Surah Ash-Shu'araa kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Ash-Shu'araa kata demi kata
Ash-Shu'araa (الشعراء) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 227 ayat, 1.318 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 1.318 kata untuk dipelajari, Surah Ash-Shu'araa menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 7 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Ash-Shu'araa: 1 kata
▶ Ayat kata demi kata
طسٓمٓ
Thaa Siim Miim
▶
طسٓمٓ
tta-seen-meem
Thaa siin miim
Ayat 2 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ
Inilah ayat-ayat Al Quran yang menerangkan.
▶
تِلْكَ
til'ka
inilah
▶
ءَايَـٰتُ
āyātu
ayat-ayat
▶
ٱلْكِتَـٰبِ
l-kitābi
Al-Kitab
▶
ٱلْمُبِينِ
l-mubīni
nyata/menjelaskan
Ayat 3 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَعَلَّكَ بَـٰخِعٌۭ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ
Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.
▶
لَعَلَّكَ
laʿallaka
boleh jadi kamu
▶
بَـٰخِعٌۭ
bākhiʿun
membinasakan
▶
نَّفْسَكَ
nafsaka
dirimu
▶
أَلَّا
allā
karena
▶
يَكُونُوا۟
yakūnū
adalah mereka
▶
مُؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 4 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةًۭ فَظَلَّتْ أَعْنَـٰقُهُمْ لَهَا خَـٰضِعِينَ
Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.
▶
إِن
in
jika
▶
نَّشَأْ
nasha
Kami menghendaki
▶
نُنَزِّلْ
nunazzil
Kami turunkan
▶
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
ءَايَةًۭ
āyatan
mukjizat
▶
فَظَلَّتْ
faẓallat
maka senantiasa
▶
أَعْنَـٰقُهُمْ
aʿnāquhum
kuduk-kuduk mereka
▶
لَهَا
lahā
kepadanya
▶
خَـٰضِعِينَ
khāḍiʿīna
tunduk
Ayat 5 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍۢ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهُ مُعْرِضِينَ
Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
يَأْتِيهِم
yatīhim
datang kepada mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
ذِكْرٍۢ
dhik'rin
suatu peringatan
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلرَّحْمَـٰنِ
l-raḥmāni
Yang Maha Pengasih
▶
مُحْدَثٍ
muḥ'dathin
baru
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
عَنْهُ
ʿanhu
daripadanya
▶
مُعْرِضِينَ
muʿ'riḍīna
orang-orang yang berpaling
Ayat 6 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقَدْ كَذَّبُوا۟ فَسَيَأْتِيهِمْ أَنۢبَـٰٓؤُا۟ مَا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Sungguh mereka telah mendustakan (Al Quran), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
▶
فَقَدْ
faqad
maka sesungguhnya
▶
كَذَّبُوا۟
kadhabū
mereka telah mendustakan
▶
فَسَيَأْتِيهِمْ
fasayatīhim
maka kelak akan datang kepada mereka
▶
أَنۢبَـٰٓؤُا۟
anbāu
berita-berita
▶
مَا
mā
apa yang
▶
كَانُوا۟
kānū
mereka adalah
▶
بِهِۦ
bihi
kepadanya
▶
يَسْتَهْزِءُونَ
yastahziūna
mereka memperolok-olokan
Ayat 7 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلْأَرْضِ كَمْ أَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۢ كَرِيمٍ
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?
▶
أَوَلَمْ
awalam
ataukah tidak
▶
يَرَوْا۟
yaraw
mereka memperhatikan
▶
إِلَى
ilā
kepada
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
▶
كَمْ
kam
berapa banyak
▶
أَنۢبَتْنَا
anbatnā
Kami telah tumbuhkan
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya/di atasnya
▶
مِن
min
dari
▶
كُلِّ
kulli
macam-macam
▶
زَوْجٍۢ
zawjin
pasangan/jenis
▶
كَرِيمٍ
karīmin
mulia/baik
Ayat 8 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian itu
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar tanda
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 9 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 10 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئْتِ ٱلْقَوْمَ ٱلظَّـٰلِمِينَ
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya): "Datangilah kaum yang zalim itu,
▶
وَإِذْ
wa-idh
dan ketika
▶
نَادَىٰ
nādā
menyeru
▶
رَبُّكَ
rabbuka
Tuhanmu
▶
مُوسَىٰٓ
mūsā
Musa
▶
أَنِ
ani
bahwa
▶
ٱئْتِ
i'ti
datangilah
▶
ٱلْقَوْمَ
l-qawma
kaum
▶
ٱلظَّـٰلِمِينَ
l-ẓālimīna
orang-orang yang zalim
Ayat 11 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ
(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"
▶
قَوْمَ
qawma
kaum
▶
فِرْعَوْنَ ۚ
fir'ʿawna
Fir'aun
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
يَتَّقُونَ
yattaqūna
mereka bertakwa
Ayat 12 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya aku
▶
أَخَافُ
akhāfu
takut
▶
أَن
an
bahwa
▶
يُكَذِّبُونِ
yukadhibūni
mereka akan mendustakan aku
Ayat 13 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَـٰرُونَ
Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun.
▶
وَيَضِيقُ
wayaḍīqu
dan menjadi sempit
▶
صَدْرِى
ṣadrī
dadaku
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
يَنطَلِقُ
yanṭaliqu
dapat berbicara/berkata
▶
لِسَانِى
lisānī
lisanku
▶
فَأَرْسِلْ
fa-arsil
maka utuslah
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
هَـٰرُونَ
hārūna
Harun
Ayat 14 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَهُمْ عَلَىَّ ذَنۢبٌۭ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku".
▶
وَلَهُمْ
walahum
dan terhadap mereka
▶
عَلَىَّ
ʿalayya
atasku
▶
ذَنۢبٌۭ
dhanbun
berdosa
▶
فَأَخَافُ
fa-akhāfu
maka aku takut
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَقْتُلُونِ
yaqtulūni
mereka membunuhku
Ayat 15 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ كَلَّا ۖ فَٱذْهَبَا بِـَٔايَـٰتِنَآ ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ
Allah berfirman: "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
كَلَّا ۖ
kallā
tidak sekali-kali (jangan takut)
▶
فَٱذْهَبَا
fa-idh'habā
maka pergilah kamu berdua
▶
بِـَٔايَـٰتِنَآ ۖ
biāyātinā
dengan ayat-ayat Kami
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
مَعَكُم
maʿakum
bersama kamu
▶
مُّسْتَمِعُونَ
mus'tamiʿūna
mendengarkan
Ayat 16 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu: "Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam,
▶
فَأْتِيَا
fatiyā
maka datanglah kamu berdua
▶
فِرْعَوْنَ
fir'ʿawna
Fir'aun
▶
فَقُولَآ
faqūlā
lalu katakanlah
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
رَسُولُ
rasūlu
utusan
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 17 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami".
▶
أَنْ
an
bahwa
▶
أَرْسِلْ
arsil
lepaskan
▶
مَعَنَا
maʿanā
bersama kami
▶
بَنِىٓ
banī
Bani
▶
إِسْرَٰٓءِيلَ
is'rāīla
Israil
Ayat 18 - Surah Ash-Shu'araa: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًۭا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ
Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
أَلَمْ
alam
tidakkah/bukankah
▶
نُرَبِّكَ
nurabbika
kami memelihara/mengasuhmu
▶
فِينَا
fīnā
dalam kami
▶
وَلِيدًۭا
walīdan
kanak-kanak
▶
وَلَبِثْتَ
walabith'ta
dan kamu tinggal
▶
فِينَا
fīnā
dalam kami
▶
مِنْ
min
dari
▶
عُمُرِكَ
ʿumurika
umurmu
▶
سِنِينَ
sinīna
beberapa tahun
Ayat 19 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ
dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.
▶
وَفَعَلْتَ
wafaʿalta
dan kamu telah berbuat
▶
فَعْلَتَكَ
faʿlataka
perbuatanmu
▶
ٱلَّتِى
allatī
yang
▶
فَعَلْتَ
faʿalta
kamu telah lakukan/perbuat
▶
وَأَنتَ
wa-anta
dan kamu
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْكَـٰفِرِينَ
l-kāfirīna
orang-orang kafir/tak membalas budi
Ayat 20 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَعَلْتُهَآ إِذًۭا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
فَعَلْتُهَآ
faʿaltuhā
saya telah melakukannya
▶
إِذًۭا
idhan
tatkala
▶
وَأَنَا۠
wa-anā
dan saya
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلضَّآلِّينَ
l-ḍālīna
orang-orang yang sesat
Ayat 21 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَفَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِى رَبِّى حُكْمًۭا وَجَعَلَنِى مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ
Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.
▶
فَفَرَرْتُ
fafarartu
maka saya lari
▶
مِنكُمْ
minkum
dari kamu
▶
لَمَّا
lammā
ketika
▶
خِفْتُكُمْ
khif'tukum
saya takut kepadamu
▶
فَوَهَبَ
fawahaba
lalu memberikan
▶
لِى
lī
kepadaku
▶
رَبِّى
rabbī
Tuhanku
▶
حُكْمًۭا
ḥuk'man
hikmah/ilmu
▶
وَجَعَلَنِى
wajaʿalanī
dan Dia menjadikan aku
▶
مِنَ
mina
dari/di antara
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para rasul
Ayat 22 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتِلْكَ نِعْمَةٌۭ تَمُنُّهَا عَلَىَّ أَنْ عَبَّدتَّ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil".
▶
وَتِلْكَ
watil'ka
dan itu
▶
نِعْمَةٌۭ
niʿ'matun
nikmat/budi
▶
تَمُنُّهَا
tamunnuhā
kamu limpahkannya
▶
عَلَىَّ
ʿalayya
atasku/kepadaku
▶
أَنْ
an
bahwa
▶
عَبَّدتَّ
ʿabbadtta
kamu memperhambakan
▶
بَنِىٓ
banī
Bani
▶
إِسْرَٰٓءِيلَ
is'rāīla
Israil
Ayat 23 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Fir'aun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?"
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
فِرْعَوْنُ
fir'ʿawnu
Fir'aun
▶
وَمَا
wamā
apa/siapa
▶
رَبُّ
rabbu
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam itu
Ayat 24 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
Musa menjawab: "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya".
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
رَبُّ
rabbu
Tuhan/Pemelihara
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضِ
wal-arḍi
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa-apa
▶
بَيْنَهُمَآ ۖ
baynahumā
diantara keduanya
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتُم
kuntum
kalian adalah
▶
مُّوقِنِينَ
mūqinīna
orang-orang yang meyakini/mempercayai
Ayat 25 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُۥٓ أَلَا تَسْتَمِعُونَ
Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?"
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
لِمَنْ
liman
kepada orang-orang
▶
حَوْلَهُۥٓ
ḥawlahu
di sekelilingnya
▶
أَلَا
alā
apakah tidak
▶
تَسْتَمِعُونَ
tastamiʿūna
kamu mendengarkan
Ayat 26 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
رَبُّكُمْ
rabbukum
Tuhan kalian
▶
وَرَبُّ
warabbu
dan Tuhan
▶
ءَابَآئِكُمُ
ābāikumu
bapak-bapak/nenek moyang kamu
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
yang dahulu
Ayat 27 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ ٱلَّذِىٓ أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌۭ
Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
رَسُولَكُمُ
rasūlakumu
kerasulanmu
▶
ٱلَّذِىٓ
alladhī
yang
▶
أُرْسِلَ
ur'sila
diutus
▶
إِلَيْكُمْ
ilaykum
kepada kamu
▶
لَمَجْنُونٌۭ
lamajnūnun
benar-benar orang gila
Ayat 28 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبُّ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
Musa berkata: "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal".
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
رَبُّ
rabbu
Tuhan
▶
ٱلْمَشْرِقِ
l-mashriqi
timur
▶
وَٱلْمَغْرِبِ
wal-maghribi
dan barat
▶
وَمَا
wamā
dan apa-apa
▶
بَيْنَهُمَآ ۖ
baynahumā
diantara keduanya
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تَعْقِلُونَ
taʿqilūna
kalian menggunakan akal
Ayat 29 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لَئِنِ ٱتَّخَذْتَ إِلَـٰهًا غَيْرِى لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ ٱلْمَسْجُونِينَ
Fir'aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan".
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
لَئِنِ
la-ini
sungguh jika
▶
ٱتَّخَذْتَ
ittakhadhta
kamu menjadikan
▶
إِلَـٰهًا
ilāhan
Tuhan
▶
غَيْرِى
ghayrī
selain aku
▶
لَأَجْعَلَنَّكَ
la-ajʿalannaka
pasti aku akan menjadikan kamu
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمَسْجُونِينَ
l-masjūnīna
orang-orang yang terpenjara
Ayat 30 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَىْءٍۢ مُّبِينٍۢ
Musa berkata: "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?"
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
أَوَلَوْ
awalaw
apakah jika
▶
جِئْتُكَ
ji'tuka
aku datangkan kepadamu
▶
بِشَىْءٍۢ
bishayin
dengan sesuatu
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
yang nyata
Ayat 31 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَأْتِ بِهِۦٓ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Fir'aun berkata: "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar".
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
فَأْتِ
fati
maka datangkanlah
▶
بِهِۦٓ
bihi
dengannya
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتَ
kunta
kamu adalah
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلصَّـٰدِقِينَ
l-ṣādiqīna
orang-orang yang benar
Ayat 32 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ ثُعْبَانٌۭ مُّبِينٌۭ
Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.
▶
فَأَلْقَىٰ
fa-alqā
lalu (Musa)melemparkan
▶
عَصَاهُ
ʿaṣāhu
tongkatnya
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هِىَ
hiya
ia/tongkat itu
▶
ثُعْبَانٌۭ
thuʿ'bānun
ular
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
yang nyata
Ayat 33 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَنَزَعَ يَدَهُۥ فَإِذَا هِىَ بَيْضَآءُ لِلنَّـٰظِرِينَ
Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.
▶
وَنَزَعَ
wanazaʿa
dan (Musa) menarik
▶
يَدَهُۥ
yadahu
tangannya
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هِىَ
hiya
ia/tangan itu
▶
بَيْضَآءُ
bayḍāu
putih
▶
لِلنَّـٰظِرِينَ
lilnnāẓirīna
bagi orang-orang yang melihat
Ayat 34 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُۥٓ إِنَّ هَـٰذَا لَسَـٰحِرٌ عَلِيمٌۭ
Fir'aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai,
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
لِلْمَلَإِ
lil'mala-i
kepada pembesar-pembesar
▶
حَوْلَهُۥٓ
ḥawlahu
di sekelilingnya
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
لَسَـٰحِرٌ
lasāḥirun
benar-benar ahli sihir
▶
عَلِيمٌۭ
ʿalīmun
yang pandai
Ayat 35 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِۦ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"
▶
يُرِيدُ
yurīdu
ia hendak
▶
أَن
an
bahwa
▶
يُخْرِجَكُم
yukh'rijakum
mengeluarkan/mengusir kamu
▶
مِّنْ
min
dari
▶
أَرْضِكُم
arḍikum
bumimu/negerimu
▶
بِسِحْرِهِۦ
bisiḥ'rihi
dengan sihirnya
▶
فَمَاذَا
famādhā
maka apakah
▶
تَأْمُرُونَ
tamurūna
kamu anjurkan
Ayat 36 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَٱبْعَثْ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ
Mereka menjawab: "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir),
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
أَرْجِهْ
arjih
tangguhkan dia
▶
وَأَخَاهُ
wa-akhāhu
dan saudaranya
▶
وَٱبْعَثْ
wa-ib'ʿath
dan utuslah
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلْمَدَآئِنِ
l-madāini
kota-kota ini
▶
حَـٰشِرِينَ
ḥāshirīna
mereka berkumpul
Ayat 37 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍۢ
niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu".
▶
يَأْتُوكَ
yatūka
mereka akan mendatangkan kepadamu
▶
بِكُلِّ
bikulli
dengan tiap-tiap/semua
▶
سَحَّارٍ
saḥḥārin
ahli sihir
▶
عَلِيمٍۢ
ʿalīmin
yang pandai
Ayat 38 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَجُمِعَ ٱلسَّحَرَةُ لِمِيقَـٰتِ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Lalu dikumpulkan ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di hari yang maklum,
▶
فَجُمِعَ
fajumiʿa
maka dikumpulkan
▶
ٱلسَّحَرَةُ
l-saḥaratu
ahli sihir
▶
لِمِيقَـٰتِ
limīqāti
pada waktu-waktu
▶
يَوْمٍۢ
yawmin
hari
▶
مَّعْلُومٍۢ
maʿlūmin
diketahui/tertentu
Ayat 39 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ
dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian.
▶
وَقِيلَ
waqīla
dan dikatakan
▶
لِلنَّاسِ
lilnnāsi
kepada manusia (orang banyak)
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
أَنتُم
antum
kamu
▶
مُّجْتَمِعُونَ
muj'tamiʿūna
orang-orang yang berkumpul
Ayat 40 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ ٱلسَّحَرَةَ إِن كَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang"
▶
لَعَلَّنَا
laʿallanā
boleh jadi/semoga kita
▶
نَتَّبِعُ
nattabiʿu
kita mengikuti
▶
ٱلسَّحَرَةَ
l-saḥarata
ahli-ahli sihir
▶
إِن
in
sesungguhnya
▶
كَانُوا۟
kānū
(jika) mereka adalah
▶
هُمُ
humu
mereka
▶
ٱلْغَـٰلِبِينَ
l-ghālibīna
orang-orang yang menang
Ayat 41 - Surah Ash-Shu'araa: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَمَّا جَآءَ ٱلسَّحَرَةُ قَالُوا۟ لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ ٱلْغَـٰلِبِينَ
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?"
▶
فَلَمَّا
falammā
maka tatkala
▶
جَآءَ
jāa
datang
▶
ٱلسَّحَرَةُ
l-saḥaratu
ahli-ahli sihir
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لِفِرْعَوْنَ
lifir'ʿawna
kepada Fir'aun
▶
أَئِنَّ
a-inna
apakah sesungguhnya
▶
لَنَا
lanā
bagi kami
▶
لَأَجْرًا
la-ajran
sungguh ada upah
▶
إِن
in
sesungguhnya
▶
كُنَّا
kunnā
jika kami adalah
▶
نَحْنُ
naḥnu
kami
▶
ٱلْغَـٰلِبِينَ
l-ghālibīna
orang-orang yang menang
Ayat 42 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًۭا لَّمِنَ ٱلْمُقَرَّبِينَ
Fir'aun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
نَعَمْ
naʿam
ya
▶
وَإِنَّكُمْ
wa-innakum
dan sesungguhnya kamu
▶
إِذًۭا
idhan
kalau demikian
▶
لَّمِنَ
lamina
sungguh dari/termasuk
▶
ٱلْمُقَرَّبِينَ
l-muqarabīna
orang-orang yang dekat
Ayat 43 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰٓ أَلْقُوا۟ مَآ أَنتُم مُّلْقُونَ
Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَهُم
lahum
kepada mereka
▶
مُّوسَىٰٓ
mūsā
Musa
▶
أَلْقُوا۟
alqū
lemparkanlah/jatuhkanlah
▶
مَآ
mā
apa-apa
▶
أَنتُم
antum
kamu
▶
مُّلْقُونَ
mul'qūna
lemparkan
Ayat 44 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَلْقَوْا۟ حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا۟ بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ ٱلْغَـٰلِبُونَ
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang".
▶
فَأَلْقَوْا۟
fa-alqaw
maka mereka menjatuhkan
▶
حِبَالَهُمْ
ḥibālahum
tali-tali mereka
▶
وَعِصِيَّهُمْ
waʿiṣiyyahum
dan tongkat-tongkat mereka
▶
وَقَالُوا۟
waqālū
dan mereka berkata
▶
بِعِزَّةِ
biʿizzati
dengan kekuasaan
▶
فِرْعَوْنَ
fir'ʿawna
Fir'aun
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
لَنَحْنُ
lanaḥnu
pasti kami
▶
ٱلْغَـٰلِبُونَ
l-ghālibūna
orang-orang yang menang
Ayat 45 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِىَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
▶
فَأَلْقَىٰ
fa-alqā
lalu menjatuhkan
▶
مُوسَىٰ
mūsā
Musa
▶
عَصَاهُ
ʿaṣāhu
tongkatnya
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka tiba-tiba
▶
هِىَ
hiya
ia (tongkat itu)
▶
تَلْقَفُ
talqafu
menelan
▶
مَا
mā
apa-apa
▶
يَأْفِكُونَ
yafikūna
mereka adakan
Ayat 46 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأُلْقِىَ ٱلسَّحَرَةُ سَـٰجِدِينَ
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),
▶
فَأُلْقِىَ
fa-ul'qiya
maka terjatuhlah/tersungkurlah
▶
ٱلسَّحَرَةُ
l-saḥaratu
ahli-ahli sihir
▶
سَـٰجِدِينَ
sājidīna
mereka bersujud
Ayat 47 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
ءَامَنَّا
āmannā
kami beriman
▶
بِرَبِّ
birabbi
kepada Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 48 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ
(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
مُوسَىٰ
mūsā
Musa
▶
وَهَـٰرُونَ
wahārūna
dan Harun
Ayat 49 - Surah Ash-Shu'araa: 21 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ ءَامَنتُمْ لَهُۥ قَبْلَ أَنْ ءَاذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُۥ لَكَبِيرُكُمُ ٱلَّذِى عَلَّمَكُمُ ٱلسِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَـٰفٍۢ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya".
▶
قَالَ
qāla
(Fir'aun) berkata
▶
ءَامَنتُمْ
āmantum
apakah kamu beriman
▶
لَهُۥ
lahu
kepadanya/Musa
▶
قَبْلَ
qabla
sebelum
▶
أَنْ
an
bahwa
▶
ءَاذَنَ
ādhana
aku memberi izin
▶
لَكُمْ ۖ
lakum
bagi kalian
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya dia
▶
لَكَبِيرُكُمُ
lakabīrukumu
benar-benar pembesar/pemimpinmu
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
عَلَّمَكُمُ
ʿallamakumu
mengajar kamu
▶
ٱلسِّحْرَ
l-siḥ'ra
sihir
▶
فَلَسَوْفَ
falasawfa
maka pasti nanti
▶
تَعْلَمُونَ ۚ
taʿlamūna
(kalian) mengetahui
▶
لَأُقَطِّعَنَّ
la-uqaṭṭiʿanna
sungguh aku memotong
▶
أَيْدِيَكُمْ
aydiyakum
tanganmu
▶
وَأَرْجُلَكُم
wa-arjulakum
dan kaki-kakimu
▶
مِّنْ
min
dari/dengan
▶
خِلَـٰفٍۢ
khilāfin
yang berlainan/bersilang
▶
وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ
wala-uṣallibannakum
dan sungguh-sungguh aku akan menyalibmu
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 50 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ لَا ضَيْرَ ۖ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ
Mereka berkata: "Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لَا
lā
tidak
▶
ضَيْرَ ۖ
ḍayra
kemudaratan
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya kami
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
رَبِّنَا
rabbinā
Tuhan kami
▶
مُنقَلِبُونَ
munqalibūna
orang-orang yang kembali
Ayat 51 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا نَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَـٰيَـٰنَآ أَن كُنَّآ أَوَّلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kami
▶
نَطْمَعُ
naṭmaʿu
kami sangat menginginkan
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَغْفِرَ
yaghfira
akan mengampuni
▶
لَنَا
lanā
bagi kami
▶
رَبُّنَا
rabbunā
Tuhan kami
▶
خَطَـٰيَـٰنَآ
khaṭāyānā
kesalahan-kesalahan kami
▶
أَن
an
karena
▶
كُنَّآ
kunnā
kami adalah
▶
أَوَّلَ
awwala
pertama-tama
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 52 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِىٓ إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa: "Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli".
▶
۞ وَأَوْحَيْنَآ
wa-awḥaynā
dan Kami wahyukan
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
مُوسَىٰٓ
mūsā
Musa
▶
أَنْ
an
agar
▶
أَسْرِ
asri
pergilah diwaktu malam
▶
بِعِبَادِىٓ
biʿibādī
dengan hamba-hamba-Ku
▶
إِنَّكُم
innakum
sesungguhnya kalian
▶
مُّتَّبَعُونَ
muttabaʿūna
orang-orang yang diikuti
Ayat 53 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى ٱلْمَدَآئِنِ حَـٰشِرِينَ
Kemudian Fir'aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.
▶
فَأَرْسَلَ
fa-arsala
lalu mengirimkan
▶
فِرْعَوْنُ
fir'ʿawnu
Fir'aun
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلْمَدَآئِنِ
l-madāini
kota-kota
▶
حَـٰشِرِينَ
ḥāshirīna
mereka berkumpul
Ayat 54 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ لَشِرْذِمَةٌۭ قَلِيلُونَ
(Fir'aun berkata): "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil,
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰٓؤُلَآءِ
hāulāi
mereka itu
▶
لَشِرْذِمَةٌۭ
lashir'dhimatun
sungguh kelompok/golongan
▶
قَلِيلُونَ
qalīlūna
mereka sedikit/kecil
Ayat 55 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَآئِظُونَ
dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
▶
وَإِنَّهُمْ
wa-innahum
dan sesungguhnya mereka
▶
لَنَا
lanā
bagi kita
▶
لَغَآئِظُونَ
laghāiẓūna
benar-benar marah
Ayat 56 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَـٰذِرُونَ
dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga".
▶
وَإِنَّا
wa-innā
dan sesungguhnya kita
▶
لَجَمِيعٌ
lajamīʿun
benar-benar semua
▶
حَـٰذِرُونَ
ḥādhirūna
berjaga-jaga
Ayat 57 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخْرَجْنَـٰهُم مِّن جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,
▶
فَأَخْرَجْنَـٰهُم
fa-akhrajnāhum
maka Kami keluarkan mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
taman-taman
▶
وَعُيُونٍۢ
waʿuyūnin
dan mata air
Ayat 58 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَكُنُوزٍۢ وَمَقَامٍۢ كَرِيمٍۢ
dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia,
▶
وَكُنُوزٍۢ
wakunūzin
dan perbendaharaan
▶
وَمَقَامٍۢ
wamaqāmin
dan kedudukan
▶
كَرِيمٍۢ
karīmin
yang mulia
Ayat 59 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَـٰهَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.
▶
كَذَٰلِكَ
kadhālika
demikianlah
▶
وَأَوْرَثْنَـٰهَا
wa-awrathnāhā
dan Kami wariskannya
▶
بَنِىٓ
banī
Bani
▶
إِسْرَٰٓءِيلَ
is'rāīla
Israil
Ayat 60 - Surah Ash-Shu'araa: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ
Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.
▶
فَأَتْبَعُوهُم
fa-atbaʿūhum
maka mereka dapat menyusul (Bani Israil)
▶
مُّشْرِقِينَ
mush'riqīna
diwaktu matahari terbit
Ayat 61 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَمَّا تَرَٰٓءَا ٱلْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَـٰبُ مُوسَىٰٓ إِنَّا لَمُدْرَكُونَ
Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul".
▶
فَلَمَّا
falammā
maka setelah
▶
تَرَٰٓءَا
tarāā
saling melihat
▶
ٱلْجَمْعَانِ
l-jamʿāni
kedua kumpulan/golongan
▶
قَالَ
qāla
berkatalah
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
pengikut-pengikut
▶
مُوسَىٰٓ
mūsā
Musa
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya kita
▶
لَمُدْرَكُونَ
lamud'rakūna
pasti orang-orang yang tersusul
Ayat 62 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ كَلَّآ ۖ إِنَّ مَعِىَ رَبِّى سَيَهْدِينِ
Musa menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku".
▶
قَالَ
qāla
(Musa) berkata
▶
كَلَّآ ۖ
kallā
tidak sekali-kali
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
مَعِىَ
maʿiya
besertaku
▶
رَبِّى
rabbī
Tuhanku
▶
سَيَهْدِينِ
sayahdīni
Dia akan memberi petunjuk padaku
Ayat 63 - Surah Ash-Shu'araa: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْبَحْرَ ۖ فَٱنفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍۢ كَٱلطَّوْدِ ٱلْعَظِيمِ
Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.
▶
فَأَوْحَيْنَآ
fa-awḥaynā
maka Kami wahyukan
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
مُوسَىٰٓ
mūsā
Musa
▶
أَنِ
ani
agar
▶
ٱضْرِب
iḍ'rib
pukullah
▶
بِّعَصَاكَ
biʿaṣāka
dengan tongkatmu
▶
ٱلْبَحْرَ ۖ
l-baḥra
lautan
▶
فَٱنفَلَقَ
fa-infalaqa
lalu terbelahlah
▶
فَكَانَ
fakāna
maka adalah
▶
كُلُّ
kullu
tiap-tiap
▶
فِرْقٍۢ
fir'qin
bagian/belahan
▶
كَٱلطَّوْدِ
kal-ṭawdi
seperti gunung
▶
ٱلْعَظِيمِ
l-ʿaẓīmi
yang besar
Ayat 64 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ ٱلْـَٔاخَرِينَ
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
▶
وَأَزْلَفْنَا
wa-azlafnā
dan Kami dekatkan
▶
ثَمَّ
thamma
disana
▶
ٱلْـَٔاخَرِينَ
l-ākharīna
yang lain
Ayat 65 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.
▶
وَأَنجَيْنَا
wa-anjaynā
dan Kami selamatkan
▶
مُوسَىٰ
mūsā
Musa
▶
وَمَن
waman
dan orang-orang
▶
مَّعَهُۥٓ
maʿahu
bersamanya
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 66 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
أَغْرَقْنَا
aghraqnā
Kami tenggelamkan
▶
ٱلْـَٔاخَرِينَ
l-ākharīna
yang lain
Ayat 67 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian itu
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar suatu tanda
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 68 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 69 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَٰهِيمَ
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
▶
وَٱتْلُ
wa-ut'lu
dan bacakanlah
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
نَبَأَ
naba-a
kisah
▶
إِبْرَٰهِيمَ
ib'rāhīma
Ibrahim
Ayat 70 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَا تَعْبُدُونَ
Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah?"
▶
إِذْ
idh
tatkala
▶
قَالَ
qāla
dia berkata
▶
لِأَبِيهِ
li-abīhi
kepada bapaknya
▶
وَقَوْمِهِۦ
waqawmihi
dan kaumnya
▶
مَا
mā
apa
▶
تَعْبُدُونَ
taʿbudūna
yang kamu sembah
Ayat 71 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ نَعْبُدُ أَصْنَامًۭا فَنَظَلُّ لَهَا عَـٰكِفِينَ
Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
نَعْبُدُ
naʿbudu
kami menyembah
▶
أَصْنَامًۭا
aṣnāman
berhala-berhala
▶
فَنَظَلُّ
fanaẓallu
maka kami senantiasa
▶
لَهَا
lahā
kepadanya
▶
عَـٰكِفِينَ
ʿākifīna
senantiasa tekun
Ayat 72 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ
Berkata Ibrahim: "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?,
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim) berkata
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
يَسْمَعُونَكُمْ
yasmaʿūnakum
mereka mendengarkan kamu
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
تَدْعُونَ
tadʿūna
kamu menyeru
Ayat 73 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ
atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudharat?"
▶
أَوْ
aw
atau
▶
يَنفَعُونَكُمْ
yanfaʿūnakum
mereka memberi manfaat kepadamu
▶
أَوْ
aw
atau
▶
يَضُرُّونَ
yaḍurrūna
mereka memberi mudarat
Ayat 74 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ بَلْ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ
Mereka menjawab: "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
وَجَدْنَآ
wajadnā
kami dapati
▶
ءَابَآءَنَا
ābāanā
bapak-bapak/nenek moyang kami
▶
كَذَٰلِكَ
kadhālika
seperti demikian
▶
يَفْعَلُونَ
yafʿalūna
mereka kerjakan/berbuat
Ayat 75 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ أَفَرَءَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
Ibrahim berkata: "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah,
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim) berkata
▶
أَفَرَءَيْتُم
afara-aytum
apakah maka kamu telah memperhatikan
▶
مَّا
mā
apa
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تَعْبُدُونَ
taʿbudūna
kamu sembah
Ayat 76 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ
kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?,
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
وَءَابَآؤُكُمُ
waābāukumu
dan bapak-bapak/nenek moyangmu
▶
ٱلْأَقْدَمُونَ
l-aqdamūna
terdahulu
Ayat 77 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّۭ لِّىٓ إِلَّا رَبَّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam,
▶
فَإِنَّهُمْ
fa-innahum
maka sesungguhnya mereka
▶
عَدُوٌّۭ
ʿaduwwun
musuh
▶
لِّىٓ
lī
bagiku
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
رَبَّ
rabba
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 78 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِى خَلَقَنِى فَهُوَ يَهْدِينِ
(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku,
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
خَلَقَنِى
khalaqanī
telah menciptakan aku
▶
فَهُوَ
fahuwa
maka Dia
▶
يَهْدِينِ
yahdīni
memberi petunjuk kepadaku
Ayat 79 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلَّذِى هُوَ يُطْعِمُنِى وَيَسْقِينِ
dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,
▶
وَٱلَّذِى
wa-alladhī
dan yang
▶
هُوَ
huwa
Dia
▶
يُطْعِمُنِى
yuṭ'ʿimunī
memberi makan kepadaku
▶
وَيَسْقِينِ
wayasqīni
dan memberi minum aku
Ayat 80 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,
▶
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
▶
مَرِضْتُ
mariḍ'tu
aku sakit
▶
فَهُوَ
fahuwa
maka Dia
▶
يَشْفِينِ
yashfīni
mengobati/menyembuhkan aku
Ayat 81 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلَّذِى يُمِيتُنِى ثُمَّ يُحْيِينِ
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
▶
وَٱلَّذِى
wa-alladhī
dan yang
▶
يُمِيتُنِى
yumītunī
Dia mematikan aku
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
يُحْيِينِ
yuḥ'yīni
Dia menghidupkan aku
Ayat 82 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓـَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ
dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat".
▶
وَٱلَّذِىٓ
wa-alladhī
dan yang
▶
أَطْمَعُ
aṭmaʿu
sangat aku inginkan
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَغْفِرَ
yaghfira
Dia akan mengampuni
▶
لِى
lī
bagiku
▶
خَطِيٓـَٔتِى
khaṭīatī
kesalahanku
▶
يَوْمَ
yawma
hari
▶
ٱلدِّينِ
l-dīni
pembalasan/kiamat
Ayat 83 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًۭا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّـٰلِحِينَ
(Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
هَبْ
hab
berilah
▶
لِى
lī
bagiku/aku
▶
حُكْمًۭا
ḥuk'man
hikmah/ilmu pengetahuan
▶
وَأَلْحِقْنِى
wa-alḥiq'nī
dan masukkan aku
▶
بِٱلصَّـٰلِحِينَ
bil-ṣāliḥīna
dengan orang-orang yang saleh
Ayat 84 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱجْعَل لِّى لِسَانَ صِدْقٍۢ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
▶
وَٱجْعَل
wa-ij'ʿal
dan jadikan
▶
لِّى
lī
bagiku/aku
▶
لِسَانَ
lisāna
buah tutur
▶
صِدْقٍۢ
ṣid'qin
benar/baik
▶
فِى
fī
dalam/bagi
▶
ٱلْـَٔاخِرِينَ
l-ākhirīna
orang-orang yang kemudian
Ayat 85 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,
▶
وَٱجْعَلْنِى
wa-ij'ʿalnī
dan jadikanlah aku
▶
مِن
min
dari/termasuk
▶
وَرَثَةِ
warathati
yang mewarisi
▶
جَنَّةِ
jannati
surga
▶
ٱلنَّعِيمِ
l-naʿīmi
penuh kenikmatan
Ayat 86 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱغْفِرْ لِأَبِىٓ إِنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,
▶
وَٱغْفِرْ
wa-igh'fir
dan ampunilah
▶
لِأَبِىٓ
li-abī
bagi bapakku
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya dia
▶
كَانَ
kāna
adalah dia
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلضَّآلِّينَ
l-ḍālīna
orang-orang yang sesat
Ayat 87 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا تُخْزِنِى يَوْمَ يُبْعَثُونَ
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
▶
وَلَا
walā
dan janganlah
▶
تُخْزِنِى
tukh'zinī
Engkau hinakan aku
▶
يَوْمَ
yawma
pada hari
▶
يُبْعَثُونَ
yub'ʿathūna
mereka dibangkitkan
Ayat 88 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌۭ وَلَا بَنُونَ
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
▶
يَوْمَ
yawma
di hari
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَنفَعُ
yanfaʿu
berguna
▶
مَالٌۭ
mālun
harta
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
بَنُونَ
banūna
anak-anak laki-laki
Ayat 89 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا مَنْ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلْبٍۢ سَلِيمٍۢ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
مَنْ
man
orang
▶
أَتَى
atā
datang/menghadap
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
بِقَلْبٍۢ
biqalbin
dengan hati
▶
سَلِيمٍۢ
salīmin
selamat/bersih
Ayat 90 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأُزْلِفَتِ ٱلْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,
▶
وَأُزْلِفَتِ
wa-uz'lifati
dan didekatkan
▶
ٱلْجَنَّةُ
l-janatu
surga
▶
لِلْمُتَّقِينَ
lil'muttaqīna
kepada orang-orang yang bertakwa
Ayat 91 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",
▶
وَبُرِّزَتِ
waburrizati
dan diperlihatkan
▶
ٱلْجَحِيمُ
l-jaḥīmu
neraka Jahim
▶
لِلْغَاوِينَ
lil'ghāwīna
kepada orang-orang yang sesat
Ayat 92 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)
▶
وَقِيلَ
waqīla
dan dikatakan
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
أَيْنَ
ayna
dimanakah
▶
مَا
mā
apakah
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تَعْبُدُونَ
taʿbudūna
kamu sembah
Ayat 93 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
مِن دُونِ ٱللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ
selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
▶
مِن
min
dari
▶
دُونِ
dūni
selain
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
يَنصُرُونَكُمْ
yanṣurūnakum
mereka dapat menolong kamu
▶
أَوْ
aw
atau
▶
يَنتَصِرُونَ
yantaṣirūna
menolong diri mereka
Ayat 94 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَكُبْكِبُوا۟ فِيهَا هُمْ وَٱلْغَاوُۥنَ
Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,
▶
فَكُبْكِبُوا۟
fakub'kibū
maka dijungkirkan
▶
فِيهَا
fīhā
kedalamnya (dalam neraka)
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
وَٱلْغَاوُۥنَ
wal-ghāwūna
dan/bersama orang-orang yang sesat
Ayat 95 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ
dan bala tentara iblis semuanya.
▶
وَجُنُودُ
wajunūdu
dan bala tentara
▶
إِبْلِيسَ
ib'līsa
iblis
▶
أَجْمَعُونَ
ajmaʿūna
semuanya
Ayat 96 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ
Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka:
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
وَهُمْ
wahum
sedang mereka
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya (neraka)
▶
يَخْتَصِمُونَ
yakhtaṣimūna
mereka bertengkar
Ayat 97 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍ
"demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
▶
تَٱللَّهِ
tal-lahi
demi Allah
▶
إِن
in
sesungguhnya
▶
كُنَّا
kunnā
adalah
▶
لَفِى
lafī
dalam
▶
ضَلَـٰلٍۢ
ḍalālin
benar-benar dalam kesesatan
▶
مُّبِينٍ
mubīnin
yang nyata
Ayat 98 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam".
▶
إِذْ
idh
apabila
▶
نُسَوِّيكُم
nusawwīkum
kita mempersamakan kamu
▶
بِرَبِّ
birabbi
dengan Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 99 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَضَلَّنَآ إِلَّا ٱلْمُجْرِمُونَ
Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.
▶
وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أَضَلَّنَآ
aḍallanā
menyesatkan kita
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱلْمُجْرِمُونَ
l-muj'rimūna
orang-orang yang berdusta
Ayat 100 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَمَا لَنَا مِن شَـٰفِعِينَ
Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun,
▶
فَمَا
famā
maka/karena itu tidak ada
▶
لَنَا
lanā
bagi kita
▶
مِن
min
dari
▶
شَـٰفِعِينَ
shāfiʿīna
pemberi syafa'at
Ayat 101 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍۢ
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
▶
وَلَا
walā
dan tidak ada
▶
صَدِيقٍ
ṣadīqin
sahabat
▶
حَمِيمٍۢ
ḥamīmin
setia/akrab
Ayat 102 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةًۭ فَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman".
▶
فَلَوْ
falaw
maka sekiranya
▶
أَنَّ
anna
bahwa
▶
لَنَا
lanā
bagi kita
▶
كَرَّةًۭ
karratan
sekali lagi
▶
فَنَكُونَ
fanakūna
maka kita adalah/menjadi
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 103 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar tanda-tanda
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 104 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 105 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
▶
كَذَّبَتْ
kadhabat
telah mendustakan
▶
قَوْمُ
qawmu
kaum
▶
نُوحٍ
nūḥin
Nuh
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para Rasul
Ayat 106 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
أَخُوهُمْ
akhūhum
saudara mereka
▶
نُوحٌ
nūḥun
Nuh
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
تَتَّقُونَ
tattaqūna
kamu bertakwa
Ayat 107 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
رَسُولٌ
rasūlun
seorang Rasul
▶
أَمِينٌۭ
amīnun
kepercayaan
Ayat 108 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 109 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
▶
وَمَآ
wamā
dan aku tidak
▶
أَسْـَٔلُكُمْ
asalukum
meminta kepadamu
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَجْرٍ ۖ
ajrin
upah
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
أَجْرِىَ
ajriya
upahku
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas/dari
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 110 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku".
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 111 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ
Mereka berkata: "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?".
▶
۞ قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
أَنُؤْمِنُ
anu'minu
apakah kami akan beriman
▶
لَكَ
laka
kepadamu
▶
وَٱتَّبَعَكَ
wa-ittabaʿaka
dan mengikuti kamu
▶
ٱلْأَرْذَلُونَ
l-ardhalūna
orang-orang yang hina
Ayat 112 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Nuh menjawab: "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?
▶
قَالَ
qāla
(Nuh) berkata
▶
وَمَا
wamā
dan tidak ada
▶
عِلْمِى
ʿil'mī
pengetahuanku
▶
بِمَا
bimā
dengan/tentang apa
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
يَعْمَلُونَ
yaʿmalūna
mereka kerjakan
Ayat 113 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari.
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
حِسَابُهُمْ
ḥisābuhum
perhitungan mereka
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
رَبِّى ۖ
rabbī
Tuhanku
▶
لَوْ
law
jikalau
▶
تَشْعُرُونَ
tashʿurūna
menyadari/mengerti
Ayat 114 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
▶
وَمَآ
wamā
dan tidaklah
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
بِطَارِدِ
biṭāridi
dengan mengusir
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 115 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنْ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan".
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
إِلَّا
illā
kecuali/hanyalah
▶
نَذِيرٌۭ
nadhīrun
pemberi peringatan
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
yang nyata
Ayat 116 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰنُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمَرْجُومِينَ
Mereka berkata: "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لَئِن
la-in
sungguh jika
▶
لَّمْ
lam
tidak
▶
تَنتَهِ
tantahi
kamu berhenti
▶
يَـٰنُوحُ
yānūḥu
Hai Nuh
▶
لَتَكُونَنَّ
latakūnanna
pasti kamu menjadi/adalah
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمَرْجُومِينَ
l-marjūmīna
orang-orang yang dirajam
Ayat 117 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku;
▶
قَالَ
qāla
(Nuh)berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
قَوْمِى
qawmī
kaumku
▶
كَذَّبُونِ
kadhabūni
telah mendustakan aku
Ayat 118 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًۭا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku".
▶
فَٱفْتَحْ
fa-if'taḥ
maka bukakan/putuskanlah
▶
بَيْنِى
baynī
antaraku
▶
وَبَيْنَهُمْ
wabaynahum
dan antara mereka
▶
فَتْحًۭا
fatḥan
suatu keputusan
▶
وَنَجِّنِى
wanajjinī
dan selamatkanlah aku
▶
وَمَن
waman
dan orang
▶
مَّعِىَ
maʿiya
besertaku
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 119 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَنجَيْنَـٰهُ وَمَن مَّعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.
▶
فَأَنجَيْنَـٰهُ
fa-anjaynāhu
maka Kami selamatkan dia
▶
وَمَن
waman
dan orang
▶
مَّعَهُۥ
maʿahu
besertanya
▶
فِى
fī
di dalam
▶
ٱلْفُلْكِ
l-ful'ki
perahu
▶
ٱلْمَشْحُونِ
l-mashḥūni
penuh muatan
Ayat 120 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ ٱلْبَاقِينَ
Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
أَغْرَقْنَا
aghraqnā
Kami tenggelamkan
▶
بَعْدُ
baʿdu
sesudah itu
▶
ٱلْبَاقِينَ
l-bāqīna
orang-orang yang tinggal
Ayat 121 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian itu
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar tanda-tanda
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 122 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 123 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَتْ عَادٌ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kaum 'Aad telah mendustakan para rasul.
▶
كَذَّبَتْ
kadhabat
telah mendustakan
▶
عَادٌ
ʿādun
kaum 'Ad
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para Rasul
Ayat 124 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
أَخُوهُمْ
akhūhum
saudara mereka
▶
هُودٌ
hūdun
Hud
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
تَتَّقُونَ
tattaqūna
kamu bertakwa
Ayat 125 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
رَسُولٌ
rasūlun
seorang Rasul
▶
أَمِينٌۭ
amīnun
kepercayaan
Ayat 126 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 127 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
▶
وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أَسْـَٔلُكُمْ
asalukum
aku meminta kepadamu
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَجْرٍ ۖ
ajrin
upah
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
أَجْرِىَ
ajriya
upahku
▶
إِلَّا
illā
kecuali/hanyalah
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 128 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ ءَايَةًۭ تَعْبَثُونَ
Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main,
▶
أَتَبْنُونَ
atabnūna
mengapa kamu membangun
▶
بِكُلِّ
bikulli
pada tiap-tiap
▶
رِيعٍ
rīʿin
tempat yang tinggi
▶
ءَايَةًۭ
āyatan
suatu tanda
▶
تَعْبَثُونَ
taʿbathūna
kamu berlaku sia-sia
Ayat 129 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ
dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?
▶
وَتَتَّخِذُونَ
watattakhidhūna
dan kamu mengambil/menjadikan
▶
مَصَانِعَ
maṣāniʿa
gedung-gedung
▶
لَعَلَّكُمْ
laʿallakum
agar kalian
▶
تَخْلُدُونَ
takhludūna
kamu kekal
Ayat 130 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
▶
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
▶
بَطَشْتُم
baṭashtum
kamu menampar/menyiksa
▶
بَطَشْتُمْ
baṭashtum
kamu menampar/menyiksa
▶
جَبَّارِينَ
jabbārīna
orang-orang yang kejam/bengis
Ayat 131 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 132 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِىٓ أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ
Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
▶
وَٱتَّقُوا۟
wa-ittaqū
dan bertakwalah kamu
▶
ٱلَّذِىٓ
alladhī
yang
▶
أَمَدَّكُم
amaddakum
telah memanjangkan/menganugerahkan kepadamu
▶
بِمَا
bimā
dengan apa
▶
تَعْلَمُونَ
taʿlamūna
(kalian) mengetahui
Ayat 133 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَمَدَّكُم بِأَنْعَـٰمٍۢ وَبَنِينَ
Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak,
▶
أَمَدَّكُم
amaddakum
Dia telah memanjangkan/menganugerahkan kepadamu
▶
بِأَنْعَـٰمٍۢ
bi-anʿāmin
dengan binatang ternak
▶
وَبَنِينَ
wabanīna
dan anak-anak
Ayat 134 - Surah Ash-Shu'araa: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍ
dan kebun-kebun dan mata air,
▶
وَجَنَّـٰتٍۢ
wajannātin
dan kebun-kebun
▶
وَعُيُونٍ
waʿuyūnin
dan mata air
Ayat 135 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar".
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya aku
▶
أَخَافُ
akhāfu
aku takut
▶
عَلَيْكُمْ
ʿalaykum
atas kalian
▶
عَذَابَ
ʿadhāba
azab
▶
يَوْمٍ
yawmin
hari
▶
عَظِيمٍۢ
ʿaẓīmin
yang besar
Ayat 136 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْنَآ أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ ٱلْوَٰعِظِينَ
Mereka menjawab: "Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat,
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
سَوَآءٌ
sawāon
sama saja
▶
عَلَيْنَآ
ʿalaynā
atas kami
▶
أَوَعَظْتَ
awaʿaẓta
apakah kamu memberi nasehat
▶
أَمْ
am
atau
▶
لَمْ
lam
tidak
▶
تَكُن
takun
ada kamu
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْوَٰعِظِينَ
l-wāʿiẓīna
orang-orang yang memberi nasehat
Ayat 137 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا خُلُقُ ٱلْأَوَّلِينَ
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.
▶
إِنْ
in
tidak
▶
هَـٰذَآ
hādhā
lain ini
▶
إِلَّا
illā
kecuali/hanyalah
▶
خُلُقُ
khuluqu
adat kebiasaan
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
orang-orang dahulu
Ayat 138 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
dan kami sekali-kali tidak akan di "azab".
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
نَحْنُ
naḥnu
kami
▶
بِمُعَذَّبِينَ
bimuʿadhabīna
dengan orang-orang yang diazab
Ayat 139 - Surah Ash-Shu'araa: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَـٰهُمْ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
فَكَذَّبُوهُ
fakadhabūhu
maka mereka mendustakannya
▶
فَأَهْلَكْنَـٰهُمْ ۗ
fa-ahlaknāhum
lalu kami binasakan mereka
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian itu
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar tanda-tanda
▶
وَمَا
wamā
dan/tetapi tidak
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 140 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 141 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَتْ ثَمُودُ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kaum Tsamud telah mendustakan rasul-rasul.
▶
كَذَّبَتْ
kadhabat
telah mendustakan
▶
ثَمُودُ
thamūdu
kamu Samud
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para rasul
Ayat 142 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَـٰلِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
Ketika saudara mereka, Shaleh, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
أَخُوهُمْ
akhūhum
saudara mereka
▶
صَـٰلِحٌ
ṣāliḥun
Saleh
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
تَتَّقُونَ
tattaqūna
kamu bertakwa
Ayat 143 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
رَسُولٌ
rasūlun
seorang Rasul
▶
أَمِينٌۭ
amīnun
kepercayaan
Ayat 144 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 145 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
▶
وَمَآ
wamā
dan aku tidak
▶
أَسْـَٔلُكُمْ
asalukum
meminta kepadamu
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَجْرٍ ۖ
ajrin
upah
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
أَجْرِىَ
ajriya
upahku
▶
إِلَّا
illā
kecuali/hanyalah
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 146 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَتُتْرَكُونَ فِى مَا هَـٰهُنَآ ءَامِنِينَ
Adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman,
▶
أَتُتْرَكُونَ
atut'rakūna
apakah kamu akan dibiarkan
▶
فِى
fī
dalam
▶
مَا
mā
apa (disini)
▶
هَـٰهُنَآ
hāhunā
dengan aman
▶
ءَامِنِينَ
āminīna
orang-orang yang aman
Ayat 147 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فِى جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ
di dalam kebun-kebun serta mata air,
▶
فِى
fī
di dalam
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
kebun-kebun
▶
وَعُيُونٍۢ
waʿuyūnin
dan mata air
Ayat 148 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَزُرُوعٍۢ وَنَخْلٍۢ طَلْعُهَا هَضِيمٌۭ
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut.
▶
وَزُرُوعٍۢ
wazurūʿin
dan tanam-tanaman
▶
وَنَخْلٍۢ
wanakhlin
dan pohon-pohon korma
▶
طَلْعُهَا
ṭalʿuhā
mayangnya
▶
هَضِيمٌۭ
haḍīmun
lembut
Ayat 149 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَنْحِتُونَ مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًۭا فَـٰرِهِينَ
Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin;
▶
وَتَنْحِتُونَ
watanḥitūna
dan kamu memahat
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْجِبَالِ
l-jibāli
gunung-gunung
▶
بُيُوتًۭا
buyūtan
rumah-rumah
▶
فَـٰرِهِينَ
fārihīna
dengan rajin
Ayat 150 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 151 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا تُطِيعُوٓا۟ أَمْرَ ٱلْمُسْرِفِينَ
dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,
▶
وَلَا
walā
dan janganlah
▶
تُطِيعُوٓا۟
tuṭīʿū
kamu mentaati
▶
أَمْرَ
amra
perintah
▶
ٱلْمُسْرِفِينَ
l-mus'rifīna
orang-orang yang melewati batas
Ayat 152 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ
yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan".
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
يُفْسِدُونَ
yuf'sidūna
(mereka) membuat kerusakan
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
muka bumi
▶
وَلَا
walā
dan mereka tidak
▶
يُصْلِحُونَ
yuṣ'liḥūna
mengadakan perbaikan
Ayat 153 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ
Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir;
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
إِنَّمَآ
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُسَحَّرِينَ
l-musaḥarīna
orang-orang yang kena sihir
Ayat 154 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِـَٔايَةٍ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar".
▶
مَآ
mā
tidak lain
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
بَشَرٌۭ
basharun
seorang manusia
▶
مِّثْلُنَا
mith'lunā
seperti kami
▶
فَأْتِ
fati
maka datangkanlah
▶
بِـَٔايَةٍ
biāyatin
dengan suatu ayat/mukjizat
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتَ
kunta
kamu adalah
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلصَّـٰدِقِينَ
l-ṣādiqīna
orang-orang yang benar
Ayat 155 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ هَـٰذِهِۦ نَاقَةٌۭ لَّهَا شِرْبٌۭ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍۢ مَّعْلُومٍۢ
Shaleh menjawab: "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu.
▶
قَالَ
qāla
(Saleh) berkata
▶
هَـٰذِهِۦ
hādhihi
ini
▶
نَاقَةٌۭ
nāqatun
seekor unta betina
▶
لَّهَا
lahā
baginya
▶
شِرْبٌۭ
shir'bun
minuman
▶
وَلَكُمْ
walakum
dan bagimu
▶
شِرْبُ
shir'bu
minuman
▶
يَوْمٍۢ
yawmin
hari
▶
مَّعْلُومٍۢ
maʿlūmin
tertentu
Ayat 156 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوٓءٍۢ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar".
▶
وَلَا
walā
dan janganlah
▶
تَمَسُّوهَا
tamassūhā
kamu menyentuhnya
▶
بِسُوٓءٍۢ
bisūin
dengan kejahatan
▶
فَيَأْخُذَكُمْ
fayakhudhakum
maka akan menimpa kamu
▶
عَذَابُ
ʿadhābu
azab
▶
يَوْمٍ
yawmin
hari
▶
عَظِيمٍۢ
ʿaẓīmin
yang besar
Ayat 157 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا۟ نَـٰدِمِينَ
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,
▶
فَعَقَرُوهَا
faʿaqarūhā
lalu mereka melukai/membunuhnya
▶
فَأَصْبَحُوا۟
fa-aṣbaḥū
maka jadilah mereka
▶
نَـٰدِمِينَ
nādimīna
orang-orang yang menyesal
Ayat 158 - Surah Ash-Shu'araa: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخَذَهُمُ ٱلْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
فَأَخَذَهُمُ
fa-akhadhahumu
maka menimpa mereka
▶
ٱلْعَذَابُ ۗ
l-ʿadhābu
azab
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian itu
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar suatu bukti
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 159 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Penyayang
Ayat 160 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلِينَ
Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul,
▶
كَذَّبَتْ
kadhabat
telah mendustakan
▶
قَوْمُ
qawmu
kaum
▶
لُوطٍ
lūṭin
Lut
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para rasul
Ayat 161 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ
ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?"
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
أَخُوهُمْ
akhūhum
saudara mereka
▶
لُوطٌ
lūṭun
Lut
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
تَتَّقُونَ
tattaqūna
kamu bertakwa
Ayat 162 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
رَسُولٌ
rasūlun
seorang Rasul
▶
أَمِينٌۭ
amīnun
kepercayaan
Ayat 163 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 164 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.
▶
وَمَآ
wamā
dan aku tidak
▶
أَسْـَٔلُكُمْ
asalukum
meminta kepadamu
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَجْرٍ ۖ
ajrin
upah
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
أَجْرِىَ
ajriya
upahku
▶
إِلَّا
illā
kecuali/hanyalah
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 165 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَتَأْتُونَ ٱلذُّكْرَانَ مِنَ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,
▶
أَتَأْتُونَ
atatūna
mengapa kamu mendatangi
▶
ٱلذُّكْرَانَ
l-dhuk'rāna
jenis lelaki
▶
مِنَ
mina
dari/diantara
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam (manusia)
Ayat 166 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ
dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".
▶
وَتَذَرُونَ
watadharūna
dan kamu ditinggalkan
▶
مَا
mā
apa
▶
خَلَقَ
khalaqa
yang telah menciptakan
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
رَبُّكُم
rabbukum
Tuhan kalian
▶
مِّنْ
min
dari
▶
أَزْوَٰجِكُم ۚ
azwājikum
isteri-isterimu
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
قَوْمٌ
qawmun
kaum
▶
عَادُونَ
ʿādūna
melampaui batas
Ayat 167 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَـٰلُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُخْرَجِينَ
Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir"
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لَئِن
la-in
sesungguhnya jika
▶
لَّمْ
lam
kamu tidak
▶
تَنتَهِ
tantahi
berhenti
▶
يَـٰلُوطُ
yālūṭu
Hai Luth
▶
لَتَكُونَنَّ
latakūnanna
niscaya kamu adalah
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمُخْرَجِينَ
l-mukh'rajīna
orang-orang yang diusir
Ayat 168 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ إِنِّى لِعَمَلِكُم مِّنَ ٱلْقَالِينَ
Luth berkata: "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu".
▶
قَالَ
qāla
(Lut) berkata
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لِعَمَلِكُم
liʿamalikum
kepada perbuatanmu
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْقَالِينَ
l-qālīna
orang-orang yang sangat benci
Ayat 169 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ
(Luth berdoa): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan".
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
نَجِّنِى
najjinī
selamatkanlah aku
▶
وَأَهْلِى
wa-ahlī
dan keluargaku
▶
مِمَّا
mimmā
dari apa
▶
يَعْمَلُونَ
yaʿmalūna
mereka kerjakan
Ayat 170 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ
Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,
▶
فَنَجَّيْنَـٰهُ
fanajjaynāhu
maka Kami selamatkan dia
▶
وَأَهْلَهُۥٓ
wa-ahlahu
dan keluarganya
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semua
Ayat 171 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا عَجُوزًۭا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ
kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
عَجُوزًۭا
ʿajūzan
perempuan tua
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلْغَـٰبِرِينَ
l-ghābirīna
orang-orang yang tinggal
Ayat 172 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ
Kemudian Kami binasakan yang lain.
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
دَمَّرْنَا
dammarnā
Kami binasakan
▶
ٱلْـَٔاخَرِينَ
l-ākharīna
yang lain
Ayat 173 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًۭا ۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلْمُنذَرِينَ
Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
▶
وَأَمْطَرْنَا
wa-amṭarnā
dan Kami hujani
▶
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
▶
مَّطَرًۭا ۖ
maṭaran
hujan
▶
فَسَآءَ
fasāa
maka amat jelek
▶
مَطَرُ
maṭaru
hujan
▶
ٱلْمُنذَرِينَ
l-mundharīna
orang-orang yang diberi peringatan
Ayat 174 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian itu
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar bukti
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 175 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 176 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَ أَصْحَـٰبُ لْـَٔيْكَةِ ٱلْمُرْسَلِينَ
Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul;
▶
كَذَّبَ
kadhaba
telah mendustakan
▶
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
penduduk
▶
لْـَٔيْكَةِ
al'aykati
Aikah
▶
ٱلْمُرْسَلِينَ
l-mur'salīna
para rasul
Ayat 177 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ
ketika Syu'aib berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?,
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
شُعَيْبٌ
shuʿaybun
Syu'aib
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
تَتَّقُونَ
tattaqūna
kamu bertakwa
Ayat 178 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
رَسُولٌ
rasūlun
seorang Rasul
▶
أَمِينٌۭ
amīnun
kepercayaan
Ayat 179 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُونِ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
▶
فَٱتَّقُوا۟
fa-ittaqū
maka bertakwalah kamu
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatlah kepadaku
Ayat 180 - Surah Ash-Shu'araa: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
▶
وَمَآ
wamā
dan aku tidak
▶
أَسْـَٔلُكُمْ
asalukum
meminta kepadamu
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَجْرٍ ۖ
ajrin
upah
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
أَجْرِىَ
ajriya
upahku
▶
إِلَّا
illā
kecuali/hanyalah
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 181 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ أَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُخْسِرِينَ
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan;
▶
۞ أَوْفُوا۟
awfū
sempurnakanlah
▶
ٱلْكَيْلَ
l-kayla
takaran
▶
وَلَا
walā
dan janganlah
▶
تَكُونُوا۟
takūnū
kalian menjadi
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمُخْسِرِينَ
l-mukh'sirīna
orang-orang yang merugikan
Ayat 182 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَزِنُوا۟ بِٱلْقِسْطَاسِ ٱلْمُسْتَقِيمِ
dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.
▶
وَزِنُوا۟
wazinū
dan timbanglah
▶
بِٱلْقِسْطَاسِ
bil-qis'ṭāsi
dengan neraca/timbangan
▶
ٱلْمُسْتَقِيمِ
l-mus'taqīmi
yang lurus
Ayat 183 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan;
▶
وَلَا
walā
dan janganlah
▶
تَبْخَسُوا۟
tabkhasū
kamu merugikan
▶
ٱلنَّاسَ
l-nāsa
manusia
▶
أَشْيَآءَهُمْ
ashyāahum
sesuatu/hak-hak mereka
▶
وَلَا
walā
dan janganlah
▶
تَعْثَوْا۟
taʿthaw
kamu melewati batas
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
muka bumi
▶
مُفْسِدِينَ
muf'sidīna
orang-orang yang membuat kerusakan
Ayat 184 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱتَّقُوا۟ ٱلَّذِى خَلَقَكُمْ وَٱلْجِبِلَّةَ ٱلْأَوَّلِينَ
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu".
▶
وَٱتَّقُوا۟
wa-ittaqū
dan bertakwalah kamu
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
خَلَقَكُمْ
khalaqakum
menciptakan kalian
▶
وَٱلْجِبِلَّةَ
wal-jibilata
dan ummat-ummat
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
terdahulu
Ayat 185 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ
Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir,
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
إِنَّمَآ
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُسَحَّرِينَ
l-musaḥarīna
orang-orang yang kena sihir
Ayat 186 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌۭ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلْكَـٰذِبِينَ
dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.
▶
وَمَآ
wamā
dan tidaklah
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
إِلَّا
illā
kecuali/melainkan
▶
بَشَرٌۭ
basharun
seorang manusia
▶
مِّثْلُنَا
mith'lunā
seperti kami
▶
وَإِن
wa-in
dan sesungguhnya
▶
نَّظُنُّكَ
naẓunnuka
kami kira kamu
▶
لَمِنَ
lamina
benar-benar termasuk
▶
ٱلْكَـٰذِبِينَ
l-kādhibīna
orang-orang yang berdusta
Ayat 187 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.
▶
فَأَسْقِطْ
fa-asqiṭ
maka jatuhkanlah
▶
عَلَيْنَا
ʿalaynā
atas kami
▶
كِسَفًۭا
kisafan
potongan-potongan
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
إِن
in
jika
▶
كُنتَ
kunta
kamu adalah
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلصَّـٰدِقِينَ
l-ṣādiqīna
orang-orang yang benar
Ayat 188 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّىٓ أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ
Syu'aib berkata: "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan".
▶
قَالَ
qāla
(Syu'aib) berkata
▶
رَبِّىٓ
rabbī
Tuhanku
▶
أَعْلَمُ
aʿlamu
lebih mengetahui
▶
بِمَا
bimā
dengan/terhadap apa
▶
تَعْمَلُونَ
taʿmalūna
kamu kerjakan
Ayat 189 - Surah Ash-Shu'araa: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ ٱلظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
Kemudian mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.
▶
فَكَذَّبُوهُ
fakadhabūhu
lalu mereka mendustakannya
▶
فَأَخَذَهُمْ
fa-akhadhahum
maka menimpa mereka
▶
عَذَابُ
ʿadhābu
azab
▶
يَوْمِ
yawmi
pada hari
▶
ٱلظُّلَّةِ ۚ
l-ẓulati
naungan/awan gelap
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya ia
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
عَذَابَ
ʿadhāba
azab
▶
يَوْمٍ
yawmin
hari
▶
عَظِيمٍ
ʿaẓīmin
yang besar
Ayat 190 - Surah Ash-Shu'araa: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
فِى
fī
pada
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
yang demikian
▶
لَـَٔايَةًۭ ۖ
laāyatan
benar-benar suatu bukti
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
أَكْثَرُهُم
aktharuhum
kebanyakan mereka
▶
مُّؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 191 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
رَبَّكَ
rabbaka
Tuhanmu
▶
لَهُوَ
lahuwa
benar-benar Dia
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمُ
l-raḥīmu
Maha Penyayang
Ayat 192 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,
▶
وَإِنَّهُۥ
wa-innahu
dan sesungguhnya ia
▶
لَتَنزِيلُ
latanzīlu
benar-benar diturunkan
▶
رَبِّ
rabbi
Tuhan
▶
ٱلْعَـٰلَمِينَ
l-ʿālamīna
semesta alam
Ayat 193 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),
▶
نَزَلَ
nazala
(dibawa) turun
▶
بِهِ
bihi
dengannya (Al-Qur'an)
▶
ٱلرُّوحُ
l-rūḥu
Ruhul
▶
ٱلْأَمِينُ
l-amīnu
Amin
Ayat 194 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُنذِرِينَ
ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas/kedalam
▶
قَلْبِكَ
qalbika
hatimu
▶
لِتَكُونَ
litakūna
agar kamu ada/menjadi
▶
مِنَ
mina
dari/diantara
▶
ٱلْمُنذِرِينَ
l-mundhirīna
orang-orang yang memberi peringatan
Ayat 195 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
بِلِسَانٍ عَرَبِىٍّۢ مُّبِينٍۢ
dengan bahasa Arab yang jelas.
▶
بِلِسَانٍ
bilisānin
dengan lisan/bahasa
▶
عَرَبِىٍّۢ
ʿarabiyyin
Arab
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
yang nyata
Ayat 196 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّهُۥ لَفِى زُبُرِ ٱلْأَوَّلِينَ
Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu.
▶
وَإِنَّهُۥ
wa-innahu
dan sesungguhnya ia (Al Qur'an)
▶
لَفِى
lafī
benar-benar dalam
▶
زُبُرِ
zuburi
kitab-kitab
▶
ٱلْأَوَّلِينَ
l-awalīna
terdahulu
Ayat 197 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَوَلَمْ يَكُن لَّهُمْ ءَايَةً أَن يَعْلَمَهُۥ عُلَمَـٰٓؤُا۟ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
▶
أَوَلَمْ
awalam
dan apakah tidak
▶
يَكُن
yakun
adalah/menjadi
▶
لَّهُمْ
lahum
bagi mereka
▶
ءَايَةً
āyatan
ayat/bukti
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَعْلَمَهُۥ
yaʿlamahu
mengetahuinya
▶
عُلَمَـٰٓؤُا۟
ʿulamāu
ulama
▶
بَنِىٓ
banī
Bani
▶
إِسْرَٰٓءِيلَ
is'rāīla
Israil
Ayat 198 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَوْ نَزَّلْنَـٰهُ عَلَىٰ بَعْضِ ٱلْأَعْجَمِينَ
Dan kalau Al Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab,
▶
وَلَوْ
walaw
dan kalau
▶
نَزَّلْنَـٰهُ
nazzalnāhu
Kami menurunkannya
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
بَعْضِ
baʿḍi
sebagian
▶
ٱلْأَعْجَمِينَ
l-aʿjamīna
bukan bangsa Arab
Ayat 199 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقَرَأَهُۥ عَلَيْهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ مُؤْمِنِينَ
lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.
▶
فَقَرَأَهُۥ
faqara-ahu
lalu dia membacakannya
▶
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas/kepada mereka
▶
مَّا
mā
tidak
▶
كَانُوا۟
kānū
ada mereka
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya/kepadanya
▶
مُؤْمِنِينَ
mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 200 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَٰلِكَ سَلَكْنَـٰهُ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ
Demikianlah Kami masukkan Al Quran ke dalam hati orang-orang yang durhaka.
▶
كَذَٰلِكَ
kadhālika
seperti demikianlah
▶
سَلَكْنَـٰهُ
salaknāhu
Kami masukkan ia
▶
فِى
fī
kedalam
▶
قُلُوبِ
qulūbi
hati
▶
ٱلْمُجْرِمِينَ
l-muj'rimīna
orang-orang yang berdosa
Ayat 201 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ
Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
▶
لَا
lā
tidak
▶
يُؤْمِنُونَ
yu'minūna
mereka beriman
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya/kepadanya
▶
حَتَّىٰ
ḥattā
sehingga
▶
يَرَوُا۟
yarawū
mereka melihat
▶
ٱلْعَذَابَ
l-ʿadhāba
azab
▶
ٱلْأَلِيمَ
l-alīma
sangat pedih
Ayat 202 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةًۭ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,
▶
فَيَأْتِيَهُم
fayatiyahum
maka datang kepada mereka
▶
بَغْتَةًۭ
baghtatan
dengan tiba-tiba
▶
وَهُمْ
wahum
dan/sedang mereka
▶
لَا
lā
tidak
▶
يَشْعُرُونَ
yashʿurūna
mereka menyadari
Ayat 203 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَيَقُولُوا۟ هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ
lalu mereka berkata: "Apakah kami dapat diberi tangguh?"
▶
فَيَقُولُوا۟
fayaqūlū
lalu mereka berkata
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
نَحْنُ
naḥnu
kami
▶
مُنظَرُونَ
munẓarūna
orang-orang yang diberi tangguh
Ayat 204 - Surah Ash-Shu'araa: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ
Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?
▶
أَفَبِعَذَابِنَا
afabiʿadhābinā
apakah maka azab dengan Kami
▶
يَسْتَعْجِلُونَ
yastaʿjilūna
mereka meminta disegerakan
Ayat 205 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَفَرَءَيْتَ إِن مَّتَّعْنَـٰهُمْ سِنِينَ
Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,
▶
أَفَرَءَيْتَ
afara-ayta
apakah maka pendapatmu
▶
إِن
in
jika
▶
مَّتَّعْنَـٰهُمْ
mattaʿnāhum
Kami beri kesenangan mereka
▶
سِنِينَ
sinīna
bertahun-tahun
Ayat 206 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ جَآءَهُم مَّا كَانُوا۟ يُوعَدُونَ
Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
جَآءَهُم
jāahum
datang kepada mereka
▶
مَّا
mā
apa (azab)
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
يُوعَدُونَ
yūʿadūna
mereka diancam
Ayat 207 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يُمَتَّعُونَ
niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.
▶
مَآ
mā
tidak
▶
أَغْنَىٰ
aghnā
mencukupi/berguna
▶
عَنْهُم
ʿanhum
dari mereka
▶
مَّا
mā
apa
▶
كَانُوا۟
kānū
yang mereka adalah
▶
يُمَتَّعُونَ
yumattaʿūna
mereka menikmati
Ayat 208 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;
▶
وَمَآ
wamā
dan Kami tidak
▶
أَهْلَكْنَا
ahlaknā
membinasakan
▶
مِن
min
dari
▶
قَرْيَةٍ
qaryatin
suatu negeri
▶
إِلَّا
illā
kecuali/melainkan
▶
لَهَا
lahā
baginya
▶
مُنذِرُونَ
mundhirūna
orang-orang yang memberi peringatan
Ayat 209 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَـٰلِمِينَ
untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
▶
ذِكْرَىٰ
dhik'rā
peringatan
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
كُنَّا
kunnā
kami adalah
▶
ظَـٰلِمِينَ
ẓālimīna
yang berbuat zalim
Ayat 210 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ ٱلشَّيَـٰطِينُ
Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
تَنَزَّلَتْ
tanazzalat
(dibawa) turun
▶
بِهِ
bihi
dengannya (Al Qur'an
▶
ٱلشَّيَـٰطِينُ
l-shayāṭīnu
syaitan
Ayat 211 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا يَنۢبَغِى لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ
Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
يَنۢبَغِى
yanbaghī
patut
▶
لَهُمْ
lahum
bagi mereka
▶
وَمَا
wamā
dan tidaklah
▶
يَسْتَطِيعُونَ
yastaṭīʿūna
mereka kuasa
Ayat 212 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّهُمْ عَنِ ٱلسَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ
Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Quran itu.
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
عَنِ
ʿani
daripada
▶
ٱلسَّمْعِ
l-samʿi
mendengar
▶
لَمَعْزُولُونَ
lamaʿzūlūna
benar-benar mereka dijauhkan
Ayat 213 - Surah Ash-Shu'araa: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَا تَدْعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ فَتَكُونَ مِنَ ٱلْمُعَذَّبِينَ
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.
▶
فَلَا
falā
maka jangan
▶
تَدْعُ
tadʿu
kamu menyeru/menyembah
▶
مَعَ
maʿa
beserta/disamping
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
إِلَـٰهًا
ilāhan
tuhan
▶
ءَاخَرَ
ākhara
yang lain
▶
فَتَكُونَ
fatakūna
maka kamu adalah
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمُعَذَّبِينَ
l-muʿadhabīna
orang-orang yang diazab
Ayat 214 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ ٱلْأَقْرَبِينَ
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
▶
وَأَنذِرْ
wa-andhir
dan berilah peringatan
▶
عَشِيرَتَكَ
ʿashīrataka
kerabat-kerabatmu
▶
ٱلْأَقْرَبِينَ
l-aqrabīna
yang terdekat
Ayat 215 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.
▶
وَٱخْفِضْ
wa-ikh'fiḍ
dan rendahkanlah
▶
جَنَاحَكَ
janāḥaka
sayapmu/dirimu
▶
لِمَنِ
limani
terhadap orang-orang
▶
ٱتَّبَعَكَ
ittabaʿaka
mengikutimu
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 216 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّى بَرِىٓءٌۭ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan";
▶
فَإِنْ
fa-in
maka jika
▶
عَصَوْكَ
ʿaṣawka
mereka mendurhakaimu
▶
فَقُلْ
faqul
maka katakanlah
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
بَرِىٓءٌۭ
barīon
berlepas diri
▶
مِّمَّا
mimmā
dari apa
▶
تَعْمَلُونَ
taʿmalūna
kamu kerjakan
Ayat 217 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ
Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
▶
وَتَوَكَّلْ
watawakkal
dan bertawakallah kamu
▶
عَلَى
ʿalā
atas/kepada
▶
ٱلْعَزِيزِ
l-ʿazīzi
Maha Perkasa
▶
ٱلرَّحِيمِ
l-raḥīmi
Maha Penyayang
Ayat 218 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِى يَرَىٰكَ حِينَ تَقُومُ
Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang),
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
يَرَىٰكَ
yarāka
melihat kamu
▶
حِينَ
ḥīna
ketika
▶
تَقُومُ
taqūmu
kamu berdiri
Ayat 219 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَقَلُّبَكَ فِى ٱلسَّـٰجِدِينَ
dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.
▶
وَتَقَلُّبَكَ
wataqallubaka
dan gerak-gerik badanmu
▶
فِى
fī
diantara
▶
ٱلسَّـٰجِدِينَ
l-sājidīna
orang-orang yang sujud
Ayat 220 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya Dia
▶
هُوَ
huwa
Dia
▶
ٱلسَّمِيعُ
l-samīʿu
Maha Mendengar
▶
ٱلْعَلِيمُ
l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
Ayat 221 - Surah Ash-Shu'araa: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ ٱلشَّيَـٰطِينُ
Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
أُنَبِّئُكُمْ
unabbi-ukum
akan Aku terangkan kepadamu
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas/kepada
▶
مَن
man
siapa
▶
تَنَزَّلُ
tanazzalu
turun
▶
ٱلشَّيَـٰطِينُ
l-shayāṭīnu
syaitan-syaitan
Ayat 222 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍۢ
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,
▶
تَنَزَّلُ
tanazzalu
(mereka) turun
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
كُلِّ
kulli
tiap-tiap
▶
أَفَّاكٍ
affākin
pendusta
▶
أَثِيمٍۢ
athīmin
berdosa
Ayat 223 - Surah Ash-Shu'araa: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يُلْقُونَ ٱلسَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَـٰذِبُونَ
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
▶
يُلْقُونَ
yul'qūna
mereka melemparkan/menyampaikan
▶
ٱلسَّمْعَ
l-samʿa
pendengaran
▶
وَأَكْثَرُهُمْ
wa-aktharuhum
dan kebanyakan mereka
▶
كَـٰذِبُونَ
kādhibūna
orang-orang yang berdusta
Ayat 224 - Surah Ash-Shu'araa: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلشُّعَرَآءُ يَتَّبِعُهُمُ ٱلْغَاوُۥنَ
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
▶
وَٱلشُّعَرَآءُ
wal-shuʿarāu
dan penyair-penyair
▶
يَتَّبِعُهُمُ
yattabiʿuhumu
mengikuti mereka
▶
ٱلْغَاوُۥنَ
l-ghāwūna
orang-orang yang sesat
Ayat 225 - Surah Ash-Shu'araa: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِى كُلِّ وَادٍۢ يَهِيمُونَ
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,
▶
أَلَمْ
alam
tidakkah
▶
تَرَ
tara
kamu melihat
▶
أَنَّهُمْ
annahum
bahwasanya mereka
▶
فِى
fī
di
▶
كُلِّ
kulli
tiap-tiap
▶
وَادٍۢ
wādin
lembah
▶
يَهِيمُونَ
yahīmūna
mereka mengembara
Ayat 226 - Surah Ash-Shu'araa: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?
▶
وَأَنَّهُمْ
wa-annahum
dan bahwasanya mereka
▶
يَقُولُونَ
yaqūlūna
mereka mengatakan
▶
مَا
mā
apa
▶
لَا
lā
yang tidak
▶
يَفْعَلُونَ
yafʿalūna
mereka mengerjakan
Ayat 227 - Surah Ash-Shu'araa: 19 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا وَٱنتَصَرُوا۟ مِنۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا۟ ۗ وَسَيَعْلَمُ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ أَىَّ مُنقَلَبٍۢ يَنقَلِبُونَ
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
ءَامَنُوا۟
āmanū
beriman
▶
وَعَمِلُوا۟
waʿamilū
dan mereka berbuat/beramal
▶
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
l-ṣāliḥāti
kebajikan/saleh
▶
وَذَكَرُوا۟
wadhakarū
dan mereka mengingat
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
كَثِيرًۭا
kathīran
banyak
▶
وَٱنتَصَرُوا۟
wa-intaṣarū
dan mereka mendapat pertolongan
▶
مِنۢ
min
dari
▶
بَعْدِ
baʿdi
sesudah
▶
مَا
mā
apa
▶
ظُلِمُوا۟ ۗ
ẓulimū
mereka teraniaya
▶
وَسَيَعْلَمُ
wasayaʿlamu
dan pasti akan mengetahui
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
ظَلَمُوٓا۟
ẓalamū
(mereka) zalim
▶
أَىَّ
ayya
dimana/mana
▶
مُنقَلَبٍۢ
munqalabin
tempat kembali
▶
يَنقَلِبُونَ
yanqalibūna
mereka kembali
Lihat juga
Semua surah kata demi kata