Awal tahun: ghazwah Banu Lihyan

Accueil > Sira > Tahun keenam Hijrah Nabi

Tahun ke-6 Hijrah: kejar-kejaran Salamah bin al-Akwa', ghazwah Banu al-Mushthaliq, peristiwa Ibnu Ubay, Juwairiyah, peristiwa ifk, dan urusan 'Ukl dan 'Urainah.

Diperbarui pada 05 Oktober 2026 pukul 10.56

Partie de Tahun ke-6 Hijrah: Dzi Qarad, Banu al-Mushthaliq, dan Juwairiyah

Inilah tahun keenam Hijrah Nabi. al-Baihaqi berkata: dikatakan pada Muharram tahun ini terjadi sariyyah Muhammad bin Maslamah menuju Najd, dan mereka menawan di dalamnya Tsumamah bin Utsal al-Yamami. Aku berkata: tetapi dalam riwayat Ibnu Ishaq dari Sa'id al-Maqburi dari Abu Hurairah bahwa ia menyaksikan hal itu, padahal ia baru berhijrah setelah Khaibar, maka haruslah diriwayatkan pada yang berikutnya, dan Allah lebih mengetahui. Dan ini adalah tahun yang di awalnya terjadi ghazwah Banu Lihyan menurut yang sahih.

Ibnu Ishaq berkata: penaklukan Banu Quraidhah pada Dzulqa'dah dan awal Dzulhijjah, dan haji tahun ini dihalangi para musyrik, yaitu pada tahun lima sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Kemudian Rasulullah tinggal di Madinah pada Dzulhijjah, Muharram, Shafar, dan dua bulan Rabi', lalu berangkat pada Jumada al-Ula, enam bulan dari penaklukan Quraidhah, menuju Banu Lihyan mencari pelaku ar-Raji', Khubaib dan sahabat-sahabatnya, dan beliau memperlihatkan bahwa beliau menuju Syam untuk menangkap kaum itu dalam kelalaian. Ibnu Hisyam berkata: beliau menunjuk Ibnu Umm Maktum sebagai wakil di Madinah. Ketika beliau sampai ke kediaman mereka, mereka lari ke hadapannya dan berteduh di puncak-puncak gunung, lalu beliau menuju Usfan dan mendapati di sana gerombolan para musyrik, dan salat khauf di sana:

dan penyebutan ghazwah ini telah lewat pada tahun keempat di mana al-Baihaqi menyebutkannya, dan yang lebih tampak adalah yang disebutkan Ibnu Ishaq bahwa ia setelah Khandaq, dan telah tetap bahwa beliau salat di Usfan pada hari Banu Lihyan, maka hendaklah ia dicatat di sini dan dialihkan dari sana, mengikuti imam ahli maghazi pada zamannya dan setelahnya, sebagaimana kata asy-Syafi'i: siapa yang menghendaki maghazi bergantung kepada Muhammad bin Ishaq. Dan Ka'b bin Malik berkata dalam ghazwah Banu Lihyan: seandainya Banu Lihyan berhadapan, niscaya mereka jumpai pasukan di kediaman mereka di sumber-sumber air, mereka jumpai yang selaju, yang ketakutannya memenuhi kawanan di depan dataran bagian celah Felq, tetapi mereka kawanan yang berkeliaran di lembah-lembah gunung tanpa pundak untuk menyerbu.

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.5 / 29.5
Iluminasi 18%
Bulan baru dalam 4 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi