Zakat mata uang modern: gaji, rekening, dan mata uang kripto

Fiqh islamique > Zakat > Zakat mata uang modern: gaji, rekening, dan mata uang kripto

Bagaimana zakat emas dan perak berlaku untuk mata uang, rekening bank, dan aset digital: kaidah, nishab, dan pendapat para akademi.

Jawaban singkat

Setiap mata uang mengikuti dengan kesetaraan ketentuan emas dan perak: nishab 85 gram emas atau 595 gram perak, dan 2,5% pada saat genap haul. Gaji masuk ke dalam keseluruhan harta yang dikenai zakat pada hari jatuh tempo, bukan pada setiap penerimaan; riba yang haram diserahkan seluruhnya untuk amal kebajikan, tanpa niat mencari pahala. Saham yang dimiliki sebagai investasi dizakati sebagaimana harta dagangan menurut standar nomor 35 AAOIFI; mata uang kripto yang dimiliki secara halal dikenai 2,5% dari nilainya pada hari genap haul, sementara resolusi nomor 237 (8/24) Akademi Fikih Islam Internasional (OKI) mensyaratkan penilaian kasus per kasus.

Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50

Zakat emas dan perak berlaku, dengan qiyas, atas setiap mata uang. Khazanah klasik menetapkan nishab: 20 dinar emas, setara 85 gram, dan 200 dirham perak, setara 595 gram, dengan kadar seperempat dari sepersepuluh (2,5%) pada berakhirnya haul (Ibnu Qudamah, al-Mughni; Mukhtashar Khalil; Bidayat al-Mujtahid). Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menetapkan nishab perak: 'tidak ada sedekah (wajib) pada yang kurang dari lima awsuq' (Muslim 987).

Ketentuan zakat mata uang kertas

Mata uang modern (euro, dolar, dirham) menggantikan standar emas/perak: zakat dihitung dari nilainya. Ibnu 'Utsaimin merinci: uang kertas mengikuti ketentuan emas dan perak, dan diambil nishab yang paling menguntungkan orang miskin, umumnya nishab emas (Majmu' al-Fatawa wa-Rasa'il, pertanyaan tentang zakat uang kertas bank). Haul tetap menjadi kaidah: gaji masuk ke dalam harta kena zakat pada hari jatuh tempo haul, bukan pada setiap penerimaan.

Zakat rekening dan penempatan dana

  • Rekening giro dan tabungan: zakat atas pokoknya; bunga yang haram disalurkan seluruhnya untuk amal, tanpa meniatkan pahala, berdasarkan kaidah membuang hasil riba (Ibnu Baz, Majmu' al-Fatawa).
  • Saham: AAOIFI, Standar Syariah No. 35 'Zakat', menzakahi saham yang dipegang untuk investasi seperti harta dagang, atas nilai pasar pada hari haul (metode sederhana yang masyhur) atau atas aset kena zakat dalam portofolio (metode analitis).
  • Asuransi jiwa dan dana pensiun: berbeda pendapat menurut kepemilikan efektif atas dana; jika penarikan kembali pasti terjadi, zakat dihitung atas nilai yang terkumpul.

Zakat mata uang kripto

Rujukan akademiknya adalah resolusi No. 237 (8/24) Akademi Fiqih Islam Internasional (OKI), sesi ke-24 (Dubai, November 2019): resolusi itu menggolongkan mata uang elektronik menjadi koin (seperti bitcoin), mata uang alternatif, dan token, mempersoalkan statusnya (harta, produk, aset investasi) dan, di hadapan volatilitas dan risikonya, menganjurkan kelanjutan kajian daripada penilaian menyeluruh. Dar al-Ifta al-Mishriyyah (Lembaga Fatwa Mesir) sudah memperingatkan sejak 2018 tentang jual beli bitcoin. Untuk zakat, metodologi klasik tetaplah kaidah harta dagang, dizakati atas nilai pasarnya (Mukhtashar Khalil): mata uang kripto yang dimiliki secara halal kena 2,5% dari nilainya pada hari haul, dengan penilaian pada harga hari jatuh tempo mengingat volatilitasnya.

Catatan praktis tentang zakat mata uang modern

Metode dalam 3 langkah: catat yang tersedia (rekening, uang tunai, kripto, piutang pasti), nilaikan pada hari jatuh tempo, keluarkan 2,5% jika nishab tercapai; utang jangka pendek dikurangkan menurut jumhur.

Questions fréquentes

La zakat porte-t-elle sur mon salaire ?

Sur l'épargne au jour du hawl, pas sur le revenu dépensé : ce qui reste en compte au 1er Ramadan entre dans le calcul si le seuil est atteint.

La cryptomonnaie est-elle zakatable ?

La résolution 237 (8/24) de l'Académie internationale du fiqh islamique (OCI, Dubaï 2019) exige une évaluation au cas par cas ; pour une cryptomonnaie licitement détenue, le régime des biens commerciaux s'applique : 2,5 % de la valeur au jour du hawl.

Que faire des intérêts du livret ?

Le capital est zakatable ; les intérêts versés ne sont pas ta zakat ni ton bien : verse-les en charité sans intention de récompense.

Ma voiture est-elle zakatable ?

Non si elle sert à l'usage personnel ; la voiture de commerce entre dans les marchandises (valeur du stock).

Sumber dan rujukan

Les autres pages du pilier

À explorer aussi sur le site

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.5 / 29.5
Iluminasi 17%
Bulan baru dalam 4 hari
أستغفر الله Aku memohon ampun kepada Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi