Fiqh islamique > Warisan dan Wasiat > Pembagian Bagian: Al-Qasm dan Al-'Aul
Metode pembagian bagian: dasar bersama, kasus-kasus 'aul (penambahan penyebut) dan contoh-contoh baku.
Sommaire :
Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50
Harta warisan dihitung dengan bagian-bagian sama yang oleh para fuqaha disebut "anak panah" (siham): setiap bagian yang ditetapkan dikembalikan pada sebagian dari asalnya. Contoh dari kitab-kitab: seorang ibu dan 4 paman dari pihak ayah: ibu mendapat sepertiga, para paman berbagi dua pertiga sebagai ashabah: dasarnya 3 bagian, satu untuk ibu, 2 untuk para paman; karena 2 bagian itu tidak terbagi menjadi bagian utuh untuk 4 orang, maka dikalikan: 2 kali 3 sama dengan 6. Ibu mendapat 2 bagian dari 6, dan setiap paman satu bagian.
Apabila bagian-bagian yang ditetapkan melebihi dasar, penyebut semua ahli waris dinaikkan secara proporsional. Contoh dari kitab-kitab: seorang suami, kedua orang tua dan 6 orang putri: dasarnya 12: suami 3 bagian (seperempat), ayah 2 (seperenam), ibu 2 (seperenam), 6 putri 8 (dua pertiga): jumlahnya 15. Asal masalah berpindah dari 12 menjadi 15: suami 3 bagian, ayah 2, ibu 2, para putri 8 dari 15; pecahan para putri tidak lagi tepat pada dua pertiga, tetapi pembagiannya tetap sah; untuk memperoleh bagian utuh per orang, asal masalah dikalikan dengan penyebut bagian kelompok: 3 kali 15 sama dengan 45 bagian.
Prinsip "bagi anak laki-laki sebanyak bagian 2 anak perempuan" mengatur sisa harta: para ashabah berbagi dalam bagian-bagian sama di mana laki-laki dihitung dua kali lipat perempuan (kesepakatan; Surat an-Nisa 11).
Apabila asal masalah tidak lagi cocok dengan kelompok mana pun, para fuqaha menyandingkan bagian setiap kelas dengan jumlah kepalanya dan menyesuaikan dengan perkalian, dengan atau tanpa 'aul; kitab-kitab faraid merinci prosedur-prosedur ini (al-Ikhtiyar, al-Jawharah an-Nairah, asy-Syarh al-Kabir beserta syarah-syarahnya).
Setiap perhitungan warisan mengikuti 3 langkah: menetapkan bagian-bagian yang ditetapkan syariat, menemukan dasar bersama, lalu menyesuaikan dengan 'aul atau perkalian. Contoh-contoh dari mazhab-mazhab memberikan matriks siap pakai untuk keluarga-keluarga yang paling umum.