Surah Al-Furqaan kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Furqaan kata demi kata

Al-Furqaan (الفرقان) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 77 ayat, 893 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 893 kata untuk dipelajari, Surah Al-Furqaan menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 5 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

تَبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَـٰلَمِينَ نَذِيرًا

Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,

تَبَارَكَ tabāraka Maha Berkah/Suci
ٱلَّذِى alladhī (Allah) yang
نَزَّلَ nazzala telah menurunkan
ٱلْفُرْقَانَ l-fur'qāna Al Furqan
عَلَىٰ ʿalā atas
عَبْدِهِۦ ʿabdihi hamba-Nya
لِيَكُونَ liyakūna agar dia menjadi
لِلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi seluruh alam
نَذِيرًا nadhīran pemberi peringatan

Ayat 2 - Surah Al-Furqaan: 19 kata

ٱلَّذِى لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًۭا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌۭ فِى ٱلْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَىْءٍۢ فَقَدَّرَهُۥ تَقْدِيرًۭا

yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.

ٱلَّذِى alladhī yang
لَهُۥ lahu bagi/kepunyaan-Nya
مُلْكُ mul'ku kerajaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
وَلَمْ walam dan tidak
يَتَّخِذْ yattakhidh Dia mengambil
وَلَدًۭا waladan anak
وَلَمْ walam dan tidak
يَكُن yakun adalah
لَّهُۥ lahu bagiNya
شَرِيكٌۭ sharīkun sekutu
فِى fī dalam
ٱلْمُلْكِ l-mul'ki kerajaan/kekuasaan
وَخَلَقَ wakhalaqa dan Dia menciptakan
كُلَّ kulla segala/tiap-tiap
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
فَقَدَّرَهُۥ faqaddarahu maka Dia menentukannya
تَقْدِيرًۭا taqdīran ketentuan/kadar/ukuran

Ayat 3 - Surah Al-Furqaan: 22 kata

وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةًۭ لَّا يَخْلُقُونَ شَيْـًۭٔا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلَا يَمْلِكُونَ لِأَنفُسِهِمْ ضَرًّۭا وَلَا نَفْعًۭا وَلَا يَمْلِكُونَ مَوْتًۭا وَلَا حَيَوٰةًۭ وَلَا نُشُورًۭا

Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.

وَٱتَّخَذُوا۟ wa-ittakhadhū dan mereka mengambil
مِن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain-Nya
ءَالِهَةًۭ ālihatan tuhan-tuhan
لَّا lā tidak
يَخْلُقُونَ yakhluqūna mereka menciptakan
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu apapun
وَهُمْ wahum dan mereka
يُخْلَقُونَ yukh'laqūna mereka diciptakan
وَلَا walā dan tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna kuasa/mampu
لِأَنفُسِهِمْ li-anfusihim bagi diri mereka sendiri
ضَرًّۭا ḍarran kemudaratan
وَلَا walā dan tidak
نَفْعًۭا nafʿan kemanfaatan
وَلَا walā dan tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka kuasa/tidak mampu
مَوْتًۭا mawtan kematian
وَلَا walā dan tidak
حَيَوٰةًۭ ḥayatan kehidupan
وَلَا walā dan tidak
نُشُورًۭا nushūran kebangkitan

Ayat 4 - Surah Al-Furqaan: 16 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّآ إِفْكٌ ٱفْتَرَىٰهُ وَأَعَانَهُۥ عَلَيْهِ قَوْمٌ ءَاخَرُونَ ۖ فَقَدْ جَآءُو ظُلْمًۭا وَزُورًۭا

Dan orang-orang kafir berkata: "Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain"; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
إِنْ in ini
هَـٰذَآ hādhā tidak lain
إِلَّآ illā kecuali/hanyalah
إِفْكٌ if'kun kebohongan
ٱفْتَرَىٰهُ if'tarāhu (Muhammad) ada-adakannya
وَأَعَانَهُۥ wa-aʿānahu dan membantunya/menolongnya
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/kepadanya
قَوْمٌ qawmun kaum
ءَاخَرُونَ ۖ ākharūna yang lain
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
جَآءُو jāū mereka datang/berbuat
ظُلْمًۭا ẓul'man kezaliman
وَزُورًۭا wazūran dan dusta

Ayat 5 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَقَالُوٓا۟ أَسَـٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ ٱكْتَتَبَهَا فَهِىَ تُمْلَىٰ عَلَيْهِ بُكْرَةًۭ وَأَصِيلًۭا

Dan mereka berkata: "Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang".

وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata
أَسَـٰطِيرُ asāṭīru dongeng-dongeng
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu
ٱكْتَتَبَهَا ik'tatabahā dituliskannya
فَهِىَ fahiya maka ia
تُمْلَىٰ tum'lā dibacakan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
بُكْرَةًۭ buk'ratan diwaktu pagi
وَأَصِيلًۭا wa-aṣīlan dan petang

Ayat 6 - Surah Al-Furqaan: 12 kata

قُلْ أَنزَلَهُ ٱلَّذِى يَعْلَمُ ٱلسِّرَّ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

Katakanlah: "Al Quran itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

قُلْ qul katakanlah
أَنزَلَهُ anzalahu menurunkannya
ٱلَّذِى alladhī yang
يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui
ٱلسِّرَّ l-sira rahasia
فِى fī pada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
كَانَ kāna adalah Dia
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 7 - Surah Al-Furqaan: 16 kata

وَقَالُوا۟ مَالِ هَـٰذَا ٱلرَّسُولِ يَأْكُلُ ٱلطَّعَامَ وَيَمْشِى فِى ٱلْأَسْوَاقِ ۙ لَوْلَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مَلَكٌۭ فَيَكُونَ مَعَهُۥ نَذِيرًا

Dan mereka berkata: "Mengapa rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia?,

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
مَالِ māli mengapa
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلرَّسُولِ l-rasūli Rasul
يَأْكُلُ yakulu dia memakan
ٱلطَّعَامَ l-ṭaʿāma makanan
وَيَمْشِى wayamshī dan berjalan/berkeliaran
فِى fī di/pada
ٱلْأَسْوَاقِ ۙ l-aswāqi pasar-pasar
لَوْلَآ lawlā mengapa tidak
أُنزِلَ unzila diturunkan
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya
مَلَكٌۭ malakun seorang malaikat
فَيَكُونَ fayakūna lalu adalah dia
مَعَهُۥ maʿahu bersamanya
نَذِيرًا nadhīran pemberi peringatan

Ayat 8 - Surah Al-Furqaan: 17 kata

أَوْ يُلْقَىٰٓ إِلَيْهِ كَنزٌ أَوْ تَكُونُ لَهُۥ جَنَّةٌۭ يَأْكُلُ مِنْهَا ۚ وَقَالَ ٱلظَّـٰلِمُونَ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلًۭا مَّسْحُورًا

atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya perbendaharaan, atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya?" Dan orang-orang yang zalim itu berkata: "Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang kena sihir".

أَوْ aw atau
يُلْقَىٰٓ yul'qā dicampakkan/diberikan
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya
كَنزٌ kanzun perbendaharaan
أَوْ aw atau
تَكُونُ takūnu adalah
لَهُۥ lahu baginya
جَنَّةٌۭ jannatun kebun
يَأْكُلُ yakulu dia memakan
مِنْهَا ۚ min'hā daripadanya
وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim
إِن in tidak lain
تَتَّبِعُونَ tattabiʿūna kamu mengikuti
إِلَّا illā hanyalah
رَجُلًۭا rajulan seorang laki-laki
مَّسْحُورًا masḥūran kena sihir

Ayat 9 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

ٱنظُرْ كَيْفَ ضَرَبُوا۟ لَكَ ٱلْأَمْثَـٰلَ فَضَلُّوا۟ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ سَبِيلًۭا

Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perbandingan-perbandingan tentang kamu, lalu sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu).

ٱنظُرْ unẓur perhatikanlah
كَيْفَ kayfa bagaimana
ضَرَبُوا۟ ḍarabū mereka membuat
لَكَ laka padamu/tentang kamu
ٱلْأَمْثَـٰلَ l-amthāla perumpamaan
فَضَلُّوا۟ faḍallū maka sesatlah mereka
فَلَا falā maka tidak
يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka berkuasa/mampu
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 10 - Surah Al-Furqaan: 17 kata

تَبَارَكَ ٱلَّذِىٓ إِن شَآءَ جَعَلَ لَكَ خَيْرًۭا مِّن ذَٰلِكَ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ وَيَجْعَل لَّكَ قُصُورًۢا

Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan-Nya (pula) untukmu istana-istana.

تَبَارَكَ tabāraka Maha Berkah/Maha Suci
ٱلَّذِىٓ alladhī (Allah) yang
إِن in jika
شَآءَ shāa Dia menghendaki
جَعَلَ jaʿala Dia menjadikan
لَكَ laka bagimu
خَيْرًۭا khayran lebih baik
مِّن min dari
ذَٰلِكَ dhālika yang demikian
جَنَّـٰتٍۢ jannātin kebun-kebun
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
وَيَجْعَل wayajʿal dan Dia menjadikan
لَّكَ laka untukmu
قُصُورًۢا quṣūran istana-istana

Ayat 11 - Surah Al-Furqaan: 8 kata

بَلْ كَذَّبُوا۟ بِٱلسَّاعَةِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لِمَن كَذَّبَ بِٱلسَّاعَةِ سَعِيرًا

Bahkan mereka mendustakan hari kiamat. Dan kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat.

بَلْ bal bahkan/tetapi
كَذَّبُوا۟ kadhabū mereka mendustakan
بِٱلسَّاعَةِ ۖ bil-sāʿati dengan hari kiamat
وَأَعْتَدْنَا wa-aʿtadnā dan Kami sediakan
لِمَن liman bagi orang
كَذَّبَ kadhaba ia mendustakan
بِٱلسَّاعَةِ bil-sāʿati dengan hari kiamat
سَعِيرًا saʿīran neraka yang menyala-nyala

Ayat 12 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

إِذَا رَأَتْهُم مِّن مَّكَانٍۭ بَعِيدٍۢ سَمِعُوا۟ لَهَا تَغَيُّظًۭا وَزَفِيرًۭا

Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.

إِذَا idhā apabila
رَأَتْهُم ra-athum (neraka) melihat mereka
مِّن min dari
مَّكَانٍۭ makānin tempat
بَعِيدٍۢ baʿīdin yang jauh
سَمِعُوا۟ samiʿū mereka akan mendengar
لَهَا lahā padanya
تَغَيُّظًۭا taghayyuẓan suara kemarahan
وَزَفِيرًۭا wazafīran dan teriakan/suara bernyala-nyala

Ayat 13 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَإِذَآ أُلْقُوا۟ مِنْهَا مَكَانًۭا ضَيِّقًۭا مُّقَرَّنِينَ دَعَوْا۟ هُنَالِكَ ثُبُورًۭا

Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan.

وَإِذَآ wa-idhā dan apabila
أُلْقُوا۟ ul'qū mereka dilemparkan
مِنْهَا min'hā dari padanya/didalamnya
مَكَانًۭا makānan tempat
ضَيِّقًۭا ḍayyiqan sempit
مُّقَرَّنِينَ muqarranīna mereka dibelenggu
دَعَوْا۟ daʿaw mereka berseru/mengharapkan
هُنَالِكَ hunālika disana
ثُبُورًۭا thubūran kebinasaan

Ayat 14 - Surah Al-Furqaan: 8 kata

لَّا تَدْعُوا۟ ٱلْيَوْمَ ثُبُورًۭا وَٰحِدًۭا وَٱدْعُوا۟ ثُبُورًۭا كَثِيرًۭا

(Akan dikatakan kepada mereka): "Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak".

لَّا lā jangan
تَدْعُوا۟ tadʿū kamu mengharapkan
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
ثُبُورًۭا thubūran kebinasaan
وَٰحِدًۭا wāḥidan satu/sekali
وَٱدْعُوا۟ wa-id'ʿū dan harapkanlah
ثُبُورًۭا thubūran kebinasaan
كَثِيرًۭا kathīran yang banyak

Ayat 15 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ ٱلْخُلْدِ ٱلَّتِى وُعِدَ ٱلْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَآءًۭ وَمَصِيرًۭا

Katakanlah: "Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?" Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?".

قُلْ qul katakanlah
أَذَٰلِكَ adhālika apakah yang demikian itu
خَيْرٌ khayrun lebih baik
أَمْ am atau
جَنَّةُ jannatu surga
ٱلْخُلْدِ l-khul'di kekal
ٱلَّتِى allatī yang
وُعِدَ wuʿida dijanjikan
ٱلْمُتَّقُونَ ۚ l-mutaqūna orang-orang dan bertakwa
كَانَتْ kānat adalah
لَهُمْ lahum bagi mereka
جَزَآءًۭ jazāan balasan
وَمَصِيرًۭا wamaṣīran dan tempat kembali

Ayat 16 - Surah Al-Furqaan: 10 kata

لَّهُمْ فِيهَا مَا يَشَآءُونَ خَـٰلِدِينَ ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ وَعْدًۭا مَّسْـُٔولًۭا

Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya).

لَّهُمْ lahum bagi mereka
فِيهَا fīhā di dalamnya
مَا mā apa yang
يَشَآءُونَ yashāūna mereka kehendaki
خَـٰلِدِينَ ۚ khālidīna mereka kekal
كَانَ kāna adalah
عَلَىٰ ʿalā atas
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
وَعْدًۭا waʿdan janji
مَّسْـُٔولًۭا masūlan ditanya/dimohonkan

Ayat 17 - Surah Al-Furqaan: 16 kata

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ فَيَقُولُ ءَأَنتُمْ أَضْلَلْتُمْ عِبَادِى هَـٰٓؤُلَآءِ أَمْ هُمْ ضَلُّوا۟ ٱلسَّبِيلَ

Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah); "Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?".

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يَحْشُرُهُمْ yaḥshuruhum (Allah) mengumpulkan mereka
وَمَا wamā dan apa-apa
يَعْبُدُونَ yaʿbudūna mereka menyembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَيَقُولُ fayaqūlu maka (Allah) berkata
ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu
أَضْلَلْتُمْ aḍlaltum kamu menyesatkan
عِبَادِى ʿibādī hamba-hamba-Ku
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu
أَمْ am atau
هُمْ hum mereka
ضَلُّوا۟ ḍallū mereka sesat
ٱلسَّبِيلَ l-sabīla jalan

Ayat 18 - Surah Al-Furqaan: 21 kata

قَالُوا۟ سُبْحَـٰنَكَ مَا كَانَ يَنۢبَغِى لَنَآ أَن نَّتَّخِذَ مِن دُونِكَ مِنْ أَوْلِيَآءَ وَلَـٰكِن مَّتَّعْتَهُمْ وَءَابَآءَهُمْ حَتَّىٰ نَسُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَكَانُوا۟ قَوْمًۢا بُورًۭا

Mereka (yang disembah itu) menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagi kami mengambil selain engkau (untuk jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingati (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
سُبْحَـٰنَكَ sub'ḥānaka Maha Suci Engkau
مَا mā tidak
كَانَ kāna ada
يَنۢبَغِى yanbaghī patut
لَنَآ lanā bagi kami
أَن an bahwa
نَّتَّخِذَ nattakhidha kami mengambil/menjadikan
مِن min dari
دُونِكَ dūnika selain Engkau
مِنْ min dari
أَوْلِيَآءَ awliyāa pelindung
وَلَـٰكِن walākin tetapi
مَّتَّعْتَهُمْ mattaʿtahum Engkau memberi kenikmatan hidup mereka
وَءَابَآءَهُمْ waābāahum dan bapak-bapak mereka
حَتَّىٰ ḥattā sehingga
نَسُوا۟ nasū mereka lupa
ٱلذِّكْرَ l-dhik'ra peringatan/mengingat
وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka
قَوْمًۢا qawman kaum
بُورًۭا būran binasa

Ayat 19 - Surah Al-Furqaan: 15 kata

فَقَدْ كَذَّبُوكُم بِمَا تَقُولُونَ فَمَا تَسْتَطِيعُونَ صَرْفًۭا وَلَا نَصْرًۭا ۚ وَمَن يَظْلِم مِّنكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًۭا كَبِيرًۭا

maka sesungguhnya mereka (yang disembah itu) telah mendustakan kamu tentang apa yang kamu katakan maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.

فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
كَذَّبُوكُم kadhabūkum mereka telah mendustakan kamu
بِمَا bimā dengan/tentang apa
تَقُولُونَ taqūlūna mereka katakan
فَمَا famā maka tidak
تَسْتَطِيعُونَ tastaṭīʿūna kamu kuasa/mampu/dapat
صَرْفًۭا ṣarfan menolak
وَلَا walā dan tidak
نَصْرًۭا ۚ naṣran menolong
وَمَن waman dan barangsiapa
يَظْلِم yaẓlim ia berbuat zalim
مِّنكُمْ minkum diantara kamu
نُذِقْهُ nudhiq'hu Kami rasakan kepadanya
عَذَابًۭا ʿadhāban azab
كَبِيرًۭا kabīran yang besar

Ayat 20 - Surah Al-Furqaan: 20 kata

وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ إِلَّآ إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ ٱلطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِى ٱلْأَسْوَاقِ ۗ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍۢ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ ۗ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًۭا

Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat.

وَمَآ wamā dan Kami
أَرْسَلْنَا arsalnā tidak mengutus
قَبْلَكَ qablaka sebelummu
مِنَ mina dari
ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna Rasul-rasul
إِلَّآ illā kecuali
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
لَيَأْكُلُونَ layakulūna sungguh mereka memakan
ٱلطَّعَامَ l-ṭaʿāma makanan
وَيَمْشُونَ wayamshūna dan mereka berjalan
فِى fī di
ٱلْأَسْوَاقِ ۗ l-aswāqi pasar-pasar
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan
بَعْضَكُمْ baʿḍakum sebagian kamu
لِبَعْضٍۢ libaʿḍin bagi sebagian yang lain
فِتْنَةً fit'natan fitnah/cobaan
أَتَصْبِرُونَ ۗ ataṣbirūna apakah/maukah kamu bersabar
وَكَانَ wakāna dan adalah
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
بَصِيرًۭا baṣīran Maha Melihat

Ayat 21 - Surah Al-Furqaan: 19 kata

۞ وَقَالَ ٱلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَآءَنَا لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ أَوْ نَرَىٰ رَبَّنَا ۗ لَقَدِ ٱسْتَكْبَرُوا۟ فِىٓ أَنفُسِهِمْ وَعَتَوْ عُتُوًّۭا كَبِيرًۭا

Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemuan(nya) dengan Kami: "Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?" Sesungguhnya mereka memandang besar tentang diri mereka dan mereka benar-benar telah melampaui batas(dalam melakukan) kezaliman".

۞ وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā (mereka) tidak
يَرْجُونَ yarjūna mengharapkan
لِقَآءَنَا liqāanā pertemuan dengan Kami
لَوْلَآ lawlā mengapa tidak
أُنزِلَ unzila diturunkan
عَلَيْنَا ʿalaynā atas/kepada kita
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu malaikat
أَوْ aw atau
نَرَىٰ narā kita melihat
رَبَّنَا ۗ rabbanā Tuhan kita
لَقَدِ laqadi sesungguhnya
ٱسْتَكْبَرُوا۟ is'takbarū mereka sombong
فِىٓ fī dalam
أَنفُسِهِمْ anfusihim diri mereka
وَعَتَوْ waʿataw dan mereka melampaui batas
عُتُوًّۭا ʿutuwwan kelewat batas
كَبِيرًۭا kabīran besar

Ayat 22 - Surah Al-Furqaan: 10 kata

يَوْمَ يَرَوْنَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ لَا بُشْرَىٰ يَوْمَئِذٍۢ لِّلْمُجْرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجْرًۭا مَّحْجُورًۭا

Pada hari mereka melihat malaikat dihari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa mereka berkata: "Hijraan mahjuuraa.

يَوْمَ yawma pada hari
يَرَوْنَ yarawna mereka melihat
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ l-malāikata malaikat
لَا lā tidak ada
بُشْرَىٰ bush'rā kabar gembira
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
لِّلْمُجْرِمِينَ lil'muj'rimīna bagi orang-orang yang berdosa
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata
حِجْرًۭا ḥij'ran larangan/halangan
مَّحْجُورًۭا maḥjūran terhalang

Ayat 23 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَقَدِمْنَآ إِلَىٰ مَا عَمِلُوا۟ مِنْ عَمَلٍۢ فَجَعَلْنَـٰهُ هَبَآءًۭ مَّنثُورًا

Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.

وَقَدِمْنَآ waqadim'nā dan Kami hadapi
إِلَىٰ ilā kepada
مَا mā apa
عَمِلُوا۟ ʿamilū mereka kerjakan/amalkan
مِنْ min dari
عَمَلٍۢ ʿamalin amal-amal
فَجَعَلْنَـٰهُ fajaʿalnāhu lalu Kami jadikannya
هَبَآءًۭ habāan debu
مَّنثُورًا manthūran beterbangan

Ayat 24 - Surah Al-Furqaan: 7 kata

أَصْحَـٰبُ ٱلْجَنَّةِ يَوْمَئِذٍ خَيْرٌۭ مُّسْتَقَرًّۭا وَأَحْسَنُ مَقِيلًۭا

Penghuni-penghuni surga pada hari itu palig baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.

أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni
ٱلْجَنَّةِ l-janati surga
يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu
خَيْرٌۭ khayrun lebih baik
مُّسْتَقَرًّۭا mus'taqarran tempat menetap/tinggal
وَأَحْسَنُ wa-aḥsanu dan lebih baik/indah
مَقِيلًۭا maqīlan tempat istirahat

Ayat 25 - Surah Al-Furqaan: 7 kata

وَيَوْمَ تَشَقَّقُ ٱلسَّمَآءُ بِٱلْغَمَـٰمِ وَنُزِّلَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ تَنزِيلًا

Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang.

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari itu
تَشَقَّقُ tashaqqaqu pecah belah
ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit
بِٱلْغَمَـٰمِ bil-ghamāmi dengan awan/kabut
وَنُزِّلَ wanuzzila dan diturunkan
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu malaikat
تَنزِيلًا tanzīlan sebenar-benar turun

Ayat 26 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

ٱلْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ ٱلْحَقُّ لِلرَّحْمَـٰنِ ۚ وَكَانَ يَوْمًا عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ عَسِيرًۭا

Kerajaan yang hak pada hari itu adalah kepunyaan Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan adalah (hari itu), satu hari penuh kesukaran bagi orang-orang kafir.

ٱلْمُلْكُ al-mul'ku kerajaan
يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu
ٱلْحَقُّ l-ḥaqu hak/benar
لِلرَّحْمَـٰنِ ۚ lilrraḥmāni kepunyaan Yang Maha Pengasih
وَكَانَ wakāna dan adalah
يَوْمًا yawman hari
عَلَى ʿalā atas
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
عَسِيرًۭا ʿasīran kesulitan/kesukaran

Ayat 27 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

وَيَوْمَ يَعَضُّ ٱلظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَـٰلَيْتَنِى ٱتَّخَذْتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِيلًۭا

Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul".

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يَعَضُّ yaʿaḍḍu menggigit
ٱلظَّالِمُ l-ẓālimu orang yang zalim
عَلَىٰ ʿalā atas
يَدَيْهِ yadayhi dua tangannya
يَقُولُ yaqūlu ia berkata
يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī kiranya dulu
ٱتَّخَذْتُ ittakhadhtu aku mengambil
مَعَ maʿa bersama
ٱلرَّسُولِ l-rasūli Rasul
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 28 - Surah Al-Furqaan: 6 kata

يَـٰوَيْلَتَىٰ لَيْتَنِى لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًۭا

Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku).

يَـٰوَيْلَتَىٰ yāwaylatā aduh celakalah aku
لَيْتَنِى laytanī kiranya aku
لَمْ lam aku tidak
أَتَّخِذْ attakhidh mengambil/menjadikan
فُلَانًا fulānan si fulan
خَلِيلًۭا khalīlan teman akrab

Ayat 29 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

لَّقَدْ أَضَلَّنِى عَنِ ٱلذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَآءَنِى ۗ وَكَانَ ٱلشَّيْطَـٰنُ لِلْإِنسَـٰنِ خَذُولًۭا

Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.

لَّقَدْ laqad sesungguhnya
أَضَلَّنِى aḍallanī ia telah menyesatkan aku
عَنِ ʿani dari
ٱلذِّكْرِ l-dhik'ri peringatan
بَعْدَ baʿda sesudah
إِذْ idh ketika
جَآءَنِى ۗ jāanī dia datang kepadaku
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan
لِلْإِنسَـٰنِ lil'insāni bagi manusia
خَذُولًۭا khadhūlan tidak menolong/penyesat

Ayat 30 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَقَالَ ٱلرَّسُولُ يَـٰرَبِّ إِنَّ قَوْمِى ٱتَّخَذُوا۟ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ مَهْجُورًۭا

Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan".

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلرَّسُولُ l-rasūlu Rasul
يَـٰرَبِّ yārabbi Ya tuhanku
إِنَّ inna sesungguhnya
قَوْمِى qawmī kaumku
ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū mereka mengambil/menjadikan
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Qur'an
مَهْجُورًۭا mahjūran menjauhi/tidak dipedulikan

Ayat 31 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِىٍّ عَدُوًّۭا مِّنَ ٱلْمُجْرِمِينَ ۗ وَكَفَىٰ بِرَبِّكَ هَادِيًۭا وَنَصِيرًۭا

Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan seperti demikianlah
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan
لِكُلِّ likulli bagi tiap-tiap
نَبِىٍّ nabiyyin Nabi
عَدُوًّۭا ʿaduwwan musuh
مِّنَ mina dari
ٱلْمُجْرِمِينَ ۗ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa
وَكَفَىٰ wakafā dan cukuplah
بِرَبِّكَ birabbika dengan Tuhanmu
هَادِيًۭا hādiyan petunjuk/pemimpin
وَنَصِيرًۭا wanaṣīran dan penolong

Ayat 32 - Surah Al-Furqaan: 15 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلْقُرْءَانُ جُمْلَةًۭ وَٰحِدَةًۭ ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِۦ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَـٰهُ تَرْتِيلًۭا

Berkatalah orang-orang yang kafir: "Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?"; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar).

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَوْلَا lawlā mengapa tidak
نُزِّلَ nuzzila diturunkan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/kepadanya
ٱلْقُرْءَانُ l-qur'ānu Al-Qur'an
جُمْلَةًۭ jum'latan jumlah
وَٰحِدَةًۭ ۚ wāḥidatan satu/sekaligus
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
لِنُثَبِّتَ linuthabbita karena Kami hendak meneguhkan
بِهِۦ bihi dengannya
فُؤَادَكَ ۖ fuādaka hatimu
وَرَتَّلْنَـٰهُ warattalnāhu dan Kami membacakannya
تَرْتِيلًۭا tartīlan bacaan yang baik

Ayat 33 - Surah Al-Furqaan: 8 kata

وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَـٰكَ بِٱلْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا

Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya.

وَلَا walā dan mereka
يَأْتُونَكَ yatūnaka tidak datang kepadamu
بِمَثَلٍ bimathalin dengan suatu perumpamaan
إِلَّا illā melainkan
جِئْنَـٰكَ ji'nāka Kami datang kepadamu
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
وَأَحْسَنَ wa-aḥsana dan sebaik-baik
تَفْسِيرًا tafsīran penjelasan

Ayat 34 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

ٱلَّذِينَ يُحْشَرُونَ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ إِلَىٰ جَهَنَّمَ أُو۟لَـٰٓئِكَ شَرٌّۭ مَّكَانًۭا وَأَضَلُّ سَبِيلًۭا

Orang-orang yang dihimpunkan ke neraka Jahannam dengan diseret atas muka-muka mereka, mereka itulah orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُحْشَرُونَ yuḥ'sharūna (mereka) dikumpulkan
عَلَىٰ ʿalā atas
وُجُوهِهِمْ wujūhihim muka-muka mereka
إِلَىٰ ilā ke
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
شَرٌّۭ sharrun paling jelek
مَّكَانًۭا makānan tempat
وَأَضَلُّ wa-aḍallu dan paling sesat
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 35 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَـٰبَ وَجَعَلْنَا مَعَهُۥٓ أَخَاهُ هَـٰرُونَ وَزِيرًۭا

Dan sesungguhnya kami telah memberikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir (pembantu).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah memberikan
مُوسَى mūsā Musa
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami telah menjadikan
مَعَهُۥٓ maʿahu bersama/dia
أَخَاهُ akhāhu saudaranya
هَـٰرُونَ hārūna Harun
وَزِيرًۭا wazīran pembantu

Ayat 36 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

فَقُلْنَا ٱذْهَبَآ إِلَى ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَـٰتِنَا فَدَمَّرْنَـٰهُمْ تَدْمِيرًۭا

Kemudian Kami berfirman kepada keduanya: "Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami". Maka Kami membinasakan mereka sehancur-hancurnya.

فَقُلْنَا faqul'nā maka Kami berfirman
ٱذْهَبَآ idh'habā pergilah kamu berdua
إِلَى ilā kepada
ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَذَّبُوا۟ kadhabū (mereka) dustakan
بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami
فَدَمَّرْنَـٰهُمْ fadammarnāhum lalu Kami binasakan mereka
تَدْمِيرًۭا tadmīran sebenar-benar binasa

Ayat 37 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

وَقَوْمَ نُوحٍۢ لَّمَّا كَذَّبُوا۟ ٱلرُّسُلَ أَغْرَقْنَـٰهُمْ وَجَعَلْنَـٰهُمْ لِلنَّاسِ ءَايَةًۭ ۖ وَأَعْتَدْنَا لِلظَّـٰلِمِينَ عَذَابًا أَلِيمًۭا

Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh tatkala mereka mendustakan rasul-rasul. Kami tenggelamkan mereka dan kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah menyediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;

وَقَوْمَ waqawma dan kaum
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
لَّمَّا lammā tatkala
كَذَّبُوا۟ kadhabū mereka mendustakan
ٱلرُّسُلَ l-rusula rasul-rasul
أَغْرَقْنَـٰهُمْ aghraqnāhum Kami tenggelamkan mereka
وَجَعَلْنَـٰهُمْ wajaʿalnāhum dan Kami jadikan mereka
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
ءَايَةًۭ ۖ āyatan ayat/pelajaran
وَأَعْتَدْنَا wa-aʿtadnā dan Kami telah menyediakan
لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim
عَذَابًا ʿadhāban azab
أَلِيمًۭا alīman pedih

Ayat 38 - Surah Al-Furqaan: 8 kata

وَعَادًۭا وَثَمُودَا۟ وَأَصْحَـٰبَ ٱلرَّسِّ وَقُرُونًۢا بَيْنَ ذَٰلِكَ كَثِيرًۭا

dan (Kami binasakan) kaum 'Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum-kaum tersebut.

وَعَادًۭا waʿādan dan kaum 'Ad
وَثَمُودَا۟ wathamūdā dan Tsamud
وَأَصْحَـٰبَ wa-aṣḥāba dan penduduk
ٱلرَّسِّ l-rasi Rass
وَقُرُونًۢا waqurūnan dan kurun-kurun
بَيْنَ bayna diantara
ذَٰلِكَ dhālika demikian (kaum-kaum)
كَثِيرًۭا kathīran banyak

Ayat 39 - Surah Al-Furqaan: 7 kata

وَكُلًّۭا ضَرَبْنَا لَهُ ٱلْأَمْثَـٰلَ ۖ وَكُلًّۭا تَبَّرْنَا تَتْبِيرًۭا

Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka perumpamaan dan masing-masing mereka itu benar benar telah Kami binasakan dengan sehancur-hancurnya.

وَكُلًّۭا wakullan dan masing-masing
ضَرَبْنَا ḍarabnā Kami telah menjadikan
لَهُ lahu baginya
ٱلْأَمْثَـٰلَ ۖ l-amthāla tamsil
وَكُلًّۭا wakullan dan makanlah
تَبَّرْنَا tabbarnā Kami telah membinasakan
تَتْبِيرًۭا tatbīran sebenar-benar binasa

Ayat 40 - Surah Al-Furqaan: 16 kata

وَلَقَدْ أَتَوْا۟ عَلَى ٱلْقَرْيَةِ ٱلَّتِىٓ أُمْطِرَتْ مَطَرَ ٱلسَّوْءِ ۚ أَفَلَمْ يَكُونُوا۟ يَرَوْنَهَا ۚ بَلْ كَانُوا۟ لَا يَرْجُونَ نُشُورًۭا

Dan sesungguhnya mereka (kaum musyrik Mekah) telah melalui sebuah negeri (Sadum) yang (dulu) dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya (hujan batu). Maka apakah mereka tidak menyaksikan runtuhan itu; bahkan adalah mereka itu tidak mengharapkan akan kebangkitan.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَتَوْا۟ ataw mereka telah melalui
عَلَى ʿalā atas
ٱلْقَرْيَةِ l-qaryati suatu negeri
ٱلَّتِىٓ allatī yang
أُمْطِرَتْ um'ṭirat dihujani
مَطَرَ maṭara hujan
ٱلسَّوْءِ ۚ l-sawi sangat buruk
أَفَلَمْ afalam apakah maka tidak
يَكُونُوا۟ yakūnū adalah
يَرَوْنَهَا ۚ yarawnahā mereka melihatnya
بَلْ bal bahkan
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
لَا lā tidak
يَرْجُونَ yarjūna mereka mengharapkan
نُشُورًۭا nushūran kebangkitan

Ayat 41 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

وَإِذَا رَأَوْكَ إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَـٰذَا ٱلَّذِى بَعَثَ ٱللَّهُ رَسُولًا

Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan): "Inikah orangnya yang di utus Allah sebagai Rasul?.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
رَأَوْكَ ra-awka mereka melihat kamu
إِن in tidaklah
يَتَّخِذُونَكَ yattakhidhūnaka mereka menjadikan kami
إِلَّا illā melainkan
هُزُوًا huzuwan ejekan
أَهَـٰذَا ahādhā inikah
ٱلَّذِى alladhī yang
بَعَثَ baʿatha mengutus
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَسُولًا rasūlan Rasul

Ayat 42 - Surah Al-Furqaan: 17 kata

إِن كَادَ لَيُضِلُّنَا عَنْ ءَالِهَتِنَا لَوْلَآ أَن صَبَرْنَا عَلَيْهَا ۚ وَسَوْفَ يَعْلَمُونَ حِينَ يَرَوْنَ ٱلْعَذَابَ مَنْ أَضَلُّ سَبِيلًا

Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita, seandainya kita tidak sabar(menyembah)nya" dan mereka kelak akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.

إِن in sesungguhnya
كَادَ kāda hampir
لَيُضِلُّنَا layuḍillunā sungguh ia menyesatkan kita
عَنْ ʿan dari
ءَالِهَتِنَا ālihatinā tuhan/sesembahan kita
لَوْلَآ lawlā seandainya tidak
أَن an bahwa
صَبَرْنَا ṣabarnā kita bersabar
عَلَيْهَا ۚ ʿalayhā atasnya/kepadanya
وَسَوْفَ wasawfa dan kelak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka akan mengetahui
حِينَ ḥīna ketika
يَرَوْنَ yarawna mereka melihat
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab
مَنْ man siapa
أَضَلُّ aḍallu lebih sesat
سَبِيلًا sabīlan jalan

Ayat 43 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

أَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَـٰهَهُۥ هَوَىٰهُ أَفَأَنتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,

أَرَءَيْتَ ara-ayta tidakkah kamu perhatikan
مَنِ mani orang
ٱتَّخَذَ ittakhadha mengambil/menjadikan
إِلَـٰهَهُۥ ilāhahu Tuhannya
هَوَىٰهُ hawāhu hawa nafsunya
أَفَأَنتَ afa-anta apakah maka kamu
تَكُونُ takūnu kamu adalah/menjadi
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
وَكِيلًا wakīlan penjaga/pemelihara

Ayat 44 - Surah Al-Furqaan: 15 kata

أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَٱلْأَنْعَـٰمِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا

atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).

أَمْ am atau
تَحْسَبُ taḥsabu kamu mengira
أَنَّ anna bahwa
أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka
يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar
أَوْ aw atau
يَعْقِلُونَ ۚ yaʿqilūna mereka berakal/memahami
إِنْ in tidak lain
هُمْ hum mereka
إِلَّا illā kecuali
كَٱلْأَنْعَـٰمِ ۖ kal-anʿāmi seperti binatang ternak
بَلْ bal bahkan
هُمْ hum mereka
أَضَلُّ aḍallu lebih sesat
سَبِيلًا sabīlan jalan

Ayat 45 - Surah Al-Furqaan: 16 kata

أَلَمْ تَرَ إِلَىٰ رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ ٱلظِّلَّ وَلَوْ شَآءَ لَجَعَلَهُۥ سَاكِنًۭا ثُمَّ جَعَلْنَا ٱلشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلًۭا

Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu perhatikan
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
كَيْفَ kayfa bagaimana
مَدَّ madda Dia memanjangkan
ٱلظِّلَّ l-ẓila bayang-bayang
وَلَوْ walaw dan jika
شَآءَ shāa Dia menghendaki
لَجَعَلَهُۥ lajaʿalahu niscaya dia menjadikannya
سَاكِنًۭا sākinan tetap diam
ثُمَّ thumma kemudian
جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
دَلِيلًۭا dalīlan bukti/petunjuk

Ayat 46 - Surah Al-Furqaan: 5 kata

ثُمَّ قَبَضْنَـٰهُ إِلَيْنَا قَبْضًۭا يَسِيرًۭا

kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.

ثُمَّ thumma kemudian
قَبَضْنَـٰهُ qabaḍnāhu Kami menggenggam/menariknya
إِلَيْنَا ilaynā kepada Kami
قَبْضًۭا qabḍan genggaman/tarikan
يَسِيرًۭا yasīran mudah/perlahan

Ayat 47 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ لِبَاسًۭا وَٱلنَّوْمَ سُبَاتًۭا وَجَعَلَ ٱلنَّهَارَ نُشُورًۭا

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala telah menjadikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلَّيْلَ al-layla malam
لِبَاسًۭا libāsan pakaian
وَٱلنَّوْمَ wal-nawma dan tidur
سُبَاتًۭا subātan istirahat
وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia menjadikan
ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang
نُشُورًۭا nushūran bangkit/bangun

Ayat 48 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَرْسَلَ ٱلرِّيَـٰحَ بُشْرًۢا بَيْنَ يَدَىْ رَحْمَتِهِۦ ۚ وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ طَهُورًۭا

Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih,

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَرْسَلَ arsala mengirimkan/meniupkan
ٱلرِّيَـٰحَ l-riyāḥa angin
بُشْرًۢا bush'ran kabar gembira
بَيْنَ bayna antara
يَدَىْ yaday hadapan
رَحْمَتِهِۦ ۚ raḥmatihi rahmat-Nya
وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air
طَهُورًۭا ṭahūran bersih/suci

Ayat 49 - Surah Al-Furqaan: 10 kata

لِّنُحْـِۧىَ بِهِۦ بَلْدَةًۭ مَّيْتًۭا وَنُسْقِيَهُۥ مِمَّا خَلَقْنَآ أَنْعَـٰمًۭا وَأَنَاسِىَّ كَثِيرًۭا

agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.

لِّنُحْـِۧىَ linuḥ'yiya untuk Kami hidupkan
بِهِۦ bihi dengannya (air itu)
بَلْدَةًۭ baldatan negeri (tanah)
مَّيْتًۭا maytan yang mati
وَنُسْقِيَهُۥ wanus'qiyahu dan Kami beri minum dengannya
مِمَّا mimmā dari apa
خَلَقْنَآ khalaqnā Kami telah ciptakan
أَنْعَـٰمًۭا anʿāman binatang ternak
وَأَنَاسِىَّ wa-anāsiyya dan manusia
كَثِيرًۭا kathīran banyak

Ayat 50 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَلَقَدْ صَرَّفْنَـٰهُ بَيْنَهُمْ لِيَذَّكَّرُوا۟ فَأَبَىٰٓ أَكْثَرُ ٱلنَّاسِ إِلَّا كُفُورًۭا

Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu diantara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (dari padanya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
صَرَّفْنَـٰهُ ṣarrafnāhu Kami telah mempergilirkannya
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
لِيَذَّكَّرُوا۟ liyadhakkarū agar mereka mengambil pelajaran
فَأَبَىٰٓ fa-abā maka/tetapi enggan
أَكْثَرُ aktharu kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
إِلَّا illā kecuali
كُفُورًۭا kufūran ingkar

Ayat 51 - Surah Al-Furqaan: 7 kata

وَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَا فِى كُلِّ قَرْيَةٍۢ نَّذِيرًۭا

Dan andaikata Kami menghendaki benar-benarlah Kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul).

وَلَوْ walaw dan jika
شِئْنَا shi'nā Kami menghendaki
لَبَعَثْنَا labaʿathnā niscaya Kami utus
فِى fī pada
كُلِّ kulli tiap-tiap
قَرْيَةٍۢ qaryatin negeri
نَّذِيرًۭا nadhīran seorang pemberi peringatan

Ayat 52 - Surah Al-Furqaan: 7 kata

فَلَا تُطِعِ ٱلْكَـٰفِرِينَ وَجَـٰهِدْهُم بِهِۦ جِهَادًۭا كَبِيرًۭا

Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Quran dengan jihad yang besar.

فَلَا falā maka janganlah
تُطِعِ tuṭiʿi kamu patuh
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
وَجَـٰهِدْهُم wajāhid'hum dan berjihadlah terhadap mereka
بِهِۦ bihi dengannya
جِهَادًۭا jihādan jihad
كَبِيرًۭا kabīran yang besar

Ayat 53 - Surah Al-Furqaan: 15 kata

۞ وَهُوَ ٱلَّذِى مَرَجَ ٱلْبَحْرَيْنِ هَـٰذَا عَذْبٌۭ فُرَاتٌۭ وَهَـٰذَا مِلْحٌ أُجَاجٌۭ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًۭا وَحِجْرًۭا مَّحْجُورًۭا

Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.

۞ وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
مَرَجَ maraja membiarkan
ٱلْبَحْرَيْنِ l-baḥrayni dua laut
هَـٰذَا hādhā ini
عَذْبٌۭ ʿadhbun tawar
فُرَاتٌۭ furātun segar
وَهَـٰذَا wahādhā dan ini
مِلْحٌ mil'ḥun asin
أُجَاجٌۭ ujājun pahit
وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia menjadikan
بَيْنَهُمَا baynahumā antara keduanya
بَرْزَخًۭا barzakhan dinding
وَحِجْرًۭا waḥij'ran dan batas
مَّحْجُورًۭا maḥjūran membatasi/menghalangi

Ayat 54 - Surah Al-Furqaan: 12 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ مِنَ ٱلْمَآءِ بَشَرًۭا فَجَعَلَهُۥ نَسَبًۭا وَصِهْرًۭا ۗ وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًۭا

Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَ khalaqa menciptakan
مِنَ mina dari
ٱلْمَآءِ l-māi air
بَشَرًۭا basharan manusia
فَجَعَلَهُۥ fajaʿalahu lalu Dia jadikannya
نَسَبًۭا nasaban keturunan
وَصِهْرًۭا ۗ waṣih'ran dan hubungan perkawinan
وَكَانَ wakāna dan adalah
رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu
قَدِيرًۭا qadīran Maha Kuasa

Ayat 55 - Surah Al-Furqaan: 14 kata

وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَنفَعُهُمْ وَلَا يَضُرُّهُمْ ۗ وَكَانَ ٱلْكَافِرُ عَلَىٰ رَبِّهِۦ ظَهِيرًۭا

Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) memberi mudharat kepada mereka. Adalah orang-orang kafir itu penolong (syaitan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.

وَيَعْبُدُونَ wayaʿbudūna dan mereka menyembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَا mā apa yang
لَا lā tidak
يَنفَعُهُمْ yanfaʿuhum memberi manfaat kepada mereka
وَلَا walā dan tidak
يَضُرُّهُمْ ۗ yaḍurruhum memberi mudarat kepada mereka
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱلْكَافِرُ l-kāfiru orang kafir
عَلَىٰ ʿalā atas
رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
ظَهِيرًۭا ẓahīran bantuan/pembantu

Ayat 56 - Surah Al-Furqaan: 5 kata

وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا مُبَشِّرًۭا وَنَذِيرًۭا

Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.

وَمَآ wamā dan tidak
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutus kamu
إِلَّا illā melainkan
مُبَشِّرًۭا mubashiran pembawa kabar gembira
وَنَذِيرًۭا wanadhīran dan pemberi peringatan

Ayat 57 - Surah Al-Furqaan: 14 kata

قُلْ مَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِلَّا مَن شَآءَ أَن يَتَّخِذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ سَبِيلًۭا

Katakanlah: "Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhan nya.

قُلْ qul katakanlah
مَآ mā tidak
أَسْـَٔلُكُمْ asalukum aku minta kepadamu
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
مِنْ min dari
أَجْرٍ ajrin upah
إِلَّا illā melainkan
مَن man orang
شَآءَ shāa menghendaki
أَن an bahwa
يَتَّخِذَ yattakhidha ia mengambil
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
سَبِيلًۭا sabīlan jalan

Ayat 58 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْحَىِّ ٱلَّذِى لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِۦ ۚ وَكَفَىٰ بِهِۦ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًا

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.

وَتَوَكَّلْ watawakkal dan bertawakallah
عَلَى ʿalā atas/kepada
ٱلْحَىِّ l-ḥayi Yang Hidup
ٱلَّذِى alladhī yang
لَا lā tidak
يَمُوتُ yamūtu mati
وَسَبِّحْ wasabbiḥ dan bertasbih
بِحَمْدِهِۦ ۚ biḥamdihi dengan memuji-Nya
وَكَفَىٰ wakafā dan cukup-lah
بِهِۦ bihi dengan-Nya/Dia
بِذُنُوبِ bidhunūbi dengan/terhadap dosa-dosa
عِبَادِهِۦ ʿibādihi hamba-hamba-Nya
خَبِيرًا khabīran Maha Mengetahui

Ayat 59 - Surah Al-Furqaan: 17 kata

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍۢ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۚ ٱلرَّحْمَـٰنُ فَسْـَٔلْ بِهِۦ خَبِيرًۭا

Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas 'Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia.

ٱلَّذِى alladhī Yang
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
وَمَا wamā dan apa
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya
فِى fī dalam
سِتَّةِ sittati enam
أَيَّامٍۢ ayyāmin hari/masa
ثُمَّ thumma kemudian
ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْعَرْشِ ۚ l-ʿarshi Arsy'
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih
فَسْـَٔلْ fasal maka tanyakanlah
بِهِۦ bihi dengannya/tentang itu
خَبِيرًۭا khabīran Maha Mengetahui

Ayat 60 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱسْجُدُوا۟ لِلرَّحْمَـٰنِ قَالُوا۟ وَمَا ٱلرَّحْمَـٰنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًۭا ۩

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang", mereka menjawab: "Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami(bersujud kepada-Nya)?", dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman).

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
قِيلَ qīla dikatakan
لَهُمُ lahumu kepada mereka
ٱسْجُدُوا۟ us'judū bersujudlah kamu
لِلرَّحْمَـٰنِ lilrraḥmāni kepada Yang Maha Pengasih
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
وَمَا wamā dan siapakah
ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih itu
أَنَسْجُدُ anasjudu apakah kami bersujud
لِمَا limā kepada apa
تَأْمُرُنَا tamurunā kamu perintahkan kami
وَزَادَهُمْ wazādahum dan menambah mereka
نُفُورًۭا ۩ nufūran lari jauh

Ayat 61 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

تَبَارَكَ ٱلَّذِى جَعَلَ فِى ٱلسَّمَآءِ بُرُوجًۭا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَٰجًۭا وَقَمَرًۭا مُّنِيرًۭا

Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.

تَبَارَكَ tabāraka Maha Suci
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala telah menjadikan
فِى fī di
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
بُرُوجًۭا burūjan gugusan bintang
وَجَعَلَ wajaʿala Dan dia menjadikan
فِيهَا fīhā padanya
سِرَٰجًۭا sirājan pelita (matahari)
وَقَمَرًۭا waqamaran dan bulan
مُّنِيرًۭا munīran bercahaya

Ayat 62 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ خِلْفَةًۭ لِّمَنْ أَرَادَ أَن يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًۭا

Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala menjadikan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
وَٱلنَّهَارَ wal-nahāra dan siang
خِلْفَةًۭ khil'fatan berlainan/silih berganti
لِّمَنْ liman bagi orang
أَرَادَ arāda hendak/ingin
أَن an bahwa
يَذَّكَّرَ yadhakkara ia mengambil pelajaran
أَوْ aw atau
أَرَادَ arāda ia hendak
شُكُورًۭا shukūran bersyukur

Ayat 63 - Surah Al-Furqaan: 12 kata

وَعِبَادُ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ هَوْنًۭا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَـٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَـٰمًۭا

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.

وَعِبَادُ waʿibādu dan hamba-hamba
ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Maha Pengasih
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَمْشُونَ yamshūna (mereka) berjalan
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
هَوْنًۭا hawnan rendah hati
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
خَاطَبَهُمُ khāṭabahumu mengajak omong-omong mereka
ٱلْجَـٰهِلُونَ l-jāhilūna orang-orang jahil/bodoh
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
سَلَـٰمًۭا salāman keselamatan

Ayat 64 - Surah Al-Furqaan: 5 kata

وَٱلَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًۭا وَقِيَـٰمًۭا

Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَبِيتُونَ yabītūna (mereka) bermalam
لِرَبِّهِمْ lirabbihim kepada Tuhan mereka
سُجَّدًۭا sujjadan bersujud
وَقِيَـٰمًۭا waqiyāman dan berdiri

Ayat 65 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا

Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَقُولُونَ yaqūlūna (mereka) berkata
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
ٱصْرِفْ iṣ'rif palingkanlah/jauhkanlah
عَنَّا ʿannā dari kami
عَذَابَ ʿadhāba azab
جَهَنَّمَ ۖ jahannama Jahannam
إِنَّ inna sesungguhnya
عَذَابَهَا ʿadhābahā azabnya
كَانَ kāna adalah
غَرَامًا gharāman kebinasaan yang kekal

Ayat 66 - Surah Al-Furqaan: 4 kata

إِنَّهَا سَآءَتْ مُسْتَقَرًّۭا وَمُقَامًۭا

Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.

إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia
سَآءَتْ sāat sejelek-jelek
مُسْتَقَرًّۭا mus'taqarran tempat menetap
وَمُقَامًۭا wamuqāman dan tempat kediaman

Ayat 67 - Surah Al-Furqaan: 11 kata

وَٱلَّذِينَ إِذَآ أَنفَقُوا۟ لَمْ يُسْرِفُوا۟ وَلَمْ يَقْتُرُوا۟ وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًۭا

Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
إِذَآ idhā tatkala
أَنفَقُوا۟ anfaqū mereka membelanjakan
لَمْ lam mereka tidak
يُسْرِفُوا۟ yus'rifū berlebih-lebihan
وَلَمْ walam dan tidak
يَقْتُرُوا۟ yaqturū mereka kikir
وَكَانَ wakāna dan adalah
بَيْنَ bayna antara
ذَٰلِكَ dhālika demikian
قَوَامًۭا qawāman berdiri

Ayat 68 - Surah Al-Furqaan: 22 kata

وَٱلَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًۭا

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
لَا lā (mereka) tidak
يَدْعُونَ yadʿūna menyembah
مَعَ maʿa beserta
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِلَـٰهًا ilāhan Tuhan
ءَاخَرَ ākhara lain
وَلَا walā dan tidak
يَقْتُلُونَ yaqtulūna mereka membunuh
ٱلنَّفْسَ l-nafsa jiwa/seseorang
ٱلَّتِى allatī yang
حَرَّمَ ḥarrama mengharamkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
إِلَّا illā kecuali
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan baik
وَلَا walā dan tidak
يَزْنُونَ ۚ yaznūna mereka berzina
وَمَن waman dan barangsiapa
يَفْعَلْ yafʿal berbuat
ذَٰلِكَ dhālika demikian
يَلْقَ yalqa dia mendapat
أَثَامًۭا athāman dosa

Ayat 69 - Surah Al-Furqaan: 8 kata

يُضَـٰعَفْ لَهُ ٱلْعَذَابُ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِۦ مُهَانًا

(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,

يُضَـٰعَفْ yuḍāʿaf akan dilipatgandakan
لَهُ lahu untuknya
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
وَيَخْلُدْ wayakhlud dan dia kekal
فِيهِۦ fīhi didalamnya/dalam azab
مُهَانًا muhānan terhina

Ayat 70 - Surah Al-Furqaan: 16 kata

إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًۭا صَـٰلِحًۭا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَـٰتٍۢ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

إِلَّا illā kecuali
مَن man orang
تَابَ tāba bertaubat
وَءَامَنَ waāmana dan beriman
وَعَمِلَ waʿamila dan mengerjakan
عَمَلًۭا ʿamalan pekerjaan/amal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
يُبَدِّلُ yubaddilu akan mengganti
ٱللَّهُ l-lahu Allah
سَيِّـَٔاتِهِمْ sayyiātihim kejahatan-kejahatan mereka
حَسَنَـٰتٍۢ ۗ ḥasanātin kebaikan
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 71 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًۭا فَإِنَّهُۥ يَتُوبُ إِلَى ٱللَّهِ مَتَابًۭا

Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.

وَمَن waman dan barangsiapa
تَابَ tāba bertaubat
وَعَمِلَ waʿamila dan beramal
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan/saleh
فَإِنَّهُۥ fa-innahu maka sesungguhnya dia
يَتُوبُ yatūbu dia bertaubat
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَتَابًۭا matāban sebenar-benar taubat

Ayat 72 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

وَٱلَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ ٱلزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا۟ بِٱللَّغْوِ مَرُّوا۟ كِرَامًۭا

Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
لَا lā (mereka) tidak
يَشْهَدُونَ yashhadūna memberikan kesaksian
ٱلزُّورَ l-zūra palsu
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
مَرُّوا۟ marrū mereka melalui
بِٱللَّغْوِ bil-laghwi dengan perkara sia-sia
مَرُّوا۟ marrū mereka melalui
كِرَامًۭا kirāman kemuliaan/kehormatan

Ayat 73 - Surah Al-Furqaan: 10 kata

وَٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا۟ عَلَيْهَا صُمًّۭا وَعُمْيَانًۭا

Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
إِذَا idhā apabila
ذُكِّرُوا۟ dhukkirū mereka diberi peringatan
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan ayat-ayat
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
لَمْ lam tidak
يَخِرُّوا۟ yakhirrū mereka tunduk
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya/kepadanya
صُمًّۭا ṣumman orang-orang tuli
وَعُمْيَانًۭا waʿum'yānan dan orang-orang buta

Ayat 74 - Surah Al-Furqaan: 13 kata

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّـٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍۢ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَقُولُونَ yaqūlūna (mereka) berkata
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
هَبْ hab anugerahkan
لَنَا lanā bagi kami
مِنْ min dari
أَزْوَٰجِنَا azwājinā isteri-isteri kami
وَذُرِّيَّـٰتِنَا wadhurriyyātinā dan keturunan kami
قُرَّةَ qurrata penyejuk
أَعْيُنٍۢ aʿyunin mata
وَٱجْعَلْنَا wa-ij'ʿalnā dan jadikanlah kami
لِلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertakwa
إِمَامًا imāman pemuka/pemimpin

Ayat 75 - Surah Al-Furqaan: 9 kata

أُو۟لَـٰٓئِكَ يُجْزَوْنَ ٱلْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوا۟ وَيُلَقَّوْنَ فِيهَا تَحِيَّةًۭ وَسَلَـٰمًا

Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
يُجْزَوْنَ yuj'zawna akan diberi balasan
ٱلْغُرْفَةَ l-ghur'fata martabat yang tinggi
بِمَا bimā dengan apa/sebab
صَبَرُوا۟ ṣabarū mereka bersabar
وَيُلَقَّوْنَ wayulaqqawna dan mereka akan disambut
فِيهَا fīhā didalamnya (surga)
تَحِيَّةًۭ taḥiyyatan penghormatan
وَسَلَـٰمًا wasalāman dan ucapan selamat

Ayat 76 - Surah Al-Furqaan: 5 kata

خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۚ حَسُنَتْ مُسْتَقَرًّۭا وَمُقَامًۭا

mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.

خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا ۚ fīhā didalamnya
حَسُنَتْ ḥasunat sebaik-baik
مُسْتَقَرًّۭا mus'taqarran tempat menetap
وَمُقَامًۭا wamuqāman dan tempat tinggal

Ayat 77 - Surah Al-Furqaan: 12 kata

قُلْ مَا يَعْبَؤُا۟ بِكُمْ رَبِّى لَوْلَا دُعَآؤُكُمْ ۖ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُونُ لِزَامًۢا

Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): "Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)".

قُلْ qul katakanlah
مَا mā tidak
يَعْبَؤُا۟ yaʿba-u memperdulikan
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
رَبِّى rabbī Tuhanku
لَوْلَا lawlā sekiranya tidak
دُعَآؤُكُمْ ۖ duʿāukum seruanmu/ibadatmu
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
كَذَّبْتُمْ kadhabtum kamu telah dustakan
فَسَوْفَ fasawfa maka kelak
يَكُونُ yakūnu adalah
لِزَامًۢا lizāman pasti

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi