Kisah para nabi, yang dalam bahasa Arab disebut Qashash al-Anbiya, menghimpunkan kisah para rasul yang diriwayatkan Al-Quran dan Sunnah : seruan mereka, kaum mereka, ujian-ujian yang mereka hadapi, dan keselamatan orang-orang beriman. Ensiklopedia ini disusun secara kronologis dan diterjemahkan secara setia dari bahasa Arab.
Diperbarui pada 05 Oktober 2026 pukul 02.16
📖 4 menit bacaQashash al-Anbiya berarti dalam bahasa Arab « kisah-kisah para nabi ». Kisah-kisah ini termasuk sumber pelajaran terbesar : Allah berfirman : « Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal » (Yusuf, 111). Sumber utama kami adalah kitab Al-Bidayah wan-Nihayah karya imam dan hafiz Ibnu Katsir : setiap kisah mengutip ayat-ayatnya, hadits-haditsnya, dan pendapat para mufassir, tanpa ringkasan maupun parafrase.
Berikut kisah-kisah ensiklopedia ini, dalam urutan kronologis :
Al-Quran mengisahkan kisah para nabi agar diambil pelajarannya : kaum Nuh ditenggelamkan oleh banjir, Ibrahim dilempar ke dalam api yang tidak membakarnya, Musa menghadapi Fir’aun, Yunus di dalam perut ikan, Ayyub sabar dalam sakitnya... As-Sunnah melengkapi kisah-kisah ini dengan hadits-hadits shahih Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam. Ensiklopedia ini mengikuti urutan kronologis : penciptaan langit dan bumi, malaikat dan jin, kemudian Adam, lalu para nabi hingga Isa bin Maryam.
Setiap kisah adalah terjemahan setia dari bahasa Arab : ayat-ayat dikutip secara utuh, hadits-hadits diriwayatkan dengan sanadnya (diringkas menjadi « diriwayatkan oleh X, dari Y »), dan perbedaan pendapat para mufassir disebutkan. Tidak ada yang diringkas maupun diparafrasekan : sumber-sumber dikutip halaman demi halaman, dan setiap kisah memiliki daftar isi bertautan untuk langsung menuju bagiannya.