Hibah: ijab, qabul dan lafaz

Fiqh islamique > Wakaf dan Kepemilikan > Hibah: pemberian harta > Hibah: ijab, qabul dan lafaz

Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50

Hibah adalah pemindahan kepemilikan harta secara cuma-cuma kepada orang lain. Lembar-lembar berikut menguraikan hukum-hukumnya: ijab dan qabul, penyerahan tanpa ucapan (mu'athah), haramnya menggantungkan hibah pada suatu syarat atau batas waktu, dua bentuk khusus yaitu umrah dan ruqbah, lalu mengikatnya akad dengan serah terima (qabd). Setiap pokok ditetapkan menurut pendapat-pendapat empat mazhab dan dalil-dalil Al-Qur'an dan As-Sunnah.

Bagian-bagian seksi ini

Les autres pages du pilier

À explorer aussi sur le site

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.4 / 29.5
Iluminasi 18%
Bulan baru dalam 4 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi