Jenis-jenis talak: sunnah, bid'ah, dan talak saat haid

Fiqh islamique > Pernikahan dan keluarga > Talak > Jenis-jenis talak: sunnah, bid'ah, dan talak saat haid

Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50

Lembar-lembar Ensiklopedia Fikih (al-Mausu'ah al-Fiqhiyyah) ini, bab talak (perceraian), mengkaji hukum-hukum perceraian menurut empat madzhab: talak yang dianjurkan, talak yang wajib, talak yang makruh, dan talak yang haram, kemudian talak bid'ah yang diucapkan ketika haid atau dalam masa suci yang telah digauli, sebab keharamannya, persoalan apakah talak itu jatuh atau tidak, talak yang bukan sunnah dan bukan bid'ah, serta talak tiga kali pada istri yang belum digauli. Pendapat madzhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali diriwayatkan beserta sumber-sumber klasiknya dan hadits-hadits yang menjadi dasar pembahasan.

Bagian-bagian dari bagian ini

Les autres pages du pilier

À explorer aussi sur le site

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.4 / 29.5
Iluminasi 18%
Bulan baru dalam 4 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi