Adzan dan iqamah : seruan shalat

Fiqh islamique > Shalat > Adzan dan iqamah : seruan shalat

Seruan shalat : lafaz-lafaznya, pahala muadzin, balasan bagi yang mendengarnya, serta perbedaan antara adzan dan iqamah.

Jawaban singkat

Adzan dan iqamah adalah seruan untuk sholat: para fuqaha sepakat bahwa keduanya disyariatkan oleh Al-Qur'an, Sunnah, dan ijma', serta termasuk kekhasan Islam dan syiar-syiar yang tampak. Adzan adalah pengumuman waktu sholat; menurut Abu Hanifah, adzan bersama iqamah membentuk 2 sunnah yang ditekankan yang meninggalkannya tercela: orang yang sholat berjamaah tanpa adzan dan tanpa iqamah berdosa. Ulama Maliki dan Hanbali menjadikan niat sebagai syarat sahnya adzan, berdasarkan sabda Nabi, sedangkan tujuan seruan itu adalah memberi kabar kepada manusia.

Diperbarui pada 06 Oktober 2026 pukul 22.50

Bagian-bagian halaman

Sumber dan rujukan

Les autres pages du pilier

À explorer aussi sur le site

بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.4 / 29.5
Iluminasi 18%
Bulan baru dalam 4 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi