ayat-Ku
وَلَا walā dan janganlah
تَنِيَا taniyā kamu berdua lalai
فِى fī dalam
ذِكْرِى dhik'rī mengingat-Ku

Ayat 43 - Surah Taa-Haa: 5 kata

ٱذْهَبَآ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ

Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas;

ٱذْهَبَآ idh'habā pergilah kamu berdua
إِلَىٰ ilā kepada
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
طَغَىٰ ṭaghā telah melewati batas

Ayat 44 - Surah Taa-Haa: 8 kata

فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًۭا لَّيِّنًۭا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ

maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut".

فَقُولَا faqūlā maka berkatalah kamu berdua
لَهُۥ lahu kepadanya
قَوْلًۭا qawlan perkataan
لَّيِّنًۭا layyinan lunak/lembut
لَّعَلَّهُۥ laʿallahu mudah-mudahan
يَتَذَكَّرُ yatadhakkaru dia ingat
أَوْ aw atau
يَخْشَىٰ yakhshā dia takut

Ayat 45 - Surah Taa-Haa: 10 kata

قَالَا رَبَّنَآ إِنَّنَا نَخَافُ أَن يَفْرُطَ عَلَيْنَآ أَوْ أَن يَطْغَىٰ

Berkatalah mereka berdua: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir bahwa ia segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas".

قَالَا qālā keduanya berkata
رَبَّنَآ rabbanā Ya Tuhan kami
إِنَّنَا innanā sesungguhnya kami
نَخَافُ nakhāfu kami khawatir
أَن an bahwa
يَفْرُطَ yafruṭa dia bersegera menyiksa
عَلَيْنَآ ʿalaynā atas kami
أَوْ aw atau
أَن an bahwa
يَطْغَىٰ yaṭghā lebih melewati batas

Ayat 46 - Surah Taa-Haa: 7 kata

قَالَ لَا تَخَافَآ ۖ إِنَّنِى مَعَكُمَآ أَسْمَعُ وَأَرَىٰ

Allah berfirman: "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat".

قَالَ qāla (Allah) berfirman
لَا lā janganlah
تَخَافَآ ۖ takhāfā kamu khawatir
إِنَّنِى innanī sesungguhnya Aku
مَعَكُمَآ maʿakumā beserta kamu berdua
أَسْمَعُ asmaʿu Aku mendengar
وَأَرَىٰ wa-arā dan Aku melihat

Ayat 47 - Surah Taa-Haa: 21 kata

فَأْتِيَاهُ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولَا رَبِّكَ فَأَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ وَلَا تُعَذِّبْهُمْ ۖ قَدْ جِئْنَـٰكَ بِـَٔايَةٍۢ مِّن رَّبِّكَ ۖ وَٱلسَّلَـٰمُ عَلَىٰ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلْهُدَىٰٓ

Maka datanglah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dan katakanlah: "Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah kamu menyiksa mereka. Sesungguhnya kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu. Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk.

فَأْتِيَاهُ fatiyāhu maka datanglah kamu berdua kepadanya
فَقُولَآ faqūlā maka katakanlah
إِنَّا innā sesungguhnya kami
رَسُولَا rasūlā dua orang utusan
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
فَأَرْسِلْ fa-arsil maka lepaskanlah
مَعَنَا maʿanā beserta kami
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
وَلَا walā dan jangan
تُعَذِّبْهُمْ ۖ tuʿadhib'hum kamu menyiksa mereka
قَدْ qad sesungguhnya
جِئْنَـٰكَ ji'nāka kami datang kepadamu
بِـَٔايَةٍۢ biāyatin dengan ayat/bukti
مِّن min dari
رَّبِّكَ ۖ rabbika Tuhanmu
وَٱلسَّلَـٰمُ wal-salāmu dan keselamatan
عَلَىٰ ʿalā atas
مَنِ mani orang
ٱتَّبَعَ ittabaʿa ia mengikuti
ٱلْهُدَىٰٓ l-hudā petunjuk

Ayat 48 - Surah Taa-Haa: 10 kata

إِنَّا قَدْ أُوحِىَ إِلَيْنَآ أَنَّ ٱلْعَذَابَ عَلَىٰ مَن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling.

إِنَّا innā sesungguhnya kami
قَدْ qad sungguh
أُوحِىَ ūḥiya telah diwahyukan
إِلَيْنَآ ilaynā kepada kami
أَنَّ anna bahwasanya
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab itu
عَلَىٰ ʿalā atas
مَن man orang
كَذَّبَ kadhaba ia mendustakan
وَتَوَلَّىٰ watawallā dan ia berpaling

Ayat 49 - Surah Taa-Haa: 4 kata

قَالَ فَمَن رَّبُّكُمَا يَـٰمُوسَىٰ

Berkata Fir'aun: "Maka siapakah Tuhanmu berdua, hai Musa?.

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata
فَمَن faman maka siapakah
رَّبُّكُمَا rabbukumā Tuhanmu berdua
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 50 - Surah Taa-Haa: 9 kata

قَالَ رَبُّنَا ٱلَّذِىٓ أَعْطَىٰ كُلَّ شَىْءٍ خَلْقَهُۥ ثُمَّ هَدَىٰ

Musa berkata: "Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk.

قَالَ qāla (Musa) berkata
رَبُّنَا rabbunā Tuhan kami
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَعْطَىٰ aʿṭā Dia memberikan
كُلَّ kulla tiap-tiap
شَىْءٍ shayin sesuatu
خَلْقَهُۥ khalqahu kejadiannya
ثُمَّ thumma kemudian
هَدَىٰ hadā Dia memberi petunjuk

Ayat 51 - Surah Taa-Haa: 5 kata

قَالَ فَمَا بَالُ ٱلْقُرُونِ ٱلْأُولَىٰ

Berkata Fir'aun: "Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?"

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata
فَمَا famā maka bagaimanakah
بَالُ bālu keadaan
ٱلْقُرُونِ l-qurūni kurun/ummat-ummat
ٱلْأُولَىٰ l-ūlā dahulu

Ayat 52 - Surah Taa-Haa: 11 kata

قَالَ عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى فِى كِتَـٰبٍۢ ۖ لَّا يَضِلُّ رَبِّى وَلَا يَنسَى

Musa menjawab: "Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab, Tuhan kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa;

قَالَ qāla (Musa) berkata
عِلْمُهَا ʿil'muhā pengetahuan tentang itu
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّى rabbī Tuhanku
فِى fī dalam
كِتَـٰبٍۢ ۖ kitābin Kitab
لَّا lā tidak
يَضِلُّ yaḍillu sesat/salah
رَبِّى rabbī Tuhanku
وَلَا walā dan Dia tidak
يَنسَى yansā lupa

Ayat 53 - Surah Taa-Haa: 19 kata

ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ مَهْدًۭا وَسَلَكَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلًۭا وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَخْرَجْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٰجًۭا مِّن نَّبَاتٍۢ شَتَّىٰ

Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-ja]an, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.

ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala Dia telah janjikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
مَهْدًۭا mahdan terhampar
وَسَلَكَ wasalaka dan Dia menjadikan jalan
لَكُمْ lakum bagi kalian
فِيهَا fīhā di dalamnya (di bumi)
سُبُلًۭا subulan beberapa jalan
وَأَنزَلَ wa-anzala dan Dia telah menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air (hujan)
فَأَخْرَجْنَا fa-akhrajnā maka Kami keluarkan
بِهِۦٓ bihi dengannya
أَزْوَٰجًۭا azwājan jodoh/berjenis-jenis
مِّن min dari
نَّبَاتٍۢ nabātin tumbuh-tumbuhan
شَتَّىٰ shattā bermacam-macam

Ayat 54 - Surah Taa-Haa: 9 kata

كُلُوا۟ وَٱرْعَوْا۟ أَنْعَـٰمَكُمْ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلنُّهَىٰ

Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal.

كُلُوا۟ kulū makanlah
وَٱرْعَوْا۟ wa-ir'ʿaw dan gembalakanlah
أَنْعَـٰمَكُمْ ۗ anʿāmakum binatang ternakmu
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada yang
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin sungguh tanda-tanda
لِّأُو۟لِى li-ulī bagi orang yang mempunyai
ٱلنُّهَىٰ l-nuhā pengertian/fikiran

Ayat 55 - Surah Taa-Haa: 8 kata

۞ مِنْهَا خَلَقْنَـٰكُمْ وَفِيهَا نُعِيدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرَىٰ

Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,

۞ مِنْهَا min'hā dari padanya
خَلَقْنَـٰكُمْ khalaqnākum Kami telah menciptakan kamu
وَفِيهَا wafīhā dan kepadanya
نُعِيدُكُمْ nuʿīdukum Kami mengembalikan kamu
وَمِنْهَا wamin'hā dan dari padanya
نُخْرِجُكُمْ nukh'rijukum Kami mengeluarkan kamu
تَارَةً tāratan sekali-kali
أُخْرَىٰ ukh'rā yang lain

Ayat 56 - Surah Taa-Haa: 6 kata

وَلَقَدْ أَرَيْنَـٰهُ ءَايَـٰتِنَا كُلَّهَا فَكَذَّبَ وَأَبَىٰ

Dan sesungguhnya Kami telah perlihatkan kepadanya (Fir'aun) tanda-tanda kekuasaan Kami semuanya maka ia mendustakan dan enggan (menerima kebenaran).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرَيْنَـٰهُ araynāhu Kami telah memperlihatkan kepadanya
ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami
كُلَّهَا kullahā semuanya
فَكَذَّبَ fakadhaba maka dia mendustakan
وَأَبَىٰ wa-abā dan dia enggan/menolak

Ayat 57 - Surah Taa-Haa: 7 kata

قَالَ أَجِئْتَنَا لِتُخْرِجَنَا مِنْ أَرْضِنَا بِسِحْرِكَ يَـٰمُوسَىٰ

Berkata Fir'aun: "Adakah kamu datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami (ini) dengan sihirmu, hai Musa?

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata
أَجِئْتَنَا aji'tanā adakah kamu datang kepada kami
لِتُخْرِجَنَا litukh'rijanā untuk kamu mengusir/mengeluarkan kami
مِنْ min dari
أَرْضِنَا arḍinā bumi negeri kami
بِسِحْرِكَ bisiḥ'rika dengan sihirmu
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 58 - Surah Taa-Haa: 14 kata

فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍۢ مِّثْلِهِۦ فَٱجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًۭا لَّا نُخْلِفُهُۥ نَحْنُ وَلَآ أَنتَ مَكَانًۭا سُوًۭى

Dan kamipun pasti akan mendatangkan (pula) kepadamu sihir semacam itu, maka buatlah suatu waktu untuk pertemuan antara kami dan kamu, yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak (pula) kamu di suatu tempat yang pertengahan (letaknya).

فَلَنَأْتِيَنَّكَ falanatiyannaka maka sungguh kami akan mendatangkan kepadamu
بِسِحْرٍۢ bisiḥ'rin dengan sihir
مِّثْلِهِۦ mith'lihi serupanya/seperti itu
فَٱجْعَلْ fa-ij'ʿal maka jadikanlah/buatlah
بَيْنَنَا baynanā antara kami
وَبَيْنَكَ wabaynaka dan antara kamu
مَوْعِدًۭا mawʿidan perjanjian/pertemuan
لَّا lā kami tidak
نُخْلِفُهُۥ nukh'lifuhu menyalahkannya
نَحْنُ naḥnu kami
وَلَآ walā dan tidak
أَنتَ anta kamu
مَكَانًۭا makānan tempat
سُوًۭى suwan sama/pertemuan

Ayat 59 - Surah Taa-Haa: 8 kata

قَالَ مَوْعِدُكُمْ يَوْمُ ٱلزِّينَةِ وَأَن يُحْشَرَ ٱلنَّاسُ ضُحًۭى

Berkata Musa: "Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kamu itu ialah di hari raya dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalahan naik".

قَالَ qāla (Musa) berkata
مَوْعِدُكُمْ mawʿidukum perjanjianmu
يَوْمُ yawmu hari
ٱلزِّينَةِ l-zīnati raya
وَأَن wa-an dan hendaknya
يُحْشَرَ yuḥ'shara dikumpulkan
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
ضُحًۭى ḍuḥan waktu dhuha

Ayat 60 - Surah Taa-Haa: 6 kata

فَتَوَلَّىٰ فِرْعَوْنُ فَجَمَعَ كَيْدَهُۥ ثُمَّ أَتَىٰ

Maka Fir'aun meninggalkan (tempat itu), lalu mengatur tipu dayanya, kemudian dia datang.

فَتَوَلَّىٰ fatawallā maka berpaling meninggalkan
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
فَجَمَعَ fajamaʿa lalu dia mengumpulkan/mengatur
كَيْدَهُۥ kaydahu tipu dayanya
ثُمَّ thumma kemudian
أَتَىٰ atā dia datang

Ayat 61 - Surah Taa-Haa: 15 kata

قَالَ لَهُم مُّوسَىٰ وَيْلَكُمْ لَا تَفْتَرُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًۭا فَيُسْحِتَكُم بِعَذَابٍۢ ۖ وَقَدْ خَابَ مَنِ ٱفْتَرَىٰ

Berkata Musa kepada mereka: "Celakalah kamu, janganlah kamu mengada-adakan kedustaan terhadap Allah, maka Dia membinasakan kamu dengan siksa". Dan sesungguhnya telah merugi orang yang mengada-adakan kedustaan.

قَالَ qāla berkata
لَهُم lahum kepada mereka
مُّوسَىٰ mūsā Musa
وَيْلَكُمْ waylakum celakalah kamu
لَا lā janganlah
تَفْتَرُوا۟ taftarū kamu mengada-adakan
عَلَى ʿalā atas/terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَذِبًۭا kadhiban kedustaan
فَيُسْحِتَكُم fayus'ḥitakum maka Dia membinasakan kamu
بِعَذَابٍۢ ۖ biʿadhābin dengan siksaan
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
خَابَ khāba gagah/rugi
مَنِ mani orang
ٱفْتَرَىٰ if'tarā mengada-adakan

Ayat 62 - Surah Taa-Haa: 5 kata

فَتَنَـٰزَعُوٓا۟ أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ وَأَسَرُّوا۟ ٱلنَّجْوَىٰ

Maka mereka berbantah-bantahan tentang urusan mereka di antara mereka dan mereka merahasiakan percakapan (mereka).

فَتَنَـٰزَعُوٓا۟ fatanāzaʿū maka mereka berbantah-bantahan
أَمْرَهُم amrahum urusan mereka
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
وَأَسَرُّوا۟ wa-asarrū dan mereka merahasiakan
ٱلنَّجْوَىٰ l-najwā percakapan

Ayat 63 - Surah Taa-Haa: 13 kata

قَالُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَٰنِ لَسَـٰحِرَٰنِ يُرِيدَانِ أَن يُخْرِجَاكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِمَا وَيَذْهَبَا بِطَرِيقَتِكُمُ ٱلْمُثْلَىٰ

Mereka berkata: "Sesungguhnya dua orang ini adalah benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kamu dari negeri kamu dengan sihirnya dan hendak melenyapkan kedudukan kamu yang utama.

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
إِنْ in sesungguhnya
هَـٰذَٰنِ hādhāni dua orang ini
لَسَـٰحِرَٰنِ lasāḥirāni benar-benar keduanya ahli sihir
يُرِيدَانِ yurīdāni keduanya hendak
أَن an keduanya akan
يُخْرِجَاكُم yukh'rijākum mengusir kamu
مِّنْ min dari
أَرْضِكُم arḍikum bumi/negerimu
بِسِحْرِهِمَا bisiḥ'rihimā dengan sihirnya
وَيَذْهَبَا wayadhhabā dan keduanya akan menghilangkan
بِطَرِيقَتِكُمُ biṭarīqatikumu dengan jalan/adat kebiasaanmu
ٱلْمُثْلَىٰ l-muth'lā utama/baik

Ayat 64 - Surah Taa-Haa: 10 kata

فَأَجْمِعُوا۟ كَيْدَكُمْ ثُمَّ ٱئْتُوا۟ صَفًّۭا ۚ وَقَدْ أَفْلَحَ ٱلْيَوْمَ مَنِ ٱسْتَعْلَىٰ

Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris. dan sesungguhnya beruntunglah oran yang menang pada hari ini.

فَأَجْمِعُوا۟ fa-ajmiʿū maka kumpulkanlah
كَيْدَكُمْ kaydakum tipu dayamu
ثُمَّ thumma kemudian
ٱئْتُوا۟ i'tū datanglah kamu
صَفًّۭا ۚ ṣaffan berbaris
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
أَفْلَحَ aflaḥa beruntung
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
مَنِ mani orang
ٱسْتَعْلَىٰ is'taʿlā diatas/menang

Ayat 65 - Surah Taa-Haa: 11 kata

قَالُوا۟ يَـٰمُوسَىٰٓ إِمَّآ أَن تُلْقِىَ وَإِمَّآ أَن نَّكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَلْقَىٰ

(Setelah mereka berkumpul) mereka berkata: "Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamikah orang yang mula-mula melemparkan?"

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
يَـٰمُوسَىٰٓ yāmūsā wahai musa
إِمَّآ immā apakah
أَن an bahwa
تُلْقِىَ tul'qiya kamu akan melemparkan
وَإِمَّآ wa-immā dan/atau apakah
أَن an bahwa
نَّكُونَ nakūna kami adalah
أَوَّلَ awwala pertama/mula-mula
مَنْ man orang
أَلْقَىٰ alqā melemparkan

Ayat 66 - Surah Taa-Haa: 12 kata

قَالَ بَلْ أَلْقُوا۟ ۖ فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِن سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَىٰ

Berkata Musa: "Silahkan kamu sekalian melemparkan". Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka.

قَالَ qāla (Musa) berkata
بَلْ bal bahkan/silahkan
أَلْقُوا۟ ۖ alqū lemparkan olehmu
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
حِبَالُهُمْ ḥibāluhum tali-tali mereka
وَعِصِيُّهُمْ waʿiṣiyyuhum dan tongkat-tongkat mereka
يُخَيَّلُ yukhayyalu terhayal/terbayang
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya/Musa
مِن min dari
سِحْرِهِمْ siḥ'rihim sihir mereka
أَنَّهَا annahā seakan-akan ia
تَسْعَىٰ tasʿā ia berjalan

Ayat 67 - Surah Taa-Haa: 5 kata

فَأَوْجَسَ فِى نَفْسِهِۦ خِيفَةًۭ مُّوسَىٰ

Maka Musa merasa takut dalam hatinya.

فَأَوْجَسَ fa-awjasa maka merasa
فِى fī dalam
نَفْسِهِۦ nafsihi dirinya
خِيفَةًۭ khīfatan takut
مُّوسَىٰ mūsā Musa

Ayat 68 - Surah Taa-Haa: 6 kata

قُلْنَا لَا تَخَفْ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْأَعْلَىٰ

Kami berkata: "janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang).

قُلْنَا qul'nā Kami berfirman
لَا lā janganlah
تَخَفْ takhaf kamu takut
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
أَنتَ anta kamu
ٱلْأَعْلَىٰ l-aʿlā diatas unggul

Ayat 69 - Surah Taa-Haa: 16 kata

وَأَلْقِ مَا فِى يَمِينِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوٓا۟ ۖ إِنَّمَا صَنَعُوا۟ كَيْدُ سَـٰحِرٍۢ ۖ وَلَا يُفْلِحُ ٱلسَّاحِرُ حَيْثُ أَتَىٰ

Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. "Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang".

وَأَلْقِ wa-alqi dan lemparkanlah
مَا mā apa
فِى fī di
يَمِينِكَ yamīnika tangan kananmu
تَلْقَفْ talqaf ia akan menelan
مَا mā apa
صَنَعُوٓا۟ ۖ ṣanaʿū mereka berbuat
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
صَنَعُوا۟ ṣanaʿū mereka perbuat
كَيْدُ kaydu tipu daya
سَـٰحِرٍۢ ۖ sāḥirin tukang sihir
وَلَا walā dan tidak
يُفْلِحُ yuf'liḥu beruntung/menang
ٱلسَّاحِرُ l-sāḥiru tukang sihir
حَيْثُ ḥaythu darimana
أَتَىٰ atā dia datang

Ayat 70 - Surah Taa-Haa: 8 kata

فَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سُجَّدًۭا قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِرَبِّ هَـٰرُونَ وَمُوسَىٰ

Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud, seraya berkata: "Kami telah percaya kepada Tuhan Harun dan Musa".

فَأُلْقِىَ fa-ul'qiya maka terlempar/tersungkur
ٱلسَّحَرَةُ l-saḥaratu tukang sihir
سُجَّدًۭا sujjadan bersujud
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
ءَامَنَّا āmannā kami beriman
بِرَبِّ birabbi dengan/kepada Tuhan
هَـٰرُونَ hārūna Harun
وَمُوسَىٰ wamūsā dan Musa

Ayat 71 - Surah Taa-Haa: 26 kata

قَالَ ءَامَنتُمْ لَهُۥ قَبْلَ أَنْ ءَاذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِى عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحْرَ ۖ فَلَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَـٰفٍۢ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ فِى جُذُوعِ ٱلنَّخْلِ وَلَتَعْلَمُنَّ أَيُّنَآ أَشَدُّ عَذَابًۭا وَأَبْقَىٰ

Berkata Fir'aun: "Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya".

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata
ءَامَنتُمْ āmantum kamu beriman
لَهُۥ lahu kepadanya
قَبْلَ qabla sebelum
أَنْ an bahwa
ءَاذَنَ ādhana aku memberi izin
لَكُمْ ۖ lakum bagi kalian
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia
لَكَبِيرُكُمُ lakabīrukumu sungguh pembesar/pemimpinmu
ٱلَّذِى alladhī yang
عَلَّمَكُمُ ʿallamakumu dia mengajar kamu
ٱلسِّحْرَ ۖ l-siḥ'ra sihir
فَلَأُقَطِّعَنَّ fala-uqaṭṭiʿanna maka sungguh aku akan memotong
أَيْدِيَكُمْ aydiyakum tangan-tanganmu
وَأَرْجُلَكُم wa-arjulakum dan kaki-kakimu
مِّنْ min dari
خِلَـٰفٍۢ khilāfin yang berlainan
وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ wala-uṣallibannakum dan sungguh aku akan menyalib kamu
فِى fī di
جُذُوعِ judhūʿi batang
ٱلنَّخْلِ l-nakhli pohon korma
وَلَتَعْلَمُنَّ walataʿlamunna dan sungguh kamu akan mengetahui
أَيُّنَآ ayyunā siapa diantara kita
أَشَدُّ ashaddu lebih keras
عَذَابًۭا ʿadhāban siksaan
وَأَبْقَىٰ wa-abqā dan kekal

Ayat 72 - Surah Taa-Haa: 19 kata

قَالُوا۟ لَن نُّؤْثِرَكَ عَلَىٰ مَا جَآءَنَا مِنَ ٱلْبَيِّنَـٰتِ وَٱلَّذِى فَطَرَنَا ۖ فَٱقْضِ مَآ أَنتَ قَاضٍ ۖ إِنَّمَا تَقْضِى هَـٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَآ

Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja.

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
لَن lan kami tidak akan
نُّؤْثِرَكَ nu'thiraka menghormati kamu
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa
جَآءَنَا jāanā telah datang kepada kami
مِنَ mina dari
ٱلْبَيِّنَـٰتِ l-bayināti bukti-bukti yang nyata
وَٱلَّذِى wa-alladhī dan yang
فَطَرَنَا ۖ faṭaranā menciptakan kami
فَٱقْضِ fa-iq'ḍi maka putuskanlah
مَآ mā apa yang
أَنتَ anta kamu
قَاضٍ ۖ qāḍin putuskan
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
تَقْضِى taqḍī kamu memutuskan
هَـٰذِهِ hādhihi ini
ٱلْحَيَوٰةَ l-ḥayata kehidupan
ٱلدُّنْيَآ l-dun'yā dunia

Ayat 73 - Surah Taa-Haa: 14 kata

إِنَّآ ءَامَنَّا بِرَبِّنَا لِيَغْفِرَ لَنَا خَطَـٰيَـٰنَا وَمَآ أَكْرَهْتَنَا عَلَيْهِ مِنَ ٱلسِّحْرِ ۗ وَٱللَّهُ خَيْرٌۭ وَأَبْقَىٰٓ

Sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah kamu paksakan kepada kami melakukannya. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)".

إِنَّآ innā sesungguhnya kami
ءَامَنَّا āmannā kami beriman
بِرَبِّنَا birabbinā dengan/kepada Tuhan kami
لِيَغْفِرَ liyaghfira agar Dia mengampuni
لَنَا lanā bagi kami
خَطَـٰيَـٰنَا khaṭāyānā kesalahan-kesalahan kami
وَمَآ wamā dan apa yang
أَكْرَهْتَنَا akrahtanā kamu paksakan kepada kami
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya (melakukannya)
مِنَ mina dari
ٱلسِّحْرِ ۗ l-siḥ'ri sihir
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
وَأَبْقَىٰٓ wa-abqā dan lebih kekal

Ayat 74 - Surah Taa-Haa: 13 kata

إِنَّهُۥ مَن يَأْتِ رَبَّهُۥ مُجْرِمًۭا فَإِنَّ لَهُۥ جَهَنَّمَ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ

Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya
مَن man barangsiapa
يَأْتِ yati dia datang
رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya
مُجْرِمًۭا muj'riman keadaan berdosa
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
لَهُۥ lahu baginya
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
لَا lā tidak
يَمُوتُ yamūtu dia mati
فِيهَا fīhā di dalamnya
وَلَا walā dan dia tidak
يَحْيَىٰ yaḥyā hidup

Ayat 75 - Surah Taa-Haa: 10 kata

وَمَن يَأْتِهِۦ مُؤْمِنًۭا قَدْ عَمِلَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلدَّرَجَـٰتُ ٱلْعُلَىٰ

Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia),

وَمَن waman dan barangsiapa
يَأْتِهِۦ yatihi datang kepada-Nya
مُؤْمِنًۭا mu'minan keadaan beriman
قَدْ qad sesungguhnya/sungguh-sungguh
عَمِلَ ʿamila dia beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itulah
لَهُمُ lahumu bagi mereka (memperoleh)
ٱلدَّرَجَـٰتُ l-darajātu derajat
ٱلْعُلَىٰ l-ʿulā tinggi

Ayat 76 - Surah Taa-Haa: 12 kata

جَنَّـٰتُ عَدْنٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَآءُ مَن تَزَكَّىٰ

(yaitu) surga 'Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan).

جَنَّـٰتُ jannātu surga
عَدْنٍۢ ʿadnin 'Adn
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا ۚ fīhā di dalamnya
وَذَٰلِكَ wadhālika dan itulah
جَزَآءُ jazāu balasan
مَن man orang
تَزَكَّىٰ tazakkā suci/bersih

Ayat 77 - Surah Taa-Haa: 18 kata

وَلَقَدْ أَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِى فَٱضْرِبْ لَهُمْ طَرِيقًۭا فِى ٱلْبَحْرِ يَبَسًۭا لَّا تَخَـٰفُ دَرَكًۭا وَلَا تَخْشَىٰ

Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: "Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering dilaut itu, kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)".

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَوْحَيْنَآ awḥaynā telah Kami wahyukan
إِلَىٰ ilā kepada
مُوسَىٰٓ mūsā Musa
أَنْ an agar
أَسْرِ asri berjalanlah kamu dimalam hari
بِعِبَادِى biʿibādī dengan hamba-hamba-Ku
فَٱضْرِبْ fa-iḍ'rib maka buatlah
لَهُمْ lahum untuk mereka
طَرِيقًۭا ṭarīqan jalan
فِى fī di
ٱلْبَحْرِ l-baḥri laut
يَبَسًۭا yabasan kering
لَّا lā jangan
تَخَـٰفُ takhāfu kamu takut/khawatir
دَرَكًۭا darakan tersusul
وَلَا walā dan jangan
تَخْشَىٰ takhshā kamu takut

Ayat 78 - Surah Taa-Haa: 8 kata

فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ بِجُنُودِهِۦ فَغَشِيَهُم مِّنَ ٱلْيَمِّ مَا غَشِيَهُمْ

Maka Fir'aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang menenggelamkan mereka.

فَأَتْبَعَهُمْ fa-atbaʿahum maka mengikuti mereka
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
بِجُنُودِهِۦ bijunūdihi dengan bala tentaranya
فَغَشِيَهُم faghashiyahum lalu menutup mereka
مِّنَ mina dari
ٱلْيَمِّ l-yami laut
مَا mā apa yang
غَشِيَهُمْ ghashiyahum menutup mereka

Ayat 79 - Surah Taa-Haa: 5 kata

وَأَضَلَّ فِرْعَوْنُ قَوْمَهُۥ وَمَا هَدَىٰ

Dan Fir'aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi petunjuk.

وَأَضَلَّ wa-aḍalla dan telah menyesatkan
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
قَوْمَهُۥ qawmahu kaumnya
وَمَا wamā dan tidak
هَدَىٰ hadā memberi petunjuk

Ayat 80 - Surah Taa-Haa: 14 kata

يَـٰبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ قَدْ أَنجَيْنَـٰكُم مِّنْ عَدُوِّكُمْ وَوَٰعَدْنَـٰكُمْ جَانِبَ ٱلطُّورِ ٱلْأَيْمَنَ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ

Hai Bani Israil, sesungguhnya Kami telah menyelamatkan kamu sekalian dari musuhmu, dan Kami telah mengadakan perjanjian dengan kamu sekalian (untuk munajat) di sebelah kanan gunung itu dan Kami telah menurunkan kepada kamu sekalian manna dan salwa.

يَـٰبَنِىٓ yābanī Wahai keturunan
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
قَدْ qad sesungguhnya
أَنجَيْنَـٰكُم anjaynākum Kami telah menyelamatkan kamu
مِّنْ min dari
عَدُوِّكُمْ ʿaduwwikum musuhmu
وَوَٰعَدْنَـٰكُمْ wawāʿadnākum dan Kami telah menjanjikan kepadamu
جَانِبَ jāniba samping/sebelah
ٱلطُّورِ l-ṭūri gunung Tur
ٱلْأَيْمَنَ l-aymana sebelah kanan
وَنَزَّلْنَا wanazzalnā dan Kami turunkan
عَلَيْكُمُ ʿalaykumu atas kalian
ٱلْمَنَّ l-mana manna
وَٱلسَّلْوَىٰ wal-salwā dan salwa

Ayat 81 - Surah Taa-Haa: 17 kata

كُلُوا۟ مِن طَيِّبَـٰتِ مَا رَزَقْنَـٰكُمْ وَلَا تَطْغَوْا۟ فِيهِ فَيَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبِى ۖ وَمَن يَحْلِلْ عَلَيْهِ غَضَبِى فَقَدْ هَوَىٰ

Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah ia.

كُلُوا۟ kulū makanlah
مِن min dari
طَيِّبَـٰتِ ṭayyibāti yang baik-baik
مَا mā apa
رَزَقْنَـٰكُمْ razaqnākum Kami telah rezekikan kepadamu
وَلَا walā dan janganlah
تَطْغَوْا۟ taṭghaw kamu melewati batas
فِيهِ fīhi padanya
فَيَحِلَّ fayaḥilla maka halal/menimpa
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
غَضَبِى ۖ ghaḍabī kemurkaan-Ku
وَمَن waman dan barangsiapa
يَحْلِلْ yaḥlil halal/menimpa
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
غَضَبِى ghaḍabī kemurkaan-Ku
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
هَوَىٰ hawā binasalah dia

Ayat 82 - Surah Taa-Haa: 9 kata

وَإِنِّى لَغَفَّارٌۭ لِّمَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًۭا ثُمَّ ٱهْتَدَىٰ

Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.

وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya Aku
لَغَفَّارٌۭ laghaffārun sungguh Maha Pengampun
لِّمَن liman bagi siapa
تَابَ tāba dia bertaubat
وَءَامَنَ waāmana dan dia beriman
وَعَمِلَ waʿamila dan dia beramal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
ثُمَّ thumma kemudian
ٱهْتَدَىٰ ih'tadā dia mendapat petunjuk/dijalan yang benar

Ayat 83 - Surah Taa-Haa: 5 kata

۞ وَمَآ أَعْجَلَكَ عَن قَوْمِكَ يَـٰمُوسَىٰ

Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu, hai Musa?

۞ وَمَآ wamā dan mengapa
أَعْجَلَكَ aʿjalaka kamu lebih cepat
عَن ʿan dari
قَوْمِكَ qawmika kaummu
يَـٰمُوسَىٰ yāmūsā wahai musa

Ayat 84 - Surah Taa-Haa: 9 kata

قَالَ هُمْ أُو۟لَآءِ عَلَىٰٓ أَثَرِى وَعَجِلْتُ إِلَيْكَ رَبِّ لِتَرْضَىٰ

Berkata, Musa: "Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepada-Mu. Ya Tuhanku, agar supaya Engkau ridha (kepadaku)".

قَالَ qāla (Musa) berkata
هُمْ hum mereka
أُو۟لَآءِ ulāi itulah
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَثَرِى atharī jejakku/dibelakangku
وَعَجِلْتُ waʿajil'tu dan aku lebih cepat/bersegera
إِلَيْكَ ilayka kepada-Mu
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
لِتَرْضَىٰ litarḍā agar Engkau rida

Ayat 85 - Surah Taa-Haa: 9 kata

قَالَ فَإِنَّا قَدْ فَتَنَّا قَوْمَكَ مِنۢ بَعْدِكَ وَأَضَلَّهُمُ ٱلسَّامِرِىُّ

Allah berfirman: "Maka sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.

قَالَ qāla (Allah) berfirman
فَإِنَّا fa-innā maka sesungguhnya Kami
قَدْ qad sungguh
فَتَنَّا fatannā Kami telah menguji
قَوْمَكَ qawmaka kaum kamu
مِنۢ min dari
بَعْدِكَ baʿdika setelah engkau
وَأَضَلَّهُمُ wa-aḍallahumu dan telah menyesatkan mereka
ٱلسَّامِرِىُّ l-sāmiriyu Samiri

Ayat 86 - Surah Taa-Haa: 26 kata

فَرَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوْمِهِۦ غَضْبَـٰنَ أَسِفًۭا ۚ قَالَ يَـٰقَوْمِ أَلَمْ يَعِدْكُمْ رَبُّكُمْ وَعْدًا حَسَنًا ۚ أَفَطَالَ عَلَيْكُمُ ٱلْعَهْدُ أَمْ أَرَدتُّمْ أَن يَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبٌۭ مِّن رَّبِّكُمْ فَأَخْلَفْتُم مَّوْعِدِى

Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: "Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, dan kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?".

فَرَجَعَ farajaʿa maka kembali
مُوسَىٰٓ mūsā Musa
إِلَىٰ ilā kepada
قَوْمِهِۦ qawmihi kaumnya
غَضْبَـٰنَ ghaḍbāna marah
أَسِفًۭا ۚ asifan duka-cita
قَالَ qāla dia berkata
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
أَلَمْ alam bukankah
يَعِدْكُمْ yaʿid'kum menjanjikan kepadamu
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
وَعْدًا waʿdan suatu janji
حَسَنًا ۚ ḥasanan yang baik
أَفَطَالَ afaṭāla apakah panjang/terlalu lama
عَلَيْكُمُ ʿalaykumu atas kalian
ٱلْعَهْدُ l-ʿahdu perjanjian
أَمْ am atau
أَرَدتُّمْ aradttum kamu menghendaki
أَن an bahwa
يَحِلَّ yaḥilla halal/menimpa
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
غَضَبٌۭ ghaḍabun kemurkaan
مِّن min dari
رَّبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
فَأَخْلَفْتُم fa-akhlaftum maka kamu menyalahi/melanggar
مَّوْعِدِى mawʿidī perjanjianku

Ayat 87 - Surah Taa-Haa: 15 kata

قَالُوا۟ مَآ أَخْلَفْنَا مَوْعِدَكَ بِمَلْكِنَا وَلَـٰكِنَّا حُمِّلْنَآ أَوْزَارًۭا مِّن زِينَةِ ٱلْقَوْمِ فَقَذَفْنَـٰهَا فَكَذَٰلِكَ أَلْقَى ٱلسَّامِرِىُّ

Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya",

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
مَآ mā tidak
أَخْلَفْنَا akhlafnā kami menyalahi/melanggar
مَوْعِدَكَ mawʿidaka perjanjianmu
بِمَلْكِنَا bimalkinā dengan kemauan kami
وَلَـٰكِنَّا walākinnā akan tetapi kami
حُمِّلْنَآ ḥummil'nā kami disuruh membawa
أَوْزَارًۭا awzāran beban-beban
مِّن min dari
زِينَةِ zīnati perhiasan
ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum
فَقَذَفْنَـٰهَا faqadhafnāhā maka kami melemparkan
فَكَذَٰلِكَ fakadhālika maka demikian itu
أَلْقَى alqā melemparkan
ٱلسَّامِرِىُّ l-sāmiriyu Samiri

Ayat 88 - Surah Taa-Haa: 12 kata

فَأَخْرَجَ لَهُمْ عِجْلًۭا جَسَدًۭا لَّهُۥ خُوَارٌۭ فَقَالُوا۟ هَـٰذَآ إِلَـٰهُكُمْ وَإِلَـٰهُ مُوسَىٰ فَنَسِىَ

kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa".

فَأَخْرَجَ fa-akhraja maka dia mengeluarkan
لَهُمْ lahum untuk mereka
عِجْلًۭا ʿij'lan anak lembu
جَسَدًۭا jasadan jasad/bertubuh
لَّهُۥ lahu baginya
خُوَارٌۭ khuwārun bersuara
فَقَالُوا۟ faqālū maka mereka berkata
هَـٰذَآ hādhā inilah
إِلَـٰهُكُمْ ilāhukum Tuhanmu
وَإِلَـٰهُ wa-ilāhu dan Tuhan
مُوسَىٰ mūsā Musa
فَنَسِىَ fanasiya maka dia melupakan

Ayat 89 - Surah Taa-Haa: 12 kata

أَفَلَا يَرَوْنَ أَلَّا يَرْجِعُ إِلَيْهِمْ قَوْلًۭا وَلَا يَمْلِكُ لَهُمْ ضَرًّۭا وَلَا نَفْعًۭا

Maka apakah mereka tidak memperhatikan bahwa patung anak lembu itu tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak dapat memberi kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan?

أَفَلَا afalā apakah maka tidak
يَرَوْنَ yarawna mereka memperhatikan
أَلَّا allā bahwa tidak
يَرْجِعُ yarjiʿu ia mengembalikan/memberikan
إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka
قَوْلًۭا qawlan perkataan/jawaban
وَلَا walā dan ia tidak
يَمْلِكُ yamliku memiliki/kuasa
لَهُمْ lahum kepada mereka
ضَرًّۭا ḍarran kemudaratan
وَلَا walā dan tidak
نَفْعًۭا nafʿan kemanfaatan

Ayat 90 - Surah Taa-Haa: 16 kata

وَلَقَدْ قَالَ لَهُمْ هَـٰرُونُ مِن قَبْلُ يَـٰقَوْمِ إِنَّمَا فُتِنتُم بِهِۦ ۖ وَإِنَّ رَبَّكُمُ ٱلرَّحْمَـٰنُ فَٱتَّبِعُونِى وَأَطِيعُوٓا۟ أَمْرِى

Dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka sebelumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengan anak lembu. itu dan sesungguhnya Tuhanmu ialah (Tuhan) Yang Maha Pemurah, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku".

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
قَالَ qāla telah berkata
لَهُمْ lahum kepada mereka
هَـٰرُونُ hārūnu Harun
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum/sebelumnya
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
فُتِنتُم futintum kamu telah diberi cobaan
بِهِۦ ۖ bihi dengannya
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
رَبَّكُمُ rabbakumu Tuhan kalian
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
فَٱتَّبِعُونِى fa-ittabiʿūnī maka ikutilah aku
وَأَطِيعُوٓا۟ wa-aṭīʿū dan taatilah
أَمْرِى amrī perintahku

Ayat 91 - Surah Taa-Haa: 9 kata

قَالُوا۟ لَن نَّبْرَحَ عَلَيْهِ عَـٰكِفِينَ حَتَّىٰ يَرْجِعَ إِلَيْنَا مُوسَىٰ

Mereka menjawab: "Kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
لَن lan kami akan
نَّبْرَحَ nabraḥa selalu/tetap
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
عَـٰكِفِينَ ʿākifīna orang yang bertekun
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
يَرْجِعَ yarjiʿa kembali
إِلَيْنَا ilaynā kepada kami
مُوسَىٰ mūsā Musa

Ayat 92 - Surah Taa-Haa: 7 kata

قَالَ يَـٰهَـٰرُونُ مَا مَنَعَكَ إِذْ رَأَيْتَهُمْ ضَلُّوٓا۟

Berkata Musa: "Hai Harun, apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat,

قَالَ qāla (Musa) berkata
يَـٰهَـٰرُونُ yāhārūnu Hai Harun
مَا mā apa yang
مَنَعَكَ manaʿaka mencegah/menghalangi kamu
إِذْ idh ketika
رَأَيْتَهُمْ ra-aytahum kamu melihat mereka
ضَلُّوٓا۟ ḍallū mereka telah sesat

Ayat 93 - Surah Taa-Haa: 4 kata

أَلَّا تَتَّبِعَنِ ۖ أَفَعَصَيْتَ أَمْرِى

(sehingga) kamu tidak mengikuti aku? Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?"

أَلَّا allā bahwa tidak
تَتَّبِعَنِ ۖ tattabiʿani kamu mengikuti aku
أَفَعَصَيْتَ afaʿaṣayta apakah kamu mendurhakai
أَمْرِى amrī perintahku

Ayat 94 - Surah Taa-Haa: 18 kata

قَالَ يَبْنَؤُمَّ لَا تَأْخُذْ بِلِحْيَتِى وَلَا بِرَأْسِىٓ ۖ إِنِّى خَشِيتُ أَن تَقُولَ فَرَّقْتَ بَيْنَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ وَلَمْ تَرْقُبْ قَوْلِى

Harun menjawab' "Hai putera ibuku, janganlah kamu pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku; sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan berkata (kepadaku): "Kamu telah memecah antara Bani Israil dan kamu tidak memelihara amanatku".

قَالَ qāla (Harun) berkata
يَبْنَؤُمَّ yabna-umma ibuku
لَا lā jangan
تَأْخُذْ takhudh kamu ambil/pegang
بِلِحْيَتِى biliḥ'yatī dengan janggutku
وَلَا walā dan jangan
بِرَأْسِىٓ ۖ birasī kepalaku
إِنِّى innī sesungguhnya aku
خَشِيتُ khashītu aku takut/khawatir
أَن an bahwa
تَقُولَ taqūla kamu berkata
فَرَّقْتَ farraqta kamu membuat perpecahan
بَيْنَ bayna diantara
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
وَلَمْ walam dan tidak
تَرْقُبْ tarqub kamu menjaga/memelihara
قَوْلِى qawlī perkataanku

Ayat 95 - Surah Taa-Haa: 4 kata

قَالَ فَمَا خَطْبُكَ يَـٰسَـٰمِرِىُّ

Berkata Musa: "Apakah yang mendorongmu (berbuat demikian) hai Samiri?"

قَالَ qāla (Musa) berkata
فَمَا famā maka apakah
خَطْبُكَ khaṭbuka percakapanmu/maksudmu
يَـٰسَـٰمِرِىُّ yāsāmiriyyu wahai samiri

Ayat 96 - Surah Taa-Haa: 16 kata

قَالَ بَصُرْتُ بِمَا لَمْ يَبْصُرُوا۟ بِهِۦ فَقَبَضْتُ قَبْضَةًۭ مِّنْ أَثَرِ ٱلرَّسُولِ فَنَبَذْتُهَا وَكَذَٰلِكَ سَوَّلَتْ لِى نَفْسِى

Samiri menjawab: "Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya, maka aku ambil segenggam dari jejak rasul lalu aku melemparkannya, dan demikianlah nafsuku membujukku".

قَالَ qāla (Samiri) berkata
بَصُرْتُ baṣur'tu aku melihat
بِمَا bimā dengan apa
لَمْ lam yang tidak
يَبْصُرُوا۟ yabṣurū mereka melihat
بِهِۦ bihi dengannya
فَقَبَضْتُ faqabaḍtu maka aku menggenggam/mengambil
قَبْضَةًۭ qabḍatan segenggam
مِّنْ min dari
أَثَرِ athari bekas jejak
ٱلرَّسُولِ l-rasūli rasul
فَنَبَذْتُهَا fanabadhtuhā lalu aku melemparkannya
وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
سَوَّلَتْ sawwalat menggoda/membujuk
لِى lī bagiku/kepadaku
نَفْسِى nafsī diriku/nafsuku

Ayat 97 - Surah Taa-Haa: 28 kata

قَالَ فَٱذْهَبْ فَإِنَّ لَكَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ أَن تَقُولَ لَا مِسَاسَ ۖ وَإِنَّ لَكَ مَوْعِدًۭا لَّن تُخْلَفَهُۥ ۖ وَٱنظُرْ إِلَىٰٓ إِلَـٰهِكَ ٱلَّذِى ظَلْتَ عَلَيْهِ عَاكِفًۭا ۖ لَّنُحَرِّقَنَّهُۥ ثُمَّ لَنَنسِفَنَّهُۥ فِى ٱلْيَمِّ نَسْفًا

Berkata Musa: "Pergilah kamu, maka sesungguhnya bagimu di dalam kehidupan di dunia ini (hanya dapat) mengatakan: "Janganlah menyentuh (aku)". Dan sesungguhnya bagimu hukuman (di akhirat) yang kamu sekali-kali tidak dapat menghindarinya, dan lihatlah tuhanmu itu yang kamu tetap menyembahnya. Sesungguhnya kami akan membakarnya, kemudian kami sungguh-sungguh akan menghamburkannya ke dalam laut (berupa abu yang berserakan).

قَالَ qāla (Musa) berkata
فَٱذْهَبْ fa-idh'hab pergilah kamu
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
لَكَ laka bagi kamu
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
أَن an bahwa
تَقُولَ taqūla kamu mengatakan
لَا lā jangan
مِسَاسَ ۖ misāsa menyentuh
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
لَكَ laka bagimu
مَوْعِدًۭا mawʿidan perjanjian/ancaman
لَّن lan tidak
تُخْلَفَهُۥ ۖ tukh'lafahu kamu menyalahi/menghindarinya
وَٱنظُرْ wa-unẓur dan lihatlah
إِلَىٰٓ ilā kepada
إِلَـٰهِكَ ilāhika Tuhanmu
ٱلَّذِى alladhī yang
ظَلْتَ ẓalta kamu tetap
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
عَاكِفًۭا ۖ ʿākifan bertekun
لَّنُحَرِّقَنَّهُۥ lanuḥarriqannahu sungguh kami akan membakarnya
ثُمَّ thumma kemudian
لَنَنسِفَنَّهُۥ lanansifannahu sungguh kami akan menghamburkannya
فِى fī kedalam
ٱلْيَمِّ l-yami laut
نَسْفًا nasfan berhamburan

Ayat 98 - Surah Taa-Haa: 12 kata

إِنَّمَآ إِلَـٰهُكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ وَسِعَ كُلَّ شَىْءٍ عِلْمًۭا

Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu".

إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
إِلَـٰهُكُمُ ilāhukumu Tuhanmu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha Tuhan
إِلَّا illā melainkan
هُوَ ۚ huwa Dia
وَسِعَ wasiʿa luas/meliputi
كُلَّ kulla segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
عِلْمًۭا ʿil'man pengetahuan

Ayat 99 - Surah Taa-Haa: 13 kata

كَذَٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنۢبَآءِ مَا قَدْ سَبَقَ ۚ وَقَدْ ءَاتَيْنَـٰكَ مِن لَّدُنَّا ذِكْرًۭا

Demikianlah kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah umat yang telah lalu, dan sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu dari sisi Kami suatu peringatan (Al Quran).

كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
نَقُصُّ naquṣṣu Kami kisahkan
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kepadamu
مِنْ min dari/sebagian
أَنۢبَآءِ anbāi ceritera
مَا mā apa/ummat
قَدْ qad sungguh
سَبَقَ ۚ sabaqa telah lalu
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَـٰكَ ātaynāka Kami telah memberikan kepadamu
مِن min dari
لَّدُنَّا ladunnā sisi Kami
ذِكْرًۭا dhik'ran peringatan/pelajaran

Ayat 100 - Surah Taa-Haa: 8 kata

مَّنْ أَعْرَضَ عَنْهُ فَإِنَّهُۥ يَحْمِلُ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ وِزْرًا

Barangsiapa berpaling dari pada Al qur'an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat,

مَّنْ man barangsiapa
أَعْرَضَ aʿraḍa berpaling
عَنْهُ ʿanhu daripadanya
فَإِنَّهُۥ fa-innahu maka sesungguhnya ia
يَحْمِلُ yaḥmilu ia membawa/memikul
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
وِزْرًا wiz'ran beban/dosa

Ayat 101 - Surah Taa-Haa: 7 kata

خَـٰلِدِينَ فِيهِ ۖ وَسَآءَ لَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ حِمْلًۭا

mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat,

خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهِ ۖ fīhi didalamnya
وَسَآءَ wasāa dan amat buruk
لَهُمْ lahum bagi mereka
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
حِمْلًۭا ḥim'lan beban

Ayat 102 - Surah Taa-Haa: 8 kata

يَوْمَ يُنفَخُ فِى ٱلصُّورِ ۚ وَنَحْشُرُ ٱلْمُجْرِمِينَ يَوْمَئِذٍۢ زُرْقًۭا

(yaitu) di hari (yang di waktu itu) ditiup sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram;

يَوْمَ yawma hari
يُنفَخُ yunfakhu ditiup
فِى fī dalam
ٱلصُّورِ ۚ l-ṣūri sangkakala
وَنَحْشُرُ wanaḥshuru dan Kami akan mengumpulkan
ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
زُرْقًۭا zur'qan mata kelabu

Ayat 103 - Surah Taa-Haa: 6 kata

يَتَخَـٰفَتُونَ بَيْنَهُمْ إِن لَّبِثْتُمْ إِلَّا عَشْرًۭا

mereka berbisik-bisik di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari)"

يَتَخَـٰفَتُونَ yatakhāfatūna mereka berbisik-bisik
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
إِن in tidaklah
لَّبِثْتُمْ labith'tum kamu berdiam
إِلَّا illā melainkan
عَشْرًۭا ʿashran sepuluh

Ayat 104 - Surah Taa-Haa: 12 kata

نَّحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَقُولُونَ إِذْ يَقُولُ أَمْثَلُهُمْ طَرِيقَةً إِن لَّبِثْتُمْ إِلَّا يَوْمًۭا

Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan, ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia), melainkan hanyalah sehari saja".

نَّحْنُ naḥnu Kami
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan apa
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka katakan
إِذْ idh ketika
يَقُولُ yaqūlu berkata
أَمْثَلُهُمْ amthaluhum semisal mereka/seorang diantara mereka
طَرِيقَةً ṭarīqatan jalan
إِن in tidaklah
لَّبِثْتُمْ labith'tum kamu berdiam
إِلَّا illā melainkan
يَوْمًۭا yawman sehari

Ayat 105 - Surah Taa-Haa: 7 kata

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْجِبَالِ فَقُلْ يَنسِفُهَا رَبِّى نَسْفًۭا

Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: "Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya,

وَيَسْـَٔلُونَكَ wayasalūnaka dan mereka akan bertanya kepadamu
عَنِ ʿani dari/tentang
ٱلْجِبَالِ l-jibāli gunung-gunung
فَقُلْ faqul maka katakanlah
يَنسِفُهَا yansifuhā menghancurkan
رَبِّى rabbī Tuhanku
نَسْفًۭا nasfan sehancur-hancurnya

Ayat 106 - Surah Taa-Haa: 3 kata

فَيَذَرُهَا قَاعًۭا صَفْصَفًۭا

maka Dia akan menjadikan (bekas) gunung-gunung itu datar sama sekali,

فَيَذَرُهَا fayadharuhā Maka Dia biarkan
قَاعًۭا qāʿan kosong
صَفْصَفًۭا ṣafṣafan tanah datar

Ayat 107 - Surah Taa-Haa: 6 kata

لَّا تَرَىٰ فِيهَا عِوَجًۭا وَلَآ أَمْتًۭا

tidak ada sedikitpun kamu lihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi-tinggi.

لَّا lā tidak
تَرَىٰ tarā kamu lihat
فِيهَا fīhā didalamnya/padanya
عِوَجًۭا ʿiwajan yang rendah
وَلَآ walā dan tidak
أَمْتًۭا amtan yang tinggi

Ayat 108 - Surah Taa-Haa: 13 kata

يَوْمَئِذٍۢ يَتَّبِعُونَ ٱلدَّاعِىَ لَا عِوَجَ لَهُۥ ۖ وَخَشَعَتِ ٱلْأَصْوَاتُ لِلرَّحْمَـٰنِ فَلَا تَسْمَعُ إِلَّا هَمْسًۭا

Pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja.

يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
يَتَّبِعُونَ yattabiʿūna mereka mengikuti
ٱلدَّاعِىَ l-dāʿiya penyeru
لَا lā tidak
عِوَجَ ʿiwaja bengkok
لَهُۥ ۖ lahu baginya
وَخَشَعَتِ wakhashaʿati dan khusyuk/merendah
ٱلْأَصْوَاتُ l-aṣwātu semua suara
لِلرَّحْمَـٰنِ lilrraḥmāni kepada yang Maha Pengasih
فَلَا falā maka tidak
تَسْمَعُ tasmaʿu kamu dengar
إِلَّا illā kecuali
هَمْسًۭا hamsan bisikan

Ayat 109 - Surah Taa-Haa: 12 kata

يَوْمَئِذٍۢ لَّا تَنفَعُ ٱلشَّفَـٰعَةُ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَرَضِىَ لَهُۥ قَوْلًۭا

Pada hari itu tidak berguna syafa'at, kecuali (syafa'at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya.

يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
لَّا lā tidak
تَنفَعُ tanfaʿu manfaat/berguna
ٱلشَّفَـٰعَةُ l-shafāʿatu syafaat/pertolongan
إِلَّا illā kecuali
مَنْ man orang
أَذِنَ adhina memberi izin
لَهُ lahu kepadanya
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
وَرَضِىَ waraḍiya dan Dia rida
لَهُۥ lahu kepadanya
قَوْلًۭا qawlan perkataan

Ayat 110 - Surah Taa-Haa: 10 kata

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِهِۦ عِلْمًۭا

Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya.

يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
مَا mā apa yang
بَيْنَ bayna diantara
أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka
وَمَا wamā dan apa yang
خَلْفَهُمْ khalfahum belakang mereka
وَلَا walā dan mereka tidak
يُحِيطُونَ yuḥīṭūna meliputi
بِهِۦ bihi dengan-Nya
عِلْمًۭا ʿil'man ilmu

Ayat 111 - Surah Taa-Haa: 9 kata

۞ وَعَنَتِ ٱلْوُجُوهُ لِلْحَىِّ ٱلْقَيُّومِ ۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًۭا

Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman.

۞ وَعَنَتِ waʿanati dan menekun/tunduk
ٱلْوُجُوهُ l-wujūhu semua muka
لِلْحَىِّ lil'ḥayyi kepada Yang Hidup
ٱلْقَيُّومِ ۖ l-qayūmi Yang Berdiri Sendiri
وَقَدْ waqad dan sungguh
خَابَ khāba rugi
مَنْ man orang
حَمَلَ ḥamala membawa/memikul
ظُلْمًۭا ẓul'man kezaliman

Ayat 112 - Surah Taa-Haa: 11 kata

وَمَن يَعْمَلْ مِنَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌۭ فَلَا يَخَافُ ظُلْمًۭا وَلَا هَضْمًۭا

Dan barangsiapa mengerjakan amal-amal yang saleh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.

وَمَن waman dan barangsiapa
يَعْمَلْ yaʿmal mengerjakan
مِنَ mina dari
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan
وَهُوَ wahuwa dan/sedang ia
مُؤْمِنٌۭ mu'minun beriman
فَلَا falā maka tidak
يَخَافُ yakhāfu ia merasa khawatir
ظُلْمًۭا ẓul'man kezaliman
وَلَا walā dan tidak
هَضْمًۭا haḍman pengurangan hak

Ayat 113 - Surah Taa-Haa: 14 kata

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَـٰهُ قُرْءَانًا عَرَبِيًّۭا وَصَرَّفْنَا فِيهِ مِنَ ٱلْوَعِيدِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ أَوْ يُحْدِثُ لَهُمْ ذِكْرًۭا

Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami telah menurunkannya
قُرْءَانًا qur'ānan Al-Qur'an
عَرَبِيًّۭا ʿarabiyyan bahasa Arab
وَصَرَّفْنَا waṣarrafnā dan Kami telah menjelaskan
فِيهِ fīhi didalamnya
مِنَ mina dari
ٱلْوَعِيدِ l-waʿīdi beberapa ancaman
لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يَتَّقُونَ yattaqūna mereka bertakwa
أَوْ aw atau
يُحْدِثُ yuḥ'dithu ia menimbulkan
لَهُمْ lahum bagi mereka
ذِكْرًۭا dhik'ran peringatan/pengajaran

Ayat 114 - Surah Taa-Haa: 17 kata

فَتَعَـٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۗ وَلَا تَعْجَلْ بِٱلْقُرْءَانِ مِن قَبْلِ أَن يُقْضَىٰٓ إِلَيْكَ وَحْيُهُۥ ۖ وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًۭا

Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan".

فَتَعَـٰلَى fataʿālā maka Maha Tinggi
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْمَلِكُ l-maliku Raja
ٱلْحَقُّ ۗ l-ḥaqu sebenarnya
وَلَا walā dan jangan
تَعْجَلْ taʿjal kamu tergesa-gesa
بِٱلْقُرْءَانِ bil-qur'āni dengan Al-Qur'an
مِن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
يُقْضَىٰٓ yuq'ḍā diselesaikan/disempurnakan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
وَحْيُهُۥ ۖ waḥyuhu mewahyukannya
وَقُل waqul dan katakanlah
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku
زِدْنِى zid'nī tambahkanlah kepadaku
عِلْمًۭا ʿil'man ilmu pengetahuan

Ayat 115 - Surah Taa-Haa: 11 kata

وَلَقَدْ عَهِدْنَآ إِلَىٰٓ ءَادَمَ مِن قَبْلُ فَنَسِىَ وَلَمْ نَجِدْ لَهُۥ عَزْمًۭا

Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
عَهِدْنَآ ʿahid'nā telah Kami janjikan/perintahkan
إِلَىٰٓ ilā kepada
ءَادَمَ ādama Adam
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum/dahulu
فَنَسِىَ fanasiya maka dia lupa
وَلَمْ walam dan tidak
نَجِدْ najid Kami dapati
لَهُۥ lahu baginya/padanya
عَزْمًۭا ʿazman kemauan yang kuat

Ayat 116 - Surah Taa-Haa: 9 kata

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِـَٔادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ أَبَىٰ

Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang.

وَإِذْ wa-idh dan ketika
قُلْنَا qul'nā Kami berkata
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ lil'malāikati kepada para malaikat
ٱسْجُدُوا۟ us'judū bersujudlah kamu
لِـَٔادَمَ liādama kepada Adam
فَسَجَدُوٓا۟ fasajadū maka mereka bersujud
إِلَّآ illā kecuali
إِبْلِيسَ ib'līsa iblis
أَبَىٰ abā ia enggan/menolak

Ayat 117 - Surah Taa-Haa: 12 kata

فَقُلْنَا يَـٰٓـَٔادَمُ إِنَّ هَـٰذَا عَدُوٌّۭ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ ٱلْجَنَّةِ فَتَشْقَىٰٓ

Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.

فَقُلْنَا faqul'nā maka Kami berkata
يَـٰٓـَٔادَمُ yāādamu wahai adam
إِنَّ inna sesungguhnya
هَـٰذَا hādhā ini
عَدُوٌّۭ ʿaduwwun musuh
لَّكَ laka bagimu
وَلِزَوْجِكَ walizawjika dan bagi isterimu
فَلَا falā maka janganlah
يُخْرِجَنَّكُمَا yukh'rijannakumā ia mengeluarkan kamu berdua
مِنَ mina dari
ٱلْجَنَّةِ l-janati surga
فَتَشْقَىٰٓ fatashqā maka kamu menjadi celaka

Ayat 118 - Surah Taa-Haa: 7 kata

إِنَّ لَكَ أَلَّا تَجُوعَ فِيهَا وَلَا تَعْرَىٰ

Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang,

إِنَّ inna sesungguhnya
لَكَ laka bagimu
أَلَّا allā bahwa tidak
تَجُوعَ tajūʿa kamu kelaparan
فِيهَا fīhā didalamnya
وَلَا walā dan kamu tidak
تَعْرَىٰ taʿrā telanjang

Ayat 119 - Surah Taa-Haa: 6 kata

وَأَنَّكَ لَا تَظْمَؤُا۟ فِيهَا وَلَا تَضْحَىٰ

dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya".

وَأَنَّكَ wa-annaka dan sesungguhnya kamu
لَا lā kamu tidak
تَظْمَؤُا۟ taẓma-u merasa dahaga
فِيهَا fīhā didalamnya
وَلَا walā dan kamu tidak
تَضْحَىٰ taḍḥā kena panas matahari

Ayat 120 - Surah Taa-Haa: 13 kata

فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ ٱلشَّيْطَـٰنُ قَالَ يَـٰٓـَٔادَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ ٱلْخُلْدِ وَمُلْكٍۢ لَّا يَبْلَىٰ

Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?"

فَوَسْوَسَ fawaswasa maka membisikkan pikiran jahat
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
قَالَ qāla ia berkata
يَـٰٓـَٔادَمُ yāādamu wahai adam
هَلْ hal apakah/maukah
أَدُلُّكَ adulluka aku tunjukkan kepadamu
عَلَىٰ ʿalā atas
شَجَرَةِ shajarati pohon
ٱلْخُلْدِ l-khul'di kekal
وَمُلْكٍۢ wamul'kin dan kerajaan
لَّا lā tidak
يَبْلَىٰ yablā binasa

Ayat 121 - Surah Taa-Haa: 15 kata

فَأَكَلَا مِنْهَا فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْءَٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ ٱلْجَنَّةِ ۚ وَعَصَىٰٓ ءَادَمُ رَبَّهُۥ فَغَوَىٰ

Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia.

فَأَكَلَا fa-akalā maka keduanya memakan
مِنْهَا min'hā dari padanya
فَبَدَتْ fabadat maka nampak
لَهُمَا lahumā bagi keduanya
سَوْءَٰتُهُمَا sawātuhumā aurat keduanya
وَطَفِقَا waṭafiqā dan keduanya mulai berbuat
يَخْصِفَانِ yakhṣifāni keduanya menutupi
عَلَيْهِمَا ʿalayhimā atas keduanya
مِن min dari
وَرَقِ waraqi daun
ٱلْجَنَّةِ ۚ l-janati surga
وَعَصَىٰٓ waʿaṣā dan durhaka
ءَادَمُ ādamu Adam
رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya
فَغَوَىٰ faghawā maka sesatlah dia

Ayat 122 - Surah Taa-Haa: 6 kata

ثُمَّ ٱجْتَبَـٰهُ رَبُّهُۥ فَتَابَ عَلَيْهِ وَهَدَىٰ

Kemudian Tuhannya memilihnya maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.

ثُمَّ thumma kemudian
ٱجْتَبَـٰهُ ij'tabāhu memilihnya
رَبُّهُۥ rabbuhu Tuhannya
فَتَابَ fatāba maka Dia menerima taubat
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
وَهَدَىٰ wahadā dan Dia memberi petunjuk

Ayat 123 - Surah Taa-Haa: 18 kata

قَالَ ٱهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًۢا ۖ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّۭ ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّى هُدًۭى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَاىَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ

Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

قَالَ qāla (Allah) berfirman
ٱهْبِطَا ih'biṭā turunlah kamu berdua
مِنْهَا min'hā daripadanya
جَمِيعًۢا ۖ jamīʿan semuanya/bersama-sama
بَعْضُكُمْ baʿḍukum sebagian kamu
لِبَعْضٍ libaʿḍin bagi sebagian yang lain
عَدُوٌّۭ ۖ ʿaduwwun musuh
فَإِمَّا fa-immā maka adapun/jika
يَأْتِيَنَّكُم yatiyannakum datang kepada kalian
مِّنِّى minnī dari pada-Ku
هُدًۭى hudan petunjuk
فَمَنِ famani maka barangsiapa
ٱتَّبَعَ ittabaʿa mengikuti
هُدَاىَ hudāya petunjuk-Ku
فَلَا falā maka dia tidak akan
يَضِلُّ yaḍillu tersesat
وَلَا walā dan dia tidak
يَشْقَىٰ yashqā celaka

Ayat 124 - Surah Taa-Haa: 12 kata

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِى فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةًۭ ضَنكًۭا وَنَحْشُرُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ أَعْمَىٰ

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".

وَمَنْ waman dan barangsiapa
أَعْرَضَ aʿraḍa ia berpaling
عَن ʿan dari
ذِكْرِى dhik'rī peringatan-Ku
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
لَهُۥ lahu baginya
مَعِيشَةًۭ maʿīshatan penghidupan
ضَنكًۭا ḍankan sulit/sempit
وَنَحْشُرُهُۥ wanaḥshuruhu dan Kami akan mengumpulkannya
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
أَعْمَىٰ aʿmā buta

Ayat 125 - Surah Taa-Haa: 8 kata

قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِىٓ أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًۭا

Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?"

قَالَ qāla dia berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
لِمَ lima mengapa
حَشَرْتَنِىٓ ḥashartanī Engkau mengumpulkan aku
أَعْمَىٰ aʿmā buta
وَقَدْ waqad dan/padahal sesungguhnya
كُنتُ kuntu adalah aku
بَصِيرًۭا baṣīran seorang yang melihat

Ayat 126 - Surah Taa-Haa: 8 kata

قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ ءَايَـٰتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذَٰلِكَ ٱلْيَوْمَ تُنسَىٰ

Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan".

قَالَ qāla (Allah) berfirman
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
أَتَتْكَ atatka telah datang kepadamu
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
فَنَسِيتَهَا ۖ fanasītahā maka kamu melupakannya
وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikian
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
تُنسَىٰ tunsā kamu dilupakan

Ayat 127 - Surah Taa-Haa: 12 kata

وَكَذَٰلِكَ نَجْزِى مَنْ أَسْرَفَ وَلَمْ يُؤْمِنۢ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِۦ ۚ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَشَدُّ وَأَبْقَىٰٓ

Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
نَجْزِى najzī Kami membalas
مَنْ man orang
أَسْرَفَ asrafa melampaui batas
وَلَمْ walam dan dia tidak
يُؤْمِنۢ yu'min beriman
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan/kepada ayat-ayat
رَبِّهِۦ ۚ rabbihi Tuhannya
وَلَعَذَابُ walaʿadhābu dan sungguh azab
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
أَشَدُّ ashaddu lebih/sangat keras
وَأَبْقَىٰٓ wa-abqā dan lebih kekal

Ayat 128 - Surah Taa-Haa: 17 kata

أَفَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ ٱلْقُرُونِ يَمْشُونَ فِى مَسَـٰكِنِهِمْ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّأُو۟لِى ٱلنُّهَىٰ

Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin) berapa banyaknya Kami membinasakan umat-umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.

أَفَلَمْ afalam apakah maka tidak
يَهْدِ yahdi menjadi petunjuk
لَهُمْ lahum bagi mereka
كَمْ kam berapa banyak
أَهْلَكْنَا ahlaknā Kami telah membinasakan
قَبْلَهُم qablahum sebelum mereka
مِّنَ mina dari
ٱلْقُرُونِ l-qurūni kurun/ummat-ummat
يَمْشُونَ yamshūna mereka berjalan
فِى fī di
مَسَـٰكِنِهِمْ ۗ masākinihim tempat tinggal mereka/ummat-ummat
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin sungguh tanda-tanda
لِّأُو۟لِى li-ulī bagi orang yang mempunyai
ٱلنُّهَىٰ l-nuhā pengertian/fikiran

Ayat 129 - Surah Taa-Haa: 9 kata

وَلَوْلَا كَلِمَةٌۭ سَبَقَتْ مِن رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامًۭا وَأَجَلٌۭ مُّسَمًّۭى

Dan sekiranya tidak ada suatu ketetapan dari Allah yang telah terdahulu atau tidak ada ajal yang telah ditentukan, pasti (azab itu) menimpa mereka.

وَلَوْلَا walawlā dan sekiranya tidak
كَلِمَةٌۭ kalimatun perkataan/ketetapan
سَبَقَتْ sabaqat telah lewat/terdahulu
مِن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
لَكَانَ lakāna sungguh adalah
لِزَامًۭا lizāman melekat/menimpa
وَأَجَلٌۭ wa-ajalun dan ajal/waktu
مُّسَمًّۭى musamman yang telah ditentukan

Ayat 130 - Surah Taa-Haa: 20 kata

فَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا ۖ وَمِنْ ءَانَآئِ ٱلَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ ٱلنَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang,

فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah kamu
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa yang
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka katakan
وَسَبِّحْ wasabbiḥ dan bertasbihlah
بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
قَبْلَ qabla sebelum
طُلُوعِ ṭulūʿi terbit
ٱلشَّمْسِ l-shamsi matahari
وَقَبْلَ waqabla dan sebelum
غُرُوبِهَا ۖ ghurūbihā terbenamnya
وَمِنْ wamin dan dari
ءَانَآئِ ānāi bagian/waktu
ٱلَّيْلِ al-layli malam
فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah
وَأَطْرَافَ wa-aṭrāfa dan di ujung
ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang
لَعَلَّكَ laʿallaka supaya kamu
تَرْضَىٰ tarḍā kamu rela/senang

Ayat 131 - Surah Taa-Haa: 18 kata

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٰجًۭا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ ۚ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌۭ وَأَبْقَىٰ

Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.

وَلَا walā dan jangan
تَمُدَّنَّ tamuddanna kamu tujukan
عَيْنَيْكَ ʿaynayka kedua matamu
إِلَىٰ ilā kepada
مَا mā apa
مَتَّعْنَا mattaʿnā Kami beri kesenangan
بِهِۦٓ bihi dengannya
أَزْوَٰجًۭا azwājan jodoh/golongan-golongan
مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka
زَهْرَةَ zahrata kembang
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
لِنَفْتِنَهُمْ linaftinahum untuk Kami menguji mereka
فِيهِ ۚ fīhi padanya/dengannya
وَرِزْقُ wariz'qu dan/sedang rezki/karunia
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
وَأَبْقَىٰ wa-abqā dan lebih kekal

Ayat 132 - Surah Taa-Haa: 12 kata

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًۭا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَٱلْعَـٰقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.

وَأْمُرْ wamur dan suruhlah
أَهْلَكَ ahlaka keluargamu/ummatmu
بِٱلصَّلَوٰةِ bil-ṣalati dengan sholat
وَٱصْطَبِرْ wa-iṣ'ṭabir dan berteguhlah/bersabarlah
عَلَيْهَا ۖ ʿalayhā atasnya
لَا lā Kami tidak
نَسْـَٔلُكَ nasaluka minta kepadamu
رِزْقًۭا ۖ riz'qan rezeki
نَّحْنُ naḥnu Kami
نَرْزُقُكَ ۗ narzuquka Kami memberi rezekimu
وَٱلْعَـٰقِبَةُ wal-ʿāqibatu dan akibat
لِلتَّقْوَىٰ lilttaqwā bagi orang yang bertakwa

Ayat 133 - Surah Taa-Haa: 13 kata

وَقَالُوا۟ لَوْلَا يَأْتِينَا بِـَٔايَةٍۢ مِّن رَّبِّهِۦٓ ۚ أَوَلَمْ تَأْتِهِم بَيِّنَةُ مَا فِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ

Dan mereka berkata: "Mengapa ia tidak membawa bukti kepada kami dari Tuhannya?" Dan apakah belum datang kepada mereka bukti yang nyata dari apa yang tersebut di dalam kitab-kitab yang dahulu?

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
لَوْلَا lawlā mengapa tidak
يَأْتِينَا yatīnā dia datang kepada kami
بِـَٔايَةٍۢ biāyatin dengan ayat/bukti
مِّن min dari
رَّبِّهِۦٓ ۚ rabbihi Tuhannya
أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
تَأْتِهِم tatihim datang kepada mereka
بَيِّنَةُ bayyinatu yang nyata
مَا mā apa yang
فِى fī dalam
ٱلصُّحُفِ l-ṣuḥufi kitab-kitab
ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama/dahulu

Ayat 134 - Surah Taa-Haa: 19 kata

وَلَوْ أَنَّآ أَهْلَكْنَـٰهُم بِعَذَابٍۢ مِّن قَبْلِهِۦ لَقَالُوا۟ رَبَّنَا لَوْلَآ أَرْسَلْتَ إِلَيْنَا رَسُولًۭا فَنَتَّبِعَ ءَايَـٰتِكَ مِن قَبْلِ أَن نَّذِلَّ وَنَخْزَىٰ

Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu azab sebelum Al Quran itu (diturunkan), tentulah mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau sebelum kami menjadi hina dan rendah?"

وَلَوْ walaw dan sekiranya
أَنَّآ annā sesungguhnya Kami
أَهْلَكْنَـٰهُم ahlaknāhum Kami membinasakan mereka
بِعَذَابٍۢ biʿadhābin dengan suatu azab
مِّن min dari
قَبْلِهِۦ qablihi sebelumnya
لَقَالُوا۟ laqālū pasti mereka berkata
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
لَوْلَآ lawlā mengapa tidak
أَرْسَلْتَ arsalta Engkau utus
إِلَيْنَا ilaynā kepada kami
رَسُولًۭا rasūlan seorang Rasul
فَنَتَّبِعَ fanattabiʿa maka kami akan mengikuti
ءَايَـٰتِكَ āyātika ayat-ayat Engkau
مِن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
نَّذِلَّ nadhilla kami hina
وَنَخْزَىٰ wanakhzā dan kami bernoda/rendah

Ayat 135 - Surah Taa-Haa: 11 kata

قُلْ كُلٌّۭ مُّتَرَبِّصٌۭ فَتَرَبَّصُوا۟ ۖ فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ أَصْحَـٰبُ ٱلصِّرَٰطِ ٱلسَّوِىِّ وَمَنِ ٱهْتَدَىٰ

Katakanlah: "Masing-masing (kita) menanti, maka nantikanlah oleh kamu sekalian! Maka kamu kelak akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang lurus dan siapa yang telah mendapat petunjuk".

قُلْ qul katakanlah
كُلٌّۭ kullun masing-masing
مُّتَرَبِّصٌۭ mutarabbiṣun menunggu
فَتَرَبَّصُوا۟ ۖ fatarabbaṣū maka tunggulah olehmu
فَسَتَعْلَمُونَ fasataʿlamūna maka kamu akan mengetahui
مَنْ man orang/siapa
أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni (mempunyai)
ٱلصِّرَٰطِ l-ṣirāṭi jalan
ٱلسَّوِىِّ l-sawiyi sama/lurus
وَمَنِ wamani dan siapa
ٱهْتَدَىٰ ih'tadā mendapat petunjuk

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi