Apa arti Al-ʿrḍ?

Islam > Glosarium > Al-ʿrḍ

Découvrez la signification du terme Al-ʿrḍ (عرض) dans le vocabulaire islamique.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 4 menit baca

Definisi Al-ʿrḍ

Al-ʿrḍ selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Yang ada yang membutuhkan, untuk ada, tempat, artinya penopang yang padanya ia tegak, seperti warna yang membutuhkan, untuk ada, jasad yang menampung dan membawanya. Aradh-aradh itu dua macam : yang tetap pada dirinya sendiri (qarrudz-dzat), yang bagian-bagiannya berdampingan dalam keberadaan, seperti putih dan hitam ; dan yang tidak tetap pada dirinya sendiri, yang bagian-bagiannya tidak berdampingan, seperti gerak dan diam.

Al-ʿrḍ selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Bentangan pada arah yang berlawanan dengan panjang.

Al-ʿrḍ selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Apa yang hadir pada jauhar, seperti warna-warna, rasa-rasa, selera, sentuhan dan lainnya, yang bertahannya setelah keberadaan adalah mustahil.

Al-ʿrḍ selon Dustur al-'Ulama (Al-Ahmadnagari)

Dengan harakat pertama pendek dan kedua sukun : kehormatan, kemuliaan dan penghargaan ; dan dengan 'ain pendek.

Al-ʿrḍ selon Mu'jam al-Mustalahat al-Fiqhiyya

Dengan 'ain pendek dan ra sukun : ahli bahasa berkata : ia adalah keseluruhan jenis harta selain emas dan perak ; adapun al-'urudh dengan ra diangkat, ia adalah keseluruhan harta dunia, emas, perak dan lainnya ; ia memiliki makna-makna lain yang dikenal. 'Ardh sesuatu : sisinya ; dalam makna singkat : lawan dari panjangnya ; dalam « dari sisi ('ardh) ucapannya » : artinya dari lambungnya. Ia juga dapat menunjuk lawan dari panjang, dan itu 'ardh akali.

Di antara makna 'ird (dengan kasrah) : kehormatan dan nasab ; dikatakan : « bersih dalam kehormatannya », artinya bebas dari cela mana pun, dan « si fulan mulia dalam nasabnya », artinya mulia karena kelahirannya. Jamak 'ird adalah a'radh, seperti dalam hadis sahih Nabi (shalawat dan salam tercurah kepadanya) : « Darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian haram di antara kalian, sebagaimana haramnya hari kalian ini ».

Al-ʿrḍ selon Al-Qamus al-Fiqhi

Sesuatu, 'ardhan : menampakkannya, menampilkannya. Barang dagangan yang dijual : menampilkannya kepada yang berminat agar membelinya. Kitab : meninjaunya dengan hafalan.

Ia mendapat suatu urusan : urusan itu tampak. Musuhnya atas pedang : membunuhnya dengannya. Barangnya : menjualnya (bertukar dengannya).

Sesuatu, 'ardhan dan 'iradhah : sisinya terbuka dan lebarnya bertambah ; ia 'aridh dan 'aridh. Sesuatu : melebarkannya. Si fulan terhadap sesuatu : menjadikannya tujuan dan sasarannya.

Berbicara kepadanya dengan sindiran : tidak menjelaskannya dan tidak menyatakannya ; dalam Al-Qur'an : « Tidak ada dosa atasmu (jika kamu menimbulkan cerai-berai atau menyembunyikan niat) menikahi perempuan-perempuan itu dengan sindiran » (al-Baqarah, 2:235) ; dikatakan : yaitu berkata kepadanya : « engkau cantik, dan setiap orang menginginkan perempuan seperti engkau », dan semisalnya. At-ta'arrudh : masdar dari ta'arradha. Sesuatu : sisinya, dari arah mana pun datangnya.

Manusia : orang awam ; dikatakan : « si fulan di antara bentangan manusia », artinya dari orang awam ; dikatakan juga « aku melihatnya di tengah manusia » : artinya di tengah-tengah mereka. Al-'urdhah : cita-cita ; sasaran ; dikatakan : « menjadikannya 'urdhah sesuatu » : menjadikannya sasaran ; dalam Al-Qur'an : « Janganlah kamu jadikan Allah sebagai sasaran (bukti) sumpahsumpahmu untuk tidak berbuat kebajikan, tidak bertakwa dan tidak menciptakan kerukunan di antara manusia ; dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui » (al-Baqarah, 2:224) : jangan jadikan sumpah kalian dengan Allah penghalang ketakwaan dan silaturahmi, jika kalian bersumpah untuk memutuskannya. Al-'ird : jasad ; jamak : a'radh ; kehormatan ; apa yang pada gigi menimbulkan cela ; dalam hadis yang mulia : « Setiap muslim haram bagi muslim : darahnya, hartanya dan kehormatannya » ; nasab ; bau apa pun jenisnya ; awan besar ; lembah tempat tumbuh pohon-pohon.

Al-'arudh : ilmu bait syair ; Makkah, Madinah dan sekitarnya ; jalan pada lebar gunung, pada celah. Al-mi'radh : tongkat serupa anak panah yang dengannya berburu ; jamak : ma'aridh ; sindiran dengan sesuatu atas yang lain.

Al-ʿrḍ selon Maqalid al-'Ulum (As-Suyuti)

Pengambilan, di hadapan guru, hadis yang dibaca, baik hadis dari guru sendiri maupun dari yang lain, dengan tulis maupun hafal.

Al-ʿrḍ selon Maqalid al-'Ulum (As-Suyuti)

Yang tambahan yang membutuhkan tempat : ia adalah keadaan pada subjek individu.

Al-ʿrḍ selon Maqalid al-'Ulum (As-Suyuti)

Apa yang menyertai penyakit.

Al-ʿrḍ selon At-Tawqif (Al-Munawi)

Dengan harakat penuh : yang ada yang membutuhkan, untuk ada, tempat, artinya penopang, seperti warna yang membutuhkan, untuk ada, jasad yang menampung dan membawanya dengan diam. Lawan dari panjang ; pada asalnya dikatakan pada jasad-jasad, kemudian digunakan melampauinya.

Istilah terkait: Al-ʿrḍ

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.1 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
أستغفر الله Aku memohon ampun kepada Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi