Apa yang boleh disewakan dan upahnya

Fiqh islamique > Syirkah dan Sewa-Menyewa > Ijarah (sewa-menyewa) > Apa yang boleh disewakan dan upahnya

Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50

Bagian ketiga yang dikhususkan pada rukun-rukun ijarah ini terlebih dahulu mengkaji penyewaan sumber daya alam: air sungai, saluran, dan sumur, kemudian padang penggembalaan (kala'). Setelah itu datang penyewaan bangunan untuk tujuan ibadah atau untuk yang haram (masjid, gereja, tempat penjualan khamr, pengangkutan khamr), lalu tiga syarat bagi manfaat yang disewakan: halal, merupakan suatu kepemilikan, dan bukan merupakan suatu perbuatan ibadah. Para fuqaha juga membahas di dalamnya upah mengajar Al-Qur'an dan fikih, pembacaan Al-Qur'an yang dibayar untuk mayit, serta nasib pahala pembacaan tersebut.

Bagian-bagian dari bagian ini

Les autres pages du pilier

À explorer aussi sur le site

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.4 / 29.5
Iluminasi 18%
Bulan baru dalam 4 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi