Fiqh islamique > Qadha dan kesaksian > Pengampuan orang tidak cakap: anak, pemboros, dan orang gila > Hajr: sebab-sebab larangan syar'i
Sommaire :
Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50
Volet pertama bab sebab-sebab larangan (hajr) ini menghimpun tujuh belas lembar ensiklopedi fiqh: kesepakatan atas larangan anak di bawah umur dan pengangkatannya ketika dewasa, definisi rushd (kelakuan baik dalam kebaikan), saat dan cara ujian anak yatim, perbuatan anak di bawah umur sebelum balig, kerusakan yang ditimbulkan anak di bawah umur dan orang gila beserta tanggung jawab anak di bawah umur, kepatutan putusan penguasa dalam pengangkatan larangan, tanda-tanda balig, kemudian larangan orang gila dan pengangkatannya, larangan budak, serta larangan orang boros (safih) yang dewasa dan sehat akalnya, dengan definisi pemborosan dan peran hakim dalam mengharamkan dan mengangkatnya. Setiap lembar mengutip dalil-dalilnya dari Al-Quran dan sunnah Nabi, kedudukan yang tepat dari madzhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali, serta rujukan-rujukan klasik.