An-Naml (النمل) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 93 ayat, 1.151 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 1.151 kata untuk dipelajari, Surah An-Naml menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, Kami jadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka bergelimang (dalam kesesatan).
(Ingatlah) ketika Musa berkata kepada keluarganya: "Sesungguhnya aku melihat api. Aku kelak akan membawa kepadamu khabar daripadanya, atau aku membawa kepadamu suluh api supaya kamu dapat berdiang".
إِذْidhketika
قَالَqālaberkata
مُوسَىٰmūsāMusa
لِأَهْلِهِۦٓli-ahlihikepada keluarganya
إِنِّىٓinnīsesungguhnya aku
ءَانَسْتُānastuaku melihat
نَارًۭاnāranapi
سَـَٔاتِيكُمsaātīkumaku akan mendatangkan kepadamu
مِّنْهَاmin'hādari padanya
بِخَبَرٍbikhabarindengan kabar
أَوْawatau
ءَاتِيكُمātīkumaku mendatangkan kepadamu
بِشِهَابٍۢbishihābindengan api yang menyala
قَبَسٍۢqabasinnyala api
لَّعَلَّكُمْlaʿallakumagar kalian
تَصْطَلُونَtaṣṭalūnakamu berdiang/memanaskan badan
Maka tatkala dia tiba di (tempat) api itu, diserulah dia: "Bahwa telah diberkati orang-orang yang berada di dekat api itu, dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Dan Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam".
dan lemparkanlah tongkatmu". Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti dia seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. "Hai Musa, janganlah kamu takut. Sesungguhnya orang yang dijadikan rasul, tidak takut di hadapan-Ku.
وَأَلْقِwa-alqidan lemparkanlah
عَصَاكَ ۚʿaṣākatongkatmu
فَلَمَّاfalammāmaka tatkala
رَءَاهَاraāhādia melihat
تَهْتَزُّtahtazzuia bergerak-gerak
كَأَنَّهَاka-annahāseakan-akan ia seperti
جَآنٌّۭjānnunular
وَلَّىٰwallādia lari
مُدْبِرًۭاmud'biranberbalik kebelakang
وَلَمْwalamdan dia tidak
يُعَقِّبْ ۚyuʿaqqibmenoleh
يَـٰمُوسَىٰyāmūsāwahai musa
لَاlājangan
تَخَفْtakhafkamu takut
إِنِّىinnīsesungguhnya Aku
لَاlātidak
يَخَافُyakhāfutakut
لَدَىَّladayyadi sisi/di hadapan-Ku
ٱلْمُرْسَلُونَl-mur'salūnaorang-orang yang dijadikan rasul
tetapi orang yang berlaku zalim, kemudian ditukarnya kezalimannya dengan kebaikan (Allah akan mengampuninya); maka seaungguhnya Aku Maha Pangampun lagi Maha Penyayang.
Dan masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia akan ke luar putih (bersinar) bukan karena penyakit. (Kedua mukjizat ini) termasuk sembilan buah mukjizat (yang akan dikemukakan) kepada Fir'aun dan kaumnya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik".
Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.
Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman".
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata".
وَوَرِثَwawarithadan telah mewarisi
سُلَيْمَـٰنُsulaymānuSulaeman
دَاوُۥدَ ۖdāwūdaDaud
وَقَالَwaqāladan dia berkata
يَـٰٓأَيُّهَاyāayyuhāhai
ٱلنَّاسُl-nāsumanusia
عُلِّمْنَاʿullim'nākami telah diajar/diberi pengertian
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";
maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang".
لَأُعَذِّبَنَّهُۥla-uʿadhibannahusungguh aku akan menyiksanya
عَذَابًۭاʿadhābansiksaan
شَدِيدًاshadīdanyang keras
أَوْawatau
لَأَا۟ذْبَحَنَّهُۥٓlaādh'baḥannahusungguh aku akan menyembelihnya
أَوْawatau
لَيَأْتِيَنِّىlayatiyannībenar-benar ia datang kepadaku
Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.
Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk,
agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.
Berkata dia (Balqis): "Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku)".
Mereka menjawab: "Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada ditanganmu: maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan".
Dia berkata: "Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.
Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu".
Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: "Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.
Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan balatentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina".
ٱرْجِعْir'jiʿkembalilah
إِلَيْهِمْilayhimkepada mereka
فَلَنَأْتِيَنَّهُمfalanatiyannahummaka sungguh kami akan mendatangi mereka
بِجُنُودٍۢbijunūdindengan bala tentara
لَّاlātidak kuasa
قِبَلَqibalamenghadapi/melawan
لَهُمlahumbagi mereka
بِهَاbihādengannya
وَلَنُخْرِجَنَّهُمwalanukh'rijannahumdan sungguh akan kami usir mereka
Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri".
قَالَqāla(Sulaeman) berkata
يَـٰٓأَيُّهَاyāayyuhāhai
ٱلْمَلَؤُا۟l-mala-upembesar-pembesar
أَيُّكُمْayyukumsiapa diantara kamu
يَأْتِينِىyatīnīmendatangkan kepadaku
بِعَرْشِهَاbiʿarshihādengan singgasananya
قَبْلَqablasebelum
أَنanbahwa
يَأْتُونِىyatūnīmereka datang kepadaku
مُسْلِمِينَmus'limīnaorang-orang yang menyerahkan diri
Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya".
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".
Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: "Serupa inikah singgasanamu?" Dia menjawab: "Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri".
فَلَمَّاfalammāmaka tatkala
جَآءَتْjāat(Ratu) datang
قِيلَqīladikatakan
أَهَـٰكَذَاahākadhāapakah demikian
عَرْشُكِ ۖʿarshukisinggasanamu
قَالَتْqālat(Ratu) berkata
كَأَنَّهُۥka-annahuseakan-akan ia
هُوَ ۚhuwaia (singgasanaku)
وَأُوتِينَاwaūtīnādan kami diberi
ٱلْعِلْمَl-ʿil'mailmu pengetahuan
مِنmindari
قَبْلِهَاqablihāsebelumnya
وَكُنَّاwakunnādan kami adalah
مُسْلِمِينَmus'limīnaorang-orang yang berserah diri
Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.
Dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana". Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca". Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam".
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): "Sembahlah Allah". Tetapi tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan.
Dia berkata: "Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat".
Mereka menjawab: "Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu". Shaleh berkata: "Nasibmu ada pada sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu kaum yang diuji".
Mereka berkata: "Bersumpahlah kamu dengan nama Allah, bahwa kita sungguh-sungguh akan menyerangnya dengan tiba-tiba beserta keluarganya di malam hari, kemudian kita katakan kepada warisnya (bahwa) kita tidak menyaksikan kematian keluarganya itu, dan sesungguhnya kita adalah orang-orang yang benar".
قَالُوا۟qālūmereka berkata
تَقَاسَمُوا۟taqāsamūbersumpahlah kamu
بِٱللَّهِbil-lahidengan Allah
لَنُبَيِّتَنَّهُۥlanubayyitannahusungguh kita akan menyerangnya dimalam hari
وَأَهْلَهُۥwa-ahlahudan keluarganya
ثُمَّthummakemudian
لَنَقُولَنَّlanaqūlannabersumpahlah kamu
لِوَلِيِّهِۦliwaliyyihikepada warisnya
مَاmākita tidak
شَهِدْنَاshahid'nāmenyaksikan
مَهْلِكَmahlikakebinasaan
أَهْلِهِۦahlihikeluarganya
وَإِنَّاwa-innādan sesungguhnya kita
لَصَـٰدِقُونَlaṣādiqūnasungguh orang-orang yang benar
Maka itulah rumah-rumah mereka dalam keadaan runtuh disebabkan kezaliman mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu (terdapat) pelajaran bagi kaum yang mengetahui.
فَتِلْكَfatil'kamaka itulah
بُيُوتُهُمْbuyūtuhumrumah-rumah mereka
خَاوِيَةًۢkhāwiyatanroboh/runtuh
بِمَاbimādengan apa/sebab
ظَلَمُوٓا۟ ۗẓalamūmereka zalim
إِنَّinnasesungguhnya
فِىfīpada
ذَٰلِكَdhālikayang demikian itu
لَـَٔايَةًۭlaāyatanbenar-benar suatu tanda/pelajaran
"Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)".
Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih".
۞ فَمَاfamāmaka tidak
كَانَkānaada
جَوَابَjawābajawaban
قَوْمِهِۦٓqawmihikaumnya
إِلَّآillākecuali
أَنanbahwa
قَالُوٓا۟qālūmereka berkata
أَخْرِجُوٓا۟akhrijūusirlah/keluarkan
ءَالَālakeluarga
لُوطٍۢlūṭinLut
مِّنmindari
قَرْيَتِكُمْ ۖqaryatikumnegerimu
إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
أُنَاسٌۭunāsunmanusia/orang-orang
يَتَطَهَّرُونَyataṭahharūnaorang-orang yang bersih
Katakanlah: "Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?"
Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).
Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengkokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.
Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).
Atau siapakah yang memimpin kamu dalam kegelapan di dataran dan lautan dan siapa (pula)kah yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmat-Nya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Maha Tinggi Allah terhadap apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya).
Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)?. Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar".
Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.
Sebenarnya pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (kesana) malahan mereka ragu-ragu tentang akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta daripadanya.
Berkatalah orang-orang yang kafir: "Apakah setelah kita menjadi tanah dan (begitu pula) bapak-bapak kita; apakah sesungguhnya kita akan dikeluarkan (dari kubur)?
وَقَالَwaqāladan berkata
ٱلَّذِينَalladhīnaorang-orang yang
كَفَرُوٓا۟kafarūkafir/ingkar
أَءِذَاa-idhāapakah apabila
كُنَّاkunnākita adalah/menjadi
تُرَٰبًۭاturābantanah
وَءَابَآؤُنَآwaābāunādan bapak-bapak kita
أَئِنَّاa-innāapakah sesungguhnya kami
لَمُخْرَجُونَlamukh'rajūnasungguh akan dikeluarkan
Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling membelakang.
Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin (memalingkan) orang-orang buta dari kesesatan mereka. Kamu tidak dapat menjadikan (seorangpun) mendengar, kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri.
وَمَآwamādan tidaklah
أَنتَantakamu
بِهَـٰدِىbihādīdengan memberi petunjuk
ٱلْعُمْىِl-ʿum'yiorang buta
عَنʿandari
ضَلَـٰلَتِهِمْ ۖḍalālatihimkesesatan mereka
إِنintidaklah
تُسْمِعُtus'miʿukamu dapat menjadikan mendengar
إِلَّاillākecuali
مَنmanorang
يُؤْمِنُyu'minuberiman
بِـَٔايَـٰتِنَاbiāyātinākepada ayat-ayat Kami
فَهُمfahummaka/lalu mereka
مُّسْلِمُونَmus'limūnaorang-orang yang berserah diri
Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.
Dan (ingatlah) hari (ketika) Kami kumpulkan dari tiap-tiap umat segolongan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, lalu mereka dibagi-bagi (dalam kelompok-kelompok).
Hingga apabila mereka datang, Allah berfirman: "Apakah kamu telah mendustakan ayat-ayat-Ku, padahal ilmu kamu tidak meliputinya, atau apakah yang telah kamu kerjakan?".
حَتَّىٰٓḥattāsehingga
إِذَاidhāapabila
جَآءُوjāūmereka datang
قَالَqāla(Allah) berfirman
أَكَذَّبْتُمakadhabtumapakah kamu telah mendustakan
Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.
Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik dari padanya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tenteram dari pada kejutan yang dahsyat pada hari itu.
Dan barang siapa yang membawa kejahatan, maka disungkurkanlah muka mereka ke dalam neraka. Tiadalah kamu dibalasi, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan.
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
إِنَّمَآinnamāsesungguhnya hanyalah
أُمِرْتُumir'tuaku diperintah
أَنْanuntuk
أَعْبُدَaʿbudaaku menyembah
رَبَّrabbaTuhan
هَـٰذِهِhādhihiini
ٱلْبَلْدَةِl-baldatinegeri
ٱلَّذِىalladhīyang
حَرَّمَهَاḥarramahāDia menjadikannya suci
وَلَهُۥwalahudan bagi-Nya
كُلُّkullusegala
شَىْءٍۢ ۖshayinsesuatu
وَأُمِرْتُwa-umir'tudan aku diperintahkan
أَنْansupaya
أَكُونَakūnaaku adalah
مِنَminadari/termasuk
ٱلْمُسْلِمِينَl-mus'limīnaorang-orang yang berserah diri
Dan supaya aku membacakan Al Quran (kepada manusia). Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah: "Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan".
وَأَنْwa-andan supaya
أَتْلُوَا۟atluwāaku membacakan
ٱلْقُرْءَانَ ۖl-qur'ānaAl-Qur'an
فَمَنِfamanimaka barangsiapa
ٱهْتَدَىٰih'tadāmendapat petunjuk
فَإِنَّمَاfa-innamāmaka sesungguhnya
يَهْتَدِىyahtadīia mendapat petunjuk
لِنَفْسِهِۦ ۖlinafsihiuntuk dirinya sendiri
وَمَنwamandan barangsiapa
ضَلَّḍallasesat
فَقُلْfaqulmaka katakanlah
إِنَّمَآinnamāsesungguhnya hanyalah
أَنَا۠anāaku
مِنَminadari/termasuk
ٱلْمُنذِرِينَl-mundhirīnaorang-orang yang memberi peringatan
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan".
وَقُلِwaqulidan katakanlah
ٱلْحَمْدُl-ḥamdusegala puji
لِلَّهِlillahibagi Allah
سَيُرِيكُمْsayurīkumDia akan memperhatikan kepadamu
ءَايَـٰتِهِۦāyātihitanda-tanda-Nya
فَتَعْرِفُونَهَا ۚfataʿrifūnahāmaka kamu akan mengetahuinya
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.